Anda di halaman 1dari 55

MODUL

GEOGRAFI

PONDOK PESANTREN DARUL IHSAN


SMA AL-AZHAR
MENGANTI - GRESIK
TAHUN 2018
BAB 1 HAKIKAT GEOGRAFI
Geografi berasal dari kata “geos” yang artinya bumi dan D. Pendekatan Geografi
“graphein” yang artinya pencitraan. Jadi menurut 1. Keruangan: memperhatikan faktor letak, distribusi
etimologinya Geografi berarti ilmu yang menggambar- (persebaran), interrelasi, serta interaksinya.
kan keadaan muka bumi.
2. Kelingkungan: menelaah gejala interaksi dan interrelasi
Menurut IGI Geografi diartikan sebagai ilmu yang
antara komponen fisikal (alamiah) dengan nonfisik (sosial).
mempelajari persamaan dan perbedaan fenomena
3. Kewilayahan: membandingkan berbagai kawasan
geosfer dengan menggunakan sudut pandang
kewilayahan dan kelingkungan dalam konteks di muka Bumi dengan memperhatikan aspek-aspek
keruangan. keruangan dan lingkungan dari masing-masing wilayah
secara komprehensif .
A. Objek Studi Geografi
1. Objek Formal: pendekatan keruangan, pendekat- E. Aspek-aspek Geografi
an kewilayahan, dan pendekatan kelingkungan. 1. Aspek Ekonomi, meliputi unsur pertanian, perkebunan,
2. Objek Material: fenomena-fenomena geosfer pertambangan, perikanan, industri, perdagangan,
(atmosfer, hidrosfer, litosfer, biosfer, dan antro- transportasi, dan pasar.
posfer).
2. Aspek Topologi, meliputi unsur letak, batas, luas, dan
bentuk (morfologi) wilayah.
B. Konsep Geografi 3. Aspek Nonbiotik, meliputi unsur kondisi tanah, hidrologi
1. Lokasi: letak, berhubungan dengan tempat. (tata air), dan kondisi iklim.
4. Aspek Biotik, meliputi unsur vegetasi (tetumbuhan),
2. Jarak: jarak antara suatu wilayah dengan wilayah
hewan, dan penduduk.
lain.
3. Keterjangkauan: kondisi medan, ketersediaan sa- 5. Aspek Sosial, meliputi unsur tradisi, adat-istiadat,
rana transportasi, dan komunikasi suatu wilayah. komunitas, kelompok masyarakat, dan lembaga-
4. Pola: susunan, bentuk, dan persebaran fenomena lembaga sosial.
(alami/sosial budaya). 6. Aspek Budaya, meliputi unsur pendidikan, agama,
5. Morfologi: bentuk lahan. bahasa, dan kesenian.
6. Aglomerasi: persebaran yang cenderung menge- 7. Aspek Politik, meliputi unsur pemerintahan dan
lompok. kepartaian.
7. Nilai kegunaan: nilai guna.
8. Interaksi/interdependensi: hubungan, saling F. Cabang Ilmu Geografi
mempengaruhi, timbal-balik. 1. Meteorologi: mempelajari cuaca.
9. Diferensiasi areal: perbedaan wilayah. 2. Klimatologi: mempelajari iklim.
10. Keterkaitan ruang: keterkaitan persebaran antar- 3. Oseanografi: mempelajari lautan.
fenomena. 4. Hidrologi: mempelajari air permukaan (sungai,
rawa, danau) dan air tanah.
C. Prinsip Geografi 5. Geologi: mempelajari bumi secara keseluruhan
(lapisan, struktur).
1. Distribusi: persebaran fenomena geografi.
6. Geomorfologi: mempelajari bentuk muka bumi
2. Interelasi: keterkaitan antara manusia dengan
dan prosesnya.
alam.
7. Botani: mempelajari tumbuh-tumbuhan.
3. Deskripsi: penjelasan fenomena yang ada di bumi.
8. Zoologi: mempelajari hewan.
4. Korologi: kondisi suatu wilayah (perpaduan
9. Demografi: mempelajari perkembangan pendu-
distribusi, interelasi, deskripsi).
duk (persebaran, susunan).
10. Antropologi: mempelajari manusia dan kehidup-
annya (ras, budaya).
BAB 2 PEMBENTUKAN JAGAD RAYA
A. Terbentuknya Tata Surya c) Hukum Kepler III: pangkat dua periode sebuah
planet mengelilingi matahari, berbanding
1. Teori kabut: Immanuel Kant
lurus dengan pangkat tiga jarak rata-rata ke
Pada awalnya terdapat gumpalan kabut yang lama-
matahari.
lama di bagian tengahnya membentuk gumpalan
gas yang kemudian membentuk matahari dan C. Tata Surya dan Benda Angkasa
planet lainnya.
2. Teori planetesimal: Thomas Chamberlin 1. Galaksi Bimasakti/Milkyway:
Matahari telah ada pada awalnya, kemudian ada  Matahari
bintang yang mendekat dan terjadilah penarikan  Planet dalam, yang terdiri dari: Merkurius,
massa matahari oleh bintang tersebut. Massa Venus, Bumi
matahari yang terhambur inilah yang nantinya  Planet luar, yang terdiri dari: Mars, Jupiter,
membentuk planet. Saturnus, Uranus, Neptunus
3. Teori pasang surut: Jeans dan Jefreys 2. Bintang: benda langit yang mengeluarkan cahaya
Hampir sama dengan teori planetesimal, bedanya sendiri.
massa matahari yang tertarik bintang membentuk 3. Komet: bintang berekor.
tonjolan dan membeku yang nantinya menjadi 4. Meteor: pecahan planet/bintang yang melayang di
planet. angkasa.
4. Teori awan debu: Weizsaeker dan Kniper
Tata surya berasal dari gumpalan gas dan debu D. Revolusi dan Rotasi
yang membentuk cakram di bagian tengah dan
 Revolusi adalah periode sebuah planet dalam
tipis di pinggirnya. Bagian tengah membentuk
mengelilingi matahari. Kala revolusi bumi adalah
matahari (karena menekan sehingga panas dan
satu tahun, tepatnya 365 hari 6 jam 9 menit 10
pijar) sedangkan pinggirnya membentuk planet
detik.
(karena berputar dengan cepat).
5. Teori nebula: Laplace Akibat revolusi bumi:
Tata surya berasal dari gumpalan gas yang 1. perbedaan panjang siang dan malam,
bersuhu tinggi dan berputar sangat cepat yang 2. pergantian musim,
menyebabkan sebagian darinya terlempar dan 3. gerak semu tahunan matahari.
membeku membentuk planet.
 Rotasi adalah periode perputaran sebuah planet
B. Pusat Tata Surya pada porosnya. Kala rotasi bumi adalah 24 jam.
1. Teori geosentris: Ptolomeus Akibat rotasi bumi:
Semua benda angkasa termasuk matahari beredar 1. terjadinya siang dan malam,
mengelilingi bumi sebagai pusat tata surya/ 2. peredaran semu benda angkasa,
porosnya. 3. perbedaan waktu,
2. Teori heliosentris: Copernicus 4. pembelokan arah angin.
Matahari merupakan pusat tata surya dan planet-
planet mengelilingi matahari. E. Terbentuknya Bumi
3. Hukum Kepler 1. Teori apungan dan pergeseran benua: semua
a) Hukum Kepler I: semua planet beredar me- benua berasal dari satu daratan yang disebut
ngelilingi matahari dengan lintasan berbentuk pangea yang kemudian terpecah akibat pergeseran
elips dan matahari berada di salah satu titik secara perlahan ke arah ekuator dan barat benua.
apinya. Teori ini dikemukakan oleh Wagener dengan
b) Hukum Kepler II: dalam periode yang sama, argumentasi:
garis hubung antara matahari dengan planet a) Sebagian belahan bumi selatan tertutup es
membentuk bidang-bidang yang sama luas- (bukti: Afrika Selatan, India, dan Selandia
nya. baru).
b) Kesamaan struktur geologi batuan di Eropa F. Lapisan Bumi
Barat dengan Amerika Utara, dan Afrika Barat
1. Kerak bumi/litosfer
dengan Afrika bagian selatan timur.
c) Greenland semakin mendekat ke Amerika a) Lapisan terluar
Utara. b) Terdiri atas batuan: lapisan silisium dan
2. Teori kontraksi: bumi mengalami penyusutan dan aluminium (SiAl) dan lapisan silisium dan
pengkerutan karena pendinginan. Dalam kurun magnesium (SiMg)
3
waktu yang lama terbentuk pegunungan dan c) Tebal ± 1.200 km, berat jenis 2,8 gram/cm
lembah. Teori ini dikemukakan oleh Descartes. d) Terdiri dari kerak benua dan kerak samudera
3. Teori pegunungan dan hubungannya satu sama 2. Mantel/astenosfer
a) Berada di bawah litosfer
lain: bumi terbentuk bukan karena bencana alam. 3
Teori ini dikemukakan oleh Edwar Suess. b) Tebal ± 1.700 km, berat jenis 5 gram/cm
c) Berwujud bahan cair dan berpijar
4. Teori James Dana: pemandangan alam akibat o
pelapukan dan erosi. d) Suhu 2.000 C
3. Inti bumi/barisfer
a) Berbahan padat tersusun atas nikel dan besi
(NiFe)
b) Jari-jari 3.470 km
o
c) Inti dalam: padat, suhu ± 4.500 C, diameter
2.740 km
o
d) Inti luar: cair, suhu ± 2.200 C, tebal 2.000 km

BAB 3 LITOSFER
Litosfer adalah lapisan terluar kulit bumi (kerak bumi), Contoh: batu breksi (kerikil dengan sudut
memiliki ketebalan ± 1.200 km dan terdiri atas lapisan tajam), konglomerat (kerikil dengan sudut
Silisium dan Aluminium (SiAl) serta Silisium dan Magne- tumpul), pasir.
sium (SiMg). o Sedimen kimiawi: endapan hasil pelarutan
kimiawi. Contoh: gips, batu garam.
A. Batuan Pembentuk Litosfer o Sedimen organik: dipengaruhi unsur or-
ganik. Contoh: batu bara, batu gamping.
1. Batuan beku: terbentuk karena membekunya b) Berdasarkan tenaga pengangkutnya :
magma yang keluar akibat proses pendinginan.
o Sedimen aquatis: diendapkan oleh air.
a) Batuan beku dalam (abisis, plutonis): pem- Contoh: batu pasir, lumpur.
bekuan magma di dalam kulit bumi. o Sedimen aeolis: diendapkan oleh angin.
Contoh: batu granit, diorit, gabro. Contoh: tanah loss, pasir.
b) Batuan beku korok (hypoabisis): pembekuan o Sedimen glasial: tenaga gletser.
magma di celah-celah/retakan bumi. Contoh: morena, tanah lim.
Contoh: batu granit porfirit, seinit porfirit. o Sedimen marine: oleh air laut.
c) Batuan beku luar (effusif): pembekuan Contoh: delta.
magma setelah mencapai permukaan. c) Berdasarkan tempat diendapkannya :
Contoh: andesit, basalt, riolit, obsidian. o Sedimen teritis: di darat, contoh: tanah
2. Batuan sedimen: terbentuk karena terjadinya loss, batu tuff, breksi.
pelapukan batuan yang kemudian terendapkan o Sedimen fluvial: di dasar sungai, contoh:
pasir.
hingga membentuk batuan.
a) Berdasarkan proses terjadinya : o Sedimen marine: di dasar laut, contoh:
batu karang, batu garam.
o Sedimen klastik/mekanik: diangkut dari o Sedimen palludal/limnis: di rawa/danau,
tempat asal kemudian diendapkan tanpa contoh: gambut, tanah lim.
mengalami proses kimiawi.
o Sedimen glasial: di daerah es, contoh: manjang.
batu morena. Diatrema: magma yang membeku pada
o
pipa/gang, berbentuk silinder memanjang
o Sedimen marginal: di pantai.
3. Batuan metamorf/malihan: batuan beku endapan dari dapur magma ke mulut kawah.
yang telah berubah sifatnya, pengaruh suhu tinggi, o Gang (korok): magma yang memotong
lapisan kulit bumi dengan bentuk pipa/
tekanan, dan waktu.
lempeng setelah membeku.
a) Batuan metamorf kontak: adanya kontak
atau pengaruh suhu tinggi atau dekat dengan o Apofisa: cabang gang.
magma. Contoh: batu pualam (marmer) dari Bentuk ekstrusi magma
batu kapur. o Erupsi: letusan
b) Batuan metamorf dinamo: adanya tekanan 1) Erupsi eksplosif: keluarnya magma
lapisan di atasnya dalam waktu lama. Contoh: menimbulkan ledakan.
batu sabak dari tanah liat antrasit. 2) Erupsi efusif: magma yang keluar
c) Batuan metamorf pneumatolistis: pengaruh hanya meleleh.
suhu tinggi, tekanan di sekitarnya dan waktu o Erupsi berdasarkan bentuk lubang
yang lama serta masuknya unsur lain. Contoh: 1) Erupsi linear: terjadi pada lubang
batu permata, intan. yang memanjang.
2) Erupsi sentral: magma keluar melalui
B. Tenaga Pembentuk Muka Bumi lubang yang kecil.
3) Erupsi areal: membentuk kawah yang
1. Tenaga endogen: tenaga yang berasal dari dalam
sangat luas.
bumi. Tenaga endogen meliputi:
c) Gempa bumi (seisme): getaran kulit bumi
a) Tektonisme: tenaga yang berasal dari dalam
akibat dari pelepasan energi dari dalam bumi.
bumi baik mendatar maupun vertikal yang
menyebabkan perubahan muka bumi. Tenaga Berdasarkan faktor penyebab :
endogen dibedakan menjadi: 1) Gempa tektonik: akibat tenaga tektonik
seperti pergeseran sesar, tumbukan
o Epirogenesa: pengangkatan dan penu-
runan benua yang relatif lambat pada lempeng.
areal yang sangat luas. Epirogenesa 2) Gempa vulkanik: terjadi sebelum, sedang,
positif adalah turunnya permukaan bumi dan sesudah letusan gunung berapi.
seolah-olah permukaan laut menjadi 3) Gempa runtuhan: akibat dislokasi dalam
naik. Epirogenesa negatif adalah naiknya perut bumi.
permukaan bumi seolah-olah permukaan Berdasarkan episentrumnya :
laut menjadi turun. 1) Gempa linier: berbentuk garis
o Orogenesa: terbentuknya lipatan, patah- 2) Gempa sentral: berbentuk titik
an, dan rekahan yang relatif cepat pada
areal yang sempit. Berdasarkan letak hiposentrum :
b) Vulkanisme: peristiwa naiknya magma dari 1) Gempa dangkal: kedalaman hiposentrum
perut bumi. Disebut intrusi magma bila < 100 km
naiknya magma masih berada di dalam lapisan 2) Gempa menengah: 100 – 300 km
kulit bumi, dan disebut ekstrusi magma bila 3) Gempa dalam: > 300 km
naiknya magma sudah mencapai permukaan. Berdasarkan jarak hiposentrum :
Bentuk intrusi magma: 1) Gempa lokal: < 10.000 km
o Batolit: batuan beku terbentuk di dapur 2) Gempa jauh: ± 10.000 km
magma. 3) Gempa sangat jauh: > 10.000 km
o Lakokit: magma menerobos lapisan kulit Berdasarkan letak episentrum :
bumi dan mendesak lapisan atasnya,
berbentuk cembung dan datar di 1) Gempa laut: di dasar laut
bawahnya. 2) Gempa darat: di darat

