Anda di halaman 1dari 103

am

u b
Direktori
1 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
P U T U S A N

R
No. 134/Pid/SUS/2013/PN.TIPIKOR.Smg

si
ne
ng
DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA
Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Semarang, yang

do
gu
memeriksa dan mengadili perkara-perkara pidana dalam peradilan tingkat pertama
telah menjatuhkan putusan sebagai berikut dalam perkara terdakwa :
Nama lengkap : SRI WIDODO Bin HARJO DARSONO ;

In
A
Tempat lahir : Klaten ;
Umur/Tanggal lahir : 63 Tahun/ 09 Oktober 1951 ;
ah

lik
Jenis kelamin : Laki-laki ;
Kewarganegaraan : Indonesia ;
am

ub
Tempat tinggal : Jalan Menjangan II/6 Palebon, Kecamatan Pedurungan,
Kota Semarang ;
ep
Agama : Islam ;
k

Pekerjaan : Mantan Kepala Kelurahan Tlogosari Kulon ;


ah

R
Pendidikan : S-1 ;

si
Terdakwa didampingi oleh Penasihat Hukum : ADI NURACHMAN, SH.MH dan

ne
ng

kawan-kawan, Advokat dari Kantor Advokat/Pengacara “ADI NURACHMAN, SH.MH


& Rekan”, beralamat di Jl. Griya Arteri Sari No. 44-45 Semarang, berdasarkan Surat

do
Kuasa Khusus tertanggal 18 Oktober 2013 ;
gu

Terdakwa ditahan berdasarkan Surat Perintah Penahanan :


• Penyidik No. Print-3963/O.3.10/Fd.1/09/2013 tanggal 02 September
In
A

2013, sejak tanggal 02 September 2013 s/d tanggal 21 September


2013 ;
ah

lik

• Perpanjangan Penuntut Umum No. Print-4109/O.3.10/Fd.1/09/2013


tanggal 11 September 2013, sejak tanggal 22 September 2013 s/d
m

ub

tanggal 31 Oktober 2013 ;


• Penuntut Umum No: Print- 4485/O.3.10/Ft-1/10/2013, tanggal 03
ka

ep

Oktober 2013, sejak tanggal 03 Oktober 201 s/d tanggal 22 Oktober


2013 ;
ah

• Hakim Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Semarang : No: 147/


es

IX/Pen,Pid,Sus/PN.Tipikor.Smg. tertanggal 10 Oktober 2013, sejak


M

ng

tanggal 10 Oktober 2013 s/d tanggal 08 Nopember 2013 ;


on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 1
am

u b
Direktori
2 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
• Perpanjangan Wakil Ketua Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada

si
Pengadilan Negeri Semarang No : 147/Pen.Pid.Sus/K/2013/
PN.Tipikor.Smg. Jo No. 134/Pid.Sus/2013/PN.Tipikor Smg. tertanggal

ne
ng
30 Oktober 2013, sejak tanggal 09 Nopember 2013 s/d tanggal 07
Januari 2014 ;

do
gu • Perpanjangan pertama Ketua Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada
Pengadilan Tinggi Semarang No : 437/Pen.Pid/TPK/2013/PT.Smg
tertanggal 30 Desember 2013, sejak tanggal 08 Januari 2014 s/d

In
A
tanggal 06 Pebruari 2014 ;
• Perpanjangan kedua Ketua Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada
ah

lik
Pengadilan Tinggi Semarang No : 08/Pen.Pid/TPK/2014/PT.Smg
tertanggal 07 Pebruari 2014, sejak tanggal 07 Pebruari 2014 s/d tanggal
am

ub
08 Maret 2014 ; ep
PENGADILAN TINDAK PIDANA KORUPSI TERSEBUT :
k

Telah membaca Penetapan Ketua Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada


ah

R
Pengadilan Negeri Semarang No.134/Pid.SUS/2013/PN.TIPIKOR.Smg. tanggal 10

si
Oktober 2013 tentang Penunjukan Majelis Hakim untuk memeriksa dan mengadili

ne
ng

perkara ini ;
Telah membaca Penetapan Hakim Ketua Majelis No: 134/Pen.Pid/SUS/2013/

do
PN.TIPIKOR.Smg. tertanggal 11 Oktober 2013 tentang Penetapan Hari Sidang ;
gu

Telah membaca berkas perkara atas nama Terdakwa beserta seluruh


lampirannya ;
In
A

Telah membaca Surat Dakwaan Penuntut Umum No. PDS-16/O.3.10/


Ft.1/2013 tertanggal 03 Oktober 2013 ;
ah

lik

Telah mendengar saksi-saksi dan Terdakwa di persidangan ;


Telah memperhatikan bukti surat dan barang bukti yang diajukan di
m

ub

persidangan ;
Telah mendengar Tuntutan Pidana dari Penuntut Umum yang dibacakan di
ka

ep

persidangan tanggal 03 Pebruari 2014, yang pada pokoknya sebagai berikut :


1. Menyatakan Terdakwa SRI WIDODO Bin HARJO DARSONO terbukti secara
ah

sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “KORUPSI YANG


R

es

DILAKUKAN SECARA BERSAMA-SAMA” melanggar Pasal 1 ayat 1 huruf a


M

ng

jo. Pasal 28 jo. Pasal 34 UU Nomor 3 Tahun 1971 jo. Pasal 43 A UU Nomor 20
on

2
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 2
am

u b
Direktori
3 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-undang RI Nomor 31 Tahun

R
1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat 1 ke-1

si
KUHPsebagaimana dakwaan PRIMAIR Penuntut Umum;

ne
ng
2. Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa SRI WIDODO Bin HARJO
DARSONO dengan pidana penjara selama 2(dua)tahun 6(enam)bulan

do
gu dikurangi selama Terdakwa berada dalam tahanan dengan perintah Terdakwa
tetap ditahan dan Pidana Denda sebesar Rp. 30.000.000,- (tiga puluh juta
rupiah) subsidiair 3 (tiga) bulan kurungan ;

In
A
3. Menyatakan barang bukti berupa :
1. Sertifikat HM No. 258 an. NGARI SIRAN yang dipindahkan an. LIEM WE
ah

lik
TJEN ;
2. Fotocopy Legalisir C. Desa Bengkok Lurah dengan luas 6.650 m2 ;
am

ub
3. 2 (dua) lembar Fotocopy Legalisir C. Desa Nomor 105 Kosim Noerjono
seluas 6.650 m2 ;
ep
4. 2 (dua) lembar Fotocopy Legalisir C. Desa No. 661 an. MARKANI
k

ZULKANI seluas 2.730 m2 ;


ah

R
5. Fotocopy Legalisir C. Desa No. 327 an. SOERADI KLIWON seluas 2.730

si
m2 ;

ne
ng

6. Fotocopy Legalisir C. Desa No.C.1.180 seluas 1.500 an. NGARI SIRAN ;


7. Fotocopy Legalisir C. Desa No. 2708, dengan luas 3.500 m2 atas nama Ir.

do
gu

PRIYAMBODO ;
8. 1 (satu) bendel Fotocopy legalisir Buku Letter C an. Darwan No. 2943 ;
In
9. 1 (satu) bendel Fotocopy legalisir warkah tanah pensertifikatan C.1180
A

menjadi HM. 258 atas nama NGARI bin SIRAN. Yang terdiri dari :
a. Fotocopy legalisir Salinan Surat Keputusan Kepala Kantor Wilayah Badan
ah

lik

Pertanahan Nasional Propinsi Jawa Tengah Nomor : SK.600/419/1/44/


PH/33/96 tentang Pemberian Hak Milik kepada Sdr. NGARI bin SIRAN atas
m

ub

tanah seluas +3526 m2 , terletak di Kelurahan Tlogosari Kulon, Kecamatan


ka

Pedurungan, Kotamadya Semarang ;


ep

b. Fotocopy legalisir Surat Pernyataan Pelepasan Hak Atas Tanah tertanggal 15


ah

Oktober 1996 ;
R

c. Fotocopy legalisir riwayat penguasaan tanah, risalah pemeriksaan tanah


es

tanggal 22 Mei 1996 ;


M

ng

d. Fotocopy legalisir Badan Pertanahan Nasional daftar isian 201 ;


on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 3
am

u b
Direktori
4 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
e. Fotocopy legalisir tanda terima uang muka / perskot ;

R
f. Fotocopy legalisir risalah panitia pemeriksaan tanah “A” nomor : 502/737/PA/

si
V/1996 ;

ne
ng
g. Fotocopy legalisir permohonan hak tertanggal 02 Mei 1996 ;
h. Fotocopy legalisir surat pengantar Kepala Kantor Pertanahan Kotamadya

do
gu Semarang Nomor : 520/15/PN/X/1996 tanggal 15 Oktober 1996 ;
i. Fotocopy legalisir permohonan hak milik Nomor : 520/15/PH/X/1996 tanggal
15 Oktober 1996 ;

In
A
j. Fotocopy legalisir surat pernyataan tanggal 05 April 1996 ;
k. Fotocopy legalisir surat keterangan nomor : 5943/50 tanggal 19 Agustus 1996 ;
ah

lik
l. Fotocopy legalisir surat keterangan tanggal 15 Oktober 1996 ;
m. Fotocopy legalisir surat keterangan nomor : 594.3/43.1996 tanggal 22 Januari
am

ub
1996;
n. Fotocopy legalisir surat pernyataan belum ada tanda bukti hak/sertifikatnya
ep
tanggal 22 Januari 1996 ;
k

o. Fotocopy legalisir surat keterangan nomor : 594.3/43 tanggal 22 Januari 1996 ;


ah

R
p. Fotocopy legalisir nama wajib iuran atas nama NGARI bin SIRAN Nomor :

si
1180 dan Nomor : 1181 ;

ne
ng

q. Fotocopy legalisir surat letter C nomor : 105 ;


r. Fotocopy legalisir surat pernyataan atas batas dan luas tanah tanggal 22
Januari 1996 ;

do
gu

s. Fotocopy legalisir surat keterangan Nomor : Cab.V/U.Tlgs/001/02/1996 tanggal


01 Pebruari 1996 ;
In
A

t. Fotocopy legalisir surat permohonan sertifikat (Konvensi bekas Hak Adat) ;


u. Fotocopy legalisir surat pengumuman Nomor : 243/Peng/1996 tanggal 6 Juni
ah

lik

1996;
10. 1 (satu) bendel Fotocopy legalisir warkah tanah peralihan HM 158 dari
m

ub

NGARI bin SIRAN yang dijual oleh Ir. H. PRIYAMBODO


PRAWIROHARDJO, MM. kepada LIEM WE TJEN. Yang terdiri dari :
ka

a. Fotocopy legalisir Akta Jual Beli nomor : 111/18/JB/PD/1997 ;


ep

b. Fotocopy legalisir surat kuasa tanggal 04 Februari 1997 ;


ah

c. Fotocopy legalisir daftar lampiran petikan keputusan Presiden RI nomor : 224/


R

es

PWI tahun 1983 tanggal 01 Agustus 1983 ;


M

d. Fotocopy legalisir pemindahan hak nomor : 40 ;


ng

on

4
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 4
am

u b
Direktori
5 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
e. Fotocopy legalisir kuasa nomor : 41 ;

R
11. Berita Acara tukar menukar Tanah No. Cab. V/U.Tlgs/790/09/96 tanggal 11

si
September 1996 antara M. YUSUF selaku Kepala Perum Perumnas Unit

ne
ng
Tlogosari Semarang dengan Ir. H. PRIYAMBODO PRAWIROHARDJO, MM.
selaku pemilik tanah yang berbatasan dengan Tanah Perumnas ;

do
12. Site Plan Perencanaan Penggunaan Tanah Perum Perumnas Tlogosari ;
gu
13. Revisi Site Plane Perencaan Penggunaan Tanah Perum Perumnas Tlogosari ;
14. Fotocopy legalisir HPL milik Perum Perumnas Tlogosari beserta lampirannya ;

In
A
Tetap terlampir dalam berkas perkara, sedangkan ;
1. 1 (satu) bidang Tanah luas ± 3.526 m2 terletak di Jalan Arteri Kelurahan
ah

lik
Tlogosari Kulon, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, dinyatakan :
• Seluas 1.500 m2 sesuai Buku C. Desa Kelurahan Tlogosari Kulon No.
am

ub
C.1180 yang berbatasan Sebelah Utara, sebelah Barat, sebelah Selatan
dan sebelah Timur dengan tanah milik Perum Perumnas Unit Tlogosari
ep
dikembalikan kepada LIEM WIE TJEN ;
k

• Seluas 2.026 m2 dirampas untuk negara Cq. Perum Perumnas Regional V


ah

R
Semarang ;

si
4. Menetapkan supaya terdakwa dibebani membayar biaya perkara sebesar Rp.

ne
ng

5.000,- (lima ribu rupiah) ;

do
Telah pula mendengar Nota Pembelaan Penasihat Hukum Terdakwa yang
gu

dibacakan di persidangan tanggal 12 Pebruari 2013, yang pada pokoknya sebagai


berikut :
In
A

1. Menyatakan bahwa Terdakwa SRI WIDODO Bin HARJO DARSONO tidak terbukti
secara sah dan meyakinkan telah melakukan tindak pidana sebagaimana dalam
ah

lik

dakwaan Primair Pasal 1 ayat (1) huruf a Jo Pasal 28 Jo Pasal 34 UU No. 3


Tahun 1971 Jo Pasal 43A UU No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas
m

ub

Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak


Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP ;
ka

ep

2. Membebaskan Terdakwa SRI WIDODO Bin HARJO DARSONO dari segala


dakwaan dan tuntutan Jaksa Penuntut Umum ;
ah

3. Menetapkan agar merehabilitasi harkat dan martabat Terdakwa SRI WIDODO Bin
R

es

HARJO DARSONO ;
M

4. Membebankan biaya perkara pada Negara ;


ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 5
am

u b
Direktori
6 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
Telah pula mendengar Nota Pembelaan pribadi Terdakwa yang dibacakan di

R
persidangan tanggal 12 Pebruari 2014, yang pada pokoknya bahwa Terdakwa tidak

si
terbukti melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana yang didakwakan oleh

ne
ng
Penuntut Umum ;

Telah mendengar Replik lisan dari Penuntut Umum di persidangan tanggal 12

do
gu
Pebruari 2014, yang pada pokoknya tetap pada Tuntutannya, dan telah mendengar
Duplik lisan dari Penasihat Hukum Trerdakwa dan Terdakwa yang pada pokoknya

In
tetap pada Nota Pembelaannya ;
A
Menimbang, bahwa berdasarkan surat dakwaan Penuntut Umum pada
ah

lik
Kejaksaan Negeri Semarang, tertanggal 03 Oktober 2013 No. Reg. Perk. : PDS- 16/
O.3.10/Ft.1/10/2013, terdakwa telah didakwa sebagai berikut :
am

ub
PRIMAIR :
Bahwa Terdakwa SRI WIDODO bin HARJO DARSONO selaku Kepala
ep
k

Kelurahan Tlogosari Kulon bersama-sama dengan Ir.PRIYAMBODO


ah

PRAWIROHARDJO,MM. Selaku Pegawai Negeri Sipil pada Dinas PU Kota


R

si
Semarang, dan MUHAMMAD YUSUF bin HASAN MOES selaku Kepala Unit
Perumnas Tlogosari, (keduanya dilakukan penuntutan secara terpisah) pada hari dan

ne
ng

tanggal yang sudah tidak dapat ditentukan lagi secara pasti antara bulan Januari
1996 sampai dengan bulan Januari 1997, atau pada suatu waktu dalam Tahun 1996

do
gu

sampai dengan Tahun 1997, bertempat di Kantor Kelurahan Tlogosari Kulon


Kecamatan Pedurungan Kota Semarang, atau setidaknya di suatu tempat yang
In
masih termasuk dalam daerah hukum Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada
A

Pengadilan Negeri Semarang, telah melakukan atau turut serta melakukan


perbuatan, dengan melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri
ah

lik

sendiri atau orang lain atau suatu badan, secara langsung atau tidak langsung
dapat merugikan keuangan negara dan atau perekonomian Negara, atau
m

ub

diketahui atau patut disangka olehnya bahwa perbuatan tersebut merugikan


ka

keuangan Negara atau perekonomian negara, yang dilakukan dengan cara :


ep

• Bahwa Perusahaan Umum Pembangunan Perumahan Nasional (Perum


ah

Perumnas) merupakan Perusahaan Negara yang didirikan berdasarkan


R

Peraturan Pemerintah Nomor: 12 Tahun 1974 tentang pembentukan Badan


es

Usaha Milik Negara yang bergerak dibidang pembangunan perumahan dan


M

ng

pemukiman khususnya untuk golongan menengah kebawah dan pada tahun


on

6
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 6
am

u b
Direktori
7 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
1996 Perum Perumnas sebagai Badan Usaha Milik Negara berinduk dibawah

R
Departemen Pekerjaan Umum ;

si
• Bahwa pada tahun 1988/1989 Perum Perumnas, telah membebaskan tanah

ne
ng
melalui Panitia Pembebasan tanah Pemkot Semarang yang akan
dipergunakan untuk pembangunan perumahan di Wilayah Kota Semarang

do
gu

sesuai sertifikat Hak Pengelolaan(HPL.1), yaitu :
Kelurahan Tlogosari Kulon seluas kurang lebih 538.623M2 ;

In
Kelurahan Sambirejo seluas kurang lebih 145.770M2 ;
A
• Bahwa setelah seluruh perijinan lengkap pada Tahun 1994 dibuat site plain
(perencanaan penggunaan tanah) dan disyahkan oleh Walikota Semarang.
ah

lik
• Bahwa didalam HPL No.1 Perumnas tersebut terdapat sebidang tanah C.1.180
seluas 1.500 M2 atas nama NGARI SIRAN, yang tidak termasuk HPL 1
am

ub
Perumnas.
• Bahwa yang menjadi dasar/ketentuan berkaitan dengan hak pengelolaan
ep
k

tanah oleh Perum Perumnas tersebut adalah :


ah

1. Undang-undang Nomor : 5 Tahun 1960 tentang Undang-undang Pokok Agraria


R

si
Pasal 2 ayat (2). Hak pengelolaan dapat diberikan kepada instansi pemerintah
termasuk pemerintah daerah, BUMN/BUMD, Badan Otorita, Badan Hukum lain

ne
ng

yang ditunjuk oleh pemerintah ;


2. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor : 1 Tahun 1977 tanggal 17 Pebruari

do
gu

1977, Pasal 1 ayat (1) mengatur bahwa Hak Pengelolaan berisi wewenang
untuk :
a. Merencanakan peruntukan dan penggunaan tanah yang bersangkutan ;
In
A

b. Menggunakan tanah tersebut untuk keperluan pelaksanaan usahanya ;


c. Menyerahkan bagian-bagian dari tanah itu kepada pihak ketiga menurut
ah

lik

persyaratan yang ditentukan oleh perusahaan hak tersebut, yang meliputi segi-
segi peruntukan, penggunaan, jangka waktu dan keuangannya, dengan
m

ub

ketentuan bahwa pemberian hak atas tanah kepada pihak ketiga yang
bersangkutan dilakukan oleh pejabat-pejabat yang berwenang sesuai dengan
ka

ep

peraturan perundang-undangan yang berlaku ;


3. Peraturan Pemerintah Nomor :12 Tahun 1988 tentang Perum Perumnas;
ah

Pasal 6 mengatur : Dengan mengindahkan prinsip-prinsip ekonomi dan


es

terjaminnya keselamatan kekayaan negara, Perusahaan menyelenggarakan


M

ng

usaha-usaha sebagai berikut :


on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 7
am

u b
Direktori
8 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
a. menyiapkan perencanaan proyek-proyek pembangunan perumahan rakyat

R
dalam arti luas dan prasarana lingkungan ;

si
b. mengusahakan pembiayaan yang diperlukan dalam rangka pelaksanaan

ne
ng
tugasnya ;
c. menyiapkan, melaksanakan dan mengendalikan pelaksanaan proyek-proyek

do
gu pembangunan perumahan rakyat dan prasarana lingkungan yang mencakup
penguasaan dan pematangan tanah, pembangunan perumahan,
pembangunan prasarana lingkungan, perbaikan lingkungan serta kegiatan-

In
A
kegiatan lainnya yang berhubungan dengan hal itu ;
d. mengelola tanah-tanah yang dikuasainya, dengan kewenangan untuk :
ah

lik
1. merencanakan peruntukan dan penggunaan tanah yang
bersangkutan ;
am

ub
2. menggunakan tanah tersebut untuk keperluan usahanya ;
3. menyerahkan bagian-bagian daripada tanah tersebut
ep
berikut rumah/ bangunannya dan/atau memindah-tangankan
k

(menjual) tanah yang sudah dimatangkan berikut prasarana


ah

R
yang diperlukan kepada pihak ketiga ;

si
e. melaksanakan dan mengusahakan unit-unit produksi bahan bangunan dan

ne
ng

usaha penunjang lainnya dalam rangka pelaksanaan tugas pokok


perusahaan ;
f. melakukan hubungan kerja dan hal-hal lain yang diperlukan dalam rangka

do
gu

pelaksanaan tugasnya ;
Pasal 7 ayat (1) : Untuk melaksanakan tugasnya sebagaimana dimaksud
In
A

dalam Pasal 6, Perusahaan dapat menguasai tanah yang diperlukan dengan


hak Pengelolaan, hak guna bangunan dan hak pakai menurut peraturan
ah

lik

perundang-undangan yang berlaku ;


Pasal 7 ayat (2) : Penyerahan/Penggunaan tanah-tanah tersebut pada ayat (1)
m

ub

kepada pihak lain dilakukan dalam pelaksanaan rencana pengadaan


sebagaimana dimaksud Pasal 6 ayat (1) dengan memperhatikan peraturan
ka

perundang-undangan yang berlaku ;


ep

Pasal 11 : Setiap kegiatan penyerahan, pemindah-tanganan, pembebanan,


ah

penghapusan aktiva tetap, penerimaan pinjaman jangka menengah/panjang,


R

es

pemberian jaminan dalam bentuk dan cara apapun, tidak menagih lagi,
M

menghapuskan dari pembukuan piutang dan persediaan barang dapat


ng

on

8
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 8
am

u b
Direktori
9 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
dilakukan oleh Direksi atas izin Menteri setelah Menteri mendapat persetujuan

R
terlebih dahulu dari Menteri keuangan ;

si
• Bahwa terdakwa sebagai PNS dilingkungan Pemerintah Kota

ne
ng
Semarang, diangkat menjadi Kepala Kelurahan Tlogosari Kulon
Kecamatan Pedurungan Kota Semarang sejak tahun 1993 sampai

do
gu dengan 1998, dengan tugas dan tanggung jawab terdakwa selaku
Kepala Kelurahan Tlogosari Kulon antara lain berhubungan dengan :
• Kemasyarakatan ;

In
A
• Pemerintahan ;
• Pelayanan ;
ah

lik
• Bahwa terdakwa telah melakukan perbuatan secara melawan hukum
telah turut serta dalam pelepasan sebagian tanah HPL Perum
am

ub
Perumnas seluas2.026 M2, yaitu :
• Bahwa sebelum Tahun 1996 Pemkot Semarang membebaskan tanah
ep
k

untuk kepentingan pembangunan pembuatan jalan arteri, dimana


ah

terdakwa sebagai anggota panitia, sedangkan saksi Ir.PRIYAMBODO


R

si
PRAWIROHARDJO,MM sebagai Pimpro ;
• Dalam pembebasan tanah tersebut, tanah HPL.1 Perum Perumnas

ne
ng

sebagian ada yang terkena pembebasan tanah tersebut, yaitu :


• Seluas 6.216 M2 dengan ganti rugi

do
gu

sebesar Rp 49.728.000,-
• Seluas 700 M2 dengan ganti rugi
In
sebesar Rp 5.600.000,-
A

• Bahwa setelah selesai pembebasan tanah untuk jalan arteri, saksi


ah

Ir.PRIYAMBODO PRAWIROHARDJO,MM selaku Pimpro mengetahui


lik

bahwa ada tanah milik NGARI SIRAN yang belum dikuasai oleh
Perumnas, kemudian NGARI SIRAN didatangi oleh saksi
m

ub

Ir.PRIYAMBODO PRAWIROHARDJO,MM dan menyatakan tanah


ka

tersebut akan dibeli. Setelah itu NGARI SIRAN minta seharga Rp.
ep

75.000,-/M2 dan akhirnya disetujui saksi Ir.PRIYAMBODO


ah

PRAWIROHARDJO,MM ;
R

• Bahwa pada bulan Januari 1996 saksi Ir.PRIYAMBODO


es

PRAWIROHARDJO,MM mengurus surat-surat melalui terdakwa selaku


M

ng

Kepala Kelurahan Tlogosari Kulon, untuk kelengkapan pensertifikatan


on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 9
am

u b
Direktori
10 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
atas tanah C.1180 atas nama NGARI SIRAN tersebut ke BPN Kota

R
Semarang, yang terdiri dari :

si
• Surat permohonan sertifikat yang ditanda tangani NGARI SIRAN ;

ne
ng
• Surat keterangan Lurah Nomor :594.3/43/1996 tanggal 22 Januari 1996
yang menerangkan bahwa luas tanah C.1180 atas nama NGARI SIRAN

do
gu dengan luas 1500 M2,
Perumnas. Yang diketahui oleh Camat Pedurungan ;
dengan perbatasan seluruhnya tanah

In
Surat Pernyataan NGARI SIRAN tanggal 22 Januari 1996 yang
A
menyatakan bahwa tanah C.1180 luas 1500 M2 belum ada
sertifikatnya, diketahui Lurah Tlogosari Kulon dan Camat Pedurungan ;
ah

lik
• Surat Keterangan Lurah Tlogosari Kulon Nomor: 594.3/43 tanggal 22
Januari 1996 yang menerangkan bahwa tanah C.1180 an.NGARI
am

ub
SIRAN seluas 1500 M2 diketahui oleh Camat Pedurungan
(MADIONO,BA) ;
ep
k

• Pernyataan atas batas tanah dan luas tanah tanggal 22 Januari 1996
ah

ditandatangani NGARI SIRAN, berisi bahwa tanah C.1180 luas + 1500


R

si
M2 dengan perbatasan seluruhnya Tanah Perumnas dan diketahui oleh
Lurah Tlogosari Kulon serta Camat Pedurungan ;

ne
ng

• Salinan buku C.Desa yang Ketahui Lurah Tlogosari Kulon ;

• Bahwa setelah surat-surat untuk kelengkapan permohonan

do
gu

pensertifikatan tersebut selesai lalu dibawa oleh saksi Ir.PRIYAMBODO


PRAWIROHARDJO,MM, namun setelah dicek ke lokasi tanah ternyata
In
seluruh perbatasan tanah C.1180 tersebut berbatasan dengan tanah
A

milik Perum Perumnas dan tidak berada langsung berbatasan dengan


jalan besar arteri ;
ah

lik

• Bahwa selanjutnya saksi Ir.PRIYAMBODO PRAWIROHARDJO,MM


mendatangi dan meminta terdakwa SRI WIDODO selaku Kepala
m

ub

Kelurahan Tlogosari Kulon agar luas tanah C.1180 M2 atas nama


ka

NGARI SIRAN dengan luas 1.500 M2 tersebut dirubah menjadi luas


ep

+3.500 M2, tetapi terdakwa SRI WIDODO selaku Lurah Tlogosari Kulon
tidak mau karena tidak ada alas hak yang mendukungnya ;
ah

• Bahwa pada tanggal 1 Pebruari 1996 MUHAMMAD YUSUF secara


es

melawan hukum telah membuat surat keterangan yang menerangkan


M

ng

tanah C.1180 atas nama NGARI SIRAN seluas +3500 M2, padahal
on

10
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 10
am

u b
Direktori
11 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
tanah tersebut diluar penguasaan Perum Perumnas sehingga

R
seharusnya MUHAMMAD YUSUF tidak berhak mengeluarkan surat

si
keterangan tentang luas tanah pihak lain yaitu an.NGARI SIRAN

ne
ng
tersebut dan luas sebenarnya tanah C.1180 tersebut hanya +1500 M2,
namun MUHAMMAD YUSUF tanpa melakukan pengecekan

do
gu sebagaimana mestinya dan hanya menuruti permintaan saksi
Ir.PRIYAMBODO PRAWIROHARDJO,MM ;
• Bahwa selanjutnya setelah saksi Ir.PRIYAMBODO

In
A
PRAWIROHARDJO,MM memperoleh surat keterangan tersebut,
kemudian batas-batas tanah berikut patok-patoknya dirubah sesuai luas
ah

lik
tanah yang tertera dalam surat keterangan yang dibuat MUHAMMAD
YUSUF tersebut dan batas-batasnya juga ikut dirubah yaitu semula :
am

ub
• Batas sebelah Utara : Tanah Perumnas ;

• Batas sebelah Timur : Tanah Perumnas ;


ep
• Batas sebelah Selatan : Tanah Perumnas ;
k


ah

Batas sebelah Barat : Tanah Perumnas ;


R

si
Kemudian dirubah menjadi :
• Batas sebelah Utara : Tanah Perumnas ;

ne
ng

• Batas sebelah Timur : Tanah Perumnas ;

• Batas sebelah Selatan : Jalan arteri ;

do
gu

• Batas sebelah Barat : Tanah Perumnas ;

• Bahwa setelah tanah C.1180 tersebut berubah menjadi luas dari 1500
In
A

M2 menjadi +3.500 M2 dan batas-batasnya sudah dirubah kemudian


saksi Ir.PRIYAMBODO PRAWIROHARDJO,MM mendatangi kembali
ah

terdakwa SRI WIDODO selaku Kepala Kelurahan Tlogosari Kulon, lalu


lik

meminta terdakwa untuk merubah permohonan pensertifikatan tanah


C.1180 tersebut yang semula luas +1.500 M2 agar diganti luas +3.500
m

ub

M2, kemudian saksi Ir.PRIYAMBODO PRAWIROHARDJO,MM


ka

menyerahkan permohonan tersebut kepada terdakwa selaku Kepala


ep

Kelurahan Tlogosari Kulon ;


ah

• Bahwa selanjutnya terdakwa SRI WIDODO Selaku Kepala Kelurahan


R

Tlogosari Kulon secara melawan hukum merubah surat-surat tersebut


es

yang semula luas +1.500 M2 diganti dengan Luas + 3.500 M2 dan


M

ng

batas sebelah selatan semula : batasnya tanah perumnas diganti


on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 11
am

u b
Direktori
12 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
menjadi: batas sebelah selatan Jalan arteri, adapun surat-surat yang

R
dirubah terdakwa SRI WIDODO tersebut adalah :

si
• Surat permohonan sertifikat yang ditanda tangani NGARI SIRAN ;

ne
ng
• Surat keterangan Lurah Nomor : 594.3/43/1996 tanggal 22 Januari 1996
yang menerangkan bahwa luas tanah C.1180 atas nama NGARI SIRAN

do
gu dengan luas 3500 M2,
Perumnas. Yang diketahui oleh Camat Pedurungan ;
dengan perbatasan seluruhnya tanah

In
Surat Pernyataan NGARI SIRAN tanggal 22 Januari 1996 yang
A
menyatakan bahwa tanah C.1180 luas 3500 M2 belum ada
sertifikatnya, diketahui Lurah Tlogosari Kulon dan Camat Pedurungan ;
ah

lik
• Surat Keterangan Lurah Tlogosari Kulon (SRI WIDODO) Nomor:
594.3/43 tanggal 22 Januari 1996 yang menerangkan bahwa tanah
am

ub
C.1180 an.NGARI SIRAN seluas 3500 M2 diketahui oleh Camat
Pedurungan (MADIONO, BA.) ;
ep
k

• Pernyataan atas batas tanah dan luas tanah tanggal 22 Januari 1996
ah

ditandatangani NGARI SIRAN, berisi bahwa tanah C.1180 luas 3500


R

si
M2 dengan perbatasan seluruhnya Tanah Perumnas dan diketahui oleh
Lurah Tlogosari Kulon serta Camat Pedurungan ;

ne
ng

• Bahwa untuk menghilangkan jejak, setelah terdakwa SRI WIDODO


selaku Kepala Kelurahan Tlogosari Kulon merubah surat-surat yang

do
gu

menjadi syarat mengajukan permohonan pensertifikatan tanah tersebut,


seolah-olah agar sesuai dengan dokumen pensertifikatan tanah, maka
terdakwa SRI WIDODO merubah C.1180 di buku C.Desa yang semula
In
A

luas 150 da (1500M2) angka 1 dirubah menjadi angka 3 seolah-olah


menjadi luas 350 da (3500M2) ;
ah

lik

• Bahwa kemudian saksi Ir.PRIYAMBODO PRAWIROHARDJO,MM


mengajukan Permohonan sertifikat atas C.1180 tersebut kepada Badan
m

ub

Pertanahan Nasional (BPN) Kota Semarang dengan menggunakan


ka

surat-surat atau data-data yang tidak benar, yang dibuat oleh


ep

MUHAMMAD YUSUF dan terdakwa SRI WIDODO ;


