Anda di halaman 1dari 10

TUGAS

UNDANG –UNDANG DAN ETIKA KEFARMASIAN

DOSEN : FAUZI KASIM , Drs.M.Kes. Apt

KELAS K

KELOMPOK III

ICHDA CHOIRUNNISA 15334111

ATHSILA NUGROHO 16334069

AYUNI PRASTIKA 15334071

RESTU SIPANGKAR 16334075

INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL

FAKULTAS FARMASI

2019
DEFINISI DAN CONTOH TERKAIT KEFARMASIAN

UU NO.36 TAHUN 2009


KESEHATAN

No Keywords Definisi Contoh keterkaitan


kefarmasian
1. Perbekalan Perbekalan kesehatan adalah - Bahan baku obat
Kesehatan semua bahan dan peralatan yang - Obat
diperlukan untuk - Alat kesehatan
menyelenggarakan upaya
kesehatan

2. Sediaan Farmasi Sediaan farmasi adalah suatu - Serbuk


barang atau benda yang digunakan - Tablet
serta harus ada dalam kegiatan - Pil
farmasi dapat berupa obat, bahan - Kapsul
obat, obat tradisional, dan - Larutan
kosmetika - Suspensi
- Salep
- Suppositoria
- Obat tetes
- injeksi
3. Obat Obat adalah bahan atau paduan - Obat bebas
bahan, termasuk produk biologi - Obat bebas terbatas
yang digunakan untuk - Obat psikotropi
mempengaruhi atau menyelidiki - Obat narkotik
sistem fisiologi atau keadaan - Obat wajib apotek
patologi dalam rangka penetapan
diagnosis, pencegahan,
penyembuhan, pemulihan,
peningkatan kesehatan dan
kontrasepsi, untuk manusia.
4. Obat Tradisional Obat tradisional adalah bahan atau - Jamu
ramuan bahan yang berupa bahan - Obat Herbal Terstandar
tumbuhan, bahan hewan, bahan - Fitofarmaka
mineral, sediaan sarian (galenik),
atau campuran dari bahan tersebut
yang secara turun temurun telah
digunakan untuk pengobatan, dan
dapat diterapkan sesuai dengan
norma yang berlaku di masyarakat.
5. Tenaga Tenaga kesehatan adalah setiap - Apoteker
Kesehatan orang yang mengabdikan diri - TTK
dalam bidang kesehatan serta - Asisten ttk
memiliki pengetahuan dan/atau
keterampilan melalui pendidikan di
bidang kesehatan yang untuk jenis
tertentu memerlukan kewenangan
untuk melakukan upaya kesehatan.

6. Pengadaan Pengadaan merupakan proses - pembelian dari


penyediaan obat yang dibutuhkan manufaktur,
di Rumah Sakit dan untuk unit - distributor, atau
pelayanan kesehatan lainnya yang pedagang besar farmasi.
diperoleh dari pemasok eksternal

7. Penyimpanan Penyimpanan adalah suatu Menyimpan pada suhu


kegiatan menyimpan dan yang disarankan
memelihara dengan cara - suhu ruangan
menempatkan obat-obat yang - tidak boleh terpapar
diterima pada tempat yang dapat matahari
di nilai aman dari gangguan fisik agar tidak terjadi
yang dapat merusak mutu obat. perubahan mutu dari
sediaan tersebut
8. Promosi Promosi adalah upaya memberikan Hidup sehat dengan
informasi bagi masyarakat yang berolahraga
bertujuan pada peningkatan Memperhatikan kosumsi
kualitas kesehatan

9. Pelayanan Pelayanan Informasi Obat Pemberian obat langsung


informasi obat merupakan kegiatan yang kepada pasien, dengan
dilakukan oleh Apoteker dalam menjelaskan :
pemberian informasi mengenai - cara pakai obat
Obat yang tidak memihak, - efek samping
dievaluasi dengan kritis dan - jumlah pemakaian obat,
dengan bukti terbaik dalam segala dll
aspek penggunaan Obat kepada
profesi kesehatan lain, pasien atau
masyarakat.

11 Rasional Sikap yang dilakukan berdasarakn Apoteker memberikan


pikiran dan logis cocok dengan layanan penggunaan obat
akal sehat manusia, misalnya saja swamedikasi dan
dalam Meresepkan obat sesuai pemberian obat bebas
WHO terbatas / owa secara
rasional sesuai undang
undang berlaku

12 Narkotika Narkotika adalah zat atau obat -morfin sebagai anti nyeri
yang dapat menyebabkan dalam dosis tertentu dapat
penurunan atau perubahan digunakan namun dalam
kesadaran, hilangnya rasa, dosis besar dapat jadi
mengurangi sampai penyalahgunaan
menghilangkan rasa nyeri, dan
dapat menimbulkan
ketergantungan.

