Anda di halaman 1dari 4

PEMERINTAH KABUPATEN SUKABUMI

DINAS KESEHATAN
UPTD PUSKESMAS BUNIWANGI
Jl. Raya Cibungur No.2 Tlp : ( 0266 ) 490624
Email : uptdpuskesmasbuniwangi@yahoo.co.id Surade 43179

KERANGKA ACUAN KEGIATAN


KUNJUNGAN RUMAH KASUS DIARE
UPTD PUSKESMAS BUNIWANGI
TAHUN 2019

1. PENDAHULUAN
Permasalahan kesehatan yang dihadapi sampai saat ini cukup
kompleks, karena upaya kesehatan belum dapat menjangkau seluruh
lapisan masyarakat. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas)
tahun 2007 diketahui penyebab kematian di Indonesia untuk semua umur,
telah terjadi pergeseran dari penyakit menular ke penyakit tidak menular,
yaitu penyebab kematian pada untuk usia > 5 tahun, penyebab kematian
yang terbanyak adalah stroke, baik di perkotaan maupun di pedesaan.
Hasil Riskesdas 2007 juga menggambarkan hubungan penyakit degeneratif
seperti sindroma metabolik, stroke, hipertensi, obesitas dan penyakit
jantung dengan status sosial ekonomi masyarakat (pendidikan,
kemiskinan, dan lain-lain). Prevalensi gizi buruk yang berada di atas rata-
rata nasional (5,4%) ditemukan pada 21 provinsi dan 216 kabupaten/kota.
Sedangkan berdasarkan gabungan hasil pengukuran gizi buruk dan gizi
kurang Riskesdas 2007 menunjukkan bahwa sebanyak 19 provinsi
mempunyai prevalensi gizi buruk dan gizi kurang di atas prevalensi
nasional sebesar 18,4%. Namun demikian, target rencana pembangunan
jangka menengah untuk pencapaian program perbaikan gizi yang
diproyeksikan sebesar 20%, dan target Millenium Development Goals
sebesar 18,5% pada 2015, telah dapat dicapai pada 2007.
Sehubungan dengan hal tersebut, perlu terus ditingkatkan upaya-
upaya untuk memperluas jangkauan dan mendekatkan pelayanan
kesehatan kepada masyarakat dengan mutu pelayanan yang baik,
berkelanjutan dan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat
terutama keluarga miskin rawan kesehatan/risiko tinggi. Upaya pelayanan
kesehatan dasar kepada masyarakat melalui upaya kesehatan wajib dan
upaya kesehatan pengembangan. Salah satu upaya kesehatan
pengembangan yang dilakukan oleh Puskesmas Gerung adalah program
Perawatan Kesehatan Masyarakat (Perkesmas). Sesuai dengan Keputusan
Menteri Kesehatan RI Nomor: 128/Menkes/SK/II/Tahun 2004 tentang
kebijakan dasar Puskesmas, upaya perawatan kesehatan masyarakat
merupakan upaya program pengembangan yang kegiatannya terintegrasi
dalam upaya kesehatan wajib maupun upaya kesehatan pengembangan.
Pelaksanaan kegiatan program P2P Diare sesuai dengan Visi
Puskesmas Buniwangi yaitu: Terwujudnya Puskesmas Buniwangi yang
berkualitas menuju Kecamatan Surade sehat yang mandiri Tahun 2021,
dengan menerapkan tata nilai yang ditetapkan Puskesmas Buniwangi,
yaitu IDAMAN (Inovatif, Dinamis, Amanah, Mandiri dan Nyaman).
,
2. LATAR BELAKANG
Hingga saat ini penyakit diare masih merupakan maslah kesehatan
masyarakat di Indonesia, hal ini dapat dilihat dengan meningkatnya angka
kesakitan diare dari tahun ke tahun. Di dunia, sebanyak 6 juta anak
meninggal setiap tahun karena diare, sebagian kematian tersebut terjadi di
negara berkembang. Rata-rata anak usia kurang dari tiga tahun di negara
berkembang mengalami episode diare 3 kali dalam setahun.
Pemberian zinc selama diare terbukti mampu mengurangi lama dan
tingkat keparahan diare, mengurangi frekuensi buang air besar,
mengurangi volume tinja dan menurunkan kekambuhan terjadinya diare
pada tiga bulan berikutnya. Berdasarkan bukti ini, semua anak dengan
diare harus diberi oralit dan zinc segera saat anak mengalami diare.
Setelah diberikan pengobatan, petugas kesehatan perlu melakukan
monitoring terhadap kepatuhan penderita minum obat dan mengetahui
perkembangan kondisi penderita serta kemungkinan terjadinya penularan
terhadap masyarakat di lingkungan sekitar tempat tinggalnya.
Strategi program pengendalian penyakit diare yaitu melaksanakan tata
laksana diare yang standar di sarana kesehatan melalui Lima Langkah
Tuntaskan Diare (LINTAS DIARE), meningkatkan tatalaksana penderita
diare di rumah tangga yang tepat dan benar, meningkatkan SKD dan
penanggulangan KLB diare, melaksanakan upaya pencegahan yang efektif
dan melaksanakan monitoring dan evaluasi.

