Anda di halaman 1dari 46

UNIT PEMBELAJARAN STEM

Science, Technology, Engineering, and Mathematics

PEMBANGKIT LISTRIK DARI BAHAN SEHARI-HARI (PLBS)


(3 x pertemuan)

Disusun Oleh :
Yayu Sri Rahayu
Aritta Megadomani
PEMBANGKIT LISTRIK DARI BAHAN SEHARI-HARI (PLBS)

I. Pendahuluan
A. Penjelasan Umum
Unit pembelajaran Pembangkit Listrik dari Bahan Sehari-Hari (PLBS) ini berisi pedoman
untuk guru dalam menyajikan pembelajaran topik tentang sel volta untuk menjelaskan
proses yang terjadi dalam sel volta serta aplikasinya. Pembelajaran ini dirancang
menggunakan pendekatan STEM: Science, Technology, Engineering, and Mathematics.

Melalui pembelajaran dengan pendekatan STEM, peserta didik belajar suatu topik dengan
mengintegrasikan sains, teknologi, teknik dan matematika untuk memecahkan masalah
yang dihadapi dalam dunia nyata dan kehidupan sejhari-hari.

Tujuan Pendidikan STEM menurut Bybee (2013) diantaranya peserta didik melek STEM,
yang mempunyai pengetahuan, sikap dan keterampilan untuk mengidentifikasi pertanyaan
dan masalah dalam kehidupannya, menjelaskan fenomena alam, mendesain serta menarik
kesimpulan berdasarkan bukti mengenai isu terkait STEM. Untuk memecahkan masalah
sains dan teknologi diperlukan keterampilan berpikir dan berkreasi. Pembelajaran sains
dengan pendekatan STEM melatih peserta didik dalam berpikir kritis, kreatif, berkolaborasi
dan berkomunikasi. Oleh karena itu, pembelajaran dengan pendekatan STEM mendukung
tuntutan pendidikan dalam menghadapi abad 21 yang juga merupakan target kompetensi di
dalam kurikulum 2013. Pembelajaran abad 21 merupakan pembelajaran yang
mengintegrasikan kemampuan literasi, kecakapan pengetahuan, keterampilan dan sikap,
serta penguasaan terhadap teknologi. Kecakapan yang dibutuhkan di abad 21 juga
merupakan keterampilan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills (HOTS))
yang sangat diperlukan dalam mempersiapkan peserta didik dalam menghadapi tantangan
global.

Penyajian pembelajaran dengan pendekatan STEM harus memenuhi beberapa aspek


dalam Scientific & Engineering Practice, juga menggambarkan adanya Crosscutting
Concept atau irisan konsep di antara pengetahuan sains, teknologi, enjiniring dan
matematika. Selain itu Higher Order Thinking Skills menjadi keharusan di dalam
pembelajaran maupun penilaiannya
Pembelajaran dengan pendekatan STEM topik PLBS ini disajikan di kelas XII semester
1. Kompetensi dasar yang harus dicapai melalui pembelajaran ini adalah: KD 3.4
Menganalisis proses yang terjadi dalam sel Volta dan menjelaskan kegunaannya dan KD
4.4 Merancang sel volta dengan menggunakan bahan di sekitar
Alokasi yang diperlukan 4 JP Pembelajaran menggunakan model Project Based Learning
dengan pendekatan STEM atau STEM Project Based Learning.

Sebelum mempelajari topik PLBS ini, peserta didik harus memahami konsep prasyarat
yaitu konsep Sel Volta, mulai dari rangkaian sel volta sampai perhitungan potensial sel
yang dihasilkan dari suatu sel Volta.

B. Pembelajaran STEM Pada Unit Pembangkit Listrik dari Bahan Sehari-Hari (PLBS)
Pembangkit Listrik dari Bahan Sehari-hari (PLBS) merupakan set alat sederhana yang
dirancang dengan memanfaatkan bahan-bahan disekitar kita yang menghasilkan energi
listrik. Energi alternatif yang dihasilkan selain merupakan energi yang ramah lingkungan
karena memanfaatkan bahan-bahan yang ada disekitar (buah-buahan, sayuran) sebagai
sumber larutan elektrolitnya.
Konsep yang mendukung pada PLBS ini adalah sel volta. Setelah peserta didik memahami
konsep sel volta peserta didik dapat berpikir kritis dan kreatif untuk mengaplikasikan
konsep sel volta dengan merancang alat PLBS.
Rangkaian set PLBS ini terdiri atas elektroda, capit buaya, buah-buahan/sayuran sebagai
sumber larutan, volmeter. Dengan kreatifitas peserta didik dapat membuat rangkain set
Alat PLBS ini sehingga dapat menghasilkan arus listrik.
Menurut Pratama (2007) dalam Hana (2015) beberapa buah yaitu jeruk, apel, belimbing
dan buah-buahan yang lain dapat juga menghasilkan energi listrik.
Berdasarkan hasil penelitian telah ditemukan beberapa jenis buah yang dapat dimanfaatkan
untuk menghasilkan energi listrik. Bahan organik yang dimanfaatkan adalah kandungan
asam sitrat (C6H8O7) yang banyak terdapat pada buah-buahan, terutama buah lemon dan
jeruk nipis yang memiliki kandungan asam sitrat paling banyak dibandingkan buah lain.
Melalui pembelajaran PLBS dengan pendekatan STEM dapat melatih peserta didik dalam
berpikir kritis, kreatif, berkolaborasi dan berkomunikasi. Keterkaitan antara sain, teknologi,
enjiniring dan matematika pada pembelajaran topik PLBS sebagai berikut :
• Sains: Pengetahuan sains yang diperoleh peserta didik terdiri atas konsep sel volta
dengan menggunakan elektroda Cu dan Zn. Pengetahuan ini akan diterapkan pada proses
pembuatan pembangkit listrik dalam kehidupan sehari-hari, yang pada prinsipnya terjadi
reaksi redoks pada sel volta. Pada sel volta, peserta didik harus mengetahui elektroda yang
digunakan serta buah-buahan yang dipilih sebagai sumber larutan elektrolit.
• Teknologi: Teknologi yang dilatihkan pada peserta didik berkaitan dengan set alat
pembangkit listrik, cara menggunakan computer, aplikasi dan memanfaatkan TIK dalam
mencari ide/informasi, mendesain, mengolah data, analisis, membuat laporan hasil kerja
prinsip sel volta yang menggunakan sumber listrik dari bahan sehari hari.
• Engineering: Enginering atau kegiatan merekayasa pada pembelajaran ini melatih
peserta didik dalam keterampilan merancang prosedur dan membuat set alat pembangkit
listrik sederhana, mengevaluasi kinerja alat yang telah dibuat. Pada merekayasa
komponen bahan (larutan alektrolit dari buah-buahan dan elektroda yang digunakan) dan
menghasilkan sumber energi yang diinginkan, merekayasa ini dituangkan dalam suatu
desain prosedur pembangkit listrik dengan memodifikasi set alat sel volta yang
memenuhi standar. Termasuk mencoba cara kerja sel volta dalam berbagai variasi
elektroda dan buah-buahan/bahan lainnya bersifat elektrolit yang digunakan. Bagaimana
merangkai komponen-komponen alat pembangkit listrik sehingga variabel manipulasi dan
variabel kontrol terjaga.
• Matematika: matematika pada pembelajaran ini digunakan dalam proses rekayasa
mendesain percobaan, mengolah data hasil percobaan seperti menghitung biaya yang
diperlukan dalam merancang set alat, menghitung kebutuhan pembuatan set alat untuk
menjalankan alat uji yang merupakan penerapan konsep sel volta dalam kehidupan
sehari-hari, mengukur arus dan tegangan, perhitungan rumus arus dan tegangan.

C. Deskripsi Unit Pembelajaran Pembangkit Listrik dari Bahan Sehari-hari (PLBS)


Unit pembelajaran PLBS dengan pendekatan STEM ini disusun sebagai pedoman bagi
guru Kimia di SMA dalam mengembangkan perencanaan pembelajaran, pelaksanaan, dan
penilaian pada topik sel volta di kelas XII semester 1. Unit pembelajaran ini terdiri atas
lima bagian, yaitu: Bagian I Pendahuluan, Bagian II Pembelajaran dengan Pendekatan
STEM , Bagian III Penilaian Pembelajaran, Bab IV Daftar Pustaka dan Bab V. Lampiran.
Bab I memuat penjelasan umum, pembelajaran STEM dan deskripsi unit pembelajaran.
Bab II memuat Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi, Tujuan
Pembelajaran, Analisis Materi Pembelajaran STEM (S, T, E, M), Tahapan Pembelajaran
Kemampuan Prasyarat, Pengembangan Keterampilan Abad 21, Pengembangan Penguatan
Pendidikan Karakter (PPK), Skenario Pembelajaran, Sumber Belajar, serta Alat dan Bahan.
Bab III memuat Penilaian Pembelajaran yang meliputi teknik dan bentuk penilaian dan
instrumen penilain.Bab IV Daftar Pustaka, Bab V Lampiran meliputi Lembar Kerja Siswa
dan Petunjuk Guru.

