Anda di halaman 1dari 4

BIODATA

Nama : Novia Rahmawati


Tanggal lahir : 10 November 1998
Tempat lahir : Babatan, lampung selatan
Umur : 20 Tahun
Agama : Islam
Alamat rumah : jalan trans Sumatra no 25 RT 001 RW 002, babatan, katibung,
Lampung selatan
Jenis kelamin : Perempuan
Kewarganegaraan : Indonesia
Nama orang tua : Rahmattulloh & Hernawati

PERJALANAN KARIER :
Saya lahir di sebuah desa kecil yang berada di lampung selatan. Desa itu bernama desa babatan.
Desa yang sangat damai dan indah. Saya bersyukur bisa terlahir di desa babatan. Namun ketika
saya berusia 1 tahun, keluarga saya memutuskan untuk tinggal di jakarta tepatnya di bekasi. Agar
papa saya bisa mencari pekerjaan disana dan membiayai kehidupan kami. Ketika saya duduk di
bangku kelas 5 SD di SDN Bintara jaya 2 Bekasi barat, waktu itu keluarga saya masih tinggal di
daerah Bekasi barat tepatnya di jalan bintara 9. Disana kami menyewa sebuah kontrakan untuk
tempat tinggal kami sekeluarga. Saat itu kontrakan keluarga kami sangat dekat dengan gedung
bulutangkis. Papa saya mengajak saya untuk bermain bulutangkis di gor, awalnya kami hanya
iseng iseng saja untuk menjaga kesehatan. Tetapi banyak orang yang melihat saya mempunyai
bakat bulutangkis sehingga menyarankan saya untuk memasuki sebuah club yang merupakan
pelatihan bulutangkis. Dan kebetulan di gor tempat saya biasa berlatih dengan papa saya yang
berada disebelah kontrakan kami, ada sebuah club pelatihan bulutangkis disana.
Setelah mendaftar kepada pelatih, akhirnya saya mengikuti pelatihan itu. Nama club pertama kali
saya latihan adalah (PB PSC) dan pelatih pertama saya bernama om toto. Saat itu latihan di mulai
dari jam 5-8 malam seminggu 3x. karena saya masih kelas 5 sd yang belum mempunyai banyak
kegiatan dari sekolah, saya dan papa saya selalu datang 1 jam lebih awal dari jam latihan. saya
menyewa lapangan lebih dulu untuk sekedar tambahan pukulan bersama papa saya. Orang tau atlet
yang berada di club itu heran dengan perkembangan saya yang sangat cepat, begitupun dengan
pelatih saya om toto. Papa saya sangat senang dengan perkembangan saya, apalagi dalam waktu 5
bulan saya dapat mengalahkan murid yang sudah 1 tahun berada disana. Namun setelah 1 tahun
akhirnya PB PSC bubar. Saat itu saya menduduki bangku kelas 6 sd. Papa saya mencari club
terdekat dari rumah selain pb psc itu. Hampir 2 bulan papa saya mencari club tersebut namun tidak
kunjung dapat juga. Akhirnya setelah saya selesai UN sd dan mendapat ijasah. Setelah itu papa
saya baru mendapatkan club tersebut. Saya pindah ke club baru itu yang bernama pb kuda laut.
Disana lebih banyak teman perempuan, tentu saja yang akan menjadi lawan saya. Pertama kali
saya masuk ke club Pb Kuda laut, saya disuruh pelatih yang bernama om imam untuk melawan
semua anak perempuan yang ada disana. Ternyata saya menang melawan semua perempuan yang
ada di pb kuda laut itu. Sekitar 1 tahun saya berada disana, saya sudah mengikuti pertandingan
bulutangkis tingkat local. Saya mendapatkan juara 2 saat itu. Papa saya dan saya sendiri pun tidak
menduga itu. Piala dan piagam pertama saya membuat hidup saya berubah. Papa ingin saya
menjadi atlet internasional seperti susi susanti, saya pun sangat bersemangat untuk itu.
ketika saya menduduki bangku kelas 2 smp. Papa saya mengajak kami sekeluarga pindah ke
sebuah rumah baru hasil kerja keras papa saya. Saya pindah di daerah Bekasi utara lebih tepatnya
di kaliabang tengah. Saya mendaftar sekolah baru, namun sebelum masuk kesekolah yang bernama
smp islam annur, papa saya mengatakan bahwa saya adalah seorang atlet bulutangkis. Dan
meminta izin untuk mengizinkan saya pulang awal dari murid murid lainnya. Melihat prestasi yang
saya dapatkan akhirnya pihak sekolah menyetujuinya. Tepat kelas 2 smp papa saya mengajak saya
ke sebuah pb terbesar di Jakarta. Namanya pb jaya raya metland. Disana saya pertama kali tinggal
terpisah dari orang tua dan tinggal di asrama bulutangkis.
Saya dan orang tua saya memutuskan untuk keluar dari pb jaya raya karena sudah tidak ada biaya
lagi. Papa saya tidak sanggup lagi membayar biaya bulanan saya di pb itu. Dengan berat hati saya
pindah dan berlatih sendiri dengan papa dirumah. 1 tahun saya latihan di lapangan umum, yang
berasal dari lapangan warga tetangga. Lapangan itu terbuka dan licin, beda sekali dengan lapangan
di jaya raya. Pernah beberapa kali papa saya mengajak saya bermain bulutangkis di gor terdekat
dari rumah. Namun papa saya juga tidak mampu membayar sewa gor itu, dan akhirnya kami diusir
dari gor tersebut. Dengan kejadian itu papa saya menyuruh saya bersabar untuk mewujudkan
mimpi saya sebagai seorang atlet.
Karena hidup kami yang sangat pas passan, ditambah biaya bulutangkis yang sangat mahal, banyak
kejadian yang membuat saya sampai sekarang terus bermotivasi untuk membahagiakan keluarga
saya. Kala itu, setiap pertandingan di luar kota, saya hanya dapat memandang sedih kepada teman
saya yang berangkat keluar kota, karena saya tidak punya biaya untuk pertandingn itu. Papa saya
menyuruh saya untuk mengikuti pertandingan didalam kota Jakarta. Pernah beberapa kali saya
mengikuti pertandingn dalam Jakarta yang jaraknya sangat jauh dari rumah. Saya pergi ke
pertandingan itu memakai sepeda motor bersama papa saya. Kalau tidak salah, perjalanan
memakan waktu 2 jam. Ketika saya sudah sampai di gor pertandingan, saya menumpang istirahat
di toilet atau masjid terdekat disana. Saya tidur di bangku atau tidak beralas di lantai. Namun itu
tidak membuat saya mengubur mimpi mimpi saya.
Pada tahun 2017, saya memutuskan untuk kembali ke kampung halaman saya, lampung. Disana
saya bertemu dengan pengurus pbsi lampung selatan . Mereka mengundang saya untuk masuk
kedalam team bulutangkis putri lampung selatan, dalam kejuaraan porpov 2017 yang akan di
adakan akhir tahun itu. Saya merasa sangat senang dan langsung menerima tawaran itu.
sebelum masuk kedalam team lampung, saya memberikan sejumlah prestasi yang sudah saya
dapatkan selama ini. Mereka terlihat senang dengan semua prestasi yang saya dapatkan. Ada
kata yang masih saya ingat dari mereka, saat itu mereka bilang bahwa sudah lama sekali
lampung selatan tidak mendapatkan mendali emas untuk mendali putri, dan ini adalah
kesempatan saya untuk membuktikan bahwa lampung selatan juga bisa untuk menjadi juara
dan mendapatkan mendali emas, dengan keyakinan dan kerja sama saya dengan pbsi lampung
selatan, semua berjalan sesuai rencana, bahkan melebihi ekpetasi yang kami bayangkan. Saya
mendapatkan 3 mendali emas dalam kategori (beregu putri, tunggal perorangan puti, dan
ganda putri) untuk cabang bulutangkis. Saya sangat bahagia biasa menyumbangkan 3 emas
untuk kota kelahiran saya yang sangat saya cintai. Dan bisa membuktikan ke kota kota lain
bahwa kita juga bisa menjadi seorang juara dan lampung selatan adalah kontingen yang tidak
bisa diragukan kemampuannya!!! Saya sangat berterimaksih kepada pbsi lampung selatan yang
memberikan saya kesempatan untuk mengikuti PORPOV 2017, sehingga saya berkesempatan
lagi untuk mengikuti PRAPON 2019. Semoga saya terus bisa membawa nama besar kabupaten
lampung selatan sampai tingkat nasional. AMIN!!!