13 Psikotropika Psikotropika adalah zat atau obat - clobazam dalam dosis


yang berkhasiat psikoaktif melalui terukur sesuai peraturan
pengaruh selektif pada susunan dan hitungan dosis dan
saraf pusat yang menyebabkan digunakan anti kecemasan
perubahan khas pada aktivitas namun dalam jumlah besar
mental dan perilaku. dapat menjadi
penyalahgunaan

14 Pendistribusian suatu kegiatan penyaluran Dari pabrik distribusi obat


obat keberbagai tempat tujuan ke apotik,rumah
termasuk perbekalan farmasi dari sakit,puskesmas,klinik
pedagang besar farmasi, instalasi dengan tujuan untuk
farmasi sampai kepada konsumen memenuhi kebutuhan
pelayanan kesehatan

15 Pengembangan Proses penemuan obat yg Upaya untuk memasarkan


obat meliputi penelitian dan mengembangkan
praklinis,administrasi kualitas mutu obat
obat,penyelidikan obat
baru,uji klinis,aplikasi obat
baru

16 Pelayanan Melakukan suatu tindakan berupa Menginformasikan kepada


informasi obat melayani pasien atau konsumen pasien cara pakai obat,
untuk memberi informasi secara jumlah pemakaian obat,
akurat kepada pasien, dokter, efek samping obat dll.
perawat ataupun tenaga medis
lainnya

17 Tenaga Tenaga Kefarmasian adalah terdiri dari Sarjana


kefarmasian tenaga yang melakukan Pekerjaan Farmasi, Ahli Madya
Kefarmasian, yang terdiri atas Farmasi, Analis Farmasi,
Apoteker dan Tenaga Teknis dan Tenaga Menengah
Kefarmasian. Farmasi/Asisten Apoteker

18 Izin edar Bentuk persetujuan registrasi obat Meregistrasi obat ke


untuk dapat diedarkan diwilayah PengawasanObatdanMaka
indonesia nan (kepalaBadan POM)
sebelum obat diedarkan.
19 Upaya kesehatan Upaya untuk meningkatkan -upaya perbaikan gizi
kesehatan masyarakat,mencegah -upaya kesehatan ibu dan
penyakit dan memberikan anak
pelayanan kesehatan kepada -upaya kesehatan lansia
masyarakat secara komprehensif. -upaya kesehatan sekolah
UU NO.36 TAHUN 2014
TENAGA KESEHATAN

Contoh keterkaitan
No. Keywords Definisi
kefarmasian
mengoptimalkan diri
sendiri dlm
memperlakukan
Menjadikan diri/memperhambakan/ pasien/masyarakat yg
1. Mengabdikan diri memperuntukkan diri kepada sedang membutuhkan
sesuatu yg dilakukannya pelayan
kesehatan/konseling ttg
obat-obatan secara
serius
informasi yang diketahui atau pemberitahuan
disadari oleh seseorang tentang informasi ttg
studi sistematis yg diperoleh dari penggunaan obat (efek
observasi, penelitian dan telah diuji samping, indikasi, dosis
2. Pengetahuan coba yg mengarah pada penentuan dll) yg dilakukan oleh
berupa suatu prinsip yg sedang apoteker/asisten
apoteker di
dipelajari
apotek/klinik/puskesmas
maupun rumah sakit)

Bimbingan yg diberikan kepada membuat suatu


seseorang untuk memiliki rancangan obat baru
kemampuan dalam hal ataupun penelitian ttg
Keterampilan
membuat/menciptakan sesuatu utk obat baru untuk
3. melalui
melakukan kegiatan terhadap dikembangkan dan agar
pendidikan
sumber-sumber yg ada di dicaritahu khasiatnya
lingkungannya menjadi suatu yg untuk bisa digunakan
bermanfaat masyarakat

memberi pelayanan
kepada yg
membutuhkan dgn tdk
mencampuri urusan
pribadi & pengetahuan
Suatu sikap komitmen terhadap
4. Sikap profesional yg intelektual dan
suatu profesi yang kita jalani
keterampilan khusus yg
dipelajari dan
dimanfaatkan utk
kepentingan sosial
masyarakat/pasien
melakukan praktik di
apotek/rumah sakit
sesuai dgn apa yg
Sikap/tindakan yang timbul untuk dipelajari di teori dgn
Menjalankan
5. melaksanakan sesuatu secara nyata tidak boleh melakukan
praktik
yg ada pada teori tindakan yg
menyimpang dlm
pemberian informasi
obat
Tenaga ahli kedokteran dengan
fungsi utamanya memberikan
dokter, dokter gigi,
pelayanan medis kepada pasien
6. Tenaga medis dokter spesialis, dokter
berdasarkan ilmu kedokteran dan
gigi spesialis
etik yg dapat dipertanggung
jawabkan

Tenaga psikologi yg mempelajari


Tenaga psikologis orang-orang abnormal/subnormal
7. Psikolog, Psikiater
klinis dgn pemeriksaan klinis di rumah
sakit

Tenaga yg memberikan kegiatan


Tenaga asuhan kepada individu, keluarga,
8. Perawat
keperawatan kelompok/masyarakat dlm keadaan
sakit maupun sehat

Tenaga yg bertanggungjawab &


akuntabel yg bekerja sbg mitra Bidan, Obstetri,
perempuan utk memberi dukungan, Ginekologi, Pediatri
9. Tenaga kebidanan
asuhan dan nasehat selama hamil,
masa persalinan dan masa nifas
kepada ibu dan bayinya

