Anda di halaman 1dari 1

HAMBA Tuhan, Takut Apa?

(1 Petrus 2: 11-17)

Saudara-saudaraku yang terkasih, Me VS The World (Aku melawan Dunia) merupakan


kata-kata yang cukup populer pada masa ini bagi pemuda maupun orang tua. Terkadang apa
yang terjadi dalam kehidupan kita sangat menyakitkan meskipun perbuatan kita baik. Ketika kita
melakukan kebaikan, akan ada saja sekelompok orang yang malah membenci dan melawan kita
sehingga kita harus siap untuk berdiri sendiri dan mempertahankan apa yang benar bagi kita.
Sebagai orang Kristen, Mempertahankan ajaran atau juga mengikuti apa yang telah diajarkan
oleh Tuhan dalam kehidupan kita, sering memunculkan kebencian bahkan amarah bagi orang
lain. Beberapa dari orang Kristen mempertahankan perbuatan baik mereka tetapi dengan
kekuatan mereka sendiri. Mereka tidak meminta bantuan dari Tuhan sehingga mereka mudah
untuk ditaklukkan. Sebagian lagi menyerah dan berpaling dari Yesus hanya karena takut dengan
kebencian dan amarah tersebut.

Pada nats kita kali ini, dalam suratnya yang pertama, Petrus berpesan mengenai hamba
Tuhan yang berkenan di hadapan Tuhan. Petrus ingin sebagai hamba Tuhan yang setia dan taat
pada Tuhan, seorang hamba harus berbuat baik kepada semua orang di sekitarnya, takut akan
Tuhan, saling menghormati satu sama lain dan senantiasa memuliakan Tuhan atas segala
kebaikanNya, yang nantinya akan mempengaruhi orang-orang disekitarnya. Petrus mengajak
agar semua orang yang menjadi hamba Tuhan, lebih dulu mencerminkan kasih Tuhan melalui
kehidupannya, bukan menjadi orang yang cepat menyerah dan jatuh dalam keputusasaan.

Seperti yang tertulis pada 1 Petrus 2: 15 (Sebab inilah kehendak Allah, yaitu
supaya dengan berbuat baik kamu membungkamkan kepicikan orang-orang yang
bodoh.), dengan kuasa Tuhan, kita akan menjadi sinar dalam kegelapan. Begitu juga bagi kita
orang Kristen, ketika dunia membenci kita, janganlah kita bertahan dengan kekuatan kita sendiri
apalagi menyerah dan berpaling. Saudaraku yang terkasih, Bersama dengan Tuhan tidak ada
yang perlu kita takuti meskipun dunia ini membenci kita. Karena ketika Me & God VS The World
(Aku dan Tuhan melawan Dunia), kita pasti dimenangkan dan diselamatkan. Amen

Marco Josia Hutagalung