Anda di halaman 1dari 17

PROGRAM PEMBANGUNAN DAN INVESTASI ALAT MEDIS

DAN NON MEDIS UNTUK JANGKA PENDEK, JANGKA


MENENGAH DAN JANGKA PANJANG

Penyusun UPSRS
Tanggal 16 Februari 2016
Halaman 17 Halaman

1
A. PENDAHULUAN
Kegiatan pembangunan fisik yang terus meningkat tanpa dibarengi
dengan peningkatan pemeliharaan fasilitas akan menyebabkan nilai ekonomi
dan nilai fisik fasilitas menurun. Kenyataan dilapangan menunjukkan bahwa
kegiatan pemeliharaan pada umumnya kurang mendapat perhatian. Ada
beberapa hal yang menyebabkan kurangnya perhatian terhadap kegiatan
pemeliharaan yaitu: kegiatan pemeliharaan dipandang tidak mendesak
dibandingkan dengan kegiatan pembangunan, struktur organisasi
pemeliharaan yang tidak tepat, pengelola fasilitas beranggapan bahwa
pemeliharaan bangunan merupakan masalah teknis saja yang tidak dikaitkan
dengan tujuan fungsi bangunan sesuai keinginan pemakai, tidak adanya
strategi dan kebijaksanaan yang jelas atas nilai investasi fasilitas. Apabila
pengelola fasilitas tidak memperhatikan pemeliharaan fasilitas dengan
sungguh-sungguh, maka dapat mempengaruhi usia bangunan yang
kemungkinan akan berkurang.
Dalam Keputusan Menteri Kesehatan No. 004 tahun 2003 tentang
kebijakan dan strategi desentralisasi bidang kesehatan disebutkan salah satu
tujuan strategis adalah upaya penataan manajemen kesehatan di era
desentralisasi. Salah satu langkah kunci dalam tujuan tersebut adalah
mengembangkan sub sistem pemeliharaan dan optimalisasi pemanfaatan
sarana dan alat kesehatan. Dalam langkah kunci 28 Keputusan Menteri
Kesehatan tersebut di atas dinyatakan bahwa keberhasilan penyelenggaraan
pelayanan kesehatan di rumah sakit atau fasilitas pelayanan dapat tercapai bila
tersedia biaya operasional dan pemeliharaan sarana dan alat kesehatan yang
memadai dan untuk itu haruslah disusun program kerja yang di lakukan
UPSRS untuk beberapa tahun ke depan.
Program Jangka Pendek, Jangka Menengah dan Jangka Panjang UPSRS
pada intinya merupakan berbagai kegiatan yang mempunyai kontribusi pada
upaya pencapaian tujuan penggunaan fasilitas melalui pelaksanaan
pemeliharaan bangunan gedung, fasilitas fisik baik peralatan medis dan non
medis. Program ini merupakan dasar dalam melaksanakan pembangunan dan
pemeliharaan untuk beberapa tahun ke depan.

1
B. LATAR BELAKANG
Alat kedokteran canggih saat ini sudah sedemikian cepatnya
bertambah setiap harinya dimana banyak rumah sakit di Indonesia yang
memanfaatkan peralatan medik berteknologi canggih. Seiring adanya alat-alat
baru tersebut perlu adanya penyeimbangan pembangunan fasilitas fisik rumah
sakit.
Rumah Sakit Khusus Bedah Diponegoro Dua Satu sebagai salah satu
rumah sakit yang memiliki berbagai alat medik terbaru memiliki berbagai
tantangan. Pertama, adalah di pihak pengguna teknologi, karena alat canggih
tanpa disertai kemampuan memanfaatkan teknologi ini akan menyebabkan
under utilization. Kedua, penggunaan alat canggih tanpa disertai pemelihataan
alat oleh tenaga yang terlatih akan berakibat pada kekurang akuratan hasil
kerja alat medik, yang dapat berdampak pada pasien. Ketiga, pemakaian alat
tanpa disertai pengetahuan dan keterampilan memakai akan memperpendek
usia pakai alat medik tersebut sehingga nilai ekonomis dan alat tersebut tidak
dapat dirasakan baik dari pihak pasien maupun dari pihak Rumah Sakit
Khusus Bedah Diponegoro Dua Satu.
Untuk itu, Rumah Sakit Khusus Bedah Diponegoro Dua Satu
menyusun program kerja UPS RS menyangkut tentang pembangunan dan
pembelian alat-alat medis untuk beberpa waktu ke depan sebagai bagian dari
upaya optimalisasi pemakaian alat medik di Rumah Sakit Khusus Bedah
Diponegoro Dua Satu, agar tujuan pemberian pelayanan medik dengan standar
setinggi mungkin sesuai misi dari Khusus Bedah Diponegoro Dua Satu dapat
tercapai.

