Anda di halaman 1dari 10

KOMPETENSI DASAR :

SEL
1.1. Mendeskripsikan struktur dan fungsi sel sebagai unit terkecil kehidupan.

Pendahuluan

Jika dilihat sekilas di bawah mikroskop, tampak bentuk sel itu kaku dan seperti benda
mati. Akan tetapi ternyata setelah diselidiki lebih lanjut, di dalam sel terjadi segala proses
kegiatan, bahkan sebenarnya segala kegiatan kita sehari-hari itu terjadi pada tingkat sel. Ini
dapat digambarkan dengan kegiatan kita sehari-hari, misalnya ketika kita melakukan aktivitas
membaca buku. Sel-sel apa sajakah yang bekerja saat kita melakukan aktivitas itu? Sel-sel
tubuh yang bekerja antara lain sel otot. Dengan adanya sel otot, maka tangan kita bisa
memegang buku. Selain itu, sel batang dan kerucut mata juga bekerja menerima bayangan
tulisan atau gambar. Setelah itu, sel otak akan menerjemahkan sehingga menghasilkan suatu
pengertian. Berdasarkan gambaran tersebut dapat kita ketahui bahwa sel itu hidup dan saling
bekerja sama satu dengan yang lain untuk melakukan fungsi hidup. Fakta tersebut
menunjukkan bahwa tubuh manusia tersusun atas kumpulan sel-sel. Sel-sel berkelompok
membentuk suatu jaringan, dan kemudian jaringanjaringan akan menyusun organ. Organ
mempunyai beragam bentuk dan fungsi. Organ-organ tersebut saling berkaitan satu sama lain
untuk membentuk suatu sistem. Sistem organ inilah yang akan membentuk organisme baru

Sejarah Penemuan Sel

1. Galileo Galilei

Pada awal abad 17Galilei yang bukan seorang biologiwan sesungguhnya orang pertama yang
mencatat hasil pengamatan biologi melalui mikroskop dengan alat dua lensa, ia
menggambarkan struktur tipis dari mata serangga berupa pola geometri.

2. Robert Hooke

Pada tahun 1665 Robert Hooke mengamati sayatan gabus batang tanaman Quercus suber, ia
menemukan ruang kosong yang dibatasi dinding tebal yang disebut cellulae yang artinya sel.

3. Jacob Schleiden (1804-1881) dan Theodere Schwan (1880-1882)

Sel merupakan kesatuan/unit structural mahkluk hidup. Teori ini dikemukakan yang pada
pengamatannya berkesimpulan :

 Tiap Makhluk hidup terdiri dari sel


 Sel merupakan unit structural terkecil pada makhluk hidup
 Organisme yang bersel tunggal (Monosel) dan ada yang bersel banyak (Multisel).
 Sel sebagai unit fungsional makhluk hidup.

66
4. Johanes Purkinje (1825-1895),

Didalam sel terdapat komponen yang bersifat hidup disebut Prortoplasma

Felix Durjadin (1801-1860), Thomas Huxley (1825-1895) dan Max Schultze (1825-1874).
Yang berkesimpulan bahwa protoplasma merupakan tempat berlangsungnya reaksi kimia
kehidupan.

5. Rudolph Virchov (1821-1902)

Sel sebagai unit pertumbuhan makhluk hidup berpendapat bahwa omnis cellula ex
cellulae (semua sel berasal dari sel sebelumnya).

Sel sebagai unit hereditas makhluk hidup. Kemajuan Iptek mendorong ilmuwan untuk
mengetahui struktur fungsi sel lebih dalam penemuan struktur kromoson dan gen serta
sifatnya menguatkan pendapat bahwa sel merupakan unit hereditas makhluk hidup.

Struktur dan Fungsi Sel

Sebuah sel mempunyai tiga bagian utama yaitu membran sel (selaput plasma), sitoplasma dan
organel-organel sel. Struktur sel dibedakan atas sel prokariotik dan sel eukariotik.

