Anda di halaman 1dari 19

Filum Porifera

1. Mengapa porifera disebut juga hewan spons?


 Karena tubuh porifera tersusun atas spongin dan ditubuhnya banyak pori.

2. Dimana biasanya kita dapatkan dengan mudah menemukan hewan spons (porifera)?
 Porifera banyak ditemukan di dalam laut dangkal dan beberapa seperti porifera
kaca di laut dalam. Sebagian porifera juga ditemukan pada perairan tawar.

3. Sebutkan tiga ciri-ciri filum porifera!


 Tubuh porifera memiliki banyak pori
 Tubuh porifera tidak dilengkapi dengan apa yang disebut apendiks
 Tubuh porifera belum memiliki sistem saluran pencernaan makanan

4. Jelaskan syarat-syarat kondisi lingkungan yang dapat ditempati oleh hewan spons!
 Lingkungan harus memiliki kadar oksigen yang cukup bagi kehidupan porifera
 Tersedia makanan (plankton, partikel organik, dan mikroba)

5. Gambarkan tipe spikula pada hewan spons!

6. Gambarkan scara skematis struktur jaringan tubuh hewan porifera!

7. Jelaskan secara singkat bagaimana hewan spons bernafas/ berespirasi!


 Pernafasan/ respirasi bersifat aerobik. Sel yang mendifusikan oksigen terlarut di
dalam air yaitu pada lapisan luar sel epidermis (sel-sel pinakosit) dan pada lapisan
dalam sel leher ( khoanosit), selanjutnya oksigen yang telah berdifusi ke dalam
kedua jenis sel tersebut diedarkan ke seluruh tubuh oleh amoebosit.

8. Jelaskan tentang sistem aliran air yang membawa oksigen dan makanan dalam tubuh
hewan spons!
 Air yang masuk melewati tubuhnya membawa oksigen dan makanan. Air masuk
melalui prosopil (ostium) kemudian jika air yang masuk membawa nutrisi atau
makanan, sel leher yang memiliki silia akan melakukan penyaringan kemudian
makanan akan di cerna dalam vakuola makanan dan vakuola makanan akan
melakukan siklois(beredar) untuk mengedarkan sari-sari makanan dalam sel
internal. Sedangkan oksigen dalam air yang masuk akan berdifusi dan diedarkan
keseluruh tubuh oleh amoebosit. Setelah itu air akan masuk ke dalam spongocoel
dan kemudian keluar melalui oskulum.

9. Jelaskan juga bagaimana mekanisme hewan spons memakan makanannya!


 jika air yang masuk membawa nutrisi atau makanan, sel leher yang memiliki silia
akan melakukan penyaringan kemudian makanan akan di cerna dalam vakuola
makanan dan vakuola makanan akan melakukan siklois(beredar) untuk
mengedarkan sari-sari makanan dalam sel internal.

10. Jelaskan reproduksi secara aseksual dan seksual pada hewan spons!
 Aseksual : dilakukan dengan membentuk kuncup (budding) atau benih
(gemmulae). Kuncup yang telah mengalami pertumbuhan masih tetap melekat
pada induk sehingga membentuk semacam koloni, namun ada juga yang
memisahkan diri.
 Seksual : porifera belum memiliki alat reproduksi. Ovum dan spermatozoid
berkembang dari amoeboit khusus yang di sebut ARKHENOSIT. Ovum yang
telah dibuahi akan tetap tinggal dalam tubuh induk di mesoglea. Setelah itu zigot
akan melakukan pembelahan berkali-kali membentuk larva berambut getar
amphiblastula. Amphiblastula keluar dari tubuh induk dan mencari lingkungan
eksternal yang menjamin kehidupannya, dan melekat pada substrat dan tumbuh
menjdi porifera baru.

11. Jelaskan salah satu cara mengelompokan jenis-jenis hewan spons!


 Mengelompokan jenis porifera berdasarkan pembentuk rangkanya.

12. Mengapa keanekaragaman hewan spons di kawasan terumbu karang tepi semakin
rendah?
 Karena pada kawasan tepi kadar oksigen dan makanan tidak mencukupi bagi
keberlangsungan hidup porifera.

