Anda di halaman 1dari 26

Makalah BAHASA INGGRIS

Tentang

“NARATIVE TEXT DAN TENSES”


Dosen Pengampu :

EKO SUSANTO, S.E.,M.M

DISUSUN:

SEKOLAH TINGGI EKONOMI DAN BISNIS (STEBIS)


DARUSSALAM
Tahun Akademik 2019
JL. Lintas Timur Desa Tugu Mulyo Kecamatan Lempuing
Kabupaten Ogan Komering Ilir Provinsi Sum-Sel
30657
KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum. Wr. Wb.

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah
memberikan rahmat serta karunia-Nya kepada kami sehingga kami berhasil
menyelesaikan Makalah ini tepat pada waktunya yang berjudul “NARRATIVE
TEXT DAN TENSES”. Selesainya penyusunan ini berkat bantuan dari berbagai
pihak oleh karena itu, pada kesempatan ini penulis sampaikan terima kasih kepada
yang terhormat :

1. Dosen pengampu mata kuliah Bahasa Inggris yang telah memberikan


tugas, petunjuk, kepada kami sehingga kami termotivasi dan
menyelesaikan tugas ini.
2. Secara khusus penulis menyampaikan terima kasih kepada keluarga
tercinta yang telah memberikan dorongan dan bantuan serta
pengertian yang besar kepada penulis, baik selama mengikuti
perkuliahan maupun dalam menyelesaikan makalah ini.

Menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu
kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu kami harapkan
demi kesempurnaan makalah ini. Akhir kata, kami sampaikan terima kasih kepada
semua pihak yang telah berperan serta dalam penyusunan makalah ini dari awal
sampai akhir..

Wassalamu’alaikum. Wr. Wb.

Lempuing Jaya, Oktober 2019

Penulis

ii
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ............................................................................................... i


KATA PENGANTAR ............................................................................................. ii
DAFTAR ISI............................................................................................................. iii

BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang ................................................................................ 1
B. Rumusan Masalah ............................................................................ 2

BAB II PEMBAHASAN
A. NARRATIVE TEXT ....................................................................... 2
B. TENSES (Jenis, Rumus dan Contohnya) ........................................ 5

BAB III PENUTUP


A. Kesimpulan ..................................................................................... 22
B. Saran ................................................................................................ 22

DAFTAR PUSTAKA ..................................................................................... 23

iii
BAB I

PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG

Bahasa Inggris adalah bahasa Internasional. Dengan menguasai


bahasa Inggris dengan baik, maka kita akan dapat berkomunikasi dengan
bangsa-bangsa lain di dunia ini. Di samping itu, kita pun akan dapat
menambah wawasan dan ilmu pengetahuan kita demi kemajuan bangsa dan
negara kita, karena kita akan dapat membaca literatur-literatur bahasa
Inggris, mendengarkan siaran-siaran radio luar negeri, serta menontong
film-film ilmu pengetahuan yang lainnya. Dengan demikian, pada akhirnya
kita dapat menguasai pengetahuan-pengetahuan di segala bidang.
Setiap bahasa tentunya mempunyai kaidah-kaidah atau sering kita sebut
dengan istilah tata bahasanya masing-masing, begitupun dengan bahasa
Inggris, banyak sekali kaidah-kaidah yang harus diperhatikan dalam
penggunaannya, terutama dalam bidang writingnya. Oleh karena itu, penulis
mencoba menyajikan empat kaidah dari sekian banyak kaidah bahasa
Inggris, selain untuk memenuhi tugas kuliah juga bertujuan semoga tulisan
sesingkat ini dapat menambah wawasan kita tentang bahasa Inggris.
Keempat kaidah yang kami maksud adalah: Past Perfect Tense, Present
Perfect Continuous Tense, Direct and Indirect Speech, Preposition. Yang
pembahasanya akan dipaparkan pada bab selanjutnya.

B. RUMUSAN MASALAH
1. Apayang Dimaksud dengan Narrative Text?
2. Sebutkan Macam-macam Tenses dan Berikan Contohnya?

1
BAB II

PEMBAHASAN

A. NARRATIVE TEXT
1. Pengertian Narrative Text

Sebelum membahas tentang tujuan dan ciri-ciri narrative text dan


contohnya, mari kita pahami dulu apa itu pengertian narrative text. Jika
merujuk pada wikipedia, maka yang dimaksud dengan narrative text adalah:
“a narrative (or story) is any report of connected events, presented in a
sequence of written or spoken words, and/or in a sequence of (moving)
pictures”. Atau jika diterjemahkan, maka yang dimaksud dengan Narrative
text adalah jenis genre yang rangkaian peristiwa atau ceritanya dari waktu
ke waktu dan dijabarkan dengan urutan awal, tengah dan akhir. Jadi harus
kronologis, maksudnya kronologis itu diceritakan secara runtut dan tidak
boleh loncat-loncat.
Narrative text adalah suatu jenis teks yang berupa cerita khayalan,
kisah nyata yang direkayasa, atau dongeng. Narrative text menceritakan
suatu cerita yang memiliki rangkaian peristiwa kronologis yang saling
terhubung. Tujuan dari narrative text adalah untuk menghibur pembacanya.