Struktur Sel Prokarotik

Sel Prokariotik tidak memiliki membran inti, membran dalam (endo membran), mitokondria
dan kloroplas. Adapun bagian-bagian dari sel prokariotik (missal : Bakteri dan Sianobakteri)
adalah

Dinding sel, tersusun atas peptidoglikan,lipid dan protein.

Membran plasma, tersusun atas lipoprotein yang bersifat selektif permeable

Sitoplasma, yang tersusun atas air, protein, lipid, mineral dan ensim yang berguna untuk
membantu proses metabolisme baik proses anabolisme (penyusunan) maupun katabolisme
(penguraian) zat-zat.

Mesosom pada dinding mesosom terdapat enzym pernafasan yang berfungsi dalam reaksi
oksidasi untuk menghasilkan energi seperti mitokondria.

Ribosom ; sebagai tempat sintesa protein.

DNA, merupakan materi genetik yang berfungsi sebagai penurunan sifat keturunan
(hereditas)

67
Struktural Sel Eukariotik

Ciri khas sel ini memiliki membran inti, sel eukariotik mempunyai struktur dan organela sel

a. Membran Sel (selaput plasma)

berupa selaput tipis, disebut juga plasmalema. Tebal membran antara 5-10 nm. Apabila
diamati dengan mikroskop cahaya tidak terlihat jelas, tetapi keberadaannya dapat dibuktikan
pada waktu sel mengalami plasmolisis S. Singer dan E.Nicolson (1972) menyampaikan teori
tentang membran sel. Teori ini disebut teori membran mozaik cair, yang menjelaskan bahwa
membran sel terdiri atas protein yang tersusun seperti mozaik (tersebar) dan masing-masing
tersisip di antara dua lapis fosfolipid. Membran sel merupakan bagian terluar sel dan tersusun
secara berlapislapis. Bahan penyusun membran sel yaitu lipoprotein yang merupakan
gabungan antara lemak dan protein. Membran sel mengandung kira-kira 50% lipid dan 50%
protein. Lipid yang menyusun membran sel terdiri atas fosfolipid dan sterol. Fosfolipid
memiliki bentuk tidak simetris dan berukuran panjang. Salah satu ujung fosfolipid bersifat
mudah larut dalam air (hidrofilik), yang disebut dengan ujung polar. Bagian sterol bersifat
tidak larut dalam air (hidrofobik) yang disebut dengan ujung nonpolar. Fosfolipid tersusun
atas dua lapis. Dalam hal ini protein dibedakan menjadi 2 sebagai berikut.

a. Protein Ekstrinsik (Perifer)

Protein ini letaknya tersembul di antara dua lapis fosfolipid. Protein ekstrinsik bergabung
dengan permukaan luar membran dan bersifat hidrofilik yaitu mudah larut dalam air.

b. Protein Intrinsik (Integral)

Protein ini letaknya tenggelam di antara dua lapis fosfolipid. Protein intrinsik bergabung
dengan membran dalam dan bersifat hidrofobik yaitu tidak mudah larut dalam air. Penyusun
membran sel yang berupa karbohidrat berikatan dengan molekul protein yang bersifat
hidrofilik sehingga disebut dengan glikoprotein. Adapun karbohidrat yang berikatan dengan
lipid yang bersifat hirofilik disebut dengan glikopolid. Sifat dari membran sel ini adalah
selektif permiabel artinya adalah dapat dilalui oleh air dan zat-zat tertentu yang terlarut di
dalamnya. Membran sel memiliki fungsi antara lain:

a. sebagai pelindung sel,

b. mengendalikan pertukaran zat, dan

c. tempat terjadinya reaksi kimia.

Untuk menunjang fungsinya ini, membran sel memiliki kemampuan untuk mengenali zat. Zat
yang dibutuhkan akan diizinkan masuk, sedangkan zat yang sudah tidak digunakan berupa
sampah akan dibuang. Ada juga zat tertentu yang dikeluarkan untuk diekspor ke sel lain.
Masuknya zat dari luar melalui membran sel yaitu melalui peristiwa transpor pasif dan
transpor aktif.