13. Jelaskan upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga kelestarian hewan spons!
 Tidak merusak terumbu karang sebagai tempat/ substrat porifera.
 Tidak mencemari air laut/ air tawar yang dapat menurunkan kadar oksigen dan
jumlah ketersediaan makanan.

14. Jelasakan manfaat hewan spons secara ekonomis dan ekologis bagi manusia!
 Sebagai spons pencuci
 pons merupakan biota laut potensial untuk menghasilkan senyawa bioaktif. .
Kandungan bioaktif tersebut dikelompokan beberapa kelompok besar
yaitu antiflammantory, antitumor,immunosuppessive, antivirus, antimalaria,
antibiotik, sitotoksik, antiparasitik, dan antifouling.
 Pada beberapa jenis spons mengandung metabolit sekunder seperti alkaloid,
steroid, terpenoid, flavanoid dan antrakuinon.

COELENTERATA

1. Mengapa Coelenterata disebut sebagai hewan berongga, apakah rongganya sama dengan
rongga tubuh kita?
Jawaban: Karena hewan Coelenterata memiliki tubuh yang berongga, meskipun bukan
merupakan rongga tubuh sebenarnya. Rongga yang ada pada hewan Coelenterata tidak
sama dengan rongga tubuh kita, karena rongga pada hewan Coelenterata bukan
merupakan rongga tubuh sebenarnya, melainkan hanya berupa rongga sentral yang
disebut coelenterons yang berfungsi sebagai rongga pencernaan dan sekaligus berfungsi
sebagai pengedar sari-sari makanan sehingga disebut sebagai rongga gastrovaskular.
2. Coba buat skema klasifikasi hewan Coelenterata sampai tingkat kelas dan masing-masing
dengan satu contoh hewannya!
Jawaban:
Hydra
(air tawar)
Hydrozoa
Obelia
(air laut)
Coelenterata
Scyphozoa Aurelia

Anthozoa Hewan Karang

3. Jelaskan bagaimana Hydra melakukan respirasi dan eksresi!


Jawaban: Respirasi pada Hydra terjadi secara langsung pada permukaan tubuhnya. Hal
ini karena Hydra tidak mempunyai organ khusus untuk pernafasandan pembuangan hasil
eksresi. Hydra tidak memerlukan organ-organ tersebut karena tubuhnya tersusun atas
deretan sel-sel yang sebagian besar masih bebas bersebtuhan langsung dengan air yang
ada di sekitarnya, selain itu dinding tubuh Hydra merupakan dinding yang tipis sehingga
pertukaran gas oksigen dan karbondioksida maupun zat-zat sampah dari bahan nitrogen
dilakukan secara difusi dan osmosis melalui membrane dari masing-masing sel. Dengan
kata lain, proses respirasi dan eksresi dilakukan secara mandiri oleh masing-masing sel
yang bersangkutan.
4. Jelaskan pula bagaimana Hydra bereproduksi aseksual!
Jawaban: Hydra melakukan reproduksi aseksual dengan membentuk kuncup dan
membelah diri.
a. Membentuk kuncup, bila keadaan dan kondisi tubuh Hydra telah memadai maka di
bagian tengah batang tubuhnya yang disebut zona pembentukan kuncup, sel-sel
interstisial akan membelah diri secara cepat dan membentuk tonjolan. Tonjolan
tersebut semakin lama akan tumbuh menjadi suatu tonjolan yang bertambah besar,
dan selanjutnya disebut kuncup. Pada kuncup tersebut akan terbentuk mulut dan
tentakel-tentakel. Bila kuncup tersebut telah terbentuk secara sempurna maka akan
memisahkan diri dari tubuh induk untuk berkembang menjadi Hydra baru.
b. Membelah diri, Hydra dapat membelah diri secara longitudinal maupun transversal.
Perkembang biakan secara membelah diri biasanya dilakukan tidak secara regular,
artinya secara incidental atau kadang-kadang, misalnya pada saat regenerasi yang
berlangsung secara abnormal.
5. Buatlah gambar skematis yang menunjukkan bagian-bagian utama Obelia!