• Berdasarkan permohonan pensertifikatan yang diajukan oleh saksi
ah

Ir.PRIYAMBODO PRAWIROHARJO,MM atas nama NGARI SIRAN,


es

dengan menggunakan surat-surat atau data yang tidak benar dibuat


M

ng

oleh terdakwa SRI WIDODO tersebut, kemudian BPN Kota Semarang


on

12
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 12
am

u b
Direktori
13 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
pada tanggal 1 Mei 1996 melakukan pengukuran sesuai batas-batas

R
yang sudah dilakukan penggeseran tersebut, yang waktu itu pihak

si
Perumnas yang menunjukkan batas adalah (alm) WINARNO staf/

ne
ng
karyawan Perumnas Unit Tlogosari, dan hasilnya dituangkan dalam
Surat Ukur Nomor :4638/1996, dimana luas tanah C.1180 tersebut

do
gu seluas 3.526 M2 ;
• Bahwa setelah saksi Ir.PRIYAMBODO PRAWIROHARDJO,MM
memperoleh Surat ukur tersebut kemudian pada tanggal 15 Mei 1996

In
A
mengajak NGARI SIRAN ke Notaris untuk jual beli tanah C.1180
dengan luas +3.526M2 sesuai surat ukur tersebut, kemudian dituangkan
ah

lik
dalam akta No.40 Notaris Raden Soelarso Tandyopranitro, dengan
harga Rp57.000.000,- dan juga dibuat akta kuasa Jual dari NGARI
am

ub
SIRAN kepada saksi Ir.PRIYAMBODO PRAWIROHARDJO,MM dengan
akta No.41, isinya NGARI SIRAN memberikan kuasa jual kepada
ep
Ir.PRIYAMBODO PRAWIROHARDJO ;
k

• Bahwa pada tanggal 11 September 1996, secara melawan hukum


ah

R
MUHAMMAD YUSUF mengadakan tukar menukar tanah dengan saksi

si
Ir.PRIYAMBODO PRAWIROHARDJO seluas +1.350 M2, dan

ne
ng

menerangkan bahwa luas tanah C.1180 an.NGARI SIRAN luas 1500


M2 dirubah menjadi luas +3520 M2 ;

do
• Bahwa didalam melakukan tukar menukar tanah dengan saksi
gu

Ir.PRIYAMBODO PRAWIROHARDJO,MM tersebut, MUHAMMAD


YUSUF tidak melakukan pembentukan panitia/tim pengukuran ataupun
In
A

tim penilai, tetapi langsung hanya dilakukan MUHAMMAD YUSUF


sendiri dengan saksi Ir.PRIYAMBODO PRAWIROHARDJO,MM,
ah

lik

kemudian dituangkan dalam Berita Acara Tukar Menukar Nomor :


Cab.V/U.Tlgs/790/09/96 tanggal 11 September 1996 dilampiri gambar
m

ub

ukur tanah C.1180 dengan luas +3520 M2 ;


• Bahwa Surat keterangan MUHAMMAD YUSUF yang menerangkan luas
ka

ep

tanah C.1180 an.NGARI SIRAN 1500 M2 menjadi luas +3500 M2 dan


Berita Acara Tukar menukar tanah yang dilampiri gambar ukur tanah
ah

C.1180 dengan luas +3520 M2 oleh saksi Ir.PRIYAMBODO


es

PRAWIROHARDJO,MM. beserta persyaratan berupa surat-surat yang


M

ng

dibuat oleh terdakwa dengan tidak benar tersebut, dijadikan dasar untuk
on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 13
am

u b
Direktori
14 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
mensertifikatkan tanah C.1180 ke BPN Kota Semarang dan pada

R
tanggal 18 Nopember 1996 BPN Kota Semarang menerbitkan sertifikat

si
Hak Milik Nomor : 258 atas nama NGARI SIRAN, dengan luas 3.526

ne
ng
M2 ;
• Bahwa pada tanggal 19 Nopember 1996 yaitu setelah keluar sertifikat

do
gu HM 258 atas nama NGARI SIRAN tersebut kemudian Ir.PRIYAMBODO
PRAWIROHARDJO,MM mendatangi terdakwa dan meminta agar
didalam buku tanah C.Desa Kelurahan Tlogosari Kulon tanah tersebut

In
A
dicatat milik Ir.PRIYAMBODO PRAWIROHARDJO,MM. kemudian
terdakwa secara melawan hukum mencatat dalam buku C.Desa atas
ah

lik
nama Ir.PRIYAMBODO Nomor : 2708 ;
• Bahwa setelah saksi Ir.PRIYAMBODO PRAWIROHARDJO,MM berhasil
am

ub
menguasai dan memiliki tanah Negara/Perum Perumnas serta sudah
bersertifikat HM 258 atas nama NGARI SIRAN, kemudian pada tanggal
ep
22 Januari 1997 tanah tersebut dijual oleh saksi Ir.PRIYAMBODO
k

PRAWIROHARDJO kepada LIEM WIE TJEN dengan harga


ah

R
Rp575.000.000,00,- dan dibuatkan Akta Jual beli No.111/18/JB/PD/97

si
tanggal 7 Pebruari 1997 PPAT R.Soelarso Tandyopanitro,SH. seolah-

ne
ng

olah dengan harga Rp147.000.000,- ;


• Bahwa berdasarkan keterangan saksi EKO YUNIARTO,SIP. Selaku

do
Lurah Tlogosari Kulon dan sesuai Buku Tanah yang ada di Kelurahan
gu

Tlogosari Kulon, bahwa tanah C.1180 atas nama NGARI SIRAN


tersebut riwayatnya sebagai berikut :
In
A

• Tanah Bengkok Lurah dengan luas 6.650 M2 (Tanah yang


dipergunakan untuk menggaji/penghasilan Lurah Tlogosari) ;
ah

lik

• Tanggal 8 April 1967 berpindah ke Nomor : C.105 An.Kosim Noerjono ;

• Tanah C.105 atas nama Kosim Noerjono, seluas 6.650M2 ;


m

ub

• Setelah itu dipecah-pecah menjadi 3 bagian yaitu :


ka

1. Seluas 2730 M2 ke No.661 An.MARKANI ZULKANI ;


ep

2. Seluas 2730 M2 No.327 AN.SOERADI KLIWON ;


3. Sisanya seluas 1500 An.NGARI SIRAN ke-No.C.1.180 ;
ah

• Setelah itu Tanah atas nama NGARI SIRAN menjadi HM No.258, pada
es

tanggal 12 Nopember 1996 dijual kepada Ir.PRIYAMBODO dan


M

ng

on

14
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 14
am

u b
Direktori
15 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
pembukuannya beralih ke C.2708, dengan luas 3.500 M2 atas nama

R
Ir.PRIYAMBODO ;

si
• Selanjutnya setelah tanah HM.258 An.NGARI SIRAN tersebut dijual oleh

ne
ng
Ir.PRIYAMBODO PRAWIROHARDJO dan beralih atas nama LIEM WE
TJEN, kemudian saksi EDI PURWANTO menguasai sebagian tanah HM

do
gu 258 tersebut karena merasa pernah membeli tanah dari saksi SUGIYANTO
selaku ahli waris DARWAN, padahal berdasarkan keterangan saksi
SUGIYANTO bahwa ia tidak pernah menjual tanah kepada saksi EDI

In
A
PURWANTO dan berdasarkan keterangan saksi Drs. H. MASROHAN
RUSTAM selaku Lurah Sambirejo bahwa EDI PURWANTO tidak pernah
ah

lik
tercatat memiliki tanah di Kelurahan Sambirejo serta berdasarkan
keterangan saksi EKO YUNIARTO,SIP. Selaku Lurah Tlogosari Kulon EDI
am

ub
PURWANTO juga tidak pernah tercatat memiliki tanah di Kelurahan
Tlogosari Kulon. Selanjutnya tanah luas +3.526 M2 beserta sertifikat HM
ep
258 tersebut disita Penyidik sebagai barang bukti dalam perkara terdakwa ;
k

• Bahwa perbuatan terdakwa bersama-sama dengan MUHAMMAD YUSUF


ah

R
dan Ir.PRIYAMBODO PRAWIROHARDJO,MM. tersebut, bertentangan

si
dengan ketentuan :

ne
ng

1. Pasal 2 Undang-undang Nomor : 5 Tahun 1960 tentang Undang-undang


Pokok Agraria ;

do
2. Pasal 1 ayat (1) Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor : 1 Tahun 1977
gu

tanggal 17 Pebruari 1977, tentang Tata Cara Permohonan dan Penyelesaian


Pemberian Hak Atas Bagian-Bagian Tanah Hak Pengelolaan dan
In
A

Pendaftarannya ;
3. Pasal 6, Pasal 7 dan Pasal 11 Peraturan Pemerintah Nomor :12 Tahun 1988
ah

lik

tentang Perum Perumnas ;


• Bahwa dengan adanya perbuatan melawan hukum yang dilakukan Terdakwa
m

ub

SRI WIDODO bin HARJO DARSONO selaku Kepala Kelurahan Tlogosari


Kulon bersama-sama dengan Ir.PRIYAMBODO PRAWIROHARDJO,MM.
ka

ep

Selaku Pegawai Negeri Sipil pada Dinas PU Kota Semarang, dan


MUHAMMAD YUSUF bin HASAN MOES selaku Kepala Unit Perumnas
ah

Tlogosari, telah memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu badan yaitu
R

es

Ir.PRIYAMBODO PRAWIROHARDJO,MM sebesar kurang lebih Rp.


M

ng

575.000.000,- (lima ratus tujuh puluh lima juta rupiah) ;


on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 15
am

u b
Direktori
16 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
• Bahwa akibat perbuatan Terdakwa SRI WIDODO bin HARJO DARSONO

si
selaku Kepala Kelurahan Tlogosari Kulon bersama-sama dengan
Ir.PRIYAMBODO PRAWIROHARDJO,MM. Selaku Pegawai Negeri Sipil pada

ne
ng
Dinas PU Kota Semarang, dan MUHAMMAD YUSUF bin HASAN MOES
selaku Kepala Unit Perumnas Tlogosari, telah merugikan keuangan negara/

do
gu Perum Perumnas berupa tanah seluas + 2.026 Meter persegi, dan menurut
keterangan dari Dinas Pendapatan Keuangan dan Anggaran Daerah(DPKAD)
Kota Semarang, bahwa Nilai Jual Obyek Pajak(NJOP) Tahun 1996

In
A
Rp100.000,- permeter persegi, sehingga seluruhnya senilai
(3526M2-1500M2=2.026M2) X Rp100.000 = Rp202.600.000, sedangkan
ah

lik
NJOP Tahun 2013 Rp1.573.000,- sehingga seluruhnya senilai
(3526M2-1500M2=2.026M2) X Rp1.573.000,- = Rp3.186.898.000.-, atau
am

ub
setidak-tidaknya sekitar jumlah tersebut ;
Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 1
ep
ayat (1) huruf a jo Pasal 28 jo Pasal 34 UU No.3 Tahun 1971 jo Pasal 43A UU
k

Nomor: 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-undang RI Nomor 31


ah

R
Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, jo Pasal 55 ayat (1) ke-1

si
KUHP ;

ne
ng

SUBSIDIAIR : ----------------------------------------------------------------------------------------------

do
Bahwa Terdakwa SRI WIDODO bin HARJO DARSONO selaku mantan
gu

Kepala Kelurahan Tlogosari Kulon, bersama-sama dengan Ir.PRIYAMBODO


PRAWIROHARDJO,MM. selaku Pegawai Negeri Sipil pada Dinas PU Kota
In
A

Semarang, dan MUHAMMAD YUSUF bin HASAN MOES selaku Kepala Unit
Perumnas Tlogosari, (keduanya dilakukan penuntutan secara terpisah) pada hari dan
ah

lik

tanggal yang sudah tidak dapat ditentukan lagi secara pasti antara bulan Januari
1996 sampai dengan bulan Januari 1997, atau pada suatu waktu dalam Tahun 1996
m

ub

sampai dengan Tahun 1997, bertempat di Kantor Kelurahan Tlogosari Kulon


Kecamatan Pedurungan Kota Semarang, atau setidaknya di suatu tempat yang
ka

ep

masih termasuk dalam daerah hukum Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada
Pengadilan Negeri Semarang, telah melakukan atau turut serta melakukan
ah

perbuatan yaitu dengan tujuan menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau
R

es

suatu badan, menyalahgunakan kewenangan, kesempatan-kesempatan atau


M

ng

sarana yang ada padanya karena jabatan atau kedudukan, yang secara
on

16
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 16
am

u b
Direktori
17 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
langsung atau tidak langsung dapat merugikan keuangan negara dan atau

si
perekonomian negara, yang dilakukan dengan cara:
• Bahwa Perusahaan Umum Pembangunan Perumahan Nasional (Perum

ne
ng
Perumnas) merupakan Perusahaan Negara yang didirikan berdasarkan
Peraturan Pemerintah Nomor: 12 Tahun 1974 tentang pembentukan Badan

do
gu Usaha Milik Negara yang bergerak dibidang pembangunan perumahan dan
pemukiman khususnya untuk golongan menengah kebawah dan pada tahun

In
1996 Perum Perumnas sebagai Badan Usaha Milik Negara berinduk dibawah
A
Departemen Pekerjaan Umum ;
• Bahwa pada tahun 1988/1989 Perum Perumnas, telah membebaskan tanah
ah

lik
melalui Panitia Pembebasan tanah Pemkot Semarang yang akan
dipergunakan untuk pembangunan perumahan di Wilayah Kota Semarang
am

ub
sesuai sertifikat Hak Pengelolaan(HPL.1), yaitu :
• Kelurahan Tlogosari Kulon seluas kurang lebih 538.623M2 ;
ep
k

• Kelurahan Sambirejo seluas kurang lebih 145.770M2 ;


ah

• Bahwa setelah seluruh perijinan lengkap pada Tahun 1994 dibuat site plain
R

si
(perencanaan penggunaan tanah) dan disyahkan oleh Walikota Semarang.
• Bahwa didalam HPL No.1 Perumnas tersebut terdapat sebidang tanah C.1.180

ne
ng

seluas 1.500 M2 atas nama NGARI SIRAN, yang tidak termasuk HPL 1
Perumnas.

do
gu

• Bahwa yang menjadi dasar/ketentuan berkaitan dengan hak pengelolaan


tanah oleh Perum Perumnas tersebut adalah :
In
1. Undang-undang Nomor : 5 Tahun 1960 tentang Undang-undang Pokok Agraria
A

Pasal 2 ayat (2). Hak pengelolaan dapat diberikan kepada instansi pemerintah
ah

termasuk pemerintah daerah, BUMN/BUMD, Badan Otorita, Badan Hukum lain


lik

yang ditunjuk oleh pemerintah ;


2. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor : 1 Tahun 1977 tanggal 17 Pebruari
m

ub

1977, Pasal 1 ayat (1) mengatur bahwa Hak Pengelolaan berisi wewenang
ka

untuk :
ep

a. Merencanakan peruntukan dan penggunaan tanah yang bersangkutan ;


ah

b. Menggunakan tanah tersebut untuk keperluan pelaksanaan usahanya ;


R

c. Menyerahkan bagian-bagian dari tanah itu kepada pihak ketiga menurut


es
M

persyaratan yang ditentukan oleh perusahaan hak tersebut, yang meliputi segi-
ng

segi peruntukan, penggunaan, jangka waktu dan keuangannya, dengan


on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 17
am

u b
Direktori
18 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
ketentuan bahwa pemberian hak atas tanah kepada pihak ketiga yang

R
bersangkutan dilakukan oleh pejabat-pejabat yang berwenang sesuai dengan

si
peraturan perundang-undangan yang berlaku ;

ne
ng
3. Peraturan Pemerintah Nomor :12 Tahun 1988 tentang Perum Perumnas;
Pasal 6 mengatur : Dengan mengindahkan prinsip-prinsip ekonomi dan

do
gu terjaminnya keselamatan kekayaan negara, Perusahaan menyelenggarakan
usaha-usaha sebagai berikut :
a. menyiapkan perencanaan proyek-proyek pembangunan perumahan rakyat

In
A
dalam arti luas dan prasarana lingkungan ;
b. mengusahakan pembiayaan yang diperlukan dalam rangka pelaksanaan
ah

lik
tugasnya ;
c. menyiapkan, melaksanakan dan mengendalikan pelaksanaan proyek-proyek
am

ub
pembangunan perumahan rakyat dan prasarana lingkungan yang mencakup
penguasaan dan pematangan tanah, pembangunan perumahan,
ep
pembangunan prasarana lingkungan, perbaikan lingkungan serta kegiatan-
k

kegiatan lainnya yang berhubungan dengan hal itu ;


ah

R
d. mengelola tanah-tanah yang dikuasainya, dengan kewenangan untuk :

si
1. merencanakan peruntukan dan penggunaan tanah yang bersangkutan ;

ne
ng

2. menggunakan tanah tersebut untuk keperluan usahanya ;


3. menyerahkan bagian-bagian daripada tanah tersebut berikut rumah/

do
gu

bangunannya dan/atau memindah-tangankan (menjual) tanah yang sudah


dimatangkan berikut prasarana yang diperlukan kepada pihak ketiga ;
e. melaksanakan dan mengusahakan unit-unit produksi bahan bangunan dan
In
A

usaha penunjang lainnya dalam rangka pelaksanaan tugas pokok


perusahaan ;
ah

lik

f. melakukan hubungan kerja dan hal-hal lain yang diperlukan dalam rangka
pelaksanaan tugasnya ;
m

ub

Pasal 7 ayat (1) : Untuk melaksanakan tugasnya sebagaimana dimaksud


ka

dalam Pasal 6, Perusahaan dapat menguasai tanah yang diperlukan dengan


ep

hak Pengelolaan, hak guna bangunan dan hak pakai menurut peraturan
perundang-undangan yang berlaku ;
ah

Pasal 7 ayat (2) : Penyerahan/Penggunaan tanah-tanah tersebut pada ayat (1)


es

kepada pihak lain dilakukan dalam pelaksanaan rencana pengadaan


M

ng

on

18
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 18
am

u b
Direktori
19 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
sebagaimana dimaksud Pasal 6 ayat (1) dengan memperhatikan peraturan

R
perundang-undangan yang berlaku ;

si
Pasal 11 : Setiap kegiatan penyerahan, pemindah-tanganan, pembebanan,

ne
ng
penghapusan aktiva tetap, penerimaan pinjaman jangka menengah/panjang,
pemberian jaminan dalam bentuk dan cara apapun, tidak menagih lagi,

do
gu menghapuskan dari pembukuan piutang dan persediaan barang dapat
dilakukan oleh Direksi atas izin Menteri setelah Menteri mendapat persetujuan
terlebih dahulu dari Menteri keuangan ;

In
A
• Bahwa terdakwa sebagai PNS dilingkungan Pemerintah Kota
Semarang, diangkat menjadi Kepala Kelurahan Tlogosari Kulon
ah

lik
Kecamatan Pedurungan Kota Semarang sejak tahun 1993 sampai
dengan 1998, dengan tugas dan wewenang serta tanggung jawab
am

ub
terdakwa selaku Kepala Kelurahan Tlogosari Kulon antara lain
berhubungan dengan :
ep
• Kemasyarakatan ;
k

• Pemerintahan ;
ah

R
• Pelayanan ;

si
• Bahwa terdakwa selaku Kepala Kelurahan Tlogosari Kulon telah

ne
ng

menyalahgunakan kewenangan, kesempatan atau sarana yang ada


padanya karena jabatan atau kedudukannya tersebut yaitu :

do
gu

• Bahwa sebelum Tahun 1996 Pemkot Semarang membebaskan tanah


untuk kepentingan pembangunan pembuatan jalan arteri, dimana
terdakwa sebagai anggota panitia, sedangkan saksi Ir.PRIYAMBODO
In
A

PRAWIROHARDJO,MM sebagai Pimpro;


• Dalam pembebasan tanah tersebut, tanah HPL.1 Perum Perumnas
ah

lik

sebagian ada yang terkena pembebasan tanah tersebut, yaitu :


• Seluas 6.216 M2 dengan ganti rugi
m

ub

sebesar Rp 49.728.000,- ;
ka

• Seluas 700 M2 dengan ganti rugi


ep

sebesar Rp 5.600.000,- ;
ah

• Bahwa setelah selesai pembebasan tanah untuk jalan arteri, saksi


R

Ir.PRIYAMBODO PRAWIROHARDJO,MM selaku Pimpro mengetahui


es

bahwa ada tanah milik NGARI SIRAN yang belum dikuasai oleh
M

ng

Perumnas, kemudian NGARI SIRAN didatangi oleh saksi


on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 19
am

u b
Direktori
20 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
Ir.PRIYAMBODO PRAWIROHARDJO,MM dan menyatakan tanah

R
tersebut akan dibeli. Setelah itu NGARI SIRAN minta seharga

si
Rp75.000,-/M2 dan akhirnya disetujui saksi Ir.PRIYAMBODO

ne
ng
PRAWIROHARDJO,MM ;
• Bahwa pada bulan Januari 1996 saksi Ir.PRIYAMBODO

do
gu PRAWIROHARDJO,MM mengurus surat-surat melalui terdakwa
selaku Kepala Kelurahan Tlogosari Kulon, untuk kelengkapan
pensertifikatan atas tanah C.1180 atas nama NGARI SIRAN tersebut

In
A
ke BPN Kota Semarang, yang terdiri dari :
• Surat permohonan sertifikat yang ditanda tangani NGARI SIRAN ;
ah

lik
• Surat keterangan Lurah Nomor : 594.3/43/1996 tanggal 22 Januari
1996 yang menerangkan bahwa luas tanah C.1180 atas nama
am

ub
NGARI SIRAN dengan luas 1500 M2, dengan perbatasan seluruhnya
tanah Perumnas. Yang diketahui oleh Camat Pedurungan ;
ep
• Surat Pernyataan NGARI SIRAN tanggal 22 Januari 1996 yang
k

menyatakan bahwa tanah C.1180 luas 1500 M2 belum ada


ah

R
sertifikatnya, diketahui Lurah Tlogosari Kulon dan Camat

si
Pedurungan ;

ne
ng

• Surat Keterangan Lurah Tlogosari Kulon Nomor: 594.3/43 tanggal 22


Januari 1996 yang menerangkan bahwa tanah C.1180 an.NGARI

do
gu

SIRAN seluas 1500 M2 diketahui oleh Camat Pedurungan


(MADIONO,BA) ;
• Pernyataan atas batas tanah dan luas tanah tanggal 22 Januari 1996
In
A

ditandatangani NGARI SIRAN, berisi bahwa tanah C.1180 luas 1500


M2 dengan perbatasan seluruhnya Tanah Perumnas dan diketahui
ah

lik

oleh Lurah Tlogosari Kulon serta Camat Pedurungan ;


• Salinan buku C.Desa yang Ketahui Lurah Tlogosari Kulon ;
m

ub

• Bahwa setelah surat-surat untuk kelengkapan permohonan


ka

pensertifikatan tersebut selesai lalu dibawa oleh saksi


ep

Ir.PRIYAMBODO PRAWIROHARDJO,MM, namun setelah dicek ke


lokasi tanah ternyata seluruh perbatasan tanah C.1180 tersebut
ah

berbatasan dengan tanah milik Perum Perumnas dan tidak berada


es

langsung berbatasan dengan jalan besar arteri ;


M

ng

on

20
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 20
am

u b
Direktori
21 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
• Bahwa selanjutnya saksi Ir.PRIYAMBODO PRAWIROHARDJO,MM

si
mendatangi dan meminta terdakwa SRI WIDODO selaku Kepala
Kelurahan Tlogosari Kulon agar luas tanah C.1180 M2 atas nama

ne
ng
NGARI SIRAN dengan luas 1.500 M2 tersebut dirubah menjadi luas
3.500 M2, tetapi terdakwa SRI WIDODO selaku Lurah Tlogosari

do
gu •
Kulon tidak mau karena tidak ada alas hak yang mendukungnya ;
Bahwa pada tanggal 1 Pebruari 1996 MUHAMMAD YUSUF tanpa
hak telah membuat surat keterangan yang menerangkan tanah

In
A
C.1180 atas nama NGARI SIRAN seluas +3500 M2, padahal tanah
tersebut diluar penguasaan Perum Perumnas sehingga seharusnya
ah

lik
MUHAMMAD YUSUF tidak berhak mengeluarkan surat keterangan
tentang luas tanah pihak lain yaitu an.NGARI SIRAN tersebut dan
am

ub
luas sebenarnya tanah C.1180 tersebut hanya +1500 M2, namun
MUHAMMAD YUSUF tanpa melakukan pengecekan sebagaimana
ep
mestinya dan hanya menuruti permintaan saksi Ir.PRIYAMBODO
k

PRAWIROHARDJO,MM ;
ah

R
• Bahwa selanjutnya setelah saksi Ir.PRIYAMBODO

si
PRAWIROHARDJO,MM memperoleh surat keterangan tersebut,

ne
ng

kemudian batas-batas tanah berikut patok-patoknya dirubah sesuai


luas tanah yang tertera dalam surat keterangan yang dibuat terdakwa

do
tersebut dan batas-batasnya juga ikut dirubah yaitu semula :
gu

• Batas sebelah Utara : Tanah Perumnas ;


• Batas sebelah Timur : Tanah Perumnas ;
In
A

• Batas sebelah Selatan : Tanah Perumnas ;


• Batas sebelah Barat : Tanah Perumnas ;
ah

lik

Kemudian dirubah menjadi :


• Batas sebelah Utara : Tanah Perumnas ;
m

ub

• Batas sebelah Timur : Tanah Perumnas ;


ka

• Batas sebelah Selatan : Jalan arteri ;


ep

• Batas sebelah Barat : Tanah Perumnas ;


ah

• Bahwa setelah tanah C.1180 tersebut berubah menjadi luas dari


R

1500 M2 menjadi +3.500 M2 dan batas-batasnya sudah dirubah


es

kemudian saksi Ir.PRIYAMBODO PRAWIROHARDJO,MM


M

ng

mendatangi kembali terdakwa SRI WIDODO selaku Kepala


on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 21
am

u b
Direktori
22 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
Kelurahan Tlogosari Kulon, lalu meminta terdakwa untuk merubah

R
permohonan pensertifikatan tanah C.1180 tersebut yang semula luas

si
1.500 M2 agar diganti luas +3.500 M2, kemudian saksi

ne
ng
Ir.PRIYAMBODO PRAWIROHARDJO,MM menyerahkan
permohonan tersebut kepada terdakwa selaku Lurah Tlogosari

do
gu Kulon ;
• Bahwa selanjutnya terdakwa SRI WIDODO Selaku Kepala Kelurahan
Tlogosari Kulon, tanpa hak merubah surat-surat tersebut yang

In
A
semula luas +1.500 M2 diganti dengan Luas + 3.500 M2 dan batas
sebelah selatan semula : batasnya tanah perumnas diganti menjadi:
ah

lik
batas sebelah selatan Jalan arteri, adapun surat-surat yang dirubah
terdakwa SRI WIDODO tersebut adalah :
am

ub
• Surat permohonan sertifikat yang ditanda tangani NGARI SIRAN ;

• Surat keterangan Lurah Nomor : 594.3/43/1996 tanggal 22 Januari


ep
1996 yang menerangkan bahwa luas tanah C.1180 atas nama
k

NGARI SIRAN dengan luas 3500 M2, dengan perbatasan seluruhnya


ah

R
tanah Perumnas. Yang diketahui oleh Camat Pedurungan ;

si
• Surat Pernyataan NGARI SIRAN tanggal 22 Januari 1996 yang

ne
ng

menyatakan bahwa tanah C.1180 luas 3500 M2 belum ada


sertifikatnya, diketahui Lurah Tlogosari Kulon dan Camat

do
Pedurungan ;
gu

• Surat Keterangan Lurah Tlogosari Kulon Nomor: 594.3/43 tanggal 22


Januari 1996 yang menerangkan bahwa tanah C.1180 an.NGARI
In
A

SIRAN seluas 3500 M2 diketahui oleh Camat Pedurungan


(MADIONO, BA.) ;
ah

lik

• Pernyataan atas batas tanah dan luas tanah tanggal 22 Januari 1996
ditandatangani NGARI SIRAN, berisi bahwa tanah C.1180 luas
m

ub

+3500 M2 dengan perbatasan seluruhnya Tanah Perumnas dan


diketahui oleh Lurah Tlogosari Kulon serta Camat Pedurungan ;
ka

ep

• Bahwa untuk menghilangkan jejak, setelah terdakwa SRI WIDODO


selaku Kepala Kelurahan Tlogosari Kulon merubah surat-surat yang
ah

menjadi syarat mengajukan permohonan pensertifikatan tanah


es

tersebut, seolah-olah agar sesuai dengan dokumen pensertifikatan


M

ng

tanah, maka terdakwa SRI WIDODO merubah C.1180 di buku


on

22
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 22
am

u b
Direktori
23 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
C.Desa yang semula luas 150 da (1500M2) angka 1 dirubah menjadi

R
angka 3 seolah-olah menjadi luas 350 da (3500M2) ;

si
• Bahwa kemudian saksi Ir.PRIYAMBODO PRAWIROHARDJO,MM

ne
ng
mengajukan Permohonan sertifikat atas C.1180 tersebut kepada
Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Semarang dengan

do
gu menggunakan surat-surat atau data-data yang tidak benar, yang
dibuat oleh MUHAMMAD YUSUF dan terdakwa SRI WIDODO ;
• Berdasarkan permohonan pensertifikatan yang diajukan oleh saksi

In
A
Ir.PRIYAMBODO PRAWIROHARJO,MM atas nama NGARI SIRAN,
dengan menggunakan surat-surat atau data yang tidak benar dibuat
ah

lik
oleh terdakwa SRI WIDODO tersebut, kemudian BPN Kota
Semarang pada tanggal 1 Mei 1996 melakukan pengukuran sesuai
am

ub
batas-batas yang sudah dilakukan penggeseran tersebut, yang waktu
itu pihak Perumnas yang menunjukkan batas adalah (alm) WINARNO
ep
staf/karyawan Perumnas Unit Tlogosari, dan hasilnya dituangkan
k

dalam Surat Ukur Nomor :4638/1996, dimana luas tanah C.1180


ah

R
tersebut seluas +3.526 M2 ;

si
• Bahwa setelah saksi Ir.PRIYAMBODO PRAWIROHARDJO,MM

ne
ng

memperoleh Surat ukur tersebut kemudian pada tanggal 15 Mei 1996


mengajak NGARI SIRAN ke Notaris untuk jual beli tanah C.1180

do
dengan luas +3.526 M2 sesuai surat ukur tersebut, kemudian
gu

dituangkan dalam akta No.40 Notaris Raden Soelarso


Tandyopranitro, dengan harga Rp57.000.000,- dan juga dibuat akta
In
A

kuasa Jual dari NGARI SIRAN kepada saksi Ir.PRIYAMBODO


PRAWIROHARDJO,MM dengan akta No.41, isinya NGARI SIRAN
ah

lik

memberikan kuasa jual kepada Ir.PRIYAMBODO


PRAWIROHARDJO ;
m

ub

• Bahwa pada tanggal 11 September 1996, tanpa hak MUHAMMAD


YUSUF mengadakan tukar menukar tanah dengan saksi
ka

ep

Ir.PRIYAMBODO PRAWIROHARDJO seluas 1.350 M2, dan


menerangkan bahwa luas tanah C.1180 an.NGARI SIRAN luas 1500
ah

M2 dirubah menjadi luas + 3520 M2 ;


es

• Bahwa didalam melakukan tukar menukar tanah dengan saksi


M

ng

Ir.PRIYAMBODO PRAWIROHARDJO,MM tersebut, MUHAMMAD


on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 23
am

u b
Direktori
24 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
YUSUF tidak melakukan pembentukan panitia/tim pengukuran

R
ataupun tim penilai, tetapi langsung hanya dilakukan MUHAMMAD

si
YUSUF sendiri dengan saksi Ir.PRIYAMBODO

ne
ng
PRAWIROHARDJO,MM, kemudian dituangkan dalam Berita Acara
Tukar Menukar Nomor : Cab.V/U.Tlgs/790/09/96 tanggal 11

do
gu September 1996 dilampiri gambar ukur tanah C.1180 dengan luas
+3520 M2 ;
• Bahwa Surat keterangan MUHAMMAD YUSUF yang menerangkan

In
A
luas tanah C.1180 an.NGARI SIRAN 1500 M2 menjadi luas +3500
M2 dan Berita Acara Tukar menukar tanah yang dilampiri gambar
ah

lik
ukur tanah C.1180 dengan luas +3520 M2 oleh saksi
Ir.PRIYAMBODO PRAWIROHARDJO,MM. beserta persyaratan
am

ub
berupa surat-surat yang dibuat oleh terdakwa secara tidak benar
tersebut, dijadikan dasar untuk mensertifikatkan tanah C.1180 ke
ep
BPN Kota Semarang dan pada tanggal 18 Nopember 1996, BPN
k

Kota Semarang menerbitkan sertifikat Hak Milik Nomor : 258 atas


ah

R
nama NGARI SIRAN, dengan luas 3.526 M2 ;

si
• Bahwa pada tanggal 19 Nopember 1996 yaitu setelah keluar sertifikat

ne
ng

HM 258 atas nama NGARI SIRAN tersebut kemudian


Ir.PRIYAMBODO PRAWIROHARDJO,MM mendatangi terdakwa dan

do
meminta agar didalam buku tanah C.Desa Kelurahan Tlogosari Kulon
gu

tanah tersebut dicatat milik Ir.PRIYAMBODO


PRAWIROHARDJO,MM. kemudian terdakwa secara melawan hukum
In
A

mencatat dalam buku C.Desa atas nama Ir.PRIYAMBODO Nomor :


2708 ;
ah

lik

• Bahwa setelah saksi Ir.PRIYAMBODO PRAWIROHARDJO,MM


berhasil menguasai dan memiliki tanah Negara/Perum Perumnas
m

ub

serta sudah bersertifikat HM 258 atas nama NGARI SIRAN,


kemudian pada tanggal 22 Januari 1997 tanah tersebut dijual oleh
ka

ep

saksi Ir.PRIYAMBODO PRAWIROHARDJO kepada LIEM WIE TJEN


dengan harga Rp575.000.000,00,- dan dibuatkan Akta Jual beli
ah

No.111/18/JB/PD/97 tanggal 7 Pebruari 1997 PPAT R.Soelarso


R

es

Tandyopanitro,SH. seolah-olah dengan harga Rp 147.000.000,- ;


M

ng

on

24
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 24
am

u b
Direktori
25 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
• Bahwa berdasarkan keterangan saksi EKO YUNIARTO,SIP. Selaku

si
Lurah Tlogosari Kulon dan sesuai Buku Tanah yang ada di Kelurahan
Tlogosari Kulon, bahwa tanah C.1180 atas nama NGARI SIRAN

ne
ng
tersebut riwayatnya sebagai berikut :
• Tanah Bengkok Lurah dengan luas 6.650 M2 (Tanah yang

do
gu •
dipergunakan untuk menggaji/penghasilan Lurah Tlogosari) ;
Tanggal 8 April 1967 berpindah ke Nomor : C.105 An.Kosim

In
Noerjono ;
A
• Tanah C.105 atas nama Kosim Noerjono, seluas 6.650M2 ;
ah

• Setelah itu dipecah-pecah menjadi 3 bagian yaitu :

lik
1. Seluas 2730 M2 ke No.661 An.MARKANI ZULKANI ;
2. Seluas 2730 M2 No.327 AN.SOERADI KLIWON ;
am

ub
3. Sisanya seluas 1500 An.NGARI SIRAN ke-No.C.1.180 ;
• Setelah itu Tanah atas nama NGARI SIRAN menjadi HM No.258, pada
ep
k

tanggal 12 Nopember 1996 dijual kepada Ir.PRIYAMBODO dan


ah

pembukuannya beralih ke C.2708, dengan luas 3.500 M2 atas nama


R

si
Ir.PRIYAMBODO ;
• Selanjutnya setelah tanah HM.258 An.NGARI SIRAN tersebut dijual

ne
ng

oleh Ir.PRIYAMBODO PRAWIROHARDJO dan beralih atas nama LIEM


WE TJEN, kemudian saksi EDI PURWANTO menguasai sebagian

do
gu

tanah HM 258 tersebut karena merasa pernah membeli tanah dari saksi
SUGIYANTO selaku ahli waris DARWAN, padahal berdasarkan
In
keterangan saksi SUGIYANTO bahwa ia tidak pernah menjual tanah
A

kepada saksi EDI PURWANTO dan berdasarkan keterangan saksi Drs.