2. Struktur Teks (Generic Structure).


Adapun struktur dari narrative text adalah sebagai berikut:
a) Orientation: pendahuluan atau pembuka yang berupa
pengenalan tokoh, waktu, dan tempat.
b) Complication: pengembangan konflik atau pemunculan masalah
pada cerita.
c) Resolution: penyelesaian konflik atau langkah yang diambil
untuk merespons masalah.
d) Re-orientation: ungkapan – ungkapan penutup yang menunjukan
berakhirnya suatu cerita. Re-orientation bersifat opsional atau
tidak selalu ada pada narrative text.

2
e) Coda: perubahan yang terjadi pada tokoh dan pelajaran/ nilai
moral yang bisa dipetik dari cerita. Coda juga bersifat opsional.

3. Ciri-ciri Redaksi Narrative Text


Jika kamu mendapat tugas untuk membuat sebuah tulisan dengan
genre narrative text, maka ciri-ciri di bawah ini bisa dijadikan pedoman:
a) Fokus pada satu tokoh atau pelaku dan biasanya individual
sehingga biasanya menggunakan kata ganti seperti “I, we, she,
he”.
b) Paling sering menggunakan past tense baik itu simple past tense,
past continuous, maupun bentuk past tense lainnya.
c) Terkadang menggunakan dialog untuk mengajak pembaca
berimajinasi sehingga ceritanya terlihat lebih jelas dan nyata.
d) Karena berurutan (kronologis), maka biasanya juga
menggunakan kata sambung (conjunction) agar cerita terlihat
runtut atau urut.

4. Contoh Narrative Text dan Penjelasannya.

Cinderella.
Once upon a time, there was a beautiful young girl named
Cinderella. He lived with his step mother and two sisters. They were
arrogant and bad tempered. They treated Cinderella very badly. Her
step mother made Cinderella do the hardest job in the house, such as
scrubbing the floor, cleaning the pot and pan and preparing food for
the family. Her step sisters, on the other hand, did not work on the
house. Their mother gave them many pretty dresses to wear.
One day, a king invited all girls in his kingdom to attend a ball
in his palace. They were excited about this and spent so much time
choosing the dresses they would wear. Cinderella could not stop
crying after they left.
“Why are you crying, Cinderella?” the voice asked.

3
She looked up and saw a fairy standing beside her. Then
Cinderella told her why she was crying. Well the fairy said, “you’ve
been such a cheerful, hardworking, uncomplaining girl that I will see
that you go to the ball.” The fairy turned a pumpkin into a coach and
mice into a smooth two coach man and footman then tapped
Cinderella’s dress with her wand, and it became a beautiful ball
gown.
Then he gave her a pair of pretty glass shoes. Now, Cinderella,
she said, “you have to leave the ball before midnight”. Then he drove
away a wonderful coach. Cinderella had a marvelous time either. She
danced again and again with the prince. Suddenly the clock began to
strike twelve, she ran toward the door as fast as he could do. In her
hurry, one of her glass shoes left behind.
A few days later, the prince declared that he would marry the
girl whose feet fitted the glass shoe. Cinderella’s stepsisters tried on it
but it was too small for them, no matter how hard they squeezed their
toes into it. In the end, the king’s page let Cinderella try the shoe. She
stretched his legs and slipped the shoe on the page. It fitted perfectly.
Finally, she was ushered into a magnificent palace and height. The
prince were glad to see her again. They married and lived happily
ever after.

Penjelasan:
a. Paragraf pertama berisi Orientation, yaitu pengenalan tokoh-
tokoh yang ada pada dongeng Cinderella.
b. Paragraf kedua berisi Complication, yaitu masalah muncul
ketika Cinderella tidak boleh pergi ke pesta dansa (ball).
c. Paragraf ketiga berisi Resolution, yaitu masalah terpecahkan
ketika seorang peri menolongnya.
d. Paragraf terakhir, berisi Re-Orientation, yaitu akhir cerita yang
bahagia dimana akhirnya Cinderella menikah dengan pangeran.

4
B. TENSES (Jenis, Rumus dan Contohnya)
1. Simple Present Tense
Simple Present Tense adalah bentuk waktu yang digunakan untuk
menyatakan suatu perbuatan atau kegiatan yang berlangsung/terjadi pada
waktu sekarang dalam bentuk sederhana, kegiatan atau pekerjaan yang
dilakukan berulang-ulang, kebiasaan sehari-hari, peristiwa atau perbuatan
yang tidak ada kaitannya dengan waktu, dan untuk mengekspresikan
kebenaran umum.
Simple Present Tense menggunakan jenis "TO BE 1" and "VERB 1"
TO BE 1 terdiri dari: am, is, are (untuk selengkapnya, lihat tabel
berikut) :
I Am I
You You
They Are They Do / Don't
We We
He He
She Is She Does / Doesn't
It It
CATATAN:
DO dan DOESdigunakan pada kalimat tanya.
DON'T (DO NOT) dan DOESN'T (DOES NOT) digunakan pada kalimat negatif.
TO BE 1 (am, is, are) digunakan ketika suatu kalimat tidak ada unsur kata kerja
(NON VERB)

