Anda di halaman 1dari 3

SOAL SISTEM REPRODUKSI

Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan memanfaatkan sumber-sumber


informasi dari internet yang dapat dipercaya kebenarannya. Tuliskan sumber
yang Anda gunakan untuk menjawab setiap pertanyaan.

1. Jelaskan perbedaan antara spermatogenesis dan oogenesis pada manusia!


Buatlah dalam bentuk tabel.

No Spermatogenesis Oogenesis
1 Pemebelahan meiosis terjadi secara Pembelahan meiosis terjadi secara
simetris asimetris
2 Spermatogenesis terjadi tanpa henti Oogenesis mempunyai waktu istirahat
yang panjang
3 Menghasilkan 4 sel sperma fungsional Menghasilkan 1 ovum fungsional dan 2
sel polosit
4 Sel sel asal sperma berkembang terus Ovarium ya mengandung sel tang akan
menerus dan membelah sepanjang berkembang menjadi ovum, sehingga
hidup, sehingga jumlahnya akan selalu jumlahnya akan semakin berkurang
bertambah
5 Dimulai pada masa pubertas , sampi Pra lahir, pasca lahir, pasca pubertas
sepama hidup hingga menopause
6 Tempat terjadinya di testis Tempat terjadinya di ovarium
(Roman, A. 2005. Sistem Reproduksi. Jakarta)

2. Mengapa spermatogenesis dapat berlangsung seumur hidup, sedangkan


oogenesis hanya terbatas sampai menopause? Jelaskan!
Karena sel sel asal sperma dapat berkembang terus menerus dan akan membelah
sepanjang hidupnya tanpa ada batasan walaupun organisme tersebut sudah tidak muda
lagi, yaitu dari 1 sel sperma dapat membelah menjadi 4 sel sperma fungsional
sepanjang hidupnya sehingga sel sperma akan bertambah jumlahnya. Sedangkan
oogenesis mempunyai waktu istirahat yang panjang dalam pembelahannya dan juga
setiap individu memiliki sel telur yang jumlahnya terbatas Pada ovarium terdapat sel
yang akan berkembang menjadi ovum, dan 1 ovum hanya akan membelah /
berkembang menjadi 1 ovum fungsional dan 2 sel polosit sehingga jumlahnya alan
semakin berkurang. Apabila sel telur sudah tidak bisa di produksi lagi maka pada
wanita akan terjadi menopause. (Noya, A. 2017. Sistem Reproduksi Manusia)
3. Oogonium, oosit primer, oosit sekunder, dan ootid semuanya dapat ditemukan
di dalam ovarium.
Bagaimana pendapat Anda terhadap pernyataan di atas? Jealaskan jawaban
Anda!
Setuju, karena Oogonium, oosit primer, oosit sekunder, dan ootid adalah fase sel
pada saat oogenesis. Oogenesis adalah proses pembentukan sel telur dari oogonia di
dalam ovarium hewan betina. Seluruh proses pada oogenesis terjadi didalam ovarium,
sehingga kita bisa menemukan oogonium, oosit primer, oosit sekunder dan ootid
didalamnya.

4. Kedua ovarium seorang wanita terkena kanker sehingga harus diangkat


(ovariektomi). Bagaimana pengaruh hal tersebut terhadap bagian sistem
reproduksi lainnya? Jelaskan jawaban Anda!
Ovarium berfungsi menghasilkan gamet betina atau sel telur, jika kedua
ovarium diangkat maka individu tersebut akan kehilangan kemampuan membentuk
sel telur, dan tidak memungkinkan untuk memiliki keturunan. Ovarium juga berfungsi
menghasilkan hormon-hormon kelamin, antara lain estrogen dan progesteron.
Estrogen berperan dalam perkembangan saluran reproduksi betina, dan dalam
menumbuhkan sifat sifat seks sekunder. Jika ovarium diangkat maka individu tersebut
akan mengalami tidak berkembangnya saluran reproduksi betina dan tidak
maksimalnya penumbuhan sifat seks-seks sekunder. Sedangakan progesteron berperan
untuk membantu pertumbuhan kelenjar susu dan mempersiapkan endometrium uterus
untuk implantasi zigot, tidak adanya ovarium akan mempengaruhi pertumbuhan
kelenjar susu dan tidak bisa nya individu tersebut untuk mengandung anak.
Diangkatnya ovarium akan berdampak besar pada saluran reproduksi, dan untuk
bagian hormon sebenarnya masih ada kelenjar hormon yang dapat memproduksi
hormon estrogen dan progesteron, namun dengan hilangnya ovarium maka akan
mempengaruhi fungsi reproduksi. (Noya, A. 2017. Sistem Reproduksi Manusia)

5. Pada katak, kadal, dan merati betina juga terdapat uterus. Samakah fungsi
uterus pada hewan-hewan tersebut dengan uterus pada wanita? Jelaskan
jawaban Anda!
Fungsi uterus pada wanita adalah untuk menerima sel telur yang dibuahi yang
akan berubah menjadi janin dan menahannya selama perkembangan Uterus juga
membantu mendukung janin selama masa kehamilan. Uterus adalah tempat di mana
telur yang telah dibuahi tertanam supaya terjadi kehamilan. Setelah telur tertanam,
uterus memberikan nutrisi bagi janin – yang tertanam dalam endometrium – melalui
pembuluh darah yang dikembangkan secara khusus untuk tujuan ini.
"ada kedua kasus ini ovulasi terjadi pada suatu waktudalam siklus ini setelah endomet
rium mulai menebal dan teraliri banyak darah, karenamenyiapkan uterus untuk kemun
gkinan implantsi embrio. Satu perbedaan antara kedua siklus itumelibatkan nasib ked
ua lapisan uterus jika kehamilan tidak terjadi. "ada siklus mnestruasiendometrium aka
n meluruh dari uterus melalui serviks dan vagina dalam pendarahan yangdisebut seba
gai menstruasi. "ada siklus estrus endometrium diserap kembali oleh uterus, dantidak t
erjadi pendarahan yang banyak (campbell, 2004). Pada dasarnya fungsinya sama
yakni untuk implantasi embrio. (Roman, A. 2005. Sistem Reproduksi. Jakarta)