C. TUJUAN
1. Tujuan Umum
Terlaksananya pembangunan fasilitas fisik dan bangunan serta pembaruan
alat medis di Rumah Sakit Khusus Bedah Diponegoro Dua Satu klaten
2. Tujuan Khusus

2
a. Terlaksananya pemeliharaan alat medis sesuai dengan persyaratan
mutu
b. tercapainya kondisi peralatan medis yang selalu dalam kondisi yang
laik pakai dan dapat difungsikan dengan baik
c. terjaminnya keselamatan manusia dan lingkungan
d. usia peralatan medis lebih panjang
e. terselenggaranya kegiatan pelayanan medis yang bermutu

3
D. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN

No Program Pokok Kegiatan Rincian Kegiatan


1 Jangka Pendek Pembangunan Pembangunan Ramp untuk gedung Nggolo Suwitan
Pembangunan Pos Satpam
Pembelian Alat Medis dan Non Medis Pembelian alat SIMGOS RS
Penambahan APAR
Penggantian isi APAR yang expired
Pembelian Fire Alarm
Pembelian Nurse Call
Pembelian Troli Emergency
Penggantian patient monitor
Penambahan EKG
2 Jangka Menengah Pembangunan Pembangunan ruang ICU
Pembangunan ruang radiologi
Renovasi berkala dan pengecatan
Renovasi dan pembangunan asrama karyawan
Pembelian Alat Medis dan Non Medis Pembelian Mesin X-Ray
Pembelian Fotometer
Penambahan CCTV
Penambahan peralatan untuk menunjang SIMGOS RS
Penambahan mesin anestesi
Penambahan patient monitor
Penggantian secara berkala menjadi lampu LED
3 Jangka Panjang Pembangunan Renovasi ruang operasi
Pembangunan Poliklinik
Pembangunan Gudang

4
Perluasan parker
Pembelian Alat Medis dan Non Medis Penggantian alat medis yang sudah melebihi usia pakai

5
E. CARA MELAKSANNAKAN KEGIATAN
1. Jangka Pendek
a. Pembangunan
1) Pembangunan Ramp untuk gedung Nggolo Suwitan
Ramp adalah jalur sirkulasi yang memiliki bidang dengan
kemiringan tertentu, sebagai alternatif bagi orang yang tidak dapat
menggunakan tangga.
Persyaratan pembangunan Ramp :
a) Kemiringan suatu ramp di dalam bangunan tidak boleh
melebihi 70, perhitungan kemiringan tersebut tidak termasuk
awalan dan akhiran ramp (curb ramps/landing).
b) Panjang mendatar dari satu ramp (dengan kemiringan 70) tidak
boleh lebih dari 900 cm. Panjang ramp dengan kemiringan
yang lebih rendah dapat lebih panjang.
c) Lebar minimum dari ramp adalah 120 cm dengan tepi
pengaman.
d) Muka datar (bordes) pada awalan atau akhiran dari suatu ramp
harus bebas dan datar sehingga memungkinkan sekurang-
kurangnya untuk memutar kursi roda dan stretcher, dengan
ukuran minimum 160 cm.
2) Pembangunan Pos Satpam
Pembangunan Pos Satpam dilakukan sebagai salah satu
langkah dalam kelengkapan ruang bagi satuan pengaman di
lingkungan Rumah Sakit Khusus Bedah Diponegoro Dua Satu
Klaten. Dengan adanya Pos Satpam maka dapat membantu dalam
proses pelayanan bagi pelanggan, misalnya dalam menerima tamu,
peletakan berkas-berkas Satpam yaitu berkas hasil laporan patroli,
buku tamu, menerima instruksi melalui telefon ruang Pos Satpam
maupun loker tempat peletakan berkas dll.

b. Pembelian Alat Medis dan Non Medis


1) Pembelian alat SIMGOS RS
2) Penambahan APAR
a) Pendataan kembali jumlah APAR yang ada di Rumah Sakit
Khusus Bedah Diponegoro Dua Satu Klaten

