Anda di halaman 1dari 3

Benarkah ada Indikasi Lesbian di dalam Al- ‫ت ِّم َن الن ِّ سَ ا ِّء‬ ِّ ‫ب ال ش َّ َه َو ا‬ ُّ ‫ح‬ُ ‫اس‬ ِّ َّ ‫ُز ي ِّ َن لِّ ل ن‬

Qur’an?
ِّ‫ير ال ْ ُم ق َ نْ طَ َر ة ِّ ِّم َن ال ذ َّهَ ب‬ ِّ ‫ط‬ ِّ ‫َو ال ْ ب َ ن ِّ ي َن َو ال ْ ق َ ن َا‬
Allah menciptakan segala sesuatu ْ ‫َو الْ فِّ ضَّ ةِّ َو ال ْ َخ ي ْ ِّل ال ْ ُم سَ َّو َم ةِّ َو‬
‫اْل َن ْ ع َ ا ِّم‬
berpasang-pasangan, ada tawa dan tangisan, ُ َّ‫ك َم ت َا ع ُ الْ َح ي َ ا ة ِّ ال د ُّن ْ ي َ ا ۖ َو َّللا‬ َ ِّ‫ث ۗ ذَٰ َ ل‬ِّ ‫َو ال ْ َح ْر‬
ada yang kaya dan yang hanya cukup untuk ِّ ‫ح سْ ُن الْ َم آ ب‬ ُ ُ ‫ِّع نْ د َ ه‬
makan, ada siang dan malam, ada matahari
dan bulan, pun ada kehidupan dan kematian. “Dijadikan indah pada (pandangan)
Begitu pula dengan manusia, yang Allah manusia kecintaan kepada apa-apa yang
diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak,
ciptakan berpasang-pasangan, antara laki-
harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda
laki dan perempuan. Sudah menjadi fitrah pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah
laki-laki menyukai perempuan, pun ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan
perempuan menyukai laki-laki. Namun, di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik
bagaimana jika yang berlaku malah (surga)”
sebaliknya? Berbicara tentang manusia yang
Seiring perkembangan zaman, dalam bahasa Arab disebut annas,
semakin banyak permasalahan dan bagaimanakah Al-Qur’an memaknai manusia
penyimpangan yang mencuat di kalangan dalam konteks ayat 14 pada surah Ali Imran
umat manusia. Tak terkecuali adanya LGBT di atas?
(Lesbi, Gay, Biseksual, dan Transgender) Annas ialah kalimat yang mencakup
yang telah, sedang, dan terus menjadi buah makna laki-laki dan perempuan. Jika annas
bibir dalam masyarakat. dimaknai laki-laki, maka merupakan hal yang
Pada bulan Februari lalu, Spartacus lumrah jika ia memiliki kecintaan terhadap
Index International Gay Travel hal-hal yang diinginkannya dalam hidup
mempublikasikan sebuah data negara di terutama perempuan, sebagaimana yang
Kawasan Amerika Latin yang paling ramah dimuat dalam ayat di atas, yakni annisa.
bagi kalangan LGBT. Namun, jika annas dalam konteks ayat
tersebut diartikan sebagai perempuan yang
Data tersebut menunjukkan bahwa sejatinya juga termasuk golongan manusia,
Argentina adalah negara Amerika Latin apakah ini termasuk hal yang wajar jika
pertama yang melegalkan perkawinan perempuan mencintai perempuan? Benarkan
sesama jenis pada tahun 2010. Disusul oleh Qs Ali Imran ayat 14 di atas menyiratkan
sejumlah negara lain seperti Kolombia, penghalalan lesbian? Lalu apakah pendapat
Ekuador dan Brazil yang turut mengakui tersebut dibenarkan dalam Islam?
kemitraan domestik untuk pasangan sesama
jenis dan menjadi tujuan favorit kalangan Untuk memahami makna yang
LGBT. terkandung dalam ayat-ayat Al-Qur’an,
seseorang tak cukup hanya dengan
Lalu, bagaimanakah pandangan Islam membaca terjemahannya berulang-ulang.
tentang hal tersebut? Berikut ini sedikit penjelasan tentang ayat
Firman Allah swt dalam Qs Ali Imran tersebut ditinjau dari beberapa sudut
ayat 14 : pandang.
Hal pertama yang perlu dilakukan ialah tumbuh inilah yang kemudian akan
menelisik lebih jauh makna kata per kata menghasilkan sesuatu yang baru. Dalam
untuk mengetahui apakah makna yang Mu’jam Al-Wasith pun disebutkan bahwa
tersirat di dalam Qs Ali Imron ayat 14 di kata annisa dimaknai amrun taa’khar, sesuatu
bawah ini. yang akan datang. Sehingga kalimat ini
selaras dengan pendapat yang dikemukakan
...... ‫اء وال َب ِّنيْن‬