PRESTASI YANG TELAH SAYA RAIH :

no Nama kejuaraan Tempat Mendali


1 beasiswa badminton solibad Daerah Istimewa Yogyakarta Atlet
prancis 2019
2 Sirkuit nasional premier 2019 Lombok, NTB Quarter finals
3 Djarum flypower walikota Cirebon Quarter finlas
open 2018
4 Kejuaraan daerah DIY 2018 Daerah Istimewa Yogyakarta Emas
5 Djarum sirkuit nasional Cilegon, Banten Quarter finals
premier 2017
6 Djarum sirkuit nasional 2017 Semarang, Jawa Tengah Quarter finals
7 Daihatsu astec open Jakarta
badminton championship XIII Perunggu
2017
8 pekan olahraga provinsi VIII Bandar lampung Emas
2017 beregu putri
9 Pekan olahraga provinsi VIII Bandar lampung Emas
2017 tunggal putri
10 Pekan olahraga provinsi VIII Bandar lampung Emas
2017 ganda putri
12 Jaya baya open 2015 Jakarta Emas
13 Ajang kompetisi seni dan Palembang, Sumatra selatan
olahraga madrasah nasional Emas
2015
14 Depoel cup badminton 2014 Jakarta Emas
15 Kejuaraan antar club PBSI cup Bekasi, jawa barat Perunggu
2014
16 Kejuaraan bulutangkis Bekasi, jawa barat Perunggu
walikota cup IV 2012
17 Kejuaraan kota PBSI Jakarta Tanjung priok, jakarta Perunggu
utara 2012 tunggal putri
18 Kejuaraan kota PBSI Jakarta Tanjung priok, jakarta Perak
utara 2012 ganda putri
19 Olahraga olimpiade siswa Bandung, jawa barat Perunggu
nasional 2012
20 Turnamen bulutangkis khusus Bekasi, jawa barat perak
skala nasional 2011
21 Pekan olahraga pelajar Bekasi, jawa barat Emas
wilayah daerah II 2011
22 Kelompok 41 PBSI Jakarta Danau sunter, jakarta Perak
utara 2011
23 Kejuaraan bulutangkis BNI cup Bekasi, jawa barat Perak
II 2010
24 Kejuaraan PBSI kota Jakarta utara Emas
administrasi 2009 ganda putri
25 Kejuaraan PBSI kota Jakarta utara Perunggu
administrasi 2009 tunggal
putri
26 MCB cup I 2009 Jakarta utara Perunggu
27 Olimpiade siswa nasional Bekasi, jawa barat Emas
sekolah dasar 2009
28 Kejuaraan open family kuda Bekasi, jawa barat Perunggu
laut 2008