6
b) Pendataan ruang yang belum ada APAR dan kebutuhan APAR
yang sesuai
c) Permintaan Pengirirman penawaran APAR dari pihak ke 3
(tiga)
d) Pengajuan penawaran harga pengadaan APAR baru kepada
Direktur
e) Keputusan pengadaan APAR baru , sesuai spesifikasi dari
Direktur kepada UPS RS, yang akan diteruskan kepada
Pemberi Jasa (pihak ke tiga)
f) Pembuatan MOU
g) Pengadaan APAR baru (pemasangan sesuai permintaan).
3) Penggantian isi APAR yang expired
a) Pendataan kembali jumlah APAR yang ada di Rumah Sakit
Khusus Bedah Diponegoro Dua Satu Klaten, meliputi keadaan
dan tanggal expired.
b) Pendataan jumlah APAR yang akan dilakukan pengisisan
ulang
c) Permintaan penawaran pengisian APAR kepada pihak ketiga
d) Pengajuan penawaran pengisian APAR kepada Direktur
e) Keputusan pengisian ulang APAR
f) Pembuatan MOU
g) Pelaksanaan Pengisian ulang APAR
4) Pembelian Fire Alarm
Fire Alarm merupakan salah satu kelengkapan yang harus
ada untuk mendukung program pencegahan bencana yang berada
di Rumah Sakit Khusus Bedah Diponegoro Dua Satu klaten.
Pengadaan File Alarm sekaligus pengadaan APAR ini
sebagai salah satu persyaratan dalam rencana kegiatan simulasi
bencana yang akan dilakukan di Rumah Sakit Khusus Bedah
Diponegoro Dua Satu Klaten.
5) Pembelian Nurse Call
Pengadaan Nurse Call ini sebagai kelengkapan pencegahan
kejadian yang tidak diinginkan yang dapat terjadi oleh pasien yang
berada di ruang perawatan pasien, sehingga perawat jaga
menegtahui keadaan darurat tersebut dan pasien mendapatkan
perawatan segera.

7
Pengadaan Nurse Call ini meliputi ruang – ruang perawatan
yang berada di Rumah Sakit Khusus Bedah Diponegoro Dua Satu
Klaten yang berada di masing – masing bed pasien dan kamar
mandi pasien.
6) Pembelian Troli Emergency
Troli emergency ini sebagai kelengkapan dalam penempatan obat –
obat yang high alert.
7) Penggantian patient monitor
a) Pendataan patient monitor yang berada di Rumah Sakit Khusus
Bedah Diponegoro Dua Satu Klaten
b) Pendataan kondisi patient monitor
c) Pengajuan pengadaan patient monitor
d) Pengadaan patient monitor
8) Penambahan EKG
a) Pendataan EKG yang berada di Rumah Sakit Khusus Bedah
Diponegoro Dua Satu Klaten
b) Pendataan kondisi EKG
c) Pengajuan pengadaan EKG
d) Pengadaan EKG

2. Jangka Menengah
a. Pembangunan
1) Pembangunan ruang HCU
Pembangunan Ruang HCU dimulai dengan perencanaan
lokasi Ruang HCU, dimana calon ruang HCU yang akan di
bangun terletak pada ruang perawatan Rama dan Shinta.
2) Pembangunan ruang radiologi
3) Renovasi berkala dan pengecatan
Renovasi berkala dan pengecekan mutlak dilakukan sebagai
program yang berkelanjutan, dimana program ini bertujuan untuk
menjaga fasilitas fisik rumah sakit tetap terjaga kelayakannya,
sehingga nyaman dan aman bagi proses pelayanan yang diberikan
rumah sakit kepada pasien.
4) Renovasi dan pembangunan asrama karyawan
Asrama karyawan sebagai fasilitas yang diberikan kepada
karyawan dari Rumah sakit yang bertujuan untuk tempat istirahat
dan tinggal sementara, misalnya jaga malam, lembur atau rumah
berjarak sangat jauh dari rumah sakit.