6. Jelaskan dengan skema siklus hidup Obelia!

7. Jelaskan bagaimana ubur-ubur melakukan respirasinya!


Jawaban: Ubur-ubur tidak memliki alat respirasi yang khusus, sehingga proses respirasi
dilakukan melalui seluruh permukaan tubuhnya. Dalam hal ini system saluran air dan
system saluran gastrovaskular sangat membantu dalam memperlancar proses respirasi.
Gas O2 yang trelarut di dalam air akan masuk secara difusi ke dalam lapisan epidermis
maupun gastrodermis ubur-ubur. Sebaliknya gas-gas CO2 yang dihasilkan dari proses
respirasi akan dikeluarkan dari tubuhnya secara difusi.
8. Sebutkan tiga jenis hewan anggota Anthozoa dengan nama ilmiah!
Jawaban:
1. Metridium marginatum 4. Stylophora mordax
2. Adamsia palliate 5. Corraliumrubrum
3. Leptoria tenuis 6. Euplexaura antipathes
9. Jelaskan bagaimana terbentuknya terumbu karang penghalang dan atoll!
Jawaban: Mula-mula terbentuklah karang pantai yang ditemukan pada pantai yang
berposisi miring. Oleh karena adanya gerak dari kulit atau kerak bumi yang
menyebabkan pantainya menjadi tenggelam, sehingga mengakibatkan terpisahnya
kontinum antara karang pantai dengan pantai yang ditempelinya. Karena kondisi tersebut
maka terbentuklah laut pemisah atau semacam selat yang memisahkan antara hamparan
karang dengan pantai, sedangkan hamparan karangnya disebut sebagai terumbu karang
penghalang. Apabila gerak bumi semakin melanjut dan daratan yang berpantai miring
menjadi tenggelam, maka tinggallah hamparan karang-karang yang mengelilinginya yang
masih tampak dan bentujnyamenyerupai jajaran atau untaian pulau-pulau karang yang
membentuk bentukan seperti cincin. Untaian pulau-pulau karang tersebut disebut atoll.
10. Apa manfaat terumbu karang bagi kehidupan manusia?
Jawaban:

1. Sumber ikan dan makanan laut lainnya yang mengandung protein tinggi.
2. Melindungi pantai dan penduduk dari hantaman ombak dan arus.
3. Sumber penghasilan bagi nelayan (tangkapan ikan).
4. Kekayaan pariwisata bahari yang berdaya jual tinggi (memancing, menyelam,
snorkeling).
5. Sumber kekayaan laut yang bisa digunakan sebagai obat-obatan alami.
6. Sebagai laboratorium alam untuk pendidikan dan penelitian.
11. Bagaimana kondisi terumbu karang di Indonesia pada umumnya?
Jawaban: Kondisi terumbu karang di Indonesia ada yang telah mengalami kerusakan,
hal ini disebabkan karena adanya perburuan ikan dengan menggunakan bahan peledak
12. Faktor-faktor apa yang mempengaruhi kelestarian ekosistem terumbu karang di
Indonesia?
Jawaban:
1. Faktor Alam
a. Cahaya Matahari
b. Kejernihan air
c. Kedalaman
d. Suhu
e. Salinitas
f. pH
2. Faktor Buatan
a. Perikanan terumbu karang
b. Aktivitas Pariwisata Bahari
c. Aktivitas Pembangunan Daratan
d. Aktivitas Pembangunan di Laut
13. Upaya apa yang dapat dilakukan untuk menjaga kelestarian ekosistem terumbu
karang?
Jawaban:
1. Dengan tidak membuang sampah di laut
2. Tidak merusak ekosistem terumbu karang
3. Tidak melakukan perburuan ikan dengan menggunakan bahan peledak
4. Mengadakan restorasi terumbu karang
5. Menjaga ekosistem terumbu karang yang masih ada
14. Jelaskan hubungan antara ekosistem terumbu karang dengan kondisi perikanan laut!
Jawaban: Terumbu karang merupakan sumber perikanan yang tinggi. Dari 132 jenis
ikan yang bernilai ekonomi di Indonesia, 32 jenis diantaranya hidup di terumbu
karang, berbagai jenis ikan karang menjadi komoditi ekspor. Terumbu karang yang
sehat menghasilkan 3 – 10 ton ikan per kilometer persegi pertahun. Semakin beragam
jenis terumbu karang akan semakin beraneka ragam pula jenis ikan yang hidup di
ekosistem tersebut. Oleh karena itu masalah perikanan tidak bisa diabaikan pada
pengelolaan ekosistem terumbu karang. Dengan meningkatnya jumlah penduduk
saaat ini maka jumlah aktivitas penangkapan ikan di ekosistem terumbu karang juga
meningkat. Apabila hal ini dilakukan secara intensif, maka kondisi ini memungkinkan
terjadinya penurunan stock ikan di ekosistem terumbu karang. Keadaan ini akan
memakan waktu lama untuk bisa pulih kembali. Pengelolaan yang efektif harus
didasarkan pada pengetahuan biologis target spesies, sehingga teknik penangkapan
yang tepat dapat ditentukan. Pengelolaan terumbu karang ini cenderung lebih banyak
ditekankan pada pengambilan karang atau aktivitas manusia seperti pengeboman ikan
karang, dan yang lainnnya secara tidak langsung dapat merusak karang.
15. Bagaimana pendapatmu tentang adanya usaha pemanfaatan karang laut untuk
pembuatan akuarium laut yang dijual untuk umum?
Jawaban: Hal tersebut memiliki dampak positif dan juga dampak negatif. Dampak
positifnya adalah dapat digunakan sebagai tempat pariwisata dan juga
memperkenalkan masyarakat kepada jenis-jenis karang laut tanpa harus pergi ke laut.
Dampak negatif yang ditimbulkan adalah akan merusak karang laut di habitat aslinya,
karena untuk membentuk akuarium laut pasti akan mengambil karang laut yang ada di
laut dan belum tentu dilakukan restorasi kembali.