II. Pembelajaran dengan pendekatan STEM


A. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi
1. Kompetensi Dasar
3.4 Menganalisis proses yang terjadi dalam sel volta dan menjelaskan kegunaannya
4.4 Merancang sel volta dengan bahan disekitar

2. Indikator Pencapaian Kompetensi


a. Mengidentifikasi permasalahan aplikasi sel volta sebagai pembangkit listrik dari
bahan sehari-hari
b. Menerapkan konsep sel volta pada rancangan alat pembangkit listrik dari bahan
sehari-hari
c. Merancang set alat pembangkit listrik sederhana menggunakan bahan sehari-hari
d. Merangkai set alat pembangkit listrik sederhana menggunakan bahan sehari-hari
e. Mengujicobakan rancangan alat pembangkit listrik sederhana yang telah dibuat
f. Menganalisis data hasil ujicoba alat pembangkit listrik sederhana
g. Menyimpulkan besar daya hantar listrik yang dihasilkan dari alat pembangkit listrik
sederhana
h. Mengevaluasi kinerja hasil uji coba rancangan pembangkit listrik sederhana yang
telah dibuat
i. Menyempurnakan rancangan alat pembangkit listrik sederhana
j. Mengkalkulasi biaya produksi perancangan dan pembuatan alat pembangkit listrik
sederhana
k. Menjelaskan dampak lingkungan akibat pembuatan alat pembangkit listrik

B. Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari unit pembelajaran STEM dengan tema PLBS sebagai penerapan
konsep sel volta diharapkan peserta didik dapat merancang, merangkai, mengujicobakan,
menganalisis serta mengevaluasi set alat pembangkit listrik sederhana menggunakan bahan
sehari-hari melalui tugas proyek dengan sikap kreatif, disiplin, komunikatif, kerjasama dan
penuh tanggungjawab.
C. Analisis Materi Pembelajaran STEM (S, T, E, M)
Analisis STEM pada topik sel volta dengan tema PLBS tertera pada tabel 2.1
Tabel 2.1 Analisis STEM pada topik Sel Volta dengan tema Pembangkit Listrik dari
Bahan Sehari-Hari

Sains Teknologi
• Faktual • Menggunakan voltmeter pada
- Elektroda positif dan negatif pengukuran daya hantar listrik dalam set
- Anoda alat pembangkit listrik listrik sederhana
- Katoda • Menggunakan komputer dan
- Reaksi Redoks Spontan memanfaatkan Ms.Office dalam
- Rangkaian sel volta membuat desain alat, pengolahan data
hasil percobaan, perhitungan biaya,
• Konseptual estimasi kebutuhan pembuatan set alat
- Reaksi Redoks PLBS dan pembuatan laporan
- Elektrokimia • Menggunakan internet dalam pencarian
- Sel volta informasi
- Potensial Elektroda Standar (Eo sel)

Prosedural
• Prosedur pembuatan set alat berdasarkan
rancangan yang dibuat
• Prosedur penggunaan set alat
pembangkit listrik sederhana

Enjiniring Matematika
• Merancang dan merangkai set alat • Mengkalkulasi biaya yang diperlukan
pembangkit listrik sederhana dalam merancang set alat
• Merancang prosedur penggunaan set alat • Menghitung kebutuhan pembuatan set
pembangkit listrik sederhana alat untuk menjalankan alat yang diuji
• Mengevaluasi kinerja alat yang telah • Menghitung potensial sel yang
dibuat dihasilkan PLBS

D. Tahapan Pembelajaran
Pembelajaran sel volta dengan tema PLBS dengan pendekatan STEM dalam unit ini
dirancang dengan menggunakan model STEM Project Based Learning. Karakteristik utama
dalam rancangan pembelajaran dengan pendekatan STEM ini adalah adanya scientific dan
practices yang dibelajarkan kepada peserta didik serta crosscutting concept sebagai
jembatan yang menghubungkan antara sains yang dipelajari dengan teknologi dan teknik
(enjineering) yang mendukung pemahaman sains yang dipelajari.
Desain pembelajaran pada tema PLBS dengan pendekatan STEM disajikan pada tabel
2.2
Desain pembelajaran pada tema PLBS dengan pendekatan STEM yang dipaparkan pada
tabel berikut ini.
Tabel 2.2 Desain Pembelajaran PLBS

No. Science dan Engineering Konsep Tema dan Deskripsi STEM Cross Cutting
Skill Label dan Topik/ Project Based Concept
Definisi Materi Learning
Konsep
1 - Merumuskan masalah dan Reflection: • Sebab dan akibat
mengkreasikan Peserta didik
pemecahan/solusi masalah Pembangkit diminta untuk • skala, proporsi dan
• Elektrokimia Listrik berpikir dalam kuantitas
- Merancang set alat • Sel Volta Bahan merumuskan
pembangkit listrik Sehari-hari masalah terkait • Sistem dan Model
sederhana (PLBS) /Sel konsep sel volta Sistem
Volta dalam kehidupan
- Merangkai set alat sehari-hari dan • Energi dan materi
pembangkit listrik dimotivasi agar
sederhana memiliki kemauan
untuk menyelidiki
- Mengujicobakan penerapan konsep
rancangan alat sel volta dalam
pembangkit listrik kehidupan sehari-
sederhana yang telah hari.
dibuat
Research:
Peserta didik
- Menganalisis data menyelidiki dan
hasil ujicoba alat berdiskusi tentang
pembangkit listrik penerapan konsep
sederhana sel volta dalam
kehidupan sehari-
- Mengevaluasi kinerja hari untuk
hasil uji coba memecahkan
rancangan permasalahan
pembangkit listrik melalui berbagai
sederhana yang telah sumber (buku,
dibuat artikel, majalah,
internet dan
sebagainya).
- Menyempurnakan
rancangan
pembangkit listrik Discovery
sederhana yang telah Peserta didik
dibuat menemukan
hubungan konsep sel
volta yang telah
- Mengkalkulasi biaya dipelajari
produksi perancangan sebelumnya dengan
dan pembuatan set alat penerapannya dalam
PLBS kehidupan sehari-
hari yang
melibatkan sains,
teknologi, enjiniring,
No. Science dan Engineering Konsep Tema dan Deskripsi STEM Cross Cutting
Skill Label dan Topik/ Project Based Concept
Definisi Materi Learning
Konsep
- Menganalisis dampak dan matematika
lingkungan akibat dengan cara
pembuatan PLBS merancang set alat
pembangkit listrik
sederhana,
prosedurnya
hingga analisis dan
kesimpulan.

Application
Peserta didik
menguji coba
rancangan alat
dengan melakukan
percobaaan,
pengolahan data,
perhitungan biaya,
serta
mempertimbangkan
dampak penggunaan
set alat pembangkit
listrik yang telah
dibuat terhadap
lingkungan.

Communication
Peserta didik
berdiskusi,
mempresentasikan
hasil rancangan dan
pembuatan set alat
pembangkit listrik
yang telah dibuat.

E. Kemampuan Prasyarat :
Untuk mempelajari unit ini, perlu dikuasai konsep dan keterampilan prasyarat yang harus
dimiliki guru dan peserta didik.
1. Prasyarat pengetahuan dan keterampilan yang harus dimiliki guru sebelum
menggunakan unit pembelajaran adalah sebagai berikut:
Prasyarat Pengetahuan: sel volta
Prasyarat Keterampilan: Keterampilan proses sains dan keterampilan penggunaan
TIK dalam pembeajaran.
2. Prasyarat pengetahuan dan keterampilan yang harus dimiliki peserta didik ketika guru
menggunakan unit pembelajaran ini dalam pembelajaran adalah sebagai berikut:
Prasyarat pengetahuan: sel volta.
Prasyarat keterampilan: keterampilan mengamati, menanya, mengumpulkan
informasi/mencoba, menalar/mengasosiasi dan mengkomunikasikan, merumuskan
masalah, merancang, mengujicoba, menganalisis, mengevaluasi, mengkalkulasi dan
memecahkan masalah.