H. MASROHAN RUSTAM selaku Lurah Sambirejo bahwa EDI
ah

lik

PURWANTO tidak pernah tercatat memiliki tanah di Kelurahan


Sambirejo serta berdasarkan keterangan saksi EKO YUNIARTO,SIP.
m

ub

Selaku Lurah Tlogosari Kulon EDI PURWANTO juga tidak pernah


ka

tercatat memiliki tanah di Kelurahan Tlogosari Kulon. Selanjutnya tanah


ep

luas +3.526 M2 beserta sertifikat HM 258 tersebut disita Penyidik


sebagai barang bukti dalam perkara terdakwa ;
ah

• Bahwa perbuatan terdakwa bersama-sama dengan MUHAMMAD


es

YUSUF dan Ir.PRIYAMBODO PRAWIROHARDJO,MM. tersebut,


M

ng

bertentangan dengan ketentuan :


on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 25
am

u b
Direktori
26 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
1. Pasal 2 Undang-undang Nomor : 5 Tahun 1960 tentang Undang-undang

R
Pokok Agraria ;

si
2. Pasal 1 ayat (1) Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor : 1 Tahun 1977

ne
ng
tanggal 17 Pebruari 1977, tentang Tata Cara Permohonan dan Penyelesaian
Pemberian Hak Atas Bagian-Bagian Tanah Hak Pengelolaan dan

do
gu Pendaftarannya ;
3. Pasal 6, Pasal 7 dan Pasal 11 Peraturan Pemerintah Nomor :12 Tahun 1988
tentang Perum Perumnas ;

In
A
• Bahwa dengan adanya perbuatan tanpa hak yang dilakukan Terdakwa SRI
WIDODO bin HARJO DARSONO selaku Kepala Kelurahan Tlogosari Kulon
ah

lik
bersama-sama dengan Ir.PRIYAMBODO PRAWIROHARDJO,MM. Selaku
Pegawai Negeri Sipil pada Dinas PU Kota Semarang, dan MUHAMMAD
am

ub
YUSUF bin HASAN MOES selaku Kepala Unit Perumnas Tlogosari, telah
menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau suatu badan yaitu
ep
Ir.PRIYAMBODO PRAWIROHARDJO,MM sebesar kurang lebih Rp.
k

575.000.000,- (lima ratus tujuh puluh lima juta rupiah) ;


ah

R
• Bahwa akibat perbuatan Terdakwa SRI WIDODO bin HARJO DARSONO

si
selaku Kepala Kelurahan Tlogosari Kulon bersama-sama dengan

ne
ng

Ir.PRIYAMBODO PRAWIROHARDJO,MM. Selaku Pegawai Negeri Sipil pada


Dinas PU Kota Semarang, dan MUHAMMAD YUSUF bin HASAN MOES

do
selaku Kepala Unit Perumnas Tlogosari, telah merugikan keuangan negara/
gu

Perum Perumnas berupa tanah seluas + 2.026 Meter persegi, dan menurut
keterangan dari Dinas Pendapatan Keuangan dan Anggaran Daerah(DPKAD)
In
A

Kota Semarang, bahwa Nilai Jual Obyek Pajak(NJOP) Tahun 1996


Rp100.000,- permeter persegi, sehingga seluruhnya senilai
ah

lik

(3526M2-1500M2=2.026M2) X Rp100.000 = Rp202.600.000, sedangkan


NJOP Tahun 2013 Rp1.573.000,- sehingga seluruhnya senilai
m

ub

(3526M2-1500M2=2.026M2) X Rp1.573.000,- = Rp3.186.898.000.-, atau


setidak-tidaknya sekitar jumlah tersebut ;
ka

ep

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 1


ayat (1) huruf b jo Pasal 28 jo Pasal 34 UU No.3 Tahun 1971 jo Pasal 43A UU Nomor
ah

: 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999


R

es

tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP
M

ng

on

26
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 26
am

u b
Direktori
27 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
Menimbang, bahwa terhadap dakwaan Penuntut Umum tersebut di atas, baik

R
Penasihat Hukum Terdakwa maupun Terdakwa tidak mengajukan eksepsi ;

si
Menimbang, bahwa untuk membuktikan dakwaannya, di persidangan

ne
ng
Penuntut Umum mengajukan saksi-saksi, yang dibawah sumpah, masing-masing
pada pokoknya menerangkan sebagai berikut :

do
gu
1. Saksi EKO YUNIARTO, SIP. :
• Bahwa saksi kenal dengan Terdakwa, akan tetapi saksi tidak mempunyai

In
A
hubungan keluarga dan hubungan pekerjaan dengan Terdakwa ;
• Bahwa saksi membenarkan keterangannya dalam Berita Acara Pemeriksaan
ah

lik
Saksi di depan Penyidik Kejaksaan Negeri Semarang tertanggal 23 Juli 2013 ;
• Bahwa saksi kenal dengan Terdakwa pada saat mendampingi petugas dari
am

Kejaksaan Negeri Semarang yang akan melakukan pemeriksaan fisik atas

ub
sebidang tanah yang terletak di wilayah Kelurahan Tlogosari Kulon, dimana
pada saat itu Terdakwa juga hadir ;
ep
k

• Bahwa sepengetahuan saksi, Terdakwa adalah mantan Lurah Tlogosari


ah

Kulon ;
R

si
• Bahwa tanah yang menjadi obyek pemeriksaan oleh petugas dari Kejaksaan
Negeri Semarang tersebut dulunya adalah merupakan Tanah Bengkok yang

ne
ng

dipakai untuk menggaji Kepala Desa saat wilayah Tlogosari Kulon masih
masuk dalam wilayah Kabupaten Demak ;

do
gu

• Bahwa benar menurut Buku C Desa / Kelurahan Tlogosari Kulon, riwayat


tanah tersebut adalah sebagai berikut :
In
A

1. Tanah Bengkok dengan luas 6.650 m2 yang dipergunakan untuk menggaji


Lurah Tlogosari ;
ah

lik

2. Tanggal 8 April 1967 dijual kepada KOSIM NOERJONO seluas 6.650 m2

dan tercatat dalam nomor C.105 ;


m

ub

3. Dipecah menjadi 3 (tiga) bagian yakni :


a. Seluas 2.730 m2 atas nama MARKANI ZULKANI tercatat dengan nomor
ka

C.661 ;
ep

b. Seluas 2.730 m2 atas nama SOERADI KLIWON tercatat dengan nomor


ah

C.327 ;
R

c. Sisanya atas nama saksi NGARI SIRAN tercatat dengan nomor C.1180 ;
es
M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 27
am

u b
Direktori
28 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
• Bahwa saksi menyatakan apabila mengacu kepada luas tanah awal hingga

si
dipecah menjadi 3 (tiga) bagian, maka seharusnya luas tanah yang dimiliki
oleh saksi NGARI SIRAN adalah 1.190 m2 ;

ne
ng
• Bahwa pencatatan dengan nomor C.1180 atas nama saksi NGARI SIRAN
terjadi pada tanggal 25 Agustus 1980 dan pada tanggal 11 Desember 1996

do
gu sudah berubah kepada saksi PRIYAMBODO dan tercatat dalam nomor C.2708
seluas 3.500 m2 ;

In
• Bahwa saksi menyatakan tidak mengetahui kapan dan mengapa terjadi
A
perubahan luas tanah yang seharusnya hanya 1.190 m2 berubah menjadi
ah

lik
3.500 m2 ;

• Bahwa dalam Buku C memang terlihat ada penebalan tulisan sehingga terbaca
am

ub
350 da 2 atau 3.500 m2, namun saksi tidak mengetahui siapa dan kapan yang
melakukan penebalan luas tanah tersebut ;
• Bahwa sepengetahuan saksi, antara kurun waktu Terdakwa menjabat sebagai
ep
k

Lurah Tlogosari Kulon hingga saksi menjabat sebagai Lurah telah terjadi 5 kali
ah

pergantian jabatan Lurah ;


R

si
• Bahwa saksi mendapat penjelasan dari salah satu staf Kelurahan Tlogosari
Kulon yang bernama CHAFID, saat pencatatan no. C.1180 untuk tanah atas

ne
ng

nama saksi NGARI SIRAN pada tanggal 25 Agustus 1980 tersebut Lurah
Tlogosari Kulon dijabat oleh SRI WIDODO (Terdakwa) ;

do
gu

• Bahwa saksi tidak mengetahui adanya setifikat Hak Milik No. 258 Tahun 1996
atas nama saksi NGARI SIRAN, yang jelas menurut saksi saat ini dalam Buku
In
A

C tercatat dengan nomor C.2708 seluas 3.500 m2 atas nama saksi

PRIYAMBODO ;
ah

lik

• Bahwa saksi mengetahui adanya pengurusan tanah tersebut menjadi sertifikat


Hak Milik adalah setelah diberikan copy surat-suratnya oleh Plt. Lurah
m

ub

sebelumnya yakni ANDREAS DWI AGUNG NUGROHO ;


• Bahwa saksi tidak dapat melacak pengurusan tanah tersebut hingga muncul
ka

sertifikat Hak Milik No. 258 Tahun 1996 oleh karena arsip-arsip kelurahan
ep

Tlogosari Kulon sudah banyak yang rusak akibat dimakan rayap ;


ah

• Bahwa sepengetahuan saksi pihak BPN akan memproses pengurusan


R

es

permohonan sertifikat setelah ada pengantar dari Camat terhadap surat


M

ng

on

28
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 28
am

u b
Direktori
29 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
pernyataan penguasaan tanah yang diketahui oleh RT, RW dan atau tokoh

R
masyarakat ;

si
• Bahwa dalam pelaksanaan pengukuran tanah oleh BPN pasti ada

ne
ng
pemberitahuan ke Kantor Kelurahan ;
• Bahwa saksi menyatakan tidak mengetahui tanah yang dipermasalahkan

do
gu

adalah mencakup tanah milik perumnas atau tidak ;
Bahwa sesuai dengan struktur di Kantor Kelurahan dalam pengisian dan

In
perubahan Buku C Desa, Lurah / Kades tidak bekerja sendiri melainkan
A
dibantu oleh staf / perangkat.
ah

lik
Menimbang, bahwa atas keterangan saksi tersebut di atas, Terdakwa tidak
berkeberatan dan membenarkannya ;
am

ub
2. Saksi Ir. CHAVIDZ MA’RUF :

• Bahwa saksi tidak kenal dan tidak mempunyai hubungan keluarga maupun
ep
k

hubungan pekerjaan dengan Terdakwa ;


ah

• Bahwa saksi membenarkan keterangannya dalam Berita Acara Pemeriksaan


R

si
Saksi di depan Penyidik Kejaksaan Negeri Semarang tertanggal 18 Juli 2013 ;
• Bahwa saksi adalah pensiunan Perum Perumnas dan pada tahun 1991 – 1995

ne
ng

pernah menjabat sebagai Kepala Unit Perum Perumnas Tlogosari Semarang ;


• Bahwa tugas dan tanggungjawab saksi selaku Kepala Unit Perum Perumnas

do
gu

Tlogosari pada pokoknya adalah membangun rumah, menjual rumah serta


menyelesaikan perijinan dan berkoordinasi dengan instansi terkait ;
In
• Bahwa sepengetahuan saksi luas tanah Perumnas Tlogosari adalah kurang
A

lebih 70 ha, tanah mana merupakan pembebasan dari tanah dengan status
ah

Hak Pengelolaan yang dimiliki masyarakat ;


lik

• Bahwa di dalam area tanah milik Perumnas Tlogosari masih ada beberapa
tanah kantong yaitu tanah milik masyarakat yang belum berhasil dibebaskan
m

ub

dikarenakan tidak adanya kesepakatan harga pembebasan atau pemilik tanah


ka

yang bersangkutan tidak mau melepaskannya ;


ep

• Bahwa sepengetahuan saksi dari beberapa tanah kantong tersebut ada


ah

diantaranya yang dimiliki oleh saksi NGARI SIRAN ;


R

• Bahwa pada sekitar tahun 1994, tanah yang dikelola Perumnas Tlogosari ada
es

yang terkena pembebasan yang dilakukan Pemerintah Kota Semarang untuk


M

ng

keperluan perluasan jalan yang akan digunakan sebagai jalan arteri ;


on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 29
am

u b
Direktori
30 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
• Bahwa dalam proyek pembebasan tanah untuk kepentingan pembangunan

si
jalan arteri tersebut pimpro yang ditunjuk adalah saksi PRIYAMBODO ;
• Bahwa saksi selaku Kepala Unit Perumnas Tlogosari saat itu merasa tidak

ne
ng
pernah mengeluarkan Surat Keterangan atas Tanah Kantong oleh karena
tanah kantong pada dasarnya bukan milik Perum Perumnas sehingga tidak

do
gu ada kepentingan bagi pihak Perum Perumnas untuk memberikan keterangan
atas tanah dimaksud ;

In
Bahwa saksi tidak mengetahui adanya Surat Keterangan atas Tanah Kantong
A
milik saksi NGARI SIRAN yang diterbitkan oleh saksi M. YUSUF Kepala Unit
Perumnas Tlogosari, saksi baru mengetahuinya setelah diberitahu oleh
ah

lik
Penyidik dari Kejaksaan Negeri Semarang ;
• Bahwa saksi M. YUSUF adalah Kepala unit Perumnas Tlogosari yang
am

ub
menggantikan saksi ;
• Bahwa saksi mengaku tidak mengetahui dengan adanya Surat Keterangan
ep
k

atas Tanah Kantong tersebut berakibat ada sebagian tanah milik Perumnas
ah

Tlogosari yang ikut terambil ;


R

si
• Bahwa saksi terakhir bertemu dengan saksi PRIYAMBODO adalah sekitar
sebulan sebelum dipanggil oleh pihak Kejaksaan Negeri Semarang, adapun

ne
ng

awal mulanya ketika saksi berada di Surabaya, saksi ditelpon oleh saksi
PRIYAMBODO untuk diajak bertemu, atas ajakan tersebut saksi

do
gu

menyanggupi untuk bertemu di Jakarta ;


• Bahwa oleh karena curiga dengan ajakan saksi PRIYAMBODO tersebut, lalu
In
saksi mengajak RASMAN SINAGA untuk menemani saksi dan menyaksikan
A

apa yang akan dibicarakan oleh saksi PRIYAMBODO ;


• Bahwa setelah bertemu dengan saksi PRIYAMBODO di daerah Tebet Green
ah

lik

Jakarta dengan disaksikan oleh RASMAN SINAGA, ternyata saksi


PRIYAMBODO meminta kepada saksi agar memberikan keterangan bahwa
m

ub

tanah yang dibebaskan seluas 700 m2 dipergunakan untuk jalan-jalan gang


ka

dengan menunjukkan peta dan foto-foto, namun saksi menolak untuk


ep

memberikan keterangan oleh karena tidak sesuai dengan kenyataan ;


ah

• Bahwa sesuai dengan Site Plan Perumnas Tlogosari yang saksi buat baik
R

sebelum direvisi maupun yang sudah direvisi karena terkena pembebasan


es

untuk kepentingan jalan arteri, tanah kantong milik saksi NGARI SIRAN
M

ng

on

30
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 30
am

u b
Direktori
31 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
terletak di tengah areal Perumnas Tlogosari jadi tidak berbatasan langsung

R
dengan jalan arteri ;

si
• Bahwa kewenangan untuk pembebasan tanah termasuk ruitslag ada pada

ne
ng
Kantor Perumnas Wilayah atau sekarang disebut Kantor Perumnas Regional
bukan Kantor Perumnas Unit ;

do
gu
• Bahwa hal tersebut dikarenakan struktur Bagian Pertanahan yang memiliki
kewenangan tersebut adanya di Kantor Perumnas Regional, Kantor Perumnas
Unit hanya sebagai pelaksana saja yang tugas pokoknya sebatas membangun

In
A
dan menjual rumah serta berkoordinasi dengan instansi terkait ;
• Bahwa seingat saksi, saksi M. YUSUF selaku Kepala Unit Perumnas Tlogosari
ah

lik
pengganti saksi, tidak pernah memberitahu saksi perihal adanya tukar
menukar / ruitslag tanah milik Perumnas Tlogosari ;
am

ub
• Bahwa sepengetahuan saksi, pihak Perum Perumnas khususnya Perumnas
Unit Tlogosari memberikan teguran atau tindakan apapun kepada pihak lain
ep
k

apabila merasa ada pihak-pihak yang mengambil tanah milik Perumnas Unit
Tlogosari ;
ah

R
Menimbang, bahwa atas keterangan saksi sebagaimana tersebut di atas, Terdakwa

si
tidak berkeberatan dan membenarkannya ;

ne
ng

3. Saksi Fx. EDI PURWANTO :

• Bahwa saksi tidak kenal dan tidak mempunyai hubungan keluarga maupun

do
gu

hubungan pekerjaan dengan Terdakwa ;


• Bahwa saksi membenarkan keterangannya dalam Berita Acara Pemeriksaan
In
Saksi di depan Penyidik Kejaksaan Negeri Semarang tertanggal 17 Juli 2013 ;
A

• Bahwa saksi bekerja di Perum Perumnas sejak tahun 1991 sebagai staf
hingga kemudian sejak tahun 2010 diangkat sebagai Manager Departemen
ah

lik

Perencanaan Teknik Perumnas Pusat, selanjutnya saksi diangkat sebagai


Manager Produksi Regonal V Semarang sejak Pebruari 2012 sampai dengan
m

ub

sekarang ;
ka

• Bahwa sepengetahuan saksi Perum Perumnas adalah merupakan Badan


ep

Usaha Milik Negara berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun


ah

1974 ;
R

• Bahwa saksi menyatakan tidak mengetahui kejadian dugaan penyerobotan


es

tanah milik Perum Perumnas Unit Tlogosari, saksi baru mengetahui kejadian
M

ng

tersebut setelah diperiksa di Kejaksaan Negeri Semarang sebagai saksi ;


on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 31
am

u b
Direktori
32 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
• Bahwa berdasarkan data di Perum Perumnas Unit Tlogosari, lahan Perumnas

si
Tlogosari adalah seluas + 145.770 m2 dengan HPL No. 1 Desa Sambirejo ;
• Bahwa berdasarkan data-data antara lain berupa HPL No. 1 tersebut maka

ne
ng
terlihat adanya tanah kantong seluas 1.500 m2 milik saksi NGARI SIRAN
dengan batas sekelilingnya adalah tanah milik Perumnas Tlogosari ;

do
gu
• Bahwa selain dari gambar HPL No. 1 tersebut ada juga data berupa Site Plan
tanah Perumnas Tlogosari, namun saksi lupa tahun pembuatan Site Plan

In
A
tersebut ;
• Bahwa dalam Site Plan tersebut jelas-jelas terlihat tanah kantong milik saksi
ah

lik
NGARI SIRAN adalah seluas 1.500 m2 dan kalaupun kemudian pada akhirnya

berubah menjadi seluas 3.500 m2, saksi tidak mengetahui prosesnya ;


am

ub
• Bahwa sepengetahuan saksi perihal keberadaan “tanah kantong” itu adalah
wajar, di seluruh Unit Perumnas pasti ada tanah kantong termasuk di
Perumnas Unit Tlogosari ;
ep
k

• Bahwa saksi pernah mendengar terjadinya proses ruitslag tanah milik Perum
ah

Perumnas Unit Tlogosari dengan tanah kantong milik saksi NGARI SIRAN
R

si
dimaksud, proses ruitslag tersebut terjadi saat Perumnas Unit Tlogosari
dibawah kepemimpinan saksi M. YUSUF ;

ne
ng

• Bahwa sepengetahuan saksi, Kepala Unit Perumnas tidak mempunyai hak


untuk melakukan proses ruitslag kecuali telah mendapatkan ijin dari Kepala

do
gu

Cabang atau sekarang disebut sebagai Kepala Regional ;


• Bahwa saksi tidak berusaha menelusuri proses ruitslag tersebut dengan
In
A

alasan pada dasarnya saksi adalah manager pembangunan yang tidak


mengurusi aset milik Perum Perumnas termasuk Perumnas Unit Tlogosari ;
ah

lik

• Bahwa saksi menyatakan tidak mengetahui mengenai adanya Surat Walikota


Semarang tentang pembebasan tanah milik Perum Perumnas Unit Tlogosari
m

ub

untuk kepentingan pelebaran jalan Arteri ;


• Bahwa saksi membenarkan atas barang bukti yang diperlihatkan di
ka

persidangan berupa Site Plan Perum Perumnas Tlogosari baik yang belum
ep

maupun yang telah direvisi ;


ah

Menimbang, bahwa atas keterangan saksi tersebut di atas, Terdakwa tidak


R

berkeberatan dan tidak mengetahuinya ;


es
M

4. Saksi AMAT ANSORI :


ng

on

32
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 32
am

u b
Direktori
33 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
• Bahwa tidak kenal dan tidak mempunyai hubungan keluarga maupun

si
hubungan pekerjaan dengan Terdakwa ;
• Bahwa saksi membenarkan keterangannya dalam Berita Acara Pemeriksaan

ne
ng
Saksi di depan Penyidik Kejaksaan Negeri Semarang tertanggal 22 Juli 2013 ;
• Bahwa saksi adalah bekerja di Perum Perumnas sejak tahun 1988 dan

do
gu terhitung sejak tanggal 1 Pebruari 2013 saksi menjabat sebagai Manager
Pertanahan Regional V Semarang ;

In
• Bahwa selaku Manager Pertanahan, tugas saksi yang utama adalah
A
menginvetarisir tanah milik Perum Perumnas di Regional V Semarang
termasuk yang ada di Unit Tlogosari ;
ah

lik
• Bahwa sepengetahuan saksi, selaku Manager Pertanahan Regional V
Semarang, luas HPL No. 1 Desa Sambirejo Perumnas Unit Tlogosari adalah +
am

ub
145.770 m2, dan benar di dalamnya banyak terdapat “tanah kantong” salah

satunya adalah seluas 1.500 m2 milik saksi NGARI SIRAN ;


ep
k

• Bahwa saksi tidak mengetahui tanah seluas 1.500 m2 milik saksi NGARI
ah

SIRAN tersebut pada akhirnya berubah luasnya menjadi seluas 3.500 m2 ;


R

si
• Bahwa saksi pernah mendengar adanya pembebasan tanah yang dilakukan
oleh Pemerintah Kota Semarang untuk keperluan pelebaran jalan arteri yang

ne
ng

mana tanah milik Perumnas Unit Tlogosari ada yang ikut terkena, namun saksi
tidak mengetahui tanah-tanah milik Perumnas Unit Tlogosari yang mana saja

do
gu

yang ikut terkena pembebasan ;


• Bahwa saksi pernah mendengar Perumnas Unit Tlogosari saat dipimpin oleh
In
A

saksi M. YUSUF pernah melakukan ruitslag, namun saksi selaku Manager


Pertanahan tidak dapat menemukan arsip-arsip ruitslag dimaksud di kantor
ah

lik

Regional V Semarang ;
• Bahwa sepengetahuan saksi untuk Kepala Unit tidak dapat melakukan ruitslag
m

ub

tanpa sepersetujuan dari Kepala Cabang atau sekarang Kepala Regional ;


• Bahwa oleh karena data-data ruitslag dimaksud tidak terarsipkan di Kantor
ka

Regional V Semarang, maka pihak Perum Perumnas tidak melakukan


ep

tindakan apa-apa terhadap permasalahan tersebut ;


ah

Menimbang, bahwa tas keterangan saksi tersebut di atas, Terdakwa tidak


R

berkeberatan dan tidak mengetahuinya ;


es
M

5. Saksi LIMBANG WINOTO :


ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 33
am

u b
Direktori
34 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
• Bahwa saksi tidak kenal dan tidak mempunyai hubungan keluarga maupun

si
hubungan pekerjaan dengan Terdakwa ;
• Bahwa saksi membenarkan keterangannya dalam Berita Acara

ne
ng
Pemeriksaan Saksi di depan Penyidik Kejaksaan Negeri Semarang
tertanggal 18 Juli 2013 ;

do
gu • Bahwa saksi menyatakan perihal kepemilikan sebidang tanah yang ada di
Jl. Arteri Ir. Soekarno Hatta Kota Semarang milik adik saksi yang bernama

In
saksi LIEM WIE TJEN adalah awalnya saksi mendapatkan pesan saksi
A
LIEM WIE TJEN yang saat itu masih tinggal di Amerika untuk mencarikan
sebidang tanah yang rencananya akan dipakai usaha oleh adik saksi
ah

lik
tersebut ;
• Bahwa saat saksi membaca harian Suara Merdeka di kolom iklan saksi
am

ub
melihat adanya penawaran atas sebidang tanah dengan sertifikat Hak Milik
No. 258 yang terletak di Kelurahan Tlogosari Kulon Kota Semarang seluas
ep
k

+ 3.526 m2 dan di dalam iklan tersebut juga dicantumkan bagi yang


ah

berminat untuk menghubungi nomor HP atas nama saksi PRIYAMBODO


R

si
PRAWIRODIHARDJO ;
• Bahwa setelah saksi menghubungi saksi PRIYAMBODO

ne
ng

PRAWIRODIHARDJO melalui nomor HP tersebut, dijelaskan bahwa untuk


surat-surat tanah ada di Notaris R. SOELARSO TANDYOPANITRO, SH. ;

do
gu

• Bahwa selanjutnya saksi menghubungi saksi LIEM WIE TJEN untuk


menceritakan hal tersebut dan ternyata saksi LIEM WIE TJEN menyatakan
In
setuju untuk membeli tanah dimaksud serta menguasakan segala
A

sesuatunya kepada saksi ;


• Bahwa setelah ada kuasa dari saksi LIEM WIE TJEN maka berikutnya
ah

lik

saksi melakukan penawaran harga kepada saksi PRIYAMBODO dan pada


akhirnya disepakati harga tanah tersebut per meter adalah sebesar Rp.
m

ub

165.000,- (seratus enam puluh lima ribu rupiah) sehingga total harganya
ka

adalah sebesar Rp. 575.000.000,- (lima ratus tujuh puluh lima juta rupiah),
ep

untuk transaksi atas tanah tersebut dilakukan di hadapan Notaris R.


ah

SOELARSO TANDYOPANITRO, SH. dan dituangkan dalam Akta Jual Beli


R

No. 111/18/JB/PD/1997 tanggal 7 Pebruari 1997 ;


es
M

ng

on

34
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 34
am

u b
Direktori
35 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
• Bahwa untuk lokasi tanah tersebut tepatnya adalah di pinggir Jl. Arteri

si
Sukarno Hatta Kota Semarang Kelurahan Tlogosari Kulon Kecamatan
Pedurungan Kota Semarang dekat dengan Perumnas Tlogosari ;

ne
ng
• Bahwa saat dibeli tanah tersebut berupa tanah kosong dengan dipagari
seng dan selama menjadi milik saksi LIEM WIE TJEN, tanah tersebut

do
gu •
pernah dilakukan pengurugan tanah ;
Bahwa pada sekitar tahun 2003 saksi LIEM WIE TJEN pulang kembali ke

In
Indonesia dan oleh karena saksi LIEM WIE TJEN telah pulang maka tanah
A
tersebut langsung diurusi oleh saksi LIEM WIE TJEN ;
• Bahwa sepengetahuan saksi tanah dengan sertifikat HM No. 258 tersebut
ah

lik
telah diagunkan ke Bank BCA Semarang dan mendapatkan kredit sebesar
kurang lebih Rp. 6.000.000.000,- (enam milyar rupiah) ;
am

ub
Menimbang, bahwa atas keterangan saksi tersebut di atas, Terdakwa
menyatakan tidak berkeberatan ;
ep
k

6. Saksi LIEM WIE TJEN :


ah

• Bahwa saksi tidak kenal dan tidak mempunyai hubungan keluarga maupun
R

si
hubungan pekerjaan dengan Terdakwa ;
• Bahwa saksi membenarkan keterangannya dalam Berita Acara

ne
ng

Pemeriksaan Saksi di depan Penyidik Kejaksaan Negeri Semarang


tertanggal 19 Juli 2013 ;

do
gu

• Bahwa saksi pernah membeli tanah dari saksi PRIYAMBODO melalui


kakak saksi yang bernama saksi LIMBANG WINOTO dihadapan notaris R.
In
SOELARSO TANDYOPANITRO, SH. pada sekitar tahun 1997 dengan
A

harga sekitar Rp. 575.000,- (lima ratus tujuh puluh lima juta rupiah) ;
• Bahwa tanah yang dibeli saksi tersebut bersertifikat Hak Milik dengan
ah

lik

nomor 258 tahun 1996 dengan luas kurang lebih 3.526 m2 yang terletak di

pinggir Jalan Arteri Ir. Soekarno Hatta Kota Semarang ;


m

ub

• Bahwa tanah tersebut memiliki batas-batas yakni sebelah Utara, Barat dan
ka

Timur berbatasan langsung dengan Perumnas Tlogosari sedangkan


ep

sebelah Selatan berbatasan dengan Jl. Arteri Ir. Soekarno Hatta ;


ah

• Bahwa harga Rp. 575.000,- (lima ratus tujuh puluh lima juta rupiah)
R

tersebut sudah termasuk biaya Notaris sekaligus biaya balik nama sertifikat
es

menjadi atas nama saksi ;


