Anda di halaman 1dari 16

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

MATERI : EKONOMI

KELAS / SEMESTER : X /1

METERI POKOK :KESEIMBANGAN PASAR DAN STRUKTUR PASAR

PENYUSUN : ARIF DARMAWAN (19052821010049)

PEMERINTAH PROVINSI JAWA TIMUR

DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

SMA 1 GAYAM
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
TAHUN PELAJARAN 2019/2020

Sekolah : SMA Negeri


Mata Pelajaran : Ekonomi
Kelas/Semester :X / Satu
Materi Pokok : keseimbangan pasar dan struktur pasar
Alokasi Waktu :15 x 45 menit (5 kali pertemuan)

a) Kompetensi Inti :
Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual yaitu “Menghayati dan mengamalkan
ajaran agama yang dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial
yaitu “Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong
royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif, dan proaktif; sebagai
bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara
efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta menempatkan diri sebagai
cerminan bangsa dalam pergaulan dunia”.

KI 3. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual,


konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu
pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab
fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada
bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk
memecahkan masalah.

KI 4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah


abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah
secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah
keilmuan

b) Kompetensi Dasar (KD) dan Indikator :


Kompetensi Dasar Indikator
3.4 Mendeskripsikan Pertemuan ke 4
terbentuknya 3.4.1 Menjelaskan pengertian keseimbangan
keseimbangan pasar dan pasar
struktur pasar 3.4.2 Menjelaskan proses terbentuknya
keseimbangan pasar
3.4.3 Mendeskripsikan peran pemerintah dalam
1
pembetukan harga pasar (harga minimum
dan maksimum)
3.4.4 Mendeskripsikan Peran pemerintah
melalui pajak dan subsidi terhadap
terhadap harga keseimbangan pasar

4.4 Menyajikan hasil 4.4.1 Mempresentasikan hasil pengamatan


pengamatan tentang tentang perubahan harga dan kuantitas
perubahan harga dan keseimbangan di pasar
kuantitas keseimbangan di 4.4.2 Menyajikan hasil diskusi kelompok
pasar tentang Macam-macam pasar dan
struktur pasar

c) Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti kegiatan pembelajaranmelalui pendekatan saintifik dengan
menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning, peserta didik dapat
Mendeskripsikan terbentuknya keseimbangan pasar dan struktur pasar dengan tepat,
khususnya materi yang berhubungan dengan permintaan dan penawaran, serta
menyajikan hasil pengamatan tentang perubahan harga dan kuantitas keseimbangan
di pasar dengan penuh tanggung jawab, bekerja keras, toleransi dan bekerja sama.

d) Materi Pembelajaran :
Permintaan dan Penawaran
1. Pengertian permintaan
2. Faktor-faktor yang memengaruhi permintaan
3. Hukum permintaan dan asumsi-asumsinya
4. Kurva permintaan
5. Pergerakan di sepanjang kurva permintaan
6. Pergeseran kurva permintaan
7. Fungsi permintaan
8. Pengertian penawaran
9. Faktor-faktor yang memengaruhi penawaran
10. Fungsi penawaran
11. Hukumpenawaran serta asumsi-asumsinya
12. Kurva penawaran
13. Pergerakan di sepanjang kurva dan pergeseran kurva penawaran
14. Proses terbentuknya keseimbangan pasar
15. Elastisitas permintaan dan penawaran
16. Pengertian pasar
17. Peran pasar dalam perekonomian
18. Macam-macam pasar
19. Struktur pasar /bentuk pasar
20. Peran Iptek terhadap perubahan jenis dan struktur pasar

e) Pendekatan dan Metode Pembelajaran


a. Pendekatan : Saintifik
b. Model : Problem Based Learning
c. Metode : Ceramah, Diskusi, tanya jawab dan penugasan