F. Pengembangan Keterampilan Abad 21


Keterampilan abad 21 yang dikembangkan melalui pembelajaran dengan pendekatan
STEM meliputi berpikir kritis, kreatif, komunikatif dan kolaboratif. Contoh berpikir
kritis, berpikir kreatif, komunikatif dan kolaboratif dirinci sebagai berikut.
Berpikir kritis: memahami interkoneksi antara konsep elektrokimia, sel volta serta
penerapannya pada perancangan sel volta dengan bahan di sekitar. Memecahkan masalah
pada perancangan, pembuatan dan uji coba pembangkit listrik dari bahan sehari-hari.
Berpikir kreatif: kemampuan dalam mengembangkan, melaksanakan, dan menyampaikan
gagasan-gagasan pada saat merancang prosedur dan pembuatan set alat pembangkit listrik
dari bahan sehari-hari, mengemukakan ide-ide kreatif secara konseptual dan praktikal
dalam merancang prosedur dan pembuatan set alat pembangkit listrik dari bahan sehari-
hari,.
Komunikatif: kemampuan untuk mengutarakan ide-ide, seperti saat berdiskusi tentang konsep sel
volta, ujicoba set alat pembangkit listrik, memecahkan masalah saat merancang dan membuat set
alat pembangkit listrik serta mengomunikasikan hasil uji coba rancangan baik secara lisan maupun
tulisan.
Kolaboratif: kemampuan bekerjasama dalam kelompok dengan saling menghargai pada saat
diskusi, merancang dan eksperimen set alat pembangkit listrik, bekerja secara produktif dalam
kelompok untuk satu tujuan tertentu.

G. Pengembangan Penguatan Pendidikan Karakter


Perilaku ilmiah peserta didik yang dikembangkan melalui pembelajaran dengan pendekatan
STEM pada topik pembangkit listrik dari bahan sehari-hari ini menunjukkan perilaku rasa
ingin tahu, disiplin, teliti, bertanggung jawab, kritis, kreatif, komunikatif dalam merancang
dan melakukan percobaan sel volta topik pembangkit listrik dari bahan sehari-hari. Nilai
utama pendidikan karakter yang dirinci sebagai berikut:
1. Religiositas: percaya diri dalam melakukan tugas, bersyukur dan percaya terhadap
kebesaran Tuhan YME
2. Nasionalisme: disiplin dalam melakukan praktikum dan mengumpulkan tugas proyek.
cinta tanah air dan menjaga lingkungan dengan menggunakan bahan-bahan praktikum
secukupnya dan membuang limbah praktikum pada tempatnya
3. Gotong Royong: Bekerjasama dalam melakukan perancangan dan pembuatan set alat
dan saling berdiskusi dalam pemecahan masalah.
4. Kemandirian : Kreatif dalam merancang dan membuat rangkaian alat pembangkit
listrik sederhana serta membuat laporan tugas proyek .
5. Integritas: jujur dalam melaporkan data dan tanggung jawab dalam melaporkan tugas
proyek

H. Skenario Pembelajaran
1. Pendekatan, Model dan Metode
a. Pendekatan : STEM
b. Model : STEM Project Based Learning
c. Metode : Eksperimen, Diskusi, Penugasan

2. Langkah-langkah Pembelajaran
Pertemuan ke- 1 : 2-3 JP (3 X 45 menit)
Langkah Tahap Alokasi
Pembela- Pembelajaran Deskripsi Waktu
jaran
Kegiatan - Guru memberi salam selanjutnya menanyakan kabar 10 menit
Pendahuluan peserta didik,
- Guru mengecek kehadiran dan menyiapkan peserta
didik untuk siap belajar
- Guru meminta perwakilan peserta didik untuk
memimpin berdo’a bersama untuk memulai kegiatan
- Guru melakukan apersepsi dan motivasi dengan
memberikan pertanyaan kepada peserta didik tentang
konsep sel volta dan penerapannya
- Peserta didik melakukan tes awal untuk mengetahui
kemampuan konsep awal

Kegiatan Inti Reflection - Peserta didik menyimak review materi dari guru yang
**) telah dibahas pada pertemuan sebelumnya.
- Peserta didik mengamati demonstrasi yang dilakukan 20
oleh guru mengenai penerapan sel volta dengan contoh menit
nyala lampu dengan baterai (mainan, lampu senter,
lampu ruangan) dan atau guru menayangkan
video/gambar produk aplikasi dari konsep sel volta
Langkah Tahap Alokasi
Pembela- Pembelajaran Deskripsi Waktu
jaran
(Accu, baterai, sumber listrik, dll) dalam kehidupan
sehari-hari.
- Peserta didik terlibat dalam pertanyaan arahan yang
diberikan oleh guru mengenai produk aplikasi tersebut.
Contoh : (pertanyaan diupayakan kreatif menggunakan
pertanyaan arahan dari mulai yang sederhana hingga
menggiring kea rah konsep)
• Bagaimana kamu dapat menjelaskan konsep yang
diterapkan pada produk aplikasi tersebut?
• Bagaimana cara kerja alat-alat tersebut?
• Bagaimana prosesnya sehingga lampu dapat menyala?
• Menurut kalian dampak apa yang terjadi pada
penggunaan bahan-bahan tersebut sebagai sumber
listrik.
- Peserta didik menjawab pertanyaan arahan yang
diberikan guru sesuai dengan pengetahuannya
- Peserta didik diminta berdiskusi untuk memikirkan
permasalahan yang mungkin muncul akibat dari
pengunaan sumber arus tersebut.
- Peserta didik mengungkapkan pendapatnya dalam
memberikan solusi terkait permasalahan yang
didiskusikan dihubungkan dengan penggunaan bahan
ramah lingkungan dalam kehidupan sehari hari
- Peserta didik diberikan motivasi agar memiliki kemauan
untuk menyelidiki penerapan konsep sel volta dalam
kehidupan sehari-hari.

Research - Peserta didik berdiskusi untuk merumuskan masalah dalam 50 menit


kehidupan sehari hari dihubungkan dengan konsep yang telah
dipelajari (elektrokimia dan sel volta)

- Peserta didik mempelajari cara kerja alat produk aplikasi


dari konsep sel volta dan proses terjadinya lampu dapat
menyala dari penggunaan alat-alat tersebut

- Peserta didik diberikan kesempatan untuk mengajukan


pertanyaan:
• Mengapa alat alat tersebut dapat membuat nyala lampu?
• Bagaimana arus listrik berasal dan dapat membuat
lampu menyala?
• Apakah nyala lampu dapat berbeda intensitas nyalanya?
Mengapa?
• Terbuat dari apakah sumber arus listrik yang membuat
lampu tersebut menyala?
Langkah Tahap Alokasi
Pembela- Pembelajaran Deskripsi Waktu
jaran
• Apa hubungan proses terjadinya nyala lampu pada alat
tersebut dengan konsep elektrokimia dan selvolta

- Peserta didik mencari informasi dari berbagai sumber dan


berdiskusi mengenai proses terjadinya lampu menyala pada
alat, konsep apa yang digunakan, sumber arus yang
digunakan, berapa arus yang digunakan, menghitung arus
yang dihasilkan, kemungkinan sumber arus digantikan,
bahan apa saja yang dapat dijadikan arus listrik, apakah
diperlukan katoda dan anoda, logam apa saja yang bisa
dijadikan katoda dan anoda, bagaimana dapat membuat
sumber arus listrik dengan bahan lainnya, bahan apa saja
yang ramah lingkungan dapat dijadikan sumber arus listrik,
bagaimana mengukur arus listrik dan tegangan dari bahan
alami, bagaimana dapat menghasilkan arus listrik yang
besar, bagaimana merancang prosedur dan alat, membuat
alat PLBS dan sebagainya

- Presentasi hasil diskusi dan penyamaan persepsi tentang


PLBS dan konsep yang diterapkannya

Discovery - Peserta didik berdiskusi merumuskan masalah dan


solusinya, berkaitan dengan perancangan PLBS dan konsep
sel volta
- “Bagaimana merancang set alat yang dapat menghasilkan
arus listrik ramah lingkungan dan membuat set alat tersebut
menjadi suatu solusi sumber arus listrik yang efektif dan
efesien digunakan”
- Peserta didik menyimak paparan singkat oleh guru tentang
K3 dalam pembelajaran konsep sel volta dan penerapannya
- Peserta didik menyimpulkan bagaimana PLBS dapat
dilakukan, bagaimana konsep yang diterapkannya,
bagaimana rangkaian alat yang memungkinkan yang
menyebabkan arus listrik sehingga lampu menyala dengan
efektif, efesien dan ramah lingkungan

Kegiatan - Peserta didik diberi tugas untuk membuat rancangan 10 menit


Penutup prosedur dan set alat PLBS, menyepakati rancangan yang
akan diuji coba, menyusun jadwal aktivitas penyelesaian
proyek yang dibimbing guru meliputi:
• jadwal disain Perencanaan proyek, Pelaksanaan
• tugas proyek, Pelaporan hasil tugas proyek.
Langkah Tahap Alokasi
Pembela- Pembelajaran Deskripsi Waktu
jaran
- Peserta didik diberi tugas membuat laporan sementara
rancangan prosedur hasil kerja kelompoknya

- Peserta didik diberi arahan LK-LK yang digunakan untuk


merancang prosedur dan set alat beserta penilaiannya
- (Diskusi dengan guru dan hasil tugasnya dapat dikirimkan
dengan menggunakan TIK- surel/email, kelas
pembimbingan online)
- Peserta didik dan guru berdo’a setelah pembelajaran.

