Anda di halaman 1dari 3

Manajemen Etika dan Rantai Pasokan Yang Berkelanjutan

 Etika manajemen rantai pasokan


Kita mempertinbangkan tiga aspek etika :
1. Etika personal
2. Etika dalam rantai pasokan
3. Perilaku etis terhadap lingkungan
Ketika rantai pasokan meningkat ketahap internasional masing-masing dalam hal ini
menjadi lebih signifikan.

Etika personal
Keputusan etis sangat penting bagi kesuksesan jangka panjang suatu perusahaan. Namun,
rantai pasokan sangat rentang akan penyimpangan etika. Dengan staf penjualan yang
cemas terhadap penjualan dan agen pembelian menghabiskan jumlah yang besar, godaan
berlimpah. Staff penjualan berteman dengan pelanggan, melakukan kebaikan untuk
mereka, membawa mereka makan siang atau memberikan hadiah kecil. Menentukan
kapan tanda pertemanan menjadi suapan bisa jadi hal yang menantang. Banyak
perusahaan memiliki aturan yang ketat dank ode etik yang membatasi apa yang diterima.

Etika didalam rantai pasokan


Dalam era spesialisai tinggi saat ini, banyak sumber daya perusahaan di beli,
menempatkan tekanan yang sangat tinggi atas etika dalam rantai pasokan. Manajer
mungkin tergoda untuk mengabaiakan penyimpangan etika oleh pemasok atau
memindahkan polusi ke pemasok. Namun, perusahaan harus membangun standar untuk
pemasoknya, sama seperti mereka dalam membangun standar untuk mereka sendiri.
Masyarakat mengharapkan kinerja yang etis di seluruh rantai pasokan. Misaknya, gap,
melaporkan bahwa dari 3000 lebih pabriknya di seluruh dunia, sekitar 90% gagal dalam
evaluasi awalnya. Gap menemukan bahwa sebesar 10% hingga 25% dari pabrik cinanya
terlibat dalam perlakuan pisikologis dan verbal yang buruk, dan lebih dari 50% pabriknya
di sub-sahara Afrika beroperasi tanpa peralatan pengaman yang cukup
Perilaku etis terhadap lingkungan
Sementara etika pada basis personal dalam rantai pasokan penting begitu pula dengan
perilaku etis dengan lingkungan. Etika yang baik meluas hingga pengoperasian bisnis
dengan cara mendukung konservasi dan peremajaan sumber daya. Hal ini membutuhkan
evaluasi keseluaruhan dampak lingkungan dari bahan baku hingga proses manufaktur
dengan cara yang mendukung konservasi dan peremajaan sumbeer daya,. Hal ini
membutuhkan evaluasi keseluruhan dampak lingkungan dari bahan baku hingga proses
manufaktur, melalui pengguanaan dan pembuangan akhir. Misaknya, darden restaurant
dan walmart keduanya membutuhkan pemasok udang dan ikan di asia tenggara untuk
tunduk kepada standar global aqualculture alliance. Standar ini harus dipenuhi jika
pemasok ingin menjaga hubungan bisnis. Manejer operasi juga memastikan bahwa
kesinambungan di cerminkan dalam kinerja pemasok tingkat dua dan tiga. Pelaksanaan
dpat di lakukn oleh inspector perusahaan, auditor pihak ketiga, agen pemerintahan,
keempat pendekatan digunakan.

 Membangun kesinambungan rantai pasokan


Rantai pasokan masuk menarik banyak perhatian, namun ini hanya bagian dari tantangan
kesinambungan. Rantai pasokan “kembali” juga signifikan. Logistic terbalik mencakup
proses pengiriman produk yang dikembalikan kembali ke rantai pasokan untuk di jual
kembali di perbaiki, digunakan kembali, di manufaktur kembali, di daur ulang, atau di
buang. Tujuan manajer operasi harus terbatas pada membakar atau mengubur produk
daripada berusaha keras untuk menggunakannya kembali. Logistic terbalik mengawali
serangkaian tantangan baru, seperti terlihat pada table dibawah.

ISU LOGISTIK KEDEPAN LOGISTIK TERBALIK


Perkiraan Relative kedepan Lebih tidak pasti
Kualitas produk seragam Tidak seragam
Pengemasan produk seragam Seringkali rusak
Harga Relative seragam Tergantung pada banyak factor
kecepatan Seringkali sangat penting Seringkali bukanlah prioritas
Biaya distribusi Mudah terlihat Tidak langsung terlihat
Manajemen persediaan Konsisten Tidak konsisten