Anda di halaman 1dari 30

TUGAS PENGOLAHAN LIMBAH PABRIK

PT. X

DISUSUN OLEH :
1. BETA CAHAYA PERTIWI (1631010086)
2. ALFI FIRDANI (1631010093)
3. NIZHAM FANANI (1631010120)

Program Studi Teknik Kimia


Fakultas Teknik
Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur
2019
1. KARAKTERISTIK LIMBAH
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan sebelumnya, data kualitas air limbah yang
dijadikan dasar acuan dalam perancangan IPAL yaitu kualitas air limbah PT. X disajikan pada
tabel seperti berikut:
No Parameter Satuan hasil Uji
1 pH 5,6
2 organik (KMnO4) mg/L 447.38
3 zat padatan tersuspensi mg/L 391.0
4 ammonia mg/L 4,5
5 minyak dan lemak mg/L 1,29
6 senyawa aktif biru metilen mg/L 2,78
7 COD (Dichromat) mg/L 1165,38
8 BOD (20oC, 5 hari) mg/L 206,75
9 PO4 (fosfat) mg/L 1,62

2. BAKU MUTU LIMBAH


baku
No Parameter Satuan
mutu
1 pH 6-9
2 Organik (KMnO4) mg/L 85
3 Zat padatan tersuspensi mg/L 50
4 Ammonia mg/L 10
5 Minyak Dan Lemak mg/L 10
Senyawa Aktif Biru
6 mg/L 2
Metilen
7 COD (Dichromat) mg/L 80
8 BOD (20oC, 5 hari) mg/L 20
9 PO4 (fosfat) mg/L 2
Sumber: Gedung Pertamina Learning Center

2
3. PERANCANGAN DESAIN ALAT
A) BAK PENAMPUNG AIR LIMBAH
Qmasuk = 50 m3/hari
Waktu tinggal = 1 hari
Volume air = Qmasuk x Waktu tinggal
= 50 m3/hari x 1 hari
= 50 m3
Volume air mengisi 80% volume bak penampung
Volume bak = Volume air
penampung %
= 50 m3
80%
= 62,5 m3

Asumsi:
Lebar = L
Tinggi (H) = L
Panjang (P) = 2 L
Tinggi prisma (Hp) = 0,75 L

Volume bak penampung = (P x L x H) + (1/2 x P x L x Hp)


62,5 m3 = (2L x L x L) + (1/2 x 2L x L x 0,75L)
62,5 m3 = 2L3 + 0,75L3
62,5 m3 = 2,75 L3
L3 = 22,7273 m3
L = 2,8326 m
P = 5,6652 m
H = 2,8326 m
Hp = 2,1244 m

Asumsi padatan yang mengendap 5%


Qendapan = 5% x Qmasuk
= 5% x 50 m3/hari
= 2,50 m3/hari
3
Q air keluar bak = Qmasuk - Qendapan
penampung air sungai = 50 m3/hari - 2,50 m3/hari
= 47,5 m3/hari

Spesifikasi:
Fungsi = menampung air limbah yang akan diolah lebih lanjut
Tipe = ractangular dengan kemiringan
Rate volumetrik = 50 m3/hari
Kapasitas = 62,5 m3
Waktu tinggal = 1 hari
Panjang bak penampung = 5,6652 m
Lebar bak penampung = 2,8326 m
Tinggi bak penampung = 2,8326 m
Tinggi prisma = 2,1244 m

B) TANGKI NETRALISASI
Rate keluar bak penampung = 47,5 m3/hari = 0,0330 m3/menit
Waktu tinggal = 5 menit
pH limbah = 5,6
Kebutuhan NaOH
pH = 5,6
[H+] = 0,000002512 M

pH dalam limbah dibasakan hingga pH 9, maka


pOH = 14 - pH
= 14 - 9
= 5
[OH-] = 0,00001 M
n [H+] = n [OH-]
V1 M1 = V2 M2
47,5 x 0,000002512 = V2 x 0,00001
V2 = 11,9315 m3/hari

4
Perhitungan Dimensi
Rate masuk tangki = Rate keluar bak penampung + Rate NaOH
= 47,5 + 11,9315
= 59,4315 m3/hari
= 0,0413 m3/menit
Volume liquid = Waktu tinggal x Rate masuk tangki
= 5 menit x 0,0413 m m3/menit
= 0,2064 m3