Tenaga Tenaga/orang yg melakukan Apoteker, analis farmasi


10.
kefarmasian pekerjaan kefarmasian dan asisten apoteker
LSM,
epidemiolog kesehatan,
Tenaga di bidang kesehatan yg
entomolog kesehatan,
Tenaga kesehatan memiliki ilmu manajemen berkaitan
11. mikrobiolog kesehatan,
masyarakat dgn kesehatan masyarakat dan
terjun langsung ke masyarakat penyuluh kesehatan,
administrator kesehatan

Tenaga yg melakukan upaya


Tenaga kesehatan Sanitarian, konsultan
12. kesehatan lingkungan dan sanitasi
lingkungan air,amdal dan limbah
lingkungan

Tenaga profesional yg memiliki basis


13. Tenaga gizi ilmiah dan informasi nutrisi secara Nutrisionis dan Dietisien
objektif

Fisioterapis,
Tenaga kesehatan yg menangani
Tenaga keterapian Okupasiterapis, dan
14. masalah kesehatan dan rehabilitasi
fisik Terapis wicara
seputar fisik manusia

radiografer,
radioterapis, teknisi gizi,
teknisi elektromedis,
Tenaga kesehatan yg menangani
analis kesehatan,
Tenaga rekam medis dan informasi
15. refraksionis optisien,
keteknisian medis kesehatan, teknis pelayanan darah,
audiologis dll otorik prostetik, teknisi
transfusi, dan perekam
medis

Clinical Engineer,
Tenaga yg berada di bidang
Biomedical Design
multidisiplin yg mengaplikasikan
Tenaga teknik Engineer, dan Research
16. berbagai metode, science dan
biomedika Scientist
teknologi utk memecahkan masalah
di bidang kesehatan
Tiap orang yg mengabdikan diri dlm
Praktisi akupuntur dan
bidang kesehatan serta memiliki
Tenaga kesehatan refleksologi
17. pengetahuan atau keterampilan
tradisional
melalui pendidikan di bidang
kesehatan utk upaya kesehatan

Evaluasi hasil belajar seseorang


selama belajar dan bisa dijadikan
Uji kompetensi
18. alat ukur keberhasilan seseorang UKAI dan OSCE
secara nasional
dan pengajar dalam melaksanakan
pembelajaran secara nasional

suatu alat
dan/atau tempat yang digunakan
untuk
menyelenggarakan upaya pelayanan
Fasilitas pelayanan kesehatan, baik Puskesmas, rumah sakit,
19.
kesehatan promotif, preventif, kuratif, maupun balai kesehatan
rehabilitatif yang
dilakukan oleh pemerintah,
pemerintah daerah,
dan/atau masyarakat.

Surat tanda pengakuan


Terhadap kompetensi tenaga
Sertifikat kesehatan untuk dapat
20. SKPA
kompetensi Menjalankan praktik di seluruh
indonesia setelah lulus uji
kompetensi
Kemampuan yang dimiliki
seseorang tenaga kesehatan
berdasarkan ilmu Kemampuan membuat
21. Kompetensi pengetahuan, keterampiian, dan formula sediaan obat
sikap profesional baru
untuk dapat menjalankan praktik

Pencatatan resmi terhadap tenaga


kesehatan yang telah memiliki
22. Registrasi STRA
sertifikat kompetensi
atau sertifikat profesi dan telah
mempunyai kualifikasi
tertentu lain serta mempunyai
pengakuan secara
hukum untuk menjalankan praktik

Bukti tertulis yang diberikan oleh


konsil masing-masing tenaga
23. Surat registrasi STRA, STRTTK
kesehatan kepada tenaga
kesehatan yang telah diregistrasi

Bukti tertulis yang diberikan oleh


pemerintah daerah kabupaten/kota
24. Surat ijin praktik kepada tenaga kesehatan sebagai SIPA
pemberian kewenangan untuk
menjalankan praktik
Batasan kemampuan minimai
berupa pengetahuan, keterampilan,
dan perilaku profesional yang harus
Pekerjaan kefarmasian
dikuasai dan dimiliki oleh seorang
yg dilakukan AA harus
25. Standar profesi individu untuk dapat melakukan
dibawah pengawasan
kegiatan profesionalnya pada
Apoteker/pimpinan unit
masyarakat secara mandiri yang
dibuat oleh organisasi profesi bidang
kesehatan

Wadah untuk berhimpun


26. Organisasi profesi PAFI, IAI
Tenaga kesehatan yang seprofesi

setiap orang yang


mengabdikan diri dalam bidang
kesehatan serta memiliki
Asisten tenaga
27. pengetahuan dan/atau keterampilan TTK
kesehatan
melalui pendidikan bidang
kesehatan dibawah jenjang
diploma tiga (D3)
setiap orang yang
mengabdikan diri dalam bidang
kesehatan serta
memiliki pengetahuan dan/atau
keterampilan melalui Dokter , bidan, apoteker,
28. Tenaga kesehatan
pendidikan di bidang kesehatan yang dll
untuk jenis
tertentu memerlukan kewenangan
untuk melakukan
upaya kesehatan