3. TUJUAN
a. Tujuan Umum
Menurunkan angka kesakitan dan kematian karena diare bersama lintas
program dan sektor terkait.
b. Tujuan Khusus

a) Melaksanakan tatalaksana penderita diare yang standar, di tingkat


rumah tangga /masyarakat.
b) Melaksanakan surveilans dan sistem kewaspadaan dini
penanggulangan KLB diare.
c) Melakukan monitoring individu dan kelompok rawan diare untuk
mencapai kualitas pelaksanaan pengendalian penyakit diare secara
maksimal dan melakukan evaluasi untuk mengetahui hasil kegiatan
program serta sebagai dasar perencanaan selanjutnya.

4. SASARAN
Orangtua pasien penderita diare

5. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN


a. Kegiatan pokok:
Memberikan informasi kesehatan tentang Penyakit Diare, cara
penanganan diare di rumah kepada orangtua yang memiliki balita.

b. Rincian kegiatan :
1. Petugas menentukan jadwal dan sasaran kunjungan rumah
2. Petugas membuat surat pemberitahuan kesetiap desa.
3. Petugas menetukan metode yang akan digunakan saat memberikan
materi tentang diare
4. Petugas membawa media peraga cara membuat oralit di rumah serta
cara penanganan diare di rumah.
6. CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN
a. Melakukan pendekatan kepada keluarga dengan menjelaskan tujuan
dari kunjungan rumah
b. Melakukan pemeriksaan fisik
c. Mengkaji kondisi lingkungan keluarga yang mempengaruhi kesehatan
d. Mengidentifikasi masalah kesehatan pasien
e. Mengidentifikasi tingkat kemandirian keluarga
f. Memberikan penyuluhan kesehatan tentang cara penggunaan oralit
Serta perawatan diare dirumah.
g. Memotivasi keluarga untuk melakukan perawatan diare pada balita
sesuai anjuran
h. Melakukan penilaian terhadap keberhasilan penyuluhan kesehatan yang
telah dilakukan
i. Mendokumentasikan tindakan yang telah di lakukan.

7. JADWAL KEGIATAN
2019
No Kegiatan
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 Kunjungan √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
rumah penderita
diare
2 Monitoring dan √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
evaluasi

8. PENCATATAN, PELAPORAN DAN EVALUASI KEGIATAN


a) Kerangka acuan kegiatan
b) Bukti pelaksanaan kegiatan
c) Dokumentasi hasil kegiatan
d) Setiap kegiatan yang tercantum dalam jadwal pelaksanaan dievaluasi.
Evaluasi terhadap jadwal kegiatan dilakukan oleh penanggung jawab
upaya puskesmas.

Mengetahui,
Kepala Puskesmas Buniwangi Penanggung Jawab Program

Sunarya.Am.Kep.SKM.MM N.Ajeng Purnama Suci.Am.Keb


NIP. 19680219 198902 1003