Rumus dan Contoh Kalimat Simple Present Tense


Mengekspresikan kalimat Simple Present Tense yang menggunakan kata
kerja (VERB)
+ Subject + Verb 1 + Object
- Subject + DON'T / DOESN'T + Verb 1 + Object
? DO / DOES + Subject + Verb 1 + Object?
? Question Word + DO/ DOES + Subject + Verb 1?
Contoh :
+ I speak English everyday
She speaks English everyday
- I don't speak English
She doesn't speak English
Do you speak English?
? Jawaban: Yes I do, atau No, I don't
Does she speak English?
Jawaban: Yes She does, atau No, She doesn’t
? Why do you speak English everyday ?

5
PENTING:
Hanya pada kalimat positif, untuk subject "He, She, It", penggunaan kata
kerjanya (VERB) harus diakhiri dengan "s/es."Penambahan “s/es” pada kata
kerja dasar (inifinitive) adalah sebagai berikut:

2. Present Continuous Tense


Present Continuous Tense juga disebut Present Progressive Tenseadalah
bentuk waktu yang digunakan untuk menyatakan suatu perbuatan, keadaan
atau peristiwa yang sedang terjadi pada saat dibicarakan.

CATATAN:
Pada penggunaanPresent Continuous Tense kata kerja yang digunakan
harus diakhiri dengan -ing / (Verb + ing).
Bentuk waktu Present Continuous Tense menggunakan jenis "TO BE 1".

Rumus dan Contoh Kalimat Present Continuous Tense


+ Subject + To be 1 + (Verb + ing) + Object
- Subject + To be 1 + NOT + (Verb + ing) + Object
? To be 1 + Subject + (Verb + ing) + Object ?
? Question Word + To be 1 + Subject + (Verb + ing) + Object ?
Contoh :
+ We are studying now.
- We are not (aren't) studying now.
? Are you studying now?
Jawaban: Yes I am, atau I, am not
? What are you doing?
Jawaban: I am studying now
Who is studying English?
Jawaban: She is studying English
Keterangan waktu untuk Present Continuous Tense yang digunakan
adalah:
Now(sekarang), at present(pada saat ini), right now(saat ini), this
afternoon(siang ini), this morning(pagi ini), today(hari ini) and so on.

3. Present Perfect Tense


Present Perfect Tenseadalah bentuk waktu yang digunakan untuk
menyatakan suatu perbuatan, keadaan atau peristiwa yang terjadi di masa
lampau.Dan pada saat berbicara kegiatan/perbuatan tersebut telah selesai
dilakukan.

6
Present Perfect Tensemenggunakan jenis "TO BE 3" and "VERB 3"
TO BE 3adalah: been (untuk selengkapnya, lihat tabel berikut)
I I
You You
They They Have
We We
He been
He
She She Has
It It

CATATAN:
TO BE 3 (been) digunakan ketika suatu kalimat tidak ada unsur kata kerja
(NON VERB).
Untuk semua jenis kalimat, baik positif, negatif, atau kalimat tanya pada
Present Perfect Tense menggunakan VERB 3.

Rumus dan Contoh Kalimat Present Perfect Tense


Mengekspresikan kalimat Present Perfect Tense yang menggunakan kata
kerja (VERB)
+ Subject + Have/Has + Verb 3 + Object
- Subject + Have/Has + NOT + Verb 3 + Object
? Have/Has + Subject + Verb 3 + Object?
? Question Word + Have/Has + Subject + Verb 3 + Object?
Contoh :
+ I have lived here for 2 years.
- I have not (haven't) lived here for 2 years.
? Have you lived here for 2 years?
Jawaban: Yes, I have, atau No, I have not
(haven't)
? Why Have you lived here for 2 years?
Who has killed her father?
Mengekspresikan kalimat Present Perfect Tense yang tidak menggunakan
kata kerja (Non VERB)
+ Subject + Have/Has + To be 3 + Non Verb + Object
- Subject + (Have/Has + NOT) + To be 3 + Non Verb + Object
? Have/Has + Subject + To be 3 + Non Verb + Object?
? Question Word + Have/Has + Subject + To be 3 + Non Verb +
Object?

7
Contoh :
+ She has been here for 4 hours
- She has not (hasn't) been here for 4 hours
? Has she been here for 4 hours?
? Where have you been for the last 4
hours?

4. Present Perfect Continuous Tense


Present Perfect Continuous Tense atau Present Perfect Progressive
Tense adalah bentuk waktu yang digunakan untuk menyatakan suatu
peristiwa atau perbuatan yang dimulai dimasa lampau dan terus berlangsung
sampai saat ini atau suatu peristiwa atau perbuatan yang diawali dimasa
lampau dan baru saja selesai pada saat bicara.