o Sill: magma masuk di antara dua lapisan


dan membeku membentuk lempeng me-
Cara menentukan letak episentrum : b) Continental slop: berbatasan dengan
∆ = {(S – P) – 1} 1 megameter continental shelf, berupa dataran luas.
c) Punggung laut/ridge: dasar laut yang kanan-
Keterangan : kirinya berupa laut dalam.
∆ = jarak episentrum ke stasiun pencatat
d) Lubuk/basin laut: dasar laut yang dalam.
S = waktu pencatatan gelombang sekunder
P = waktu pencatatan gelombang primer e) Palung/trench: lembah dasar laut.
1 megameter = 1.000 km f) Gunung laut: gunung yang muncul di
permukaan laut.
2. Tenaga eksogen: tenaga yang berasal dari luar g) Ambang laut: bukit di dasar laut.
bumi.
a) Pelapukan: penghancuran massa batuan yang D. Bentuk Gunung Api
dipengaruhi oleh struktur batuan, iklim, topo- 1. Berdasarkan sifat erupsinya
grafi, dan faktor biologis.
a) Gunung api perisai
o Pelapukan mekanik: pengaruh tenaga
eksogen (suhu, sinar matahari, curah o Sangat landai seperti perisai
hujan) yang berulang-ulang dalam waktu o Lava yang dikeluarkan sangat cair
lama. o Tekanan gas rendah
o Pelapukan kimiawi: penghancuran batuan o Dapur magma dangkal
melalui proses kimiawi. o Magma keluar secara efusif/meleleh
o Pelapukan organik: disebabkan oleh Contoh: G. Kilanea, G. Mauna Loa, G. Mauna
tumbuhan, hewan, dan manusia. Kea (Kep. Hawaii)
b) Pengikisan/erosi: terlepasnya materi batuan b) Gunung api maar
oleh tenaga pengikis (air, angin, gletser).
o Letusan hanya sekali
o Ablasi: oleh air mengalir o Material letusan membentuk tanggul
1) Erosi percik (splash erosion): karena di sekitar kepundan sehingga terbentuk
percikan air (hujan). danau
2) Erosi lembar (sheet erosion): merata
o Bersifat eksplosif
menguras unsur hara dalam tanah. Contoh: Ranu Klakah (lereng G. Lamongan),
3) Erosi alur (rill erosion): terbentuk alur Danau Eifel (Perancis)
searah (lereng). c) Gunung api strato
4) Erosi parit (gully erosion): terbentuk
o Berbentuk kerucut, badannya berlapis
parit V atau U yang tidak hilang.
o Letusan dan lelehan silih berganti
o Abrasi: oleh air laut o Material hasil erupsi tertimbun di sekitar
Eksarasi: oleh es/gletser kepundan
o
Deflasi: oleh angin o Paling banyak di dunia dan Indonesia
o
c) Pengendapan: pelapukan batuan (lihat batuan 2. Berdasarkan tipe letusan
pembentuk litosfer: batuan sedimen) a) Tipe hawaii
o Letusan berupa letupan dan lelehan
C. Bentuk Muka Bumi
o Dapur magma dangkal
1. Relief daratan Tekanan gas rendah dan lava cair
o stromboli
b) Tipe
a) Gunung
o Letusan berupa letupan dan lelehan
b) Pegunungan
o Tekanan gas sedang
c) Dataran tinggi/plato: tinggi antara 200 – 700 m
o Meletus secara periodik
d) Peneplain: pegunungan yang hampir datar
o Mengeluarkan lava disertai bom dan lapili
e) Dataran rendah: < 200 m Contoh: G. Raung (Jatim), G. Stromboli
f) Bukit dan lembah c) Tipe vulkano
2. Relief dasar laut o Vulkano lemah: tekanan gas sedang, dapur
a) Continental shelf/paparan benua: dataran magma dangkal, letusan mengeluarkan
yang sempit pada dasar laut, kedalaman material padat. Contoh: G. Bromo, G.
± 200 m. Semeru
o Vulkano kuat: tekanan gas tinggi, dapur f) Tipe pelle
magma dalam, letusan kuat o Sumbat kawah tinggi
d) Tipe merapi o Dapur magma dalam
o Letusan berupa hembusan gas o Tekanan gas tinggi
o Lava kental o Memancarkan gas pijar bersuhu 2000 C
Contoh: G. Montagna Pelle (Amerika Tengah)
o Dapur magma dangkal g) Tipe perret
o Tekanan gas rendah
e) Tipe st. vincent o Letusan paling hebat
o Lava cair liat o Dapur magma sangat dalam
o Tekanan gas sangat tinggi
o Letusan hebat o Lava kental
Contoh: G. Krakatau (Th. 1883)

BAB 4 HIDROSFER
Hidrosfer adalah lapisan air yang ada di bumi (padat, Berdasarkan aliran sungainya:
cair, dan gas). o Pola radial: sentrifugal (meninggalkan
pusat /di daerah gunung, perbukitan),
A. Siklus Hidrologi sentripetal (mendatangi pusat/di daerah
basin, lembah).
1. Siklus pendek (kecil): air laut menguap → berkon-
densasi → awan → hujan di laut. o Pola dendririk: di daratan/pantai.
o Pola trellis/sirip ikan: di pegunungan
2. Siklus sedang: air laut menguap → berkondensasi lipatan.
→ awan → hujan di darat. o Pola anular: membentuk lingkaran, di
3. Siklus panjang (besar): air laut menguap → daerah dome.
sublimasi → kristal-kristal es → hujan salju. o Pola pinnate: muara lancip.
o Pola rectangular: aliran sungai 90o, di
daerah patahan.
B. Perairan Darat
Berdasarkan tipenya:
1. Air tanah
Terdapat pada lapisan-lapisan tanah (di dalam o Sungai anteseden: penerobosan sungai
dan mengalami pengangkatan.
pori-pori atau celah batuan). Dibedakan menjadi:
o Sungai epigenetik: penerobosan sungai
a) Air tanah dangkal (freatik): di atas lapisan dan mengalami penurunan.
kedap air (impermeabel). o Sungai meander: berbelok-belok.
b) Air tanah dalam (artesis): di antara dua lapisan Berdasarkan keadaan airnya: sungai musim-
kedap air (impermeabel). an/periodik/ephimeral, sungai permanen.
2. Air permukaan
a) Sungai: tempat mengalirnya air di darat b) Danau: cekungan yang digenangi air.
menuju lautan. Berdasarkan sumber airnya: o Danau tektonik: terbentuk oleh peristiwa
sungai hujan, sungai gletser, sungai campuran. tektonik. Contoh: Danau Singkarak, Danau
Berdasarkan arah alirannya: Towuti (Sulawesi).
o Sungai konsekuen: searah kemiringan o Danau vulkanik: terbentuk oleh letusan
lereng. gunung berapi. Contoh: Danau Merdada
(Dieng), Danau Batur (Bali).
o Sungai subsekuen: tegak lurus dengan
sungai konsekuen. o Danau tektovulkanik: terbentuk oleh
tenaga tektonik dan vulkanik. Contoh:
o Sungai obsekuen: berlawanan arah
dengan sungai konsekuen. Danau Toba.
o Sungai resekuen: searah dengan
Danau karst: di daerah kapur.
konsekuen. o
o Sungai insekuen: tidak beraturan.
o Danau glasial: terbentuk oleh erosi es/ b) Berdasarkan kedalamannya :
gletser.
o Zona litoral: daerah pasang-surut.
o Danau buatan: bendungan. o Zona neritis: kedalaman 200 m, banyak
c) Rawa: daerah yang tergenang air (dekat terdapat ikan, cahaya bisa menembus.
pantai, sungai besar). o Zona batial: 200 – 2000 m.
o Zona abisal: > 2000 m, termasuk lubuk
C. Perairan Laut laut dan palung laut.
c) Berdasarkan letaknya :
 Pantai: daratan yang berbatasan dengan laut. o Laut tepi: perbatasan benua dan
 Ombak: gerakan air laut akibat tiupan angin di per- samudera. Contoh : L. Jepang.
mukaan laut. o Laut tengah: di antara dua benua. Contoh
 Arus: gerakan air laut dengan arah teratur dan : L. Tengah, L. Merah.
tetap. o Laut dalam/pedalaman: dikelilingi
daratan. Contoh: L. Hitam, L. Mati.
1. Jenis laut
2. Wilayah laut suatu negara
a) Berdasarkan proses terjadinya :
a) Laut teritorial: 12 mil dari garis pantai.
o Laut transgresi: daratan digenangi air laut b) Laut nusantara: di antara pulau.
(laut dangkal). Contoh: L. Jawa, L. Arafuru.
c) Laut kontinen: kedalaman 200 m.
o Laut ingresi: penurunan dasar laut (tenaga
tektonik). Contoh: L. Karibia, L. Banda, L. d) Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE): 200 mil dari
Sulawesi. pulau terluar.
o Laut regresi: penyempitan laut.

BAB 5 PEDOSFER
 Tanah merupakan hasil dari proses pelapukan B. Jenis Tanah
batuan baik secara organik maupun nonorganik. 1. Tanah aluvial: berasal dari endapan lumpur yang
 Tekstur tanah: kasar halus tanah (perbandingan terbawa oleh sungai.
partikel debu, lempung/liat, dan pasir yang
2. Tanah karts/kapur: berasal dari endapan batu
terkandung).
kapur.
 Struktur tanah: ikatan butir-butir tanah.
3. Tanah laterit: banyak mengandung besi dan
 Permeabilitas tanah: kemampuan tanah untuk aluminium.
meloloskan air.
4. Tanah podzolit: mengandung kuarsa.
 Lengas tanah: tingkat kelembapan tanah dalam 5. Tanah humus: berasal dari pembusukan tumbuh-
keadaan kering.
an.
 pH tanah: derajat keasaman tanah. 6. Tanah tuff: berasal dari abu vulkanik.
o Basa: pH lebih dari 7. 7. Tanah gambut: berasal dari sisa-sisa tanaman dan
o Asam: pH kurang dari 7. binatang mati yang bercampur.
o Netral: pH = 7.
 Erosi: pengikisan lapisan tanah. C. Profil Tanah
A. Faktor Pembentuk Tanah 1. Horizon O: lapisan bahan organik.
2. Horizon A: tanah mengalami pencucian.
1. Iklim (sinar matahari dan hujan, perbedaan
3. Horizon B: tanah mengalami penimbunan.
temperatur)
4. Horizon C: lapisan bahan induk.
2. Organisme (cacing, akar tumbuhan)
5. Horizon P: lapisan batuan induk.
3. Bahan induk
4. Topografi/relief
5. Waktu
BAB 6 ATMOSFER
Atmosfer adalah lapisan udara yang menyelimuti/ o Kelembapan relatif/nisbi: perbandingan jum-
menyelubungi bumi/planet lain. lah uap air yang dikandung dengan jumlah
1. Troposfer maksimal uap air yang dapat dikandung pada
suhu dan tekanan yang sama.
o Lapisan paling bawah dengan ketinggian 0 – 8
km (kutub) dan 0 – 16 km (katulistiwa). o Kelembapan 3
mutlak/absolut: jumlah uap air
3
o Tempat terjadinya proses cuaca. setiap 1 m udara (gram/m ).
3. Curah hujan: banyaknya hujan yang jatuh.
o Semakin ke atas suhu semakin turun.
2. Stratosfer o Hujan zenithal/naik ekuator: di daerah khatu-
listiwa, uap air naik secara vertikal.
o Pada ketinggian 15 – 50 km.
o Hujan orografis: uap air naik di pegunungan,
o Terdapat lapisan ozon (O3). hujan di lereng gunung.
3. Mesosfer
Pada ketinggian 50 –o 85 km. o Hujan siklonal: pengaruh angin siklon, udara
o
o Suhu mencapai 100 C sehingga meteor- naik dan menjadi dingin.
meteor terbakar.
o Hujan muson: pengaruh angin muson barat,
4. Termosfer bulan Oktober – April.
o Pada ketinggian 85 – 500 km. o Hujan frontal: pertemuan massa udara panas
o Terdapat lapisan ionosfer yang memantulkan dengan massa udara dingin.
gelombang radio. 4. Angin: udara yang bergerak dari daerah bertekanan
5. Eksosfer tinggi → rendah.
o Lapisan terluar dengan ketinggian > 500 km. Alat pengukur kecepatan angin: anemometer.
o Didominasi gas hidrogen. o Angin pasat: maksimum subtropik → minimum
 Sifat Atmosfer khatulistiwa.
1. Tidak berwarna o Angin anti pasat: khatulistiwa bagian atas
2. Tidak berbau →maksimum subtropik.
3. Tidak memiliki rasa dan tidak dapat dirasakan o Angin muson: berganti arah setiap 6 bulan
sekali.
4. Mudah bergerak
o Angin siklon: tekanan minimum dikelilingi
tekanan maksimum, berlawanan arah jarum
A. Unsur Cuaca dan Iklim jam pada belahan bumi utara dan searah pada
1. Suhu/temperatur: panas dinginnya udara. belahan bumi selatan.
Alat pengukur suhu disebut termometer. o Angin antisiklon: tekanan maksimum dike-
lilingi tekanan minimum, searah jarum jam
Pemanasan udara dibedakan atas:
pada belahan bumi utara dan berlawanan
a) Langsung
arah pada belahan bumi selatan.
o Absorbsi: penyerapan radiasi matahari. o Angin lokal: angin darat dan angin laut,
o Refleksi: pemantulan sinar matahari. angin gunung dan angin lembah, angin fohn
o Difusi: penghamburan sinar matahari. (panas dan kering), contoh angin fohn: angin
b) Tidak langsung gending di Probolinggo, angin kumbang di
o Konduksi: penerusan energi. Cirebon, angin wambrau di Biak, angin brubu
o Konveksi: pemanasan udara secara verti- di Makasar, angin bahorok di Deli.
kal.
5. Tekanan udara: massa udara.
o Adveksi: pemanasan udara secara hori-
zontal. o Alat pengukur tekanan udara disebut
o Turbulensi: pemanasan udara yang tidak barometer.
teratur. o Semakin tinggi tempat semakin kecil tekanan
2. Kelembapan/lengas udara: jumlah uap air yang udaranya.
terkandung dalam udara. 6. Penyinaran matahari: intensitas sinar matahari
Alat pengukur kelembapan disebut higrometer. yang jatuh ke bumi. Alat pengukur besarnya
penyinaran matahari disebut solarimeter.
 Awan: uap air yang mengalami kondensasi menjadi
titik-titik air.
1. Comulus: tebal bergumpal.
2. Cirrus: tipis seperti kapas.
3. Stratus: berlapis dan rata.

