Anda di halaman 1dari 82

www.elearningbkkbn.go.

id
e-Learning BKKBN
INDONESIA
BADAN KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA BERENCANA NASIONAL
Jl. Permata No.1 Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur 13650 PO.BOX:296 JKT
1 3 0 1 3 Te l p : ( 0 2 1 ) 8 0 9 8 0 1 8 F a x ( 0 2 1 ) 8 0 0 8 5 5 4 W e b s i t e : h t t p : / / w w w. b k k b n . g o . i d
DISELENGGARAKAN OLEH

USDIKLAT KKBPK BKKBN


BKKBN
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional
SELAMAT DATANG DI
Pemateri

Nilam Kemuning Her Panuluh

Materi

01 ANTI KORUPSI eBkkbn

Email : nilamkemuning@gmail.com
02 WA : 0818088755620
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional

Pemateri
Nama : Nilam Kemuning Her Panuluh, S.Pd
Email : nilamkemuning@gmail.com
WA : 0896-7482-1240
Assalamualaikum Wr, Wb…
Selamat datang Para Aparat Sipil Negara Yang
Memiliki Niat, Semangat Dan Komitmen Anti
Korupsi, apa kabar?

Kata Semoga baik-baik saja, sehat, dan semangat


selalu.
Sambutan
Pada pertemuan ini kita akan membahas mengenai
Anti Korupsi”.

Selamat mengikuti…
Harapan
Setelah mengikuti seluruh rangkaian pembelajaran pada diklat
98 %
anti korupsi, diharapkan peserta mampu membentuk perilaku
yang amanah dan jujur serta berperan dalam pencegahan
korupsi di lingkungannya.
Indikator Keberhasilan Belajar
Setelah mengikuti seluruh rangkaian pembelajaran pada diklat anti korupsi, diharapkan
peserta dapat

01 Menjelaskan konsep dasar


korupsi

02 Menjelaskan langkah-
3 Capaian langkah untuk
menghindari korupsi

03 Merancang aktualisasi nilai


anti korupsi bagi kehidupan
pribadi, keluarga,
masyarakat, dan bangsa.
ANTI KORUPSI
SISTEMATIKA PENYAJIAN MATA DIKLAT ANTI KORUPSI

Menjelaskan gambaran tentang


penyelenggaraan Diklat prajabatan pola
baru

Menjelaskan gambaran tentang


sistematika penyajian Mata Diklat Anti
Korupsi
Title
Gambaran Penyelenggaraan
Diklat Prajabatan

Pola Baru
LANDASAN UMUM

Perkalan No. 38 Tahun 2014 Tentang Diklat


Prajabatan CPNS Golongan III

Perkalan No. 39 Tahun 2014 Tentang


Diklat Prajabatan CPNS Golongan I Dan II
LANDASAN FILOSOFIS - Aparat Sipil Negara

Bahwa dalam rangka pelaksanaan cita-cita bangsa dan mewujudkan


tujuan negara sebagaimana tercantum dalam pembukaan UUD Negara
RI Tahun 1945, perlu dibangun Aparatur Sipil Negara yang memiliki :

1. Integritas;
2. Profesional;
3. Netral dan bebas dari intervensi politik, bersih dari praktik korupsi,
kolusi, dan nepotisme;
4. mampu menyelenggarakan pelayanan publik bagi masyarakat ;
5. mampu menjalankan peran sebagai unsur perekat persatuan dan
kesatuan bangsa berdasarkan Pancasila dan UUD Negara RI
Tahun 1945;
TUJUAN DIKLAT (PP N0.101 Tahun 2000) (1)

Meningkatkan pengetahuan, keahlian, keterampilan, dan


sikap untuk dapat melaksanakan tugas secara profesional
dengan dilandasi kepribadian dan etika PNS sesuai
dengan kebutuhan instansi;
TUJUAN (PP N0.101 Tahun 2000) (2)
Menciptakan aparatur sipil negara yang mampu berperan
sebagai pembaharu dan perekat persatuan dan kesatuan
bangsa
TUJUAN (PP N0.101 Tahun 2000) (3)
Memantapkan sikap dan semangat pengabdian yang berorientasi
pada pelayanan, pengayoman, dan pemberdayaan masyarakat
TUJUAN (PP N0.101 Tahun 2000) (4)
Menciptakan kesamaan visi dan dinamika pola pikir dalam melaksanakan tugas
pemerintahan umum dan pembangunan demi terwujudnya kepemerintahan yang
baik
Desain Kurikulum