68
Gambar 1.1 membran sel

b. Sitoplasma

Adalah materi yang mengisi antara inti dan selaput plasma. Matriks Sitoplasma disebut
SITOSOL yang mempunyai sifat fisikawi, antara lain : dapat berubah fase dari sol ke gel atau
sebaliknya, efek Tyndal, gerak Brown, gerak Siklosis dll.

c. Sitoskeleton

Disebut juga rangka sel yang terdiri atas 3 macam serabut yaitu :

Mikrofilamen : terdiri atas 2 macam protein yaitu aktin dan myosin yang banyak terdapat
pada sel-sel otot.
Mikrotubulus : Adalah rantai protein yang berbentuk tabung spiral. Fungsi mikrotubulus ini
:Sebagai kerangka sel agar dapat mempertahankan bentuk sel. Membantu mengarahkan gerak
kromoson pada waktu sel membelah karena mikrotubulus ini dapat menjadi sentriol dan
benang spindel.

1. Filamen Intermedier: tersusun dari serabut protein berukuran kecil (8-10 mm)
antara ukuran mikro filamen dan mikrotubulus.
Nukleus, inti sel-sel ini berperan dalam “Mengendalikan” kegiatan sel. Adapun
bagian penyusun nucleus yang penting adalah :
Membran Nukleus (selaput inti) Terdiri atas dua lapis membran (bilaminair) yang
masing-masing bersifat bilayer.

69
Nukleoplasma Adalah cairan inti yang mengandung kromatin,granula dan
nucleoprotein. Pada waktu sel membelah benang protein kromatin ini membentuk
kromosom
Nukleolus (anak inti) Terbentuk pada saat proses transkripsi. Jika proses ini selesai
anak inti mengecil atau hilang.

d. Retikulum Endoplasma Merupakan organel yang tersusun oleh membran seperti jala
yang berkelok – kelok (Reticular) dan letaknya memusat pada bagian dalam sitoplasma
(endoplasma) maka disebut Retikulum Endoplasma (RE). Ada 2 macam RE yaitu :

 Retikulum Endoplasma Kasar (Granulair) Di sebut kasar karenapada saluran RE


menempel butiran-butiran halus (Granula) dariRibosom.
 Retikulum Endoplasma Halus (Non Granulair) karena pada saluran RE tidak ada
butiran Ribosom.

e. Ribosom Merupakan organel terkecil dalam sitoplasma, berfungsi di dalam sintesa protein.

f. Kompleks Golgi Terdapat pada sel hewan, pada sel tumbuhan disebut diktisom. Ini
penting pada sel sekresi. Oleh sebab itu kompleks / badan golgi ini disebut disebut pula
sebagai Organel Sekretari. Fungsi lain dari kompleks golgi ini membentuk akrosom pada
sperma dan sel telur serta lisosom. Badan golgi terdiri atas bagian-bagian sakula
(sisternal), vesikula (vesikel sekretoris) dan Vakula (Mikro Vesikel)

70
g. Lisosom Lisosom (Lyso : memecah, Soma : tubuh) merupakan membran kantong kecil
yang berisi enzym hodrolitik yang disebut Lisozim. Enzym ini diproduksi oleh Ribosom
yang kemudian dibungkus membran oleh RE dan dilepas ke sitoplasma dengan nama
Lisosoma. Lisosom adalah organel sel berupa kantong terikat membran yang berisi enzim
hidrolitik yang berguna untuk mengontrol pencernaan intraseluler pada berbagai keadaan.
Di dalamnya, organel ini memiliki 40 jenis enzim hidrolitik asam seperti protease,
nuklease, glikosidase, lipase, fosfolipase, fosfatase, ataupun sulfatase. Semua enzim
tersebut aktif pada pH 5. Fungsi utama lisosom adalah endositosis, fagositosis, dan
autofagi.