B. Klasifikasi Iklim
1. Iklim matahari
o o
a) Tropis: 0 - 23½o LU/LS. o
b) Subtropis: 23½ LU/LS - 40 LU/LS. 4. Junghuhn: berdasar ketinggian tempat.
o o
o o
c) Sedang: 40 LU/LS - 66½ LU/LS. a) Iklim panas: suhu 26,3 C – 22 C, ketinggian
o o
d) Dingin: 66½ LU/LS – 90 LU/LS. < 600 mdpal, tanaman budidaya padi, kelapa,
2. Koppen: berdasar curah hujan dan suhu. tebu, karet. o o
a) Iklim A (iklim hujan tropis): curah hujan b) Iklim sedang: suhu 22 C – 17,1 C , ketinggian
tahunan lebih besar dari evapotranspirasi. 600 – 1.500 mdpal, tanaman budidaya kopi,
o kina, padi, teh.
Suhu bulan terdingin 18 C. o o
c) Iklim sejuk: suhu 17,1 C – 11,1 C, ketinggian
o Iklim Am: iklim musim. < 1.500 – 2.500 mdpal, tanaman budidayasayuran, teh,
o Iklim Aw: iklim sabana. kopi.
o Iklim Af: iklim hutan hujan tropis. o
d) Iklim dingin: suhu < 11 C, ketinggian > 2.500
b) Iklim B (iklim kering): curah hujan tahunan
mdpal, hampir tidak ada tanaman budidaya.
lebih kecil dari evapotranspirasi.
o Iklim Bs: iklim stepa. C. Perbedaan Cuaca dan Iklim
o Iklim Bw: iklim gurun.
c) Iklim C (iklim sedang): suhu bulan terpanas > Pembeda Cuaca Iklim
10 C, terdingin 3 C.
o o
Waktu perubahan Cukup lama Relatif
d) Iklim D (iklim hutan salju): suhu bulan (30 – 100 th) singkat
o o
terpanas > 10 C, terdingin 3 C. Wilayah Sangat luas Sempit
e) Iklim E (iklim kutub): suhu bulan terpanas Sifat Sulit berubah Cepat
o berubah
< 10 C.
3. Schmidt-Ferguson: perbandingan rata-rata bulan Perkiraan Sulit Mudah
kering (curah hujan < 60 mm) dengan bulan basah
(curah hujan > 100 mm).

BAB 7 BIOSFER
Biosfer adalah tempat tinggal organisme, dalam hal ini B. Persebaran Flora dan Fauna Dunia
hewan dan tumbuhan.
1. Flora
A. Faktor yang Mempengaruhi Persebaran Flora o Gurun, contoh: Gurun Sahara di Afrika, Gurun
Nevada di Amerika Serikat.
dan Fauna o Padang rumput/grassland, tersebar di
Australia, Amerika Selatan, Afrika.
1. Iklim, meliputi: suhu, curah hujan, kelembapan
dan angin. o Tundra/padang lumut, tersebar di Amerika
Utara, Siberia, Eropa Utara.
2. Edafik (tanah).
o Hutan hujan/rainforest, tersebar di Indonesia,
3. Fisiografi/relief/bentang lahan. Malaysia, Amerika Selatan.
4. Biotik. o Taiga, tersebar di Erasia, Amerika Utara.
2. Fauna C. Persebaran Flora dan Fauna Indonesia
o Kawasan Australis: Australia, Selandia Baru, 1. Flora
Indonesia bagian timur. Contoh: kanguru,
kasuari, hewan berkantung. o Flora Sumatera–Kalimantan: didominasi
hutan hujan tropis.
o Kawasan Neotropik: Amerika Selatan, Amerika
Tengah. Contoh: kera, tapir. o Flora Jawa–Bali: hutan hujan tropis, hutan
mangrove, hutan musim, sabana.
o Kawasan Paleartik: Eropa, Asia, Afrika. Contoh:
sapi, kambing, robin. o Flora Wallacea (daerah peralihan): hutan
campuran, hutan pegunungan, sabana.
o Kawasan Ethiopia: selatan Gurun Sahara,
Madagaskar. Contoh: jerapah, zebra, kuda nil, o Flora Irian Jaya: flora khas Eucaliptus.
badak. 2. Fauna
o Kawasan Oriental/Asiatik: India, Sri Lanka, o Fauna Asiatik/oriental/wilayah barat: memi-
Indocina, Indonesia. Contoh: gajah, harimau, liki kesamaan dengan fauna Asiatik.
orang utan. Contoh: harimau, gajah, badak.
o Kawasan Neartik: Amerika Utara. Contoh: o Fauna Wallacea/peralihan/wilayah tengah:
kelelawar, tupai, tikus berkantung. campuran Asiatik dan Australis, terdapat
fauna endemik.
Contoh: komodo, anoa, babi rusa, maleo.
o Fauna Australian/wilayah timur: memiliki
kesamaan dengan fauna Australis.
Contoh: cenderawasih, kasuari, binatang
berkantung.

BAB 8 ANTROPOSFER
Antroposfer mempelajari tentang kondisi demografis b) Angka kelahiran menurut umur (ASFR): jumlah
suatu wilayah yang meliputi jumlah penduduk, ke- kelahiran wanita umur tertentu (Bx) tiap 1.000
padatan penduduk, pertumbuhan penduduk, dan lain- wanita pada kelompok umur tertentu (Px) per
lain. tahun

A. Data Kependudukan
1. Sensus: pencacahan jumlah penduduk dalam
kurun waktu 10 tahun.
2. Kematian (mortalitas)
o de facto: pada waktu sensus seseorang berada
di wilayah sensus/senyatanya. a) Angka kematian kasar (CDR): jumlah kematian
o de jure: seseorang yang benar-benar berdiam/ (D) tiap 1.000 penduduk (P) per tahun.
tinggal di daerah sensus.
2. Survei: menggunakan sampel yang dianggap
sudah mewakili keseluruhan. Biasanya untuk b) Angka kematian menurut umur (ASDR): jumlah
kepentingan tertentu dan mencakup wilayah yang
kematian penduduk umur tertentu (Dx) tiap
sempit.
3. Registrasi: kumpulan data kelahiran, kematian, 1.000 penduduk umur tertentu (Px) per tahun.
migrasi, dan lain-lain.

B. Dinamika Penduduk
c) Angka kematian bayi (IMR): jumlah kematian
1. Kelahiran (fertilitas) bayi (D0) tiap 1.000 kelahiran (B) per tahun.
a) Angka kelahiran kasar (CBR): jumlah kelahiran
(B) tiap 1.000 penduduk (P) per tahun.

3. Migrasi: transmigrasi, urbanisasi, emigrasi, imigrasi.


C. Pertumbuhan Penduduk o Usia muda > usia tua
1. Pertumbuhan penduduk alami (Pa): selisih o Berbentuk limas/segitiga
b) Piramida penduduk stasioner
kelahiran (L) dengan kematian (M).
o Kelahiran = kematian
Pa = L – M o Usia muda = usia tua
2. Pertumbuhan penduduk total (Pt): selisih jumlah o Berbentuk segiempat
c) Piramida penduduk tua
kelahiran (L) dengan kematian (M), dan selisih
jumlah penduduk masuk/imigrasi (I) dengan o Kelahiran < kematian
penduduk keluar/emigrasi (E). o Usia muda < usia tua
Pt = (L – M) + (I – E) o Berbentuk seperti nisan
E. Kepadatan Penduduk
D. Komposisi Penduduk 1. Kepadatan penduduk kasar
1. Menurut umur dan jenis kelamin. jumlah penduduk

o Beban ketergantungan (DR)
penduduk (0 - 14 th) penduduk (64 th)
luas lahan
DR  100%
penduduk (15 - 64 th)
2. Kepadatan penduduk fisiografis
o Sex ratio/rasio jenis kelamin (SR) jumlah penduduk
penduduk laki - laki 
SR  100% luas lahan pertanian
penduduk perempuan
3. Kepadatan penduduk agraris
2. Piramida penduduk jumlah petani

a) Piramida penduduk muda luas lahan pertanian
o Kelahiran > kematian

BAB 9 INDUSTRI
Industri adalah suatu proses produksi yang mengolah 3. Berdasarkan proses produksi
barang mentah menjadi barang jadi atau setengah jadi. a) Industri hulu: barang mentah → barang ½ jadi.
b) Industri hilir: barang ½ jadi → barang jadi.
A. Klasifikasi Industri
B. Orientasi Industri
1. Berdasarkan modal dan tenaga kerja
a) Industri rumah tangga: modal kecil, tenaga 1. Berorientasi pada bahan baku: bahan baku mudah
kerja dari keluarga atau < 4 orang. rusak, berat, dan biaya angkut mahal.
b) Industri kecil: modal > industri rumah tangga, 2. Berorientasi pada tenaga kerja: upah, ketersedia-
tenaga kerja 5 – 9 orang. an, kualitas, usia produktif, fasilitas, dan undang-
c) Industri sedang: modal > industri kecil, tenaga undang.
kerja 20 – 99 orang. 3. Berorientasi pada pasar: hasil produksi lebih be-
d) Industri besar: modal besar, tenaga kerja > rat/besar dari bahan baku, bahan baku yang digu-
100 orang, teknologi modern. nakan mahal dan awet.
2. Berdasarkan bahan baku
a) Industri ekstraktif: bahan baku langsung dari C. Faktor Penentu Lokasi Industri
alam. 1. Ketersediaan bahan baku
b) Industri non ekstraktif: bahan baku tidak 2. Jarak dengan konsumen dan biaya angkut
didapat langsung dari alam/perantara/industri 3. Modal dan tenaga kerja
lain. 4. Sarana transportasi
c) Industri fasilitatif: penjual jasa. 5. Kondisi ekonomi dan teknologi
6. Kemiringan lereng Relokasi industri adalah pemindahan industri dari
7. Iklim dan ketersediaan air negara maju ke negara berkembang yang sifatnya
8. Peraturan pemerintah saling menguntungkan.
 Manfaat Relokasi
D. Wilayah Pusat Pertumbuhan Industri (WPPI) 1. Bagi negara maju
a) Lebih dekat dengan bahan baku dan
1. WPPI Sumatera bag. utara: potensi sumber alam.
konsumen/pemasaran
2. WPPI Sumatera bag. selatan: potensi ekonomi
b) Upah yang rendah
batu bara, minyak bumi, timah.
c) Mengurangi polusi (tanah, air, udara)
3. WPPI Jawa dan Bali: pasar yang baik, tenaga kerja
2. Bagi negara berkembang
terampil, sumber energi, pertanian maju.
a) Kesempatan kerja
4. WPPI Kalimantan bag. timur: potensi gas dan batu
b) Alih teknologi
bara.
c) Berkembangnya industri penunjang dan
5. WPPI Sulawesi: potensi pertanian, perikanan,
industri penyedia bahan baku.
nikel, aspal, kapur, kayu.
 Dampak Industri
6. WPPI Kalimantan Barat dan Batam: potensi hasil
1. Dampak positif
laut, gas alam, letak strategis.
a) Berkembangnya kawasan tempat industri
7. WPPI Indonesia Timur bag. selatan: potensi SDA,
berdiri
budaya.
b) Membuka lapangan kerja
8. WPPI Indonesia Timur bag. utara: potensi hutan,
c) Kehidupan ekonomi meningkat
mineral dan hasil laut.
d) Pembangunan sarana dan prasarana
e) Meningkatkan devisa negara
2. Dampak negatif
E. Kawasan Berikat dan Relokasi Industri a) Penyempitan lahan pertanian
Kawasan berikat (bounded zone) adalah kawasan b) Polusi akibat limbah industri
dengan batas tertentu dalam wilayah pabean yang di c) Migrasi besar-besaran
dalamnya diberlakukan peraturan khusus di bidang
pabean yaitu tanpa terlebih dahulu dikenakan bea
cukai atau pungutan negara lainnya sampai barang
tersebut dikeluarkan untuk ekspor, impor maupun re-
ekspor.