Pertemuan 2 (2-3 JP) (3x45 menit)


Langkah Tahap Alokasi
Pembela- Pembelajaran Deskripsi Waktu
jaran
Kegiatan - Guru memberi salam selanjutnya menanyakan kabar 5 menit
Pendahu- peserta didik
luan
- Guru mengecek kehadiran dan menyiapkan peserta didik
untuk siap belajar
- Guru meminta perwakilan peserta didik untuk memimpin
berdo’a bersama untuk memulai kegiatan
- Guru menanyakan tugas pada pertemuan sebelumnya
mengenai rancangan prosedur PLBS

- Peserta didik mempresentasikan hasil rancangan prosedur


hasil kerja kelompoknya dengan diberikan umpan balik
Application dari peserta didik lainnya dan guru
40 menit

- Peserta didik mengujicoba rancangan prosedur dengan


membuat set alat PLBS berdasarkan rancangan dengan
masukan dari kelompok lain dan guru saat presentasi,
- Peserta didik mengevaluasi hasil ujicoba rancangan
prosedur (rancangan dan set alat) termasuk variable yang
ditentukan
- Peserta didik mengolah data dan menganalisisnya
berdasarkan hasil ujicoba
- Peserta didik menghitung biaya produksi yang diperlukan
dalam pembuatan set alat dihubungkan dengan keefektifan
dan efesiensi produk yang dihasilkan.
Langkah Tahap Alokasi
Pembela- Pembelajaran Deskripsi Waktu
jaran
- Peserta didik memperhitungkan dampak penggunaan set
alat pembangkit listrik yang telah dibuat terhadap
lingkungan.

Kegiatan - Peserta didik dan guru mereview hasil pembelajaran 10 menit


Penutup
- Peserta didik dan guru melakukan refleksi terhadap
pembelajaran yang telah dilakukan
- Peserta didik diberikan tugas membuat laporan tertulis,
video pembelajaran (Vlog Proyek) dan bahan tayang

Pertemuan 3 (2-3 JP) (3x45 menit)

Langkah Tahap Alokasi


Pembela- Pembelajaran Deskripsi Waktu
jaran
Kegiatan - Guru memberi salam selanjutnya menanyakan kabar 5 menit
Pendahu- peserta didik
luan
- Guru mengecek kehadiran dan menyiapkan peserta didik
untuk siap belajar
- Guru meminta perwakilan peserta didik untuk memimpin
berdo’a bersama untuk memulai kegiatan
- Guru menanyakan tugas pada pertemuan sebelumnya
mengenai rancangan prosedur dan set alat PLBS

- Peserta didik mempresentasikan tugas proyek (rancangan 35 menit


dan alat) dan dihubungkan dengan solusi permasalahan
Communication
bagaimana rancangan prosedur dan alat yang telah dibuat
dapat dikatakan sebagai sumber listrik alternatif yang
efektif, efesien dan ramah lingkungan serta menerima
umpan balik dari guru dan kelompok lainnya.
- Peserta didik di kelas menyimpulkan hasil proyek yang
telah dilakukan dihubungkan dengan konsep sel volta dan
elektrokimia serta penerapannya dalam menyelesaikan
permasalahan yang telah dirumuskan sebelumnya
- Peserta didik melakukan refleksi, dan evaluasi pengalaman
dengan menayangkan video pembelajaran Vlog dari setiap
kelompok
Langkah Tahap Alokasi
Pembela- Pembelajaran Deskripsi Waktu
jaran
Kegiatan - Peserta didik dan guru mereview hasil pembelajaran 10 menit
Penutup
- Peserta didik dan guru melakukan refleksi terhadap
pembelajaran yang telah dilakukan
- Peserta didik melakukan tes akhir

I. SUMBER BELAJAR
- Buku teks Kimia Kelas XII Semester 1 SMA
- Lembar Kerja Siswa: Sel Volta Pembangkit Listrik dari Bahan Sehari-hari Internet
- Sumber belajar di Internet (jurnal penelitian, artikel, video, animasi, pembelajaran
interaktif, dan sebagainya)

J. ALAT DAN BAHAN


Alat Rangkaian sel volta : berbagai elektroda logam, kabel, capit buaya, papan
katu/tripleks/kardus tebal dsb, voltmeter, pengukur
arus/ammeter. (Alat disesuaikan dengan rancangan setiap
kelompok siswa)
Bahan : Buah-buahan, sayuran, air kelapanair laut dan sebagainya
(disesuai dengan bahan yang ada disekitar kita)
.

III. Penilaian Pembelajaran


A. Teknik dan Bentuk Penilaian
No Aspek Teknik Bentuk Instrumen
1. Sikap - Observasi Kegiatan Praktikum - Lembar Observasi
- Format Penilaian diri
- Observasi Kegiatan Diskusi

- Penilaian Diri

2. Pengetahuan - Tes tertulis - Soal pilihan ganda


- Soal Uraian
- Penugasan - Tugas
3. Keterampilan - Penilaian Praktik/kinerja - Lembar Pengamatan
Unjuk kerja
- Penilaian Produk - Rubrik Penilaian
produk
No Aspek Teknik Bentuk Instrumen
- Penilaian Portofolio - Lembar Penilaian
Portofolio
4 HOTs - penilaian berpikir kritis dan - Rubrik berpikir kritis
problem Solving dan problem solving
- penilaian kreatifitas - Rubrik kreatifitas
- penilaian kolaborasi - Rubrik kolaborasi
- penilaian komunikasi - Rubrik komunikasi

Rincian Instrumen Penilaian per petemuan yang dilakukan kepada peserta didik sebagai
berikut.
1. Pertemuan Pertama:
- Penilaian Sikap: Lembar observasi sikap diskusi dan penilaian diri
- Penilaian Pengetahuan: Soal pilihan ganda dan uraian
- Penilaian Keterampilan: Lembar pengamatan keterampilan merumuskan masalah,
merancang prosedur dan set alat

2. Pertemuan Kedua :
- Penilaian Sikap: Lembar observasi sikap pada saat diskusi, presentasi dan kerja
proyek
- Penilaian Pengetahuan: soal pilihan ganda dan uraian
- Penilaian Keterampilan: Lembar pengamatan keterampilan saat ujicoba
rancangan dan set alat; produk; presentasi dan laporan.

B. Instrumen Penilaian
1. Penilaian Sikap
a. Lembar Observasi Sikap Saat Diskusi
Kelas : ……………………….
Hari, tanggal : ……………………….
Materi Pokok/Tema : ……………………….

Sikap
Royong/kolabor

Nama
No Keterangan
Percaya diri

Peserta Didik
Tanggung

Toleransi
Disiplin

Gotong
Jawab

Aktif
Jujur

asisi
Keterangan Penskoran :
4 = apabila selalu konsisten menunjukkan sikap sesuai aspek sikap
3 = apabila sering konsisten menunjukkan sikap sesuai aspeksikap dan
kadang-kadang tidak sesuai aspek sikap
2 = apabila kadang-kadang konsisten menunjukkan sikap sesuai aspek sikap dan sering
tidak sesuai aspek sikap
1 = apabila tidak pernah konsisten menunjukkan sikap sesuai aspek sikap

b. Lembar Observasi Sikap Saat Praktik Uji Coba

Pedoman Observasi Sikap Saat Praktik

Petunjuk :

Lembaran ini diisi oleh guru untuk menilai sikap saat praktik ujicoba peserta didik.
Berilah tanda cek (v) pada kolom skor sesuai sikap yang ditampilkan oleh peserta didik,
dengan kriteria sebagai berikut :
Ya = apabila peserta didik menunjukkan perbuatan sesuai aspek pengamatan
Tidak = apabila peserta didik tidak menunjukkan perbuatan sesuai aspek pengamatan.
Nama Peserta Didik : ………………….
Kelas : ………………….
Tanggal Pengamatan : …………………..
Materi Pokok : …………………..

Melakukan
No Sikap yang diamati
Ya Tidak
1 Tepat waktu dalam melakukan ujicoba
2 Tertib dalam mengikuti praktik ujicoba
3 Menjelaskan dengan santun dan sistematis
4 Mengerjakan tugas yang diberikan
5 Melakukan ujicoba sesuai prosedur
6 Menjelaskan hasil ujicoba dengan jujur/objektif
7 Melakukan ujicoba dengan kolaborasi dalam kelompok
8 Mengerjakan praktik dan pengamatan dengan teliti
Jumlah

Petunjuk Penskoran :
Jawaban YA diberi skor 1, dan jawaban TIDAK diberi skor 0
Perhitungan skor akhir menggunakan rumus :
𝑺𝒌𝒐𝒓
𝒙 𝟒 = 𝒔𝒌𝒐𝒓 𝒂𝒌𝒉𝒊𝒓
𝑺𝒌𝒐𝒓 𝑻𝒆𝒓𝒕𝒊𝒏𝒈𝒈𝒊

c. Lembar Penilaian Diri

Penilaian diri setelah peserta didik belajar Sel Volta dan Penerapannya
Penilaian Diri

Topik:...................... Nama: ................