Asumsi, volume liquid mengisi 80% volume tangki


Volume tangki= Volume liquid
80%
= 0,2064 m3
80%
= 0,2579 m3

Asumsi :
H/D = 2
Volume tangki = 1/4 π D2 H
0,2579 = 1/2 π D3
D = 0,5477 m
H = 1,0954 m

Sistem pengaduk
Diameter Impeller (Da) = 1/3 x D
= 1/3 x 0,5477
= 0,1826 m
Kecepatan pengadukan (N) = 100 rpm = 1,6667 rps
ρ air = 1000 kg/ m3
µ air = 0,0008 kg/m.s
Nre = ρ x Da2 x N
µ

5
= 1000 x 0,0333 x 1,6667
0,0008
= 69439,370 (Aliran turbulen > 4000)
Jenis impeller: Turbin, 6 flat blades, k = 6,3 (untuk aliran turbulen)
P = k x ρ x Da5 x N3
= 6,3 x 1000 x 0,0002 x 4,6296
= 5,9157 watt = 0,0079 Hp
Jika effesiensi motor 80%, maka:
P = Hp
80%
= 0,0079
80%
= 0,0099 Hp ≈ 0,5 Hp

Spesifikasi:
Fungsi = untuk menetralkan pH
Tipe = silinder
Rate volumetrik = 59,4315 m3/hari
Waktu tinggal = 5 menit
Kapasitas = 0,2579 m3
Dimensi tangki : Diameter = 0,5477 m
Tinggi = 1,0954 m
Sistem pengaduk: Jenis impeler = turbin, 6 flat blades
Kecepatan pengadukan = 100 rpm
Diameter impeller = 0,1826 m
Effisiensi motor = 80%
Daya (P) = 0,5 Hp

B) TANGKI KOAGULASI
Rate keluar tangki netralisasi = 59,4315 m3/hari = 2,4763 m3/jam
Waktu tinggal = 5 menit = 0,0833 jam
Jenis koagulan = Aluminium Sulfat (Al2(SO4)3)
Dosis koagulan =20 mg/L =0,02 kg/ m3 (AWWA 2nd Edition Page 170)

6
Kelarutan koagulan = 404 g/L = 404 kg/ m3
Kebutuhan koagulan = Dosis koagulan x Rate keluar tangki netralisasi
= 0,0200 kg/ m3 x 2,4763 m3/jam
= 0,0495 kg/jam
Kebutuhan air untuk melarutkan koagulan = Kebutuhan koagulan
Kelarutan koagulan
= 0,0495 kg/jam
404 kg/ m3
= 0,0001 m3/jam
Q masuk tangki=Rate keluar tangki netralisasi+Kebutuhan air untuk melarutkan koagulan
koagulasi
= 2,4763 + 0,0001
= 2,4764 m3/jam

Dimensi tangki koagulasi


Volume liquid = Q masuk tangki koagulasi x Waktu tinggal
= 2,4764 m3/jam x 0,0833 jam
= 0,2064 m3
Asumsi, volume liquid mengisi 80% volume tangki
Volume tangki = Volume liquid
80%
= 0,2064 m3
80%
= 0,2580 m3

Asumsi :
H/D = 2
Volume tangki = 1/4 π D2 H
0,2580 = 1/2 π D3
D = 0,5477 m
H = 1,0954 m

7
Sistem pengaduk
Diameter Impeller (Da) = 1/3 x D
= 1/3 x 0,5477
= 0,1826 m
Kecepatan pengadukan (N) = 100 rpm = 1,6667 rps
ρ air = 1000 kg/ m3
µ air = 0,0008 kg/m.s
Nre = ρ x Da2 x N
µ
= 1000 x 0,0333 x 1,6667
0,0008
= 69441,661 (Aliran turbulen > 4000)
Jenis impeller: Turbin, 6 flat blades, k = 6,3 (untuk aliran turbulen)
P = k x ρ x Da5 x N3
= 6,3 x 1000 x 0,0002 x 4,6296
= 5,9162 watt = 0,0079 Hp
Jika effesiensi motor 80%, maka:
p = Hp
80%
= 0,0079
80%
= 0,0099 Hp ≈ 0,5 Hp

Spesifikasi:
Fungsi = menstabilisasi air sungai dengan bantuan koagulan sehingga partikel
limbah mengalami penggumpalan lunak (slurry)
Tipe = silinder
Rate volumetrik = 2,4764 m3/jam
Waktu tinggal = 5 menit
Kapasitas = 0,2580 m3
Dimensi tangki : Diameter = 0,5477 m
Tinggi = 1,0954 m