2
f) Media Pembelajaran
Media :Gambar,Peta Konsep, Power Point, Video
Alat/Bahan : Laptop dan LCD, Spidol, Papan Tulis, Modul

g) Sumber Belajar
Ismawanto, Inna Ratna Sari Dewi. 2014. Ekonomi 1.Kelompok Peminatan Ilmu
Sosial Kelas X. Surakarta:CV Putra Kertonatan
Ismawanto. 2017. Panduan Materi Sukses Olimpiade Sains Ekonomi Jilid 1 (Makro
dan Mikro). Jakarta: Bina Prestasi Insani.
https://id.wikipedia.org/wiki/Subsidi
https://www.cermati.com/artikel/pengertian-pajak-fungsi-dan-jenis-
jenisnya
https://www.tentorku.com/ekuilibrium-keseimbangan-permintaan-
penawaran/
https://wahyuningsihdini17.wordpress.com/ekonomi-mikro/keseimbangan-
pasar/
https://ardra.biz/ekonomi/ekonomi-makro/pengaruh-pajak-terhadap-
pertumbuhan-ekonomi-suatu-negara/

h) Langkah-Langkah Pembelajaran
d. Pertemuan IV (3 JP)
Alokasi
Kegiatan Deskripsi
waktu
Pendahuluan a) Guru memberi salam, dan menanyakan kabar kepada 20 menit
peserta didik “Bagaimana kabar kalian hari ini?”, “Sudah
siapkah kalian belajar hari ini?”, “Siapa saja yang tidak
masuk hari ini?”. Kemudian guru meminta salah satu siswa
memimpin berdoa. (PPK)
b) Guru meminta peserta didik mengecek kembali kebersihan
kelas dan di sekitar tempat duduk masing-masing. (PPK)
FASE 1 MENYAMPAIKAN TUJUAN
a) Apersepsi : guru menanyakan kepada siswa tentang
pelajaran minggu lalu tentang penawaran dan permintaan
b) menghubungkan materi dengan kegiatan yang berkaitan
dengan keseimbangan pasar dan kondisi kehidupan sehari-
hari.
c) Guru menyampaikan tentang topic dan kompetensi atau
tujuan yang akan dicapai pada pembelajaran yang akan
dilaksanakan.
d) Guru menyampaikan konsep materi tentang keseimbangan
pasar dalam perekonomian
e) Guru menyampaikan tujuan dan kompetensi yang harus
dikuasai para peserta didik. Guru menjelaskan garis besar
cakupan materi serta kegiatan pembelajaran yang akan
dilakukan termasuk hal-hal yang akan dinilai pada
pertemuan ini dengan menggunakan media power point dan
video.

3
Alokasi
Kegiatan Deskripsi
waktu
Inti FASE 2 MENYAJIKAN INFORMASI 100 menit
a) Guru menampilkan slide tentang hal-hal yang berkaitan
dengan keseimbangan pasar, peran pemerintah dalam
menjaga keseimbangan pasar (harga minimum dan
maksimum) peran pemerintah melalui pajak dan
subsidi dalam menjaga keseimbangan pasar
b) Guru menayangkan video tentang proses terbentuknya
keseimbangan pasar
c) Pada saat penayangan slide dan video siswa menyimak
dan melakukan Tanya jawab

FASE 3 MENGORGANISASIKAN SISWA KE DALAM


KELOMPOK-KELOMPOK BELAJAR

d) Guru membagi dua kelompok masing masing kelompok


terdiri dari 4-5 orang
e) Guru membagikan LKPD yang didalamnya sudah
terdapat artikel yang harus didiskusikan oleh masing-
masing kelompok
f) Kelompok 1 mendapat tugas untuk artikel
https://ekonomi.bisnis.com/read/20181030/9/854692/jo
kowi-pilih-jaga-keseimbangan-pasar
g) Kelompok 2 mendapat tugas untuk artikel
https://www.liputan6.com/news/read/3692580/stabilkan
-harga-pemerintah-subsidi-bbm-di-musi-rawas-lewat-
spbu-mini
h) Guru meminta siswa untuk membuat presentasi tentang
apa yang sudah dibaca dari LKPD yang telah dibagikan
i) Siswa berdiskusi didalam kelompoknya untuk
menyusun presentasi
j) Guru membantu siswa yang mengalami kesulitan dalam
membuat laporan