Kelas: ...................
Setelah mempelajari konsep Sel Volta dan penerapannya pada PLBS, Anda dapat melakukan
penilaian diri dengan cara memberikan tanda √ pada kolom yang tersedia sesuai dengan
kemampuan.

No Pernyataan Sudah Belum


memahami memahami

1. Memahami konsep sel volta


2. Memahami penerapan konsep sel volta pada
perancangan set alat pembangkit listrik dari bahan
sehari-hari
3. Memahami reaksi redoks yang terjadi pada sel
volta
4. Memahami set alat PLBS yang dibuat (cara kerja,
fungsi alat bahan, biaya produksi, keefektifan dan
efesiensi kerja alat)
5. Memahami cara merangkai alat PLBS sesuai
rancangan
6. Memahami dalam mempraktikkan set alat PLBS
sesuai fungsinya dan langkah kerja hasil rancangan
7. Memahami pengukuran arus listrik dan tegangan
yang dihasilkan dari set alat yang telah dirancang
dan dibuat
8. Memahami penerapan konsep sel volta
dihubungkan dengan tugas proyek yang dilakukan
9. Memahami K3 (keamanan, kesehatan dan
keselamatan kerja)
10. Memahami kalkulasi biaya produksi dengan
rancangan set alat yang telah dibuat sehingga
dihasilkan produk PLBS yang efektif dan efisien

Penilaian diri setelah melaksanakan tugas proyek Praktik Pengujian Alat PLBS
Penilaian Diri
Tugas:............................ Nama:..........................
Kelas:..............................
Bacalah baik-baik setiap pernyataan dan berilah tanda V pada kolom yang sesuai
dengan keadaan dirimu yang sebenarnya.
No Pernyataan YA TIDAK
1 Selama melakukan tugas kelompok saya bekerjasama
dengan teman satu kelompok
2 Saya melakukan tugas sesuai jadwal
3 Saya mencatat data dengan teliti dan sesuai dengan fakta
4 Saya melakukan tugas sesuai dengan jadwal yang telah
dirancang
5 Sebelum melakukan tugas terlebih dahulu saya membaca
literatur yang mendukung tugas
Rubrik Penilaian Nilai

Jika menjawab Ya, Skor= 2 Jumlah skor


𝑁𝑖𝑙𝑎𝑖 = x4
2 x jumlah pernyataan
Jika menjawab Tidak, Skor= 1

2. Penilaian Keterampilan
a. Penilaian Unjuk kerja/Kinerja

Penilaian Kinerja dalam Melakukan Ujicoba Rancangan Prosedur dan


Set Alat
Nama Siswa : ___________________________________________________________
Kelas : ___________________________________________________________
Penilaian
No Aspek/Kinerja yang Diharapkan Ket
4 3 2 1
A. Persiapan Ujicoba
1 Membawa perlengkapan ujicoba (alat/bahan yang
ditugaskan)
2 Memakai jas lab dan berpenampilan rapi
B. Selama Kegiatan Uji Coba
3 Mengambil bahan dengan rapi dan tidak berceceran
4 Mengambil bahan sesuai kebutuhan
5 Mengoperasikan alat dengan benar
6 Menggunakan alat dan bahan sesuai prosedur
7 Memfokuskan perhatian pada kegiatan ujicoba/tidak
mengerjakan hal-hal lain yang tidak berhubungan
dengan prosedur
8 Memiliki minat terhadap aktivitas
9 Terlibat secara aktif dalam kegiatan
Menerapkan aspek K3 pada saat melakukan ujicoba
rancangan prosedur dan set alat
10 Mengamati hasil ujicoba dengan cermat
11 Menafsirkan hasil pengamatan dengan benar
12 Menyajikan data secara sistematis dan komunikatif
13 Menganalisis data secara induktif
14 Membuat kesimpulan yang sesuai dengan hasil
ujicoba
C. Kegiatan Akhir Ujicoba
15 Membersihkan alat yang telah dipakai
16 Membersihkan meja praktikum dari sampah dan
bahan yang telah dipakai
17 Mengembalikan alat ke tempatnya semula dalam
keadaan kering

b. Penilaian Produk Rancangan dan Set Alat

Mata Pelajaran : ____________________________________________________


Nama Produk : ____________________________________________________
Nama Peserta Didik : ____________________________________________________
Kelas : ____________________________________________________

No. Aspek Skor


(1-5)*
1. Perencanaan Bahan
2. Proses Pembuatan :
1) Persiapan Alat dan Bahan
2) Teknik Pembuatan Set Alat
3) K3 ( Keamanaan, Keselamatan dan Kebersihan)

3. Hasil rancangan Set Alat (Hasil Produk)


a. Kerapihan
b. Estetika
c. Kreatif
d. Inovatif
e. Kesesuaian dengan Judul
f. Kelengkapan
g. Keaslian
h. Keberfungsian alat
i. Tepat waktu dalam Pembuatan

Total Skor

Catatan : *) Skor diberikan dengan rentang skor 1 sampai dengan 5, dengan ketentuan semakin
lengkap jawaban dan ketepatan dalam proses pembuatan maka semakin tinggi
nilainya.

j. Penilaian Laporan
1) Laporan Uji Coba Rancangan Prosedur dan Set Alat bertema PLBS

LAPORAN UJI COBA RANCANGAN PROSEDUR DAN SET ALAT


JUDUL..................
MATA PELAJARAN : Kimia
TOPIK : Sel Volta
SUB TOPIK : Pembangkit Listrik dari Bahan Sehari-hari
TUGAS : Ujicoba Rancangan Prosedur dan Set Alat bertema PLBS
NAMA : ……………………………………………………
KELAS : XII …….
Tanggal : ...........
A. Judul
B. Tujuan dan Manfaat
C. Alat Bahan
D. Rancangan Gambar Set Alat
E. Prosedur
F. Hasil dan Pembahasan

Tahap kegiatan Laporan Hasil pengamatan

1. Melakukan percobaan…....ke-1

2. Melakukan percobaan...... ke-2

Dan seterusnya

Catatan : sertakan hasil percobaan yang paling baik untuk laporan

2) Laporan Kegiatan Pembelajaran Integrasi STEM dengan PLBS


Laporan kegiatan pembelajaran berbasis proyek dapat berupa laporan kegiatan
merancang, menguji alat dan laporan penelitian yang dilakukan dengan
menggunakan model rancangan yang dibuat.
Tema: Pembangkit Listrik dari Bahan Sehari-hari (PLBS)
KD 3.4 Menganalisis proses yang terjadi dalam sel Volta dan menjelaskan
kegunaannya
KD 4.4 Merancang sel volta dengan menggunakan bahan di sekitar

. Indikator :
1. Merancang set alat pembangkit listrik sederhana menggunakan bahan sehari-
hari
2. Merangkai set alat pembangkit listrik sederhana menggunakan bahan sehari-
hari
3. Mengujicobakan rancangan alat pembangkit listrik sederhana yang telah
dibuat
4. Menganalisis data hasil ujicoba alat pembangkit listrik sederhana

Contoh laporan perancangan alat


a. Merancang perangkat set alat tema PLBS

LAPORAN TUGAS PERANCANGAN SET ALAT PLBS


JUDUL........

MATA PELAJARAN : Kimia


TOPIK : Sel Volta
SUB TOPIK : Pembangkit Listrik dari Bahan Sehari-hari
TUGAS : Merancang perangkat set alat bertema PLBS
NAMA : …………………………Kelompok:…………………………
KELAS : XII …….

Tugas Laporan Kegiatan


Mempelajari konsep sel Tanggal:
volta pada penerapan Laporan:
pembuatan set alat
penghasil listrik dari
bahan sehari-hari
Membuat rancangan Tujuan dan Manfaat
prosedur

Alat:

Bahan :

Cara kerja

Hasil yang diharapkan.