8
Sistem pengaduk: Jenis impeler = turbin, 6 flat blades
Kecepatan pengadukan =100 rpm
Diameter impeller =0,1826 m
Effisiensi motor = 80%

C) TANGKI FLOKULASI
Q keluar tangki koagulasi = 2,4764 m3/jam
Waktu tinggal = 15 menit = 0,25 jam
Jenis flokulan = PAC
Dosis flokulan = 5 mg/L = 0,005 kg/ m3 (AWWA 2nd Edition Page 170)
Kelarutan flokulan = 300 g/L = 300 kg/ m3
ρ flokulan = 1,2 kg/L = 1200 kg/ m3

Kebutuhan flokulan = Dosis flokulan x Q keluar tangki koagulasi


= 0,005 kg/ m3 x 2,4764 m3/jam
= 0,0124 kg/jam
Kebutuhan air untuk melarutkan flokulan = Kebutuhan flokulan
Kelarutan flokulan
= 0,0124 kg/jam
300 kg/ m3
= 0,00004127 m3/jam

Q masuk tangki flokulasi = Q keluar tangki koagulasi + Kebutuhan air


untuk melarutkan flokulan
= 2,4764 + 0,00004127
= 2,4765 m3/jam

Dimensi tangki flokulasi


Volume liquid = Q masuk tangki flokulasi x Waktu tinggal
= 2,4765 m3/jam x 0,25 jam
= 0,6191 m3

9
Asumsi, volume liquid mengisi 80% volume tangki
Volume tangki = Volume liquid
80%
= 0,6191 m3
80%
= 0,7739 m3
Asumsi : H/D = 2
Volume tangki = 1/4 π D2 H
0,7739 = 1/2 π D3
D = 0,7899 m
H = 1,5799 m

Sistem pengaduk
Diameter Impeller (Da) = 1/3 x D
= 1/3 x 0,7899 m
= 0,2633 m
Kecepatan pengadukan (N) = 50 rpm = 0,8333 rps
ρ air = 1000 kg/ m3
µ air = 0,0008 kg/m.s
Nre = ρ x Da2 x N
µ
Nre = 1000 x 0,0693 x 0,8333
0,0008
= 72223,041 (Aliran turbulen > 4000)

Jenis impeller: Turbin, 6 flat blades, k = 6,3 (untuk aliran turbulen)


P = k x ρ x Da5 x N3
= 6,3 x 1000 x 0,0013 x 0,5787
= 4,6149 watt = 0,0062 Hp

Jika effesiensi motor 80%, maka:


p = Hp
80%
= 0,0062 = 0,0077 Hp ≈ 0,5 Hp
80%

10
Spesifikasi:
Fungsi = proses pembentukan flok untuk meningkatkan hubungan atar partikel hasil
koagulasi
Tipe = silinder
Rate volumetrik = 2,4765 m3/jam
Waktu tinggal = 15 menit
Kapasitas = 0,7739 m3
Dimensi tangki :
Diameter = 0,7899 m
Tinggi = 1,5799 m
Sistem pengaduk:
Jenis impeler = turbin, 6 flat blades
Kecepatan pengadukan = 50 rpm
Diameter impeller = 0,2633 m
Effisiensi motor = 80%
Daya (P) = 0,5 Hp

D) CLARIFIER 1
Rate volumetrik (Q3) = 59,4354 m3/hari = 2,4765 m3/jam
Jenis partikel = flokulan
Waktu tinggal = 2 jam
Volume liquid = Rate volumetrik (Q3) x waktu tinggal
= 2,4765 m3/jam x 2 jam
= 4,9529 m3
Volume liquid = volume tangki
Volume tangki = 4,9529 m3

Asumsi :
Diameter (D) = 10 Tinggi silinder (Hs)
Hs = 2 Tinggi conical (Hc)
Volume tangki = Volume silinder + volume conical
4,9529 = (1/4 π D2 Hs) + ( 1/12 π D2 Hc)
4,9529 = (1/4 π (10Hs)2 Hs) + ( 1/12 π (10Hs)2 Hs/2)

11
4,9529 = 91,5833 Hs3
Hs = 0,3782 m
D = 3,7817 m
Hc = 0,1891 m
Diameter pipa umpan masuk, d' :
d' = 0,15 x D
= 0,15 x 3,7817 m
= 0,5672 m
Asumsi: s = 1m s/s' = 4
s' = 1/4 = 0,25 m