Present Perfect Continuous Tensemenggunakan jenis "TO BE


3"(been), untuk selengkapnya, lihat tabel berikut:
I I
You You
They They Have
We We
He been He
She She Has
It It

CATATAN:
Untuk semua jenis kalimat, baik positif, negatif, atau kalimat tanya pada
Present Perfect Continuous Tense menggunakan TO BE 3 (been) diikuti
dengan VERB + ING.

Rumus dan Contoh Kalimat Present Perfect Continuous Tense


+ Subject + Have/Has + been + (Verb + ING) + Object
- Subject + Have/Has + NOT + been + (Verb + ING) + Object
? Have/Has + Subject + been + (Verb + ING) + Object?
? Question Word + Have/Has + Subject + been + (Verb + ING) +
Object?

8
Contoh:
+ It has been raining all day. It is still raining right now.
- We have not been swimming in pool for this day.
? Has he been returning money that he borrowed this day?
Jawaban: Yes, he has, atau No, he has not.
? How long has she been teaching at the university?

5. Simple Past Tense


Simple Past Tense adalah bentuk waktu yang digunakan untuk
menyatakan suatu perbuatan atau kegiatan yang terjadi dimasa lampau dan
waktu terjadinya persitiwa itu telah diketahui.
Simple Past Tense menggunakan jenis "TO BE 2" and "VERB 2"
TO BE 2 terdiri dari: was & were (untuk selengkapnya, lihat tabel
berikut)
I Was I
You You
They Were They
We We Did / Didn't
He He
She Was She
It It

CATATAN:
DID digunakan pada kalimat tanya.
DID NOT (DIDN'T) digunakan pada kalimat negatif.
TO BE 2 (Was & Were) digunakan ketika suatu kalimat tidak ada unsur
kata kerja (NON VERB)
VERB 2hanya digunakan pada kalimat positif saja.

Rumus dan Contoh Kalimat Simple Past Tense


Mengekspresikan kalimat Simple Past Tense yang menggunakan kata kerja
(VERB)
+ Subject + Verb 2 + Object
- Subject + DID NOT (DIDN'T) + Verb 1 + Object
? DID + Subject + Verb 1 + Object ?
? Question Word + DID + Subject + Verb 1 ?

9
Contoh :
+ He bought a pair of shoes yesterday.
- He didn't buy a pair of shoes yesterday.
Did he buy a pair of shoes yesterday?
? Jawaban: Yes He did, atau No, He did not (didn't)
? Why did he buy a pair of shoes yesterday?

Pada contoh kalimat positif diatas menggunakan kata kerja bought (bentuk
Verb 2 dari kata buy). Hanya pada kalimat positif saja Verb 2 digunakan.

6. Past Continuous Tense


Past Continuous Tense atau Past Progressive Tense adalah bentuk
waktu yang digunakan untuk menunjukkan dua kejadian yang terjadi pada
saat yang bersamaan, tetapi satu kejadian terjadi lebih awal dan masih
sedang berlangsung ketika kejadian kedua terjadi.

CATATAN:
Pada penggunaan Past Continuous Tense kata kerja yang digunakan harus
diakhiri dengan -ing / (Verb + ing). Bentuk waktu Past Continuous Tense
menggunakan jenis "TO BE 2" (was/ were).
Was untuk subject: I, she, he, it.
Were untuk subject: you, they, we.

Rumus dan Contoh Past Continuous Tense


+ Subject + To be 2 + (Verb + ing) + Object
- Subject + To be 2 + NOT + (Verb + ing) + Object
? To be 2 + Subject + (Verb + ing( + Object ?
? Question Word + To be 2 + Subject + (Verb + ing) + Object ?
Contoh :
+ I was walking down the street when it began to rain.
When i was in the park, the sun was shining.
- It was not raining when i went to the market last night.
They were not playing football when you were not at home.
? Was he studying when I arrived at home?
Jawaban: Yes he was, atau he, was not
? Why were you reading that book?
What was she doing with this document when all the staff went
home?

10
7. PAST PERFECT TENSE
Past perfect tense adalah suatu bentuk kata kerja yang digunakan untuk
menyatakan bahwa suatu aksi telah selesai pada suatu titik di masa lalu
sebelum aksi lainnya terjadi.Aksi yang telah selesai dimasa lampau itu dapat
terjadi berulang kali maupun hanya sekali.Selain itu, past perfect tense juga
dapat digunakan untuk membentuk if conditional tipe 3 dan reported
speech.
RUMUS PAST PERFECT TENSE
Past perfect tense digunakan untuk menyatakan perbuatan(peristiwa) yang
sudah selesai dilakukan pada waktu lampau. Past perfect tense dibentuk
dengan auxiliary verb “had”, dan past participle (verb-3). Had digunakan
baik untuk singular maupun plural subject.Sedangkan past participle dapat
berupa irregular maupun regular verb.