PNS YANG
KARAKTER
NYA
DIBENTUK
OLEH NILAI-
NILAI DASAR
Tahap III:
Evaluasi
Tahap II: Aktualisasi
Aktualisasi Nilai Dasar
Nilai Dasar Profesi PNS
Tahap I: Profesi PNS
Internalisasi
Nilai Dasar
Profesi PNS
TUJUAN MASING - MASING TAHAPAN
TAHAP TAHAP TAHAP
INTERNALISASI AKTUALISASI EVALUASI
Membekali peserta dengan
nilai-nilai dasar yang Tahap terakhir
dibutuhkan dalam Tahap aktualisasi nilai- adalah Evaluasi
menjalankan tugas jabatan nilai dasar Profesi PNS Aktualisasi Nilai-
Profesi PNS secara Nilai Dasar
profesional sebagai pelayan
di tempat tugas
/magang, sesuai Profesi PNS
masyarakat yang meliputi melalui seminar
Akuntabilitas, Nasionalisme, dengan formasi jabatan dan juga ujian
Etika Publik, Komitmen Mutu bertujuan agar peserta pemahaman
dan Anti Korupsi (ANEKA).
Muatan Teknis Substansi
Diklat Prajabatan CPNS peserta.
Lembaga Golongan I/II/III yang
kemampuan untuk dapat melaksanakan
menjelaskan visi, misi, tugas aktualisasi di tempat
pokok, fungsi, dan kebijakan tugasnya.
instansinya dalam
pelaksanaan tugas
jabatannya.
STRUKTUR KURIKULUM

Kurikulum Diklat Prajabatan CPNS, sebagai berikut:

1. Tahap Internalisasi Nilai-Nilai Dasar Profesi PNS.

2. Tahap Aktualisasi Nilai-Nilai Dasar Profesi PNS


a. Aktualisasi nilai-nilai dasar di tempat tugas
b. Aktualisasi nilai-nlai dasar ditempat magang

3. Subtansi Lembaga (Ceramah Umum)


4. Evaluasi Nilai-Nilai Dasar Profesi PNS
TAHAP INTERNALISASI NILAI-NILAI DASAR PROFESI ASN

Mata Diklat untuk tahap ini adalah:


a. Akuntabilitas PNS;
b. Nasionalisme;
c. Etika Publik;
d. Komitmen Mutu; dan
e. Anti Korupsi.
WAKTU PELAKSANAAN

1. Diklat Prajabatan Golongan III dilaksanakan selama 31 Hari


Kerja atau 263 Jam Pelajaran (JP) dengan perincian 18 hari kerja
untuk pembelajaran klasikal dan 13 hari kerja untuk non klasikal.

2. Diklat Prajabatan Golongan I dan II dilaksanakan selama 27


Hari Kerja atau 230 Jam Pelajaran (JP) dengan perincian 13 hari
kerja untuk pembelajaran klasikal dan 14 hari kerja untuk non
klasikal.

3. Pada saat pembelajaran klasikal, peserta diasramakan dan diberikan


kegiatan penunjang kesehatan jasmani/ mental berupa senam
kesegaran jasmani.
EVALUASI PESERTA

Evaluasi terhadap Diklat Prajabatan CPNS


Golongan I, II dan III dilakukan melalui penilaian
terhadap Peserta, Widyaiswara, Penyelenggara
dan Pasca-Diklat.
EVALUASI PESERTA

Penilaian terhadap kelulusan Peserta Diklat


Prajabatan CPNS Golongan III difokuskan pada
komponen pemahaman dan aktualisasi Nilai-
Nilai Dasar Profesi PNS, dengan bobot sebagai
berikut:

NO KOMPONEN PENILAIAN BOBOT


1. Pemahaman Nilai-Nilai Dasar Profesi PNS 30 %
2. Aktualisasi Nilai-Nilai Dasar Profesi PNS 70 %
Gambaran Penyelenggaraan

Mata Diklat
Anti Korupsi
DESKRIPSI MATA DIKLAT

Mata diklat ini memfasilitasi pembentukan nilai-nilai dasar anti korupsi


pada peserta diklat prajabatan melalui pembelajaran nilai-nilai dan
aktualisasinya.