FASE 5 MENGEVALUASI
k) Guru meminta kepada salah satu siswa sebagai
perwakilan dari kelompoknya untuk maju dan
membacakan hasil diskusinya
l) Guru menyimak presentasi yang dibacakan dan
menanyakan kepada kelompok lain untuk menanggapi
laporan yang dibacakan oleh wakil kelompok yang
melakukan presentasi

FASE 6 MEMBERI PENGHARGAAN


Guru memberikan pertanyaan yang hanya perlu dijawab
benar (B) atau salah (S) untuk mengukur pemahaman
siswa, kepada siswa yang benar semua, guru memberikan
4
Alokasi
Kegiatan Deskripsi
waktu
penghargaan berupa applaus, dan yang mendapatkan salah
paling banyak, guru memberikan motivasi untuk terus
memperbaiki kesalahan dengan mengulang pelajaran di
rumah

Penutup a) Gurumenutuppembelajaran mingguini dengan 15 Menit


memberikan ringkasan tentangkeseimbangan pasar,peran
pemerintah di dalam keseimbangan pasar dengan
menetapkan harga minimum dan maksimum,peran
pemerintah melalui pajak dan subsidi terhadap
keseimbangan pasar.
b) Guru memberikan penugasan kepada siswa untuk
mempelajari tentang jenis pasar yang akan dibahas
minggu depan
c) Guru menutup pelajaran dan memimpin
berdoasemogapembelajaranhariinibermanfaatuntukkitase
mua.

i) Penilaian Proses dan Hasil pembelajaran


1. Teknik Penilaian:
A. Penilaian sikap : Observasi
B. Penilaian Pengetahuan : Tes Tertulis/Lisan
C. Penilaian Keterampilan : Unjuk Kerja/ Praktik dan Portofolio
2. Bentuk Penilaian :
A. Tes tertulis : Pilihan ganda dan Uraian beserta pedoman penilaian
B. Unjuk kerja :lembar penilaian presentasi dan pedoman penilaian
C. Portofolio : Pengumpulan tugas mandiri
3. Instrumen penilaian : terlampir
4. Alat Penilaian : Soal terlampir

Surakarta, 1 Oktober 2019


Mengetahui, Guru Mata Pelajaran
Kepala SMA Negeri Ekonomi

Drs. Syamsu rizal Arif Darmawan


NIP.196405131998031003 NIP.19790109200604 10 10

5
Lampiran Materi Pembelajaran

Materi Pertemuan 4
A. HARGA KESEIMBANGAN

A. Pengertian Harga Keseimbangan


Harga Keseimbangan atau yang lebih umum diketahui sebagai Harga Pasar,
merupakan harga yang terjadi sebagai akibat interaksi permintaan dan penawaran
terjadi di pasar, maka harga keseimbangan disebut harga pasar.
Hal yang lazim terjadi, biasanya pembeli cenderung menginginkan harga murah
dengan kualitas barang yang bagus, sedangkan penjual mempunyai
kecenderungan untuk mendapatkan keuntungan banyak. Kondisi berlawanan ini
tidak akan menghasilkan transaksi jika tidak ada kesepakatan harga. Kesepakatan
harga pasar terbentuk melalui tawar menawar antara pembeli dan penjual.
Kemudian terjadi hasil tawar menawar antara pembeli dengan penjual dinamakan
harga pasar, dalam ilmu ekonomi disebut harga keseimbangan atau equilibrium.
Terbentuknya harga dan kuantitas keseimbangan di pasar merupakan hasil
kesepakatan antara pembeli (konsumen) dan penjual (produsen) di mana kuantitas
yang diminta dan yang ditawarkan sama besarnya
B. Proses Terbentuknya Harga Keseimbangan
Proses terbentuknya harga keseimbangan berawal dari adanya interaksi
antara pembeli (permintaan) dan penjual (penawaran) yang dilakukan secara
wajar.Interaksi antara permintaan dan penawaran sangat dipengaruhi oleh hukum
permintaan dan penawaran karena hal berikut:
Hukum permintaan menyatakan bahwa permintaan cenderung akanbertambah
apabila harga berangsur turun.
 Hukum penawaran menyatakan bahwa penawaran cenderung
akanbertambah jika harga berangsur naik
 Harga pasar akan tercapai setelah melalui serangkaian proses tawar –
menawar antara penjual dan pembeli.
 Apabila harga barang atau jasa yang ditawarkan oleh penjual dirasa terlalu
tinggi oleh pembeli maka barang dan jasa tersebut tidak dapat terjual.