BAB 10 P ETA
Peta adalah gambaran konvensional permukaan bumi b) Peta tematik: menggambarkan wilayah ter-
pada bidang datar yang diperkecil dengan skala tentu untuk tujuan tertentu. Contohnya: peta
tertentu. Konvensional adalah kesepakatan bersama persebaran tambang, peta kepadatan pen-
terhadap simbol dalam peta. duduk, peta kawasan rawan bencana, dll.
2. Berdasarkan skalanya
A. Fungsi Peta
a) Peta skala kadaster: skala 1:100 – 1:5.000
1. Menunjukkan lokasi suatu tempat. b) Peta skala besar: skala 1:5.000 – 1:250.000
2. Menyimpan informasi. c) Peta skala sedang: skala 1:250.000 – 1:500.000
3. Menggambarkan bentuk permukaan bumi. d) Peta skala kecil: skala 1:500.000 – 1:1.000.000
e) Peta skala geografis: skala < 1:1.000.000
B. Jenis Peta
C. Komponen/Unsur Peta
1. Berdasarkan isinya
a) Peta umum/ikhtisar: kenampakan bumi 1. Judul: menunjukkan isi/gambar peta.
secara umum. Meliputi: peta topografi, peta 2. Garis tepi
korografi dan peta dunia.
3. Garis astronomis: menunjukkan letak suatu P1 = penyebut skala yang diketahui
wilayah pada peta (letak lintang dan bujur). P2 = penyebut skala yang dicari
4. Skala d1 = jarak pada peta yang sudah diketahui skalanya
5. Simbol (simbol titik, garis, dot/wilayah) d2 = jarak pada peta yang akan dicari skalanya
6. Orientasi: penunjuk arah. b) Menghitung jarak antarkontur
7. Letering 1
8. Legenda: berisi keterangan simbol peta. C1 x penyebut skala
9. Inset 2.000
c) Membandingkan jarak titik di peta dan di lapangan/
10. Sumber dan tahun pembuatan
sebenarnya
D. Skala Peta
E. Proyeksi Peta
jarak/luas pada peta
Skala  Pemindahan dari bentuk bola pada bidang datar.
jarak/luas sebenarnya
1. Berdasarkan bidang proyeksinya
a) Proyeksi azimuthal/zenithal: pada bidang
1. Skala numerik/angka datar.
Contoh: 1 : 5.000, 1 : 200.000 b) Proyeksi kerucut: proyeksi berbentuk kerucut.
2. Skala batang/garis c) Proyeksi tabung/silinder: proyeksinya berupa
Contoh: bidang silinder.
0 1 2 3 4 cm 2. Berdasarkan sifat asli yang dipertahankan
a) Proyeksi equivalent: mempertahankan luas.
0 5 10 15 20 km b) Proyeksi konform: mempertahankan sudut-
3. Skala verbal sudut.
c) Proyeksi equidistance: mempertahankan
Contoh: 1 inchi = 2 mil, artinya 1 inchi jarak di peta
jarak.
mewakili 2 mil jarak sebenarnya.
3. Berdasarkan kedudukan sumbu simetri
a) Proyeksi normal: sumbu simetri berimpit de-
Cara menentukan skala pada peta yang belum
ngan sumbu bumi.
diketahui skalanya
b) Proyeksi miring/oblique: sumbu simetri me-
a) Membandingkan dua peta
nyudut terhadap sumbu bumi.
c) Proyeksi transversal: sumbu simetri tegak
lurus sumbu bumi/pada bidang equator.
BAB 11 PENGINDERAAN JAUH
Penginderaan jauh adalah ilmu atau seni untuk b) Tekstur: frekuensi perubahan rona, dinyatakan
memperoleh informasi mengenai objek, wilayah, dan halus, sedang, dan kasar
gejala di muka bumi dengan cara menganalisa data c) Bentuk
yang diperoleh tanpa kontak langsung dengan objek. d) Ukuran: panjang, luas, tinggi, volume
e) Pola: susunan
A. Komponen Penginderaan Jauh f) Bayangan
g) Situs: lokasi objek terhadap lingkungan/objek
1. Sumber tenaga: sinar matahari dan buatan.
lain.
2. Atmosfer: medium yang menyerap, menghambur-
h) Asosiasi: hubungan objek terhadap objek lain
kan, memantulkan energi matahari dari obyek
kepada sensor. 3. Ciri temporal: umur dan waktu perekaman
3. Sensor: alat pengindera/perekam objek.
a) Sensor fotografik: menggunakan kamera, C. Satelit Penginderaan Jauh
hasil-nya berupa foto udara dan foto satelit. 1. Satelit cuaca: NOAA (USA), Tiros-N (USA), GPS,
Keuntungannya: Meteor (Rusia)
o biaya tidak terlalu mahal, 2. Satelit pengindera planet: Viking (USA), Venera
o resolusi spasial dan integritas geometris (Rusia), Luna (Rusia)
baik,
3. Satelit sumber daya bumi/daratan: LANDSAT
o sederhana. (USA), SPOT (Perancis), Soyuz (Rusia)
b) Sensor elektronik: alat perekam dan penerima
data berupa pita magnetik, menggunakan 4. Satelit penginderaan lautan: SEASAT (USA), MOS
tenaga elektronik dalam bentuk sinyal elektrik, (Jepang)
hasilnya berupa citra.
4. Citra: gambar rekaman suatu objek.
D. Sistem Penginderaan Jauh
5 Realtime
Pembeda Citra Foto Citra Nonfoto
1
Sensor Kamera Bukan kamera
Detektor Film Pita magnetik 2 6
Fotografi dan Elektronik dan 4a
Perekaman
serentak parsial 3
Spektrum tampak, 7
Spektrum Spektrum tampak
gelombang mikro
4b 4c 4d

B. Unsur Interpretasi Citra Keterangan:


1. Ciri spektral 1. Sumber tenaga (radiasi matahari)
a) Rona: tingkat kecerahan objek. 2. Atmosfer sebagai media (meneruskan radiasi)
3. Objek yang diindera
b) Warna: wujud yang tampak oleh mata.
4a. Radiasi yang dipantulkan
2. Ciri spasial 4b. Radiasi yang dihamburkan
a) Skala: mempengaruhi kedetailan gambar 4c. Radiasi yang diserap
yang diliputi: 4d. Radiasi yang ditransmisikan
5. Sensor/alat pengindera
6. Data hasil penginderaan
d = jarak di foto 7. User/pengguna
D = jarak sebenarnya
f = panjang fokus kamera
H = tinggi pesawat
BAB 12 SISTEM INFORMASI GEOGRAFI (SIG)
SIG adalah pengolahan data geografi yang didasarkan B. Tahapan dan Manfaat SIG
pada kerja komputer, meliputi: mengumpulkan, menga-
tur dan mengelola, menyimpan dan menyajikan data.  Tahapan SIG
INPUT PROSES OUTPUT
A. Komponen SIG
1. Data  Manfaat SIG
a) Data spasial: identifikasi lokasi dengan kenam- 1. Inventarisasi SDA
pakan titik, garis, area/poligon. 2. Perencanaan tata ruang dan pengembangan
b) Data atribut: penjelas/aspek kualitatif. wilayah
2. Perangkat keras/hardware: 3. Pemantauan gejala alam
a) Input: digitizer, keyboard, scanner, optical
drive.
b) Alat pemrosesan: CPU, disk drive, tape drive.
c) Alat penyimpanan: storage, hard disk,
removable disk, disket, flash disk.
d) VDU (Visual Display Unit): monitor.
e) Output: plotter, printer.
3. Perangkat lunak/software
Program SIG seperti Arc View, Arc GIS, ENVI, ER
Mapper, Map Info, Autocad Map, dll.
4. Intelegensi manusia/brainware (manajemen)
User/manusia

BAB 13 POLA KERUANGAN DESA DAN KOTA


A. Desa 1. Potensi fisik: manusia, hewan dan tumbuhan,
air, dan iklim.
Desa adalah suatu wilayah yang ditempati oleh
2. Potensi nonfisik: masyarakat desa, lembaga
sejumlah penduduk yang merupakan suatu kesatuan
masyarakat, dan perangkat desa.
dengan memiliki pemerintahan sendiri untuk men-
ciptakan suatu peraturan/tata kehidupan yang di-  Hinterland
kepalai oleh kepala desa. Fungsi desa sebagai penyokong atau penyuplai
 Ciri Desa kebutuhan penduduk kota. Meliputi: sumber
1. Sistem perekonomian bersifat agraris. bahan pangan, tenaga kerja, pusat industri kecil
2. Masih bergantung pada alam. dan rumah tangga, serta daerah tujuan wisata.
3. Hubungan kekerabatan antar masyarakat terja-  Faktor yang mempengaruhi pola persebaran desa
lin kuat, contoh: budaya gotong royong. 1. Lokasi desa
4. Minim sarana prasarana sehingga pemba- 2. Iklim
ngunan berjalan lambat. 3. Kesuburan tanah
5. Norma-norma dalam masyarakat masih ber- 4. Tata air
laku dan dianut (adat, agama). 5. Keadaan ekonomi
 Potensi Desa 6. Keadaan budaya
Potensi desa adalah kemampuan suatu desa dalam
pemenuhan kebutuhan warganya.
 Pola Permukiman Desa B. Kota
1. Memanjang: sepanjang sungai, jalan, pantai,
Kota adalah pusat permukiman dan kegiatan pen-
rel kereta api.
duduk yang mempunyai batas administrasi yang diatur
2. Memusat/mengelompok: pada daerah subur,
dalam perundang-undangan serta permukiman yang
sumber air, fasilitas umum.
telah memperlihatkan watak dan kehidupan perkotaan
3. Menyebar: di daerah karst/pegunungan.
(menurut PP nomor 2 tahun 1987).
 Klasifikasi Desa
 Ciri Kota
1. Berdasarkan potensi desa
a) Berpotensi rendah: topografi berbukit, air 1. Sistem perekonomian bersifat nonagraris.
2. Kehidupan masyarakatnya heterogen dan
sulit diperoleh, pertanian dengan sistem
individualis.
tadah hujan, lahan tidak subur.
b) Berpotensi sedang: topografi tidak rata, 3. Norma dan adat istiadat mulai pudar.
pertanian dengan sistem irigasi semitek- 4. Pola pikir masyarakat realistis dan rasionalis.
5. Sarana prasarana tersedia dan lengkap (pasar,
nis, lahan kurang subur.
per-tokoan, sarana olah raga, tempat parkir
c) Berpotensi tinggi: topografi datar, perta-
khusus, dll).
nian dengan sistem irigasi teknis, lahan
produktif.  Klasifikasi Kota
2. Berdasarkan tingkat perkembangan 1. Berdasarkan jumlah penduduk
a) Desa swadaya a. Kota kecamatan: 3.000 – 20.000
o Lokasi terpencil dengan sedikit jumlah b. Kota kecil: 20.000 – 200.000
penduduk/jarang c. Kota sedang: 200.000 – 500.000
o Tergantung pada alam d. Kota besar: 500.000 – 1.000.000
o Topografi kasar sehingga produktivitas e. Kota metropolitan: 1.000.000 – 5.000.000
rendah (pertanian)
f. Kota megapolitan: > 5.000.000
o Tingkat pendidikan penduduk rendah 2. Berdasarkan tingkat perkembangan
o Terbatasnya sarana dan prasarana
a) Tahap eopolis: desa yang sudah mulai
o Adat istiadat masih kental
teratur dan mengarah ke kota
o Lembaga pemerintahan sederhana b) Tahap polis: kota bercirikan agraris
b) Desa swakarya
c) Tahap metropolis: perpindahan ke arah
o Tingkat perekonomian agak maju dan industri
beragam
d) Tahap megapolis: gabungan beberapa me-
o Tingkat pendidikan mayoritas tamat
SD tropolis
o Mulai masuknya teknologi e) Tahap tiranopolis: adanya kejahatan dan
o Adat istiadat mulai pudar/longgar kekacauan
o Lembaga pemerintahan mulai ter- f) Tahap nekropolis: kota mati
atur/berkembang
 Fungsi Kota
c) Desa swasembada
1. Pusat kegiatan penduduk
o Tingkat perekonomian telah maju 2. Pusat pemasaran dan kegiatan ekonomi
o Mata pencaharian penduduk heterogen 3. Pusat pelayanan sosial, politik, dan budaya
o Tingkat pendidikan dasar 9 tahun cukup 4. Pusat pendorong perkembangan daerah dan
tinggi
nasional
o Penggunaan teknologi dan sarana
prasarana yang memadai 5. Pusat penyediaan fasilitas penunjang per-
tumbuhannya dan daerah belakangnya
o Modernisasi, muncul home industri
o Lembaga pemerintahan berjalan de-  Faktor yang Mempengaruhi Perkembangan Kota
ngan baik
1. Faktor alamiah
Lokasi, fisiografi, dan kekayaan alam.
2. Faktor sosial
Penduduk dan kebijaksanaan pemerintah.
 Perkembangan Kota  Zona Interaksi Desa-Kota (Bintarto)
1
1. Teori konsentris (Ernest W. Burgess)
2
1 Keterangan: 3
2 1) Zona pusat kegiatan 4
3 2) Zona transisi 5
6
4
5 3) Zona permukiman kelas
proletar
4) Zona permukiman kelas
menengah
5) Zona penglaju
Keterangan:
1) City: pusat kota
2. Teori sektoral (Homer Hoyt)
2) Suburban/subdaerah perkotaan: berdekatan
Pusat daerah kegiatan dengan pusat kota, tempat tinggal penglaju
Perumahan kaum (commuter).
buruh 3) Suburban fringe/jalur tepi: peralihan desa ke
Perdagangan besar kota, dilingkari subdaerah perkotaan.
dan industri kecil 4) Urban fringe/jalur tepi daerah perkotaan
Perumahan kaum elite paling luar: batas wilayah terluar kota, sifat-
Perumahan kaum
sifat mirip dengan kota kecuali city.
menengah 5) Rural urban fringe/jalur batas desa-kota:
wilayah antara desa-kota, pola penggunaan
3. Teori inti berganda (Harris dan Ullman) lahan campuran pertanian dan nonpertanian.
6) Rural: daerah perdesaan.
Pusat daerah kegiatan
 Pengaruh Interaksi Desa-Kota
Perumahan kaum
buruh 1. Pengaruh positif
Perumahan kaum a) Wilayah perdesaan semakin terbuka
menengah b) Masuknya teknologi ke desa
Perumahan kaum c) Mulai berkembangnya lembaga pendi-
elite dikan di desa
Perdagangan besar d) Tingkat pengetahuan penduduk mening-
dan industri kecil kat
Industri ringan 2. Pengaruh negatif
di suburban a) Arus urbanisasi tidak bisa dibendung
Industri besar b) Muncul kawasan kumuh
c) Menyempitnya areal pertanian di desa
karena adanya investasi penduduk kota
C. Interaksi Desa-Kota
d) Dominasi kebudayaan kota di desa
Interaksi desa-kota adalah suatu hubungan timbal
balik yang saling berpengaruh antara desa dengan kota D. Urbanisasi
yang dapat menghasilkan kenampakan, masalah, dan
Urbanisasi adalah perpindahan dari desa ke kota.
fenomena baru.
 Faktor Penyebab Interaksi  Faktor Penyebab
1. Adanya wilayah yang saling melengkapi 1. Faktor penarik (pull factor): dari kota
2. Adanya kesempatan untuk berinteraksi a) Kesempatan kerja
3. Adanya kemudahan untuk berpindah b) Upah lebih besar
c) Fasilitas lebih lengkap
d) Pusat pemerintahan
e) Pemasaran hasil produksi
2. Faktor pendorong (push factor): dari desa b) Negatif
a) Sempitnya lahan pertanian
o Meningkatnya kriminalitas
b) Penghasilan rendah
o Berkembangnya kawasan kumuh
c) Minim fasilitas o Pengangguran bertambah
d) Keinginan untuk hidup lebih layak o Kepadatan penduduk tinggi
e) Alasan pendidikan o Kemacetan lalu-lintas
f) Tekanan adat istiadat 2. Untuk desa
a) Tenaga kerja untuk pertanian berkurang
 Dampak Urbanisasi
b) Desa sulit berkembang
1. Untuk kota c) Produktivitas pertanian menurun
a) Positif: berkembangnya kota dan tersedia-
nya tenaga kerja

