Anda di halaman 1dari 1

C .

faktor faktor yang mempengaruhi aborsi

Penyebab aborsi merupakan gabungan beberapa faktor umumnya aborsi didahului oleh
kematian janin ,faktor-faktor yang meningkatkan aborsi:

1. Factor janin
a. Kelainan telur
b. Trauma embrio
c. Kelainan pembentukan plasenta – plasenta trofoblas
2. Factor marternal
a. Infeksi beresiko bagi janin yang sedang berkembang
b. Penyakit vascular –hipertensi
c. Kelainan endikrin abortus spontan
d. Imunologi ketidakcocokan
e. Trauma – jarang
f. Kelainan uterus –hipoplasia uterus
g. Psikosomatik- pengaruh
3. Fatror eksternal
a. Radiasi – dosis 1-10 rad
b. Obat –obatan – antagonis asam folat
c. Zat kimiawi lain- bahan yang mengandung arsen dll
d. Sosioekonomi ,pendidikan konsumsi kafein dan bekerja ketika sedang hamil - tidak
terbukti merupakan risiko abortus

Pathogenesis

Umunya abortus spontan terjadi segera setelah kematian janin dikuti perdarahan kedalam
desi dua basalis .selanjutnya terjadi perubahan nekrotik di daerah implantasi ,infiltrasi sel- sel
peradangan alut dan berakhir dengan perdarahan bervagina

Pengeluaran hasil konsepsi ada 4 cara ;

 Kantung korion keluar pada kehamilan yang sangat dini meninggalkan sisa desidua
 Kantung amnion dan isi nya (janin ) didorong keluarmeninggalkan korion dan desidua
 Pecah amnion disertai putusnya tali pudar dan pendorongan janin keluar tetapi sisa amino
dan karion tetap tertinggal( hanya janin yang dikeluarkan)
 Seluruh janin dan desidus yang melekat di dorong keluar secara utuh :

Beberapa bentuk abortus yang istimewayakni :

1. Telur kosong ( blighted)


2. Mola kruenta-telur di bungkus oleh darah kental
3. Mola tuberosa –telur memperlihatkan benjolan
4. Nasib janin yang mati bermacam-macam