8
b. Pembelian Alat Medis dan Non Medis
1) Pembelian Mesin X-Ray
a) Pendataan Mesin X-Ray yang berada di Rumah Sakit Khusus
Bedah Diponegoro Dua Satu Klaten
b) Pengajuan kekurangan Mesin X-Ray
c) Pengadaan Mesin X-Ray
2) Pembelian Fotometer
a) Pendataan Mesin X-Ray yang berada di Rumah Sakit Khusus
Bedah Diponegoro Dua Satu Klaten
b) Pengajuan kekurangan Mesin X-Ray
c) Pengadaan Mesin X-Ray
3) Penambahan CCTV
a) Pendataan jumlah CCTV yang ada di Rumah Sakit Khusus
Bedah Diponegoro Dua Satu Klaten
b) Pendataan ruang yang belum ada CCTV dan kebutuhan CCTV
yang sesuai
c) Permintaan Pengirirman penawaran CCTV dari pihak ke 3
(tiga)
d) Pengajuan penawaran harga pengadaan CCTV baru kepada
Direktur
e) Keputusan pengadaan CCTV baru , sesuai spesifikasi dari
Direktur kepada UPS RS, yang akan diteruskan kepada
Pemberi Jasa (pihak ke tiga)
f) Pembuatan MOU
g) Pengadaan CCTV baru (pemasangan sesuai permintaan).
4) Penambahan peralatan untuk menunjang Mesin SIMGOS RS
a) Permintaan Pengirirman penawaran Mesin SIMGOS RS dari
pihak ke 3 (tiga)
b) Pengajuan penawaran harga pengadaan Mesin SIMGOS RS
baru kepada Direktur
c) Keputusan pengadaan Mesin SIMGOS RS baru , sesuai
spesifikasi dari Direktur kepada UPS RS, yang akan diteruskan
kepada Pemberi Jasa (pihak ke tiga)
d) Pembuatan MOU
e) Pengadaan Mesin SIMGOS RS baru (pemasangan sesuai
permintaan).

5) Penambahan mesin anestesi

9
a) Pendataan mesin anestesi yang berada di Rumah Sakit Khusus
Bedah Diponegoro Dua Satu Klaten
b) Pengajuan kekurangan mesin anestesi
c) Pengadaan mesin anestesi
6) Penambahan patient monitor
a) Pendataan patient monitor yang berada di Rumah Sakit
Khusus Bedah Diponegoro Dua Satu Klaten
b) Pendataan kondisi patient monitor
c) Pengajuan pengadaan patient monitor
d) Pengadaan patient monitor
7) Penggantian secara berkala menjadi lampu LED
a) Pendataan lampu LED yang berada di Rumah Sakit Khusus
Bedah Diponegoro Dua Satu Klaten
b) Pendataan kondisi lampu LED yang ada
c) Pengajuan penggantian lampu LED
d) Pengadaan lampu LED
e) Penggantian Lampu LED

3. Jangka Panjang
a. Pembangunan
1) Renovasi ruang operasi
a) Pendataan ruang operasi di Rumah Sakit Khusus Bedah
Diponegoro Dua Satu Klaten
b) Pendataan kondisi ruang operasi yang tidak memenuhi syarat
c) Pengajuan renovasi ruang operasi
d) Persiapan renovasi ruang operasi
e) Pelaksanaan renovasi ruang operasi
2) Pembangunan Poliklinik
a) Pengajuan Pembangunan Poliklinik baru
b) Perencanaan pembangunan Poliklinik (peta, konsep, material,
pekerja dll)
c) Pembangunan Poliklinik
3) Pembangunan Gudang
a) Pendataan Gudang di Rumah Sakit Khusus Bedah Diponegoro
Dua Satu Klaten
b) Pengajuan Pembangunan Gudang yang kurang
c) Perencanaan pembangunan Gudang (seperti peta, konsep,
material, pekerja dll)
d) Keputusan Direktur tentang pembangunan Poliklinik
e) Pembangunan Poliklinik
4) Perluasan parker
a) Area parkir harus tertata dengan baik

10
b) Mempunyai ruang bebas di sekitarnya
c) Untuk penyandang cacat disediakan Ramp Trotoar
d) Diberi rambu penyandang cacat yang bisa membedakan untuk
mempermudah dan membedakan dengan fasilitas parkir bagi
umum.
e) Parkir dasar (basement) dilengkapi dengan exhauster yang
memadai untuk menghilangkan udara tercemar di dalam ruang
basement, dilengkapi penunjuk arah dan disediakan tempat
sampah yang memadai serta pemadam kebakaran.
b. Pembelian Alat Medis dan Non Medis
1) Penggantian alat medis yang sudah melebihi usia pakai
a) Pendataan jumlah alat medis yang ada di Rumah Sakit Khusus
Bedah Diponegoro Dua Satu Klaten
b) Pendataan alat medis yang melebihi usia pakai
c) Pengajuan penarikan alat medis kepada Direktur
d) Keputusan penarikan alat medis dari Direktur kepada UPS RS
e) Proses penarikan alat medis
f) Berita acara penarikan dan laporan

F. RENCANA ANGGARAN
Anggaran untuk pembangunan dan investasi alat medis ditanggung
oleh anggaran belanja dan pembangunan rumah sakit. Rincian biaya terlampir.