BAB 14 GEOGRAFI KAWASAN


A. Negara Maju C. Asia
 Ciri Negara Maju 1. Asia Barat
1. Pendapatan per kapita tinggi
o Dikenal dengan Timur Tengah/Asia Barat Daya
2. Pertumbuhan ekonomi stabil o Pusatnya: daratan antara Laut Mediterania
3. Inflasi rendah dan Teluk Persia, wilayah dari Anatolia, Jazirah
4. Pertumbuhan penduduk rendah Arab, dan Semenanjung Sinai
5. Kebebasan berpolitik o Ras kaukasoid
6. Pendidikan penduduk tinggi o Bahasa utama: bahasa Persia, bahasa Arab,
bahasa Ibrani, bahasa Assyria, bahasa Kurdi,
7. Tingkat kesehatan dan gizi penduduk tinggi dan bahasa Turki
 Strategi Pembangunan Negara Maju Iklim gurun
o
1. Menganut sistem ekonomi terbuka Terdiri dari:
o
2. Menjalin kerja sama dengan negara lain a) Negara pulau Siprus di L. Tengah
dengan prinsip laba b) Levant/Timur Dekat: Suriah, Yordania,
3. Membuka peluang investasi asing Lebanon dan Irak
4. Persaingan dalam peningkatan mutu produk c) Jazirah Arab: Arab Saudi, Uni Emirat Arab,
Contoh negara maju: negara-negara di Bahrain, Qatar, Oman, Yaman, dan Kuwait
kawasan Eropa, Jepang, China, Singapura, d) Daerah Kaukasus: Azerbaijan dan Armenia
Amerika Serikat, Rusia. e) Hamparan Iran: Iran dan bagian negara-
negara lain
B. Negara Berkembang 2. Asia Selatan
 Ciri Negara Berkembang Batas wilayah
o
1. Pendapatan per kapita rendah a) Utara: Asia Tengah, Peg. Himalaya
2. Pertumbuhan ekonomi rendah dengan perta- b) Timur: Asia Timur, Peg. Himalaya
nian sebagai kegiatan perekonomian utama c) Barat: Asia Barat
3. Kurangnya modal dan teknologi d) Selatan: Samudera Hindia, L. Arab, Teluk
4. Pertumbuhan dan kepadatan penduduk tinggi Benggala
5. Pendidikan penduduk rendah dengan ba- o Ras dravida
nyaknya jumlah pengangguran Terdiri dari:
o
6. Pemanfaatan SDA tidak optimal karena pe- a) Negara-negara Samudera Hindia: Srilanka
nguasaan teknologi yang rendah dan Maladewa
b) Negara-negara Himalaya: India, Pakistan,
Nepal, Bhutan, dan Bangladesh
3. Asia Tenggara 3. Afrika Timur
o Mencakup Semenanjung Malaka, Indochina o Terdiri dari: Burundi, Djibouti, Eritrea, Ethiopia,
dan kepulauan-kepulauan di S. Hindia dan S. Kenya, Mozambik, Rwanda, Somalia, Sudan,
Pasifik Tanzania, dan Uganda
o Batas wilayah 4. Afrika Tengah
a) Utara: China
b) Timur: Samudera Pasifik o Berada di selatan gurun Sahara, di timur Afrika
Barat, dan di barat Great Valley Rift
c) Barat: Teluk Benggala
o Terdiri dari: Angola, Kamerun, Republik Afrika
d) Selatan: Samudera Hindia Tengah, Chad, Republik Demokratik Kongo,
Guinea Khatulistiwa, Gabon, Republik Kongo,
o Ras melayu
dan Zambia
o Terdiri dari:
a) Daratan Asia Tenggara: Myanmar, 5. Afrika Utara
Thailand, Laos, Kamboja dan Vietnam
b) Kepulauan Asia Tenggara: Malaysia, Fili- o Ras kulit putih
pina, Singapura, Indonesia, Brunei, dan o Bahasa Afro-Asia
Timor-Leste o Disebut sebagai negara-negara Maghreb
o Terdiri dari: Aljazair, Libya, Maroko, Mauritania,
4. Asia Tengah Mesir dan Tunisia
o Kawasan yang terkurung daratan di Benua E. Eropa
Asia
o Bekas negara Republik Uni Soviet
Luas 10.600.000 km²
o Dihuni orang normadik: Xiongnu (Hun), Turkic, o
Yuezhi (Tocharian atau Kushan), warga Iran, o Batas wilayah
kaum Indo-Eropa, Mongol a) Utara: Samudera Arktik
o Terdiri dari: Uzbekistan, Tajikistan, Turkimenis- b) Timur: Peg. Ural, Laut Kaspia
tan, Kirgiztan, dan Kazakstan c) Barat: Samudera Atlantik
5. Asia Timur d) Selatan: Laut Tengah
1. Eropa Barat
o Ras mongoloid
o Terdiri dari: o Terdiri dari: Austria, Belgia, Perancis, Liechten-
a) Kepulauan Samudera Pasifik, Taiwan, dan stein, Jerman, Luksemburg, Monako, Belanda,
Jepang dan Swiss
b) Korea Utara dan Korea Selatan di 2. Eropa Selatan
Semenan-jung Korea
c) China, Hongkong, Mongolia o Disebut juga Eropa Mediterania
o Iklim mediterania
o Bentang alam berupa bukit kering, dataran
D. Afrika sempit, hutan pinus, pohon zaitun, dan habitat
tradisional
o Luas 30.224.050 km² o Terdiri dari: Andorra, Gibraltar, Italia, Malta,
Portugal, San Marino, Spanyol, Vatikan, dan
o Garis pantai 32.000 km
1. Afrika Barat Yunani

o Batas wilayah 3. Eropa Tengah


a) Utara: Gurun Sahara o Terdiri dari: Estonia, Lithuania, Belarus,
b) Timur: G. Kamerun, Danau Chad Ukraina, Moldova, dan Latvia
c) Barat: Samudera Atlantik 4. Eropa Timur
d) Selatan: Samudera Atlantik
o Terletak di antara pegunungan Ural dan
o Terdiri dari: Benin, Burkina Faso, Gambia, Kaukasus serta perbatasan Rusia barat
Ghana, Guinea, Guinea Bissau, Liberia, Mali,
o Bekas pecahan Uni Soviet
Mauritania, Niger, Nigeria, Pantai Gading, o Terdiri dari: Albania, Bosnia-Herzegovina,
Senegal, Sierra Leone, dan Togo Bulgaria, Kroasia, Macedonia, Rumania, Serbia
2. Afrika Bagian Selatan dan Montenegro, Hongaria, Ceko, Yugoslavia,
dan Polandia
o Terdiri dari: Afrika Selatan, Botswana, Lesotho,
Malawi, Namibia, Swaziland, dan Zimbabwe
5. Eropa Utara kemarau (April – Oktober, pengaruh muson
Terdiri dari: Britania Raya, Denmark, Kepulauan timur)
Faroe, Finlandia, Republik Irlandia, Islandia, o Akibat letak bujur, Indonesia dibagi menjadi
Pulau Man, Norwegia dan Swedia tiga wilayah waktu yaitu: WIB, WITA, dan WIT
 Letak geologis
F. Amerika
Indonesia berada di antara dua deretan lapisan
1. Amerika Selatan pegunungan muda, yaitu:
2
Luas 17.821.601 km 1. Sirkum Mediterania: L. Tengah – Peg. Atlas
Berada di antara S.Pasifik dan S. Atlantik yang (Afrika Utara) – Pirenia – Apenina – Alpina
tersambung dengan Amerika Utara melalui – Karpatia – Anatolia (Turki) – Kaukasus –
Tanah Genting Panama Himalaya – Arakan Yoma (Birma) – Busur
o Bagian barat terdiri dari barisan Peg. Andes dalam dan busur pegunungan di Indonesia
dari utara hingga ke selatan 2. Sirkum Pasifik: Peg. Andes (Amerika
o Bagian timur merupakan dataran rendah, Selatan) – Rocky Mountain (Amerika
merupakan basin sungai Amazon, dengan Utara) – Kep.Aleut – Semenanjung
hutan tropis yang lebat Kamsyatka – Kep. Jepang – Taiwan –
o Terdiri dari: Argentina, Brasil, Bolivia, Chili, Eku- Filipina – Sangair Talaud – Sulawesi Utara
ador, Guyana, Guyana Perancis, Kolombia,
Paraguay, Peru, Suriname, Uruguay, dan – Halmahera – Irian – Selandia Baru – Peg.
Venezuela Laut (Pasifik Selatan)
Selain itu, Indonesia diapit tiga lempeng yaitu:
2. Amerika Tengah Lempeng Asia – Australia, Lempeng Eurasia
Luas 540.000 km² dan lempeng Pasifik
Merupakan sebuah tanah genting besar Akibat letak geologis: Indonesia memiliki
Diapit oleh Samudera Pasifik dan Laut Karibia gunung api, kaya bahan tambang, lapisan
di sisi barat dan timur tanah yang labil
Terdiri dari: Belize, El Salvador, Guatemala,
 Letak geografis
Honduras, Kosta Rika, Nikaragua, dan Panama
Indonesia berada di antara dua benua (Asia
3. Amerika Utara dan Australia) dan di antara dua samudera
Luas : 24.500.000 km² (Samudera Hindia dan Samudera Pasifik)
Batas wilayah Akibat letak geografis
a) Utara: Laut Arktik 1. Jalur perdagangan yang strategis (posisi
b) Timur: Samudera Atlantik silang)
c) Barat: Samudera Pasifik 2. Kemungkinan ancaman kemanan dari luar
d) Selatan: Laut Karibia
o Terdiri dari: Amerika Serikat, Kanada, dan
Meksiko

G. Australia
o Sebutan bagi suatu kawasan di Oseania yang
mencakup Australia, Selandia Baru, dan pulau-
pulau sekitarnya di S. Pasifik

H. Wilayah Indonesia
 Letak astronomis
o o o o
6 LU – 11 LS dan 95 BT – 141 BT
Akibat letak lintang, Indonesia memiliki iklim
tropis dengan dua musim yaitu: penghujan
(Oktober – April, pengaruh muson barat) dan
KISI-KISI DAN INDIKATOR GEOGRAFI

Lingkup Materi
Level Kognitif Dinamika planet
Fenomena
Hakikat Geografi bumi sebagai
Geosfer
ruang kehidupan
Pengetahuan dan Peserta didik dapat Peserta didik dapat Peserta didik
Pemahaman mendeskripsikan: mendeskripsikan dapat
 Menyebutkan - konsep geografi pembentukan: mendeskripsikan:
 Mengidentifikasi - pendekatan - Bumi - atmosfer
 Menjelaskan geografi - hidrosfer
 Memahami - prinsip geografi - litosfer
- aspek geografi - biosfer