Spesifikasi:
Fungsi = tempat terjadinya sedimentasi
Tipe = circular radial flow tank
Rate volumetrik = 2,4765 m3/jam
Waktu tinggal = 2 jam
Kapasitas = 4,9529 m3
Diameter = 3,7817 m
Tinggi silinder (Hs) = 0,3782 m
Tinggi conical (Hc) = 0,1891 m
Diameter pipa umpan masuk, d' = 0,5672 m
Panjang pipa (s) = 1 m
Jarak permukaan air dengan pipa (s') = 0,25 m

E) BAK PENAMPUNG FLOK DARI CLARIFIER 1


Asumsi: padatan yang mengendap (flok) 10% rate volumetrik clarifier
Rate volumetrik (Q4) = 10% x Q3
= 10% x 2,4765 m3/jam
= 0,2476 m3/jam
Waktu tinggal (t) = 1 jam
Volume liquida = Q4 x t
= 0,2476 m3/jam x 1 jam
= 0,2476 m3

12
Asumsi: Volume air mengisi 80% volume bak penampung flok
Volume bak penampung flok = Volume liquida
80%
= 0,2476 m3
80%
= 0,3096 m3
Asumsi:
Panjang (P) = 2L
Kedalaman (H) = L

Volume bak = PxLxH


penampung flok
0,3096 = 2LxLxL
0,3096 = 2 x L3
L = 0,5369 m
P = 1,0738 m
H = 0,5369 m

Spesifikasi :
Fungsi = menampung flok sementara dari hasil pengolahan limbah
Tipe = rectangular
Rate volumetrik = 0,2476 m3/jam
Waktu tinggal = 1 jam
Kedalaman bak penampung (H) = 0,5369 m
Lebar bak penampung (L) = 0,5369 m
Panjang bak penampung (P) = 1,0738 m

F) BAK PENAMPUNG AIR LIMBAH DARI CLARIFIER 1


Asumsi: Air bersih 90% rate volumetrik clarifier
Rate volumetrik (Q5) = 90% x Q3
= 90% x 2,4765 m3/jam
= 2,2288 m3/jam
Waktu tinggal (t) = 1 jam

13
Volume liquida = Q5 x t
= 2,2288 m3/jam x 1 jam
= 0,0929 m3
Asumsi, volume air mengisi 80% volume bak penampung air bersih
Volume bak penampung = Volume liquida
air bersih 80%
= 0,0929 m3
80%
= 0,1161 m3

Asumsi:
Panjang (P) = 2L
Kedalaman (H) = L
Volume bak = PxLxH
penampung flok
0,1161 = 2LxLxL
0,1161 = 2 L3
L = 0,3872 m
P = 0,7744 m
H = 0,3872 m

Spesifikasi :
Fungsi = menampung air limbah dari clarifier 1 sebelum diolah lebih lanjut
Tipe = rectangular
Rate volumetrik = 2,2288 m3/jam
Waktu tinggal = 1 jam
Kedalaman bak penampung (H) = 0,3872 m
Lebar bak penampung (L) = 0,3872 m
Panjang bak penampung (P) = 0,7744 m

G) SAND FILTER
Rate volumetrik (Q5) = 2,2288 m3/jam = 53,4919 m3/hari
Laju alir (v) untuk rapid sand filter = 200 m3/ m2. hari

14
Luas penampang (A) = (Q5)
v
= 53,4919 m3/hari
200 m3/ m2. hari
= 0,2675 m2
Diameter sand filter (D) = √(4 x A/π)
= √(4 x 0,2675/π)
= 0,5837 m
r = 0,2919 m

Tinggi lapisan dalam kolom :


Lapisan antrasit = 0,50 m
Lapisan pasir = 0,60 m
Lapisan granet = 0,15 m
Lapisan gravel = 0,25 m
Total tinggi lapisan = 1,50 m

Kenaikan akibat backwash = 25% x (Tinggi lapisan antrasit dan pasir)


= 25% x (0,5 m + 0,6 m)
= 0,2750 m
Tinggi ruang kosong : Bagian atas = 0,5 m
Bagian bawah = 0,5 m
Total tinggi sand filter =Tinggi lapisan + tinggi ruang kosong bagian atas + tinggi ruang
kosong bagian bawah
= (1,5 m + 0,5 m + 0,5 m)
= 2,5 m