Membuat rancangan set Gambar rancangan perangkat set alat PLBS dengan judul
alat tertentu

Cara Kerja

Hubungan dengan konsep Sel Volta

.
b. Presentasi (DI HOT KOMUNIKASI) 4C

Pedoman Penskoran
Kelengkapan Kemampuan
Format Total Nilai
No Nama Siswa Materi Presentasi
skor Akhir
4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1

Rubrik Penilaian
No Aspek Skor Kriteria
3 Kemampuan 4 - Dipresentasikan dengan percaya diri, antusias dan suara yang
Presentasi lantang
- Dipresentasikan dengan bahasa yang baik, komunikatif dan
kejelasan penyampaian
- Dapat mengemukakan ide, berargumen dengan kebenaran konsep
- Manajemen waktu presentasi dengan baik
3 Tedapat 1 kriteria pada kelengkapan materi dari skor 4 tidak
terpenuhi
2 Terdapat 2 kriteria pada kelengkapan materi dari skor 4 tidak
terpenuhi
1 Terdapat lebih dari 2 kriteria pada kelengkapan materi dari skor 4
tidak terpenuhi

3. Penilaian Pengetahuan

a. Mengidentifikasi permasalahan aplikasi sel volta sebagai pembangkit listrik dari


bahan sehari-hari
b. Menerapkan konsep sel volta pada rancangan alat pembangkit listrik dari bahan
sehari-hari
c. Merancang set alat pembangkit listrik sederhana menggunakan bahan sehari-hari
d. Merangkai set alat pembangkit listrik sederhana menggunakan bahan sehari-hari
e. Mengujicobakan rancangan alat pembangkit listrik sederhana yang telah dibuat
f. Menganalisis data hasil ujicoba alat pembangkit listrik sederhana
g. Menyimpulkan besar daya hantar listrik yang dihasilkan dari alat pembangkit listrik
sederhana
h. Mengevaluasi kinerja hasil uji coba rancangan pembangkit listrik sederhana yang
telah dibuat
i. Menyempurnakan rancangan alat pembangkit listrik sederhana
j. Mengkalkulasi biaya produksi perancangan dan pembuatan alat pembangkit listrik
sederhana
k. Menjelaskan dampak lingkungan akibat pembuatan alat pembangkit listrik

Soal Uraian
Soal Pilihan Ganda

DAFTAR PUSTAKA

Bybee. Roger W.2013. Translating NGSS for Classroom Instruction. Arlington, National
Science Teacher Assosiation. Press

Capraro. Mary Margaret .2013. STEM Project-Based Learning. An Integrated Science,


Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) Approach. Second Edition.
Texas. SENSE PUBLISHERS
Davis, Peck, et all. 2010. The Foundation of Chemistry. USA: Brooks/Cole Cengage Learning.

Devi, Poppy, K., Siti Kalsum., dkk. 2009.Kimia 3, Kelas XII SMA dan MA. Edisi BSE.
Jakarta. Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.

DirPSMK. 2013. IImplementasi Kecakapan Abad 21, Kurikulum 2013.di SMA. Jakarta ,
Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas

Ebbing. 2012. General Chemstry, Tenth Editiion. USA: Houghton Miffl in Co.

Kemdikbud. 2016. Permendikbud No. 24 Tahun 2016 Tentang Kompetensi Intidan Kompetensi
Dasar Pelajaran Pada Kurikulum 2013 Pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan
Menengah. Jakarta: Puskurbuk

Panduan Penilaian oleh Pendidik dan Satuan Pendidikan untuk Sekolah Menengah Atas,
Kurikulum 2013 , Tahun 2017, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta

http://www.safetyshoe.com/keselamatan-dan-kesehatan-kerja-laboratorium-kimia/
LAMPIRAN

1. LEMBAR KERJA SISWA

Reflection

Aplikasi Sel Volta dengan Menggunakan Bahan Sehari-hari

Perhatikan sumber arus listrik di sekitar kalian.


Nama Produk Sumber Bahan dan Cara Proses yang Dampak
yang Arus Kerja terjadi terkait Penggunaan sumber
menggunakan Listrik dengan konsep arus listrik terhadap
sumber arus listrik sel volta lingkungan
1. Handphone Baterai Komponen ...................
baterai:
...........

Cara kerja:
Baterai harus
dicharge supaya
menyimpan
energi listrik
untuk dapat
berfungsi
..........

Pertanyaan:
1. Bahan apa saja yang dapat digunakan sebagai pembangkit listrik?
2. Mengapa bahan tersebut dapat digunakan sebagai pembangkit listrik?
3. Jelaskan kriteria bahan yang dapat digunakan sebagai sumber listrik?
4. Jelaskan dampak dari penggunaan sumber arus listrik dari bahan-bahan tersebut terhadap
lingkungan dan kemukakan kemungkinan solusi dari dampak tersebut.
Research

Pencarian Informasi Konsep Sel Volta dan Penerapannya Sebagai Sumber Arus Listrik
Coba cari dari berbagai sumber (buku, majalah, internet dan sebagainya) tentang hubungan
konsep sel volta dengan penerapannya sebagai sumber arus listrik dalam kehidupan sehari-hari.
No Pertanyaan Informasi Yang diperoleh
Mengapa aki dapat digunakan
sebagai sumber arus listrik
Carilah contoh lain benda yang
dapat digunakan menjadi sumber
arus listrik. Mengapa?
Bahan apa saja yang dapat dijadikan
menjadi sumber arus listrik
Bagaimana cara untuk
mendapatkan sumber arus listrik
yang efektif, efesien dan ramah
lingkungan
Bagaimana dampak dari
penggunaan sumber arus listrik
tersebut terkait lingkungan
Bahan apa saja yang dapat dijadikan
sebagai sumber arus listrik yang
efektif, efesien dan ramah
lingkungan
Bagaimana kalian dapat
menghubungkan bahan sumber
arus listrik dengan konsep sel volta
Bagaimana caranya kalian mencari
bahan yang menghasilkan arus
listrik yang optimum
Bahan apa saja yang dibutuhkan
dalam merancang alat sel volta
Bagaimana merancang prosedur
dan set alat bertema ramah
lingkungan dari bahan sehari hari
Bagaimana cara mengukur arus
dan tegangan yang dihasilkan dari
sumber arus listrik dalam set alat
Kriteria apa saja yang menentukan
suatu bahan sehari hari dapat
dijadikan sebagai sumber arus
Discovery

-
- RANCANGAN PROSEDUR DAN SET ALAT PLBS

Rumusan Masalah:

___________________________________________________________________________
___________________________________________________________________________
___________________________________________________________________________
A. Tantangan
Mendesain prosedur dan set alat serta membuat alat Pembangkit Listrik dari Bahan Sehari-hari
(PLBS) yang efektif, efisien dan ramah lingkungan

B. Kriteria
Model alat PLBS yang suskses harus dapat menghasilkan sumber arus listrik untuk digunakan
pada alat-alat elektronika (jam, lampu LED, dll)

C. Batasan
Desain yang dibuat harus tetap dalam batas ini:
1. Bahan yang digunakan adalah bahan alami yang ada dalam kehidupan sehari-hari/di alam
dan mudah untuk didapatkan
2. Bahan yang digunakan harus dapat menghasilkan sumber arus listrik
3. Alat yang dihasilkan harus berfungsi dan bermanfaat sesuai tujuannya
4. Alat yang dihasilkan harus mempunyai nilai estetika

D. Alat dan Bahan


Alat: Bahan
1. ................... 1. ....................
2. ................... 2. .....................
3. .................. 3. ....................
4. .................. 4. ....................

E. Langkah kerja
1. Diskusikan tantangan berikut bersama dengan kelompokmu. Jawablah pertanyaan
berikut:
a. Konsep apa saja yang diterapkan dalam membuat rancangan prosedur dan set
alat tersebut?
b. Bagaimana jenis rangkaian listrik yang akan digunakan dalam membuat model alat
PLBS? Jelaskan!
2. Amati alat dan bahan yang tersedia untuk membuat prosedur dan set alat PLBS. Jawablah
pertanyaan berikut sebagai bahan untuk membuat rancangan.
a. Apakah ada hubungan antara listrik yang dihasilkan dengan jenis dan jumlah buah-
buahan/larutan berbahan alami yang digunakan?

b. Bagaimana jenis buah/larutan berbahan alami lainnya yang dapat menghasilkan sumber
listrik yang paling kuat?

c. Bagaimana pengaruh penentuan elektroda dengan sumber arus listrik yang


dihasilkan?Elektroda apa yang dipilih untuk rancangan alat.

d. Deskripsikan rancangan set alat agar menghasilkan arus listrik yang baik?
3. Buat desain rangkaian prosedur dan set alat berdasarkan hasil diskusi kelompok berikut
ini. Manfaatkan TIK dalam mencari infomasi dan membuat rancangan (seperti Ms. office,
aplikasi, internet (google, youtube, dll)
a. Rancangan Prosedur

JUDUL RANCANGAN.............................

Tujuan :

Alat Bahan:

Prosedur :

Hasil yang diharapkan:

b. Rancangan Set Alat

JUDUL RANCANGAN.............................

Gambar Set Alat

Cara Kerja:

Penjelasan Konsep Sel Volta pada rancangan

4. Buatlah set alat sesuai judul dan rancangan prosedur dan gambar yang telah dibuat.
Perhatikan fungsi setiap alat bahan, tujuan pembuatan, manfaat set alat dan nilai estetika
nya.
Application

Pengujian Rancangan Prosedur dan Set Alat PLBS

1. Setelah kalian membuat alat PLBS lalu lakukan uji coba


2. Catat data-data hasil percobaan secara objektif dan laporkan hasilnya!
3. Rancang ulang kembali desain yang telah dibuat jika ada yang perlu disempurnakan
4. Perkirakanlah berapa biaya yang dibutuhkan untuk menghasilkan alat PLBS yang dapat
digunakan untuk menyalakan barang elektronik (jam, lampu LED, mainan)

5. Bagaimana efektivitas dan efesiensi set alat PLBS hasil rancangan berdasarkan arus,
tegangan, bahan, biaya produksi, dan dampak limbah. Jelaskan.