Dengan demikian rumus past perfect tense untuk kalimat positif, negatif,
dan interogatif adalah sebagai berikut.
Contoh Past Perfect
Kalimat Rumus Past Perfect Tense
Tense
My brother had slept
positif(+) S + had + Verb-3/past participle
They had come
S + had + not + Verb-3/past My brother hadn’t slept
negatif(-)
participle They hadn’t come
Had my brother come
interogatif(?) had + S + Verb-3/past participle
Had they come
CONTOH PAST PERFECT TENSE
Beberapa contoh kalimat past perfect tense dengan fungsi-fungsinya dapat dilihat
pada tabel sebagai berikut.
Fungsi Contoh Kalimat Past Perfect Tense
When he came last night, the cake had run out.
(Ketika dia datang semalam, kue sudah habis.)
Past perfect tense The student had gotten a verbal warning before his
untuk parents were called.
mengekspresikan aksi (Siswa tersebut telah mendapat peringatan verbal
di masa lampau yang sebelum orangtuanya ditelepon.)
telah selesai terjadi
I had already had breakfast by the time he picked me
sebelum past event
lainnya. up.
(Saya telah sarapan ketika dia menjemput.)
Prior to the proclamation, Indonesia had been

11
colonized by Japan for 3 years.
(Sebelum proklamasi, Indonesia telah dijajah Jepang
selama 3 tahun.)
I had read the book three times.
Past perfect tense (Saya membaca buku itu tiga kali.)
untuk menunjukkan They had met twice before married.
seberapa sering (Mereka bertemu dua kali sebelum menikah.)
sesuatu terjadi di masa Yulia had gone to the gym every two days until 2012.
lampau. (Yulia telah pergi ke gym setiap dua hari sampai tahun
2012.)
He said that he had listened carefully the instruction.
Past perfect tense (Dia mengatakan bahwa dia telah mendengarkan
digunakan pada instruksi dengan penuh perhatian.)
reported speech setelah
verbs: said, told, asked, I thought he had changed to be better man.
thought, wondered. (Saya pikir dia telah berubah menjadi pria yang lebih
baik.)
If he had taken a bath fast, he would have missed the
train.
Past perfect tense (Jika dia telah mandi cepat, dia tidak akan ketinggalan
untuk mengekspresikan kereta.)
harapan/impian yang
tidak kesampaian Rina would beenthe same level with me if she had
(conditional tipe 3). studied harder.
(Rina akan berasa pada level yang sama dengan saya jika
dia belajar lebih keras.)
Keterangan waktu :before(sebelum), after(setelah),until(hingga),as soon
as(secepat)

8. Past Perfect Continuous Tense


Past Perfect Continuous Tenseatau Past Perfect Progressive Tense
adalah bentuk waktu yang digunakan untuk menyatakan suatu peristiwa atau
perbuatan yang telah berlangsung selama beberapa saat ketika terjadi
peristiwa atau perbuatan lainnya dimasa lampau.Peristiwa yang terjadi atau
berlangsung lebih dulu dinyatakan dalam bentuk Past Perfect Continuous
Tense, sedangkan peristiwa yang terjadi berikutnya (peristiwa) dinyatakan
dalam bentuk Simple Past Tense.

12
Past Perfect Continuous Tense menggunakan jenis "TO BE 3"(been),
untuk selengkapnya, lihat tabel berikut:

I I
You You
They They
We been We Had
He He
She She
It It
CATATAN
Untuk semua jenis kalimat, baik positif, negatif, atau kalimat tanya pada
Past Perfect Continuous Tense menggunakan TO BE 3 (been) diikuti
dengan VERB + ING.
Rumus dan Contoh Kalimat Past Perfect Continuous Tense
+ Subject + Had + been + (Verb + ING) + Object
- Subject + Had + NOT + been + (Verb + ING) + Object
? Had + Subject + been + (Verb + ING) + Object?
? Question Word + Had + Subject + been + (Verb + ING) +
Object?
Contoh:
+ He had been looking for the thief for two years before he
caught him.
- I had not been feeling so good, my body was tired.
? Had you been looking news on television for this evening?
Jawaban: Yes, I had, atau No, I had not.
? How long had he been playing Xbox when his mother went
to market?

9. Simple Future Tense / Present Future Tense


Simple Future Tense atau Present Future Tense adalah bentuk waktu
yang digunakan untuk menyatakan suatu perbuatan atau kegiatan yang akan
terjadi dimasa akan datang.

13
Rumus dan Contoh Kalimat Simple Future Tense
Mengekspresikan kalimat Simple Future Tense yang menggunakan kata
kerja (VERB)
+ Subject + WILL / SHALL + Verb 1 + Object
- Subject + WILL / SHALL + NOT + Verb 1 + Object
? WILL / SHALL + Subject + Verb 1 + Object ?
? Question Word + WILL / SHALL + Subject + Verb 1 ?
Contoh :
+ She will go to Paris tomorrow.
- She will not (won't) go to Paris tomorrow.
? Will she go to Paris tomorrow ?
Jawaban: Yes She will, atau She, will not
(won't)
? When will she go to Paris?
Who will come here?