– Endositosis ialah pemasukan makromolekul dari luar sel ke dalam sel melalui mekanisme
endositosis, yang kemudian materi-materi ini akan dibawa ke vesikel kecil dan tidak
beraturan, yang disebut endosom awal. Beberapa materi tersebut dipilah dan ada yang
digunakan kembali (dibuang ke sitoplasma), yang tidak dibawa ke endosom lanjut. Di
endosom lanjut, materi tersebut bertemu pertama kali dengan enzim hidrolitik. Di dalam
endosom awal, pH sekitar 6. Terjadi penurunan pH (5) pada endosom lanjut sehingga terjadi
pematangan dan membentuk lisosom.

– Proses autofagi digunakan untuk pembuangan dan degradasi bagian sel sendiri, seperti
organel yang tidak berfungsi lagi. Mula-mula, bagian dari retikulum endoplasma kasar
menyelubungi organel dan membentuk autofagosom. Setelah itu, autofagosom berfusi
dengan enzim hidrolitik dari trans Golgi dan berkembang menjadi lisosom (atau endosom
lanjut). Proses ini berguna pada sel hati, transformasi berudu menjadi katak, dan embrio
manusia.

– Fagositosis merupakan proses pemasukan partikel berukuran besar dan mikroorganisme


seperti bakteri dan virus ke dalam sel. Pertama, membran akan membungkus partikel atau
mikroorganisme dan membentuk fagosom. Kemudian, fagosom akan berfusi dengan enzim
hidrolitik dari trans Golgi dan berkembang menjadi lisosom (endosom lanjut).

h. Badan Mikro Badan ini di selubungi membran tunggal, yang di dalamnya berisi enzym
katalase. Terdapat dua tipe badan mikro, yaitu peroksisom dan glioksisom.

 Peroksisom Terdapat pada sel hewan,fungsi dan daun tanaman tingkat tinggi
 GlioksisomTerdapat pada sel tanaman, berperan dalam metabolisme asam lemak.

Di dalam oksidasi substrat dihasilkan hydrogen peroksida (H2O2) yang bersifat racun,
dengan bantuan enzym katalase (yang dihasilkan organel ini ) akan diuraikan menjadi H2 O
dan O2 yang bersifat netral bagi sel.

i. Mitokondria Berbentuk bulat panjang berdinding rangkap, dinding bagian dalam


membentuk tonjolan yang disebut Krista. Struktur Krista ini dapat memperluas
permukaan sehingga proses oksidasi lebih efektif. Mitokondria ini hanya terdapat pada
sel eukariotik yang aerob. Berkaitan fungsi mitokondria sebagai respirasi sel yang
menghasilkan energi maka sering disebut The power house of cell.

71
Perbedaan Sel Tumbuhan dan Sel Hewan

CIRI-CIRI SEL HEWAN SEL TUMBUHAN


Dinding sel Tidak memiliki dinding sel Memiliki dinding sel
Plastida Tidak memiliki butir plastida Memiliki butir plastida
Bentuk sel Tidak tetap, hanya meliliki membran Bentuk tetap
Mitokondria Jumlah relatif banyak Jumlah relatif sedikit
Vakuola Tidak punya Vakuola, kecuali pada Vakuolanya berkuran besar
Amoeba, Paramaecium
Sentrosom Tampak jelas Tidak jelas

Organel sel tumbuhan yang tidak terdapat pada sel hewan adalah :

1. Dinding Sel. Dinding sel tumbuhan terdiri dari beberapa lapis,dari luar ke dalam
adalah Membran plasma. Dinding sekunder,terdapat pada sel jaringan dewasa dan
bentuknya sudah tetap. Bahan penyusun dinding sel ini terdeiri dari lignin , selulosa
atau hemiselulosa. Dinding primer, ditemuksn psds sel yang msih meristematis
disusun dari zat selulosa. Lamella tengah disusun dari senyawa protopektin. Dinding
sel ini dibentuk oleh Diktiosom, cara pembentukan lapisan baru ada 2 ( dua ) macam
yaitu
 Aposisi ,lapisan baru diletakkan diatas lapisan lama.
 Intussuscepsi,lapisan baru berada diantaralapisan lama.,

Kedua sel dihubungkan oleh plasmodesma,yaitu benangplasma yang mengisi noktah


sel.Noktah yaitu bagian dinding sel yang tidak mengalami penebalann Penebalan
dinding sel dari zat lignin (zat kayu) dalam proses Lignifikasi.