ِّ ‫س‬
َ ‫ت ِّمنَ ال ِّن‬
ِّ ‫ش َه َوا‬ ِّ َّ‫ُز ِّينَ ِّللن‬
َّ ‫اس حُبُّ ال‬ oleh Syahrur di atas.
‫اْلية‬
Sama halnya dengan kata annisa,
Lafadz zuyyina merupakan bentuk ism Syahrur mengartikan al-banin pada ayat di
majhul (kalimat pasif) yang bermakna dihiasi atas adalah bangunan, sebab memiliki induk
atau dijadikan indah. Dalam Al-Qur’an, kata huruf yang sama, yakni ba’, dan nun.
zuyyina juga disebutkan dalam Qs Al-Baqarah Bangunan, yang lagi-lagi merupakan hal yang
ayat 212, Al-An’am ayat 108, 122, 137, dan turut menjadi sebab manusia terlena dalam
pada Surah Al-Hijr ayat 16. hidup. Pun jika ditinjau dari fakta sejarah
yang ada dan kondisi sosial masyarakat Arab
Jika ditinjau dari ilmu balaghah, kata
pada masa itu, dimana seorang laki-lakilah
annas di atas merupakan bentuk lafadz
yang cenderung berbangga diri memiliki
umum yang menunjukkan makna khusus,
keturunan laki-laki, bukan perempuan.
dikenal pula dengan istilah al-‘amm yadzullu
‘ala al-khash. Sehingga, kata annas pada ayat Perasaan bangga ini juga dimiliki oleh
tersebut merupakan bentuk keumuman laki-laki atas kecintaannya terhadap al-khailu,
manusia (‘am), yang lebih condong kepada kuda. Yang tak lain juga termasuk hewan
makna laki-laki secara khusus (khash). kesayangan Rasulullah.
Disebutkan dalam Tafsir Ibnu Abbas Dari beberapa pemaparan di atas
bahwa lafadz hubbussyahawaati diartikan sejatinya dapat ditarik benang merah bahwa
sebagai allaadzaati, yaitu hasuna linnasi fii sama sekali tidak ada indikasi bahkan
quluubihim (kebaikan untuk manusia dihati pelegalan lesbian dalam Qs Ali Imran ayat 14
mereka). Sehingga dalam konteks ini di atas. Sebagaimana yang telah dijelaskan,
diartikan bahwa hubbussyahawaati adalah secara umum annas memang menunjukkan
kesenangan, kelezatan, dan kenikmatan. makna laki-laki dan perempuan, namun annas
dalam konteks ayat ini lebih condong kepada
Dalam kamus Al-Munawwir, lafadz
makna laki-laki yang fitrahnya memiliki
annisa adalah perempuan. Namun, dalam
ketertarikan dan kecintaan lebih besar
konteks ayat ini, seorang pemikir muslim
terhadap perempuan yang Allah ciptakan
yang ahli dalam bidang semiotik, yakni
sebagai keindahan dunia dibanding hal-hal
Muhammad Syahrur menerangkan
lainnya. Maka tak heran jika ada sebuah
bahwasanya kata annisa tersusun dari
pepatah yang menyebutkan bahwa Laki-laki
kalimat nun, sin, dan hamzah, atau dalam
tercipta dengan kekuatan, sedangkan wanita
bahasa Arab disamakan dengan kata nasya’a
tercipta dengan keindahan.
yang berarti tumbuh. Meninjau makna annisa
dari perspektif keilmuannya, beliau Rasulullah SAW pernah bersabda
menerangkan bahwa sejatinya sesuatu yang dalam suatu kesempatan:
ِّ ‫علَى‬
َ‫الر َجا ِّل ِّمن‬ َ ‫اضر‬
ُّ ‫َما ت َ َر ْكتُ بَ ْع ِّدي فِّتْنَة‬
‫سآ ِّء‬
َ ‫الن‬
ِّ
“Tidak aku tinggalkan fitnah yang lebih
besar terhadap kaum laki-laki sepeninggalku,
kecuali fitnah perempuan.” (Muttafaq ‘Alaih).
Ibnu Hajar menuturkan, “Allah
meletakkan perempuan pada urutan pertama
sebelum menyebut yang lainnya, sebagai
sinyal bahwa fitnah wanita adalah induk dari
segala fitnah.”

Meskipun makna annas dalam ayat ini


lebih condong terhadap laki-laki, namun
annas juga tetap mengandung makna
perempuan. Sebagai pengisyaratan bahwa
yang memiliki keinginan terhadap hal-hal
duniawi tak hanya laki-laki, namun berlaku
juga untuk perempuan.

Berdasarkan problematika di atas, kita


dapat mengetahui pentingnya memahami
ayat Al-Qur’an secara kontekstual agar tidak
terjadi kesalahpahaman dalam pemaknaan
dan pengamalan pedoman hidup umat Islam
ini.

Wallahu a’lam bish-shawab