6
 Istilah Surplus dikenal dengan pengertian suatu keadaaan dimana terjadi
kelebihan penawaran
 Istilah Shortage dikenal dengan pengertian suatu keadaan dimana terjadi
kelebihan permintaan
 Prinsip Ceteris Paribus berlaku dalam hal ini, yaitu Harga merupakan satu
– satunya faktor yang menentukan permintaan dari pembeli dan penawaran
dari penjual.
Faktor–faktor yang mempengaruhi harga pasar:
 Permintaan terhadap barang atau jasa bertambah, sedangkan jumlah
barang atau jasa terbatas.
 Tinggi rendahnya biaya produksi.
 Pandangan masa depan dari produsen atau konsumen.
 Produsen mengetahui selera konsumen.
 Penawaran terhadap barang atau jasa bertambah, sedangkan daya beli
konsumen Tetap atau berkurang

Peranan Harga pasar dalam perekonomian:

1. Menunjukan perubahan kebutuhan masyarakat.


2. Membantu menentukan penawaran.
3. Menggerakkan pengusaha untuk berkreasi terhadap perubahan permintaan

Fungsi harga pasar adalah sebagai berikut:


1. Menentukan jenis barang yang akan diproduksi.
2. Menentukan pembagian hasil produksi diantara para konsumen.
3. Menentukan teknologi yang akan digunakan dalam proses produksi.

3. Peran Pemerintah dalam menentukan Harga Pasar

Peran pemerintah dalam pembentukan harga dapat dilakukan dengan dua


cara yaitu intervensi secara langsung dan secara tidak langsung. Intervensi secara
langsung terdiri dari penetapan harga minimum dan harga maksimum, sedangkan
intervensi secara tidak langsung meliputi penetapan pajak dan pemberian subsidi.

7
Intervensi Pemerintah secara Langsung

a. Penetapan Harga Minimum (floor price)

Harga minimum atau harga dasar merupakan batas seberapa rendah harga dapat
dikenakan pada suatu produk melalui kesepakatan bersama atau ketentuan
pemerintah.Penetapan harga minimum atau harga dasar yang dilakukan oleh
pemerintah bertujuan untuk melindungi produsen, terutama untuk produk dasar
pertanian.

Kebijakan harga dasar dapat biasa digunakan pada saat ditemukan kapasitas
produksi di pasar terlalu sedikit sehingga kuantitas barang beredar di pasar lebih
rendah dari permintaan pasar, hal ini dikarenakan terlalu rendah nya harga jual
yang ada di pasar, sehingga selisih harga produksi dengan harga jual pasar terlalu
kecil.Hal ini menyebabkan produsen takut untuk memperbanyak kapasitas
produksi dikarenakan harga jual yang rendah dan supplier cenderung menyimpan
barang mereka menunggu harga pasar pulih kembali.Oleh karena itu dalam situasi
seperti ini pemerintah biasanya menetapkan harga dasar. Harga dasar yang
ditetapkan akan berada di atas harga equilibrium pasar. Konsumen akan
diberatkan pada naiknya harga suatu produk yang dikenakan harga dasar tersebut
sehingga mereka harus membayar lebih mahal. Sebaliknya, dari sisi produsen atau
pun supplier, mereka akan mendapatkan jaminan atas harga yang lebih tinggi dari
sebelumnya, sehingga ada keamanan untuk meningkatkan kapasitas produksi.