G. SASARAN
Sasaran Program Jangka Pendek, Jangka Menengah Dan Jangka Panjang
UPSRS Tahun 2016
No Program Sasaran
1 Jangka Pendek 100%
2 Jangka Menengah 100%
3 Jangka Panjang 100%

H. JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN


(Jadwal Program Jangka Pendek, Jangka Menengah Dan Jangka Panjang
UPSRS terlampir).

I. EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN DAN PELAPORAN

11
Evaluasi dari Program Jangka Pendek, Jangka Menengah Dan Jangka
Panjang UPSRS, dilaksanakan secara periodik setahun sekali. Evaluasi
meliputi volume kegiatan, pencapaian target dan perbaikan program atas
dasar hasil evaluasi.

J. PENCATATAN, PELAPORAN & EVALUASI KEGIATAN


a. Setiap melakukan aktifitas pembangunan dan pengadaan alat medis
maupun non medis dicatat dalam form laporan sesuai dengan rincian
program tersebut.
b. Kegiatan tersebut direkap, dan dibuat pelaporan setiap 1 tahun untuk di
laporkan kepada direktur

Ditetapkan di Klaten
Pada Tanggal 16 Februari 2016
Direktur,

dr. Endah Prasetyowati


NIP 2008 09 51

12
Anggaran Biaya

Program Pokok Kegiatan Rincian Kegiatan Rencana Anggaran

Jangka Pembangunan Pembangunan Ramp untuk gedung Nggolo


800.000.000,00
Pendek Suwitan
Pembangunan Pos Satpam 5.000.000,00
Pembelian Alat Medis Penambahan EKG 60.000.000,00
dan Non Medis
Pembelian alat SIMGOS RS 44.300.000,00
Penambahan APAR
Penggantian isi APAR yang expired 21.450.000,00
Pembelian Fire Alarm 47.210.000,00
Pembelian Nurse Call 85.000.000,00
Pembelian Troli Emergency 33.450.000,00
Penggantian patient monitor 100.000.000,00

Jangka Pembangunan Pembangunan ruang ICU 5.000.000.000,00


Menengah
Renovasi ruang radiologi 235.000.000,00
Renovasi berkala dan pengecatan 140.000.000,00
Renovasi dan pembangunan asrama
210.000.000,00
karyawan
Pembelian Alat Medis
Pembelian Mesin X-Ray 2.382.603.991,00
dan Non Medis
Pembelian Fotometer 35.000.000,00

Penambahan CCTV 7.000.000,00

Penambahan peralatan untuk SIMGOS RS 100.000.000,00

Penambahan mesin anestesi 471.237.750,00

Penambahan patient monitor 116.395.598,00


Penggantian secara berkala menjadi lampu
16.000.000,00
LED
Jangka Pembangunan Renovasi ruang operasi 78.000.000,00
Panjang
Pembangunan Poliklinik 122.000.000,00
Pembangunan Gudang 54.000.000,00
Perluasan parkir 31.000.000,00
Pembelian Alat Medis Penggantian alat medis yang sudah
1.310.000.000,00
dan Non Medis melebihi usia pakai

14
Jadwal Kegiatan

Tahun
Program Pokok Kegiatan Rincian Kegiatan
2016 2017 2018 2019 2020 2021 2022 2023
Jangka Pembangunan Pembangunan Ramp untuk gedung Nggolo
Pendek Suwitan
Pembangunan Pos Satpam
Pembelian Alat Medis Penambahan EKG
dan Non Medis
Pembelian alat SIMGOS RS
Penambahan APAR
Penggantian isi APAR yang expired
Pembelian Fire Alarm
Pembelian Nurse Call
Pembelian Troli Emergency
Penggantian patient monitor
Jangka Pembangunan Pembangunan ruang ICU
Menengah
Pembangunan ruang radiologi
Renovasi berkala dan pengecatan
Renovasi dan pembangunan asrama
karyawan
Pembelian Alat Medis
Pembelian Mesin X-Ray
dan Non Medis
Pembelian Fotometer

Penambahan CCTV

Penambahan peralatan untuk SIMGOS RS

Penambahan mesin anestesi

Penambahan patient monitor


Penggantian secara berkala menjadi lampu
LED
Jangka Pembangunan Renovasi ruang operasi
Panjang
Pembangunan Poliklinik
Pembangunan Gudang
Perluasan parkir
Pembelian Alat Medis Penggantian alat medis yang sudah
dan Non Medis melebihi usia pakai

16