Mengekspresikan kalimat Simple Future Tense yang tidak menggunakan


kata kerja (NON VERB)

+ Subject + WILL / SHALL + be + Non Verb + Object


- Subject + WILL / SHALL + NOT + be + Non Verb + Object
? WILL / SHALL+ Subject + be + Non Verb + Object ?
? Question Word + WILL/SHALL + Subject + be + Non Verb +
Object ?
Contoh :
+ He will be alone tomorrow.
- He will not (won't) be alone tomorrow.
? Will he be alone tomorrow?
Jawaban: Yes he will, atau No, she will not
(won't)
? When will he be in Las Vegas?
Why will you be here tomorrow night?
Menggunakan "To Be Going To"
Pola kalimat verbal Simple Future Tense dapat diganti dengan kalimat yang
menggunakan to be + going tountuk menggantikan shall dan will.
Rumus dan Contoh Kalimat menggunakan "To Be Going To"
+ Subject + To be + going to + Verb 1 + Object
- Subject + To be + Not + going to + Verb 1 + Object
? To be + Subject + going to + Verb 1 + Object ?
? Question Word + To be + Subject + going to + verb 1 +?

14
Contoh :
+ I am going to read a newspaper
tomorrow.
- I am not going to read a newspaper
tomorrow.
? Are you going to read a newspaper
tomorrow?
What are you going to read?
? Who is going to come here tomorrow?

Untuk informasi selengkapnya, silahkan baca juga mengenai fungsi


danpenggunaan Will and To Be Going To, semoga bermanfaat.

10. Future Continuous Tense


Future Continuous Tense atau Future Progressive Tense adalah
bentuk waktu yang digunakan untuk menyatakan suatu peristiwa atau
perbuatan yang akan sedang berlangsung di waktu tertentu di masa yang
akan datang.
Rumus dan Contoh Kalimat Future Continuous Tense
+ Subject + WILL / SHALL + be + (Verb + ING) + Object
- Subject + WILL / SHALL + NOT + be + (Verb + ING) +
Object
? WILL / SHALL + Subject + be + (Verb + ING) + Object ?
? Question Word + WILL / SHALL + Subject + be + (Verb +
ING) + Object?
Contoh :
+ He will be talking for the business until ten o’clock.
I will be working at 10 am.
- You will not be leaving at this time. Because the car will be
taken to repair.
? Will she be playing tennis tomorrow?
Jawaban: Yes I will, atau No, I will not (won't)
? What will you be doing at 10 pm tonight?
CATATAN:
Kata "Shall" hanya digunakan untuk Subject “I” dan “we” saja.
Terkadang ada sedikit atau bahkan tidak ada perbedaan antara penggunaan
Future Continuous Tense dengan Simple Future Tense, khususnya
ketika peristiwa yang akan datang tersebut terjadi pada waktu yang tidak
tentu. Perhatikan contoh di bawah ini:
Don’t get impatient. She will be coming soon.
Don’t get impatient. She will come soon.

15
11. Future Perfect Tense
Future Perfect Tense adalah bentuk waktu yang digunakan untuk
menyatakan suatu peristiwa atau perbuatan yang akan telah terjadi atau akan
telah selesai dilakukan diwaktu tertentu di masa yang akan datang.
CATATAN:
Pada Future Perfect Tense semua subject menggunakan kata “Have”
sebagai Auxiliary Verb.
Kata "Shall" hanya digunakan untuk Subject “I” dan “we”saja.
Rumus dan Contoh Kalimat Future Perfect Tense
Mengekspresikan kalimat Future Perfect Tense yang menggunakan kata
kerja (VERB)
+ Subject + WILL / SHALL + Have + Verb 3 + Object
- Subject + WILL / SHALL + NOT + HAVE + Verb 3 + Object
? WILL / SHALL + Subject + HAVE + Verb 3 + Object ?
? Question Word + WILL / SHALL + Subject + HAVE + Verb 3
+ Object ?
Contoh :
+ You will have finished the work, by the end of this month.
- She will not have gone to home by 10 am.
? Will you have finished your work by tomorrow?
Jawaban: Yes I will, atau No, I will not (won't)
Shall he have prepared my motorcycle if all of my friends will go
by next day?
Jawaban: Yes he shall, atau No, he shall not
? When will they have arrived ?

Mengekspresikan kalimat Future Perfect Tense yang tidak menggunakan


kata kerja (NON VERB)
+ Subject + WILL / SHALL + HAVE + Been + Non Verb +
Object
- Subject + WILL / SHALL + NOT + HAVE + Been + Non Verb
+ Object
? WILL / SHALL + Subject + HAVE + Been + Non Verb +
Object ?
? Question Word + WILL/SHALL+ Subject + be + Non Verb +
Object ?

16
Contoh :
+ By next year, I will have been here for work
- He will not (won't) have been by the end of this day.
? Will you have been there by tomorrow morning?
Jawaban: Yes I will, atau No, I will not (won't)
Shall he have been at home by the dinner time?
Jawaban: Yes he shall, atau No, he shall not
? When will he have been in New York?