Misalnya harga gabah kering terhadap harga pasar yang terlalu rendah.Hal
ini dilakukan supaya tidak ada tengkulak (orang/pihak yang membeli dengan
harga murah dan dijual kembali dengan harga yang mahal) yang membeli produk
tersebut diluar harga yang telah ditetapkan pemerintah. Jika pada harga tersebut
tidak ada yang membeli, pemerintah akan membelinya melalui BULOG (Badan
Usaha Logistik) kemudian didistribusikan ke pasar.

b. Penetapan Harga Maksimum (ceiling price)

Harga maksimum merupakan perubahan tertinggi yang diperbolehkan


terhadap suatu harga barang yang telah ditetapkan dalam suatu kontrak dalam

8
suatu masa perdagangan sesuai dengan aturan perdagangan yang ada.Harga pasar
yang terkena harga maksimum tidak diperbolehkan untuk menaikkan harga di atas
harga maksimum yang telah ditetapkan.

Kebijakan harga maksimum biasanya diberlakukan pada saat harga pasar yang
ada tidak mengalami kenaikan yang cenderung berarti dalam kurun waktu yang
singkat sedangkan suatu permintaan pasar terhadap produk meningkat.hal ini akan
memicu produsen atau supplier untuk menaikkan harga. Dalam situasi seperti ini
kebijakan harga maksimum perlu diberlakukan untuk menjaga stabilitas harga
pasar supaya kenaikan harga yang ditetapkan oleh produsen tidak terlalu tinggi
dan tidak membani produsen.

Penetapan harga maksimum atau Harga Eceran Tertinggi (HET) yang dilakukan
pemerintah bertujuan untuk melindungi konsumen. Kebijakan HET dilakukan
oleh pemerintah jika harga pasar dianggap terlalu tinggi diluar batas daya beli
masyarakat (konsumen).Penjual tidak diperbolehkan menetapkan harga diatas
harga maksimum tersebut. Contoh penetapan harga maksimum di Indonesia
antara lain harga obat-obatan diapotek, harga BBM, dan tarif angkutan atau
transportasi seperti tiket bus kota, tarif kereta api dan tarif taksi per kilometer.
Seperti halnya penetapan harga minimum, penetapan harga maksimum juga
mendorong terjadinya pasar gelap.

2. Intervensi Pemerintah secara Tidak Langsung

a. Pajak
Pajak memiliki peranan yang signifikan dalam kehidupan bernegara, khususnya
pembangunan.Pajak merupakan sumber pendapatan negara dalam membiayai
seluruh pengeluaran yang dibutuhkan, termasuk pengeluaran untuk pembangunan.
Sehingga pajak mempunyai beberapa fungsi, antara lain:
1. Fungsi Anggaran (Fungsi Budgeter)

Pajak merupakan sumber pemasukan keuangan negara dengan cara


mengumpulkan dana atau uang dari wajib pajak ke kas negara untuk membiayai
pembangunan nasional atau pengeluaran negara lainnya. Sehingga fungsi pajak

9
merupakan sumber pendapatan negara yang memiliki tujuan menyeimbangkan
pengeluaran negara dengan pendapatan negara.

2. Fungsi Mengatur (Fungsi Regulasi)


Pajak merupakan alat untuk melaksanakan atau mengatur kebijakan negara dalam
lapangan sosial dan ekonomi. Fungsi mengatur tersebut antara lain:
 Pajak dapat digunakan untuk menghambat laju inflasi.
 Pajak dapat digunakan sebagai alat untuk mendorong kegiatan ekspor,
seperti: pajak ekspor barang.
 Pajak dapat memberikan proteksi atau perlindungan terhadap barang
produksi dari dalam negeri, contohnya: Pajak Pertambahan Nilai (PPN).
 Pajak dapat mengatur dan menarik investasi modal yang membantu
perekonomian agar semakin produktif.
3. Fungsi Pemerataan (Pajak Distribusi)

Pajak dapat digunakan untuk menyesuaikan dan menyeimbangkan antara


pembagian pendapatan dengan kebahagiaan dan kesejahteraan masyarakat.

