Anda di halaman 1dari 2

EFEK MODIFIKASI / INTERAKSI & PENGENDALIAN

I. Efek Modifikasi / Interaksi & Pengendalian


A. Pengertian
Efek Modifikasi / Interaksi adalah Keberagaman/ heterogenitas/ variasi efek dari suatu
faktor resiko terhadap kemunculan penyakit/outcome, pada level yang berbeda dari faktor
resiko lain, pada base population. Suatu situasi dimana dua atau lebih faktor resiko saling
memodifikasi (besar dan/ atau arah) efek nya terhadap kejadian/outcome yang diteliti. Efek
modifikasi menunjukkan seberapa jauh efek faktor resiko utama terhadap munculnya
penyakit/outcome, dimodifikasi oleh faktor resiko lain (modifier)

B. Macam-macam interaksi
1. Interaksi aditif
 Keberadaannya dinilai dengan memakai ukuran asosiasi berupa risk/rate difference (AR).
 Bermanfaat untuk kepentingan program kesmas atau intervensi pencegahan penyakit
2. Interaksi multiplikatif
 Keberadaannya diukur dengan memakai ukuran asosiasi berupa risk/rate ratio (RR/OR).
 Penting untuk menjelaskan hubungan kausalitas.

C. Efek modifikasi dan efek confounding


 Pengubah efek (effect modifier) merupakan faktor ketiga yang memodifikasi (mengubah)
pengaruh paparan terhadap penyakit.
 Meski sama-sama faktor ketiga, pengubah efek berbeda dengan faktor perancu.
 Faktor perancu mengakibatkan distorsi penaksiran pengaruh paparan terhadap penyakit,
sedang pengubah efek tidak mengakibatkan distorsi penaksiran tersebut, melainkan
mengubah pengaruh paparan terhadap penyakit sesuai dengan level dari pengubah efek
tersebut.
 Implikasinya, kerancuan perlu dikontrol, sedang modifikasi efek tidak perlu dikontrol
melainkan dideskripsikan.
D. Perbedaan efek modifikasi dengan efek confounding

Anda mungkin juga menyukai