Spesifikasi:
Fungsi = menyaring flok yang masih terikut dari clarifier 1
Tipe = rapid sand filter
Rate volumetrik = 2,2288 m3/jam
Laju alir (v) = 200 m3/m2. hari
Diameter sand filter = 0,5837 m
Tinggi lapisan = 1,50 m

15
Kenaikan akibat backwash = 0,2750 m
Tinggi ruang kosong atas = 0,5 m
Tinggi ruang kosong bawah = 0,5 m
Tinggi silinder = 2,5 m

H) BAK PENAMPUNG AIR LIMBAH DARI SAND FILTER


Asumsi: flok tertinggal di sand filter 1% rate volumetrik sand filter
Jumlah flok = 1% x Rate volumetrik (Q5)
= 1% x 2,2288 m3/jam
= 0,0223 m3/jam
Rate volumetrik (Q6) =Rate volumetrik (Q5) - Jumlah flok
= 2,2288 m3/jam - 0,0223 m3/jam
= 2,2065 m3/jam
= 52,9569 m3/hari
Waktu tinggal = 1 jam
Volume liquid = Waktu tinggal x Rate volumetrik (Q6)
= 1 jam x 2,2065 m3/jam
= 2,2065 m3
Volume liquid mengisi 80% volume bak penampung
Volume bak penampung = Volume liquid
80%
= 2,2065 m3
80%
= 2,7582 m3
Asumsi :
Panjang (P) = 2L
Kedalaman (H) = L
Volume bak penampung = PxLxH
2,7582 = 2LxLxL
L = 1,1131 m
P = 2,2262 m
H = 1,1131 m

16
Spesifikasi :
Fungsi = menampung air limbah dari sand filter sebelum diolah lebih lanjut
Tipe = rectangular
Rate volumetrik = 2,2065 m3/jam
Waktu tinggal = 1 jam
Kedalaman bak penampung (H) = 1,1131 m
Lebar bak penampung (L) = 1,1131 m
Panjang bak penampung (P) = 2,2262 m

I) KATION EXCHANGER
Kandungan KMnO4 = 447,38 mg/L = 447,3800 g/ m3
Rate volumetrik = 2,2065 m3/jam
Jumlah KMnO4 = Kandungan KMnO4 x rate volumetrik
dalam limbah = 447,3800 g/ m3 x 2,2065 m3/jam
= 987,1614 g/jam
Mol KMnO4 = Jumlah KMnO4 dalam limbah
BM KMnO4
= 987,1614 g/jam
158,034 g/mol
= 6,2465 mol/jam

KMnO4 → K+ + MnO4-
m: 6,2465
r: 6,2465 6,2465 6,2465
s: 0 6,2465 6,2465

Jumlah K+ = mol K+ x Ar K+
= 6,2465 x 39
= 243,6140 g/jam
Resin yang digunakan jenis Dowex
Kapasitas resin = 2 ek/L resin
ek = Massa x elektron
Ar K+
= 243,6140 x 1 = 6,2465 ek/jam
39

17
Resin yang diperlukan= ek
Kapasitas resin
= 6,2465 ek
2 ek/L resin
= 3,1233 L resin/jam
= 2,2487 m3resin/bulan
Resin diregenerasi setiap 3 bulan
Volume resin untuk 3 bulan =2,2487 m3resin/bulan x 3 bulan
=6,7462 m3
Effisiensi resin 80%, maka
Volume resin = 6,7462 m3
80%
= 8,4328 m3
Volume tangki = 2 x volume resin
Volume tangki = 2 x 8,4328 m3
= 16,8656 m3
Asumsi:
H = 2D
Volume tangki = 1/4 π D2 H
16,8656 = 1/4 π D2 x 2D
16,8656 = 1/2 π D3
D = 2,2065 m
H = 4,4130 m
H resin = 1/2 x H tangki
= 1/2 x 4,4130 m
= 2,2065 m

Spesifikasi :
Volume resin = 8,4328 m3
Waktu regenerasi = 3 bulan
Diameter ion exchange (D) = 2,2065 m
Tinggi ion exchange (H) = 4,4130 m

18
J) ANION EXCHANGER
Kandungan KMnO4 = 447,38 mg/L = 447,3800 g/m3
Rate volumetrik = 2,2065 m3/jam
Jumlah KMnO4 dalam limbah = Kandungan KMnO4 x rate volumetrik
= 447,3800 g/m3 x 2,2065 m3/jam
= 987,1614 g/jam
Mol KMnO4 = Jumlah KMnO4 dalam limbah
BM KMnO4
= 987,1614 g/jam
158,034 g/mol
= 6,2465 mol/jam