Mata diklat disajikan berbasiskan eksperimential learning, dengan


penekanan pada proses internalisasi nilai-nilai dasar tersebut melalui
multi metode dan media (ceramah interaktif, diskusi menonton film,
studi kasus, simulasi dan demonstrasi).

Keberhasilan peserta dinilai dari kemampuan mengaktualisasi nilai-


nilai dasar anti korupsi dalam memimpin, mengelola dan
melaksanakan tugas jabatannya.
STRUKTUR DESAIN KURIKULUM PELATIHAN PRAJABATAN DENGAN
MATA DIKLAT ANTI KORUPSI

HARI RUANG LINGKUP TOPIK/ YANG DIBAHAS SUB TOPIK YANG ALOKASI WAKTU
PEMBAHASAN DIBAHAS

I A.Konsep dasar 1. Dampak perilaku dan 1.1 Dampak bagi 9 JP


korupsi tindak pidana korupsi dirinya
1.2 Dampak bagi
keluarga
1.3 Dampak bagi
masyarakat
1.4 Dampak bagi
bangsa dan
negara
2. Pengertian korupsi 2.2 Bahasa latin
2.2 perspektif
hukum
3. Tindak pidana korupsi 3.1 Dasar hukum
tindak pidana
korupsi
3.2 Bentuk/jenis
tindak pidana
korupsi
STRUKTUR DESAIN KURIKULUM PELATIHAN PRAJABATAN DENGAN
MATA DIKLAT ANTI KORUPSI

HARI RUANG LINGKUP TOPIK/ YANG DIBAHAS SUB TOPIK YANG DIBAHAS ALOKASI
PEMBAHASAN WAKTU

II B.Langkah menghindari 1. Langkah untuk 1.1 Identifikasi nilai dasar anti 9 JP


perilaku korupsi menghindari korupsi korupsi dari dalam diri
dari dalam diri 1.2 Penanaman nilai integritas
1.3 Membangun sistem Integritas
diri
2. Langkah untuk 2.1 Memilih pasangan hidup yang
menghindari korupsi memiliki komitmen anti korupsi
dari lingkungan 2.2 Mendidik nilai anti korupsi sejak
keluarga dini kepada anak
2.3 Berkomunikasi secara
transparan dengan pasangan
mengenai pendapatan.
2.4 Mendidik hidup sederhana

3.1 Penyelarasan
3. Langkah untuk nilai organisasi anti korupsi.
menghindari korupsi 3.2 Sistem integritas
dari lingkungan Organisasi
organisasi
STRUKTUR DESAIN KURIKULUM PELATIHAN PRAJABATAN DENGAN
MATA DIKLAT ANTI KORUPSI

HARI RUANG LINGKUP TOPIK/ YANG DIBAHAS SUB TOPIK YANG ALOKASI
PEMBAHASAN DIBAHAS WAKTU
III C.Merancang 1. Indonesia bebas dari 1.1 Kondisi Ideal/mimpi 9 JP
aktualisasi nilai korupsi Indonesia
anti korupsi bagi 1.2 Kondisi Indonesia
kehidupan pribadi, saat ini
keluarga, 2. 1 Menumbuhkan niat
masyarakat, dan 2. Niat, semangat komitmen anti korupsi
bangsa. anti korupsi 2.2 menumbuhKan
semangat anti
korupsi
2.3 menumbuhkan
komitmen anti
korupsi
3. Merancang nilai anti korupsi
dalam melaksanakan 3.1 mengidentifikasi nilai
tupoksi dalam pekerjaan anti korupsi dalam
tupoksi pekerjaan
3.2 merancang rencana
kerja anti korupsi
URAIAN KEGIATAN HARI I

A. Konsep dasar korupsi


1. Dampak perilaku dan tindak pidana korupsi
Kegiatan yang dilakukan ada 3 kegiatan
Pertama
a. Membagi peserta menjadi 9 kelompok pembagian kelompok ini berdasarkan pada nilai dasar
anti korupsi
b. Memutarkan film yang bertemakan Indahnya Indonesia
c. Fasilitator meminta peserta untuk menuliskan perasaan mengenai film tersebut, serta
harapan sebagai warga Indonesia di dalam kertas flipchart
d. Setelah beberapa saat, masing-masing kelompok diminta untuk menunjuk 1 orang anggota
kelompok menjadi juru bicara untuk membacakan hasil diskusi kelompok di depan kelas
e. Fasilitator memberikan tanggapan terhadap hasil diskusi masing-masing kelompok
Kedua
a. Fasilitator menayangkan kepada peserta teks pembukaan UUD 1945
b. Fasilitator meminta masing-masing kelompok untuk menuliskan apakah tujuan dari negara
Indonesia yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945 tersebut sudah tercapai? tuliskan
juga alasannya !
c. Fasilitator memberikan tanggapan atas hasil diskusi kelompok.
URAIAN KEGIATAN HARI I

