Anda di halaman 1dari 5

Profil Puskesmas Semata Kecamatan Ngabang 2018

BAB II
GAMBARAN PUSKESMAS SEMATA

Pembangunan kesehatan merupakan bagian yang tidak dapat


dipisahkan dari pembangunan nasional, karena kesehatan menyentuh
hampir semua aspek kehidupan manusia. Oleh karena itu, pembangunan
kesehatan sangat terkait dan dipengaruhi oleh aspek demografi /
kependudukan, keadaan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat termasuk
tingkat pendidikannya, keamanan wilayah serta keadaan dan
perkembangan lingkungan fisik maupun biologik.

1. KEADAAN GEOGRAFI DAN DEMOGRAFI


Luas wilayah kerja Puskesmas Semata Kecamatan Ngabang
adalah 636,7 km², meliputi 9 desa dan terdiri dari 51 dusun.
Puskesmas Semata Kecamatan Ngabang terletak di 15 km dari ibu
kota kabupaten atau di jalur sutra /jalan antar Negara, dengan titik
koordinat N = 00023’23’67”, E = 109051’05’05”.
Secara administratif wilayah kerja Puskesmas Semata berbatasan
dengan :
a. Sebelah Utara berbatasan dengan kecamatan Menyuke
b. Sebelah Barat berbatasan dengan kecamatan Sengah Temila
c. Sebelah Timur berbatasan dengan kecamatan Ngabang
d. Sebelah Selatan berbatasan dengan kecamatan Sui Ambawang

Sebagian daerahnya adalah tanah sawah, tanah kering, hutan


dan lain-lain, sebagian besar daerahnya mudah dijangkau melalui
darat dengan jalan beraspal dan jalan dengan pengerasan, sedangkan
daerah yang agak terpencil, jangkauannya melalui sungai dan daerah
pegunungan. Jumlah penduduk di wilayah kerja Puskesmas Semata
Kecamatan Ngabang adalah 35.700 jiwa dengan 9.318 KK, sebagian
besar terdiri dari suku Dayak, Melayu, Jawa, Batak, Cina dan sebagian
kecil adalah suku lainnya. Sekitar 25 % penduduknya bermukim di

4
Profil Puskesmas Semata Kecamatan Ngabang 2018

daerah pusat pemerintahan dan perekonomian serta sisanya tersebar


merata di wilayah desa. Sebagian besar penduduknya berdekatan
dengan tempat - tempat pelayanan kesehatan ( Puskesmas,
Puskesmas Pembantu dan Polindes ).
Tabel. 1
Data penduduk wilayah kerja Puskesmas Semata Kec. Ngabang
No Desa Dusun RT KK Rumah Penduduk Bayi Balita Bumil Bulin
1. Amboyo Inti 9 14 2392 2392 8037 140 615 153 142
2. A. Selatan 15 50 2085 2085 8480 130 625 137 132
3. A. Utara 8 19 2365 2365 8954 88 376 95 91
4. Antan Rayan 5 11 836 836 3548 64 296 66 64
5. Amang 4 7 347 347 1532 24 142 26 24
Penyahu
6. Dangku
2 7 282 282 1092 30 150 32 30
7. Temiang Sawi 3 10 420 420 1701 30 294 35 30
8. Sebirang 2 6 217 217 794 25 149 30 25
9. Pak Mayam 3 10 374 374 1562 26 161 30 26
JUMLAH 51 134 9318 9318 35700 557 2808 604 564

2. PENDIDIKAN
Sarana pendidikan yang ada di kecamatan Ngabang terdiri dari
tingkat TK hingga SMA. TK buah 21 di desa, SD 37 buah tersebar di
semua desa, SMP 7 buah ada di desa Amboyo Inti, Amboyo Utara,
Amboyo Selatan, Antan Rayan, dan Amang, sedangkan SMA 3 buah di
desa Amboyo Inti dan Amboyo Utara. Dengan tersedianya sarana
pendidikan yang menyebar di semua desa maka jenjang pendidikan
dasar di Kecamatan Ngabang dapat dikatakan sudah memadai.

3. SOSIAL EKONOMI
Sebagian besar penduduk adalah petani dan pekebun. Empat
perusahaan perkebunan yang beroperasi di Kecamatan Ngabang yang
berada di wilayah kerja Puskesmas Semata yaitu PT PTPN XIII
Ngabang di desa Amboyo Inti, Temiang Sawi, Amboyo Utara, Amboyo
Selatan, PT Cimaru ada di desa Sebirang, PT IGP di desa Amboyo
Selatan, PT SSS ada di desa Pak Mayam dan Amboyo Selatan, PT PP

