Anda di halaman 1dari 7

GERIATRIC TEAM CONFERENCE

RINGKASAN TATALAKSANA PENDERITA GERIATRI


Tanggal 5 April 2015

IDENTITAS PENDERITA
Nama : Ny. Tuminah
No. CM : C528681
Umur : 75 tahun
Pendidikan : Sekolah dasar
Alamat : Perum klipang blok Q-III
DPJP : dr. Redjeki Andayani R, SpPD-KGer
Masuk RSDK : 04/04/2015 (IGD) 04/04/2015 (Geriatri Dasar)
Perawatan hari ke : 1 (satu)
Keluhan utama : Jatuh
Status pembiayaan : Askes (BPJS Non PBI)

TANDA VITAL
Keadaan Umum : Lemah, tampak sakit sedang, dispneu (-) orthopneu (-)
Kesadaran : GCS : E4M6V5
Tekanan Darah : 140/80 mmHg (berbaring), 145/80 mmHg (berdiri)
Pernapasan : 20 kali/mnt, Kusmaull (-)
Nadi : 82 kali/menit, reguler, i/t cukup
Suhu : 36,7 oC (axiller)
Berat Badan : 35 kg Tinggi badan : 145cm
BMI : 16,6 kg/m2 ( underweight)

Autoanamnesis
Alloanamnesis dengan anak ke 4 Tn.Agus samadi
2 hari lalu penderita pusing gliyeng kemudian terjatuh , kepala membentur meja.
Sebelum jatuh penderita sadar, dan sesudah jatuh sadar.
Nyeri kepala (+), pusing berputar (-), mual (-), muntah (-), BAB (+) normal, BAK(+) normal
menggunakan pampers. 3 hari demam nglemeng (+), batuk (+), dahak sulit keluar,sesak nafas
(-), nafsu makan menurun (+), penurunan berat badan (-), badan gatal-gatal (+). sejak 5 bulan
penderita sakit dompo pada tangan kanan,tangan kanan kemerahan,nyeri, berair,bernanah.
Sudah dibawa kedokter penyakit dalam diberikan obat 3 macam dan salep tidak tau
namanya,luka mengering.kemudian karena masih nyeri ,dibawa ke dokter saraf diberikan 4
macam obat tidak tahu namanya.
Sejak 5 tahun ada benjolan yang keluar dari jalan lahir sebesar bola pingpong, tidak pernah
diperiksakan kedokter karena malu.
Riwayat Penyakit Dahulu :
 Penderita sebelumnya tidak pernah masuk RS
 Riwayat jatuh sebelumnya (-)
 Sakit darah tinggi (-)
 Sakit gula (-)
 Stroke (-)
 Riwayat menopouse 20 tahun lalu
 Riwayat pemakaian KB (-)

Riwayat penyakit keluarga :


 Anak pasien ada yang menderita darah tinggi (anak ketiga)

MASALAH SOSIAL, EKONOMI DAN LINGKUNGAN


Penderita dulu seorang penjual sayur dipasar, berhenti dari pekerjaanya tahun
1997.suaminya (alm.) meninggal 18 tahun lalu. Saat ini pasien tinggal bersama anak ke tiga
dan ke empat,beserta menantu dan kedua cucu dari anak ke 4, di daerah pemukiman
penduduk biasa. Rumah memiliki 2 kamar tidur berukuran sekitar 5x4 m2 (satu kamar untuk
pasien dan anak ke 3, satu kamar untuk keluarga anak ke 4), 1 ruang keluarga yang berfungsi
sekaligus sebagai ruang makan, 1 ruang tamu, 2 kamar mandi dengan WC jongkok tanpa
pegangan, dan 1 dapur. Tembok rumah plesteran, atap genting, dengan ventilasi cukup (setiap
ruang memiliki minimal 1 jendela, cukup sinar matahari).memiliki 3 pintu dan 5 jendela.
Lantai dikeramik, tidak licin. Sumber air minum dan MCK dari PDAM, sumber listrik dari
PLN.
Untuk kebutuhan hidup sehari-hari, penderita tergantung dari pemberian anak-
anaknya sebagai berikut :

 Anak I : Laki-laki, berkeluarga, tinggal di semarang. Pekerjaan sebagai


buruh panggul di pasar, istri ibu rumah tangga, mempunyai 3
orang anak sudah mandiri.penghasilan setiap bulan sekitar
Rp1.500.000.
 Anak II : Perempuan, meninggal saat usia 9 bulan karena cacat fisik dan
mental
 Anak III : Perempuan, tidak bekerja, sakit keterbelakangan mental
 Anak IV : Laki-laki,berkeluarga, tinngal disemarang bersama penderita dan
anak ke III, istri ibu rumah tangga, memiliki 2 orang anak belum
mandiri, pekerjaaan sebagai administrasi coca colla, penghasilan
perbulan Rp2.000.000

Kesan : sosial ekonomi cukup


Biaya ditanggung BPJS Non PBI (ASKES)
MASALAH PSIKOLOGI DAN FUNGSI
 GCS : E4 M5 V5
 Skala Depresi Geriatrik : 3  tidak depresi
 Skor Mini Mental Status (10 item) : 2/10  tidak ada gangguan intelektual
 Clock Drawing Test : ¾
 Skor Norton : 15/20  tidak ada risiko dekubitus
 Indeks Barthel : 75/100  mandiri
 Indeks Katz (AKS) : C
 Frailty Indeks : 9,5/40 : 0,23  Pre Frail
 Status Gizi : Underweight