Ketiga
a. Fasilitator menayangkan gambar-gambar yang berisi bukti-bukti bahwa
belum semua
tujuan negara Indonesia telah tercapai.
b. Fasilitator mengajak peserta untuk melakukan curah pendapat, faktor
apakah yang
menyebabkan tujuan Indonesia belum tercapai sepenuhnya
c. Fasilitator menginventarisir faktor-faktor tersebut dan
mengerucutkan salah satu faktor
terbesar yang menyebabkan tujuan negara Indonesia belum tercapai
yaitu adanya korupsi yang merajalela.
d. Fasilitator memberikan tambahan data dan fakta yang menguatkan hal
ini
URAIAN KEGIATAN HARI I

Keempat
a. Faslitator meminta peserta untuk menuliskan dampak dari korupsi sebanyak 5
buah di atas kertas yang diberikan
b. Fasilitator menyediakan 3 buah kertas karton yang diberikan judul masing-
masing yaitu.
1) Dampak korupsi bagi diri sendiri
2)Dampak korupsi bagi keluarga
3) Dampak korupsi bagi masyarakat
4) Dampak korupsi bagi bangsa dan negara.
c. Fasilitator meminta masing-masing peserta untuk menempelkan kertas yang
dituliskan peserta mengenai dampak korupsi ke dalam karton yang sesuai dengan
judul yang tertera
d. Fasilitator memberikan tanggapan terhadap pengelompokkan mengenai dampak
korupsi yang diberikan oleh peserta.
e. Fasilitator menjelaskan kepada peserta bahwa dampak korupsi yang terjadi di
Indonesia memberikan dampak yang besar bagi diri sendiri,
keluarga,masyarakat dan bangsa
URAIAN KEGIATAN HARI I

2. Pengertian Korupsi
Kesatu
a. Fasilitator mengajak peserta untuk memberikan pendapat terhadap pengertian dari korupsi
b. Fasilitator menuliskan pendapat yang diberikan oleh peserta di dalam kertas
flipchart/whiteboard
c. Fasilitator menjelaskan pengertian korupsi berdasarkan bahasa dan berdasarkan UU anti
korupsi
d. Fasilitator menjelaskan jenis/bentuk dari tindakan pidana korupsi

Kedua
a. Fasilitator memberikan kepada masing-masing kelompok 1 buah Buku saku KPK dan 1 buah
artikel yang bertemakan korupsi.
b. Fasilitator meminta masing-masing kelompok untuk menganalisa artikel yang diberikan,
kemudian mengelompokkan ke dalam jenis/bentuk tindak pidana korupsi apa sesuai dengan
uraian yang tertera di dalam Buku Saku KPK.
c. Fasilitator meminta juru bicara dari masing- masing kelompok menyampaikan hasil diskusi
kelompoknya di depan kelas.
d. Fasilitator mendiskusikan dengan peserta terhadap hasil diskusi yang disampaikan oleh
masing-masing kelompok dan memberikan kesempatan dari kelompok lain untuk memberikan
tanggapan
e. Fasilitator memberikan tanggapan terhadap hasil diskusi kelompok.
PEMBAGIAN KELOMPOK

Ambilah kertas yang diberikan fasilitator, kemudian


bacalah nilai apa yang tertulis di dalamnya, kemudian
carilah teman sekelompok yang memiliki nilai yang sama
dengan nilai yang tertera pada kertas Bapak/Ibu

Selamat mencari teman sekelompok Bapak/Ibu


TUGAS KELOMPOK 1

Perhatikan cuplikan film pendek yang bertemakan


Indahnya Indonesiaku berikut ini, kemudian
masing-masing kelompok diberikan tugas untuk
memberikan pendapat dan tanggapan terhadap
film tersebut yaitu bagaimana perasaan terhadap
keindahan Indonesia dan tuliskan harapan
sebagai penduduk Indonesia
TUGAS KELOMPOK 2