12. Future Perfect Continuous Tense

Future Perfect Continuous Tense atau Future Perfect Progressive Tense


adalah bentuk waktu yang digunakan untuk menyatakan suatu peristiwa
yang akan telah sedang berlangsung diwaktu tertentu di masa yang akan
datang. Future Perfect Continuous Tensemenekankan durasi suatu
kegiatan yang akan berlangsung sebelum waktu lain atau peristiwa di masa
mendatang.

CATATAN
Terkadang antara Future Perfect Tense dengan Future Perfect
Continuous Tensememberi arti yang sama. Perhatikan bahwa kegiatan
yang diungkapkan oleh salah satu atau kedua tenses mungkin mulai di
masa lalu, seperti:
When Professor Jones retires next month, he will have taught for 45
years.
When Professor Jones retires next month, he will have been teaching for
45 years.
“Terkadang kita menggunakan kata Shall hanya untuk Subject “I” dan
“we”.

Rumus dan Contoh Kalimat Future Perfect Continuous Tense


+ Subject + Will / Shall + Have + been + (Verb + ING) + Object
- Subject + Will / Shall + NOT + Have + been +(Verb + ING) + Object
? Will / Shall + Subject + Have + been +(Verb + ING) + Object ?
? Question Word + Will / Shall + Subject +Have + been +(Verb + ING) +
Object ?

17
Contoh :
+ We will have been practicing the examination by next month.
We shall have been sleeping before the morning comes.
- She will not have been going for one year.
? Will the students have been working without their teacher at the
time?
Jawaban: Yes, they will / No, they will not (won’t)
? How long will you have been studying when you graduate?
Keterangan waktu :by the end of..(menjelang akhir…)

13. Past Future Tense


Past Future Tensedigunakan untuk menyatakan suatu perbuatan atau
peristiwa yang akan terjadi pada waktu lampau.

Rumus :
S+should, would+VI (be)+ ...

Contoh :
(+) I should be there day before "saya mestinya berada disana kemarin dulu"
(-) You would not come here with him "kamu semestinya tidak kesini
bersamanya"
(?) Would be day a house last year ? "akankah dia membeli sebuah rumah
tahun lalu ?"

Penggunaannya :
1. Digunakan untuk menyatakan suatu perbuatan yang akan dilakukan
pada waktu lampau. Contohnya : I should go to Malang next day
"saya akan pergi ke malang pada hari berikutnya"
2. Digunakan untuk menyatakan suatu perbuatan yang akan
dilaksanakan apabila syaratnya terpenuhi pada waktu lampau.
Contohnya : I would give you something if tou come "saya akan
memberimu sesuatu jika kau datang"
3. Digunakan untuk menyatakan suatu tawaran pertolongan kepada
orang lain. Contohnya : Would you like a cup of tea? "maukah kau
minum secangkir air teh ?"
4. Digunakan untuk menyatakan suatu keharusan yang dipakai sebagai
arti mesti atau semestinya. Contoh : I should know that voice"saya
mesti mengenal suara itu"

18
14. Past Future Continuous Tense
Past Future Continuous TenseatauPast Future Progressive Tense adalah
bentuk waktu yang digunakan untuk menyatakan suatu peristiwa atau
perbuatan yang akan sedang berlangsung atau akan sedang dilakukan di
waktu tertentu di masa yang akan datang.

Past Future Continuous Tense menggunakan induk kalimat yang


berbentuk Simple Past Tenseuntuk menyatakan suatu perbuatan yang akan
sedang berlangsung di waktu tertentu di masa lampau atau untuk
menyatakan suatu dugaan atau perkiraan akan suatu peristiwa atau
perbuatan yang akan sedang berlangsung di waktu tertentu di masa lampau.

Rumus dan Contoh Kalimat Past Future Continuous Tense


+ Subject + Should / Would + be + (Verb + ING) + Object
- Subject + Should / Would + NOT + be + (Verb + ING) + Object
? Should / Would + Subject + be + (Verb + ING) + Object?
? Question Word + Should / Would + Subject + be + (Verb + ING) +
Object?
Contoh :
He would be preparing his car from twelve with Jack to three
+ yesterday noon.
They should be studying the lesson in my college for examination
last hours.
My mother would be cooking vegetables at this hour yesterday
morning.
- They told me that they wouldn’t be giving the present yesterday
morning.
They shouldn’t be sleeping here. They should be studying the lesson
now.
Would you be going with Mrs. Anna yesterday evening for studying?
Jawaban: Yes, I would be going with Mrs. Anna from six to seven
yesterday for studying.
? When your mother cooked. Should you be helping her busy to nine
yesterday morning?
Jawaban: No, I shouldn’t be helping my mother. I should be studying
to nine at this yesterday morning.
? When you should be studying mathematics last night?

19
15. PastFuture Perfect Tense
Past Future Perfect Tenseadalah bentuk waktu yang digunakan untuk
menyatakan suatu peristiwa atau perbuatan yang akan telah terjadi atau akan
telah dilakukan di waktu tertentu di masa lampau.
CATATAN:
Pada Past Future Perfect Tense semua subject menggunakan kata “Have”
sebagai Auxiliary Verb.