6. Buat laporan hasil uji coba dengan format yang tersedia dan presentasikan
Sistematika Laporan UjiCoba

A. Judul
B. Tujuan dan Manfaat
C. Alat Bahan
D. Rancangan Gambar Set Alat
E. Prosedur
F. Pembahasan dan Hasil Uji Coba
G. Kesimpulan
H. Daftar Pustaka
I. Dokumentasi
7. Buat laporan rancangan set alat PLBS

LAPORAN KEGIATAN PROYEK PEMBELAJARAN KIMIA INTEGRASI STEM


PERANCANGAN SET ALAT PLBS
JUDUL........

MATA PELAJARAN : Kimia


TOPIK : Sel Volta
SUB TOPIK : Pembangkit Listrik dari Bahan Sehari-hari
TUGAS : Merancang perangkat set alat bertema PLBS
NAMA : …………………………Kelompok:…………………………
KELAS : XII …….

Tugas Laporan Kegiatan


Mempelajari konsep sel Tanggal:
volta pada penerapan Laporan:
pembuatan set alat
penghasil listrik dari
bahan sehari-hari
Membuat rancangan Tujuan dan Manfaat
prosedur

Alat:

Bahan :

Cara kerja

Hasil yang diharapkan.

Membuat rancangan set Gambar rancangan perangkat set alat PLBS dengan judul
alat tertentu

Cara Kerja
Penerapan konsep-konsep dalam pembuatan set alat

Comunication

Presentasikan hasil Perancangan dan set alat PLBS


LAMPIRAN
PETUNJUK GURU

A. Tips dalam Rancangan pembuatan pembangkit listrik dari bahan sehari-hari


(PLBS)
Contoh
Alat dan bahan yang diperlukan :
▪ Buah-buahan atau sayuran atau bahan sumber arus listrik lainnya yang ada di
sekitarmu/daerah
▪ Elektroda tembaga (Cu)
▪ Elektroda seng (Zn)
▪ Kabel dan penjepit buaya
▪ Voltmeter
▪ Alat yang menggunakan sumber listrik (Kalkulator, lampu, mainan, jam dll)

Langkah Kegiatan
▪ Siapkan alat dan bahan yang diperlukan
▪ Buah-buahan dapat digunakan secara utuh atau diekstraksi
▪ Terlebih dahulu cek kebutuhan daya hantar (volt) untuk alat listrik (Kalkulator,
lampu, mainan, jam dll)
▪ Kemudian rangkailah alat sesuai dengan keperluan
▪ Untuk menguji potensial sel dapat pula dilakukan dengan mencelupkan dua macam
logam kedalam buah-buahan yang mengandung larutan asam,
▪ Kemudian hubungkan kedua logam tersebut dengan voltmeter seperti pada gambar
berikut.

▪ Apabila dengan menggunakan 1 buah jeruk tidak mencukupi untuk menghasilkan


energi listrik maka rangkailah buah-buah secara seri atau paralel
▪ Amati setiap langkah percobaan
▪ Catat hasil percobaan
B. Pedoman K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) saat melakukan pembelajaran
STEM PJBL dengan tema PLBS topik sel volta

Keselamatan dan Keamanan Kerja atau laboratory safety (K3) memerlukan perhatian
khusus. Keselamatan Kerja di Laboratorium, perlu diinformasikan secara cukup (tidak
berlebihan) dan relevan untuk mengetahui sumber bahaya di laboratorium dan akibat yang
ditimbulkan serta cara penanggulangannya. Sehingga kita perlu mengetahui peraturan
keselamatan kerja, peralatan dan cara kerja serta pembuangan limbah.
Tujuan Peraturan Keselamatan Kerja dimaksudkan untuk menjamin :
1. Kesehatan , keselamatan dan kesejahteraan orang yg bekerja di laboratorium.
2. Mencegah orang lain terkena resiko pekerjaan laboratorium yang menyebabkan
terganggu kesehatannya akibat kegiatan di laboratorium.
3. Mengontrol penyimpanan dan penggunaan bahan yang mudah terbakar dan beracun
4. Mengontrol pelepasan bahan berbahaya (gas) dan zat berbau ke udara, sehingga tidak
berdampak negative terhadap lingkungan.

Peralatan dan Cara Kerja


Bekerja dengan alat bahan kimia serta sumber listrik juga berpotensi terjadinya kecelakaan
kerja, oleh karena itu harus diperhatikan hal hal sebagai berikut.
1. Kondisi tubuh dan pakaian dalam keadaan rapi (misalnya, rambut diikat apabila panjang
dan gunakan jas lab).
2. Memakai sepatu dan pakaian tertutup selama melakukan pengamatan.
3. Bacalah petunjuk praktikum dengan baik sebelum melakukan praktikum.
4. Jika percobaan melibatkan arus listrik, berhati-hatilah dalam memilih sumber listrik
(AC/DC), ikuti petunjuk dalam prosedur percobaan.
5. Gunakan zat dengan jumlah yang sesuai dengan petunjuk praktikum.
6. Jangan mencicipi zat kimia dalam bentuk apapun sebelum kamu yakin akan
keamanannya.
7. Segera bersihkan zat-zat yang tumpah selama percobaan (laporkan kepada petugas
laboratorium).
8. Segera bersihkan anggota tubuh yang terkena bahan kimia, dan biasakan mencuci tangan
setelah melakukan percobaan.
9. Jangan menghirup bau zat-zat kimia secara langsung. Uji bau zat-zat kimia harus
dilakukan secara hati-hati dengan mengibasngibaskan tangan dari zat ke arah hidung
dalam jarak sekitar 20 cm.
10. Jangan menyentuh bahan kimia secara langsung. Gunakan sendok khusus untuk
mengambilnya.
11. Membawa obat-obatan sesuai dengan tempat yang menjadi lokasi pengamatan.
Misalnya, jika tempatnya berdekatan dengan sumber sulfur, sebaiknya pengamat
membawa obat anti racun.

Pembuangan Limbah
Limbah bahan kimia secara umum meracuni lingkungan, oleh karena itu perlu penanganan
khusus :
1. Limbah bahan kimia tidak boleh dibuang langsung ke lingkungan .
2. Buang pada tempat yang disediakan
3. Limbah organik dibuang pada tempat terpisah agar bisa didaur ulang.
4. Limbah padat (kertas saring, korek api, endapan) dibuang ditempat khusus.
5. Limbah yang tidak berbahaya (Misal : detergen) boleh langsung dibuang ,dg
6. pengenceran air yang cukup banyak.
7. Buang segera limbah bahan kimia setelah pengamatan selesai.
8. Limbah cair yang tidak larut dlm air dan beracun dikumpulkan pada botol dan diberi
label yg jelas.

C. Tips Penggunaan Teknologi dalam Pembelajaran PLBS Integrasi STEM


Pada pembelajaran STEM topik PLBS guru dapat menggunakan fasilitas TIK untuk
kegiatan :
1. Tes awal dan tes akhir dapat dilakukan secara online dapat menggunakan laptop atau
android kepada peserta didik
Langkah yang dilakukan Guru:
✓ Menggunakan kuis online yang diinsertkan dalam quiz assigment pada classroom
2. Ada kuis menggunakan kahoot untuk formatif (jika diperlukan)
3. Rumah Belajar
✓ Belajar di mana saja, kapan saja, dengan siapa saja, Rumah Belajar sangat mudah
diakses. Begitu di-klik, langsung muncul halaman pertama dengan berbagai menu pilihan
kelompok materi belajar. Pada menu Fitur Utama terdapat delapan kelompok konten,
yaitu Sumber Belajar, Buku Sekolah Elektronik, Bank Soal, Laboratorium Maya, Peta
Budaya, Wahana Jelajah Angkasa, Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan, dan Kelas
Maya. Sedangkan pada menu Fitur Pendukung terdapat tiga kelompok konten, yaitu
Karya Guru, Karya Komunitas, serta Karya Bahasa dan Sastra. Ada pula materi
pembelajaran yang terhimpun dalam Fitur Pendukung Rumah Belajar dapat diakses
melalui tautan https://belajar.kemdikbud.go.id/Dashboard/
✓ Jika yang belum mendaftar, klik daftar dan pilih guru atau siswa
✓ Kolom-kolom di bagian daftar diisi hingga memperoleh user dan password
✓ Login menggunakan user dan password yang sudah dibuat
✓ Pilih Laboratorium Maya
✓ Cari Sel Volta atau Elektrokimia atau alamat berikut.
✓ https://belajar.kemdikbud.go.id/LabMaya/Konten/VirtualLab/220
✓ Lakukan percobaan sekarang (Sebagai sumber belajar dan latihan)