Perhatikan cuplikan teks pembukaan UUD 1945


berikut ini kemudian tuliskan pendapat kelompok
Bapak/Ibu apakah tujuan dari negara Indonesia
yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945
tersebut sudah tercapai? tuliskan juga alasannya !
DAMPAK PERILAKU KORUPSI

Dampak perilaku dan tindak pidana korupsi bagi dirinya

Dampak perilaku dan tindak pidana korupsi bagi


keluarga

Dampak perilaku dan tindak pidana korupsi bagi


masyarakat

Dampak perilaku dan tindak pidana korupsi bagi


bangsa dan negara
DAMPAK PERILAKU KORUPSI

Perhatikan cuplikan film pendek “Korupsi no way “

Tuliskan tanggapan Kelompok Bapak/Ibu terhadap cuplikan isi


film tersebut sesuai dengan peranan tokoh sbb :

1. Sebagai terdakwa/ayah
2. Sebagai anggota keluarga (isteri dan anak)
3. Sebagai orangtua dari teman sekolah anak terdakwa korupsi
4. Sebagai penegak hukum
PENGERTIAN KORUPSI

1. Penyelewengan atau penggelapan uang negera atau perusahaan dan


sebagainya untuk kepentingan pribadi maupun orang lain. (kamus
besar Bahasa Indonesia)
2. Perilaku pejabat publik, baik politikus politisi maupun pegawai
negeri, yang secara tidak wajar dan tidak legal memperkaya diri
atau memperkaya mereka yang dekat dengannya, dengan
menyalahgunakan kekuasaan publik yang dipercayakan kepada
mereka. (Transparansi Internasional)
3. Penyalahgunaan kekuasaan publik untuk kepentingan pribadi atau
privat yang merugikan publik dengan cara-cara bertentangan
dengan ketentuan hukum yang berlaku.(World Bank & UNDP)
JENIS-JENIS KORUPSI (UU 31/1999 JO UU 20/2001)

Delik yang terkait dengan kerugian


Pasal 2(1); 3
keuangan negara

Delik pemberian sesuatu / janji kepada Ps 5(1) a,b; Ps 13; Ps, 5(2); Ps 12 a,b;
Pegawai Negeri / PN (Penyuapan) Ps 11; Ps 6(1) a,b; Ps 6(2); Ps 12 c,d

Delik penggelapan dalam jabatan Pasal 8; 9; 10 a,b,c

Delik perbuatan pemerasan Pasal 12 e, f, g

Delik perbuatan curang Pasal 7 (1) huruf a,b,c,d;


Ps 7 (2); Ps 12 huruf h

Delik benturan kepentingan dalam


Pasal 12 huruf i
pengadaan

Delik Gratifikasi Pasal 12B jo Pasal 12C


Komisi Pemberantasan Korupsi
URAIAN KEGIATAN HARI II

B. Langkah-langkah untuk memberantas korupsi


Kegiatan I
a. Fasilitator memberikan potongan kertas yang berisi nilai-nilai dasar anti korupsi sebanyak
12 nilai kepada masing-masing kelompok
b. Fasilitator meminta peserta secara berkelompok memilah mana yang termasuk nilai dasar
anti korupsi dan mana yang bukan termasuk nilai dasar anti korupsi.
c. Fasilitator meminta masing-masing kelompok untuk menempelkan mana dari nilai- nilai
tersebut yang meruapakan nilai dasar anti korupsi.
d. Fasilitator meminta perwakilan dari anggota kelompok untuk mempresentasikan nilai-nilai
yang dianggap sebagai nilai dasar anti korupsi bagi kelompoknya disertai pendapat dan
penjelasan alasan mengapa nilai tersebut yang dianggap sebagai nilai dasar anti korupsi
e. Fasilitator mengevaluasi hasil diskusi kelompok dan mengoreksi nilai dasar dari anti
korupsi yang tepat.
f. Fasilitator memberikan penjelasan masing-masing nilai dasar anti korupsi
g. Fasilitator mengajak peserta untuk menuliskan nilai-nilai dasar anti korupsi yang telah
dimiliki dan nilai dasar anti korupsi yang belum dimiliki oleh peserta di dalam kertas yang
diberikan
h. Fasilitator meminta peserta untuk menuliskan penjelasan mengenai bagaimana nilai
tersebut dapat dimilki oleh peserta dan bagaimana strategi/cara yang akan dilakukan
oleh peserta untuk memilki nilai dasar anti korupsi yang belum dimiliki oleh peserta.
URAIAN KEGIATAN HARI II