4. Fungsi Stabilisasi

Pajak dapat digunakan untuk menstabilkan kondisi dan keadaan perekonomian,


seperti: untuk mengatasi inflasi, pemerintah menetapkan pajak yang tinggi,
sehingga jumlah uang yang beredar dapat dikurangi. Sedangkan untuk mengatasi
kelesuan ekonomi atau deflasi, pemerintah menurunkan pajak, sehingga jumlah
uang yang beredar dapat ditambah dan deflasi dapat di atasi

a. Penetapan Pajak

Kebijakan penetapan pajak dilakukan oleh pemerintah dengan cara mengenakan


pajak yang berbeda-beda untuk berbagai komoditas. Misalnya untuk melindungi
produsen dalam negeri, pemerintah dapat meningkatkan tarif pajak yang tinggi
untuk barang impor.Hal tersebut menyebabkan konsumen membeli produk dalam
dalam negeri yang harganya relatif lebih murah.

Pengaruh pajak terhadap pembentukan harga adalah sebagai berikut:

 Pajak yang dikenakan atas penjualan suatu barang menyebabkan harga jual
barang tersebut naik.

10
 Sebab setelah dikenakan pajak, produsen akan berusaha mengalihkan
sebagian beban pajak tersebut kepada konsumen, yaitu dengan
menawarkan harga jual yang lebih tinggi, artinya harga penawaran
bertambah.
 Akibatnya harga keseimbangan yang tercipta dipasar menjadi lebih tinggi
dan jumlah keseimbangan lebih rendah.

b. Subsidi

Subsidi (juga disebut subvensi) adalah bentuk bantuan keuangan yang


dibayarkan kepada suatu bisnis atau sektor ekonomi. Sebagian subsidi diberikan
oleh pemerintah kepada produsen atau distributor dalam suatu industri untuk
mencegah kejatuhan industri tersebut (misalnya karena operasi merugikan yang
terus dijalankan) atau peningkatan harga produknya atau hanya untuk
mendorongnya mempekerjakan lebih banyak buruh (seperti dalam subsidi upah).
Contohnya adalah subsidi untuk mendorong penjualan ekspor; subsidi di beberapa
bahan pangan untuk mempertahankan biaya hidup, khususnya di wilayah
perkotaan; dan subsidi untuk mendorong perluasan produksi pertanian dan
mencapai swasembada produksi pangan.

Subsididapatdianggap sebagai suatu bentuk proteksionisme atau penghalang


perdagangan dengan memproduksi barang dan jasa domestik yang kompetitif
terhadap barang dan jasa impor. Subsidi dapat mengganggu pasar dan memakan
biaya ekonomi yang besar.Bantuan keuangan dalam bentuk subsidi bisa datang
dari suatu pemerintahan, tetapi istilah subsidi juga bisa mengarah pada bantuan
yang diberikan oleh pihak lain, seperti perorangan atau lembaga non-pemerintah.

Pemerintah dapat melakukan intervensi atau campur tangan dalam


pembentukan harga pasar yaitu melalui pemberian subsidi.Subsidi biasanya
diberikan pemerintah kepada perusahaan-perusahaan penghasil barang kebutuhan
pokok.Subsidi juga diberikan kepada perusahaan yang baru berkembang untuk
menekan biaya produksi supaya mampu bersaing terhadap produk-produk
impor.Kebijakan ini ditempuh pemerintah dalam upaya pengendalian harga untuk
melindungi produsen maupun konsumen sekaligus untuk menekan laju inflasi.
11
Pengaruh subsidi terhadap harga pasar adalah sebagai berikut:
 Subsidi yang diberikan atas produksi suatu barang menyebabkan harga
jual barang tersebut turun, karena biaya produksi menjadi lebih rendah.
 Subsidi dapat dinikmati oleh produsen dan konsumen, sebab dengan biaya
produksi lebih rendah maka harga beli konsumen juga lebih murah, artinya
harga penawaran berkurang.
 Akibatnya harga keseimbangan yang tercipta dipasar menjadi lebih rendah
dan jumlah keseimbangan lebih tinggi.
Lampiran

