Anda di halaman 1dari 2

31. Seorang pasien perempuan umur 56 th, dirujuk dokter dengan post trauma capitis.

Pemeriksaan Ft: (1) RR:18/min. (2)HR: 80/min (3) BP. 130/90 mmHg, (4) Kekuatan
otot lower extremitas rata-rata nilai 3. (5) Test static balance duduk mampu 10 detik.
(6) test hell to knee posisi duduk: lima kali hanya 2 kali yang tepat. Fisioterapis
melakukan intervensi balance dan coordination exercise. Soal 13-16.
Manakah yang merupakan test koordinasi ?
A. 6. # D. 3.
B. 5. E. 2..
C. 4.
Alasan:
 (1,2,3) vital sign. (4) untuk otot lower ext. (5) untuk balance/keseimbangan

32. Metode apa yang tepat dilakukan fisioterapi dalam balance exercise tersebut . ?
A. Dinamik balance. D. Statik balance. #
B. Balance mata terbuka E. Balance mata tertutup.
C. Active balance.
Alasan: karena static balance adalah sebuah latihan fisik dengan konsep memadukan
gerak untuk melatih keseimbangan yaitu pembebanan untuk memacu kekuatan otot dan
peregangan untuk meningkatkan kelenturan tubuh serta kontraksi otot. (pasien
mengalami kelemahan otot lower ex. )

33. Bagaimana analisa anda tentang test koordinasi kasus tersebut


A. Kurang sekali D. Baik.
B. Kurang # E. Baik sekali.
C. Cukup
Alasan: karena pasien hanya mampu melakukan 2 kali yang tepat.

33. Apa jenis latihan yang diberikan fisioterapis tersebut ?


A. Aerobik # D. High impack
B. An Aerobik. E. Plyometric.
C. Low impack
Alasan: untuk merangsang denyut jantung dan laju pernapasan agar meningkat dengan
cepat

34. Seorang pasien rawat posisi tidur terlentang (spine lying) fisioterapis melatih
pernafasan dengan melakukan fiksasi daerah dada depan kanan dan kiri pasien
dianjurkan tarik nafas dengan mengembangkan perut dan buang nafas mengecilkan
perut dalan hitungan 1,2 tarik nafas dan 3,4,5,6 buang nafas.
Apa jenis latihan nafas tersebut ?.
A. Diaprhgmatik breathing. # D. Thoracal breathing.
B. Lateral segmental brething. E. Posterior segmental breathing.
C. Anterior segmental breathing.
Alasan: Karena sesuai dengan procedure Diaprhgmatik breathing.

36. Seorang fisioterapis menganjurkan kepada pasiennya tarik nafas saat ekstensi trunk
dan buang nafas saat fleksi trunk.
Dimana tujuan segmental breathing ditingkatkan ?
A. Dada kanan dan kiri. # D. Dada kiri.
B. Dada kanan.. E. Punggung kanan dan kiri.
C. Diaprahgma.

37. Pasien bernafas dengan repetisi 30 kali per menit dan fisioterapis melatih deep
breathing menjadi 20 kali permenit.
Berapa detik waktu ekspirasinya?
A. Satu detik. D. Dua detik. #
B. Tiga detik. E. Empat detik.
C. Lima detik.
Alasan: 60:x= 30 (RR)
X= 2 s.
38. Seorang fisioterapis melatih bernafass dengan metode Belt breathing. Sabuk
ditekan(dikenjangkan) saat inspirasi dan dilepas (dikendorkan) saat ekspirasi. Apa
fungsi sabuk tersebut ?
A. Assisted . D. Resisted . #
B. Pasif . E. Aktif .
C. Aktif assisted .
Alasan: Resisted karena adanya tahanan dari belt saat posisi inspirasi.

39. Seorang pasien, nilai otot dengan manual rata-rata nilai tiga. Fisioterapis melakukan
latihan dengan resisted exercise dengan de lorm exercise.Bagaimana prinsip
pengaturan beban latihan tersebut ?
A. Tetap 75%. D. Kombinasi: 75%,50% dan 100%
B. Progresif: 50%,75%dan 100%. # E. Kombinasi: 100%,50% dan 75%.
C. Menurun: 100%, 75% dan 50%
Alasan: metode De Lorme yaitu dengan 3 set dan 10 kali repetisi dari beban rendah ke beban
yang yang tinggi. Set I 50% dari 10 RM, set II 75% dari 10 RM, set III 100% dari 1 RM

40. Seorang fisioterapis melakukan latihan kepada pasien post stroke dengan bentuk
latihan berjalan : fisioterapis meminta pasien berjalan di lantai dengan mengikuti
kode angka ganjil dan genap di lantai kaki kiri kode ganjil dan kaki kanan kode
genap sesuai petunjuk yang ditulis dilantai:
Apa tujuan latihan tersebut ?
A. Wolking. C. Coordination # E. Latihan dengan alat bantu.
B. Activity. D. Balance.