Aplikasi Peserta didik dapat Peserta didik Peserta didik


 Mengklasifikasi mengaplikasikan: dapat menentukan dapat
 Menentukan - konsep geografi karakteristik: mengklasifikasi
 Menggunakan - pendekatan - Bumi unsur:
 Memecahkan geografi - atmosfer
 Menerapkan - prinsip geografi - hidrosfer
 Menghitung - aspek geografi - litosfer
- biosfer

Penalaran Peserta didik dapat Peserta didik Peserta didik


 Membandingkan menganalisis dapat dapat
 Memprediksi hakikat geografi: menganalisis: menganalisis
 Membuktikan - konsep geografi - Bumi fenomena
 Mengkombinasi - pendekatan geosfer:
 Menganalisis geografi - atmosfer
- prinsip geografi - hidrosfer
- aspek geografi - litosfer
- biosfer

Modul Geografi SMA Al-Azhar Menganti


Kependudukan dan Informasi
Level Kognitif
Lingkungan Hidup Geografi Kewilayahan

Pengetahuan dan Peserta didik dapat Peserta didik dapat Peserta didik dapat
Pemahaman mendeskripsikan: mendeskripsikan: mendeskripsikan:
 Menyebutkan - kependudukan - peta - pola keruangan
 Mengidentifikasi - sumber daya alam - pengindraan jauh - interaksi desa-kota
 Menjelaskan - lingkungan hidup - sistem informasi - wilayah dan
 Memahami - pembangunan geografis pewilayahan
berkelanjutan - pusat pertumbuhan
- negara maju dan
negara berkembang
Aplikasi Peserta didik dapat Peserta didik dapat Peserta didik dapat
 Mengklasifikasi mengaplikasi mengaplikasikan menentukan
 Menentukan pengetahuan untuk pengetahuan untuk karakteristik:
 Menggunakan mengatasi mencari informasi - pola keruangan
 Memecahkan permasalahan: dengan - interaksi desa-kota
 Menerapkan - kependudukan menggunakan: - wilayah dan
 Menghitung - sumber daya alam - peta pewilayahan
- lingkungan hidup - pengindraan jauh - pusat pertumbuhan
- pembangunan - sistem informasi - negara maju dan
berkelanjutan geografis negara berkembang
Penalaran Peserta didik dapat Peserta didik dapat Peserta didik dapat
 Membandingkan memprediksi menganalisis membedakan
 Memprediksi permasalahan dan informasi geografi kewilayahan tentang:
 Membuktikan upaya mengatasinya dari: - pola keruangan
 Mengkombinasi di bidang: - peta - interaksi desa-kota
 Menganalisis - kependudukan - pengindraan jauh - wilayah dan
- sumber daya alam - sistem informasi pewilayahan
- lingkungan hidup geografis - pusat pertumbuhan

Modul Geografi SMA Al-Azhar Menganti


SOAL PAKET A PREDIKSI UN TAHUN 2019

Modul Geografi SMA Al-Azhar Menganti


Modul Geografi SMA Al-Azhar Menganti
Modul Geografi SMA Al-Azhar Menganti
Modul Geografi SMA Al-Azhar Menganti
Modul Geografi SMA Al-Azhar Menganti
Modul Geografi SMA Al-Azhar Menganti
Modul Geografi SMA Al-Azhar Menganti
Modul Geografi SMA Al-Azhar Menganti
Modul Geografi SMA Al-Azhar Menganti
Modul Geografi SMA Al-Azhar Menganti
Modul Geografi SMA Al-Azhar Menganti
SOAL PAKET B PREDIKSI UN TAHUN 2019

1. Keterkaitan antara fenomena geosfer yang satu dengan fenomena yang lain di permukaan
bumi, dapat di pelajari dengan menggunakan ....
a. prinsip interelasi
b. prinsip distribusi
c. prinsip korologi
d. prinsip deskripsi
e. prinsip korologi
2. Peristiwa tanah longsor yang terjadi di Jawa Barat pada bulan Nopember 2011 merupakan
akibat dari pembalakan liar yang memakan korban jiwa, konsep geografi yang berkaitan
dengan kasus tersebut adalah ....
a. konsep morfologi
b. konsep interaksi
c. konsep lokasi
d. konsep jarak
e. konsep diferensiasi area
3. Nelayan memanfaatkan angin darat pergi ke laut pada malam hari untuk menangkap ikan,
dan pulang kembali ke darat memanfaatkan angin laut, kegiatan para nelayan tersebut
menyangkut ....
a. aspek sosial
b. aspek budaya
c. aspek fisis
d. aspek keruangan
e. aspek ekonomi
4. Gagal panen padi yang terjadi di Pulau Jawa akibat pengairan yang tidak merata,
karena ketika musim hujan air sungai meluap dan pada musim kemarau mengalami
kekeringan. Pendekatan geografi dapat digunakan untuk memecahkan masalah tersebut
adalah ....
a. pendekatan keterjangkauan
b. pendekatan kelingkungan
c. pendekatan kompleks wilayah
d. pendekatan keruangan
e. pendekatan lokasi
5. Peristiwa yang terjadi pada batas lempeng A dan B seperti pada gambar berikut adalah ....

a. penunjaman lempeng
b. dua lempeng saling menjauh
c. pusat gempa dalam
d. terjadi lipatan pada tepi lempeng
e. pusat gempa dangkal

Modul Geografi SMA Al-Azhar Menganti


6. Tata Surya terbentuk dari hasil gaya grafitasi antara matahari dan bintang yang melintas
dekat matahari merupakan isi teori ....
a. Pasang surut
b. Bintang kembar
c. Planetesimal
d. Protoplanet
e. Awan debu
7. Kolom berikut yang menunjukkan perbedaan pandangan Antroposentris dengan
pandangan Heliosentrismengenai alam semesta adalah ....
A. bumi mengelilingi galaksi, matahari pusat alam semesta
B. manusia pusat alam semesta, matahari pusat tata surya
C. galaksi mengelilingi matahari, matahari mengelilingi galaksi
D. manusia pusat alam semesta, bumi pusat alam semesta
E. matahari mengelilingi bumi, bumi mengelilingi matahari
8. Pernyataan !
(1) memiliki satelit Europa, Ganymeda dan Callisto
(2) memiiki atmosfer yang sangat pekat dan memilliki cincin
(3) kala revolusi selama 11,86 tahun bumi
(4) memiliki kala revolusi 365,25 hari
(5) letaknya paling dekat dengan matahari
Dari pernyataan tersebut yang merupakan karakteristik planet Yupiter ditunjukkan nomor
....
a. (1) dan (3)
b. (2) dan (4)
c. (3) dan (6)
d. (4) dan (5)
e. (5) dan (6)
9. Menurut teori kontraksi kerak bumi mengalami pengkerutan sehingga permukaan bumi
tidak rata, hal ini disebabkan oleh ....
a. Bumi mengalami proses pemadatan
b. Bumi berotasi yang menyebabkan pemepatan
c. Bumi di timpa oleh benda-benda langit yang jatuh
d. Bumi menerima suhu dingin dari benda langit disekitarnya
e. Bumi mengalami pendinginan akibat konduksi panas
10. Jenis batuan pada gambar batuan berikut ini adalah ....

a. batuan beku luar


b. batuan beku dalam
c. batuan konglomerat
d. batuan breksi
e. batuan malihan

Modul Geografi SMA Al-Azhar Menganti


11. Bentukan permukaan bumi berupa slenk pada gambar berikut ditunjukkan oleh
nomor....

5 4

3
1
2

a. 1
b. 2
c. 3
d. 4
e. 5
12. Nama-nama daerah !
(1) Sumatera bagian barat
(2) Kalimantan bagian selatan
(3) Jawa bagian selatan
(4) Irian bagian selatan
(5) Sumatera bagian utara
Daerah-daerah yang memiliki tanah organosol tersebar di wilayah Indonesia
ditunjukkan nomor ....
a. (1) dan (2)
b. (1) dan (3)
c. (2) dan (4)
d. (3) dan (5)
e. (4) dan (5)
13. Hasil pelapukan !
(1) Terdapat tiang-tiang kapur
(2) Terjadi stalaktit
(3) Terbentuk danau karst
(4) Batuan hancur karena akar tanaman
(5) batuan retak karena panas
Dari pernyataan tersebut yang termasuk hasil dari pelapukan kimiawi terdapat pada
nomor ....
a. (1), (2) dan (3)
b. (1), (2) dan (4)
c. (1), (3) dan (5)
d. (2), (4) dan (5)
e. (3), (4) dan (5)
14. Faktor-faktor pembentuk tanah !
(1) Curah hujan yang tinggi
(2) Pemadatan dan tekanan pada sisa-sisa zat organik
(3) Pemanasan matahari pada siang hari dan pendinginan pada malam hari
(4) Suhu udara yang rendah dan curah hujan tinggi

Modul Geografi SMA Al-Azhar Menganti


Dari Pernyataan tersebut faktor yang paling berpengaruh dalam pembentukan batuan
laterit dapat pada nomor ....
a. (1) dan (2)
b. (1) dan (3)
c. (2) dan (3)
d. (2) dan (4)
e. (3) dan (4)

15. Gambar awan berikut dengan ciri warna putih/kelabu, berbentuk gumpalan kapas pipih
dan berada pada pada ketinggian 2000 s.d 6000 meter di atas permukaan
laut, tergolong jenis awan ....
a. Stratus
b. Cirrus
c. Altostratus
d. Kumulus
e. Altokumulus

16. Sebuah ruangan dengan panjang 6 m, lebar 4 m, dan tinggi 3 m. Pada suhu 20ºC
ruangan tersebut dapat menampung uap air maksimum sebanyak 60 gr/m3, pada saat
pengukuran terdapat uap air sebanyak 1080 g. Maka kelembaban nisbi udara pada
ruangan tersebut adalah ....
a. 15 %
b. 25 %
c. 35 %
d. 45 %
e. 55 %

17. Jenis vegetasi :


(1) Pinus
(2) Kopi
(3) Kelapa
(4) Teh
(5) Padi
(6) Kina
Berdasarkan iklim Junghuhn, jenis vegetasi yang hidup pada zona iklim sedang
(ketinggian 700 – 1500 m) terdapat pada nomor ....
a. (1), (2) dan (4)
b. (1), (3) dan (5)
c. (1), (5) dan (6)
d. (2), (4) dan (6)
e. (3), (5) dan (6)
18. Tanda X Pada gambar siklus hidrologi berikut, menunjukkan suatu proses pada siklus
hidrologi yang dinamakan ....
a. evapotranspirasi
b. kondensasi
c. evaporasi x
d. transpirasi
e. infiltrasi

Modul Geografi SMA Al-Azhar Menganti


19. Nama-nama danau di Indonesia :
(1) Danau Kerinci
(2) Danau Kalimutu
(3) Danau Toba
(4) Danau Singkarak
(5) Danau Towuti

Dari nama-nama danau tersebut, danau yang terbentuk dari proses/peristiwa tektonik
terdapat pada nomor ....
a. (1) dan (2)
b. (2) dan (4)
c. (3) dan (4)
d. (3) dan (5)
e. (4) dan (5)
20. Daerah yang termasuk persebaran fauna wilayah paleartik meliputi Afrika bagian utara,
Eropa, Asia tengah, dan Jepang. Contoh fauna yang terdapat di wilayah tersebut
adalah ....
a. Unta dan Gajah
b. Bison dan Badak
c. Kura-kura dan Rainder
d. Kelinci dan Tikus
e. Zebra dan Singa
21. Faktor yang memengaruhi persebaran flora dan fauna :
(1) kesuburan tanah
(2) ketersediaan air
(3) ketesedian makanan
(4) hamparan gurun pasir
(5) kondisi awan
Hambatan geografis dalam persebaran flora dan fauna adalah nomor ....
a. (1) dan (2)
b. (1) dan (3)
c. (2) dan (4)
d. (3) dan (5)
e. (4) dan (5)
22. Salah satu fauna Indonesia yang berada di wilayah peralihan dan belakang ini
diperdebatkan oleh banyak pihak karena dianggap sebagai salah satu keajaiban dunia
adalah ....
a. Anoa
b. Gajah
c. Burung Maleo
d. Cendrawasih
e. Komodo
23. Pernyataan :
(1) terjadi kelaparan
(2) kerusakan ekosistem
(3) kehilang komoditi eksport
(4) pemanasan global
(5) terjadi kemiskinan

Modul Geografi SMA Al-Azhar Menganti


Yang merupakan dampak kepunahan hewan dan kerusakan tumbuhan terhadap bidang
sosial adalah ....
a. (3) dan (5)
b. (2) dan (4)
c. (2) dan (3)
d. (1) dan (5)
e. (1) dan (2)
24. Data penduduk Kota Sukasari tahun 2010 :
- jumlah penduduk = 12.200
- laju pertumbuhan = 2,4 % per tahun
Dengan laju pertumbuhan penduduk tetap, maka jmulah penduduk Kota Sukasari pada
tahun 2020 sebanyak ....
a. 15.372
b. 15.273
c. 14.361
d. 14.287
e. 13.212
25. Pernyataan :
(1) Tingkat kelahiran tinggi
(2) Kualitas kesehatan buruk
(3) Penduduk usia tua sangat sedikit
Ciri-ciri komposisi penduduk tersebut akan menghasilkan bentuk piramida penduduk
....
a. granat
b. limas
c. nisan
d. bulat
e. bujursangar
26. Pernyataan :
(1) Membakar barang-barang bekas yang sudah tidak dapat dipakai
(2) Menggunakan sumber daya alam untuk memenuhi kebutuhan
(3) Memanfaatkan sampah organik untuk dijadikan kertas
(4) Mengurangi penggunaan sumber daya alam
(5) Membuat sampah organik menjadi kompos
Pengelolaan sumber daya alam yang sesuai dengan prinsip daur ulang adalah ....
a. (1) dan (2)
b. (1) dan (5)
c. (2) dan (4)
d. (3) dan (4)
e. (3) dan (5)
27. Pemanfaatan lahan yang memiliki kemiringgan lereng 55%, untuk kegiatan pertanian
agar kesuburan tanah tetap terjaga dilakukan dengan cara ....
a. membuat terasering
b. membajak searah dengan kemiringan lereng
c. menanam tanaman yang berusia muda
d. ladang berpindah-pindah
e. menanam dengan holtikuntura
28. Upaya-upaya pelestarian lingkungan hidup :
(1) menjaga pelestarian beberapa varietas asli tanaman
(2) melakukan sistem tebang pilih