KMnO4 → K+ + MnO4-
m: 6,2465
r: 6,2465 6,2465 6,2465
s: 0 6,2465 6,2465

Jumlah MnO4- = mol MnO4- x BM MnO4-


= 6,2465 x 119
= 743,3350 g/jam
Resin yang digunakan jenis Dowex
Kapasitas resin = 1,4 ek/L resin
ek = Massa x elektron
BM MnO4-
= 743,3350 x 1
119
= 6,2465 ek/jam
Resin yang diperlukan = ek
Kapasitas resin
= 6,2465 ek
1,4 ek/L resin
= 4,4618 L resin/jam
= 3,2125 m3 resin/bulan

19
Resin diregenerasi setiap 3 bulan
Volume resin untuk 3 bulan = 3,2125 m3 resin/bulan x 3 bulan
= 9,6375 m3
Effisiensi resin 80%, maka
Volume resin = 9,6375 m3
80%
= 12,0468 m3
Volume tangki = 2 x volume resin
Volume tangki = 2 x 12,0468 m3
= 24,0937 m3
Asumsi:
H = 2D
Volume tangki = 1/4 π D2 H
24,0937 = 1/4 π D2 2D
24,0937 = 1/2 π D3
D = 2,4850 m
H = 4,9701 m
H resin = 1/2 x H tangki
= 1/2 x 4,9701 m
= 2,4850 m

Spesifikasi :
Volume resin = 12,0468 m3
Waktu regenerasi = 3 bulan
Diameter ion exchange (D) = 2,4850 m
Tinggi ion exchange (H) = 4,9701 m

K) BAK PENAMPUNG LIMBAH DARI ION EXCHANGE


Rate volumetrik = 2,2065 m3/jam
Waktu tinggal = 1 jam
Volume liquid = Waktu tinggal x Rate volumetrik (Q6)
= 1 jam x 2,2065
= 2,2065 m3

20
Asumsi, volume liquid mengisi 80% volume bak penampung
Volume bak penampung = Volume liquid
80%
= 2,2065 m3
80%
= 2,7582 m3
Asumsi :
Panjang (P) = 2L
Kedalaman (H) = L
Volume bak penampung = PxLxH
2,7582 = 2LxLxL
L = 1,1131 m
P = 2,2262 m
H = 1,1131 m

Spesifikasi :
Fungsi = menampung air limbah dari ion exchange sebelum diolah dengan
proses biologi aerob
Tipe = rectangular
Rate volumetrik = 2,2065 m3/jam
Waktu tinggal = 1 jam
Kedalaman bak penampung (H) = 1,1131 m
Lebar bak penampung (L) = 1,1131 m
Panjang bak penampung (P) = 2,2262 m

Effisiensi proses kimia:


COD = 70%
BOD = 70%
TSS = 95%
KMnO4 = 100%

21
Kadar Limbah masuk
Parameter Kadar limbah Baku mutu Satuan
COD 1165,380 80 mg/L
BOD 206,7500 20 mg/L
TSS 391 50 mg/L
pH 5,6 6-9 -
KMnO4 447,38 85 mg/L
Ammonia 4,5 10 mg/L
Minyak dan lemak 1,29 10 mg/L
Senyawa aktif biru metilen 2,78 2 mg/L
Pospat 1,62 2 mg/L

Kadar Limbah keluar proses kimia


Kadar Baku
Parameter limbah mutu Satuan
COD 349,6140 80 mg/L
BOD 62,0250 20 mg/L
TSS 19,5500 50 mg/L
pH 9,0 6 - 9 -
KMnO4 0 85 mg/L
Ammonia 4,5 10 mg/L
Minyak dan lemak 1,29 10 mg/L
Senyawa aktif biru metilen 2,78 2 mg/L
Pospat 1,62 2 mg/L

L) BIOLOGI AEROB
Rate volumetrik (Q6) = 2,2065 m3/jam = 52,9569 m3/hari
Rate volumetrik masuk bak aerasi :
Rate volumetrik (Q7) = Rate volumetrik (Q6)
% recycle mikroba
= 2,2065 m3/jam
91%
= 2,4248 m3/jam
= 58,1944 m3/hari
Waktu tinggal = 12jam
Volume tertampung = Rate volumetrik (Q6) x Waktu tinggal
= 2,4248 x 12
= 29,0972 m3