Rumus dan Contoh Kalimat Past Future Perfect Tense


Mengekspresikan kalimat PastFuture Perfect Tense yang menggunakan
kata kerja (VERB)
+ Subject + Would / Should + Have + Verb 3 + Object
- Subject + Would / Should + NOT + Have + Verb 3 + Object
? Would / Should + Subject + Have + Verb 3 + Object?
? Question Word + Would / Should + Subject + Have + Verb 3 + Object?
Contoh :
+ Anna would have finished her college by the time. I finished my college in
the university two years ago.
- I would not have sent her a letter yesterday.
? Should my father have worn jeans to the party yesterday night?
? How long would you have waited her in in the park? The weather was
very cool last night.
Mengekspresikan kalimat PastFuture Perfect Tense yang tidak
menggunakan kata kerja (NON VERB)
+ Subject + Would / Should + Have + been + Object
- Subject + Would / Should + NOT + Have + been + Object
? Would / Should + Subject + Have + been + Object?
? Question Word + Would / Should + Subject + Have + been +
Object?
Contoh :
+ My brother looked for his stuff. He would have been here
yesterday night
- The flowers should not have been wilted last night.
? Would this novel have been here?
? How many hours should Mr. Jim have been at the office by the
end of this week?

20
16. PastFuture Perfect Continuous Tense

Past Future Perfect Continuous TenseatauPast Future Perfect Progressive


Tense adalah bentuk waktu yang digunakan untuk menyatakan suatu
peristiwa atau perbuatan yang akan telah sedang berlangsung di waktu yang
akan datang dimasa lampau.

CATATAN:
Pada Past Future Perfect Continuous Tense semua subject menggunakan
kata “Have” sebagai Auxiliary Verb.

Rumus dan Contoh Kalimat Past Future Perfect Continuous Tense

+ Subject + Would / Should + Have + been + (Verb + ING) + Object


- Subject + Would / Should + NOT + Have + been + (Verb + ING) + Object
? Would / Should + Subject + Have + been + (Verb + ING) + Object?
? Question Word + Would / Should + Subject + Have + been + (Verb + ING)
+ Object?
Contoh :
My mother would have been resigning in this institute for two months by
+ the time, I finished the college three months ago.
The road was dark. By the time we should have been arriving to home last
night.
Sarah should have been looking happy for the gift last night.
He would not have been staying for live in here for two years ago.
- When it rain. I should not have been going to the cinema at time ago.
You shouldn’t have been sleeping here last night?
? Would they have been surrendering their country for the world peace in
the last year ago?
Jawaban: No, they wouldn’t have been surrendering. They would have
been defending their country for the world peace in the last year ago.
? When should john have been climbing a big mountain?
Jawaban: John should have been climbing a big mountain with his friends
last year.

21
BAB III
PENUTUP

A. KESIMPULAN
Yang dimaksud dengan narrative text adalah: “a narrative (or story) is
any report of connected events, presented in a sequence of written or spoken
words, and/or in a sequence of (moving) pictures”. Atau jika
diterjemahkan, maka yang dimaksud dengan Narrative text adalah jenis
genre yang rangkaian peristiwa atau ceritanya dari waktu ke waktu dan
dijabarkan dengan urutan awal, tengah dan akhir. Jadi harus kronologis,
maksudnya kronologis itu diceritakan secara runtut dan tidak boleh loncat-
loncat.
Tujuan dasar dari text narasi adalah untuk menghibur dan menarik
minat pembaca dengan menyajikan cerita atau peristiwa yang memiliki
masalah yang menimbulkan konflik dan pada akhir cerita ada resolusinya
atau akhir yang bahagia atau bahkan menyedihkan
Tenses banyak sekali jenis-jenisnya yang berguna untuk
berkomunikasi dengan masyakarat luar Indonesia tetapi juga bisa dipakai di
Negara kita sendiri.

B. SARAN
Setelah membaca hasil karya ilmiah ini, penulis menyarankan bahwa
agar dapat mencari referensi yang lain. Karena kami menyadari masih
banyak kekurangan dalam menyajikan teknik pengajaran pendidikan islam
ini.

22
DAFTAR PUSTAKA

Erla Wimanistya, Rahayu Apriliaswati, Eusabinus Bunau. Improving Students’


Ability to Comprehend Spoof Text Using Reciprocal Technique. English
Education Study Program FKIP Untan, Pontianak
nahdy.student.umm.ac.id/files/2010/02/Tenses.doc
http://www.ego4u.com/en/cram-up/grammar/tenses Diakses Pada
Tanggal 28 Oktober 2019 Pukul 21.00 WIB
http://ellaseptiani97.blogspot.com/2014/06/makalah-tenses_17.html?m=1 Diakses
Pada Tanggal 28 Oktober 2019 Pukul 20.00 WIB
http://bedicomputer.blogspot.co.id/2016/11/contoh-makalah-narrative-text.html
Diakses Pada Tanggal 28 Oktober 2019 Pukul 20.00 WIB
http://www.belajarbahasainggris.us/2012/03/penjelasan-contoh-narrative-
text.html Diakses Pada Tanggal 28 Oktober 2019 Pukul 20.00 WIB

23