Anda di halaman 1dari 7

SEKATEN DI KOTA SOLO

DISUSUN UNTUK MEMENUHI TUGAS KULIAH APRESIASI


SENI BUDAYA JAWA
Dosen Pengampu : Bpk .Winarto S.sn,S.pd.

Widatik Inten Sawiji


17540036
PGSD 03/IV

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR


FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS SLAMET RIYADI SURAKARTA
2019
BAB 1
PENDAHULUAN
1. LATAR BELAKANG MASALAH
Indonesia merupakan negara multikultural ,yang terdiri dari berbagai suku yang mana masing masing suku
memiliki tradisi kebudayaan yang unik yang memperkaya kebudayaan bangsa indonesia .Menurut bahasa
tradisi adalah adat istiadat turun temurun yang masih dijalankan dalam masyarakat sampai sekarang

Suku jawa adalah salah satu suku yang dominan di Indonesia yang kebudayaanya mendiami provinsi jawa
tengah ,DIY,dan jawa Timur .Salah satu warisan budaya di Indonesia adalah Upacara sekaten .

Sekaten merupakan upacara kerajaan yang bertujuan memperingati hari Maulud Nabi Muhammad SAW.

Upacara sekaten di solo dimulai dengan dikeluarkanya sepasang gamelan Kyai Gunturmadu &Kyai Guntur
Sari dan diakhiri dengan Gunungan (Grebeg Maulud )

2. RUMUSAN MASALAH
a. Bagaimanakah sejarah asal mula perayaan sekaten diadakan
b. Di dalam rangkaian upacara sekaten rangkaian apa yang menunjukan kesenian dan
kebudayaan ?
3. TUJUAN
a.Mengetahui sejarah awal mula sekaten
b.Menganalisis rangkaian sekaten di kota solo khususnya rangkaian Gunungan dan Gamelan
PEMBAHASAN
1.SEJARAH SEKATEN
Sekaten merupakan sebuah upacara kerajaan yang dilaksanakan selama tujuh hari .Konon asal usul

.
upacara ini ada sejak kerajaan Demak Sekaten berasai dari kata dalam bahasa arab syahadatain yang
berarti dua kalimat syahadat .Konon , acara sekaten dahulu didesain oleh wali songo untuk
memperingati hari kelahiran Nabi Muhamad SAW.Sekaligus sebagai media mengajarkan agama islam .

Dan berikut adalah rangkaian sekaten di SOLO

2. A GAMELAN PUSAKA KYAI GUNTUR MADU DAN KYAI GUNTUR SARI .


Tabuhan Gamelan Pusaka Kyai Guntur madu dan kyai Guntur sari .Acara ini diadakan pada tanggal 5
mulud yang dimulai dengan memindahkan sepasang gamelan tersebut dari kraton ke bangsal Masjid
Agung solo yang selanjutnya ditabuh secara bergantian .Acara ini sekaligus sebagai acara penanda
pembuka Grebeg Maulud .Sepasang gamelan tersebut dimainkan /dibunyikan untuk gending (komposisi
musik jawa )Rambu dan Rangkur yang menandai perayaan sekaten dimulai .Sepasang gamelan tersebut
terus ditabuh bergantian hingga menjelang pelaksanaan Gerebeg gunungan Sekaten sekitar tujuh hari
kemudian .

Kedua gamelan ini ditabuh selama 24 jam .Tabuhan dihentikan hanya ketika datang waktu salat . Tempo
dalam tabuhan gamelan tradisi sekaten ini mengalir lebih lambat seiring tarikan napas penabuh dan
pendengarnya .Gending gending yang dimainan ini merupakan karya sunan Kalijaga .

B. GREBEG MAULID (GUNUNGAN )


Acara puncak Grebeg Maulid tepat pada hari kelahiran Nabi Muhammad SAW Yaitu tanggal 12 mulud
pada penanggalan jawa atau 12 Rabi ‘ul awal pada penanggalan islam .Kata grebeg berasal dari bahasa
jawa ‘’Brebeg’’atau gembrebeg yang berart suara ribut yang ditimbulkan oleh penonton.

Pada hari tersebut raja memberikan sedekah pada rakyatnya berupa makanan tradisional dan hasil bumi
yang disusun dalam bentuk sepasang Gunungan

Gunungan jaler berisi bahan makanan mentah seperi sayur mayur ,palawija dan ketela ,.Sementara
gunungan Estri (Perempuan ) terdiri dari makanan matang .Bukan sekedar tanpa makna dua gunungan
ini .Gunungan jaler menyimbolkan laki laki yang memiliki tugas mencari nafkah .Sementara gunungan
estri melambangkan tugas istri mengelolah makanan menjadi siap saji ..
MOTTO
Pendidikan adalah alat yang paling ampuh untuk mengubah dunia

Lestarikan budaya kita agar tak punah dikikis jaman


DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR .........................................................i
DAFTAR ISI .....................................................................ii
BAB 1 PENDAHULUAN.....................................................1
1. LATAR BELAKANG ...................................................1
2. TUJUAN ..................................................................2
3. RUMUSAN MASALAH ..............................................3
BAB II ISI ..................................................................3
BAB III PENUTUP ......................................................4
A. KESIMPULAN .......................................................4
B. SARAN ..................................................................4
KATA PENGANTAR
Dengan memohon rahmat Tuhan yang Maha Esa serta mengucap syukur kepadanya atas segala
limpahan karunianya diberikan kekuatan untuk menyususn makalah yang berjudul ‘’Sekatenan’’

Tujuan dari makalah ini adalah untuk pemenuhan tugas Apresiasi Seni Budaya Jawa yang diampu
oleh Bpk . Winarto S.SN,s.PD,m.sn yang merupakan dosen serta pembimbing saya dalam proses
pembuatan karya tulis ini ,ucapan terimakasih juga saya tunjukan kepada :

1.Orang tua saya yang sudah banyak membantu , memberikan doa , kasih sayang ,dan orang yang
mengetahui keluh kesah dalam mengerjakan segala tugas kuliah

2.Teman teman PGSD 03 yang sama sama berjuang , selalu memberi bantuan, inspirasi khususnya
motivasi dalam mengerjakan tugas ini

Surakarta,21 Mei 2019