22
Perhitungan kebutuhan udara
Dosis O2 yang dibutuhan = BOD + COD = 62,0250 + 349,6140
O2 pada udara 0,2100
= 1960,1857 mg/L
Kebutuhan O2 untuk mengolah limbah = dosis O2 x Volume limbah
= 1960,1857 mg/L x 52,9569 m3/hari
= 103,8054 kg
Kebutuhan udara = 100% x Kebutuhan O2
21%
= 100% x 103,8054
21%
= 494,3116 kg
Volume Udara = massa udara = 494,3116 kg
ρ 1200 kg/ m3
= 0,4119 m3, untuk 1 hari maka untuk
Untuk faktor keamanan dilebihkan 30%
Volume udara actual = 0,5355 m3
Qudara = 0,5355 m3/hari
3600 hari/ sekon
= 0,0001488 m3/sekon

Power Pompa Blower


Volume liquid = 29,0972 m3
Asumsi, volume liquid mengisi 85% bak aerasi
Volume bak = Volume liquid
85%
= 29,0972 m3
85%
= 34,2320 m3
Asumsi:
Ketinggian (H) = H
Panjang (P) = 3H
Lebar (L) = 2H
Volume bak aerasi = PxLxH

23
34,2320 = 3H x 2H x H
34,2320 = 6 H3
H = 1,7869 m
P = 5,3606 m
L = 3,5737 m
maka, ketinggian liquid :
Hl = Volume liquid
PxL
= 29,0972
5,3606 x 3,5737
= 1,5188 m ≈ 1,6 m
Ktinggian liquid = tekanan milimeters of water coloumn
1,6 m = 1600 mmH2O
effisiensi blower = 50%
P = 1600 mmH2O = 3200 mmH2O
50%
Sehingga tekanan yang diberikan blower:
Pu = ρxgxH
= 997 kg/m3 x 9,8 m/s2 x 3,2 m
= 31265,9 N/m2
Power blower = Pu x Q udara
= 31265,9 N/ m2 x 0,000149 m3/sekon
= 4,6508 N.m/sekon
= 0,0062 Hp ≈ 0,5 Hp

Kebutuhan Mikroba
Dosis mikroba yang dibutuhkan
F/M = 0,75
M = 349,6140 mg/L
0,75
= 466,1520 mg/L
Kebutuhan mikroba = dosis mikroba x volume liquid
= 466,1520 mg/L x 29,0972 m3

24
= 466,1520 g/m3 x 29,0972 m3
= 13563,7260 g mikroba
= 13,5637 kg mikroba

Spesifikasi :
Fungsi = proses pengolahan air limbah secara biologi dengan injeksi udara
Tipe = suspended growth
Rate volumetrik = 2,4248 m3/jam
Waktu tinggal = 12 jam
Kapasitas = 34,2320 m3
Panjang bak aerasi = 5,3606 m
Lebar bak aerasi = 3,5737 m
Tinggi bak aerasi = 1,7869 m
Power blower = 0,5 Hp
Kebutuhan mikroba = 13,5637 kg mikroba

M) CLARIFIER 2
Rate volumetrik (Q7) = 2,4248 m3/jam = 58,1944 m3/hari
Jenis partikel = mikroba
Waktu tinggal = 2 jam
Volume liquid = Rate volumetrik (Q7) x waktu tinggal
= 58,1944 m3/jam x 2 jam
= 116,3889 m3
Volume liquid = volume tangki
Volume tangki = 116,3889 m3

Asumsi :
Diameter (D) = 10 Tinggi silinder (Hs)
Hs = 2 Tinggi conical (Hc)
Volume tangki = Volume silinder + volume conical
116,3889 = (1/4 π D2 Hs) + ( 1/12 π D2 Hc)
116,3889 = (1/4 π (10Hs)2 Hs) + ( 1/12 π (10Hs)2 Hs/2)
116,3889 = 91,5833 Hs3
Hs = 1,0832 m
25
D = 10,8317m
Hc = 0,5416 m
Diameter pipa umpan masuk, d' :
d' = 0,15 x D
= 0,15 x 10,8317 m
= 1,6248 m

Asumsi: s = 1,5 m s/s' = 4


s' = 3/8
= 0,375 m

Spesifikasi:
Fungsi = tempat terjadinya pemisahan air limbah dengan mikroba yang terikut dari
proses biologi aerob
Tipe = circular radial flow tank
Rate volumetrik = 2,4248 m3/jam
Waktu tinggal = 2 jam
Kapasitas = 116,3889 m3
Diameter = 10,8317 m
Tinggi silinder (Hs) = 1,0832 m
Tinggi conical (Hc) = 0,5416 m
Diameter pipa umpan masuk, d' = 1,6248 m
Panjang pipa (s) = 1,5 m
Jarak permukaan air dengan pipa (s') = 0,375 m