Kegiatan II

a. Fasilitator menayangkan cuplikan film pendek/dialog mengenai role model anti


korupsi yaitu kisah Bung Hata dan Hugeng
b. Fasilitator meminta peserta secara berkelompok menuliskan nilai-nilai dasar anti
korupsi apa sajakah yang dimiliki oleh Role model tersebut

Kegiatan III

a. Fasilitator memberikan penjelasan mengenai langkah-langkah untuk menghindari


korupsi, yaitu dimulai dari dalam diri sendiri yaitu dengan penanaman nilai
integritas maupun membangun sistem integritas diri.
b. Fasilitator memberikan penjelasan mengenai langkah untuk menghindari korupsi
dari keluarga .
c. Fasilitator menayangkan cuplikan film pendek/dialog tentang role model penanaman
nilai anti korupsi melalui keluarga seperti “ Kisah Abraham Samad”
d. Fasilitator meminta peserta secara berkelompok untuk memberikan tanggapan
terhadap pesan penanaman nilai anti korupsi dalam keluarga yang diberikan oleh
tokoh dalam film tersebut.
URAIAN KEGIATAN HARI II

Kegiatan IV

a. Fasilitator meminta pendapat peserta mengenai nilai dasar yang disepakati sebagai
nilai organisasi dari BKKBN.
b. Fasilitator meminta peserta secara berkelompok mengecek ulang kebenaran
mengenai nilai organisasi BKKBN tersebut melalui berbagai media yang ada
(website, leaflet, dokumen dinas BKKBN) dsb.
c. Fasilitator meminta peserta secara berkelompok menuliskan ke dalam kertas
flipchart/whiteboard mengenai nilai organisasi BKKBN yang telah dicek ulang
d. Fasilitator membagikan potongan kertas yang berisi 9 nilai dasar anti korupsi ke
dalam masing-masing kelompok
e. Fasilitator meminta masing-masing kelompok untuk menempelkan nilai dasar anti
korupsi tersebut ke dalam nilai organisasi BKKBN
f. Fasilitator memberikan penjelasan terbentuknya terbentuknya nilai organisasi dan
hubungan antara nilai diri peserta organisasi dengan nilai organisasi
g. Fasilitator memberikan penjelasan mengenai penyelarasan antara nilai organisasi
BKKBN dengan nilai dasar anti korupsi
LANGKAH-LANGKAH UNTUK MENGHINDARI KORUPSI

1. Langkah untuk menghindari 3. Langkah untuk menghindari korupsi dari


korupsi dari dalam diri lingkungan organisasi

2. Langkah untuk menghindari korupsi dari lingkungan


keluarga
NILAI DASAR ANTI KORUPSI

1. Jujur
2. Peduli
3. mandiri
4. disiplin
5. tanggungjawab
6. kerja keras
7. sederhana
8. berani
9. adil
FAKTOR KELUARGA

1. Memilih pasangan hidup yang memiliki


komitmen anti korupsi
2.Mendidik nilai anti korupsi sejak dini
kepada anak
3.Berkomunikasi secara transparan
dengan pasangan mengenai pendapatan.
4.Mendidik keluarga hidup sederhana
PENYELARASAN NILAI ORGANISASI BKKBN DENGAN NILAI ANTI KORUPSI

NILAI
NILAI BKKBN ANTI KORUPSI

Cerdas
Tangguh
Kerjasama
Integritas
Ikhlas
URAIAN KEGIATAN HARI III

C. Merancang aktualisasi nilai anti korupsi bagi kehidupan pribadi, keluarga,


masyarakat dan bangsa

Kegiatan I
a. Fasilitator meminta peserta berada dalam posisi nyaman, kemudian
menutup kedua matanya
b. Fasilitator memutar musik instrumentalia yang dapat membantu peserta
untuk berada dalam kondisi yang nyaman
c. Fasilitator meminta peserta untuk merenung dan mengingat bagaimana
perasaannya mengetahui bahwa mereka diterima menjadi ASN di BKKBN
d. Fasilitator meminta peserta untuk menuliskannya ke dalam kertas yang
disediakan.
e. Fasilitator meminta beberapa peserta untuk menceritakan bagaimana
perasaannya pada saat mengetahui bahwa dirinya diterima menjadi ASN
serta harapan menjadi ASN
URAIAN KEGIATAN HARI III