Filum Platyhelminthes

1.
a. Berdasarkan morfologi tubuh, ciri-ciri manakah yang merupakan persamaan dan
perbedaan antara kelas yang satu dengan kelas yang lain?
Persamaan Perbedaan
Tubuh pipih dorsoventral Turbellaria: tidak bersegmen,
tertutup epidermis dan silia,
memiliki sel-sel kelenjar yang
banyak.
Trematoda: tubuhnya seberti daun,
dinding tubuh tersusun dari
kutikula, memiliki alat penghisap.
Cestoda: tubuh tersusun dari
kutikula, bersegmen (proglotid),
ujung anterior dilengkapi alat
pelekat (pencekram dan penghisap).

b. Jelaskan habitat dan kebiasaan hidup cacing pipih!


Habitat cacing pipih pada kelas turbellaria hidup bebas di alam di lingkungan air
sedangkan pada kelas termatoda dan cestoda hidup endoparasit (parasit dalam
tubuh inang). Turbellaria hidup dibawah bebatuan karena menghindari cahaya
matahari.
2. Jelaskan perbedaan antara kelas Turbellaria, Trematoda, dan Cestoda dalam hal :
a. Lapisan penutup tubuh (epidermis)
b. Cara bergerak
Kelas Epidermis Cara Bergerak
Turbellaria Memiliki epidermis dan Dengan cara meluncur
sillia dan merayap
Trematoda Tidak memiliki epidermis Tidak bergerak aktif saat
dan sillia, namun tubuh dewasa . bergerak aktif
ditutupi kulikula saat tahap larva dengan
cara berenang.
Cestoda Tidak memiliki epidermis Tidak bergerak aktif saat
dan sillia, namun tubuh dewasa, dan saat larva
ditutupi kulikula bergerak pasif.

3.
a. Jelaskan tentang sistem reproduksi cacing pipih (meliputi Turbellaria, Termatoda ,
Cestoda)!
Cacing pipih dapat melakukan perkembang biakan secara aseksual dan seksual.
Reproduksi secara aseksual sebagian besar terjadi pada kelas turbellaria. Pada
kelas termatoda bersifat hemaproditdan dapat melakukan pembuahan sendiri. pada
cestoda proglotid menyusun tubuh cacing mempunyai kemampuan untuk
melakukan reproduksi.