2. Vakuola Disebut juga rongga sel adalah organel yang berisi cairan yang dibungkus oleh
membran tonoplas. Pada sel tumbuhan membesarnya vakuola sebagai akibat
pertumbuhan besar sel. Vakuola ini dapat berfungsi sebagai : Tempat penimbunan sisa
metabolism (misal : Ca Oksolat, tannin, lateks dan alkaloid), Tempat menyimpan zat
makanan (Misal : tepung amilum dan gula), Menyimpan pigmen (Misal : antosianin),
Menyimpan minyak atsiri (misalnya minyak kayu putih, pepermint, aroma harum pada
bunga). Pada sel hewan tingkat rendah ( misalnya Amoeba.
Paramaecium) terdapat Vakuola yaitu

 Vakuola kontraktil yang berfungsi sebagai osmoregulator (menjaga tekanan osmosis


sitoplasma)
 Vakuola non kontraktil { vakuola makanan }, untuk mencerna makanan. organel ini
terbentuk secara invaginasi (pelukan kedalam) membran sel oleh organisme pada
waktu melakukan fagositosis maupun pinosinotis

3. Plastida Merupakan organel yang hanya terdapat pada tumbuhan, ada 3 macam plastisida
Leukoplas: Merupakan plastida tidak berwarna (putih) berfungsi untuk menyimpan
makanan, misalnya : amiloplas (amilum), elailoplas (lemak) dan proteoplas (protein).

Kromoplas: Adalah plastida yang berwarna, karena mengandung pigmen non


fotosintetik, misalnya : xantofil karoten, fukosantin, fikoeritrin, fikosianin dan antosian.

72
Kloroplas: Terdapat pada sel eukariotik yang autotrof organel ini terbungkus oleh 2
(dua) membran, bagian luar untuk mengatur keluar masuknya zat sedang bagian dalam
membungkus matriks-matriks disebut stroma. Membran dalam membentuk lembaran
yang didebut tilakoid. Tilakoid pada tempat tertentu bertumpuk-tunpuk disebut grana
mengandung klorofil.

Berdasar panjang gelombang yang di serap, klorofil dibedakan atas :

 Klorofil a ( C77 H72 O5 N4 Mg ) menyerap warna hijau-biru.


 Klorofil b ( C55 H70 O5 N4 Mg) menyerap warna hijau kuning
 Klorofil c menyerap warna hijau-coklat
 Klorofil d menyerap warna hijau merah

Sel Hewan

Organel yang terdapat pada sel hewan, tidak terdapat pada sel tumbuhan adalah :

1. Sentrosoma

Didalam sentrosom terdapat 2 (dua) buah sentriol yang berperan dalam pembelahan sel yaitu
menjadi kutub pembelahan. Sentriol ini disusun dari Mikrotubulus

2. Lisosom ( lihat uraian dimuka)

Mekanisme Transport Pada Sel

Dalam metabolisme,{baik anabolisme maupun katabolisme } sel perlu memasukan atau


mengeluarkan zat dari luar maupun ke dalam sel. Transportasi zat tersebut menembus
didnding dan membran sel dapat dilakukan secara difusi, osmose dan transort aktif.

Difusi

Adalah perpindahan zat dari konsentrasi tinggi menuju konsentrasi rendah

Osmose

Adalah perpindahan zat pelarut dari larutan yang konsentrasinya rendah menuju larutan yang
konsentrasinya tinggi melalui selaput semi permeabel.