INSTRUMEN PENILAIAN PERTEMUAN 1


Penilaian Sikap

Kejadian/Pri Positif/
No. Waktu Nama AspekSikap TindakLanjut
laku Negatif
1.
2.
3.
4
5
6
7
8
9
10

Penilaian Pengetahuan

KD Indikator Indikator Soal Soal LK


Menjelaskan Disajikan pengertian hargayangterjadi
Mendeskripsikan tentang pengertian keseimbangan pasar, apabila
terbentuknya keseimbangan siswa dapat jumlahbarangya
pasar ngdimintasamad
keseimbangan pasar dan memahami pengertian
enganjumlahbar
struktur pasar keseimbangan pasar angyang
dengan benar ditawarkanmaka
12
disebut
keseimbangan
pasar(B)
Mendeskripsikan Disajikan pernyataan Pajak
peran pemerintah tentang factor yang merupakan salah
dalam pembetukan mempengaruhi satu factor
harga pasar (harga perubahan harga
pembentukan harga ,
minimum dan (B)
maksimum) siswa dapat
mengidentifikasikanny
a dengan benar
Mendeskripsikan Pajak yang
pengaruh pajak dan dikenakan
subsidi terhadap atas
terhadap harga penjualan
keseimbangan suatu barang
pasar
menyebabka
n harga jual
barang
tersebut
turun.
(S)
Disajikan pernyataan Subsidi dapat
tentang subsidi kepadadinikmati oleh
rakyat, siswa dapat produsen dan
memahami pengaruh konsumen,
subsidi sebab dengan
biaya produksi
lebih rendah
maka harga beli
konsumen juga
lebih murah,
artinya harga
penawaran
berkurang (B)
Mendeskripsikan Disajikan pernyataan Semakin tinggi
peran pemerintah tentang penetapan harga barang
dalam pembetukan harga minimum, siswa semakin sedikit
harga pasar (harga barang yang
dapat memahami
minimum dan diminta,
maksimum) harga minimum yang semakin rendah
ditetapkan pemerintah harga barang
semakin banyak
barang yang
diminta, adalah
bunyi hokum
permintaan(B)
1. Tes Lisan

Satuan pendidikan : SMA NEGERI


Tahun pelajaran : 2019/2020

13
Kelas/Semester : X/1
Mata Pelajaran : Ekonomi

Skor Perolehan
Nama
No Kerjasama Kecepatan Ketepatan Tehnik Jml
Siswa/Kelompok Laporan
kellompok pengerjaan pengerjaan presentasi
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Nilai atau skor dalam rentang 0 – 100

Nilai akhir ketrampilan :

Jumlah SkorPerolehan
Nilai =
5

14
LAMPIRAN
PENGAYAAN

PROGRAM PENGAYAAN

Satuan Pendidikan : SMANegeri


Mata pelajaran : Ekonomi
Kelas/Semester : XI/1
Tahun pelajaran : 2019/2020
Materi pokok : keseimbangan pasar
Kompetensi Dasar :
3.4 Mendeskripsikan terbentuknya keseimbangan pasar dan struktur pasar
4.4 Menyajikanhasilpengamatantentangperubahanharga keseimbangan di pasar

 INSTRUMEN PENILAIAN PROGRAM RPENGAYAAN


Hari/Tanggal pelaksanaan :
Nilai Nilai
Jenis
No. Nama sebelum setelah keterangan
remedial
remedial remedial

15