Modul Geografi SMA Al-Azhar Menganti


(3) menggunakan air dengan hemat
(4) melaksanakan sistem tumpang sari bagi kegiatan perladangan
(5) pengelolaan hutan dengan memiliki izin HPH
(6) mencegah pencemaran
Upaya-upaya yang dilakukan untuk menjaga kelestarian lingkungan berupa hutan
terdapat pada nomor ....
a. (1), (2) dan (3)
b. (1), (2) dan (4)
c. (2), (3) dan (5)
d. (3), (5) dan (6)
e. (4), (5) dan (6)
29. Pembangunan suatu proyek seperti pabrik harus terlebih dahulu dilakukan analisis
dampak lingkungan, yang dikenal dengan AMDAL dengan tujuan ....
a. menghilangkan dampak negatif akibat pembangunan bagi masyarakat
b. agar pembangunan memberikan dampak ekonomi bagi masyrakat
c. agar pengusaha berhati-hati dalam pembangunan proyek
d. meningkatkan kualitas lingkungan seiring dengan pembangunan
e. memperkecil dampak negatif yang ditimbulkan pembangunan terhadap lingkungan
30. Pembangunan berkelanjutan dapat dicapai dengan pembangunan berwawasan
lingkungan, karena dengan demikian kondisi lingkungan dapat memberikan daya
dukung maksimum. Yang dimaksud dengan pembangunan berkelanjutan adalah
pembangunan yang ....
a. dapat memenuhi kebutuhan masyarakat banyak
b. tidak berdampak negatif pada lingkungan
c. dapat meningkatkan penghasilan masyarakat
d. dapat memenuhi kebutuhan generasi kini dan mendatang
e. dilaksanakan dengan terencana dan terkendali
31. Nama-nama daerah :
(1) Bukit Tasam
(2) Cepu
(3) Tarakan
(4) Dumai
(5) Plaju
(6) Prabumulih
Daerah penghasil minyak bumi di pulau Sumatera terdapat pada nomor ....
a. (1), (2) dan (4)
b. (1), (3) dan (5)
c. (2), (4) dan (6)
d. (2), (4) dan (6)
e. (4), (5) dan (6)
32. Peta 1 memiliki skala 1 : 2000.000 dengan jarak A_B = 2 cm, dan pada peta 2, yang
tidak meiliki skala, jarak A-B = 4 cm, maka skala peta 2 adalah ….
a. 1 : 400.000
b. 1 : 800.000
c. 1 : 1.000.000
d. 1 : 4.000.000
e. 1 : 8.000.000

Modul Geografi SMA Al-Azhar Menganti


33. Letak astronomis wilayah Indonesia yang berada pada 95o BT – 141o BT dan 6o LU -
11o LS, Proyeksi peta yang sesuai untuk menggambarkan wilayah negara Indonesia
adalah menggunakan proyeksi ….
a. zenithal oblique
b. silinder equator
c. kerucut oblique
d. kerucut equator
e. silinder oblique
34. Berdasarkan peta kontur berikut, lokasi pertanian tanaman teh sangat baik di daerah
yang ditunjukkan nomor ....
a. 1
b. 2
c. 3
d. 4
e. 5
35. Pernyataan :
(1) perkebunan kelapa sawit
(2) daerah karst
(3) rawa-rawa
(4) sungai
(5) lapangan udara
(6) gunung
Objek dipermukaan bumi yang digambarkan dengan simbol area pada peta,
ditunjukkan nomor ....
a. (1), (2) dan (3)
b. (1), (3) dan (5)
c. (2), (4) dan (6)
d. (2), (5) dan (6)
e. (3), (5) dan (6)
36. Jenis-jenis citra :
(1) Foto warna semu
(2) Foto tunggal
(3) Citra radar
(4) Citra gelombang mikro
(5) Foto ultraviolet
(6) Foto ortokromatik
Jenis citra foto berdasarkan spektrum elektromagnetik yang digunakan terdapat pada
nomor ....
a. (1) dan (3)
b. (2) dan (5)
c. (3) dan (6)
d. (4) dan (6)
e. (5) dan (6)
37. Ciri-ciri objek yang terlihat pada citra :
(1) Bentuk : berupa garis sejajar
(2) Ukuran : panjang dan lebar ± 80 cm
(3) Rona : cerah
(4) Warna : hitam
(5) Situs : didaerah dataran

Modul Geografi SMA Al-Azhar Menganti


Berdasarkan ciri-ciri identifikasi objek, dapat disimpulkan objek yang tergambar pada
citra adalah ....
a. saluran irigasi
b. jalan tanah
c. batas wilayah
d. rel kereta api
e. jalan raya
38. Pemanfaatan citra penginderaan jauh :
(1) Identifikasi hutan rawa, hutan dataran rendah, hutan mangrove
(2) Perencanaan penggunaan tanah
(3) Pengamatan kondisi fisiografi yang berbeda
(4) Identifikasi tumpahan minyak di laut
(5) Pengamatan daerah aliran sungai
(6) Pengamatan pasang surut dan erosi sedimentasi
Pemanfaatan citra dalam bidang oceanografi dari pernyataan tersebut terdapat pada
nomor ....
a. (1) dan (3)
b. (2) dan (3)
c. (2) dan (5)
d. (4) dan (6)
e. (5) dan (6)
39. Komponen Sistem Informasi Geografi (SIG) berupa software, memiliki fungsi:
a. menayangkan hasil pemrosesan oleh CPU
b. verifikasi, penyimpanan, analisis dan transformasi data
c. mencetak peta yang berukuran besar
d. mengubah data terestrial menjadi data digital
e. pusat pemrosesan data digital
40. Analisis Sistem Informasi Geografi (SIG) dengan cara menggabungkan beberapa peta
tematik untuk menghasilkan peta yang baru, adalah ....
a. Analisis networking
b. Analisis garis dan bidang
c. Analisis buffering
d. Analisis penjumlahan aritmatika
e. Analisis overlay
41. Pemanfaatan Sistem Informasi Geografi (SIG) dalam bidang pertanian adalah ....
a. Inventarisasi tanaman perkebunan dan pertanian
b. Inventarisasi hutan untuk perencanaan reboisasi
c. Inventarisasi jenis hama tanaman
d. Informasi lingkungan tempat pembuangan sampah
e. Pemantauan penggunaan bahan kimia pembasmi hama
42. Ciri-ciri desa :
(1) Kepadatan penduduknya lebih dari 1500 jiwa/km2
(2) Perubahan cara berpikir akibat pengaruh dari luar
(3) Tingkat pendidikan penduduknya masih rendah
(4) Mata pencaharian penduduknya sebagai nelayan
(5) Masih terikat oleh kebiasaan-kebiasaan adat
(6) Berlokasi di ibu kota kecamatan
Yang menggambarkan ciri-ciri desa swadaya ditunjukkan oleh nomor ....
a. (1), (2) dan (3)
b. (1), (2) dan (5)

Modul Geografi SMA Al-Azhar Menganti


c. (2), (3) dan (4)
d. (3), (4) dan (5)
e. (4), (5) dan (6)
43. Karakteristik wilayah desa dengan pola pemukiman seperti pada gambar berikut adalah
....
a. Relief wilayah bervariasi
b. Wilayah terletak di pingggir pantai
c. Sarana dan prasarana sosial memadai
d. Lereng wilayah curam
e. Kondisi tanah sangat subur
44. Ciri-ciri kota :
(1) Jumlah penduduk masih kecil
(2) Wilayah masih memiliki ciri agraris
(3) Merupakan kota kecil yang berkembang dari desa
(4) Terjadi kemunduran dalam berbagai bidang kehidupan
(5) Kegiatan ekonomi disektor industri dan perdagangan
(6) Terdiri atas kota metropolis
Yang mengambarkan ciri-ciri kota eopolis terdapat pada nomor ....
a. (1), (2) dan (3)
b. (1), (4) dan (5)
c. (2), (4) dan (6)
d. (2), (3) dan (6)
e. (4), (5) dan (6)
45. Tanda 1 pada gambar strutur keruangan kota menunjukkan suatu ....

a. pusat kegiatan bisnis


b. industri dan perdagangan,
c. pemukiman kelas rendah
d. pemukiman kaum menengah
e. pemukiman kelas atas,

46. Penduduk kota A = 5.000.000 jiwa, penduduk kota B = 2.500.000 jiwa Jika jarak
antara kota A dan B sejauh 50 km. Maka lokasi titik henti antara kota A dan kota B
berada ....
a. 19,7 km dari kota A
b. 20,8 km dari kota B
c. 21,8 km dari kota A
d. 22,7 km dari kota A
e. 22, 8 km dari kota B
47. Jenis wilayah :
(1) daerah karst
(2) daerah berpenduduk padat
(3) daerah penghasil susu
(4) daerah pusat perbelanjaan
(5) daera pusat kota
Yang merupakan contoh wilayah formal terdapat pada nomor ....
a. (1) dan (2)
b. (2) dan (3)
c. (2) dan (4)

Modul Geografi SMA Al-Azhar Menganti


d. (3) dan (5)
e. (4) dan (5)
48. Provinsi Sumatera Barat dan Jambi berdasarkan peta I
wilayah pembangunan berikut terdapat pada nomor …. II

III
a. I dan II IV
b. I dan III V
c. II dan III
d. III dan IV
e. IV dan V

49. Ciri ekonomis negara berkembang di kawasan Asia Tenggara seperti Indonesia,
Malaysia, Myanmar, Kamboja adalah ....
a. Pertumbuhan penduduk tinggi
b. Komposisi penduduk berupa piramida tua
c. Tingkat pendidikan penduduk tinggi
d. Kegiatan ekonomi disektor pertanian
e. Kepadatan penduduk tinggi

50. Yang termasuk dalam kelompok negara maju adalah ....


a. Colombia dan Argentina
b. Peru dan Mexico
c. Kanada dan Jepang
d. Mexico dan Kanada
e. Jepang dan Argentina

Modul Geografi SMA Al-Azhar Menganti


SOAL PAKET C PREDIKSI UN TAHUN 2019

1. Wilayah sekitar gunung api umunya tanahnya sangat subur, hal ini berkaitan gunung
api banyak mengeluarkan abu vulkanik yang kaya akan unsur hara, dalam kajian
Geografi termasuk dalam prinsip....
A. distribusi
B. interelasi
C. korologi
D. deskripsi
E. interdepedensi
2. Penebangan hutan di daerah Pasaman Barat, Sumatera Barat telah
mengakibatkan bencana berupa tanah longsor dan banjir bah. Banyak lahan
sawah dan pertanian rusak termasuk ternak dan hewan. Untuk memahami
masalah tersebut tepat menggunakan pendekatan....
A. keruangan
B. ekologi
C. terpadu
D. kelompok
E. kompleks wilayah
3. Aspek yang digunakan dalam pendekatan objek formal geografi adalah....
A. penyebaran, keruangan , dan kewilayahan
B. luas wilayah, kepadatan, dan kelingkungan
C. keruangan, komleks wilayahan, dan ekologi
D. pendapatan, lingkungan, dan keruangan
E. bentuk, luas wilayah, dan keruangan
4. Daerah aliran sungai dengan arus yang besar , banyak dimanfaatkan orang yang
memiliki hobi arung jeram. Pernyataan ini dapat dikaitkan denga konsep geografi,
yaitu konsep....
A. lokasi
B. aglomerasi
C. nilai kegunaan
D. morfologi
E. diferensiasi areal
5. Gejala geosfer:
(1) terjadinya perubahan musim
(2) terjadinya banjir dan tanah longsor
(3) terjadinya gempa bumi
(4) terjadinya perubahan penduduk, serta
(5) bertambah luasnya permukiman. Aspek fisik geografi adalah nomor....
A. 1,2, dan 3
B. 1,4 dan 5
C. 1,2, dan 5
D. 2,3, dan 4
E. 3,4, dan 5
6. Pernyataan:
(1) Daerah greenland menjauhi Eropa
(2) Pulau Madagaskar menjauhi Afrika Selatan
(3) Adanya kegiatan seismik di Patahan San Andreas
Bukti pergerakan lempeng tektonik tersebut berdasarkan teori....
A. Kontraksi

Modul Geografi SMA Al-Azhar Menganti


B. Dua Benua
C. Apungan Benua
D. Konveksi
E. Lempeng Tektonik
7. Tumbukan lempeng India dengan lempeng Eurasia membentuk pegunungan
Himalaya. Pernyataan ini terjadi akibat gerakan lempeng....
A. divergen
B. konvergen
C. transform
D. subduksi
E. rifting
8. Teori Kondensasi tentang pembentukan tata surya pada hakikatnya merupakan
penyempurna teori Kabut dari Kant-Laplace.Pencetus teori
Kondensasi berpendapat bahwa kabut pembentuk tata surya tersusun atas dua gas
utama, yaitu....
A. helium dan nitrogen
B. helium dan hidrogen
C. oksigen dan hidrogen
D. karbon dioksida dan argon
E. neon dan kripton
9. Perhatikan ciri-ciri planet berikut ini:
(1) sebagian besar permukaannya diselimuti air.
(2) berjarak 150.000.000 km dengan matahari.
(3) di permukaannya mengalami perubahan musim
Pernyataan di atas menunjukkan ciri-ciri planet....
A. Mars
B. Venus
C. Bumi
D. Yupiter
E. Saturnus
10. Perhatikan jenis-jenis batuan berikut ini:
(1) granit
(2) basalt
(3) pasir
(4) breksi
(5) konglomerat
Jenis batuan sedimen yang dimanfaatkan sebagai
bahan bangunan ditunjukkan nomor....
A. 1, 2, dan 3
B. 1, 3, dan 5
C. 2, 3, dan 4
D. 2, 4, dan 5
E. 3, 4, dan 5
11. Dampak positif pelapukan batuan bagi kehidupan manusia adalah....
A. mempercepat proses pmbentukan delta di muara sungai
B. mempercepat proses pengendapan material di dataran rendah
C. mempercepat proses pemindahan material antartempat
D. mempercepat proses pembentukan tanah
E. mempercepat proses perkaratan alat-alat dari besi