b. Berdasarkan alat repsoduksi yang dimiliki oleh masing masing jenis cacing pipih,
jelaskan bagaimana hewan tersebut melakukan perkembangan! (seksual/aseksual)
 Seksual: saat kopulasi terjadi dua cacing akan saling mendekat dengan
permukaan ventral saling berhadapan. Papila penis dari masing-masing
hewan akan memanjang dan keluar melalui lubang genital dan dimasukan
dalam kantung kopulatori dari betina. Sperma yang masuk ke dalam
kopulatori akan masuk ke oviduk dan terjadi fertilisasi.
 Aseksual : pembelahan terjadi ketika cacing telah mencapai ukuran
maksimum. Bagian posterior tubuh dilekatkan pada substrat secara kuat,
kemudian bagian depan tubuh ditarik ke arah depan sehingga tubuhnya
putus menjadi dua di belakang faring. Sisa tubuh akan membentuk bagian
ekor yang hilang dan bagian posterior akan membentuk kepala baru.

c. Untuk memperjelas perkembangan individu setiap jenis cacing, buatlah bagan


daur hidup!
Daur hidup Turbellaria

Daur hidup Trematoda

Daur hidup Cestoda


4.
a. Jelaskan sistem pencernaan dari cacing pipih! (organ dan kelenjar pencernaan)
Turbellaria : memiliki sistem saluran pencernaan makanan yang terdiri dari mulut
(ada kelenjar mukus)-faring-usus-tanpa anus
Trematoda : memiliki sistem pencernaan yang terdiri dari mulut- faring- esofagus-
intestin.
Cestoda: tidak memiliki samsa sekali sistem pencernaan, makanan berupa sari
makanan dari inang.

b. Bagaimana cacing pipih melakukan pengambilan makanannya?


Turbellaria : dimakan dengan bantuan cairan lendir
Trematoda : menghidap dengan alat penghisap (sucker)
Cestoda : menghisap sari makanan

c. Jenis makanan apa saja yang diperlukan oleh setiap anggota cacing pipih?
Turbellaria: karnivor (cacing, potongan hewan mati)
Trematoda: sari makanan/ makanan setengah jadi
Cestoda: sari-sari makanan
5.
a. Organ apa saja yang berperan dalam hal menanggapi rangsang dari
lingkungannya?
Turbellaria: kemoreseptor, aurikular, dan bintik mata.

b. Jelaskan mekanisme penerimakan rangsang dari hewan tersebut hingga


merespons!
---

NEMATHELMINTHES
1. Banyak pendapat yang mempermasalahkan kedudukan cacing gilig
(Nemathelminthes/ Nematoda) dalam klasifikasi.
a. Coba berikan beberapa alasan yang dapat mengakibatkan terjadinya perdebatan
tersebut.
b. Berikan contoh klasifikasi yang mendudukkan cacing gilig tersebut dalam jenjang
takson yang berbeda-beda.
Jawaban:
a. Para peneliti memiliki pandangan yang berbeda-beda dalam mengklasifikasikan
cacing gilig, sehingga menyebabkan terjadinya perdebatan. Selain itu, cacing gilig
juga memiliki cirri-ciri yang mirip dengan cacing lain sehingga susah untuk
mengklasifikasikannya sebagai filum atau sebagai kelas.
b. Ada yang mendudukkan sebagai filum dan ada yang mendudukkan sebagai kelas.
Sebagai kelas, kelompok ini ternaung dalam filum Aschelminthes bersama dengan
kelas-kelas Rotifera, Gastrotricha, dan Nematomorpha.

2. Pada uraian di atas dijelaskan bahwa cacing gilig tidak dilengkapi oleh system
sirkulasi dan respirasi.
a. Bagaimanakah cara hewan ini mengedarkan sari-sari makanan ke seluruh
tubuhnya?
b. Bagaimana pula cara hewan ini memperoleh oksigen untuk menjalankan proses-
proses fisiologi tubuh.
Jawaban:
a. Cacing gilig mengedarkan sari-sari makanannya secara intraselur, yakni dari sel ke
sel.
b. Respirasi dilakukan secara anaerob. Sebenarnya cacing gilig dapat mengkonsumsi
oksigen kalau di lingkungannya tersedia. Jika oksigen tersedia, gas itu diambil
oleh hemoglobin yang ada di dalam dinding tubuh dan cairan pseudosol.

