Anda di halaman 1dari 4

PELAYANAN SURVEILANS LINGKUNGAN

No. Dokumen : SOP/UKM/Surveilen/


No. Revisi : 00
Tanggal Terbit : 22 Januari 2018
SOP
Halaman : 1/4
UPTD PUSKESMAS Tanda-tangan : drg. Lia Silvianty Nasty
MEURAXA NIP. 19790110 200604 2 005

1. Pengertian Kegiatan surveilance lingkungan adalah kegiatan yang terus


menerus dilakukan dalam pengumpulan, analisis, interprestasi dan
diseminasi data kesehatan.
2. Tujuan Sebagai acuan langkah-langkah dalam pelaksanaan pelayanan
surveilens lingkungan.
3. Kebijakan 1. SK Kepala Puskesmas Nomor 800/ /Pkm-Mrx/2018 tentang
jenis-jenis pelayanan yang tersedia.
2. SK Kepala Puskesmas Nomor 800/ /Pkm-Mrx/2018 tentang
penetapan penanggung jawab UKM.
4. Referensi 1. Undang-undang Kesehatan nomor 24 tahun 2007
2. Undang-undang Kesehatan nomor 75 tahun 2014
5. Prosedur 1. Alat :
a. Alat tulis kantor
b. Form pelaporan
2. Bahan : Data-data pendukung
6. Langkah - 1. Petugas menerima Informasi Jenis Penyakit :
Langkah Menerima laporan dari pihak eksternal (Dinas Kesehatan, Kader,
Masyarakat atau informasi dari pasien yang berobat ke
Puskesmas) tentang penyakit menular yang terjadi.
2. Perencanaan Surveilance :
Kepala Puskesmas akan menugaskan petugas pelaksana
Surveilance dengan mempertimbangkan jumlah petugas yang
diturunkan dan cakupan pemeriksaan serta pemantauan yang
akan dilakukan.
3. Pelaksanaan pemantauan dan pemeriksaan lokasi/sumber
penyakit:

Penyakit Deman Berdarah


Cakupan Pemeriksaan :
a. Petugas melakukan pemeriksaan/pelacakan epidemiologi
(PE) di rumah penderita/kasus DBD
b. Petugas melakukan pemeriksaan rumah-rumah di sekeliling
dari rumah penderita/kasus dengan radius 100 meter
c. Pemeriksaan dilakukan pada sumber pengeluaran/penyakit
atau tempat perkembang biakan vektor penyebar penyakit
sepeti penampungan air, dispenser dan lain-lain
d. Pemeriksaan didalam rumah : Kulkas, dispenser bak mandi
e. Pemeriksaan diluar rumah : kaleng, kandang ayam/bebek,
ban bekas dan lain-lain
f. Jika ditemukan sumber penampungan yang terdapat jentik
nyamuk akan diinformasikan ke pemilik rumah
g. Analisa dan pelaporan hasil pemeriksaan
h. Melaporkan hasilnya ke Dinas Kesehatan
Laporan :
a. Formulir Penyelidikan Epidemiologi (PE)
b. Laporan Kejadian Luar Biasa/Wabah
Tindak Lanjut :
a. Dinas Kesehatan akan melakukan Foging

Penyakit Campak
Petugas menerima informasi dari Poli Umum dan Poli Anak
Cakupan Pemeriksaan
a. Petugas menemui pasien untuk dilakukan pengujian sampel
darah
b. Sampel darah yang di ambil dibuat menjadi serum darah
oleh petugas Laboratorium
c. Petugas mengirimkan Serum Darah ke Dinas Kesehatan
untuk dilakukan pengujian.
d. Petugas menerima informasi dari Dinas Kesehatan tentang
hasil pemeriksaan sample serum darah
e. Jika positif Campak
1) Turun ke lokasi dengan Radius 100 meter dari penderita
2) Ke sekolah-sekolah yang potensi mempunyai kasus
Campak
3) Melakukan pengamatan terhadap personel/anak-anak
yang ada dilokasi sekitar rumah penderita
4) Jika ada potensi campak (demam/ras merah) diambil
sampel darah
5) Dibuat serum dan dikirim ke Dinas
6) Dinas yang akan memutuskan program pemulihan atau
perbaikan untuk daerah yang bersangkutan.
f. Laporan Surveilance Campak :
1) Formulir Penyelidikan Epidemiologi (PE)
2) Laporan Kejadian Luar Biasa/Wabah

Penyakit Difteri
Petugas menerima informasi dari Poli Umum dan Poli Anak
Cakupan Pemeriksaan
a. Petugas menemui pasien (suspect) untuk anamnesa
b. Petugas melapor hasil ke Dinas Kesehatan
c. Petugas mencari kasus tambahan dengan melakukan

2/4
pemeriksaan rumah-rumah di sekeliling dari rumah pasien
(suspect) kemudian melakukan tatalaksana kasus
d. Petugas mencari kontak terdekat untuk melakukan profilaksi
e. Petugas mencari sumber penularan/carrier untuk dilakukan
tatalaksana kasus
f. Petugas mengirimkan laporan ke Dinas Kesehatan Kota
Banda Aceh
g. Laporan Surveilance Campak :
1) Formulir Penyelidikan Epidemiologi (PE)
2) Laporan Kejadian Luar Biasa/Wabah

Penyakit Malaria
a. Kasus :
1) Import (kasus dari luar/pengunjung dari daerah lain)
memeriksa rumah pendertia
2) Lokal  Pemeriksaan dilakukan radius 500 meter keliling
dari rumah penderita
b. Petugas melakukan pemeriksaan sumber
pengeluaran/penyakit seperti penampungan air, dll
1) Pemeriksaan yang dilakukan di dalam rumah meliputi
kulkas, dispenser bak mandi
2) Pemeriksaan yang dilakukan di luar rumah meliputi
kaleng, kandang ayam/bebek, ban bekas dan lain-lain
diluar rumah
c. Jika ditemukan sumber penampungan yang positif jentik
nyamuk akan diinformasikan ke pemilik rumah
d. Melaporkan hasilnya ke Dinas Kesehatan
e. Dinas Kesehatan akan melakukan Foging
f. Laporan : Formulir Penyelidikan Epidemiologi (PE) Kejadian
Luar Biasa Malaria

Keracunan Makanan
a. Petugas melakukan pemeriksaan ke lokasi keracunan
pangan
b. Petugas mengambil sampel makanan dan muntahan untuk
dilakukan pengujian di BPOM
c. Petugas memeriksa kondisi makanan + sanitasi di lokasi
kejadian
d. Petugas melaporkan hasilnya ke Dinas Kesehatan
e. Petugas membuat laporan :
Formulir Penyelidikan Epidemiologi (PE) Kejadian Luar Biasa
Keracunan Makanan
7. Bagan Alir -
8. Hal-hal yang -
perlu
diperhatikan

3/4
9. Unit Terkait 1. Penanggung jawab UKM
2. Ruangan pemeriksaan terkait

10. Dokumen Pelaporan


terkait
11. Rekaman No. Yang Isi perubahan Tgl. Mulai
historis diubah Diberlakukan
perubahan

4/4