Transort Aktif

Adalah perpindahan zat pelarut dari konsentrasi rendah menuju konsentrasi tinggi melalui
membran selektif permeabel.

Karena melawan gradien konsentrasi maka di perlukan energi dari penguraian ATP. Difusi
dan osmose dikatakan transport pasif karena tidak memerlukan energi sebab gerakan molekul
zat searah dengan gradien konsentrasi. Pada sel tumbuhan selain 3 (tiga) cara diatas masih
ada satu cara yaitu Imbibisi. Imbibisi adalah peristiwa penyusupan air ke dalam ruang antar
sel. Misal : masuknya air pada biji saat berkecambah.

73
ULANGAN HARIAN : SEL

PILIHLAH JAWABAN YANG TEPAT DAN BENAR


1.Berikut ini nama-nama organela sel

1. mitokondria 2. lisosom 3. REK 4. ribosom

Yang berfungsi sebagai tempat sintesis protein, respirasi,autofage dan autolisis, serta
menyalurkan bahan genetik antara inti sel dengan sitoplasma
a. 1- 2- 3- 4 d. 1 – 4 – 3 – 2
b. 1- 4- 2- 3 e. 4 – 1 – 3 – 2
c. 1- 4- 3- 2
2.Perhatikan gambar Sel di samping

Bagian yang ditunjuk dengan tanda x adalah

a. Ribosom
b. Kloroplas
c. mitokondria X
d. badan golgi

e. retikulum endoplasma
3.Perhatikan gambar membran sel di bawah ini !

Berdasarkan gambar tersebut urutan yang benar adalah

Bagian yang ditunjuk dengan nomor 1,2,3 berturut-turut adalah....

a. protein integral, glikolipid, glikoprotein d. fodfolipid, glikoprotein, glikolipid


b. glikolipid, glikoprotein, protein integral e. fosfolipid, glikolipid, glikoprotein
c. glikoprotein, protein integral, glikolipid
4. Organel sel yang berperan mengarahkan kromosom ke kutub pada saat pembelahan sel
adalah.....

a. Nukleus b. Nukleolus c. Sentriol d. Sentrosom e. Retikulum endoplasma

5. Dengan memperhatikan reaksi kimia berikut: H2O2 H2O + O2, pernyataan


yang berkaitan dengan reaksi kimia tersebut adalah
a. Hidrogen peroksida merupakan hasil ekskresi
d. Enzim yang berperan adalah peroksase
b. Reaksi tersebut terjadi pada organ reproduksi
e. Enzim katalase dihasilkan oleh peroksisom

74
c. Hidrogen peroksida sebagai sumber energi sel
6. Organel sel yang sudah tua akan dihancurkan oleh organel sel...
a. Lisosom b. Ribosom c. Aparatus golgi d. Mesosom e. Fagosom
7. Vakuola umumnya dimiliki oleh sel tumbuhan. Hewan tingkat rendah, misalnya Amoeba
mempunyai vakuola kontraktil yang berfungsi untuk:
a. menyimpan makanan d. Menyimpan air
b. tempat fotosintesis e. Mengatur kadar air
c. menjaga tekanan turgor
8. Perpindahan zat terlarut dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah dinamakan...
a. Difusi b. Osmosis c. Transport Aktif d. Endositosis e. Eksositosis
9.Berikut ini yang merupakan transport aktif ………..
a.cairan tinta diteteskan pada air
b.sirup rasa leci pada segelas air
c.parfum yang disemprotkan diruangan
d.Usus sapi mengembung diisi larutan gula
e.sari makanan menembus membran sel usus
10. Sel tumbuhan yang berada dalam larutan hipertonis akan mengalami Plasmolisis,
yaitu.....
a. Lepasnya membran plasma dari dinding sel d. Pecahnya sel
b. Tekanan plasma terhadap dinding sel e. Sel menggembung
c. Cairan yang tertahan pada jaringan sel

75