M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 35
am

u b
Direktori
36 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
• Bahwa selama dimiliki oleh saksi, ternyata tanah tersebut bermasalah yakni

si
pertama ada seseorang bernama ARBIN SAMRON yang menuntut
memiliki tanah seluas 700 m2 yang menjadi bagian dari tanah tersebut,

ne
ng
namun atas tuntutan ini saksi dimenangkan di tingkat Mahkamah Agung ;
• Bahwa kemudian ada pula seseorang yang bernama EDI PURWANTO

do
gu yang menuntut pembatalan Sertifikat No. 258 tersebut di PTUN, namun
ternyata sampai dengan tingkat Peninjauan Kembali sertifikat tersebut tetap

In
dinyatakan sah ;
A
• Bahwa saksi pernah meminta pertanggungjawaban kepada saksi
ah

PRIYAMBODO namun oleh saksi PRIYAMBODO hanya dijawab bahwa hal

lik
tersebut adalah merupakan proses, bahkan sekitar 6 bulan yang lalu saksi
PRIYAMBODO pernah meminta bantuan untuk membiayai pengacara
am

ub
karena diperiksa di Kejaksaan Negeri Semarang, namun permintaan
tersebut tidak saksi penuhi ;
ep
k

• Bahwa saat ini Sertifikat No. 258 tersebut, saksi jadikan jaminan untuk
ah

mengambil kredit di Bank BCA Semarang ;


R

si
Menimbang, bahwa atas keterangan saksi tersebut di atas, Terdakwa
menyatakan tidak mengetahui ;

ne
ng

7. Saksi MADIONO, S.Sos, MM. bin JUWAHIR :

• Bahwa saksi kenal dengan Terdakwa, akan tetapi saksi tidak mempunyai

do
gu

hubungan keluarga atau hubungan pekerjaan dengan Terdakwa ;


• Bahwa saksi membenarkan keterangannya dalam Berita Acara Pemeriksaan
In
Saksi di depan Penyidik Kejaksaan Negeri Semarang tertanggal 16 Juli 2013 ;
A

• Bahwa saksi pernah menjabat sebagai Camat Pedurungan terhitung sejak


ah

tanggal 2 Juni 1995 sampai dengan 22 Juni 1999 ;


lik

• Bahwa saksi mengetahui sebab dipanggil untuk memberikan keterangan


sebagai saksi dalam persidangan ini adalah berkaitan dengan adanya
m

ub

perubahan luas tanah dalam Buku C Desa Kelurahan Tlogosari Kulon dengan
ka

Nomor C.1108 dari semula 1.500 m2 menjadi 3.500 m2 ;


ep

• Bahwa saksi selaku Camat Pedurungan, pada saat itu pernah memproses
ah

pengurusan sertifikat atas tanah dimaksud dengan cara ikut menandatangani


R

surat pengantar permohonan pensertifikatan atas tanah tersebut ke Kantor


es

BPN Kota Semarang ;


M

ng

on

36
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 36
am

u b
Direktori
37 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
• Bahwa saksi tidak ingat siapa yang membawa surat tersebut ke Kantor

si
Kecamatan untuk saksi tanda tangani ;
• Bahwa di dalam surat pengantar yang saksi ikut tanda tangan mengetahui

ne
ng
tersebut luas tanah masih tertera 1.500 m2 bukan 3.500 m2, dan di dalam
fotocopy petikan Buku C Desa juga masih tertera luas tanah dengan nomor

do
gu

C.1108 adalah 1.500 m2 ;

Bahwa perihal kemudian berubah dari luas 1.500 m2 menjadi 3.500 m2 saksi

In
A
menyatakan tidak mengetahuinya, saksi baru mengetahui permasalahan
tersebut setelah diperiksa di Kejaksaan Negeri Semarang ;
ah

lik
• Bahwa jika melihat dari dokumen yang ada maka saksi berani menyatakan
perubahan luas tersebut dilakukan oleh pihak Kelurahan Tlogosari Kulon
am

bukan oleh pihak Kecamatan Pedurungan, oleh karena pencoretan tersebut

ub
ditandatangani dan diketahui oleh Lurah Tlogosari Kulon saja dan distempel
dengan stempel Kelurahan Tlogosari Kulon, saksi selaku Camat Pedurungan
ep
k

tidak ikut menandatangani atau mem-parafnya;


ah

• Bahwa saksi tidak mengetahui secara pasti dimana posisi tanah yang
R

si
dimohonkan sertifikat tersebut, namun seingat saksi sesuai dengan yang
tertera dalam dokumen permohonan batas-batas atas tanah dimaksud

ne
ng

sekelilingnya adalah tanah milik Perumnas Unit Tlogosari ;


• Bahwa setelah saksi diperiksa di Kejaksaan Negeri Semarang, saksi pernah

do
gu

didatangi oleh Terdakwa selaku mantan Lurah Tlogosari saat proses


pengurusan pensertifikatan tanah C.1108, dengan maksud untuk meminta
In
A

maaf karena akibat pencoretan-pencoretan dan perubahan luas tanah tersebut


saksi menjadi orang yang direpotkan ;
ah

Menimbang, bahwa atas keterangan saksi tersebut di atas, Terdakwa tidak


lik

berkeberatan ;
8. Saksi SUGIYANTO :
m

ub

• Bahwa saksi tidak kenal dan tidak mempunyai hubungan keluarga maupun
ka

hubungan pekerjaan dengan Terdakwa ;


ep

• Bahwa saksi membenarkan keterangannya dalam Berita Acara Pemeriksaan


ah

Saksi di depan Penyidik Kejaksaan Negeri Semarang tertanggal 13 Agustus


R

2013 ;
es
M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 37
am

u b
Direktori
38 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
• Bahwa saksi adalah anak dari seseorang bernama DARWAN yang pernah

si
mempunyai tanah di Desa Sambirejo, sekarang masuk di wilayah Kelurahan
Tlogosari Kulon ;

ne
ng
• Bahwa sepengetahuan saksi tanah tersebut sudah lama dijual kepada pak
RUSMAN yang beralamat di jalan Gajah dengan cara dicicil, namun saksi tidak

do
gu

mengetahui apakah sudah lunas atau belum ;
Bahwa saksi bersama dengan saudara kandung saksi yang lain yang

In
merupakan ahli waris DARWAN yakni TASLIMAH, DARMADI, KARTIMAH,
A
SAMI’AN pernah diminta oleh saksi EDI PURWANTO untuk berkumpul di
kantor seorang Notaris yang terletak di Jalan Kampung Kali Semarang, setelah
ah

lik
terkumpul di kantor Notaris tersebut masing-masing dimintai tanda tangan di
atas kertas kosong dan setelah tanda tangan saksi EDI PURWANTO
am

ub
memberikan sejumlah uang untuk dibagi rata diantara saksi dan saudara-
saudara saksi tersebut ;
ep
• Bahwa kejadian tersebut tidak ada kaitannya dengan jual beli tanah oleh
k

karena tanah milik orang tua saksi sudah dijual ke Pak RUSMAN ;
ah

R
• Bahwa sepengetahuan saksi, almarhum orang tua saksi yakni DARWAN tidak

si
pernah menjual tanah kepada saksi EDI PURWANTO melainkan hanya

ne
ng

kepada pak RUSMAN dan sepengetahuan saksi tanah tersebut kini sudah
tidak ada karena terkena pelebaran jalan Arteri ;

do
gu

• Bahwa saksi tidak mengetahui permasalahan tanah milik saksi LIEM WIE
TJEN yang diperebutkan dengan saksi EDI PURWANTO ;
Menimbang, bahwa atas keterangan saksi tersebut di atas, Terdakwa tidak
In
A

keberatan dan tidak mengetahuinya ;


ah

lik

9. Saksi SETIADJID, SH. bin M. MULYANTORO :


• Bahwa saksi tidak kenal dengan dan tidak memiliki hubungan keluarga
m

ub

maupun hubungan pekerjaan dengan Terdakwa ;


ka

• Bahwa saksi membenarkan keterangannya dalam Berita Acara Pemeriksaan


ep

Saksi di depan Penyidik Kejaksaan Negeri Semarang tertanggal 18 Juli 2013 ;


ah

• Bahwa saksi bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil di Kantor Badan


R

Pertanahan Nasional, dan sejak tahun 2012 sampai dengan sekarang


es

menjabat sebagai Kepala Seksi Sengketa Konflik dan Perkara (SKP) di Kantor
M

ng

Pertanahan Kota Semarang ;


on

38
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 38
am

u b
Direktori
39 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
• Bahwa saksi mengetahui adanya proses pensertifikatan tanah dengan alas

si
hak C.1180 berdasarkan data yang ada di Kantor Pertanahan Kota
Semarang ;

ne
ng
• Bahwa dari data yang ada di Kantor Pertanahan Kota Semarang, saksi
mengetahui bahwa tanah C.1180 tersebut asalnya dari tanah milik KOSIM

do
gu

NOERJONO dengan nomor C.105 yang luasnya adalah 6.650 m2 ;

Bahwa sepengetahuan saksi pada saat pengajuan pensertifikatan atas tanah

In
C.1180 tersebut, memang ada perubahan berupa pencoretan-pencoretan,
A
utamanya perihal luas tanah, namun perubahan berupa pencoretan tersebut
ah

diperbolehkan sepanjang ada paraf dari pejabat yang menandatangani

lik
dokumen dimaksud ;
• Bahwa pencoretan tersebut adalah menyangkut perubahan dari 1.500 m2
am

ub
menjadi 3.500 m2 ;

• Bahwa sepengetahuan saksi Perum Perumnas Tlogosari memiliki HPL No. 1


ep
k

namun sekarang HPL tersebut telah dinyatakan habis karena dipecah-pecah


ah

dalam artian sebagian besar telah dijual kepada pembeli perumahan dan
R

si
sebagian lagi diserahkan untuk Fasilitas Sosial misalkan jalan, taman, tempat
ibadah dan sebagainya kepada Pemerintah Kota Semarang ;

ne
ng

• Bahwa sepengetahuan saksi dalam hal pengukuran tanah dalam rangka


persertifikatan, dibentuk adanya Panitia yang dikenal sebagai “Panita A” dan

do
gu

didalam kepanitiaan tersebut Kepala Desa / Lurah dilibatkan sebagai anggota ;


• Bahwa dalam pengukuran sering terjadi perbedaan hasil ukur antara luas yang
In
A

dimohonkan dengan hasil ukur yang dilakukan petugas dari BPN hal tersebut
terjadi oleh banyak kemungkinan. Terhadap selisih hasil ukur tersebut tidak
ah

lik

ada ketentuan batas toleransinya yang dapat diterima ;


Menimbang, bahwa atas keterangan saksi tersebut di atas, Terdakwa tidak
berkeberatan ;
m

ub
ka

ep

10. Saksi CHAFID bin ZAENUDIN :


ah

• Bahwa saksi kenal dengan Terdakwa akan tetapi saksi tidak mempunyai
R

hubungan keluarga maupun hubungan pekerjaan dengan Terdakwa ;


es
M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 39
am

u b
Direktori
40 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
• Bahwa saksi membenarkan keterangannya dalam Berita Acara Pemeriksaan

si
Saksi di depan Penyidik Kejaksaan Negeri Semarang tertanggal 03 September
2013 ;

ne
ng
• Bahwa saksi pernah bekerja di Kantor Kelurahan Tlogosari Kulon dimana saksi
menjabat sebagai staf sedangkan Terdakwa adalah sebagai Lurah ;

do
gu
• Bahwa saksi adalah pensiunan PNS selaku pembantu Seksi Kesra di Kantor
Kelurahan Tlogosari sejak tahun 1985 sampai dengan 2006 ;

In
• Bahwa sebagai Pembantu Seksi Kesra tersebut tugas-tugas saksi antara lain
A
adalah di bidang sosial, penarikan PBB, membantu administrasi di Kelurahan
dan tugas lainnya ;
ah

lik
• Bahwa seingat saksi pada sekitar tahun 1996 ada permohonan pensertifikatan
tanah milik saksi NGARI SIRAN yang terdaftar dalam Buku C Kelurahan
am

ub
Tlogosari Kulon dengan nomor 1180 ;
• Bahwa dalam proses permohonannya yang datang ke kantor Kelurahan
ep
k

Tlogosari Kulon adalah saksi NGARI SIRAN dengan ditemani oleh saksi Ir.
ah

PRIYAMBODO untuk bertemu langsung dengan Terdakwa selaku Lurah ;


R

si
• Bahwa setelah syarat-syarat permohonan antara lain berupa Kutipan Buku C,
Permohonan Pensertifikatan dan Bukti-bukti kepemelikan telah siap, maka

ne
ng

Terdakwa menyuruh saksi untuk mengetik blangko permohonan


pensertifikatan ;

do
gu

• Bahwa selang beberapa hari kemudian saksi NGARI SIRAN dan saksi Ir.
PRIYAMBODO datang lagi ke Kantor Kelurahan Tlogosari Kulon untuk kembali
In
bertemu dengan Terdakwa ;
A

• Bahwa selanjutnya saksi dipanggil oleh Terdakwa ke ruangan kerja Terdakwa


ah

dan saksi diperintahkan untuk merevisi luas tanah yang dimohonkan sertifikat
lik

yang tadinya seluas 1.500 m2 selanjutnya dicoret menjadi 3.500 m2 ;


• Bahwa pada saat Terdakwa memberikan perintah tersebut di ruang kerja
m

ub

Lurah masih ada saksi NGARI SIRAN dan saksi Ir. PRIYAMBODO ;
ka

• Bahwa Buku C asli yang dipegang oleh Terdakwa juga dikeluarkan untuk
ep

dilakukan perubahan untuk menyesuaikan dengan luas tanah yang


ah

dimohonkan yaitu dengan cara yang tadinya tertera angka 150 da, untuk
R

angka 1 tersebut ditindih dengan tulisan menggunakan bolpoin dengan warna


es

tinta yang sama menjadi angka 3 sehingga terbaca seolah-olah 350 da ;


M

ng

on

40
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 40
am

u b
Direktori
41 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
• Bahwa sepengetahuan saksi awalnya Terdakwa tidak mau melakukan

si
perubahan-perubahan tersebut namun setelah ada surat keterangan dari pihak
Perumnas Tlogosari perihal tanah yang dimohonkan sertifikat tersebut maka

ne
ng
Terdakwa mau melakukan perubahan ;
• Bahwa pada saat saksi diperintahkan Terdakwa untuk merubah catatan luas

do
gu tanah tersebut, saat itu tidak ditunjukkan hasil ukur tanah yang menunjukkan
bahwa luas tanah adalah benar 3.500 m2 ;

In
• Bahwa sepengetahuan saksi akhirnya tanah tersebut keluar Sertifikat Hak
A
Miliknya atas nama saksi NGARI SIRAN namun kemudian beralih menjadi
ah

milik saksi LIEN WIE TJEN karena dijual ;

lik
• Bahwa sepengetahuan saksi sebelum sertifikat Hak Milik keluar sempat terjadi
peralihan tanah C.1180 kepada saksi Ir. PRIYAMBODO dengan luas 3.500
am

ub
m2, namun ternyata saat Sertifikat hak Milik keluar justru tertera atas nama

saksi NGARI SIRAN, dan perihal hal tersebut dapat terjadi saksi tidak
ep
k

mengetahuinya ;
ah

• Bahwa pada saat saksi merubah luas tanah dengan cara melakukan
R

si
pencoretan atas perintah Terdakwa, saksi tidak ingat apakah di dalam surat
tersebut Camat Pedurungan sudah menandatanganinya atau belum ;

ne
ng

• Bahwa pada saat saksi melakukan perubahan-perubahan di Ruang Kerja


Lurah Tlogosari Kulon (Terdakwa) tidak ada staf lain yang melihat kecuali

do
gu

Terdakwa, saksi NGARI SIRAN dan saksi Ir. PRIYAMBODO ;


• Bahwa saksi tidak mengetahui mengapa saksi yang diperintahkan oleh
In
A

Terdakwa bukan staf yang lain untuk melakukan perubahan luas tanah
tersebut ;
ah

• Bahwa saksi tidak mengetahui siapa yang merubah batas-batas tanah


lik

tersebut dan seingat saksi posisi sebenarnya atas tanah yang dimohonkan
sertifikat tersebut adalah masih jauh dari Jl. Arteri Ir. Soekarno Hatta ;
m

ub

Menimbang, bahwa atas keterangan saksi sebagaimana tersebut di atas,


ka

Terdakwa tidak berkeberatan membenarkannya ;


ep
ah

11. Saksi Drs. H. MASROHAN RUSTAM bin ABDULLAH RUSTAM :


R

• Bahwa tidak kenal dan tidak mempunyai hubungan keluarga maupun


es

hubungan pekerjaan dengan Terdakwa ;


M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 41
am

u b
Direktori
42 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
• Bahwa saksi membenarkan keterangannya dalam Berita Acara Pemeriksaan

si
Saksi di depan Penyidik Kejaksaan Negeri Semarang tertanggal 23 Juli 2013 ;
• Bahwa saksi adalah Lurah Sambirejo Kecamatan Gayamsari Kota Semarang

ne
ng
terhitung sejak tanggal 10 Mei 2006 ;
• Bahwa sebelum tahun 1993 Kelurahan Sambirejo, Kelurahan Muktiharjo,

do
gu Kelurahan Tlogosari, Kelurahan Kalicari adalah masuk dalam Kecamatan
Genuk, namun setelah tahun 1993 Kelurahan Tlogosari dipecah antara lain

In
menjadi Kelurahan Tlogosari Kulon yang termasuk dalam wilayah Kecamatan
A
Pedurungan sedangkan untuk Kelurahan Sambirejo sendiri masuk dalam
wilayah Kecamatan Gayamsari ;
ah

lik
• Bahwa pada sekitar tahun 2011 saksi pernah di datangi oleh seseorang
bernama EDI untuk menunjukkan catatan C Desa No. 37 atas nama
am

ub
Dulrachman Djasmo, namun saksi hanya memiliki Buku C Desa yang
diperoleh berdasarkan Berita Acara Serah Terima tanggal 6 Maret 2007 dari
ep
k

Dra. Hj. Endang Hariyanti Kasi Pemerintahan Kecamatan Gayamsari Kota


Semarang ;
ah

R
• Bahwa sepengetahuan saksi pernah dilakukan sidang di lapangan perihal

si
tanah yang diakui milik EDI, namun karena ternyata lokasinya ada di wilayah

ne
ng

Kelurahan Tlogosari Kulon bukan di wilayah Kelurahan Sambirejo maka untuk


selanjutnya saksi tidak mengikuti perkembangannya lagi ;

do
gu

Menimbang, bahwa atas keterangan saksi tersebut di atas, Terdakwa tidak


keberatan dan tidak mengetahuinya ;
In
A

12. Saksi SRI SULISTYOWATI binti H. MABRURI :

• Bahwa tidak kenal dan tidak mempunyai hubungan keluarga maupun


ah

lik

hubungan pekerjaan dengan Terdakwa ;


• Bahwa saksi membenarkan keterangannya dalam Berita Acara Pemeriksaan
m

ub

Saksi di depan Penyidik Kejaksaan Negeri Semarang tertanggal 21 Agustus


ka

2013 ;
ep

• Bahwa saksi bekerja di Perum Perumnas sejak tahun 1989 dan terhitung sejak
ah

tahun 2011 sampai dengan sekarang saksi menjabat sebagai Manager


R

Cabang Perum Perumnas Purwokerto ;


es

• Bahwa pada sekitar tahun 1994 saksi pernah diperintahkan oleh saksi CHAVID
M

ng

MA’RUF selaku Kepala Unit Perumnas Tlogosari untuk menerima uang ganti
on

42
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 42
am

u b
Direktori
43 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
rugi atas tanah milik Perumnas yang terkena pembebasan oleh Pemerintah

R
Kota Semarang ;

si
• Bahwa uang tersebut saksi terima dari saksi Ir. PRIYAMBODO dengan jumlah

ne
ng
Rp. 49.728.000,- (empat puluh sembilan juta tujuh ratus dua puluh delapan
ribu rupiah) ;

do
gu
• Bahwa saksi tidak mengetahui lokasi tanah milik Perumnas Tlogosari yang
terkena pembebasan, terhadap hal tersebut yang lebih mengetahui adalah
saksi AMRI DHANI dan saksi CHAVID MA’RUF ;

In
A
• Bahwa saksi pernah disuruh menandatangani blangko kosong atas perintah
saksi CHAVID MA’RUF selaku Kepala Unit untuk menerima ganti rugi atas
ah

lik
tanah milik Perumnas Tlogosari yang terkena pelebaran jalan seluas + 6.216
m2 di kantor PU Semarang dengan didampingi Bagian Pertanahan Unit
am

ub
Tlogosari ;
• Bahwa pada saat penerimaan uang ganti rugi tersebut di kantor PU Semarang,
ep
k

juga ada kurang lebih 5 orang pemilik tanah lain yang juga sedang menunggu
ah

menerima uang ganti rugi akibat pelebaran jalan ;


R

si
• Bahwa seingat saksi pemilik-pemilik tanah tersebut juga menandatangani
blangko-blangko kosong sebagaimana saksi lakukan ;

ne
ng

• Bahwa terhadap permasalahan tanah milik saksi NGARI SIRAN, saksi


menyatakan tidak mengetahuinya ;

do
gu

Menimbang, bahwa atas keterangan saksi tersebut di atas, Terdakwa tidak


keberatan dan tidak mengetahuinya ;
In
A

13. Saksi Drs. AMRI DENI bin JANAH HUSIN :


ah

• Bahwa kenal dengan Terdakwa, akan tetapi saksi tidak mempunyai hubungan
lik

keluarga maupun hubungan pekerjaan dengan Terdakwa ;


• Bahwa saksi bersama dengan saksi SRI SULISTYOWATI pada sekitar tahun
m

ub

1995 pernah diperintahkan oleh saksi Ir. CHAVID MA’RUF selaku Kepala unit
ka

Perumnas Tlogosari untuk mengambil uang ganti rugi tanah milik Perumnas
ep

Tlogosari yang terkena pembebasan oleh Pemerintah Kota Semarang ;


ah

• Bahwa pengambilan tersebut dilaksanakan di Kantor PU Kota Semarang yang


R

diserahkan langsung oleh saksi Ir. PRIYAMBODO sejumlah Rp. 5.600.000,-


es

(lima juta enam ratus ribu rupiah) ;


M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 43
am

u b
Direktori
44 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
• Bahwa dalam pengambilan uang tersebut, saksi juga disodori saksi Ir.

si
PRIYAMBODO blangko kosong untuk saksi tandatangani, atas hal tersebut
saksi sempat menanyakan kenapa blangko kosong dan oleh saksi Ir.

ne
ng
PRIYAMBODO dijawab bahwa itu hanya untuk kelengkapan pembayaran
saja ;

do
gu Menimbang, bahwa atas keterangan saksi tersebut di atas, Terdakwa tidak
mengetahuinya dan tidak keberatan ;

In
A
14. Saksi Drs. AGUS WURYANTO, MSi :
• Bahwa tidak kenal dan tidak mempunyai hubungan keluarga maupun
ah

lik
hubungan pekerjaan dengan Terdakwa ;
• Bahwa saksi membenarkan keterangannya dalam Berita Acara Pemeriksaan
am

ub
Saksi di depan Penyidik Kejaksaan Negeri Semarang tertanggal 25 Juli 2013 ;
• Bahwa saksi menjabat sebagai Kepala Bidang Pajak Daerah pada DPKAD
ep
k

Kota Semarang sejak tahun 2012 sampai dengan sekarang ;


ah

• Bahwa NJOP Pajak Bumi dan Bangunan Tahun 1996 berdasarkan data base
R

si
sismiop yang diberikan Kanwil DJP I Jawa Tengah untuk lokasi di Kelurahan
Tlogosari Kulon Kecamatan Pedurungan Kota Semarang Jalan Arteri pada

ne
ng

tahun 1996 dengan perincian Blok 025, zona nilai tanah AT, harga NJOP
Tahun 1996 per meter adalah sebesar Rp. 100.000,- (seratus ribu rupiah) ;

do
gu

• Bahwa NJOP Pajak Bumi dan Bangunan Tahun 2013 berdasarkan pada Surat
Keputusan Walikota Semarang nomor : 973/045/2013 tanggal 16 Januari 2013
In
tentang Penetapan Nilai Jual Obyek Pajak Sebagai Dasar Pengenaan Pajak
A

Bumi dan Bangunan Perkotaan Kota Semarang untuk lokasi di Desa Tlogosari
Kulon Kecamatan Pedurungan Jalan Arteri pada Tahun 2013 per meter
ah

lik

adalah sebesar Rp. 1.573.000,- (satu juta lima ratus tujuh puluh tiga ribu
rupiah) ;
m

ub

Menimbang, bahwa atas keterangan saksi tersebut di atas, Terdakwa tidak


ka

mengetahuinya dan tidak keberatan ;


ep

15. Saksi EDI PURWANTO :


ah

• Bahwa tidak kenal dan tidak mempunyai hubungan keluarga maupun


es

hubungan pekerjaan dengan Terdakwa ;


M

ng

on

44
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 44
am

u b
Direktori
45 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
• Bahwa saksi membenarkan keterangannya dalam Berita Acara Pemeriksaan

si
Saksi di depan Penyidik Kejaksaan Negeri Semarang tertanggal 16 Juli 2013 ;
• Bahwa saksi kenal dengan saksi Ir. PRIYAMBODO ketika saksi Ir.

ne
ng
PRIYAMBODO menjabat sebagai Pimpro pembebasan tanah untuk
kepentingan pelebaran jalan arteri dan ada tanah saksi yang saksi beli dari

do
gu

DARWAN pada tahun 1993 seluas 1.800 m2 ikut terkena pembebasan ;

Bahwa sepengetahuan saksi tanah tersebut berbatasan dengan tanah saksi

In
NGARI SIRAN yaitu saat pengajuan pengukuran untuk keperluan
A
pensertifikatan ;
ah

• Bahwa pada saat proses pengajuan pensertifikatan tersebut ternyata tidak

lik
dapat diproses oleh karena tercaplok dengan tanah milik saksi NGARI SIRAN ;
• Bahwa sepengetahuan saksi tanah saksi NGARI SIRAN hanya seluas 1.500
am

ub
m2 saja namun kemudian berubah luasnya menjadi lebih dari 4.000 m2 dengan

perhitungan 1.500 m2 tanah awal ditambah 4.000 m2 dari tanah milik saksi dan
ep
k

ditambah 700 m2 yang saat ini telah berubah menjadi fasilitas umum berupa
ah

jalan di Perumnas Tlogosari;


R

si
• Bahwa saat membeli tanah tersebut pada sekitar tahun 1993 saat itu
Perumnas Tlogosari masih dalam tahap pembangunan dan alas hak atas

ne
ng

tanah yang saksi beli adalah Letter C ;


• Bahwa saksi tidak mengetahui apabila tanah milik DARWAN sudah

do
gu

mendapatkan ganti rugi dari Perumnas Tlogosari atau belum ;


• Bahwa atas permasalahan tersebut saksi pernah mengajukan gugatan ke
In
A

PTUN Semarang untuk menyatakan sertifikat HM No. 258 adalah tidak sah,
namun sampai dengan tingkat Peninjauan Kembali permohonan gugatan
ah

lik

tersebut tidak dikabulkan ;


• Bahwa saat melakukan pembelian tanah atas nama DARWAN adalah dari
m

ub

para ahli waris termasuk saksi SUGIYANTO dan dilakukan dihadapan Notaris ;
• Bahwa saksi menjelaskan tanah milik DARWAN yang dijual kepada RUSTAM
ka

adalah tanah yang ada di tempat lain bukan tanah yang menjadi obyek
ep

sengketa atas nama saksi NGARI SIRAN ;


ah

• Bahwa sepengetahuan saksi, tanah saksi NGARI SIRAN ada di tengah-tengah


R

tanah milik Perumnas Tlogosari dan tidak berbatasan langsung dengan Jalan
es
M

Arteri bahwa kemudian ternyata berubah batasnya menjadi berbatasan dengan


ng

jalan Arteri adalah saat persidangan gugatan TUN ;


on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 45
am

u b
Direktori
46 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
• Bahwa tanah milik DARWAN awalnya adalan tercatat dalam Buku C.Desa

si
dengan nomor 237 kemudian setelah saksi beli berubah menjadi nomor
C.2493 yang mana waktu itu tanah tersebut masuk dalam wilayah Desa

ne
ng
Sambirejo dan sekarang ini masuk dalam wilayah Kelurahan Tlogosari Kulon ;
• Bahwa pembelian tersebut dilakukan dengan cara mencicil dan yang

do
gu menerima pembayaran adalah saksi SUGIYANTO sebesar Rp. 7.000.000,-
(tujuh juta rupiah), MAHMUD sebesar Rp. 6.000.000,- (enam juta rupiah) dan
Kapten NGANI sebesar Rp. 6.500.000,- (enam juta lima ratus ribu rupiah) ;

In
A
• Bahwa sebelum disita oleh pihak Kejaksaan Negeri Semarang, saksi telah
menguasai tanah tersebut sejak tahun 1993 namun karena disita maka saksi
ah

lik
sudah tidak lagi menguasai tanah tersebut.
Menimbang, bahwa atas keterangan saksi tersebut di atas, Terdakwa tidak
am

ub
mengetahuinya dan tidak keberatan ; ep
16. Saksi NGARI SIRAN :
k

• Bahwa saksi kenal dengan Terdakwa, akan tetapi saksi tidak mempunyai
ah

R
hubungan keluarga maupun hubungan pekerjaan dengan Terdakwa ;

si
• Bahwa saksi membenarkan keterangannya dalam Berita Acara Pemeriksaan

ne
ng

Saksi di depan Penyidik Kejaksaan Negeri Semarang tertanggal 26 Juli 2013 ;


• Bahwa Terdakwa adalah mantan Lurah Tlogosari Kulon, Kecamatan

do
gu

Pedurungan, Kota Semarang ;


• Bahwa saksi pernah memiliki tanah di Tlogosari Kulon tercatat dalam Buku C.
In
Desa dengan nomor C.1180 seluas 1.500 m2 ;
A

• Bahwa pada sekitar tahun 1987, tanah tersebut pernah akan dibeli oleh pihak
ah

Perum Perumnas Unit Tlogosari namun karena harga yang ditawarkan tidak
lik

cocok maka akhirnya tidak terjadi jual beli tersebut ;


• Bahwa pada sekitar tahun 1995, saksi Ir. PRIYAMBODO datang menemui
m

ub

saksi dengan maksud akan membeli tanah tersebut dan setelah terjadi
ka

penawaran harga akhirnya disepakati harga tanah tersebut adalah Rp.


ep

75.000,- (tujuh puluh lima ribu rupiah) per meter persegi ;


ah

• Bahwa saksi Ir. PRIYAMBODO kemudian meminta agar dilakukan pengukuran


R

untuk memastikan luas tanah, hingga akhirnya karena berbatasan dengan


es

Perumnas maka pihak Perumnas yang melakukan pengukuran atas tanah


M

ng

tersebut ;
on

46
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 46
am

u b
Direktori
47 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
• Bahwa kemudian diketahui luas tanah tersebut adalah 2.395 m2 dan luas itulah

si
yang dijadikan dasar jual beli di Notaris SOELARSO ;
• Bahwa sepengetahuan saksi, batas-batas tanah tersebut sebelum ada

ne
ng
Perumnas Tlogosari adalah sebelah Barat berbatasan dengan tanah
DARWAN, sebelah Utara berbatasan dengan tanah SURADI KLIWON,

do
gu sebelah Selatan berbatasan dengan tanah MARHANI SULHANI dan sebelah
Timur berbatasan dengan BAKRI ;

In
• Bahwa setelah ada Perumnas Tlogosari, maka batas sekeliling Barat, Utara,
A
Selatan dan Timur adalah berbatasan dengan tanah milik Perumnas Tlogosari;
ah

• Bahwa saksi tidak mengetahui mengapa kemudian tanah tersebut berubah

lik
luasnya menjadi 3.500 m2 untuk hal tersebut yang dapat memberikan

penjelasan adalah saksi Ir. PRIYAMBODO, oleh karena semua yang


am

ub
mengurusi adalah saksi Ir. PRIYAMBODO ;
• Bahwa saat berada di Notaris SOELARSO, saksi mengaku ada
ep
k

menandatangani blangko-blangko kosong dan saksi mau menandatangani


ah

blangko-blangko kosong tersebut karena saksi Ir. PRIYAMBODO berjanji akan


R

si
mengurusi semuanya ;
• Bahwa saksi tidak merasa pernah memberikan kuasa apa-apa kepada

ne
ng

siapapun juga berkaitan dengan tanah tersebut ;


• Bahwa saksi mengaku kenal dengan pegawai Kantor Kelurahan Tlogosari

do
gu

Kulon atas nama saksi CHAFID.