Kegiatan II
a. Fasilitator menampilkan gambar-gambar dalam slide
presentasi tentang keindahan dan kekayaan Indonesia
b. Fasilitator menampilkan gambar-gambar dan data dalam
slide presentasi tentang dampak korupsi.
c. Fasilitator meminta pendapat peserta secara
berkelompok mengenai kedua kondisi tersebut
d. Fasilitator meminta pendapat peserta secara
berkelompok mengenai apa peranan ASN dalam
memperbaiki gap terhadap kondisi tersebut
URAIAN KEGIATAN HARI III

C. Merancang aktualisasi nilai anti korupsi bagi kehidupan pribadi,


keluarga, masyarakat dan bangsa
Kegiatan III
a. Fasilitator menampilkan gambar-gambar dan data dalam slide
presentasi tentang para penyelenggara negara yang melakukan
tindakan korupsi
b. Fasilitator meminta peserta diklat secara berkelompok untuk
menuliskan perasaannya mendapati fakta bahwa pelaku-pelaku
korupsi berprofesi sebagai ASN sama seperti peserta
c. Fasilitator meminta peserta diklat secara berkelompok untuk
menuliskan penyebab terjadinya hal tersebut.
d. Fasilitator meminta peserta diklat secara berkelompok untuk
menuliskan strategi yang akan dilakukan agar tindak korupsi tidak
terjadi pada diri peserta
URAIAN KEGIATAN HARI III

Kegiatan II

a. Fasilitator meminta peserta secara berkelompok untuk berkunjung ke


komponen yang telah ditunjuk oleh fasilitator.
b. Fasilitator meminta masing-masing kelompok untuk meminta salah satu SKP
dari salah satu pejabat fungsional umum dari komponen yang bersangkutan
c. Faslitator meminta masing-masing kelompok untuk menganalis SKP dari salah
satu pejabat fungsional umum dari komponen yang bersangkutan, mana yang
merupakan tugas utama, mana yang merupakan tugas tambahan
d. Faslitator meminta masing-masing kelompok untuk mengidentifikasi nilai-nilai
dasar anti korupsi yang dapat diaktualisasi dalam mengerjakan SKP dari salah
satu pejabat fungsional umum dari komponen yang bersangkutan.
e. Faslitator meminta masing-masing kelompok untuk merancang rencana kerja
aktualisasi nilai anti korupsi dari salah satu pejabat fungsional umum dari
komponen yang bersangkutan.
f. Faslitator meminta masing-masing kelompok untuk mempresentasikan rencana
kerja anti korupsi yang telah disusun
PENYELARASAN NILAI ORGANISASI BKKBN DENGAN NILAI ANTI KORUPSI

Senang

Bagaimana perasaan
Bapak/Ibu
Haru diterima
Sedih
dalam tes
PNS ?

Biasa saja
PENYELARASAN NILAI ORGANISASI BKKBN DENGAN NILAI ANTI KORUPSI

Siapapun Anda dulu, saat ini anda


adalah ASN

Aparatur 1 •HAK
Sipil
Negara 2 •Kewajiban
PANCA PRASETYA KORPRI

Kami anggota KORPS Pegawai Republik Indonesia, adalah insane


yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berjanji
:
1. Setia dan taat kepada Negara Kesatuan dan Pemerintahan Republik
Indonesia, yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945,
2. Menjunjung tinggi kehormatan bangsa dan negara serta memegang
teguh rahasia jabatan dan jabatan Negara,
3. Mengutamakan kepentingan Negara dan masyarakat diatas
kepentingan pribadi dan golongan,
4. Memelihara persatuan dan kesatuan bangsa serta kesetiakawanan
KORPS Pegawai Republik Indonesia,
5. Menegakkan kejujuran, keadilan dan disiplin serta meningkatkan
kesejahtraan dan profesionalisme
MENGAPA
Kita harus memiliki
NIAT, SEMANGAT, KOMITMEN

ANTI KORUPSI ?
Coba Bapak/Ibu tuliskan minimal 5 alasan
mengapa kita harus memiliki niat, semangat,
komitmen anti korupsi pada kertas yang
disediakan

1. ...............................................................................
2. ...............................................................................
3. ...............................................................................
4. ...............................................................................
5. ...............................................................................
6. dst.
Karena korupsi........