PEMERIKSAAN PENUNJANG
 Laboratorium
Parameter 04/04/15 Nilai Normal
Hb 14,5 13-16 g/dL
Ht 39,6 40-54 %
Eritrosit 4,28 4,4-5,9 juta/mmk
MCH 33,9 27-32 pg
MCV 92,6 76-96 fL
Leukosit 8,6 3,8-10,6 ribu/mmk
Trombosit 274 150-400 ribu/mmk
GDS 110 80-160 mg/dL
Ureum 35 15-39 mg/dL
creatinin 0,79 0,6-1,3 mg/dL
Natrium 139 136-145 mmol/L
Kalium 4,1 3,5-5,1 mmol/L
Chlorida 105 98-107 mmol/L
Albumin 3,7 3,4-5 g/dL
Asam urat 3 2,6-7,2 mg/dL
kolesterol 169 50-200 mg/dL
Tligiserid 133 30-100 mg/dL
HDL 46 35-60 mg/dL
LDL 98 62-130 mg/dL
GD I 116 74 – 106 mg/ dl
GD II 139 80 – 140 mg/ dl
CKD-EPI 73,2
Urinalisis 04/04/15
Warna Kuning jernih Nitrit Negatif
BJ 1,025 Sedimen Leukosit 2-4/LPB
pH 6 Sedimen epitel 25-30/LPK
Protein Negatif Sedimen Eritrosit 0-1 /LPB
Reduksi Negatif Kristal Negatif
Urobilinogen 0,2 U/L Granula Negatif
Bilirubin + Silinder leukosit Negatif
Keton 5mg/dl Silinder eritrosit Negatif
Bakteri +

EKG Irama sinus


Frekuensi 93 x/menit
Aksis normal
Zona transisi V4
Gelombang P 0,08”, P bifasik (+) di V1
PR interval 0,16”
QRS compleks 0,06 detik, Rsr’ di III,aVF,aVL, V1
Q patologis (-). Poor R wave Progression (-)
S persisten (-)
ST segmen : ST elevasi non spesifik di V2-V4
Gelombang T : Tall T (-), T inverted (-)
R/S di V1 <1
SV1 + R V6 < 35

Kesan :
 Irama sinus
 P bifasik (+) di V1  LAH
 Rsr’ di II,III,aVF, V1  IVCD
 ST elevasi non spesifik di V2-V4
 ST-T changes non spesifik
X FOTO THORAX AP Kesan : kardiomegali (LV) disertai elongatio dan
04/04/2015 kalsifikasi arkus aorta
Infiltrat pada perihiler kiri dan hampir seluruh
lapangan paru kanan
Fibrosis pada lapangan tengah dan bawah paru kanan
Reaksi pleura kanan
Tak tampak fraktur pada tulang yang tervisualisasi
X FOTO CERVIKAL Tak tampak fraktur pada vertebra cervikal yang
AP/LATERAL tervisualisasi
04/04/2015 Spondilosis cervikalis

Konsul obstetri Status ginekologi :


ginekologi Fluxus,flour tidak ada, vulva : tampak uterus keluar
dari vulva. Vagina :tidak ada kelainan.portio :licin.
Corpus uteri :sebesar telur ayam.adnexa ;tidak ada
kelainan. Cavum douglasi :tidak ada kelainan.
Diagnosa :
P4A0
Prolaps uteri grade 4
Saran : pemasangan pesarium

DAFTAR MASALAH
I. SINDROMA GERIATRIK
Sindroma serebral (-), konfusio (-), gangguan otonom (-), inkontinensia (+),
jatuh (+), kelainan tulang dan patah tulang (-), dekubitus (-)

The 14 I
Immobility Isolation
Impaction Impotence
Instability Imuno-defficiency
Iatrogenic Infection
Intelectual Impairment Inanition
Insomnia Impairmentof vision, smell, hearing
Incontinence Impecunity

II. AKS  C
mandi (+), berpakaian (-), toiletting (+), berpindah (+), kontinensia (-), makan (+).

III. PROBLEM MEDIS


1. POST JATUH DENGAN HEMATOM
2. PNEUMONIA CURB I
3. PROLAPS UTERI
4. HERPES ZOOSTER
PENATALAKSANAAN
 NON FARMAKOLOGIS
o Diit lunak dimulai dari 1500 kkal, protein 42gr/hari,dinaikkan bertahap

 FARMAKOLOGIS
o Infus RL 20 tetes/menit
o Injeksi ceftriakson 2 gr/24 jam iv (H2)
o Vitamin BC 1 tab/8jam per NGT
o N acetyl cistein 200 mg/8 jam per NGT
o OBH syrup 2sendok makan/8 jam
o Acycloir 1600mg/8jam
o trombophob

 PROGRAM
o Monitoring TD, Nadi, RR, Suhu setiap 8 jam
o Balans cairan setiap 24 jam
o Cek Protein total
o Cek sputum : BTA, Gram, Jamur, Kultur Sputum
o Konsul ulang obstetri ginekologi
o Konsul spesialis kulit kelamin
o Konsul gizi klinik
o K

 EDUKASI
o Perkembangan keadaan pasien
o Program-program yang rencana akan dilakukan

KONDISI PASIEN