Menimbang, bahwa atas keterangan saksi tersebut di atas, Terdakwa
In
A

keberatan dan tidak membenarkannya yakni perihal semua urusan pensertifikatan di


Kelurahan Tlogosari Kulon hanya diurusi oleh saksi Ir. PRIYAMBODO oleh karena
ah

saksi selalu datang bersama-sama dengan saksi Ir. PRIYAMBODO ke Kantor


lik

Kelurahan Tlogosari Kulon ;


m

ub

17. Saksi MUHAMMAD YUSUF bin HASAN MOES :


ka

• Bahwa tidak kenal dan tidak mempunyai hubungan keluarga maupun


ep

hubungan pekerjaan dengan Terdakwa ;


ah

• Bahwa saksi membenarkan keterangannya dalam Berita Acara Pemeriksaan


R

Saksi di depan Penyidik Kejaksaan Negeri Semarang tertanggal 14 Agustus


es

2013 ;
M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 47
am

u b
Direktori
48 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
• Bahwa saat saksi masih menjabat sebagai Kepala Unit Perumnas Tlogosari,

si
saksi pernah ditelpon oleh saksi Ir. PRIYAMBODO untuk meminta Surat
Keterangan atas sebidang tanah yang berbatasan dengan Perumnas

ne
ng
Tlogosari ;
• Bahwa karena saksi merasa tidak kenal dengan saksi Ir. PRIYAMBODO dan

do
gu saksi juga tidak mengetahui
PRIYAMBODO tersebut maka saksi meminta bantuan staf saksi yang
tanah yang dimaksud oleh saksi Ir.

bernama PIUS dan WINARNO, selain dari itu saksi juga menanyakan hal

In
A
tersebut kepada staf saksi yang bernama IRFAN ;
• Bahwa seingat saksi, PIUS bukan merupakan karyawan Unit Perumnas
ah

lik
Tlogosari namun yang bersangkutan sering membantu permasalahan-
permasalahan di Unit, sedangkan WINARNO bukan karyawan Perumnas Unit
am

ub
Tlogosari ;
• Bahwa saksi tidak pernah merasa menandatangani Surat Keterangan Nomor :
ep
k

Cab.V/U.Tlgs/001/02/1996 tanggal 1 Pebruari 1996 saksi baru mengetahui


adanya surat tersebut setelah diperiksa di Kejaksaan Negeri Semarang ;
ah

R
• Bahwa saksi memang sering menandatangani kertas kosong, adapun kertas

si
kosong yang sudah tandatangani tersebut dipakai sebagai surat apabila dalam

ne
ng

keadaan mendesak dibutuhkan surat yang harus saksi tandatangani


sementara saksi tidak berada di tempat ;

do
gu

• Bahwa tanda tangan dalam Surat Keterangan Nomor : Cab.V/


U.Tlgs/001/02/1996 tanggal 1 Pebruari 1996 tersebut adalah benar tanda
tangan saksi namun menurut saksi tanda tangan tersebut diambilkan dari
In
A

tandatangan saksi di atas kertas kosong dan konteksnya bukan untuk itu ;
• Bahwa saksi membenarkan terhadap adanya ruitslag antara pihak Perumnas
ah

lik

Tlogosari dengan pihak saksi Ir. PRIYAMBODO menyangkut atas sebidang


tanah, adapun untuk ruitslag tersebut saksi merasa telah melakukan proses
m

ub

dengan benar karena saksi bertindak atas nama Kepala Cabang atau Kepala
ka

Regional berdasarkan Surat Kuasa yang diterima saksi ;


ep

• Bahwa awal mula adanya ruitslag tersebut adalah pada sekitar bulan
September 1996 Terdakwa menemui saksi di kantor Perumnas Tlogosari
ah

sambil membawa surat ukur dari BPN Kota Semarang ;


es
M

ng

on

48
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 48
am

u b
Direktori
49 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
• Bahwa dengan mendasarkan gambar atas hasil ukur tersebut saksi melihat

si
adanya peluang bahwa ada tanah Perumnas Tlogosari yang selama ini tidak
dapat dimanfaatkan akan dapat berubah menjadi produktif ;

ne
ng
• Bahwa dalam gambar ukur tersebut tanah milik saksi Ir. PRIYAMBODO
seingat saksi sudah tertera seluas 3.500 m2 ;

do
gu
• Bahwa berdasarkan hal tersebut maka saksi bersedia untuk melakukan
ruitslag yang kemudian dituangkan dalam Berita Acara Nomor : Cab. V/

In
U.Tlgs/790/09/96 tanggal 11 September 1996 antara saksi M. YUSUF selaku
A
Kepala Perum Perumnas Unit Tlogosari Semarang dengan saksi Ir. H.
ah

PRIYAMBODO PRAWIROHARDJO, MM. selaku pemilik tanah yang

lik
berbatasan dengan Tanah Perumnas ;
• Bahwa sebelum Berita Acara tersebut dibuat terlebih dahulu dilakukan
am

ub
pengukuran-pengukuran, oleh karena di Kantor Perumnas Unit Tlogosari tidak
memiliki buku persediaan tanah melainkan hanya site plan maka saksi
ep
k

mempercayai gambar yang dibuat oleh Kantgor Pertanahan Kota Semarang


ah

yang telah ditanda tangani oleh Kasi dan Kasubsinya ;


R

si
• Bahwa tukar menukar tersebut menyangkut tanah seluas 1350 m2 dan saksi

mengaku tidak pernah diundang pada pengukuran awal ;

ne
ng

• Bahwa kemudian saksi Ir. PRIYAMBODO kembali mendatangi saksi dengan


maksud untuk meminta Surat Keterangan atas tanah yang telah dilakukan

do
gu

ruitslag tersebut, adapun Surat Keterangan tersebut menurut penuturan saksi


Ir. PRIYAMBODO akan dipakai untuk pengursan sertifikat ;
In
• Bahwa karena saksi merasa tidak mengetahui lokasi tanah kantong atas nama
A

saksi NGARI SIRAN, sementara Site Plan menurut saksi tidak dapat dijadikan
ah

sebagai acuan ;
lik

• Bahwa saksi merasa sudah tidak ingat lagi berkaitan dengan Surat Keterangan
Nomor : Cab.V/U.Tlgs/001/02/1996 tanggal 1 Pebruari 1996, saksi hanya
m

ub

merasa Surat Keterangan tersebut dapat keluar karena mempergunakan


ka

kertas kosong yang sudah saksi tanda tangani ;


ep

Menimbang, bahwa atas keterangan saksi tersebut di atas, Terdakwa tidak


ah

keberatan dan tidak mengetahui ;


R

es

18. Saksi Ir. H. PRIYAMBODO PRAWIROHARDJO, MM. bin Ir. ISMOYO


M

ng

PRAWIROHARDJO :
on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 49
am

u b
Direktori
50 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
• Bahwa kenal dengan Terdakwa, akan tetapi saksi tidak mempunyai hubungan

si
keluarga maupun hubungan pekerjaan dengan Terdakwa ;
• Bahwa saksi membenarkan keterangannya dalam Berita Acara Pemeriksaan

ne
ng
Saksi di depan Penyidik Kejaksaan Negeri Semarang tertanggal 24 Juli 2013 ;
• Bahwa pada waktu saksi pada tahun 1995 sampai dengan 1999 menjabat

do
gu sebagai Kepala Seksi Perencanaan di Dinas Pekerjaan Umum Kota Semarang
saksi pernah ditunjuk sebagai Pimpro Pembebasan Tanah untuk kepentingan

In
perluasan Jalan yang akan digunakan sebagai Jalan Arteri dari yang semula
A
2m menjadi 26m ;
• Bahwa saksi sebelumnya pernah bertemu dengan saksi Ir. CHAVIDZ MA’RUF,
ah

lik
Kepala Unit Perumnas Tlogosari di Kantor Perum Perumnas Regional V
Semarang di Jalan Wilis untuk membicarakan masalah tukar menukar tanah ;
am

ub
• Bahwa sebelum itu terlaksana, ternyata pada sekitar bulan Maret 1995 saksi Ir.
CHAVIDZ telah pindah dan digantikan oleh saksi M. YUSUF ;
ep
k

• Bahwa pada bulan September 1994, saksi bertemu dengan saksi NGARI
ah

SIRAN di Kelurahan Tlogosari Kulon pada saat saksi NGARI SIRAN


R

si
mengambil uang ganti rugi tanahnya yang terkena pembebasan untuk
pembangunan Jalan Arteri ;

ne
ng

• Bahwa saat bertemu tersebut, saksi NGARI SIRAN menawarkan tanahnya


yang tercatat dengan nomor C.1180, setelah saksi melihat lokasi tanah maka

do
gu

saksi setuju untuk membelinya ;


• Bahwa untuk tanah saksi NGARI SIRAN yang terkena pembebasan adalah
In
tanah dengan nomor C.233 dengan uang ganti rugi Rp. 100.000,- (seratus ribu
A

rupiah) per meternya, sementara untuk tanah C.1180 karena tidak terletak di
pinggir jalan harga per meternya dikisaran Rp. 50.000,- (lima puluh ribu
ah

lik

rupiah) ;
• Bahwa untuk mengecek kebenaran tanah saksi NGARI SIRAN Nomor C.1180
m

ub

tersebut, saksi sempat mengubungi saksi Ir. CHAVIDZ MA’RUF dan oleh yang
ka

bersangkutan dijelaskan bahwa memang benar ada tanah kantong milik saksi
ep

NGARI SIRAN tersebut ;


ah

• Bahwa setelah memastikan kebenaran tanah tersebut maka selanjutnya saksi


R

menghubungi saksi NGARI SIRAN dan setelah dilakukan penawaran harga


es

maka disepakati harga per meternya adalah Rp. 47.500,- (empat puluh tujuh
M

ng

ribu lima ratus rupiah) ;


on

50
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 50
am

u b
Direktori
51 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
• Bahwa saksi NGARI SIRAN hanya mau dibayar setelah dilakukan pengukuran

si
untuk memastikan luas tanah sehingga baru dapat ditentukan harga pastinya,
untuk memenuhi permintaan tersebut maka saksi segera mengubungi teman

ne
ng
saksi yang ada di Kantor Pertanahan Kota Semarang yang seingat saksi
bernama DULATIF ;

do
gu
• Bahwa setelah dilakukan pengukuran oleh Kantor Pertanahan Kota Semarang
atas tanah C.1180 tersebut dengan disaksikan oleh karyawan Perum
Perumnas atas nama PIUS dan WINARNO maka dinyatakan bahwa luas

In
A
tanah dimaksud adalah kurang lebih 3.500 m2 ;

• Bahwa permintaan pengukuran tersebut tidak dilakukan secara resmi


ah

lik
melainkan hanya sebagai permintaan seorang teman namun demikian tetap
ada hasil pengukurannya hanya saja saat ini saksi tidak menyimpan lagi hasil
am

ub
pengukuran tersebut ;
• Bahwa oleh karena dalam Letter C.1180 disebutkan luas tanah hanyalah 1.500
ep
k

m2 saja maka saksi bersama dengan saksi NGARI SIRAN berangkat menuju
ah

ke Kantor Kelurahan Tlogosari Kulon untuk mengurus masalah perbedaan luas


R

si
tanah tersebut ;
• Bahwa setelah bertemu dengan Terdakwa selaku Lurah Tlogosari Kulon saat

ne
ng

itu, dijelaskan bahwa masih diperlukan adanya Surat Keterangan dari pemilik
tanah yang berbatasan dengan tanah tersebut ;

do
gu

• Bahwa kemudian saksi meminta bantuan PIUS yang oleh PIUS selanjutnya
saksi diberi Surat Keterangan atas batas-batas tanah tersebut dari Perumnas
In
Tlogosari yang ditandatangani oleh saksi M. YUSUF selaku Kepala Unit ;
A

• Bahwa setelah memproleh Surat Keterangan tersebut maka saksi bersama


ah

dengan saksi NGARI SIRAN kembali mendatangi Terdakwa untuk


lik

menyampaikan surat keterangan tersebut ;


• Bahwa setelah memperoleh surat keterangan yang menjelaskan batas-batas
m

ub

tanah saksi NGARI SIRAN maka akhirnya pihak Kelurahan Tlogosari Kulon
ka

melakukan penyesuaian-penyesuaian menyangkut perubaan luas tanah saksi


ep

NGARI SIRAN termasuk perubahan SPT PBB ;


ah

• Bahwa setelah saksi mendapatkan Surat Ukur, SPT PBB yang telah
R

disesuaikan maka saksi meminta agar Terdakwa selaku Lurah Tlogosari Kulon
es

merubah Letter C Desa ;


M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 51
am

u b
Direktori
52 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
• Bahwa gambar situasi resmi atas tanah baru keluar pada sekitar bulan Mei

si
1996 setelah gambar situasi resmi keluar maka saksi mengajak saksi NGARI
SIRAN ke Notaris untuk melakukan jual beli atas tanah tersebut ;

ne
ng
• Bahwa pada saat menunggu keluarnya sertifikat maka pada sekitar bulan
September 1996, saksi melakukan tukar menukar tanah dengan pihak

do
gu

Perumnas Tlogosari ;
Bahwa dalam gambar situasi tanah yang akan dilakukan tukar menukar

In
dituangkan dalam sebuah Berita Acara yang ditandatangani saksi dengan
A
saksi M. YUSUF selaku Kepala Unit Perumnas Tlogosari ;
• Bahwa Terdakwa selaku Lurah Tlogosari Kulon mau merubah Buku C. Desa
ah

lik
dan yang berkas berkas lainnya setelah saksi tunjukkan adanya surat
keterangan tentang batas-batas tanah milik saksi NGARI SIRAN dan hasil ukur
am

ub
dari Kantor Pertanahan Kota Semarang ;
• Bahwa setelah sertifikat atas tanah saksi NGARI SIRAN yang telah dibeli saksi
ep
k

keluar dengan Nomor HM.258 maka tanah tersebut akhirnya dijual kepada
ah

saksi LIEM WIE TJEN dengan harga Rp. 575.000.000,- (lima ratus tujuh puluh
R

si
lima juta rupiah) ;
• Bahwa saksi mengaku pernah memberikan blangko kosong untuk

ne
ng

ditandatangani saksi NGARI SIRAN namun blangko-blangko tersebut adalah


berkaitan dengan keperluan untuk pengurusan SPT PBB ;

do
gu

• Bahwa untuk perubahan Buku C.Desa dilakukan oleh staf kelurahan yang
bernama saksi CHAFID ;
In
• Bahwa untuk Pengukuran dilakukan sebanyak 2 (dua) kali dan untuk yang
A

pengukuran kedua dihadiri oleh saksi CHAFID staf Kelurahan Tlogosari Kulon,
PIUS dan WINARNO dari Perumnas Tlogosari serta Petugas Ukur itu sendiri
ah

lik

sedangkan untuk yang menunjukkan titik-titik batas adalah saksi NGARI


SIRAN sendiri ;
m

ub

Menimbang, bahwa atas keterangan saksi tersebut di atas, Terdakwa tidak


ka

berkeberatan dan membenarkannya ;


ep

Menimbang, bahwa Penuntut Umum mengajaukan Ahli SUGIARTO, SH., di


ah

persidangan, yang dibawah sumpah pada pokoknya berpendapat sebagai berikut :


es

• Bahwa Ahli tidak kenal dengan Terdakwa dan tidak mempunyai hubungan
M

ng

keluarga maupun hubungan pekerjaan dengan Terdakwa ;


on

52
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 52
am

u b
Direktori
53 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
• Bahwa Ahli membenarkan keterangannya dalam Berita Acara Pemeriksaan

si
Ahli di depan Penyidik Kejaksaan Negeri Semarang tertanggal 19 Agustusi
2013 ;

ne
ng
• Bahwa jenis-jenis hak atas tanah yang diatur dalam UU No. 5 Tahun 1960
adalah :

do
gu 1. Hak Milik
2. Hak Guna Usaha
3. Hak Guna Bangunan

In
A
4. Hak Pakai
5. Hak Sewa
ah

lik
6. Hak Membuka Tanah
7. Hak Memungut Hasil Hutan
am

ub
• Bahwa untuk Lembaga/Departemen dan BUMN dapat diberikan Hak Pakai
selama tanah dipergunakan dengan Hak Pengelolaan. Sedangkan untuk
ep
BUMN dapat diberikan Hak Milik, Hak Guna Bangunan, Hak Pakai dengan
k

Jangka Waktu, Hak Pengelolaan dan Hak Guna Usaha ;


ah

R
• Bahwa untuk proses pensertifikatan atau sebenarnya disebut sebagai

si
Pendaftaran Tanah pertama kali, prosesnya adalah sebagai berikut :

ne
ng

a. Konversi/Penegasan/Pengakuan Hak, meliputi :


1. Persiapan, meliputi persyaratan permohonan, pemasangan patok batas

do
bidang tanah oleh pemohon ;
gu

2. Pendaftaran di Kantor Pertanahan Kabupaten / Kota letak tanah ;


3. Pelaksanaan pengukuran oleh petugas ukur Kantor Pertanahan Kabupaten
In
A

/ Kota letak tanah bersama pemohon serta pemilik tanah yang berbatasan ;
4. Pemeriksaan tanah oleh panitia pemeriksaan tanah yang terdiri dari
ah

lik

pegawai Kantor Pertanahan yang ditunjuk dan pihak dari Desa / Kelurahan
letak tanah ;
m

ub

5. Pengumuman data yuridis dan data fisik (hasil pemeriksaan panitia


pemeriksaan tanah dan hasil pengukuran) di kantor Pertanahan dan Desa /
ka

ep

Kelurahan letak tanah selama 60 hari untuk pendaftaran tanah sporadik


dan 30 hari untuk pendaftaran secara sistematik ;
ah

6. Pengesahan hasil pengumuman data yuridis dan data fisik bidang tanah
es

oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten / Kota letak tanah ;


M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 53
am

u b
Direktori
54 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
7. Penerbitan tanda bukti hak atas tanah yaitu sertifikat hak atas tanah untuk

R
bidang tanah yang tidak ada sanggahan / keberatan selama waktu

si
pengumuman.

ne
ng
b. Pemberian Hak, meliputi :
1. Persiapan, meliputi persyaratan permohonan, pemasangan patok batas

do
gu bidang tanah oleh pemohon ;
2. Pendaftaran di Kantor Pertanahan Kabupaten / Kota letak tanah ;
3. Pelaksanaan pengukuran oleh petugas ukur Kantor Pertanahan Kabupaten

In
A
/ Kota letak tanah bersama pemohon serta pemilik tanah yang berbatasan ;
4. Pemeriksaan tanah oleh panitia pemeriksaan tanah yang terdiri dari
ah

lik
pegawai Kantor Pertanahan yang ditunjuk dan pihak dari Desa / Kelurahan
letak tanah ;
am

ub
5. Penerbitan Surat Keputusan Pemberian Hak oleh Kantor Pertanahan
Kabupaten / Kota atau Kanwil BPN Provinsi atau BPN RI sesuai
ep
kewenangan yang ditetapkan ;
k

6. Pendaftaran Hak oleh penerima hak dengan memenuhi kewajiban antara


ah

R
lain melunasi bea perolehan hak atas tanah dan bangunan serta tarif

si
pelayanan poendaftaran tanah sesuai ketentuan yang berlaku ;

ne
ng

7. Penerbitan tanda bukti hak atas tanah yaitu sertifikat hak atas tanah.
• Bahwa dalam hal pengukuran tanah dapat saja terjadi adanya perbedaan
antara luas yang dimohonkan untuk diukur dengan hasil ukur yang sebenarnya

do
gu

atas tanah tersebut, dan tidak ada ketentuan yang mengatur batas toleransi
atas perbedaan hasil ukur tersebut ;
In
A

• Bahwa perbedaan tersebut dapat berupa penambahan luas tanah yang


dimohonkan pengukuran atau justru pengurangan luas tanah yang
ah

lik

dimohonkan pengukuran ;
• Bahwa walaupun tidak ada batas toleransi atas perbedaan dimaksud, namun
m

ub

apabila benar ditemukan adanya perbedaan hasil ukur maka tidak serta merta
diterima begitu saja melainkan dilakukan proses klarifikasi antara pemohon
ka

ep

dengan pemilik tanah yang berbatasan dengan tanah yang diukur ;


• Bahwa apabila perbedaan hasil ukur tersebut terjadi karena adanya faktor
ah

kesengajaan, maka yang bertanggung jawab adalah pihak pemohon. Pihak


es

BPN tidak mempunyai kewajiban untuk menguji kebenaran materiil atas data-
M

ng

on

54
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 54
am

u b
Direktori
55 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
data yang diajukan untuk permohonan pengukuran, hal ini sejalan dengan

R
azas publikasi negatif yang mengandung unsur positif ;

si
• Bahwa kewajiban pemasangan patok batas yang akan menjadi patokan dalam

ne
ng
pengukuran adalah kewajiban dari Pemohon dan kebenaran atas letak dari
patok tersebut adalah menjadi tanggung jawab si Pemohon ;

do
gu
• Bahwa apabila ada pihak-pihak tertentu ada yang merasa keberatan dengan
hasil pengukuran makan dapat dilakukan pengukuran ulang dengan disaksikan
oleh pihak yang merasa keberatan tersebut ;

In
A
Menimbang, bahwa atas keterangan Ahli tersebut di atas, Terdakwa tidak
berkeberatan;
ah

lik
Menimbang, bahwa Penasihat Hukum Terdakwa di persidangan mengajukan
seorang Ahli yang meringankan bagi Terdakwa (Ahli Ade charge), yaitu Dr. WIBOWO
am

ub
MURTISAMADI, SH., MS., yang dibawah sumpah pada pokoknya berpendapat
sebagai berikut :
ep
• Bahwa Ahli mempunyai keahlian di bidang Agraria Pertanahan ;
k
ah

• Bahwa pencoretan Letter C untuk keperluan pengursan tanah diperbolehkan


R

si
sepanjang menyangkut luas tanah dan terhadap hal ini tanggung jawab
terhadap kebenaran materiil tersebut ada pada pemohon ;

ne
ng

• Bahwa Kepala Desa / Lurah diperbolehkan untuk melakukan pencoretan Buku

do
C Desa apabila terjadi perbedaan luas tanah namun semua itu harus
gu

mendasarkan kepada data fisik dan data yuridis ;


In
A

• Bahwa apabila terjadi hasil ukur berbeda dengan data maka sudah menjadin
kewajiban bagi petugas ukur untuk melakukan penelusuran asal-usul tanah ;
ah

lik

• Bahwa sebelum melakukan pencoretan menurut yang bersangkutan harus


dilakukan penelusuran riwayat tanah ;
m

ub

• Bahwa untuk perubahan luas tanah akibat dari hasil pengukuran untuk petugas
ka

ukur dan Kepala Desa atau Lurah tanggung jawabnya hanya sebatas masalah
ep

administrasi ;
ah

• Bahwa apabila ada perselisihan yang menyangkut permasalahan ini maka


R

es

yang menjadi dasar adalah plotting yang ada di Kasubsi Pengukuran pada
M

ng

BPN bukan Site Plan yang ada di Perumnas ;


on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 55
am

u b
Direktori
56 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
• Bahwa untuk Buku.C Desa dapat dilakukan perubahan namun untuk semua

si
perubahan administrasi maka data awal harus terlihat jadi perubahan tersebut
adalah dengan pencoretan untuk kemudian ditulis angka perubahannya dan di

ne
ng
parap sehingga antara sebelum dan sesudah perubahan kelihatan datanya ;

Menimbang, bahwa atas pendapat Ahli di atas, Terdakwa tidak berkeberatan

do
gu
dan membenarkannya ;
Menimbang, bahwa di persidangan Terdakwa telah memberikan keterangan

In
A
yang pada pokoknya sebagai berikut :
• Bahwa Terdakwa membenarkan keterangannya dalam Berita Acara
ah

lik
Pemeriksaan Tersangka di depan Penyidik Kejaksaan Negeri Semarang
tertanggal 02 September 2013 ;
am

ub
• Bahwa Terdakwa menjabat sebagai Lurah Tlogosari Kulon sejak tahun 1993
sampai dengan 1998 ;
• Bahwa sebagai Lurah, tugas Terdakwa pada pokoknya adalah di bidang
ep
k

kemasyarakatan, pemerintahan dan pelayanan dan untuk masalah pelayanan


ah

pensertifikatan adalah termasuk tugas pemerintahan ;


R

si
• Bahwa pada sekitar tahun 1996, saksi NGARI SIRAN dengan didampingi saksi
Ir. PRIYAMBODO pernah datang ke Kantor Kelurahan Tlogosari Kulon dengan

ne
ng

maksud untuk mengurus seritifikat tanah ;


• Bahwa alas hak dari tanah tersebut adalah Letter D yang terdaftar di Buku C

do
gu

Desa Tlogosari Kulon, hal tersebut Terdakwa ketahui setelah Terdakwa


memerintahkan staf untuk mencocokakan dengan Buku C. Desa dan ternyata
In
A

memang benar ada tercatat dengan nomor C.1180 luas 1.500 m2 ;

• Bahwa setelah dibuatkan Surat Pengantar untuk ke Kantor BPN Kota


ah

lik

Semarang beserta arsip-arsipnya maka surat-surat tersebut dikirim ke Kantor


Kecamatan untuk keperluan diketahui Camat Pedurungan ;
m

ub

• Bahwa selang beberapa hari kemudian, saksi NGARI SIRAN dan saksi Ir.
PRIYAMBODO datang lagi ke Kantor Kelurahan untuk menunjukkan bahwa
ka

luas tanah yang dimohonkan sertifikat luasnya adalah 3.500 m2 bukan 1.500
ep

m2 hal tersebut ditunjukan dari berdasarkan gambar ukur dari pihak Kantor
ah

Pertanahan Kota Semarang;


R

es
M

ng

on

56
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 56
am

u b
Direktori
57 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
• Bahwa selanjutnya disusulkan Surat Keterangan dari Perumnas Tlogosari

si
perihal tanah dimaksud serta ada Surat Pernyataan dari saksi NGARI SIRAN
sehingga Terdakwa menjadi percaya ;

ne
ng
• Bahwa selanjutnuya Terdakwa memerintahkan saksi CHAFID salah seorang
Staf Kelurahan yang merupakan orang kepercayaan Terdakwa untuk merubah

do
gu hal-hal yang berkaitan dengan luas tanah yang tertera dalam surat
permohonan pensertifikatan ;

In
Bahwa untuk menyesuaikan luas tanah sebagaimana yang tertera dalam surat
A
permohonan tanah dengan yang tertera dalam Buku C. Desa, maka Terdakwa
juga memerintahkan saksi CHAFID untuk merubah luas yang tertera dalam
ah

lik
Buku C. Desa yang semula 150 da menjadi 350 da ;
• Bahwa perubahan tersebut dilakukan dengan cara menindih tulisan angka 1
am

ub
pada tulisan 150 menjadi angka 3 dengan warna tinta yang sama sehingga
terbaca 350 da bukan lagi 150 da ;
ep
k

• Bahwa Terdakwa melakukan perubahan tersebut baru kali itu, sebelum dan
ah

sesudahnya Terdakwa tidak pernah melakukannya ;


R

si
Menimbang, bahwa di persidangan, Penuntut Umum mengajukan barang
bukti sebagai berikut :

ne
ng

1. 1 (satu) Bidang Tanah luas + 3526 m2 terletak di Jalan Arteri Kelurahan

Tlogosari Kulon Kecamatan Pedurungan Kota Semarang beserta Sertifikat HM

do
gu

258 an. NGARI SIRAN yang dipindahkan an. LIEM WE TJEN ;


2. Fotocopy Legalisir C. Desa Bengkok Lurah dengan luas 6.650 m2 ;
In
3. 2 (dua) lembar Fotocopy Legalisir C. Desa Nomor 105 Kosim Noerjono
A

seluas 6.650 m2 ;
ah

4. 2 (dua) lembar Fotocopy Legalisir C. Desa No. 661 an. MARKANI ZULKANI
lik

seluas 2.730 m2 ;
5. Fotocopy Legalisir C. Desa No. 327 an. SOERADI KLIWON seluas 2.730 m2 ;
m

ub

6. Fotocopy Legalisir C. Desa No.C.1.180 seluas 1.500 an. NGARI SIRAN ;


ka

7. Fotocopy Legalisir C. Desa No. 2708, dengan luas 3.500 m2 atas nama Ir.
ep

PRIYAMBODO ;
ah

8. 1 (satu) bendel Fotocopy legalisir Buku Letter C an. Darwan No. 2943 ;
R

9. 1 (satu) bendel Fotocopy legalisir warkah tanah pensertifikatan C.1180 menjadi


es
M

HM. 258 atas nama NGARI bin SIRAN. Yang terdiri dari :
ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 57
am

u b
Direktori
58 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
a. Fotocopy legalisir Salinan Surat Keputusan Kepala Kantor Wilayah Badan

R
Pertanahan Nasional Propinsi Jawa Tengah Nomor : SK.600/419/1/44/

si
PH/33/96 tentang Pemberian Hak Milik kepada Sdr. NGARI bin SIRAN atas

ne
ng
tanah seluas + 3526 m2, terletak di Kelurahan Tlogosari Kulon, Kecamatan

Pedurungan, Kotamadya Semarang ;

do
gu b. Fotocopy legalisir Surat Pernyataan Pelepasan Hak Atas Tanah tertanggal
15 Oktober 1996 ;
c. Fotocopy legalisir riwayat penguasaan tanah, risalah pemeriksaan tanah

In
A
tanggal 22 Mei 1996 ;
d. Fotocopy legalisir Badan Pertanahan Nasional daftar isian 201 ;
ah

lik
e. Fotocopy legalisir tanda terima uang muka / perskot ;
f. Fotocopy legalisir risalah panitia pemeriksaan tanah “A” nomor : 502/737/
am

ub
PA/V/1996 ;
g. Fotocopy legalisir permohonan hak tertanggal 02 Mei 1996 ;
ep
h. Fotocopy legalisir surat pengantar Kepala Kantor Pertanahan Kotamadya
k

Semarang Nomor : 520/15/PN/X/1996 tanggal 15 Oktober 1996 ;


ah

R
i. Fotocopy legalisir permohonan hak milik Nomor : 520/15/PH/X/1996

si
tanggal 15 Oktober 1996 ;

ne
ng

j. Fotocopy legalisir surat pernyataan tanggal 05 April 1996 ;


k. Fotocopy legalisir surat keterangan nomor : 5943/50 tanggal 19 Agustus

do
1996 ;
gu

l. Fotocopy legalisir surat keterangan tanggal 15 Oktober 1996 ;


m. Fotocopy legalisir surat keterangan nomor : 594.3/43.1996 tanggal 22
In
A

Januari 1996;
n. Fotocopy legalisir surat pernyataan belum ada tanda bukti hak/sertifikatnya
ah

lik

tanggal 22 Januari 1996 ;


o. Fotocopy legalisir surat keterangan nomor : 594.3/43 tanggal 22 Januari
m

ub

1996 ;
p. Fotocopy legalisir nama wajib iuran atas nama NGARI bin SIRAN Nomor :
ka

ep

1180 dan Nomor : 1181 ;


q. Fotocopy legalisir surat letter C nomor : 105 ;
ah

r. Fotocopy legalisir surat pernyataan atas batas dan luas tanah tanggal 22
R

es

Januari 1996 ;
M

ng

on

58
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 58
am

u b
Direktori
59 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
s. Fotocopy legalisir surat keterangan Nomor : Cab.V/U.Tlgs/001/02/1996

R
tanggal 01 Pebruari 1996 ;

si
t. Fotocopy legalisir surat permohonan sertifikat (Konvensi bekas Hak Adat) ;

ne
ng
u. Fotocopy legalisir surat pengumuman Nomor : 243/Peng/1996 tanggal 6
Juni 1996.

do
10. 1 (satu) bendel Fotocopy legalisir warkah tanah peralihan HM 158 dari NGARI
gu bin SIRAN yang dijual oleh Ir. H. PRIYAMBODO PRAWIROHARDJO, MM.
kepada LIEM WE TJEN. Yang terdiri dari :

In
A
a. Fotocopy legalisir Akta Jual Beli nomor : 111/18/JB/PD/1997 ;
b. Fotocopy legalisir surat kuasa tanggal 04 Februari 1997 ;
ah

lik
c. Fotocopy legalisir daftar lampiran petikan keputusan Presiden RI nomor :
224/PWI tahun 1983 tanggal 01 Agustus 1983 ;
am

ub
d. Fotocopy legalisir pemindahan hak nomor : 40 ;
e. Fotocopy legalisir kuasa nomor : 41 ;
ep
11. Berita Acara tukar menukar Tanah No. Cab. V/U.Tlgs/790/09/96 tanggal 11
k

September 1996 antara M. YUSUF selaku Kepala Perum Perumnas Unit


ah

R
Tlogosari Semarang dengan Ir. H. PRIYAMBODO PRAWIROHARDJO, MM.