N) BAK PENAMPUNG MIKROBA DARI CLARIFIER 2


Asumsi: mikroba yang terikut dari proses biologi aerob 10% rate volumetrik clarifier
Rate volumetrik (Q8) = 10% x Q7
= 10% x 2,4248 m3/jam
= 0,2425 m3/jam
Waktu tinggal (t) = 1 jam
Volume liquida = Q4 x t
= 0,2425 m3/jam x 1 jam
= 0,2425 m3
26
Asumsi: Volume air mengisi 80% volume bak penampung flok
Volume bak penampung flok = Volume liquida
80%
= 0,2425 m3
80%
= 0,3031 m3
Asumsi:
Panjang (P) = 2L
Kedalaman (H) = L
Volume bak penampung flok = PxLxH
0,3031 = 2LxLxL
0,3031 = 2 x L3
L = 0,5332 m
P = 1,0663 m
H = 0,5332 m

Spesifikasi :
Fungsi = menampung mikroba sementara
Tipe = rectangular
Rate volumetrik = 0,2425 m3/jam
Waktu tinggal = 1 jam
Kedalaman bak penampung (H) = 0,5332 m
Lebar bak penampung (L) = 0,5332 m
Panjang bak penampung (P) = 1,0663 m

O) BAK PENAMPUNG AIR LIMBAH DARI CLARIFIER 2


Asumsi: air bersih 90% rate volumetrik clarifier
Rate volumetrik (Q9) = 90% x Q7
= 90% x 2,4248 m3/jam
= 2,1823 m3/jam
Waktu tinggal (t) = 1 jam
Volume liquida = Q9 x t
= 2,1823 m3/jam x 1 jam
= 0,0909 m3

27
Asumsi: Volume air mengisi 80% volume bak penampung air bersih
Volume bak penampung air bersih = Volume liquida
80%
= 0,0909 m3
80%
= 0,1137 m3

Asumsi:
Panjang (P) = 2L
Kedalaman (H) = L
Volume bak penampung flok = PxLxH
0,1137 = 2LxLxL
0,1137 = 2 L3
L = 0,3845 m
P = 0,7689 m
H = 0,3845 m

Spesifikasi :
Fungsi = menampung air limbah setelah pengolahan sebelum dibuang
Tipe = rectangular
Rate volumetrik = 2,1823 m3/jam
Waktu tinggal = 1 jam
Kedalaman bak penampung (H) = 0,3845 m
Lebar bak penampung (L) = 0,3845 m
Panjang bak penampung (P) = 0,7689 m

Effisiensi proses biologi aerob :


COD = 95%
BOD = 95%
TSS = 60%
Senyawa aktif biru metilen = 85%

28
Kadar Limbah masuk proses biologi aerob
Parameter Kadar limbah Baku mutu Satuan
COD 349,6140 80 mg/L
BOD 62,0250 20 mg/L
TSS 19,5500 50 mg/L
pH 9,0 6-9 -
KMnO4 0 85 mg/L
Ammonia 4,5 10 mg/L
Minyak dan
1,29 10 mg/L
lemak
Senyawa
aktif biru 2,78 2 mg/L
metilen
Pospat 1,62 2 mg/L

Kadar Limbah keluar proses biologi aerob


Parameter Kadar limbah Baku mutu Satuan
COD 17,4807 80 mg/L
BOD 3,1013 20 mg/L
TSS 7,8200 50 mg/L
pH 9,0 6-9 -
KMnO4 0 85 mg/L
Ammonia 4,5 10 mg/L
Minyak dan
1,29 10 mg/L
lemak
Senyawa
aktif biru 0,42 2 mg/L
metilen
Pospat 1,62 2 mg/L

29
1. Flowhseet

Flokulan
Koagulan
Ion Exchange

L-211

Air Pendingin
Clarifier
Sand Filter
SUNGAI
Cooling Tower
Tangki penampung air Tangki koagulasi Tangki flokulasi
sungai
Bak penampung
Bak penampung flok Air bersih
Bak
penampung Air Proses
air bersih dari Bak penampung
sand filter air demineralisasi

Air Boiler
Bak
penampung
air sanitasi

Bak
penampung
air sanitasi

30