5
Profil Puskesmas Semata Kecamatan Ngabang 2018

ada di desa Amang. Mata pencaharian lainnya adalah pedagang,


buruh, PNS/ABRI/POLRI dan PETI.
Kegiatan PETI ini terpusat di desa Antan Rayan, Sebirang.
Limbah yang dihasilkan PETI cukup mencemaskan. Selain membuat
air menjadi keruh, sungai juga menjadi dangkal akibat endapan lumpur
dan pasir. Di samping itu yang tak kalah berbahayanya adalah
pencemaran oleh mercuri.
Dari 9.318 kepala keluarga yang ada di wilayah kerja
Puskesmas Semata terdapat kepala keluarga. Tergolong miskin terdiri
jiwa dimana kesemuanya telah memiliki Kartu Jamkesmas. Sedangkan
yang miskin mendadak atau kagetan tidak dapat diprediksi karena bisa
muncul sewaktu-waktu. Saat tertimpa penyakit yang memerlukan
rawat inap di Rumah Sakit masyarakat dianjurkan untuk menjadi
peserta BPJS Mandiri.

4. SARANA KESEHATAN
Sarana kesehatan yang ada di Kecamatan Ngabang yang
berada di wilayah kerja Puskesmas Semata berupa Puskesmas Induk,
Puskesmas Pembantu, dan Polindes/ Poskesdes. Puskesmas Induk
terletak di desa Amboyo Utara, sedangkan Pustu dan
Polindes/Poskesdes tersebar di seluruh desa.
Dari segi jumlah, sarana kesehatan yang ada sudah cukup
memadai. Sebagian sarana bangunan kesehatan yang sudah
memadai.

6
Profil Puskesmas Semata Kecamatan Ngabang 2018

Tabel 2
Sarana Kesehatan per Desa

No Desa Puskesmas Pustu Polindes/Poskesdes


1 2 3 4 5
1. Amboyo Inti - 1 1
2. Amboyo
- 3 2
Selatan
3. Amboyo
1 1 1
Utara
4. Antan Rayan - 1 1
5. Amang - 1 2
6. Penyahu
- - 3
Dangku
7. Pak Mayam - - 2
8. Sebirang - - 2
9. Temiang Sawi - 1 2
1 8 16

Selain sarana kesehatan yang dibangun pemerintah, di desa-


desa terdapat juga partisipasi masyarakat berupa bantuan PNPM
Desa dalam pembangunan kesehatan berupa Polindes 2 buah, yang
berada di Desa Amboyo Selatan Dusun Bagan Sairi dan Desa
Penyahu Dangku, bantuan Anggaran Dana Desa (ADD) sebanyak 4
buah, yang berada di Desa Amang, Penyahu Dangku, Pak Mayam,
Sebirang.
Partisipasi masyarakat dibidang kesehatan ini harus terus
ditingkatkan mengingat keaktifannya masih sangat kurang.
Pelaksanaan Posyandu yang sekali sebulan masih minim kegiatan.
Kemampuan kader belum memadai dan keaktifannya di Posyandu
tidak dapat dipastikan. Disamping itu, sarana penunjang guna
kelancaran pelaksanaan Posyandu masih jauh dari yang diharapkan.
Kebanyakan posyandu tidak memiliki peralatan seperti meja dan kursi
maupun sarana papan data serta peralatan lainnya. Pada hari
pelaksanaan Posyandu selalu harus meminjam sarana desa atau
sarana KUD yang masih kurang.

7
Profil Puskesmas Semata Kecamatan Ngabang 2018

5. SARANA PENUNJANG
Sarana penunjang kegiatan operasional Puskesmas Semata
berupa kendaraan bermotor yaitu 10 yang dapat difungsikan 9 buah
mobil ambulance 2 buah. Mobil Pusling 1 buah.

6. TENAGA KESEHATAN

Jumlah seluruh tenaga yang ada di Puskesmas, Pustu, maupun


Polindes/Poskesdes di Puskesmas Semata Kecamatan Ngabang
adalah sebanyak 59 orang terdiri dari tenaga medis dan non medis.
Rinciannya adalah : dokter umum 1 orang, dokter gigi tidak ada,
perawat 27 orang, perawat gigi 1 orang, bidan 26 orang, sanitasi 1
orang, analis kesehatan tidak ada, petugas gizi 1 orang, tata usaha /
pekarya 1 orang.

Tabel. 3
Tenaga Kesehatan di perinci menurut Desa dan Jenis Tenaga

Tenaga Kesehatan
No. Desa Dokter Dokter
Perawat Bidan Lainnya
Umum Gigi
1 2 3 4 5 6 7
1. Amboyo Inti - - 2 1 -
2. Amboyo Selatan - - 3 3 -
3. Amboyo Utara 1 - 20 15 5

4. Antan Rayan - - 1 1 -
5. Amang - - - 1 -
6. Penyahu Dangku - - - 1 -
7. Pak Mayam - - - 1 -
8. Sebirang - - - 1 -
9. Temiang Sawi - - 1 2 -
Jumlah 1 - 27 26 5