si
selaku pemilik tanah yang berbatasan dengan Tanah Perumnas ;

ne
ng

12. Site Plane Perencanaan Penggunaan Tanah Perum Perumnas Tlogosari ;


13. Revisi Site Plane Perencaan Penggunaan Tanah Perum Perumnas Tlogosari ;
14. Fotocopy legalisir HPL milik Perum Perumnas Tlogosari beserta lampirannya ;

do
gu

Menimbang, bahwa barang bukti tersebut di atas telah disita secara sah
menurut hukum, dan telah dibenarkan oleh saksi-saksi dan Terdakwa di persidangan,
In
A

sehingga dapat dipergunakan untuk memperkuat pembuktian di persidangan ;


Menimbang, bahwa berdasarkan keterangan saksi-saksi, pendapat Ahli,
ah

lik

keterangan Terdakwa, dihubungkan dengan barang bukti tersebut di atas, apabila


satu dengan lainnya dirangkaikan secara bersesuaian, maka Majelis Hakim
m

ub

mendapatkan fakta-fakta hukum sebagai berikut :


• Bahwa benar sejak tahun 1987 sampai dengan 1989 Perum Perumnas melalui
ka

ep

PanitiaPembebasan tanah Pemerintah Kota Semarang telah membebaskan tanah


milik masyarakat yang masuk dalam wilayah Kelurahan Sambirejo dan Kelurahan
ah

Tlogosari Kulon ;
R

es

• Bahwa benar tanah yang telah dibebaskan tersebut diberikan sertifikat Hak
M

Pengelolaan (HPL) dari Nomor 1 sampai dengan nomor 11, tanah mana
ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 59
am

u b
Direktori
60 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
rencananya akan dipergunakan untuk lahan pembangunan perumahan yang

R
dilaksanakan oleh Perumnas Unit Tlogosari yang diperuntukkan bagi masyarakat

si
sesuai dengan site plan yang disyahkan oleh Walikota Semarang pada tahun

ne
ng
1994 ;
• Bahwa benar tidak semua tanah milik masyarakat berhasil

do
gu
dibebaskan,diantaranya di dalam lahan milik Perumnas Unit Tlogosari dalam HPL
No. 1 masih ada tanah milik masyarakat yang biasa disebut sebagai “Tanah
Kantong” termasuk diantaranya milik saksi Ngari Siran ;

In
A
• Bahwa benar tanah-tanah kantong tersebut biasanya muncul akibat tidak adanya
kecocokan harga pembebasan tanah yang ditawarkan oleh pihak Perum
ah

lik
Perumnas kepada masyarakat pemilik tanah dan keberadaan tanah kantong
adalah wajar dan sering terjadi di seluruh Unit Perumnas ;
am

ub
• Bahwa benar tanah milik saksi NGARI SIRAN yang merupakan tanah kantong
tersebut tercatat dalam Buku Tanah Kelurahan Tlogosari Kulon yang biasa
ep
disebut sebagai Buku C. Desa dengan nomor C.1180 ;
k

• Bahwa benar riwayat tanah dengan nomor C.1180 tersebut adalah sebagai berikut
ah

R
:

si
• Berawal dari adanya Tanah Bengkok Lurah dengan luas 6.650 m2 yang

ne
ng

kemudian pada tanggal 8 April 1967 berpindah ke Nomor : C.105 atas


nama KOSIM NOERJONO ;

do
gu

• Berikutnya Tanah C.105 atas nama KOSIM NOERJONO seluas 6.650


m2 tersebut dipecah-pecah menjadi 3 bagian yaitu :
In
1. Seluas 2730 m2ke No. 661 atas nama MARKANI ZULKANI ;
A

2. Seluas 2730 m2 ke No. 327 atas nama SOERADI KLIWON, dan sisanya ;
ah

lik

3. Seluas 1500 m2ke No.C.1180 atas nama NGARI SIRAN ;

• Bahwa benar tanah dengan nomor C.1180 atas nama NGARI SIRAN batas-
m

ub

batasnya adalah sebagai berikut :


• Batas sebelah Utara : Tanah Perumnas ;
ka

• Batas sebelah Timur : Tanah Perumnas ;


ep

• Batas sebelah Selatan : Tanah Perumnas ;


ah

• Batas sebelah Barat : Tanah Perumnas ;


R


es

Bahwa benar pada sekitar tahun 1995, Ir. Priyambodo membeli tanah C.1180
M

tersebut dari saksi NGARI SIRAN dengan harga per meternya Rp. 47.500,-
ng

on

60
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 60
am

u b
Direktori
61 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
(empat puluh tujuh ribu lima ratus rupiah) dan setelah berhasil mendapatkan tanah

R
tersebut, selanjutnya saksi Ir. Priyambodo melengkapi surat-surat untuk

si
kepentingan pensertifikatan atas tanah dimaksud, yakni surat-surat sebagai

ne
ng
berikut :
a. Surat permohonan sertifikat yang ditanda tangani saksi NGARI SIRAN ;

do
gu b. Surat keterangan Lurah Nomor : 594.3/43/1996 tanggal 22 Januari 1996
yang menerangkan bahwa luas tanah C.1180 atas nama saksi NGARI
SIRAN dengan luas kurang lebih 1.500 m2 , dengan perbatasan seluruhnya

In
A
tanah Perumnas dan diketahui oleh Camat Pedurungan ;
c. Surat Pernyataan saksi NGARI SIRAN tanggal 22 Januari 1996 yang
ah

lik
menyatakan bahwa tanah C.1180 luas 1.500 m2 belum ada sertifikatnya,
diketahui Lurah Tlogosari Kulon dan Camat Pedurungan (Terdakwa) ;
am

ub
d. Surat Keterangan Lurah Tlogosari Kulon Nomor : 594.3/43 tanggal 22
Januari 1996 yang menerangkan bahwa tanah C.1180 atas nama saksi
ep
NGARI SIRAN seluas kurang lebih 1.500 m2 diketahui oleh Camat
k
ah

Pedurungan ;
R
e. Pernyataan atas batas tanah dan luas tanah tanggal 22 Januari 1996

si
ditandatangani saksi NGARI SIRAN, yang menyatakan bahwa tanah

ne
ng

C.1180 luas kurang lebih 1.500 m2 dengan perbatasan seluruhnya Tanah

Perumnas dan diketahui oleh Lurah Tlogosari Kulon serta Camat

do
gu

Pedurungan ;
f. Salinan buku C.Desa yang diketahui Lurah Tlogosari Kulon ;
• Bahwa benar setelah surat-surat tersebut dilengkapi, ternyata saksi Ir.
In
A

Priyambodo tidak meneruskan proses pensertifikatannya ke Kantor Pertanahan


Kota Semarang melainkan saksi Ir. Priyambodo bersama dengan saksi NGARI
ah

lik

SIRAN justru mendatangi Terdakwa, selaku Lurah Tlogosari Kulon saat itu
dengan maksud meminta agar luas tanah C.1180 yang semula adalah 1.500 m2
m

ub

dirubah menjadi 3.500 m2, namun oleh Terdakwa permintaan tersebut tidak
ka

dipenuhi dengan alasan tidak ada alas hak yang mendukungnya ;


ep

• Bahwa benar kemudian oleh karena permintaan saksi Ir. Priyambodo tidak
ah

dipenuhi oleh Terdakwa maka saksi Ir. Priyambodo segera menemui saksi
R

MUHAMMAD YUSUF bin HASAN MOES selaku Kepala Perum Perumnas Unit
es

Tlogosari dengan maksud meminta surat keterangan atas tanah saksi NGARI
M

ng

SIRAN yang telah dibeli oleh saksi Ir. Priyambodo ;


on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 61
am

u b
Direktori
62 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
• Bahwa benar akhirnya muncul Surat Keterangan dari Perum Perumnas Unit

si
Tlogosari Nomor : Cab.V/U.Tlgs/001/02/1996 tanggal 1 Pebruari 1996 yang
ditandatangani oleh saksi MUHAMMAD YUSUF bin HASAN MOES, surat

ne
ng
keterangan mana pokoknya menerangkan bahwa sebidang tanah yasan S II/SII
Nomor : C.1.180 dengan luas kurang lebih 3.500 m2 yang berbatasan

do
gu
sekelilingnya dengan tanah milik Perum Perumnas adalah atas nama saksi
NGARI bin SIRAN dan tanah tersebut tidak termasuk yang dibebaskan Perum
Perumnas ;

In
A
• Bahwa benar dengan adanya Surat Keterangan Nomor : Cab.V/
U.Tlgs/001/02/1996 tanggal 1 Pebruari 1996 yang ditandatangani oleh saksi
ah

lik
MUHAMMAD YUSUF bin HASAN MOES selaku dari Kepala Perum Perumnas
Unit Tlogosari tersebut, akhirnya Terdakwa selaku Lurah Tlogosari Kulon mau
am

ub
merubah keterangan luas tanah C.1180 yang semula 1.500 m2 dirubah menjadi

3.500 m2 ;
ep
k

• Bahwa benar menyangkut perubahan luas yang semula 1.500 m2 dirubah menjadi
ah

3.500 m2 , maka ada beberapa surat-surat yang dilakukan perubahan yaitu


R

si
sebagai berikut :
a. Surat permohonan sertifikat yang ditanda tangani saksi NGARI SIRAN ;

ne
ng

b. Surat keterangan Lurah Nomor : 594.3/43/1996 tanggal 22 Januari 1996 yang


menerangkan bahwa luas tanah C.1180 atas nama saksi NGARI SIRAN

do
gu

dengan luas 3.500 m2, dengan perbatasan seluruhnya tanah milik

Perumnas,yang diketahui oleh Camat Pedurungan ;


In
A

c. Surat Pernyataan saksi NGARI SIRAN tanggal 22 Januari 1996 yang


menyatakan bahwa tanah C.1180 luas 3.500 m2belum ada sertifikatnya,
ah

lik

diketahui Lurah Tlogosari Kulon dan Camat Pedurungan ;


d. Surat Keterangan Lurah Tlogosari Kulon Nomor : 594.3/43 tanggal 22 Januari
m

ub

1996 yang menerangkan bahwa tanah C.1180 atas nama saksi NGARI SIRAN
seluas kurang lebih 3.500 m2, diketahui oleh Camat Pedurungan ;
ka

e. Pernyataan atas batas tanah dan luas tanah tanggal 22 Januari 1996
ep

ditandatangani saksi NGARI SIRAN, yang menyatakan bahwa tanah C.1180


ah

luas kurang lebih 3.500 m2dengan perbatasan sebelah Utara, sebelah Timur
R

dan sebelah Barat dengan tanah milik Perumnas sedangkan sebelah Selatan
es
M

berbatasan dengan Jl. Arteri, yang diketahui oleh Lurah Tlogosari Kulon serta
ng

Camat Pedurungan ;
on

62
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 62
am

u b
Direktori
63 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
f. Turunan Kutipan Daftar Buku C.Desa Kelurahan Tlogosari Kulon Kecamatan

R
Pedurungan untuk tanah milik saksi NGARI SIRAN nomor C.1180 yang

si
semula tertulis 150 da dicoret dan diganti dengan 350 da untuk kemudian

ne
ng
diparaf olehTerdakwa serta diberi cap/stempel Kepala Kelurahan Tlogosari
Kulon ;

do
• gu
Bahwa benar untuk menyesuaikan perubahan-perubahan tersebut Terdakwa
memerintahkan saksi CHAFID bin ZAENUDIN staf Kelurahan Tlogosari Kulon
untuk merubah Buku C. Desa milik Kelurahan Tlogosari Kulon atas pencatatan

In
A
tanah dengan No. C.1180 yang semula luasnya tercatat 150 da dirubah dengan
cara tulisan angka 1 pada angka 150 ditindih dengan tulisan angka 3
ah

lik
menggunakan tinta yang sama sehingga terbaca 350 da atau 3.500 m2 ;

• Bahwa benar selanjutnya dengan menggunakan surat-surat yang berisikan data-


am

ub
data yang telah diubah tersebut Terdakwa dengan mengatasnamakan saksi
NGARI SIRAN mengajukan Permohonan Sertifikat atas tanah C.1180 tersebut ke
ep
Kantor Badan Pertanahan nasional Kota Semarang ;
k

• Bahwa benar atas dasar permohonan yang diajukan oleh Terdakwa tersebut
ah

R
kemudian pada tanggal 1 Mei 1996 Kantor BPN Kota Semarang melakukan

si
pengukuran dalam rangka proses pensertifikatan atas tanah C.1180 dengan

ne
ng

batas-batas yang telah dirubah, hasil dari pengukuran tersebut dituangkan dalam
Surat Ukur Nomor :4638/1996, dan diterangkan dalam Surat Ukur tersebut bahwa

do
luas tanah C.1180 adalah 3.526 m2 ;
gu

• Bahwa benar pada tanggal 11 September 1996 Terdakwa melakukan tukar


In
menukar tanah dengan saksi MUHAMMAD YUSUF bin HASAN MOES yang
A

bertindak atas nama Kepala Perum Perumnas Unit Tlogosari untuk tanah seluas
1.350 m2, dan dituangkan dalam Berita Acara Tukar Menukar Tanah Nomor :
ah

lik

Cab.V/U.Tlgs/790/09/96 tanggal 11 September 1996 ;


• Bahwa benar terhadap Surat Keterangan dari Kepala Perum Perumnas Unit
m

ub

Tlogosari Nomor : Cab.V/U.Tlgs/001/02/1996 tanggal 1 Pebruari 1996 yang


ka

ditandatangani oleh saksi MUHAMMAD YUSUF bin HASAN MOES dan Berita
ep

Acara Tukar Menukar Tanah Nomor : Cab.V/U.Tlgs/790/09/96 tanggal 11


ah

September 1996, oleh Terdakwa juga dijadikan dasar untuk mengajukan


R

permohonan pensertifikatan tanah C.1180 atas nama NGARI SIRAN ;


es
M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 63
am

u b
Direktori
64 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
• Bahwa benar pada tanggal 18 Nopember 1996 akhirnya Kantor Pertanahan Kota

si
Semarang menerbitkan sertifikat Hak Milik Nomor : 258 atas nama saksi NGARI
SIRAN dengan luas +3.526 m2 ;

ne
ng
• Bahwa benar kemudian pada tanggal 22 Januari 1997, saksi Ir. Priyambodo
menjual tanah tersebut kepada saksi LIEM WIE TJEN dengan harga Rp.

do
gu
575.000.000,- (lima ratus tujuh puluh lima juta rupiah) dihadapan Notaris PPAT
R.SOELARSO TANDYOPANITRO,SH.dandibuatkan Akta Jual beli No.111/18/JB/

In
PD/97 tanggal 7 Pebruari 1997 ;
A
• Bahwa benar NJOP Pajak Bumi dan Bangunan Tahun 1996 berdasarkan data
ah

base sismiop yang diberikan Kanwil DJP I Jawa Tengah untuk lokasi di Kelurahan

lik
Tlogosari Kulon Kecamatan Pedurungan Kota Semarang Jalan Arteri pada tahun
1996 dengan perincian Blok 025, zona nilai tanah AT, harga NJOP Tahun 1996
am

ub
per meter adalah sebesar Rp. 100.000,- (seratus ribu rupiah), sedangkan NJOP
Pajak Bumi dan Bangunan Tahun 2013 berdasarkan pada Surat Keputusan
ep
k

Walikota Semarang nomor : 973/045/2013 tanggal 16 Januari 2013 tentang


ah

Penetapan Nilai Jual Obyek Pajak Sebagai Dasar Pengenaan Pajak Bumi dan
R
Bangunan Perkotaan Kota Semarang untuk lokasi di Desa Tlogosari Kulon

si
Kecamatan Pedurungan Jalan Arteri pada Tahun 2013 per meter adalah sebesar

ne
ng

Rp. 1.573.000,- (satu juta lima ratus tujuh puluh tiga ribu rupiah) ;

do
Menimbang, bahwa selanjutnya Majelis Hakim akan mempertimbangkan fakta-
gu

fakta hukum tersebut diatas terhadap dakwaan Penuntut Umum, untuk menentukan
apakah terdakwa SRI WIDODO, S.Sos. Bin HARJO DASRSONO terbukti atau tidak
In
A

terbukti bersalah melakukan salah tindak pidana Korupsi yang didakwaan oleh
Penuntut Umum tersebut ;
ah

lik

Menimbang bahwa terdakwa didakwa oleh Penuntut Umum dengan dakwaan


sebagai berikut :
m

ub

PRIMAIR : melanggar Pasal 1 ayat (1) huruf a Jo Pasal 28 Jo Pasal 34 Undang


ka

Undang Nomor 3 Tahun 1971 Jo Pasal 43A Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001
ep

tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP ;
ah

SUBSIDAIR : melanggar Pasal 1 ayat (1) huruf b Jo Pasal 28 Jo Pasal 34 Undang


R

Undang Nomor 3 Tahun 1971 Jo Pasal 43A Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001
es

tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP ;
M

ng

on

64
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 64
am

u b
Direktori
65 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
Menimbang bahwa menurut sifatnya dakwaan Penuntut Umum tersebut adalah

R
dakwaan subsidairitas, sehingga seturut dengan proses beracara pidana, untuk

si
membutikan tindak pidana mana dari dakwaan Penuntut Umum tersebut yang telah

ne
ng
terbukti dilakukan oleh Terdakwa, maka terlebih dahulu harus dipertimbangkan
adalah dakwaan Primair, dan apabila dakwaan Primair telah terbukti, maka dakwaan

do
Subsidair tidak perlu dipertimbangkan lagi, namun apabila dakwaan Primair tidak
gu
terbukti, maka selanjutnya dakwaan Subsidair akan dipertimbangkan ;
Menimbang, bahwa unsur-unsur Pasal 1 ayat (1) huruf a Jo Pasal 28 Jo Pasal

In
A
34 Undang Undang Nomor 3 Tahun 1971 Jo Pasal 43A Undang-Undang Nomor 20
Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1
ah

lik
KUHP dalam dakwaan Primair adalah :
1. Barangsiapa ;
am

ub
2. Dengan melawan hukum ;
3. Memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu Badan ;
ep
4. Secara langsung atau tidak langsung merugikan Keuangan Negara dan atau
k

Perekonomian Negara atau diketahui atau patut disangka olehnya merugikan


ah

R
keuangan Negara atau perekonomian Negara ;

si
5. Orang yang melakukan, menyuruh melakukan atau turut serta melakukan ;

ne
ng

unsur-unsur mana akan dipertimbangkan secara berturut-turut sebagai berikut :

do
gu

1. Barangsiapa :
Menimbang, bahwa unsur “Barangsiapa” ini bukanlah merupakan delik inti,
In
A

akan tetapi merupakan elemen delik, yang merupakan subyek hukum yang diduga
atau yang didakwa melakukan tindak pidana korupsi yang pembuktiannya bergantung
ah

lik

kepada pembuktian delik intinya ;


Menimbang, bahwa unsur “Barangsiapa” ini menunjuk kepada manusia atau
m

ub

orang sebagai subyek hukum pidana, yaitu orang yang bekwaam, , yaitu orang yang
dewasa, yang sehat akal, jasmani dan rohaninya, yang kepada dapat mintakan
ka

ep

pertanggunjawaban dan mempertanggungjawabkan perbuatan atau kesalahan yang


dilakukannya dalam lapangan hukum pidana ;
ah

Bahwa dalam rumusan delik pengertian orang sebagai pelaku tidak


R

es

disyaratkan adanya sifat tertentu yang harus dimiliki (persoonlijk bestanddeel) dari
M

seorang pelaku sehingga pelaku (subjek hukum) dapat meliputi siapa saja sebagai
ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 65
am

u b
Direktori
66 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
pendukung hak dan kewajiban. Setiap orang sebagai subyek hukum yang didakwa

R
melakukan suatu perbuatan yang dilarang dan diancam dengan Undang-undang

si
adalah seorang yang dapat dipertanggungjawabkan menurut hukum ;

ne
ng
Menimbang, bahwa istilah rumusan “Barangsiapa” mengisyaratkan bahwa
subyek atau sasaran dari hukum pidana adalah siapa saja, sehingga oleh karenanya

do
setiap orang perorangan hak mampu (bevoegd) mengemban hak dan kewajiban atau
gu
orang yang mampu untuk mengerti makna dan akibat perbuatan yang dilakukannya
(die omde fertelijke strkking der eigen handeling de begryppen) ;

In
A
Bahwa mengenai kemampuan bertanggung jawab dari Subyek Hukum
tersebut, Memorie Van Toelichting (MVT) menegaskan bahwa “unsur kemampuan
ah

lik
bertanggung jawab tidak perlu dibuktikan”, unsur ini dianggap terdapat pada tiap
orang yang melakukan perbuatan yang melanggar Undang-Undang sebagai unsur
am

ub
yang diam dalam setiap delik (stivzwigwn element van eek delictie). Unsur mana baru
dibuktikan jika ada keragu-raguan tentang toelichting van baarheid dari seseorang
ep
yang melakukan delik. Berarti siapa saja yang menjadi subyek hukum, yaitu
k

perseorangan atau korporasi, yang melakukan perbuatan tindak pidana korupsi dan
ah

R
dapat mempertanggung jawabkan perbuatannya dengan tiada alasan penghapusan

si
pidana ;

ne
ng

Menimbang, bahwa dalam ajaran hukum pidana, setiap orang/barang siapa


menunjuk kepada subyek dari Straafbarfeit (perbuatan pidana). UU tidak

do
mensyaratkan adanya sifat tertentu yang harus dimiliki dari seorang pelaku, dengan
gu

demikian “barang siapa” terhadap siapapun yang menjadi subyek hukum, baik itu
perorangan maupun badan hukum yang melakukan pidana dan dapat
In
A

bertanggungjawab atas perbuatannya tersebut ;


Bahwa terkait dengan pertanggungjawaban ada beberapa teori para Ahli
ah

lik

Hukum/doktrin sebagai berikut :


Prof. Satochid Kartanegara, SH dalam bukunya “Kumpulan Kuliah Hukum Pidana
m

ub

Bagian 1”, Penerbit Balai Lektur Mahasiswa, tanpa Tahun, halaman 243-244,
mengatakan bahwa ada dua syarat seseorang dapat dikatakan mampu
ka

ep

bertanggungjawab (toereknings van baarhet), yaitu :


1. Keadaan jiwa dan psikologisnya (geestelike end psyche gestelheid). Seseorang
ah

dapat dikatakan mampu bertanggungjawab jika orang itu berada dalam keadaan
R

es

yang sedemikian rupa sehingga ia dapat mengerti atau tahu akan nilai
M

ng

perbuatannya ;
on

66
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 66
am

u b
Direktori
67 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
2. Harus dapat menentukan kehendaknya sendiri, hal itu terlihat dari dua hal :

R
a. Keadaan jiwa orang itu harus sedemikian rupa sehingga ia dapat menentukan

si
kehendaknya dalam suatu perbuatan ;

ne
ng
b. Adanya kesadaran dan keinsyafan dari orang tersebut bahwa perbuatan yang
dilakukan itu adalah perbuatan yang terlarang atau tidak dibenarkan, baik dari

do
gu sudut hukum, masyarakat maupun sudut tata susila ;
Prof. Moeljatno, SH dalam bukunya “Asas-asas Hukum Pidana”, Penerbit Rineka
Cipta, Tahun 2000, halaman 165 mengatakan bahwa untuk adanya kemampuan

In
A
bertanggungjawab, harus ada :
1. Kemampuan untuk membedakan antara perbuatan yang baik dan yang buruk,
ah

lik
yang sesuai dengan hukum dan yang melawan hukum ;
2. Kemampuan untuk menentukan kehendaknya menurut keinsyafan baik dan
am

ub
buruknya perbuatan tadi, yang pertama merupakan faktor akal (intellectual factor),
yaitu dapat membedakan antara perbuatan yang dibolehkan atau tidak,
ep
sedangkan yang kedua merupakan faktor perasaan atau kehendak (volitional
k

factor), yaitu dapat menyesuaikan tingkah lakunya dengan keinsyafan atas mana
ah

R
yang diperbolehkan atau tidak, sebagai konsekuensinya, maka tentunya orang

si
tidak mampu menentukan kehendaknya menurut keinsyafan tentang baik dan

ne
ng

buruknya perbuatan tadi ;

Menimbang, bahwa di persidangan, Penuntut Umum mengajukan seorang

do
gu

laki-laki yang bernama SRI WIDODO, S.Sos Bin HARJO DARSONO sebagai
Terdakwa dalam perkara a quo, yang didakwakan melakukan tindak pidana korupsi
In
A

sebagaimana dalam Surat Dakwaan Penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri


Semarang No. Reg. Perk. : PDS- 16/O.3.10/Ft.1/10/2013 tertanggal 03 Oktober 2013;
ah

lik

Menimbang, bahwa berdasarkan dari pemeriksaan identitas terdakwa di


persidangan, ternyata orang yang bernama SRI WIDODO, S.Sos Bin HARJO
m

ub

DARSONO yang diajukan oleh Penuntut Umum tersebut ternyata mempunyai


identitas yang sama dengan identitas Terdakwa sebagaimana yang tercantum dalam
ka

ep

Surat Dakwaan Penuntut Umum No. Reg. Perk. : PDS- 17/O.3.10/Ft.1/10/2013


tertanggal 03 Oktober 2013, sehingga menurut Majelis Hakim, bahwa seorang laki-
ah

laki yang diajukan oleh Penuntut Umum di persidangan tersebut adalah orang yang
R

es

sama dengan Terdakwa yang dimaksudkan oleh Penuntut Umum dalam Surat
M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 67
am

u b
Direktori
68 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
Dakwaannya tersebut, atau dengan kata lain, tidak terdapat kesalahan orang atau

R
error in persona dalam pengajuan terdakwa di persidangan ;

si
Menimbang, bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan dan pengamatan Majelis

ne
ng
Hakim selama di persidangan, ternyata Terdakwa SRI WIDODO, S.Sos Bin HARJO

DARSONO adalah orang dewasa, yang sehat akal, jasmani dan rohaninya, dan

do
gu
ternyata pula Terdakwa mempunyai kemampuan untuk membeda-bedakan antara
perbuatan yang baik dan yang tidak baik, antara perbuatan yang sesuai hukum
dengan perbuatan yang bertentangan hukum serta mampu pula untuk menentukan

In
A
kehendaknya berdasarkan keinsyafan tentang baik buruknya suatu perbuatan,
sehingga dengan demikian, menurut Majelis Hakim, Terdakwa SRI WIDODO, S.Sos
ah

lik
Bin HARJO DARSONO adalah orang yang dapat dipertanggungjawabkan secara

pidana terhadap kesalahan yang diperbuatnya, dan dengan demikian Terdakwa SRI
am

ub
WIDODO, S.Sos Bin HARJO DARSONO adalah merupakan subyek hukum pidana,
termasuk subyek hukum dalam tindak pidana korupsi ;
ep
k

Menimbang, bahwa berdasarkan pertimbangan-pertimbangan tersebut di


atas, maka menurut Majelis Hakim, unsur “Barangsiapa” ini telah terpenuhi pada diri
ah

R
terdakwa SRI WIDODO, S.Sos Bin HARJO DARSONO ;

si
ne
ng

2. Dengan melawan hukum memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu
Badan:

do
gu

Menimbang, bahwa menurut Majelis Hakim, pengertian :dengan melawan


hukum” pada Pasal 1 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1971 tentang
Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi ini adalah mencakup “perbuatan melawan
In
A

hukum dalam arti Formil” maupun “dalam arti Materiil”, yakni meskipun perbuatan
tersebut tidak diatur dalam peraturan perundang-undangan, namun apabila perbuatan
ah

lik

tersebut dianggap tercela, karena tidak sesuai dengan rasa keadilan atau norma-
norma kehidupan sosial dalam masyarakat, maka perbuatan tersebut dapat dipidana ;
m

ub

Menimbang, bahwa stilah “melawan hukum” dalam lapangan Ilmu Hukum


ka

Pidana secara umum sering dipandang dengan istilah tanpa wewenang atau secara
ep

tanpa hak bertentangan dengan hukum dimana menurut istilah terjemahan literatur
Belanda “Wederrechtelijke” menurut Prof. Mr. W.P.J. Pompe dalam bukunya
ah

“Handboek Van Met Nederlandische Strafrecht” catatan kedua halaman 18


es

memandang “Wederrechttelijke” sebagai “Onrechtmatig” dengan pengertian yang


M

ng

luas seperti diuraikan dalam Arrest Hooge Raad tanggal 31 Januari 1919 yaitu bahwa
on

68
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 68
am

u b
Direktori
69 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
“berbuat atau tidak berbuat yang bertentangan dengan undang-undang, kesusilaan

R
dan kepatutan yang berlaku dalam masyarakat”;

si
Menimbang, bahwa dalam perkembangannya pengertian tentang

ne
ng
“Onrechtmatig” atau melawan hukum tersebut karena mutandis juga dianut di
Indonesia antara lain dalam Yurisprudensi Mahkamah Agung RI. Nomor : 838 K/

do
gu
Sip/1970 tanggal 30 Maret 1970 yang menyatakan bahwa soal melanggar hukum
yaitu terhadap peraturan-peraturan yang berlaku dan kepatutan dalam masyarakat ;
Menimbang, bahwa menurut VERMUNT mengambil pendapat VON LIZT

In
A
mengenai Sifat Melawan Hukum Formal adalah perbuatan yang bertentangan dengan
suatu norma yang ditetapkan negara berupa perintah dan larangan. Sifat melawan
ah

lik
hukum materiel adalah pelanggaran terhadap kepentingan-kepentingan sosial yang
dilindungi oleh norma-norma hukum perorangan atau masyarakat, termasuk
am

ub
perusakan atau membahayakan suatu kepentingan hukum. (vide : Dr. Ny. Komariah
Emong Sapardjaja, SH, “Ajaran Sifat Melawan Hukum Materiel Dalam Hukum Pidana
ep
Indonesia”, Penerbit PT. Alumni, Bandung, Cetakan Ke-1, Tahun 2002, Halaman
k

28) ;
ah

R
Bahwa kemudian menurut JESHECK bersifat melawan hukum formal apabila

si
suatu kelakuan bertentangan dengan kewajiban untuk berbuat atau tidak melakukan

ne
ng

sesuatu yang disebut dalam norma hukum (vide : Dr. Ny. Komariah Emong
Sapardjaja, SH, “Ajaran Sifat Melawan Hukum Materiel Dalam Hukum Pidana

do
gu

Indonesia”, Penerbit PT. Alumni, Bandung, Cetakan Ke-1, Tahun 2002, Halaman 29);
Bahwa mengenai unsur “melawan hukum” sudah barang tentu erat
hubungannya dengan ada tidaknya “kesengajaan” dari pembuat, namun bagaimana
In
A

dapat dilihat tentang “kesengajaan” oleh pelaku untuk memperkaya diri sendiri atau
orang lain atau suatu korporasi, adalah dilihat dari fakta perbuatannya ;
ah

lik

Menimbang, bahwa dengan membahas tentang kesengajaan ini terlebih


dahulu kita kaji dari teori dalam menentukan ada tidaknya “kesengajaan” tersebut,
m

ub

yang menurut Prof. MOELJATNO, SH, dalam bukunya ”Asas-Asas Hukum Pidana,
ka

Penerbit Rineka Cipta, Tahun 2000, Halaman 171”, yaitu Dalam teori tentang
ep

kesengajaan Undang-Undang ada 2 (dua) aliran, yaitu :


1. Teori kehendak (Willtheori), yaitu yang paling dianut oleh Von Hippel, Guru Besar
ah

di Gottingen, Jerman dan Simons di Negeri Belanda ;


es

2. Teori Pengetahuan (Voorstellingstheori) yang dianut oleh FRANK (Jerman), VON


M

ng

LIZT dan VON HAMEL (Belanda) ;


on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 69
am

u b
Direktori
70 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
Bahwa dalam mengungkap adanya kesengajaan pelaku dalam tindak pidana

R
korupsi lebih tepat diterapkan teori pengetahuan, karena dalam kehendak dengan

si
sendirinya diliputi suatu pengetahuan yang dipengaruhi tingkat intelektual pelaku,

ne
ng
sebab untuk menghindari sesuatu orang lebih dahulu sudah harus mempunyai
pengetahuan tentang akibat sesuatu itu ;

do
gu Menimbang, bahwa dalam teori kesengajaan atau opzet ada 3 (tiga) bentuk
opzet, hal tersebut terdapat dalam ”Buku Hukum Pidana Bagian Satu”, Balai Lektur
Mahasiswa, karangan Prof. SATOCHID KARTANEGARA, SH, Halaman 304), terdiri

In
A
dari :
1. Opzet ”sebagai tujuan” (doel).
ah

lik
2. Opzet ”dengan tujuan yang pasti atau merupakan keharusan”.
3. ”Dolus eventualis atau opzet dengan syarat atau dengan kesadaran akan
am

ub
kemungkinan”.
Bahwa menurut Prof. MOELJATNO, SH dalam buku ”Asas-Asas Hukum
ep
Pidana, halaman 177”, berpendapat bahwa jika telah memilih paham bahwa
k

kesengajaan adalah pengetahuan, yaitu adanya hubungan antara pikiran atau intelek
ah

