Anda di halaman 1dari 3

Pembuatan Lilin Aroma Terapi

BAB 1
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Lilin adalah sumber penerangan yang terdiri atas sumbu yang diselimuti oleh bahan bakar padat.
Dalam menyebarnya penerangan listrik, saat ini lilin lebih banyak digunakan untuk keperluan
lain, misalnya dalam upacara agama, perayaan ulang tahun, pewangi ruangan dan sebagainya.
Lilin aroma terapi bisa dijadikan penghias sekaligus pewangi ruangan. Lilin aroma terapi memiliki
beragam wangi, mulai dari buah buahan seperti strawberry, apel dan citrus, sampai bunga
bungaan seperti mawar, lili, lavender, atau melati. Dan juga wangi rempah rempahan seperti
cinamon, cedarwood, atau wangi rumput alang alang yang menyegarkan.

1.2 Rumusan Masalah

Bagaimana cara pembuatan lilin aroma terapi ?

1.3 Tujuan

Untuk mengetahui cara pembuatan lilin aroma terapi.

BAB 2
PEMBAHASAN

1.1 Alat dan bahan

- Paraffin atau potongan lilin


- Minyak essensial atau aroma terapi
- Pewarna atau crayon atau cat minyak
- Panci
- Gelas kecil untuk lilin
- Tusuk sate atau sumpit
- Kaleng bekas
- Sumbu kompor

1.2 Langkah kerja

1. Didihkan air di dalam panci


2. Lelehkan paraffin dengan cara memasukkan kaleng bekas berisi paraffin ke dalam panci air
3. Setelah paraffin meleleh, tambahkan petongan crayon atau pewarna secukupnya. Kemudian
aduk menggunakan pengaduk kayu
4. Siapkan gelas sebagai cetakan, agar sumbu kompor untuk sumbu lilin tegak dan berada di
tengah, ikat di batang lidi dan posisikan di tengah gelas
5. Setelah paraffin dan pewarna tercampur sempurna, masukkan minyak essensial secukupnya
lalu angkat kaleng dari panci
6. Masukkan bahan ke cetakan gelas kecil lalu tunggu hingga kering
7. Lilin aroma terapi selesai.

1.3 Target pasar

Hasil pembuatan lilin aroma terapi kami pasarkan di sekitar pekarangan sekolah. Selain itu kami
juga menerapkan konsep secara personal selling ( dari mulut ke mulut ) kami akan berusaha
mencari konsumen di sekitar kami dan menawarkan produk kami ini.

1.4 Strategi bisnis

Kami akan menyakinkan konsumen kami dengan kualitas lilin aroma terapi yang kami buat. Nilai
tambah produk ini adalah :
 Harga yang terjangkau
 Kualitas terjamin aman dan tahan lama

1.5 Analisis SWOT

1. Kekuatan ( S )
 Perolehan bahan baku mudah
 Tersedia teknologi yang mendukung
2. Kelemahan ( W )
 Cara pembuatan agak sulit
 Pembuatan membutuhkan waktu yang lama
3. Peluang ( O )
 Persaingan tidak banyak
 Tidak memerlukan biaya distribusi
4. Ancaman ( T )
 Belum adanya konsumen yang tepat
 Harga bahan baku meningkat

BAB 3
PENUTUP

3.1 Kesimpulan

Kerajinan bahan lunak merupakan salah satu peluang kita untuk menjadi wirausahawan sejak dini
karena kita dapat memulainya dengan cara yang sederhana. Salah satunya ialah kerajinan bahan
lunak dari lilin. Lilin dapat kita temui di berbagai tempat dengan berbagai varian dan harga yang
terjangkau, sehingga kita tidak menemukan kesulitan ketika mulai membuat kerajinan ini. Asalkan
kita memiliki tekad yang kuat serta tidak mudah putus asa dalam membuat usaha ini maka kita akan
menjadi wirausahawan yang sukses.

3.2 Saran

Kerajinan bahan lunak dapat kita produksi untuk menjadi berbagai macam kerajinan bahan lunak.
Tinggal dibutuhkan semangat dan kreatifitas untuk melahirkan kerajinan bahan lunak yang digemari
oleh banyak orang