4. Aplikasi Android
✓ Buka Playstore lalu bisa menginstall (pilihan untuk gambaran peserta didik mengenai
rangkaian listrik) jika diperlukan:
M Games Science
electrical circuit (ada perhitungannya)
game complete circuit and light
circuit jam

5. Aplikasi Phet Interactive Simulation


https://phet.colorado.edu
lalu peserta didik dapat mencari virtual lab mengenai rangkaian listrik sbb:
✓ circuit-construction-kit-dc-virtual-lab
dengan alamat https://phet.colorado.edu/sims/html/circuit-construction-kit-dc-virtual-
lab/latest/circuit-construction-kit-dc-virtual-lab_en.html
Pada alamat ini, peserta didik dapat merancang melalui virtual lab dengan komponen
komponen listrik terlebih dahulu. Hal ini melatih peserta didik berpikir reatif dan kritis,
diskusi dengan kelompoknya agar terjadi komunikasi dan kolaborasi. Jika sudah
merancang desainnya barulah dapat diganti sumber arus listrknya dengan bahan alami
pada saat merancang set alat.
Contoh rangkaian listrik sebelum menggunakan bahan alami

6. Kelas Online melalui aplikasi android /laptop untuk peserta didik


Kelas Online menggunakan google classroom
Guru dan peserta didik dapat memanfaatkan google classroom dalam pembimbingan dan
diskusi dalam tugas proyek perancangan prosedur dan set alat PLBS integrasi STEM.
Pada kelas ini dapat diskusi, saling mengirim file, materi, kuis dsb.
Langkah yang dilakukan Guru:
✓ Pastikan guru dan peserta didik memiliki aku email gmail.com
Guru harus membuat kelas online dengan cara:
✓ Masuk ke alamat website https://classroom.google.com atau di Android install di
playstore yaitu google classroom
✓ Halaman utama: Klik bagian kanan atas Tanda + Create Class
✓ Pilih Tema kelas dengan mengupload gambar, pilih tema yang sesuai

✓ Lalu buka Pengumuman/pendahuluan/pengantar

Guru dapat menulis kalimat, menginsert file, link, gambar atau video. Contohnya
seperti ini:

✓ Guru dapat membuat lebih dari satu, untuk pendahuluan ataupun membuka forum
diskusi (Judulnya sesuaikan dengan tujuannya)
✓ Guru membuat Classwork
a. Pilih classwork
b. Lalu pilih Create

✓ Saat klik create, Pilih sesuai kebutuhan

a. Contoh assignment/tugas
Assignment digunakan guru pada pembelajaran ini adalah menyediakan tempat peserta
didik mengunggah tugasnya berupa jadwal proyek, rancangan prosedur serta
rancangan set alat, draf laporan yang dilengkapi foto didalam laporan, draf video
singkat pembuatan proyek kelompok. Guru juga dapat mengunggah file, video, gambar
dan link ke alamat browser lainnya.

b. Quiz Assigment
Quiz Assignment diperuntukkan untuk pengiriman tugas peserta didik tetapi
disertai adanya kuis yang diberikan oleh guru. Bentuknya google form quiz yang
ada di dalam assigment sehingga fungsinya peserta didik mengunggah tugasnya
sekaligus mengerjakan kuis assigment. Guru juga dapat mengunggah file, video,
gambar dan link ke alamat browser lainnya

c. Question
Guru dapat membuat pertanyaan untukpeserta didiknya biasanya merupakan
penilaian formatif untuk mengetahui sejauh mana pemahaman peserta didik. Guru
dapat menambahkan file, video atau link

d. Material
Guru dapat membuat materi dengan topik tertentu yang dapat disertai video, file,
link supaya lebih menarik.

DESAIN KELAS
1 kelas terdiri atas Saudara sebagai guru, invite peserta didik di kelas Anda yang akan
implementasi, fasilitator dari P4TKIPA mapel kimia sebagai pendamping. Identitas
kelas harus jelas, nama kab kota disebutkan.

1. Forum Motivasi dan Pendahuluan


2. Materi Sel Volta dan Penerapannya
3. Forum Diskusi I Penentuan Alat Bahan dan Rangkaian
4. Forum Diskusi II Pembuatan Rancangan Prosedur
5. Forum Diskusi III Pembuatan Rancangan Set Alat
6. Forum Diskusi IV Pembuatan Set Alat dan Cara Kerjanya
7. Forum Diskusi V Pembuatan Draf Laporan, Presentasi dan Video
8. Pengumpulan Tugas Jadwal Proyek
9. Pengumpulan Tugas Rancangan Prosedur dan Set Alat
10. Pengumpulan Tugas Draf Laporan dan Presentasi untuk Uji Coba
11. Pengumpulan Tugas Video Kelompok dalam Pengerjaan
12. Refleksi Hasil Belajar (Pengalaman, Kesan dan Pesan dari Peserta didik)
Guru Memfasilitasi Peserta Didik dalam hal penggunaan teknologi,
diantaranya:
✓ Peserta didik mengamati demonstrasi, tayangan, video dan mengikuti skenario kelas
dengan aktif, kritis, dan kreatif sesuai yang sudah direncanakan oleh guru
✓ Peserta didik memanfaatkan internet dan media lainnya dalam mencari sumber belajar,
informasi, pengetahuan
✓ Peserta didik mengikuti tes awal dan akhir secara online menggunakan aplikasi
✓ Peserta didik membuat rancangan awal set alat menggunakan Phet Interactive
Simulation
✓ Peserta didik membuat draf laporan dan penulisan tugas LK di Ms. Word/Google doc
✓ Peserta didik membuat bahan tayang presentasi untuk ujicoba menggunakan Ms. Power
Point/Google Slide
✓ Peserta didik membuat perhitungan/kalkulasi biaya, analisis pengaruh kuatnya asam
dengan kuat arus/jumlah larutan/jenis larutan dengan arus listrik yang dihasilkan
menggunakan Grafik atau Tabel dengan Ms. Excel atau Google Sheet
✓ Peserta didik membuat video kelompok pada pengerjaan rancangan dan set alat dengan
video editing kinemaster yang dapat diunduh pada HP (jika diperlukan)
✓ Peserta didik mempunyai email gmail
✓ Peserta didik melakukan aktivitas diskusi, pembimbingan, pengumpulan tugas dan
refleksi di luar jam sekolah menggunakan google classroom yang telah dibuat guru.
Peserta didik menginstal google classroom dalam playstore, join class dengan
memasukan kode kelas atau masuk ke email dengan menerima undangan kelas dari
guru. Kelas terdiri atas guru, peserta didik dan pendamping P4TKIPA.

Catatan
Cara memasukan fasilitator/pendamping sebagai teacher dalam classroom, masukan email
pendamping P4TKIPA
Invite Peserta Didik bisa melalui email, lalu diklik undangan dari guru di emailnya.
Cara lain unduh terlebih dahulu di playstore google classroom, lalu masukan kode
kelasnya yang ada di halaman depan.

Atau dalam handphone

1) Penggunaan Ms Office (Word, Excel, Power Point)


2) Pemanfaatan Internet dalam Pencarian Sumber Belajar
3) Pemanfaatan Internet dalam Pembelajaran
a) Quiz Kahoot
b) Tes dengan quiziz
c) Kelas Online menggunakan Internet
BAB IV PENUTUP

Unit Pembelajaran Kimia Integrasi STEM dengan Kurikulum 2013 yang berjudul Pembangkit
Listrik dalam Bahan Sehari-Hari (PLBS) disiapkan untuk guru pada kegiatan Pengembangan
dan Pemberdayaan KKG dan MGMP: Pelatihan Integrasi STEM dalam Implementasi
Kurikulum 2013. Materi unit pembelajaran STEM disusun sesuai dengan kompetensi
pedagogik dan profesional yang harus dicapai guru dapat diimplementasikan dalam
pembelajaran di kelas. Guru dapat belajar dan melakukan pengembangan RPP integrasi STEM
berdasarkan karakteristik dari pembelajaran STEM. Unit ini juga mengarahkan dan
membimbing peserta diklat dan para widyaiswara/fasilitator untuk menciptakan proses
kolaborasi belajar dan berlatih dalam pelaksanaan diklat.

Untuk pencapaian kompetensi, guru diharapkan secara aktif menggali informasi, memecahkan
masalah, memperdalam dan berlatih dalam mengembangkan RPP pada topik-topik lainnya
sehingga dapat mengimplementasikannya kepada peserta didik di sekolah.

Isi unit ini masih dalam penyempurnaan, masukan-masukan atau perbaikan terhadap isi unit
sangat kami harapkan.