R
terdakwa dengan perbuatan yang dilakukan, maka sesungguhnya hanya ada 2 (dua)

si
corak, yaitu kesengajaan sebagai kepastian dan kesengajaan sebagai kemungkinan ;

ne
ng

Menimbang, bahwa dalam Penjelasan Pasal 1 ayat (1) huruf a Undang-


Undang Nomor 3 Tahun 1971 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi

do
disebutkan bahwa ayat ini tidak menjadikan perbuatan melawan hukum sebagai
gu

suatu perbuatan yang dapat dihukum, melainkan melawan hukum ini adalah sarana
untuk melakukan perbuatan yang dapat dihukum, yaitu “memperkaya diri sendiri” atau
In
A

“orang lain” atau “suatu badan” ;


Menimbang, bahwa dalam Penjelasan Pasal 1 ayat (1) huruf a Undang-Undang
ah

lik

Nomor 3 Tahun 1971 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi disebutkan


bahwa perkataan “memperkaya diri sendiri” atau “orang lain” atau ‘suatu badan”
m

ub

dalam ayat ini dapat dihubungkan dengan Pasal 18 ayat (2), yang memberikan
kewajiban kepada terdakwa untuk memberikan keterangan tentang sumber
ka

ep

kekayaannya sedemikian rupa, sehingga kekayaan yang tak seimbang dengan


penghasilannya atau penambahan kekayaan tersebut, dapat digunakan untuk
ah

memperkuat keterangan saksi lain bahwa terdakwa telah melakukan tindak pidana
R

es

korupsi ;
M

ng

on

70
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 70
am

u b
Direktori
71 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
Menimbang, bahwa menurut Majelis Hakim, yang dimaksud dengan

R
memperkaya diri sendiri dalam unsur ini adalah suatu kondisi dimana tingkat

si
kemampuan materiil tertentu diri sendiri atau orang lain atau badan-badan hukum

ne
ng
menjadi meningkat atau bertambah nilainya dibandingkan sebelumnya yang
dilakukan dengan cara melawan hukum ;

do
gu Bahwa secara harafiah, pengertian memperkaya adalah menjadikan
bertambah kaya, sedangkan kaya artinya mempunyai banyak harta (uang dan
sebagainya). Pengertian memperkaya adalah menjadi orang belum kaya menjadi

In
A
kaya atau orang sudah kaya bertambah kaya (vide Kamus Umum Bahasa Indonesia
disusun oleh WJS Purwadarminta, terbitan Balai Pustaka, Tahun 1983, Halaman
ah

lik
453) ;
Menimbang, bahwa menurut DR. ANDI HAMZAH, SH., dalam bukunya
am

ub
“Korupsi di Indonesia, Masalah dan Pemecahannya”, terbitan PT. Gramedia, Tahun
1991, Halaman 92-98 menyatakan bahwa penafsiran istilah “memperkaya” antara
ep
yang harafiah dan yang dari perbuatan Undang-Undang hampir sama, yang terang
k

keduanya menunjukan perubahan kekayaan seseorang atau tambahan kekayaannya


ah

R
diukur dari penghasilan yang telah diperolehnya. Manakala telah nyata tersangka

si
telah terbukti mengambil uang negara, maka tidak perlu dihubungkan dengan apakah

ne
ng

kekayaan seimbang dengan penghasilannya atau pendapatannya. Apakah dipakai


untuk membeli harta kekayaan atau tidak, bukan persoalan dalam unsur ini ;
Menimbang, bahwa menurut Drs. ADAMI CHAZAWI, SH. dalam bukunya

do
gu

yang berjudul “Hukum Pidana Materiil dan Formil Korupsi di Indonesia” terbitan BAYU
MEDIA tahun 2005 halaman 40, memberikan penjelasan tentang pengertian
In
A

Perbuatan Memperkaya Diri Sendiri yakni sebagai berikut : Perbuatan Memperkaya


harus terdapat unsur :
ah

lik

1. Perolehan Kekayaan ;
2. Perolehan Kekayaan melampaui dari Sumber Kekayaan ;
m

ub

3. Ada Kekayaan yang sah sesuai dengan sumber kekayaannya dan


ada kelebihan Kekayaan yang tidak sah.
ka

ep

Bahwa memperkaya diri sendiri artinya diri si pembuat sendirilah yang


memperoleh atau bertambah kekayaannya secara tidak sah, sedangkan memperkaya
ah

orang lain adalah sebaliknya, orang yang kekayaannya bertambah atau memperoleh
R

es

kekayaan dari orang lain selain si pembuat. Demikian juga halnya dengan
M

memperkaya suatu korporasi, bukan si pembuat yang memperoleh atau bertambah


ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 71
am

u b
Direktori
72 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
kekayaannya oleh perbuatannya tetapi suatu korporasi. Walaupun si pembuat tidak

R
memperoleh atau bertambah kekayaannya, tetapi beban tanggung jawab pidananya

si
disamakan dengan diri yang mendapat kekayaan tersebut secara pribadi ;

ne
ng
Bahwa sejalan dengan penjelasan seperti tersebut di atas, praktek peradilan
dalam menerapkan unsur memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu

do
korporasi/badan telah memperoleh sejumlah uang atau harta benda dari perbuatan
gu
melawan hukum sebagaimana dalam Putusan Mahkamah Agung RI. Nomor : 275K/
Pid/1983 tanggal 15 Desember 1983 dalam perkara terdakwa Rs Natalegawa dan

In
A
Putusan Mahkamah Agung RI. Nomor : 951K/Pid/1982 tanggal 10 Agustus 1983
dalam perkara Yojiro Kitajama ;
ah

lik
Menimbang, bahwa berdasarkan fakta-fakta yang terungkap di persidangan,
yang dirangkaikan secara bersesuaian dari keterangan saksi-saksi dan keterangan
am

ub
terdakwa serta dihubungkan dengan barang bukti di persidangan, bahwa pada sekitar
tahun 1995, saksi Ir. Priyambodo membeli tanah C.1180 dari saksi Ngari Siran
ep
dengan harga Rp. 47.500,- (empat puluh tujuh ribu lima ratus rupiah) per meter, dan
k

setelah terjadi jual beli atas tanah tersebut, selanjutnya saksi Ir.
ah

R
PriyambodoTerdakwa melengkapi surat-surat untuk kepentingan pensertifikatan atas

si
tanah dimaksud, yakni surat-surat sebagai berikut :

ne
ng

1. Surat permohonan sertifikat yang ditanda tangani NGARI SIRAN ;


2. Surat keterangan Lurah Nomor : 594.3/43/1996 tanggal 22 Januari 1996 yang
menerangkan bahwa luas tanah C.1180 atas nama saksi Ngari Siran dengan

do
gu

luas kurang lebih 1.500 m2 , dengan perbatasan seluruhnya tanah Perumnas

dan diketahui oleh Camat Pedurungan ;


In
A

3. Surat Pernyataan saksi Ngari Siran tanggal 22 Januari 1996 yang menyatakan
bahwa tanah C.1180 luas 1.500 m2 belum ada sertifikatnya, diketahui Lurah
ah

lik

Tlogosari Kulon dan Camat Pedurungan (Terdakwa) ;


4. Surat Keterangan Lurah Tlogosari Kulon (Terdakwa) Nomor : 594.3/43 tanggal
m

ub

22 Januari 1996 yang menerangkan bahwa tanah C.1180 atas nama saksi
Ngari Siran seluas kurang lebih 1.500 m2 diketahui oleh Camat Pedurungan ;
ka

ep

5. Pernyataan atas batas tanah dan luas tanah tanggal 22 Januari 1996
ditandatangani saksi Ngari Siran, yang menyatakan bahwa tanah C.1180 luas
ah

kurang lebih 1.500 m2 dengan perbatasan seluruhnya Tanah Perumnas dan


R

es

diketahui oleh Lurah Tlogosari Kulon (Terdakwa) serta Camat Pedurungan ;


M

ng

6. Salinan buku C.Desa yang diketahui Lurah Tlogosari Kulon (Terdakwa) ;


on

72
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 72
am

u b
Direktori
73 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
Bahwa riwayat tanah milik saksi Ngari Siran dengan nomor C.1180, yang

R
merupakan tanah kantong tersebut tercatat dalam Buku Tanah Kelurahan Tlogosari

si
Kulon yang biasa disebut sebagai Buku C. Desa dengan nomor C.1180, yang dibeli

ne
ng
oleh saksi Ir. Priyambodo dari saksi Ngari Siran tersebut adalah sebagai berikut :
1. Berasal dari Tanah Bengkok Lurah dengan luas 6.650 m2 yang kemudian

do
gu
berpindah ke Nomor : C.105 atas nama Kosim Noerjono pada tanggal 8 April
1967 ;
2. Selanjutnya Tanah C.105 atas nama Kosim Noerjono seluas 6.650 m2 tersebut

In
A
dipecah-pecah menjadi 3 bagian yaitu :
a. Seluas 2730 m2ke No. 661 atas nama Markani Zulkani ;
ah

lik
b. Seluas 2730 m2 ke No. 327 atas nama Soeradi Kliswon, dan
sisanya ;
am

ub
c. Seluas 1500 m2 ke No.C.1180 atas nama saksi Ngari Siran ;

Bahwa tanah dengan nomor C.1180 atas nama saksi Ngari Siran batas-
ep
k

batasnya adalah sebagai berikut :


ah

• Batas sebelah Utara : Tanah Perumnas ;


R

si
• Batas sebelah Timur : Tanah Perumnas ;

• Batas sebelah Selatan : Tanah Perumnas ;

ne
ng

• Batas sebelah Barat : Tanah Perumnas ;


Bahwa setelah surat-surat tersebut dilengkapi ternyata saksi Ir. Priyambodo

do
gu

tidak meneruskan proses pensertifikatannya ke BPN Kota Semarang, akan tetapi


Terdakwa bersama dengan saksi Ngari Siran justru mendatangi Kantor Kelurahan
In
A

Tlogosari Kulon, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang menemui Terdakwa selaku


Lurah Tlogosari Kulon saat itu, dengan maksud meminta agar luas tanah C.1180
ah

lik

yang semula adalah 1.500 m2 dirubah menjadi 3.500 m2 , namun permintaan saksi Ir.
Priyambodo tersebut tidak disanggupi oleh Terdakwa, karena tidak ada alas hak yang
m

mendukungnya ;
ub

Bahwa kemudian oleh karena permintaan saksi Ir, Priyambodo tersebut tidak
ka

disanggupi oleh Terdakwa, lalu saksi Ir. Priyambodo menemui saksi Muhammad
ep

Yusuf Bin Hasan Moes selaku Kepala Perum Perumnas Unit Tlogosari Semarang
ah

dengan maksud meminta surat keterangan atas tanah saksi Ngaris Siran yang telah
R

dibeli oleh saksi Ir. Priyambodo ;


es
M

Bahwa atas permintaan saksi Ir. Priyambodo tersebut, kemudian ssksi


ng

Muhammad Yusuf Bin Hasan Moes menerbitkan Surat Keterangan Nomor : Cab.V/
on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 73
am

u b
Direktori
74 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
U.Tlgs/001/02/1996 tanggal 1 Pebruari 1996 yang ditandatangani oleh saksi

R
Muhammad Yusuf Bin Hasan Moes selaku Kepala Perum Perumnas Unit Tlogosari

si
Semarang, yang pada pokoknya menerangkan bahwa sebidang tanah yasan S II/SII

ne
ng
Nomor : C.1.180 dengan luas kurang lebih 3.500 m2 (tiga ribu lima ratus meter

persegi) yang berbatasan sekelilingnya dengan tanah milik Perum Perumnas adalah

do
gu
atas nama Ngari Siran dan tanah tersebut tidak termasuk yang dibebaskan Perum
Perumnas ;
Bahwa selanjutnya dengan adanya Surat Keterangan Nomor : Cab.V/

In
A
U.Tlgs/001/02/1996 tanggal 1 Pebruari 1996 yang ditandatangani oleh saksi
Muhammad Yusuf Bin Hasan Moes selaku dari Kepala Perum Perumnas Unit
ah

lik
Tlogosari tersebut, saksi Ir. Priyambodo menemui saksi Terdakwa selaku Lurah
Tlogosari Kulon untuk meneruskan permintaan merubah keterangan luas tanah
am

ub
C.1180 tersebut, dan kemudian Terdakwa selaku Lurah Tlogosari Kulon bersedia
merubah luas tanah C.1180 yang semula 1.500 m2 (seribu lima ratus meter persegi)
ep
dirubah menjadi 3.500 m2 (tiga ribu lima ratus meter persegi) ;
k
ah

Bahwa menyangkut perubahan luas tanah C.1180 yang semula 1.500 m2


R

si
(seribu lima ratus meter persegi) dirubah menjadi 3.500 m2 (tiga ribu lima ratus meter

persegi) tersebut, maka ada beberapa surat-surat yang dilakukan perubahan yaitu

ne
ng

sebagai berikut :
1. Surat permohonan sertifikat yang ditanda tangani saksi Ngari Siran ;

do
gu

2. Surat keterangan Lurah Tlogosari Kulon Nomor : 594.3/43/1996 tanggal 22


Januari 1996 yang menerangkan bahwa luas tanah C.1180 atas nama saksi
In
Ngari Siran dengan luas 3.500 m2 , dengan perbatasan seluruhnya tanah milik
A

Perumnas, yang diketahui oleh Camat Pedurungan ;


ah

3. Surat Pernyataan saksi Ngari Siran tanggal 22 Januari 1996 yang menyatakan
lik

bahwa tanah C.1180 luas 3.500 m2 (tiga ribu lima ratus meter persegi) belum

ada sertifikatnya, diketahui Lurah Tlogosari Kulon dan Camat Pedurungan ;


m

ub

4. Surat Keterangan Lurah Tlogosari Kulon Nomor : 594.3/43 tanggal 22 Januari


ka

1996 yang menerangkan bahwa tanah C.1180 atas nama saksi Ngari Siran
ep

seluas kurang lebih 3.500 m2 (tiga ribu lima ratusw meter persegi), diketahui
ah

oleh Camat Pedurungan, Kota Semarang ;


R

5. Pernyataan atas batas tanah dan luas tanah tanggal 22 Januari 1996
es
M

ditandatangani saksi Ngari Siran, yang menyatakan bahwa tanah C.1180 luas
ng

kurang lebih 3.500 m2 (tiga ribu lima ratus meter persegi) dengan perbatasan
on

74
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 74
am

u b
Direktori
75 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
sebelah Utara, sebelah Timur dan sebelah Barat dengan tanah milik Perumnas

R
sedangkan sebelah Selatan berbatasan dengan Jalan Arteri, yang diketahui

si
oleh Lurah Tlogosari Kulon serta Camat Pedurungan (saksi Sri Widodo Bin

ne
ng
Harjo Darsono) ;
6. Turunan Kutipan Daftar Buku C. Desa Kelurahan Tlogosari Kulon Kecamatan

do
gu Pedurungan untuk tanah milik saksi Ngari Siran nomor C.1180 yang semula
tertulis 150 da (seratus lima puluh deciare) dicoret dan diganti dengan 350 da
(tiga ratus lima puluh deci are) untuk kemudian diparaf oleh Terdakwa (Lurah

In
A
Tlogosari Kulon) serta diberi cap/stempel Kepala Kelurahan Tlogosari Kulon ;
Bahwa untuk menyesuaikan perubahan-perubahan tersebut, Terdakwa selaku
ah

lik
Lurah Tlogosari Kulon memerintahkan saksi Chafid Bin Zaenudin, staf Kelurahan
Tlogosari Kulon untuk merubah Buku C. Desa milik Kelurahan Tlogosari Kulon atas
am

ub
pencatatan tanah dengan No. C.1180 yang semula luasnya tercatat 150 da (seratus
lima puluh deciare), dirubah dengan cara tulisan angka 1 pada angka 150 ditindih
ep
dengan tulisan angka 3 menggunakan tinta yang sama sehingga terbaca 350 da (tiga
k

ratus lima puluh deciare) atau 3.500 m2 (tiga ribu lima ratus meter persegi) ;
ah

R
Bahwa dari rangkaian perbuatan tersebut terlihat adanya upaya Terdakwa

si
selaku Lurah Tlogsari Kulon,untuk mengaburkan data luas tanah yang sebenarnya

ne
ng

atas tanah C.1180 atas nama saksi Ngari Siran dan perbuatan Terdakwa tersebut
dilakukan bertentangan dengan tugas dan kewenangan Terdakwa selaku Lurah

do
Tlogosari Kulon, seharusnya Terdakwa dalam melayani masyarakat yang akan
gu

mensertifikatkan tanahnya melaksanakan prinsip tertib administrasi oleh karena


pelayanan pensertifikatan tanah kepada masyarakat merupakan bagian pelaksanaan
In
A

tugas Terdakwa selaku Lurah di bidang pemerintahan ;


Bahwa selanjutnya dengan menggunakan surat-surat yang berisikan data-
ah

lik

data yang telah diubah tersebut, saksi Ir. Priyambodo dengan mengatasnamakan
saksi Ngari Siran mengajukan Permohonan Sertifikat atas tanah C.1180 tersebut ke
m

ub

Kantor Pertanahan Kota Semarang ;


Bahwa atas dasar permohonan yang diajukan oleh saksi Ir. Priyambodo
ka

ep

tersebut, kemudian pada tanggal 1 Mei 1996 Kantor Pertanahan Kota Semarang
melakukan pengukuran dalam rangka proses pensertifikatan atas tanah C.1180
ah

dengan batas-batas yang telah dirubah, hasil dari pengukuran tersebut dituangkan
R

es

dalam Surat Ukur Nomor : 4638/1996, dimana dalam Surat Ukur tersebut disebutkan
M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 75
am

u b
Direktori
76 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
bahwa luas tanah C.1180 adalah 3.526 m2 (tiga ribu lima ratus dua puluh enam meter

si
persegi) ;
Bahwa selanjutnya pada tanggal 11 September 1996 saksi Ir. Priyambodo

ne
ng
melakukan tukar menukar tanah dengan saksi Muhammad Yusuf Bin Hasan Moes
yang bertindak atas nama Kepala Perum Perumnas Unit Tlogosari untuk tanah

do
gu
seluas 1.350 m2 (seribu tiga ratus lima puluh meter persegi), dan dituangkan dalam
Berita Acara Tukar Menukar Tanah Nomor : Cab.V/U.Tlgs/790/09/96 tanggal 11

In
September 1996 ;
A
Bahwa terhadap Surat Keterangan dari Kepala Perum Perumnas Unit
Tlogosari Nomor : Cab.V/U.Tlgs/001/02/1996 tanggal 1 Pebruari 1996 yang
ah

lik
ditandatangani oleh saksi Muhammad Yusuf Bin Hasan Moes dan Berita Acara Tukar
Menukar Tanah Nomor : Cab.V/U.Tlgs/790/09/96 tanggal 11 September 1996, oleh
am

ub
saksi Ir. Priyambodo juga dijadikan dasar untuk mengajukan permohonan
pensertifikatan tanah C.1180 atas nama saksi Ngari Siran ;
ep
Bahwa selanjutnya pada tanggal 18 Nopember 1996, Kantor Pertanahan Kota
k

Semarang menerbitkan Sertifikat Hak Milik Nomor : 258 atas nama saksi Ngari Siran
ah

R
dengan luas + 3.526 m2 ( tiga ribu lima ratus dua puluh enam meter persegi), dan

si
kemudian pada awal tahun 1997, saksi Ir. Priyambodo menjual tanah tersebut kepada

ne
ng

saksi Liem Wie Tjen dengan harga Rp. 575.000.000,- (lima ratus tujuh puluh lima juta
rupiah) dihadapan Notaris PPAT R. Soelarso Tandyopanitro, SH. dan dibuatkan Akta

do
Jual beli No.111/18/JB/PD/97 tanggal 7 Pebruari 1997 ;
gu

Menimbang, bahwa berdasarkan uraian fakta-fakta hukum tersebut di atas,


dikaitkan dengan pertimbangan mengenai pengertian mengenai “melawan hukum”
In
A

dan pengertian “memperkaya diri sendiri”, “memperkaya orang lain” dan


“memperkaya suatu badan” maka menurut Majelis Hakim, perbuatan Terdakwa
ah

lik

bersama-sama dengan saksi Ir. Priyambodo Prawirohardjo, MM Bin Ir. Ismoyo


Prawirohardjo tersebut merupakan perbuatan melawan hukum materiil (materiele
m

ub

wederrechtelijkheid), karena perbuatan merubah catatan luas tanah C.1180 dari yang
semula adalah 1.500 m2 (seribu lima ratus meter persegi) dirubah menjadi 3.500 m2
ka

ep

(tiga ribu lima ratus meter persegi) adalah nyata-nyata bertentangan dengan atau
melanggar hak subyektif orang lain, bertentangan dengan kewajiban hukum
ah

Terdakwa dan saksi Ir. Priyambodo Prawirohardo, MM Bin Ir. Ismoyo Prawirohardjo
es

untuk melindungi hak subyektif orang lain, serta bertentangan dengan asas kepatutan
M

ng

dan norma yang berlaku dalam masyarakat ;


on

76
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 76
am

u b
Direktori
77 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
Menimbang, bahwa menurut Majelis Hakim, perbuatan saksi Ir. Priyambodo

R
Prawirohardjo, MM mengajukan permohonan pensertifikatan tanah yang tercatat

si
dalam Buku C. Desa milik Kelurahan Tlogosari Kulon atas nama saksi Ngari Siran

ne
ng
Nomor : C.1180 dengan menggunakan surat-surat yang berisikan data-data yang
tidak benar karena telah diubah sedemikian rupa menyangkut luas tanahnya, telah

do
menyebabkan munculnya Sertifikat Hak Milik No. 258 dengan luas tanah 3.526 m2
gu
(tiga ribu lima ratus dua puluh enam meter persegi), padahal apabila data yang
diberikan adalah data yang benar maka luas tanah yang tersebut dalam Sertifikat Hak

In
A
Milik Nomor : 258 seharusnya adalah 1.500 m2 (seribu lima ratus meter persegi),
sehingga kemudian terdapat selisih seluas 2.026 m2 tersebut adalah merupakan
ah

lik
tanah milik Perum Perumnas Unit Tlogosari yang ikut masuk dalam perhitungan luas
tanah sebagaimana tersebut dalam Sertifikat Hak Milik Nomor : 258 ;
am

ub
Menimbang, bahwa oleh karena tanah dengan Sertifikat Hak Milik Nomor :
258 tersebut dengan luas 3.526 m2 (tiga ribu lima ratus dua puluh enam meter
ep
k

persegi) tersebut pada tanggal 7 Pebruari 1997 dijual oleh saksi Ir. Priyambodo
ah

Prawirohardjo, MM kepada saksi Liem Wie Tjen, maka menurut Majelis Hakim, saksi
R

si
Ir. Priyambodo Prawirohardjo, MM telah menerima kelebihan pembayaran atas tanah
seluas 2.026 m2 (dua ribu dua puluh enam meter persegi) milik Perum Perumnas Unit

ne
ng

Tlogosari, dan uang hasil penjualan tanah milik Perum Perumnas Unit Tlogosari
seluas 2.026 m2 (dua ribu dua puluh enam meter persegi) tersebut dinikmati oleh

do
gu

saksi Ir. Priyambodo Prawirohardjo sendiri, sehingga dengan demikian, perbuatan


Terdakwa adalah memperkaya orang lain, yang dalam hal ini adalah saksi Ir.
In
Priyambodo Prawirohardjo. MM ;
A

Menimbang, bahwa menurut keterangan saksi Drs. AGUS WURYANTO, Msi.,


ah

Kepala Bidang Pajak Daerah pada DPKAD Kota Semarang, bahwa dalam
lik

perhitungan NJOP Pajak Bumi dan Bangunan Tahun 1996 berdasarkan Data Base
Sismiop yang diberikan Kanwil DJP I Jawa Tengah untuk lokasi di Kelurahan
m

ub

Tlogosari Kulon Kecamatan Pedurungan Kota Semarang Jalan Arteri pada tahun
ka

1996 dengan perincian Blok 025, zona nilai tanah AT, harga NJOP Tahun 1996 per
ep

meter adalah sebesar Rp. 100.000,- (seratus ribu rupiah), sehingga secara nominal
ah

maka keuntungan yang diperoleh Terdakwa sebagai penambahan kekayaan yang


R

tidak sah bagi saksi Ir. Priyambodo Prawirohardjo, MM pada tanggal 7 Pebruari
es

Tahun 1997 atau setidaknya pada tahun 1997 adalah sebesar Rp. 202.600.000,- (dua
M

ng

ratus dua juta enam ratus ribu rupiah), sehingga dengan demikian, perbuatan
on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 77
am

u b
Direktori
78 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
Terdakwa tersebut merupakan perbuatan memperkaya diri sendiri dengan melawan

R
hukum, dimana pada saat terjadinya penjualan tanah Sertifikat Hak Milik Nomor : 258

si
tersebut, yaitu pada tanggal 7 Pebruari 1997 atau setidaknya pada tahun 1997 ada

ne
ng
penambahan kekayaan yang tidak sah bagi diri Terdakwa sebesar Rp. 202.600.000,-
(dua ratus dua juta enam ratus ribu rupiah) ;

do
gu Menimbang, bahwa berdasarkan uraian fakta-fakta dan pertimbangan-
pertimbangan tersebut di atas, maka pendapat Penasihat Hukum dalam Nota
Pembelaannya yang menyebutkan bahwa perbuatan Terdakwa bukanlah merupakan

In
A
perbuatan melawan hukum akan tetapi merupakan masalah administrasi tidaklah
beralasan hukum dan oleh karenanya harus ditolak ;
ah

lik
Menimbang, bahwa berdasarkan hal-hal yang dipertimbangkan tersebut di
atas, maka Majelis Hakim sependapat dengan Penuntut Umum bahwa unsur
am

ub
“Dengan melawan hukum memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu Badan”
ini telah terpenuhi oleh perbuatan Terdakwa SRI WIDODO, S.Sos Bin HARJO
ep
DARSONO ;
k
ah

R
3. Secara langsung atau tidak langsung merugikan Keuangan Negara dan atau

si
Perekonomian Negara atau diketahui atau patut disangka olehnya

ne
ng

merugikan keuangan Negara atau perekonomian Negara :


Menimbang, bahwa menurut Majelis Hakim, unsur ketiga ini bersifat alternatif,

do
yang berarti bahwa cukup salah satu kriteria dalam unsur ketiga ini yang terpenuhi
gu

oleh perbuatan terdakwa, maka unsur ketiga ini dinyatakan terpenuhi ;


Menimbang, bahwa di dalam penjelasan UU No. 3 Tahun 1971 disebutkan
In
A

bahwa “Keuangan negara” seperti yang dimaksud oleh Undang-undang ini meliputi
juga keuangan daerah atau suatu badan/badan hukum yang menggunakan modal
ah

lik

atau kelonggaran-kelonggaran dari negara atau masyarakat dengan dana-dana yang


diperoleh dari masyarakat tersebut untuk kepentingan sosial, kemanusiaan dan lain-
m

ub

lain, sedangkan perbuatan-perbuatan yang dapat merugikan “perekonomian negara”


ialah pelanggaran-pelanggaran pidana terhadap peraturan-peraturan yang
ka

ep

dikeluarkan oleh Pemerintah dalam bidang kewenangannya seperti dimaksud dalam


Ketetapan MPRS No. XXIII/MPRS/1966 ;
ah

Menimbang, bahwa dalam Pasal 1 ke-1 Undang-Undang No. 17 tahun 2003


R

es

tentang Keuangan Negara, disebutkan bahwa yang dimaksud dengan Keuangan


M

ng

Negara adalah semua hak dan kewajiban Negara yang dapat dinilai dengan uang,
on

78
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 78
am

u b
Direktori
79 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
serta segala sesuatu baik berupa uang maupun berupa barang yang dapat dijadikan

R
milik Negara berhubungan dengan pelaksanaan hak dan kewajiban tersebut, dan

si
dalam Pasal 2 disebutkan bahwa Keuangan Negara tersebut meliputi :

ne
ng
a. hak Negara untuk memungut pajak, mengeluarkam dan mengedarkan uang,
dan melakukan pinjaman ;

do
b. kewajiban Negara untuk menyelengarakan tugas layanan umum pemerintahan
gu Negara dan membayar tagihan pihak ketiga ;
c. Penerimaan Negara ;

In
A
d. Pengeluaran Negara ;
e. Penerimaan Daerah ;
ah

lik
f. Pengeluaran Daerah ;
g. Kekayaan Negara/kekayaan daerah yang dikelola sendiri atau pihak lain
am

ub
berupa uang, surat berharga, piutang, barang, serta hak-hak lain yang dapat
dinilai dengan uang, termasuk kekayaan yang dipisahkan pada perusahaan
ep
Negara/perusahaan daerah ;
k

h. kekayaan pihak lain yang dikuasai pemerintah dan/atau kepentingan umum ;


ah

R
i. kekayaan pihak lain yang diperoleh dengan menggunakan fasilitas yang

si
diberikan pemerintah ;

ne
ng

Menimbang, bahwa di dalam Penjelasan Umum Undang-Undang Nomor 31


Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dijelaskan bahwa yang
dimaksud dengan Perekonomian Negara adalah kehidupan perekonomian yang

do
gu

disusun sebagai usaha bersama berdasarkan azas kekeluargaan ataupun usaha


masyarakat secara mandiri yang didasarkan pada kebijakan pemerintah, baik di
In
A

tingkat pusat maupun di daerah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-


undangan yang berlaku yang bertujuan memberikan manfaat, kemakmuran, dan
ah

lik

kesejahteraan kepada seluruh kehidupan masyarakat ;


Menimbang, bahwa menurut Yunus Husein, bahwa terdapat tiga kemungkinan
m

ub

terjadinya kerugian Negara, yaitu kerugian Negara yang terkait dengan beberapa
transaksi antara lain : transaksi barang dan jasa, transaksi yang terkait dengan utang
ka

piutang, dan transaksi dengan biaya dan pendapatan. Tiga kemungkinan terjadinya
ep

kerugian Negara tersebut menumbulkan beberapa kemungkinan perbuatan atau


ah

peristiwa yang dapat merugikan keuangan Negara, antara lain :


R

es
M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 79
am

u b
Direktori
80 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
1. Terdapat pengadaan barang-barang dengan harga yang tidak wajar karena jauh

R
di atas harga pasar, sehingga dapat merugikan keuangan Negara sebesar selisih

si
harga pembelian dengan harga pasar atau harga yang sewajarnya ;

ne
ng
2. Harga pengadaan barang dan jasa wajar, tapi tidak sesuai dengan spesifikasi
barang dan jasa yang dipersyaratkan. Kalau harga barang dan jasa murah tetapi

do
kualitas barang dan jasa kurang baik, maka dapat dikatakan juga merugikan
gu
keuangan Negara ;
3. Terdapat transaksi yang memperbesar utang Negara secara tidak wajar, sehingga

In
A
dapat dikatakan merugikan keuangan Negara. Karena kewajiban Negara untuk
membayar utang semakin besar ;
ah

lik
4. Berkurangnya piutang Negara secara tidak wajar dapat juga dikatakan merugikan
keuangan Negara ;
am

ub
5. Kerugian Negara juga dapat terjadi kalau asset Negara berkurang karena dijual
dengan harga murah atau dihibahkan kepada pihak lain atau ditukar dengan pihak
ep
swasta atau perorangan (rusilag) ;
k

6. Untuk merugikan keuangan Negara salah satunya dilakukan dengan


ah

R
memperbesar biaya instansi atau perusahaan. Hal ini dapat terjadi baik karena

si
pemborosan atau dengan cara lain seperti membuat biaya fiktif. Dengan biaya

ne
ng

yang diperbesar, keuntungan perusahaan yang menjadi objek pajak semakin


kecil ; dan
7. Hasil penjualan perusahaan dilaporkan lebih kecil dari penjualan yang

do
gu

sebenarnya, sehingga mengurangi penerimaan resmi perusahaan tersebut ;


Menimbang, bahwa sebagaimana telah dipertimbangkan dalam pertimbangan
In
A

unsur kedua di atas, bahwa perbuatan Terdakwa selaku Lurah Tlogsari Kulon yang
mengaburkan data luas tanah yang sebenarnya atas tanah C.1180 atas nama saksi
ah

lik

Ngari Siran dimana perbuatan Terdakwa tersebut dilakukan bertentangan dengan


tugas dan kewenangan Terdakwa selaku Lurah Tlogosari Kulon, maka selanjutnya
m

ub

saksi Ir. Priyambodo Prawirohardjo, MM mengajukan permohonan pensertifikatan


tanah yang tercatat dalam Buku C. Desa milik Kelurahan Tlogosari Kulon atas nama
ka

saksi Ngari Siran nomor : C.1180 dengan menggunakan surat-surat yang berisikan
ep

data-data yang tidak benar tersebut, telah menyebabkan munculnya sertifikat Hak
ah

Milik No. 258 dengan luas tanah 3.526 m2 , padahal apabila data yang diberikan
R

es

adalah data yang benar maka luas tanah yang tersebut dalam Sertifikat Hak Milik No.
M