3. a. Bila dibandingkan dengan cacing pipih manakah yang memiliki daur hidup lebih
sederhana? Jelaskan!
b. Bagaimana pula perbandingan lama waktu perkembangan embrionya?
Jawaban :
a. Nemathelminthes memiliki daur hidup yang lebih sederhana daripada
platyhelminthes, contohnya pada daur hidup Enterobius vermicularis (cacing
kremi). Daurnya meliputi :

b. Perkembangan embrio pada nemathelminthes juga relative lebih cepat bila


dibandingkan dengan platyhelminthes, karena daur hidupnya juga lebih cepat.
4. Ditinjau dari sistem sarafnya, bandingkanlah antara caing pipih dan cacing gilig dalam
hal:
a. Susunan (komponen-komponennya)
b. Kepekaan terhadap lingkungan
Jawaban:

No. Platyhelminthes Nemathelminthes


a. Sistem saraf tangga tali Sistem saraf berupa cincin sirkumfaringeal
yang mengeliingi faring
b. Untuk membau dan membedakan Untuk kemoreseptor pembau dan glandula
sensor cahaya sensoris

ANNELIDA

1. Segmentasi pada cacing tanah bersifat eksternal dan internal. Jelaskan pengertiannya!
Jawaban: Hal tersebut menunjukkan bahwa pada cacing tanah terdapat annuli
external yang bersesuaian dengan jumlah segmen dalam, yaitu kurang lebih 150
segmen dalam seluruh tubuh.
2. Otot-otot apa saja yang berfungsi pada gerakan berikut:
a. Memanjang memendek
b. Maju mundur
c. Membelok ke kiri-kanan
d. Atas bawah pada cacing tanah
Jawaban:
a. Memanjang memendek: Otot-otot yang terletak diantara tali epidermal dan
membujur sepanjang tubuh
b. Maju mundur: stratum circulare dan stratur longitudinal
c. Membelok ke kiri-kanan:
d. Atas bawah:
3. Adakah hubungan antara struktur tubuh cacing tanah dengan sifat makanannya? Bila
ada, jelaskan ciri-ciri makanannya!
Jawaban: Ada, makanan dari cacing tanah berupa sisa-sisa hewan dan tanaman.
4. Dalam hal system peredaran darah pada Annelida, bagaimana struktur dari
jantungnya? Dapatkah struktur yang Saudara nyatakan itu disamakan dengan struktur
jantung hewan yang mempunyai derajat yang lebih tinggi?
Jawaban: Struktur jantung dari Annelida terdiri atas pembuluh darah, yakni aorta
dorsalis dan aorta ventralis. Di daerah esophagus 5 pasang cabang-cabang aorta
dorsalis membesar dan berfungsi sama dengan jantung pada hewan-hewan tinggi.
5. Annelida tidak memiliki alat respirasi khusus, bagaimana proses respirasi bias
berlangsung?
Jawaban: Cacing tanah melakukan respirasi dengan menggunakan kulitnya, sebab
kulitnya bersifat lembab, tipis, dan banyak mengandung kapiler-kapiler darah.
Filum Molusca

1. Jelaskan fungsi mantel bagi hewan mollusca!


 Mantel terdiri dari tiga lapisan yaitu : lapisan nacreous, lapisan primatik,
dan lapisan periostracum. Lapisan terluar atau lapisan periostacum
berfungsi menjaga lapisan prismatik dari abrasi dan penghacuran dari zat
asam. Hal ini sangat penting bagi mollusca yang hidup di air tawar dan
terestrial.

2. Bagaimana cara keong beradaptasi terhadap kehidupan di darat? Jelaskan!


 Pada keong yang hidup di darat, insang mengalami modifikasi menjadi
“paru-paru” gastrophoda yang memiliki “paru-paru” termasuk kelompok
pulmonata. Jenis ini banyak yang hidup di air tawar sehingga secara
periodik hewan ke p[ermukaan air untuk bernafas.

3. Jelaskan perbedaan pokok antara nefridia mollusca dengan ginjal pada vertebrata!
 Nefrida pada mollusca masih berbentuk ginjal yang sederhana.

4. Jelaskan secara singkat proses peredaran darah pada cumi-cumi!


 Sistem pembuluh darah cumi-cumi adalah sistem pembuluh darah tertutup,
jadi darah seluruhnya mengalir di dalam pembuluh darah. ada 3 pompa
untuk memelihara sirkulasi. Satu jantung memompa darah ke semua organ
interna dan jaringan tubuh. Dua jantung lainnya benar-benar bekerja
memompa darah dari organ organ interna dan jaringan ke insang, yang
merupakan tempat terjadinya pertukaran gas.