√ Membuat rakyat indonesia tidak sejahtera/miskin

√ Membuat rakyat indonesia menjadi bodoh


√ Membuat alam Indonesia menjadi rusak
Membuat anak-anak kehilangan kasih
√ sayang orangtua
√ Membuat rakyat Indonesia menjadi malas
√ Membuat hutang Indonesia menjadi besar

√ Membuat narkoba dan prostitusi merajalela


Karena korupsi........

√ Membuat perpecahan keluarga

√ Membuat kedaulatan hukum menjadi ternodai

√ Membuat pelayanan masyarakat menjadi lamban


Membuat semangat juang menjadi melemah
√ dan mucul budaya instan
Membuat sarana dan fasilitas umum menjadi
√ cepat rusak
√ Membuat nilai kejujuran menjadi lemah

√ Membuat kreativitas dan etos kerja melemah


Ternyata korupsi memberi dampak kerusakan dan kehancuran...

Sosial

Berbagai Budaya
aspek
kehidupan
Ekonomi

Politik dan
hankam
Ternyata korupsi memberi dampak kerusakan dan kehancuran...

Individu

Keluarga
Berbagai
Sasaran
Masyarakat

Bangsa dan
negara
SAYANG nya dan merupakan hal
yang MEMALUKAN, ternyata
pelakunya adalah ....................
Mereka semua
Penyelenggara

Negara
Memiliki profesi sebagai
APARAT SIPIL NEGARA (ASN)
sama seperti Bapak/Ibu
Tabulasi Data Pelaku Korupsi Berdasarkan Jabatan Tahun 2004-2013 (per Desember 2013)
Tabulasi Data Pelaku Korupsi Berdasarkan Jabatan Tahun 2004-2013 (per Desember 2013)
BAGAIMANA perasaan
BAPAK/IBU mengetahui
FAKTA TERSEBUT ??
BANGGA
BAHAGIA
TERHARU
SEDIH
MALU
Mengapa?...
Lalu apa yang
bisa kita
lakukan ??
Pantang Korupsi

Pantang Terlibat TPK

Berlatih menjadi pribadi


berintegritas

Pilih peran aktif


memberantas korupsi

Ajak yang lain untuk


melakukan hal sama
BAGAIMANA CARANYA?

TIGA M
• MULAI DARI DIRI KITA
• MULAI DARI HAL KECIL YANG KITA BISA
• MULAI DARI SEKARANG JUGA
Nilai Karakter
ANTI KORUPSI

✓ Jujur
✓ Peduli
✓ Mandiri
✓ Disiplin ✓ Kerja Keras
✓ Tanggung Jawab ✓ Sederhana
✓ Berani
✓ Adil
CATATAN KECIL UNTUK BERKOMITMEN MELAKUKAN KORUPSI

Tuliskan niat, semangat dan komitmen


Bapak/Ibu untuk tidak melakukan korupsi

Saya ............................................................. Berniat untuk tidak


melakukan korupsi
karena.........................................................................................
....................................................................................................
Oleh karena itu saya berkomitmen untuk tidak melakukan korupsi
dengan cara....................................................................
....................................................................................................
....................................................................................................
....................................................................................................
MERANCANG RENCANA KERJA ANTI KORUPSI

Masing-masing masing-masing
Silahkan kelompok kelompok untuk
peserta untuk meminta menganalis SKP
secara dari salah satu
salah satu SKP Menyusun
pejabat fungsional
berkelompok dari salah satu rencana
umum dari
berkunjung ke pejabat kerja
komponen yang
komponen fungsional bersangkutan,
yang telah umum dari mana yang
ditunjuk oleh komponen merupakan tugas
fasilitator. yang utama, mana yang
bersangkutan merupakan tugas
tambahan
CONTOH SKP

1. Menyusun bahan administrasi kepegawaian


2. Mengikuti pelatihan/ seminar
3. Memasang perangkat komputer di seluruh
komponen
4. Menyusun bahan pelatihan
5. Menyusun laporan kegiatan
6. Menyusun LAKIP
7. Memasukkan data pelaksanaan pelatihan
8. Mempersiapkan ruang pertemuan/rapat
9. Menginventarisir BMN di komponen
TERIMA KASIH
THANKS FOR WATCHING

BKKBNOfficial @BKKBNofficial

SUBSCRIBE MY CHANNEL
BKKBN OFFICIAL
Created By ICI (IT Consultant Indonesia)