258 seharusnya adalah 1.500 m2, sehingga terdapat selisih seluas 2.026 m2 , dimana
ng

on

80
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 80
am

u b
Direktori
81 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
selisih seluas 2.026 m2tersebut adalah merupakan tanah milik Perum Perumnas Unit

si
Tlogosari yang ikut masuk dalam perhitungan luas tanah sebagaimana tersebut
dalam Sertifikat Hak Milik No. 258;

ne
ng
Bahwa oleh karena tanah kelebihan seluas 2.026 m2 tersebut merupakan aset

dari Perum Perumnas Unit Tlogosari dan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor

do
gu
12 Tahun 1988 tanggal 25 Oktober 1988 dijelaskan bahwa Perum Perumnas
merupakan Badan Usaha Milik Negara yang berarti Perum Perumnas merupakan

In
badan hukum yang menggunakan modal atau kelonggaran-kelonggaran dari negara,
A
sehingga kerugian keuangan Perum Perumnas Tlogosari Semarang tersebut adalah
merupakan kerugian Keuangan Negara ;
ah

lik
Menimbang, bahwa perhitungan kerugian yang dialami oleh Perum Perumnas
Unit Tlogosari tersebut adalah dihitung berdasarkan NJOP Pajak Bumi dan Bangunan
am

ub
Tahun 2013 yaitu sebesar Rp. 1.573.000,- (satu juta lima ratus tujuh puluh tiga ribu
rupiah) per meter, maka total kerugian Keuangan Negara cq. Perum Perumnas
ep
adalah 2.026m2 x Rp. 1.573.000,- = Rp. 3.186.898.000.- (tiga milyar seratus delapan
k
ah

puluh enam juta delapan ratus sembilan puluh delapan ribu rupiah) ;
R
Menimbang, bahwa dalam Nota Pembelaannya, Penasihat Hukum Terdakwa

si
menyatakan bahwa unsur ketiga ini tidak terpenuhi dengan alasan bahwa :

ne
ng

• Berdasarkan keterangan saksi Ir. Chavid Ma’ruf, Perumnas tidak merasa


dirugikan/kehilangan tanah ;

do
gu

• Bahwa yang diajukan oleh Penuntut Umum adalah gambar Site Plan
Perumnas bukan Ploating dari Kantor Pertanahan untuk menentukan luasan
tanah Perumnas yang hilang;
In
A

• Bahwa Penuntut Umum tidak pernah menghadirkan audit BPK/BPKP guna


menentukan besarnya kerugian Negara, kecuali NJOP Tahun 2013, dimana
ah

lik

untuk menghitung kerugian Negara haruslah lembaga yang berwenang, yaitu


BPK/BPKP ;
m

ub

Menimbang, bahwa menurut Majelis Hakim, hal-hal yang dikemukakan oleh


ka

Penasihat Hukum Terdakwa tersebut kontradiktif antara satu dengan lainnya, dimana
ep

disatu sisi Penasihat Hukum menyatakan bahwa untuk menentukan kerugian Negara
haruslah lembaga yang berwenang, dalam hal ini BPK atau BPKP akan tetapi di lain
ah

sisi Penasihat Hukum Terdwakwa menyatakan bahwa Perum Perumnas tidak


es

mendertita kerugian sesuai dengan keterangan saksi Ir. Chavid Ma’ruf ;


M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 81
am

u b
Direktori
82 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
Menimbang, bahwa terlepas dari pendapat Penasihat Hukum Terdakwa

R
tersebut, bahwa berdasarkan Penjelasan Pasal 6 Undang-Undang No. 30 Tahun

si
2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), bahwa instansi yang berwenang

ne
ng
melakukan penghitungan kerugian Negara tersebut adalah BPK, BPKP, KPKPN,
inspektorat pada Departemen atau Lembaga Pemerintah Non Departemen ;

do
gu Menimbang, bahwa menurut Majelis Hakim, Kejaksaan yang juga mempunyai
fungsi inspeksi terhadap Lembaga Negara berwenang untuk melakukan perhitungan
kerugian Negara tersebut, dan bahkan Majelis Hakim yang memeriksa perkaranya

In
A
berwenang untuk melakukan perhitungan sendiri terhadap kerugian keuangan
Negara atas perkara yang ditanganinya sesuai dengan fakta-fakta di persidangan ;
ah

lik
Menimbang, bahwa berdasarkan hal-hal yang dipertimbangkan di atas, maka
menurut Majelis Hakim, alasan-alasan yang dikemukakan oleh Penasihat Hukum
am

ub
Terdakwa tersebut tidak beralasan dan oleh karenanya harus ditolak ;
Menimbang, bahwa berdasarkan uraian fakta dan pertimbangan-pertimbangan
ep
tersebut di atas, maka Majelis Hakim sependapat dengan Penuntut Umum, bahwa
k

unsur “Secara langsung atau tidak langsung merugikan Keuangan Negara dan atau
ah

R
Perekonomian Negara atau diketahui atau patut disangka olehnya merugikan

si
keuangan Negara atau perekonomian Negara” ini telah terpenuhi oleh perbuatan

ne
ng

Terdakwa SRI WIDODO, S.Sos Bin HARJO DARSONO ;

4. Orang yang melakukan, menyuruh melakukan atau turut serta melakukan :

do
gu

Menimbang, bahwa unsur kelima ini merupakan perumusan Pasal 55 ayat (1)
ke 1 KUHP adalah sesuai dengan tuntutan Penuntut Umum bahwa terdakwa terbukti
In
A

bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara berama-sama maka Majelis Hakim
akan mempertimbangkan apakah benar terhadap para Terdakwa dapat diterapkan
ah

lik

pasal tentang penyertaan dalam hal turut serta ;


Menimbang, bertitik tolak dari ketentuan pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, maka
m

ub

yang diklasifikasikan sebagai pelaku (dader) adalah mereka yang melakukan sendiri
tindak pidana (plegen), mereka yang menyuruh orang lain melakukan suatu tindak
ka

ep

pidana (Doe plegen), mereka yang turut serta (bersama-sama)melakukan tindak


pidana (mede plegen) dan mereka yang dengan sengaja menganjurkan
ah

(menggerakkan) orang lain yang melakukan tindak pidana (uitloking) ;


R

es

Menimbang, bahwa dalam doktrin hukum pidana, pengertian ”turut serta”


M

ng

dikenal beberapa pendapat, yaitu antara lain :


on

82
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 82
am

u b
Direktori
83 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
1. Prof. Mr. W.H.A. Jonkers, dalam bukunya Inleiding tot de Strafrechts

R
Dogmatiek, 1984, halaman : 104, menyatakan : ”Ada dua syarat dari medeplegen

si
yaitu :

ne
ng
- adanya rencana bersama (gemeenschappelijk plan), ini berarti harus ada
suatu opzet bersama untuk bertindak ;

do
2.
gu
- adanya pelaksanaan bersama (gemeenschappelijk uitvoering) ;

Roeslan Saleh, SH. dalam bukunya Kitab Undang-undang Hukum Pidana

In
A
dengan penjelasan, penerbit Gajah Mada Yogyakarta, halaman : 11,
menyatakan sebagai berikut:
ah

lik
”Tetapi janganlah hendaknya mengartikan bahwa dalam hal turut serta
melakukan ini tiap-tiap peserta harus melakukan perbuatan pelaksanaan, yang
am

ub
utama adalah bahwa dalam melakukan perbuatan itu ada kerjasama yang erat
antara mereka itu. Hal ini kiranya dapat ditentukan sebagai hakekat dari turut
serta melakukan ;
ep
k

Jika turut serta melakukan ini adalah adanya kerjasama yang erat antara
ah

mereka maka untuk dapat menentukan apakah ada turut serta melakukan atau
R

si
tidak, kita tidak melihat kepada perbuatan masing-masing peserta secara satu

ne
persatu dan berdiri sendiri, terlepas dari hubungan perbuatan-perbuatan
ng

peserta lainnya, melainkan melihat perbuatan masing-masing peserta dalam


hubungan dan sebagai kesatuan dengan perbuatan peserta-peserta lainnya ;

do
gu

3. Prof. Satochid Kartanegara, SH, dalam bukunya “Hukum Pidana Kumpulan


Kuliah Bagian Dua”, penerbit Balai Lektur Mahasiswa, halaman 5 dan 13,
In
A

mengemukakan bahwa yang diatur dalam Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP adalah
siapa yang dianggap sebagai pelaku (dader). Pelaku yaitu barang siapa yang
ah

lik

memenuhi semua unsur dari yang terdapat dalam perumusan-perumusan delik.


Sedangkan yang menyuruh melakukan (doen pleger) adalah seseorang yang
m

ub

berkehendak untuk melakukan sesuatu delik tidak melakukannya sendiri, akan


tetapi menyuruh orang lain untuk melakukannya ;
ka

ep

4. Noyon yang diikuti Mr. Tresna dalam bukunya “Asas-asas Hukum Pidana”
ah

menyatakan bahwa Mededader adalah orang yang menjadi kawan pelaku,


R

sedangkan Medepleger adalah orang yang ikut serta melakukan peristiwa


es

pidana. Mededader itu orang yang bersama orang lain menyebabkan peristiwa
M

ng

pidana dengan peranan yang sama derajatnya. Dengan perkataan lain orang-
on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 83
am

u b
Direktori
84 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
orang tersebut harus memenuhi semua unsur peristiwa pidana bersangkutan.

R
Sedangkan pada medeplager, peranan masing-masing yang menyebabkan

si
peristiwa pidana tidak sama derajatnya, yang satu menjadi dader, yang lain

ne
ng
hanya ikut serta (medepleger) saja. Jadi medepleger tidak memenuhi semua
unsur peristiwa pidana tersebut. Namun walaupun demikian sesuai Pasal 55

do
guKUHP, baik mededader dan medepleger dipidana sebagai dader (vide: Prof.
Drs. C.S.T. Kansil, SH dan Christine ST. Kansil, S.H.M.H., dalam bukunya
Pokok-Pokok Hukum Pidana, Hukum Pidana Untuk Tiap Orang”, Penerbit PT.

In
A
Pradya Paramita Jakarta, halaman 42) ;
ah

5. Drs. Adami Chazawi dalam bukunya, “Hukum Pidana, bagian 3, Percobaan dan

lik
Penyertaan, halaman 81, menyebutkan bahwa “pembuat dalam arti orang yang
disebut dalam Pasal 55 ayat (1) tidak melakukan tindak pidana secara pribadi,
am

ub
melainkan secara bersama-sama dengan orang lain dalam mewujudkan tindak
pidana itu. Jika dilihat dari sudut perbuatan mana hanyalah memenuhi sebagian
ep
k

dari syarat/unsur tindak pidana. Semua syarat tindak pidana terpenuhi tidak oleh
ah

satu peserta, akan tetapi oleh rangkaian semua peserta” ;


R

si
6. Prof. SIMONS dan Prof. LANGEMEIJER menyatakan : ”Medeplegen
veronderstelt bewuztzjin van samenwerking yang artinya : ”perbuatan

ne
ng

turut melakukan itu menunjukkan kesadaran tentang adanya suatu


kerjasama”. Untuk adanya suatu kerjasama itu tidak perlu bahwa para

do
gu

peserta yang melakukan suatu tindak pidana itu sebelumnya telah


memperjanjikan suatu kerja sama seperti itu, melainkan cukup apabila
In
A

pada saat suatu tindak pidana itu dilakukan, setiap orang di antara para
peserta itu mengetahui bahwa mereka itu bekerja sama dengan orang
ah

lik

lain”;

7. Putusan Hoge Raad 9 Februari 1914 Nomor NJ 1914, 648 W 9620, dinyatakan:
m

ub

”Untuk turut serta melakukan itu disyaratkan bahwa setiap pelaku mempunyai
ka

opzet dan pengetahuan yang ditentukan. Untuk dapat menyatakan telah


ep

bersalah turut serta melakukan haruslah diselidiki dan terbukti bahwa tiap-tiap
ah

peserta itu mempunyai pengetahuan dan keinginan untuk melakukan


R

kejahatan itu” ;
es
M

8. Putusan Hoge Raad 29 Juni 1936 Nomor 1047, dinyatakan :


ng

on

84
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 84
am

u b
Direktori
85 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
”Turut serta melakukan itu dapat terjadi jika dua orang atau lebih melakukan

R
secara bersama-sama suatu perbuatan yang dapat dihukum, sedang dengan

si
perbuatan masing-masing saja maksud itu tidak akan dapat dicapai” ;

ne
ng
9. Yurisprudensi Putusan Mahkamah Agung RI tanggal 22 Desember 1955

Nomor : 1/1955/M.Pid menguraikan tentang pengertian turut serta tersebut

do
gupada pokoknya sebagai berikut ;
- Bahwa Terdakwa adalah medepleger (kawan peserta) dari kejahatan yang

In
A
didakwakan, dapat disimpulkan dari peristiwa yang menggambarkan bahwa
Terdakwa dengan saksi bekerja sama-sama dengan sadar dan erat untuk
ah

melakukan tindak pidana yang didakwakan kepadanya ;

lik
- Bahwa selaku medepleger dari tindak pidana yang didakwakan kepada
terdakwa tidak perlu melakukan sendiri perbuatan pelaksanaan tindak
am

ub
pidana ;
- Bahwa seorang medepleger yang turut melakukan tindak pidana tidak usah
ep
k

memenuhi segala unsur yang oleh Undang-undang dirumuskan untuk


ah

tindak pidana itu ;


R

si
Menimbang, bahwa dalam perkara a quo, Terdakwa SRI WIDODO Bin
HARJO DARSONO telah didakwakan melakukan tindak pidana baik secara sendiri-

ne
ng

sendiri atau bersama-sama dengan MUHAMMAD YUSUF Bin HASAN MOES dan
IR. PRIYAMBODO PRAWIROHARDJO, MM Bin IR. ISMOYO PRAWIROHARDJO

do
gu

dan oleh karena itu perlu dibuktikan apakah perbuatan yang didakwakan kepada
Terdakwa SRI WIDODO Bin HARJO DARSONO dilakukan secara sendiri-sendiri
In
A

atau bersama-sama dengan orang lain ;

Menimbang, bahwa berdasarkan keterangan saksi-saksi, keterangan


ah

lik

Terdakwa, dihubungkan dengan barang bukti yang diajukan dalam perkara a quo,
yang apabila satu dengan lainnya dirangkaikan secara bersesuaian, maka di peroleh
m

ub

fakta-fakta sebagai berikut :


Bahwa pada sekitar tahun 1995, saksi Ir. Priyambodo Prawirohardjo, MM
ka

ep

membeli tanah C.1180 dari saksi Ngari Siran dengan harga Rp. 47.500,- (empat
puluh tujuh ribu lima ratus rupiah) per meter, dan setelah terjadi jual beli atas tanah
ah

tersebut, selanjutnya Terdakwa melengkapi surat-surat untuk kepentingan


R

es

pensertifikatan atas tanah dimaksud, yakni surat-surat sebagai berikut :


M

1. Surat permohonan sertifikat yang ditanda tangani NGARI SIRAN ;


ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 85
am

u b
Direktori
86 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
2. Surat keterangan Lurah Nomor : 594.3/43/1996 tanggal 22 Januari 1996 yang

R
menerangkan bahwa luas tanah C.1180 atas nama saksi Ngari Siran dengan

si
luas kurang lebih 1.500 m2 , dengan perbatasan seluruhnya tanah Perumnas

ne
ng
dan diketahui oleh Camat Pedurungan ;
3. Surat Pernyataan saksi Ngari Siran tanggal 22 Januari 1996 yang menyatakan

do
gu bahwa tanah C.1180 luas 1.500 m2 belum ada sertifikatnya, diketahui Lurah
Tlogosari Kulon (Terdakwa) dan Camat Pedurungan ;

In
4. Surat Keterangan Lurah Tlogosari Kulon (Terdakwa) Nomor : 594.3/43 tanggal
A
22 Januari 1996 yang menerangkan bahwa tanah C.1180 atas nama saksi
Ngari Siran seluas kurang lebih 1.500 m2 diketahui oleh Camat Pedurungan ;
ah

lik
5. Pernyataan atas batas tanah dan luas tanah tanggal 22 Januari 1996
ditandatangani saksi Ngari Siran, yang menyatakan bahwa tanah C.1180 luas
am

ub
kurang lebih 1.500 m2 dengan perbatasan seluruhnya Tanah Perumnas dan

diketahui oleh Lurah Tlogosari Kulon (Terdakwa) serta Camat Pedurungan ;


ep
k

6. Salinan buku C.Desa yang diketahui Lurah Tlogosari Kulon (Terdakwa) ;


ah

Bahwa riwayat tanah milik saksi Ngari Siran dengan nomor C.1180, yang
R

si
merupakan tanah kantong tersebut tercatat dalam Buku Tanah Kelurahan Tlogosari
Kulon yang biasa disebut sebagai Buku C. Desa dengan nomor C.1180, yang dibeli

ne
ng

oleh saksi Ir. Priyamboso Prawirohardjo, MM dari saksi Ngari Siran tersebut adalah
sebagai berikut :

do
gu

1. Berasal dari Tanah Bengkok Lurah dengan luas 6.650 m2 yang kemudian

berpindah ke Nomor : C.105 atas nama Kosim Noerjono pada tanggal 8 April
In
1967 ;
A

2. Selanjutnya Tanah C.105 atas nama Kosim Noerjono seluas 6.650 m2 tersebut
ah

dipecah-pecah menjadi 3 bagian yaitu :


lik

a. Seluas 2730 m2ke No. 661 atas nama Markani Zulkani ;

b. Seluas 2730 m2 ke No. 327 atas nama Soeradi Kliswon, dan sisanya ;
m

ub

c. Seluas 1500 m2 ke No.C.1180 atas nama saksi Ngari Siran ;


ka

Bahwa tanah dengan nomor C.1180 atas nama saksi Ngari Siran batas-
ep

batasnya adalah sebagai berikut :


ah

• Batas sebelah Utara : Tanah Perumnas ;


R

• Batas sebelah Timur : Tanah Perumnas ;


es
M

• Batas sebelah Selatan : Tanah Perumnas ;


ng

on

86
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 86
am

u b
Direktori
87 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
• Batas sebelah Barat : Tanah Perumnas ;

si
Bahwa setelah surat-surat tersebut dilengkapi ternyata saksi Ir. Priyambodo
Prawirohardjo tidak meneruskan proses pensertifikatannya ke BPN Kota Semarang,

ne
ng
akan tetapi saksi Priyambodo Prawiroharjo bersama dengan saksi Ngari Siran justru
mendatangi Kantor Kelurahan Tlogosari Kulon, Kecamatan Pedurungan, Kota

do
gu
Semarang menemui Terdakwa selaku Lurah Tlogosari Kulon saat itu, dengan maksud
meminta agar luas tanah C.1180 yang semula adalah 1.500 m2 dirubah menjadi
3.500 m2 , namun permintaan saksi Ir. Priyambodo Prawirohardjo, MM tersebut tidak

In
A
disanggupi oleh Terdakwa karena tidak ada alas hak yang mendukungnya ;
Bahwa kemudian oleh karena permintaannya tidak disanggupi oleh Terdakwa,
ah

lik
lalu saksi Ir. Priyambodo Prawirohardjo menemui saksi Muhammad Yusuf Bin Hasan
Moes selaku Kepala Perum Perumnas Unit Tlogosari Semarang dengan maksud
am

ub
meminta surat keterangan atas tanah saksi Ngari Siran yang telah dibeli oleh saksi Ir.
Priyambodo Prawirohardjo, MM ;
ep
k

Bahwa atas permintaan saksi Ir. Priyambodo Prawirohardjo, MM tersebut,


kemudian ssksi Muhammad Yusuf Bin Hasan Moes menerbitkan Surat Keterangan
ah

R
Nomor : Cab.V/U.Tlgs/001/02/1996 tanggal 1 Pebruari 1996 yang ditandatangani oleh

si
saksi Muhammad Yusuf Bin Hasan Moes selaku Kepala Perum Perumnas Unit

ne
ng

Tlogosari Semarang, yang pada pokoknya menerangkan bahwa sebidang tanah


yasan S II/SII Nomor : C.1.180 dengan luas kurang lebih 3.500 m2 (tiga ribu lima ratus

do
gu

meter persegi) yang berbatasan sekelilingnya dengan tanah milik Perum Perumnas
adalah atas nama saksi Ngari Siran dan tanah tersebut tidak termasuk yang
dibebaskan Perum Perumnas ;
In
A

Bahwa selanjutnya dengan adanya Surat Keterangan Nomor : Cab.V/


U.Tlgs/001/02/1996 tanggal 1 Pebruari 1996 yang ditandatangani oleh saksi
ah

lik

Muhammad Yusuf Bin Hasan Moes selaku dari Kepala Perum Perumnas Unit
Tlogosari tersebut, saksi Ir. Priyambodo Prawirohardjo, MM menemui Terdakwa
m

ub

selaku Lurah Tlogosari Kulon untuk meneruskan permintaan merubah keterangan


luas tanah C.1180 tersebut, dan kemudian Terdakwa selaku Lurah Tlogosari Kulon
ka

ep

bersedia merubah lusa tanah C.1180 yang semula 1.500 m2 (seribu lima ratus meter

persegi) dirubah menjadi 3.500 m2 (tiga ribu lima ratus meter persegi) ;
ah

Bahwa menyangkut perubahan luas tanah C.1180 yang semula 1.500 m2


es

(seribu lima ratus meter persegi) dirubah menjadi 3.500 m2 (tiga ribu lima ratus meter
M

ng

on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 87
am

u b
Direktori
88 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
persegi) tersebut, maka ada beberapa surat-surat yang dilakukan perubahan yaitu

si
sebagai berikut :
1. Surat permohonan sertifikat yang ditanda tangani saksi Ngari Siran ;

ne
ng
2. Surat keterangan Lurah Tlogosari Kulon Nomor : 594.3/43/1996 tanggal 22
Januari 1996 yang menerangkan bahwa luas tanah C.1180 atas nama saksi Ngari

do
gu
Siran dengan luas 3.500 m2 , dengan perbatasan seluruhnya tanah milik
Perumnas, yang diketahui oleh Camat Pedurungan ;

In
3. Surat Pernyataan saksi Ngari Siran tanggal 22 Januari 1996 yang menyatakan
A
bahwa tanah C.1180 luas 3.500 m2 (tiga ribu lima ratus meter persegi) belum ada
sertifikatnya, diketahui Lurah Tlogosari Kulon dan Camat Pedurungan ;
ah

lik
4. Surat Keterangan Lurah Tlogosari Kulon Nomor : 594.3/43 tanggal 22 Januari
1996 yang menerangkan bahwa tanah C.1180 atas nama saksi Ngari Siran seluas
am

ub
kurang lebih 3.500 m2 (tiga ribu lima ratusw meter persegi), diketahui oleh Camat

Pedurungan, Kota Semarang ;


ep
k

5. Pernyataan atas batas tanah dan luas tanah tanggal 22 Januari 1996
ah

ditandatangani saksi Ngari Siran, yang menyatakan bahwa tanah C.1180 luas
R

si
kurang lebih 3.500 m2 (tiga ribu lima ratus meter persegi) dengan perbatasan

sebelah Utara, sebelah Timur dan sebelah Barat dengan tanah milik Perumnas

ne
ng

sedangkan sebelah Selatan berbatasan dengan Jalan Arteri, yang diketahui oleh
Lurah Tlogosari Kulon serta Camat Pedurungan (saksi Sri Widodo Bin Harjo

do
gu

Darsono) ;
6. Turunan Kutipan Daftar Buku C. Desa Kelurahan Tlogosari Kulon Kecamatan
In
Pedurungan untuk tanah milik saksi Ngari Siran nomor C.1180 yang semula
A

tertulis 150 da (seratus lima puluh deciare) dicoret dan diganti dengan 350 da (tiga
ratus lima puluh deci are) untuk kemudian diparaf olehTerdakwa selaku Lurah
ah

lik

Tlogosari Kulon serta diberi cap/stempel Kepala Kelurahan Tlogosari Kulon ;


Bahwa untuk menyesuaikan perubahan-perubahan tersebut, Terdakwa selaku
m

ub

Lurah Tlogosari Kulon memerintahkan saksi Chafid Bin Zaenudin, staf Kelurahan
ka

Tlogosari Kulon untuk merubah Buku C. Desa milik Kelurahan Tlogosari Kulon atas
ep

pencatatan tanah dengan No. C.1180 yang semula luasnya tercatat 150 da (seratus
lima puluh deciare), dirubah dengan cara tulisan angka 1 pada angka 150 ditindih
ah

dengan tulisan angka 3 menggunakan tinta yang sama sehingga terbaca 350 da (tiga
es

ratus lima puluh deciare) atau 3.500 m2 (tiga ribu lima ratus meter persegi) ;
M

ng

on

88
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 88
am

u b
Direktori
89 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
Bahwa selanjutnya dengan menggunakan surat-surat yang berisikan data-

R
data yang telah diubah tersebut, saksi Ir. Priyambodo Prawirohardjo, MM dengan

si
mengatasnamakan saksi Ngari Siran mengajukan Permohonan Sertifikat atas tanah

ne
ng
C.1180 tersebut ke Kantor Pertanahan Kota Semarang ;
Bahwa atas dasar permohonan yang diajukan oleh sajksi Ir. Priyambodo

do
Prawirohardjo, MM tersebut, kemudian pada tanggal 1 Mei 1996 Kantor Pertanahan
gu
Kota Semarang melakukan pengukuran dalam rangka proses pensertifikatan atas
tanah C.1180 dengan batas-batas yang telah dirubah, hasil dari pengukuran tersebut

In
A
dituangkan dalam Surat Ukur Nomor : 4638/1996, dimana dalam Surat Ukur tersebut
disebutkan bahwa luas tanah C.1180 adalah 3.526 m2 (tiga ribu lima ratus dua puluh
ah

lik
enam meter persegi) ;
Bahwa selanjutnya pada tanggal 11 September 1996 saksi Ir. Priyambodo
am

ub
Prawirohardjo, MM melakukan tukar menukar tanah dengan saksi Muhammad Yusuf
Bin Hasan Moes yang bertindak atas nama Kepala Perum Perumnas Unit Tlogosari
ep
untuk tanah seluas 1.350 m2 (seribu tiga ratus lima puluh meter persegi), dan
k

dituangkan dalam Berita Acara Tukar Menukar Tanah Nomor : Cab.V/


ah

R
U.Tlgs/790/09/96 tanggal 11 September 1996 ;

si
Bahwa terhadap Surat Keterangan dari Kepala Perum Perumnas Unit

ne
ng

Tlogosari Nomor : Cab.V/U.Tlgs/001/02/1996 tanggal 1 Pebruari 1996 yang


ditandatangani oleh saksi Muhammad Yusuf Bin Hasan Moes dan Berita Acara Tukar

do
Menukar Tanah Nomor : Cab.V/U.Tlgs/790/09/96 tanggal 11 September 1996, oleh
gu

saksi Ir. Priyambodo Prawirohardjo, MM juga dijadikan dasar untuk mengajukan


permohonan pensertifikatan tanah C.1180 atas nama saksi Ngari Siran ;
In
A

Bahwa selanjutnya pada tanggal 18 Nopember 1996, Kantor Pertanahan Kota


Semarang menerbitkan Sertifikat Hak Milik Nomor : 258 atas nama saksi Ngari Siran
ah

lik

dengan luas + 3.526 m2 ( tiga ribu lima ratus dua puluh enam meter persegi), dan
kemudian pada awal tahun 1997, saksi Ir. Priyambodo Prawirohardjo, MM menjual
m

ub

tanah tersebut kepada saksi Liem Wie Tjen dengan harga Rp. 575.000.000,- (lima
ratus tujuh puluh lima juta rupiah) dihadapan Notaris PPAT R. Soelarso
ka

ep

Tandyopanitro, SH. dan dibuatkan Akta Jual beli No.111/18/JB/PD/97 tanggal 7


Pebruari 1997 ;
ah

Menimbang, bahwa berdasarkan uraian fakta tersebut di atas, maka menurut


es

Majelis hakim, antara Terdakwa selaku Lurah Tlogosari Kulon, saksi Ir. Priyambodo
M

ng

Prawirohardjo MM Bin Ir. Ismoyo Prawirohardjo dan saksi Muhammad Yusuf Bin
on
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 89
am

u b
Direktori
90 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
Hasan Moes selaku Kepala Unit Perumnas Tlogosasari Semarang terdapat

R
kerjasama yang disadari dan erat dalam terjadinya tindak pidana a quo, sehingga

si
mengakibatkan tanah Perum Perumnas Tlogosari Semarang dicaplok seluas 2.026m2

ne
ng
(dua ribu dua puluh enam meter persegi) ;
Menimbang, bahwa dalam Nota Pembelaannya, Terdakwa menyatakan

do
gu
bahwa Surat Keterangan Lurah mengenai asal usul tanah dan luas tanah hanya
merupakan proses administrasi pertanahan, bukan bukti dasar utama untuk
menentukan luas tanah ;

In
A
Menimbang, bahwa Majelis Hakim sependapat dengan pendapat Terdakwa
tersebut apabila data mengenai luas tanah dan asala usul tanah yang diterangkan
ah

lik
oleh Lurah dalam Surat Keterangan Tanah tersebut tersebut sesuai dengan data
yang tercatat dalam Buku C. Desa, namun dalam perkara a quo, ternyata Terdakwa
am

ub
selaku Lurah Tlogosari merubah luasan tanah dimaksud dari 1.500 m2 atau 0,150 da

menjadi 3.500 m2 atau 0,350 da, dengan cara menebalkan angka yang lama (0,150)
ep
k

menjadi angka yang baru (0,350) di dalam Buku C Desa dengan mempergunakan
ah

tinta yang sama, dimana sebelumnya atas permohonan tersebut, Terdakwa telah
R
memberikan keterangan mengenai luasan tenah tersebut seluas 1.500 m2, dan sudah

si
diproses hingga permintaa persetujuan oleh Camat Pedurungan, dan ketika

ne
ng

perubahan tersebut, Terdakwa juga melakaukan perubahan terhadap dikumen-


dokumen yang telah ditanda tangani oleh Camat Pedurungan, tanpa melakukan

do
gu

proses ulang ;
Bahwa berdasarkan keterangan saksi MADIONO, S.Sos., MM Bin JUWAHIR,
mantan Camat Pedurungan, yang menandatangani persetujuan atas permohonan
In
A

luas tanah tersebut seluas 1.500 m2 , yang kemudian dirunah oleh Terdakwa tanpa
dimaintakan kembali persetujuan kepada Camat Pedurungan, Terdakwa secara
ah

lik

khusus pernah mendatangi saksi di rumahnya dan meminta maaf telah merepotkan
saksi serta Terdakwa mengakui melakukan perubahan luas tanah tersebut atas
m

ub

permintaan saksi Ir. Priyambodo Bin Prawirohardjo, MM ;


ka

Menimbang, bahwa berdasarkan hal-hal yang diuraikan di atas, menurut


ep

Majelis Hakim, bahwa Terdakwa telah melakukan perbuatan melawan hukum dalam
membuat persyaratan administrasi untuk peresertifikatan Tanah C. Desa No. 1180
ah

menjadi Sertifikat Hak Milik No. 258 tersebut, sehingga dengan demikian perbuatan
es

Terdakwa termasuk kedalam perbuatan pidana, dan oleh karenanya pendapat


M

ng

Terdakwa tersebut tidak beralasan hukum dan oleh karenanya harus ditolak ;
on

90
gu

d
In
A

Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N
h

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
ik

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id
Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 90
am

u b
Direktori
91 Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

ep
putusan.mahkamahagung.go.id
hk

a
Menimbang, bahwa di bagian lain Nota Pemebelaannya, Terdakwa

R
menyatakan bahwa berdasarkan perhitungan dari keponakan Terdakwa bahwa luas

si
tanah dalam Sertifikat Hak Milik 258 sesuai Gambar Situasi, luas tanah hanyalah

ne
ng
seluas 3.145 m2 dan bukan 3.526 m2 ;

Menimbang, bahwa berdasarkan informasi resmi yang didapatkan dalam dari

do
gu
Sertifikat Hak Milik No 256 dan Gambar Situasi Nomor : 4628/1996, luas tanah dalam
Sertifikat Hak Milik No. 258 yang berasal dari Tanah C. Desa No. 1180 atas nama
saksi Ngari Siran adalah seluas 3.526 m2, sehingga perhitungan yang dilajkukan oleh

In
A
keponakan Terdakwa, yang tidak diketahui kualitasnya sebagai apa dan juga tidak
pernah didengar di persidangan, maka menurut Majelis Hakim harus
ah

lik
dikesampingkan, dan dengan demikian pula, hal-hal yang dinyatakan oleh Terdakwa
menyangkut perhitungan luas tanah tersebut tidak beralasan hukum, dan harus
am

ub
ditolak ;
Menimbang, bahwa berdasarkan uraian fakta dan pertimbangan-
ep
pertimbangan tersebut di atas, maka Majelis Hakim sependapat