5. Jelaskan peranan mollusca di lingkungan dan bagi manusia!


 Sebagai sumber makanan
 Moluska memakan dedaunan yang pada akhirnya akan menyumbangkan
bahan organik hasil pencernaannya ke permukaan tanah, sehinggan
organisme lain seperti cacing dan mikroorganisme tanah dapat
memanfaatkannya untuk menambahkan C-Organik tanah.
 Tubuhnya banyak mengandung air dan mikroorganisme, sehingga secara
otomatis moluska membantu penyebaran mikroorganisme di sepanjang
lintasannya. Selain itu pada musim kemarau, disaat tanah kekeringan dan
banyak mikroorganisme yang mati/mengkista, di tubuh moluska kita
masih mendapatkan beberapa mikroorganisme tanah yang aktif.

ARTHROPODA
1. Jelaskan secara singkat proses molting!
Jawaban:
Hormon ekdison akan diedarkan melalui aliran darah dan bekerja secara langsung
terhadap sel-sel epidermis. Hormon ini akan menyebabkan lapisan epidermis
memisah dari kutikula lama dan mulai mensekresi epikutikula baru. Selanjutnya
epidermis mulai mensekresi cairan molting yang mengandung enzim protease dan
khitinase. Pada dasarnya enzim tersebut tidak mencerna eksokutikula, epikutikula
baru, saraf, dan persendian, melainkan hanya berfungsi untuk mencerna endokutikula.
Akibat dari keadaan tersebut hewan masih tetap dapat bergerak semampunya. Hasil
dari proses ini digunakan untuk menghasilkan kutikula baru. Setelah endokutikula
lama terpisah dari epikutikula baru, epidermis mensekresi prokutikula baru.
Prokutikula baru tersebut kemudian terdiferensiasi menjadi eksokutikula dan
endokutikula baru. Eksokutikula lama akhirnya lepas pada saat arthropoda
membesarkan tubuhnya dengan menghisap udara atau cairan. Tempat sobeknya
kutikula yaitu di bagian kepala, kemudian diikuti oleh tubuh bagian belakag yang
akhirnya hewan bisa keluar dari kutikula lama.
2. Jelaskan tiga perbedaan antara hewan anggota Crustacea dengan Chelicerata!
Jawaban:
Pembeda Crustacea Chelicerata
Ada tidaknya kelenjar racun Tidak memiliki kelenjar Sebagian besar anggotanya
racun memiliki kelenjar racun
Sifat Bukan predator Predator
Ada tidaknya antenna Memiliki sepasang antenna Tidak memiliki antenna
atau mandibula
Jumlah apendik 1 pasang apendik yang 6 pasang apendik, yaitu
berbuku pada setiap somit. kelisera, pedipalpus, dan 4
pasang kaki

3. Jelaskan metamorphosis sempurna dan metamorphosis tak sempurna beserta contoh


hewannya!
Jawaban:
a. Metamorfosis sempurna yaitu metamorphosis lengkap (metamorphosis tipe
holometabola), diawali dari telur yang akan menjadi larva dan akan berkembang
menjadi kepompong (pupa) hingga akan menjadi dewasa (imago). Contohnya
kupu-kupu dan kumbang.
b. Metamorfosis tidak sempurna atau metamorphosis sederhana (metamorphosis tipe
hemimetabola), diawali dari telur yang akan berkembang menjadi nympha hingga
menjadi imago. Contohnya belalang dan kecoak.
4. Jelaskan secara singkat proses osmoregulasi dan ekskresi belalang!
Jawaban: Tekanan darah hewan sangat rendah, mengakibatkan tubulus Malpighi
secara aktif mengabsorpsi ion-ion dari hemolimfe dan air yang mengandung ion-ion
secara osmotic. Di dalam air yang masuk ke dalam tubulus Malpighi terlarut juga
molekul-molekul termasuk asam urat. Cairan yang berada di dalam tubulus Malpighi
tersebut kemudian masuk ke dalam usus belalang bercampur dengan sisa proses
pencernaan. Di dalam usus banyak ion-ion yang diserap kembali dan dikembalikan ke
hemolimfe. Feses belalang banyak mengandung ion K+ yang berasal dari
makanannya. Ketika feses melewati rectum maka rectal pad menyerap kembali air
dan mengembalikanya ke hemolimfe. Akibatnya feses kering dan di dalamnya
mengandung asam urat. Pada dasarnya adanya kemampuan tubulus malphigi untuk
mengekskresikan asam urat dan sangat sedikitnya kehilangan cairan tubuh dalam
proses ekskresi merupakan faktor penting dalam keberhasilan belalang hidup di
lingkungan terestial.
5. Jelaskan cara mendapatkan makanan pada Peripatus!
Jawaban: Peripatus mendapatkan makanan dengan cara menyemburkan lumpur yang
berjark 30 cm dari sepasang kelenjar lumpur yang bermuara ke dalam papilla oral.
Lumpur tersebut berfungsi untuk menangkap mangsa yang berupa lalat, rayap, dan
hewan kecil lainnya.