Modul Geografi SMA Al-Azhar Menganti


12. Sistem pegunungan mediterania merupakan jalur pegunungan muda yang dimulai
dari....
A. Pegunungan Himalaya di Asia Selatan
B. Selandia Baru di Australia Timur
C. Pegunungan Atlas di Afrika Utara
D. Pegunungan Arakan Yoma di Myanmar
E. Pegunungan Andes di Amerika Tengah
13. Unsur-unsur gas yang terbanyak dalam lapisan atmoser adalah....
A. Unsur Karbon Dioksida
B. Unsur Argon
C. Oksigen
D. Nitrogen
E. Neon
14. Gambar lapisan atmosfer :

Tempat terbakarnya meteor-meteor sehingga terurai dan jatuh ke permukaan bumi,


terdapat pada lapisan....
A. Troposfer
B. Stratosfer
C. Mesosfer
D. Termosfer
E. Eksosfer
15. Pernyataan:
(1) Sudut datang sinar matahari
(2) Lamanya penyinaran
(3) Ketinggian tempat
(4) Kecepatan angin
(5) Tekanan udara
Faktor-faktor yang mempengaruhi keadaan suhu udara suatu tempat terdapat pada
nomor....
A. 1, 2, dan 3
B. 2, 3, dan 4
C. 3, 4, dan 5
D. 1, 2, dan 4
E. 2, 3, dan 5
16. Isoterm bulan Januari di Tanjung Perak =25,7 °C. Kota Malang berada pada
ketinggian 500 m, maka suhu di kota Malang adalah....
A. 20,7 °C
B. 21,7 °C
C. 22,7 °C

Modul Geografi SMA Al-Azhar Menganti


D. 23,7 °C
E. 24,7 °C
17. Suatu daerah yang memiliki suhu tertinggi dibandingkan dengan suhu di sekitarnya,
seperti yang terdapat di daerah khatulistiwa disebut....
A. Daerah konfergensi antar tropik
B. Daerah garis balik utara
C. Daerah garis balik selatan
D. Wilayah pertemuan angin pasat
E. Wilayah sub poler
18. Gambar ini adalah proses terjadinya ....

A. Angin darat
B. Angin laut
C. Angin siklon
D. Angin gunung
E. Angin fohn
19. Dalam suhu 20°C, kemampuan maksimum udara menampung 17 gram uap
air. Sedangkan pengukuran secara langsung, diketahui kandungan uap air dalam udara
adalah 15 gram, maka kelembaban relatifnya adalah...
A. 81,24%
B. 82,24%
C. 83,24%
D. 87,24%
E. 88,24%
20. Hujan yang terjadi karena angin yang membawa uap air naik ke arah puncak gunung
segingga suhu udara turun dan terjadi proses kondensasi sehingga turun hujan di
lereng gunung. Pernyataan ini berkaitan dengan proses terjadinya....
A. Hujan zenit
B. Hujan orografis
C. Hujan frontal
D. Hujan siklonal
E. Hujan moson
21. Pernyataan:
(1) Pulau Sumatera
(2) Kepulauan Aru
(3) Kalimantan
(4) Jawa Timur
Menurut Wlidimir Koppen membagi iklim tipe Af meliputi wilayah nomor...
A. 1, 2, dan 3 D. 1, 3, dan 4
B. 2, 3, dan 4 E. 1, 3, dan 5
C. 3, 4, dan 5

Modul Geografi SMA Al-Azhar Menganti


22. Perubahan iklim global disebabkan sebagian oleh rusaknya lapisan ozon yang terdapat
pada lapisan atmosfer. Lapisan ozon rusak disebabkan oleh zat yang dihasikan dari
industri, yaitu berupa....
A. Karbon dioksida
B. Nitrogen
C. Asam arang
D. Oksigen
E. Cloro fuoro carbon
23. Gerak yang terjadi pada gambar ini adalah....

A. Gerak epirogenese positif


B. Gerak epirogenese negatif
C. Gerak orogenese
D. Gerak epirogenese
E. Gerak antiklinarium
24. Gunung yang ekstrusinya bersifat campuran antara eksplosi dan efusif yang
bergantian secara terus menerus, bentuknya seperti kerucut dan
lerengnya berlapis-lapis. Pernyataan ini merupakan ciri-ciri ....
A. Gunung api Perisai
B. Gunung api Maar
C. Gunung api Strato
D. Gunung api tipe Hawai
E. Gunung api tipe Stromboli
25. Apabila terjadi semburan debu vulkanik gunung api dan kita berada di dalam rumah ,
supaya penyelamatan yang tepat adalah....
A. Memakai kaca mata dan baju lengan panjang
B. Menutup seluruh pintu , jendela dan fentilasi
C. Membuka pintu dan jendela agar tidak pengap
D. Menghindari benda-benda yang mudah roboh
E. Bersembunyi di bawah meja atau kolong tempat tidur
26. Perhatikan gambar berikut:

Berdasarkan gambar tersebut, termasuk jenis


pelapukan....
A. Mekanik
B. Kimiawi
C. Biologis

Modul Geografi SMA Al-Azhar Menganti


D. Deflasi
E. Emflasi
27. Gambar siklus hidrologi

Merupakan ....
A. Siklus pendek
B. Siklus sedang
C. Siklus panjang
D. Siklus iklim
E. Siklus gelombang laut
28. Pernyataan:
(1) Arus kuat
(2) Terjadi erosi vertikal
(3) adanya air terjun
(4) Lembah dalam dan sempit
Ciri-ciri ini terdapat pada profil sungai....
A. Bagian hulu
B. Bagian tengah
C. Bagian hilir
D. Daerah aliran sungai
E. Pola aliran sungai
29. Jenis-jenis tanah yang sangat subur di Indonesia adalah....
A. Tanah allufial, vulkanis, dan laterit
B. Tanah allufial, gambut, dan podzolit
C. Tanah kapur, margalit, dan humus
D. Tanah alluvial, vulkanis, dan humus
E. Tanah gambut, kapur, dan vulkanis
30. Untuk mempertahankan kesuburan tanah dapat dilakukan dengan cara vegetatif, yaitu
dengan cara....
A. Melakukan penghijauan kembali/reboisasi
B. Pengolahan tanah menurut kontur
C. Terasering
D. Irigasi
E. Perbaikan drainase
31. Berdasarkan kedalamannya, laut tempat dimana hidup dan berkembangnya plankton-
plankton, sehingga tempat konsentrasi ikan terbanyak, kawasan ini berada pada....
A. Zona lithoral
B. Zona neritis
C. Zonna bathial
D. Zona abisal
E. Zona ekonomi ekslusif

32. Berikut ini yang tergolong arus panas adalah arus....


A. Labrador dan Oya Syiwo

Modul Geografi SMA Al-Azhar Menganti


B. Brazilia dan Benguila
C. Peru dan Agulhas
D. Gulfstream dan Kuro Syiwo
E. Peru dan Oya Syiwo
33. Fauna tipe peralihan yang dilindungi oleh pemerintah adalah....
A. beruang madu dan harimau
B. maleo dan anoa
C. komodo dan nokdiak
D. kasuari dan koala
E. babi rusa dan walabi
34. Peta persebaran fauna

Cheetah adalah hewan pemangsa yang dapat berlari cepat. Fauna ini terdapat pada
kawasan....
A. Australis
B. Oriental
C. Paleartik
D. Ethiopian
E. Neartik
35. Wilayah persebaran Flora dan Fauna Indonesia dikepulauan Wallacea adalah....
A. Kalimantan, Sulawesi, dan Jawa
B. Sulawesi, Jawa, dan Maluku
C. Sumatera, Jawa, dan Kalimantan
D. Papua, Maluku,dan Sumatera
E. Sulawesi, Nusa Tenggara, dan Maluku
36. Pernyataan :
(1) kesuburan tanah
(2) jenis tanaman
(3) iklim
(4) keadaan air
(5) pupuk
(6) ketinggian tempat
Faktor yang mempengaruhi persebaran Flora dan Fauna di Indonesia adalah....
A. 1,2,3,dan 4
B. 1,3,4,dan 6
C. 1,3,5,dan 6
D. 2,3,4,dan 6
E. 2,4,5,dan 6
37. Data kependudukan suatu wilayah menurut golongan umur :

Umur Jumlah penduduk


0-14 tahun 1850 orang
15-64 4000 orang
< 65 tahun 95 orang
Berdasarkan data diatas angka ketergantungan diwilayah tersebut adalah....

Modul Geografi SMA Al-Azhar Menganti


A. 42,62
B. 48,62
C. 49,70
D. 50,72
E. 60,80
38. Jenis sumber daya alam
(1) Jagung
(2) Kapas
(3) Cengkeh
(4) kedelai
(5) kelapa sawit
Sumber daya alam nabati untuk bahan pangan terdapat pada nomor....
A. 1,2, dan 3
B. 2,3, dan 4
C. 3,4, dan 5
D. 1,3, dan 5
E. 1,4, dan 5
39. Dalam pengembangan industri di tanah air, beberapa lokasi utama dikembangkan
menjadi pusat industri. Pemusatan industri tersebut tentunya memiliki alasan tertentu,
selain alasan ekonomis, faktor yang menjadi pertimbangan pemusatan industri
adalah....
A. Faktor ekologis
B. Faktor budaya
C. Sumber daya
D. Politis
E. Sosiologis
40. Pada sebuah peta bentuk bumi kontur intervalnya 50 meter. Pada peta tersebut
terdapat dua daerah yang jarak antara ke duanya tergambar 20 cm. Jadi jarak antara ke
dua daerah tersebut dilapangan adalah....
A. 10 km
B. 20 km
C. 30 km
D. 40 km
E. 50 km
41. Jenis-jenis peta:
(1) peta hidrologi
(2) peta batimetri
(3) peta topografi
(4) peta oseannologi
Peta yang digunakan untuk menganalisis potensi lautan adalah nomor....
A. 1 dan 2
B. 1 dan 3
C. 2 dan 3
D. 2 dan 4
E. 3 dan 4
42. Berdasarkan proyeksi peta yang ada wilayah Indonesia lebih cocok menggunakan....
A. proyeksi silinder
B. proyeksi meridian
C. proyeksi zenithal
D. proyeksi azimut

Modul Geografi SMA Al-Azhar Menganti


E. proyeksi kerucut
43. Ciri-ciri pengindraan jauh :
(1) Situs jalan kereta api
(2) bentuknya persegi panjang
(3) ukurannya lebih besar dari pada rumah
penduduk
Citra pengindraan jauh berdasarkan ciri-ciri tersebut menggambarkan objek....
A. Bandara D. Stasiun
B. Pasar E. Terminal
C. Sekolah
44. Pernyataan :
(1) Penduduknya masih bergantung pada alam
(2) Hasilnya untuk mencukupi kebutuhan sendiri
(3) Adat istiadat mulai longgar
(4) Lembaga sosial desa sudah berfungsi
(5) Tingkat pendidikan masih rendah
Berdasarkan pernyataan tersebut, ciri-ciri desa Swadaya ditunjukkan nomor....
A. 1,2,dan 3
B. 2,3,dan 4
C. 3,4,dan 5
D. 1,3,dan 5
E. 1,2 dan 5
45. Angka 4 pada gambar teori sektor menunjukkan zona....

A. Pemukiman kelas rendah


B. Pemukiman kelas menengah
C. Pemukiman kelas tinggi
D. Pusat wilayah kegiatan
E. Grosir dan manufaktor

46. Jika kota A berpenduduk 30.000 jiwa dan kota B


berpenduduk 10.000 jiwa, lokasi yang paling
ideal untuk pembangunan sekolah berada pada....
Kota A Kota B
• •
25 Km
A. 8,15 km dari kota A
B. 8,15 km dari kota B
C. 9,15 km dari kota A
D. 9,15 km dari kota B
E. 10,15 km dari kota A

Modul Geografi SMA Al-Azhar Menganti


47. Perhatikan gambar berikut!

I
V Lahan kosong
pertanian II
perkantoran
IV pegunungan

III hutan

Lahan yang tepat digunakan untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup terdapat pada
nomor...
A. I dan II
B. I dan III
C. II dan III
D. III dan IV
E. IV dan V
48. Salah satu kendala negara berkembang untuk berubah menjadi negara maju adalah....
A. Keterbatasan sumber daya alam
B. Perkembangan industri lambat
C. Wilayah yang terlalu luas
D. Pertumbuhan penduduk rendah
E. Kualitas sumber daya manusia masih rendah
49. Pada umumnya barang-barang export dari negara berkembang berupa....
A. Barang otomotif dan pakaian
B. Mesin industri dan barang elektronik
C. Bahan kimia dan pakaian
D. Hasil pertanian dan peternakan
E. Rempah-rempah dan bahan kimia
50. Negara-negara berkembang dibenua Asia adalah....
A. Cina, Korea Utara, Jepang dan Singapura
B. Singapura, Vietnam, Korea Selatan, dan Cina
C. India, Myanmar, Kamboja, dan Filipina
D. Indonesia, Arab Saudi, Malaysia, dan Singapura
E. Brunai Darussalam, Thailand, India, dan Jepang

Modul Geografi SMA Al-Azhar Menganti