Filum Echinodermata

1. Jelaskan fungsi-fungsi kaki tabung bagi hewan Echinodermata?


 Kaki tabung berfungsi sebagai alat gerak, penangkapan makanan, organ
respirasi, dan organ sensori.

2. Jelaskan secara lebih lengkap sistem klasifikasi Echinodermata!


Subfilum Pelmatozoa
a. Kelas crinodea
1. Ordo articulata

Subfilum Eleutherozoa
a. Kelas holothuroidea
1. Ordo aspidochirota
2. Ordo elasipoda
3. Ordo dendrochirota
4. Ordo molpadonia
5. Ordo apoda

b. Kelas chinoidea
Subkelass regularia
1. Ordo lepidocentroida
2. Ordo cidaroidea
3. Ordo aulodonta
4. Ordo camarodonta

Subkelas irregularia

1. Ordo clypeastroida
2. Ordo spatangoida

c. Kelas asteroidea
1. Ordo phanerozonia
2. Ordo spinulosa
3. Ordo forcipulata

d. Kelas ophiuroidea
1. Ordo ophiurae
2. Ordo euryalae

3. Jelaskan sistem saluran air yang ada pada Echinodermata dan apa fungsinya?
Sistem saluran air atau disebut dengan sistem ambulakral terdiri dari ring canal,
radial canal, stone canal, ampulla, dan tube foot.
Air masuk melalui tube foot kemudian air dialirkan melalui radial kanal dan
kemudian air masuk ke ring canal dan keluar melalui madreporit.
Fungsi sistem ambrulakral untuk memasukkan air dalam tubuh Echinodremata.

4. Jelaskan kepentingan Echinodermata bagi manusia!


 Bahan makanan dan obat obatan

5. Jelaskan fungsi dari pediselaria (pedicellaria), capit-capit yang sangat halus!


 Menangkap mangsa/makanan dan melindungi tubuh dari kotoran

6. Berupa apakah alat pernapasan hewan-hewan yang termasuk dalam kelas:


a. Holothuroidea
Berupa insang
b. Echinodea

Berupa insang dan kaki tabung

Jelaskan mekanisme pernafasannya!


Air masuk melalui kaki tabung, air yang masuk mengandung O2 dan CO2.
Pertukaran O2 dan CO2 terjadai di antara air laut dan cairan tubuh dari insang-
insangnya. Sillia pada ephithelium mempunyai peran sebagai penggerak cairan
coelom dan menciptakan air untuk pernapasan keluar masuk di dalam air laut.

7. Pelajarilah sistem pencernaan makanan pada hewan-hewan contoh dari filum


Echinodermata, kemudian buatlah gambar saluran pencernaan makanan secara
diagramatis dari kelas: Asteroidea, Ophiuroidea, Echinodea, Crinoidea, dan
Holothuroidea!
Saluran makanan dimulai dari peritoma- esofagus- ventrikulus – intestinum – dan
berakhir di anus
Pada kelas ophiuroidea tidak terdapat anus, sisa makanan dikeluarkan kembali
melalui peristoma.

8. Salah satu mangsa dari hewan Asteroidea adalah kerang. Jelaskan bagaimana cara
hewan Asteroidea membuka cangkangnya dan “memakan” tubuh kerang!
 Lengan dan kaki tabungnya membuka cangkang kerang, lalu
mendekatkan perutnya yang terdapat mulut ke dalam cangkang dan
memakan tubuh dari kerang.