Anda di halaman 1dari 5

Pengaruh Cahaya Terhadap

Pertumbuhan Kacang Hijau


KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, karena dengan rahmat dan karunia-Nya
Penullis dapat menyelesaikan makalah ini. Sholawat dan salam senantisa tercurah pada junjungan
kita Nabi Muhammad SAW. Makalah ini diajukan guna untuk melengkapi tugas biologi.
Penyusunan karya ilmiah ini dapat diselesaikan atas bantuan serta bimbingan dari berbagai pihak,
untuk itu kami dengan sepenuh hati menyampaikan terima kasih kepada :
1. Kedua Orang tua yang selalu mendukung saya
2. Guru Biologi yang juga sekaligus pembimbing kami
3. Serta teman-teman semua yang telah memberikan Bantuan dan mendukung saya
Penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu sehingga Makalah
Penelitian ini dapat diselesaikan tepat pada waktunya. Penulis menyadari bahwa Makalah ini
masih jauh dari sempurna, oleh karena itu Penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat
membangun demi kesempurnaan makalah ini.
Semoga makalah ini memberikan informasi yang bermanfaat untuk menambah wawasan dan
pengetahuan bagi kita semua.

DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR............................................................................................
DAFTAR ISI............................................................................................................
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar belakang.......................................................................................................
B. Rumusan masalah..................................................................................................
C. Tujuan....................................................................................................................
D. Hipotesis................................................................................................................
BAB II LANDASAN TEORI
A. Pengertian Pertumbuhan dan Perkecambahan......................................................
B. Macam-macam perkecambahan ………………………………………………...
C. Proses Perkecambahan…………………………………………………………..
D. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan……………………………….
BAB III METODE PENELITIAN
A. Variabel……………………………………………………………………...........
B. Alat dan Bahan……………………………………………………………………
C. Langkah-langkah…………………………………………………………………
D. Hasil Penelitian…………………………………………………………………..
BAB IV PENUTUP
A. Kesimpulan…………………………………………………………………….....
B. Saran……………………………………………………………………………..
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Tumbuhan merupakan makhluk hidup yang berperan sebagai produsen di muka
bumi ini. Dalam ekosistem terdapat dua macam komponen yang saling ketergantungan,
yaitu komponen biotik dan komponen abiotik . komponen biotik terdiri dari tumbuhan,
hewan, dan manusia. Sedangkan komponen abiotik antara lain : udara, gas, angin, cahaya,
matahari, dan sebagainya. Antara komponen biotik dan abiotik saling mempengaruhi,
misalnya, tumbuhan memerlukan cahaya matahari untuk melakukan fotosintesis. Hasil
fotosintesis dibutuhkan oleh makhluk hidup lainnya. Oleh karena itu, saya mengadakan
eksperimen untuk mengetahui apakah benar ada pengaruh cahaya matahari terhadap
pertumbuhan kacang hijau.

B. Rumusan Masalah
1. Apa ada pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan kacang hijau ?
2. Apa ada perbedaan antara tumbuhan kacang hijau di tempat gelap dan tumbuhan kacang
hijau di tempat terang ? Mengapa ?
C. Tujuan
Mengetahui apa ada pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan kacang hijau.
D. Hipotesis
Cahaya dapat mempengaruhi pertumbuhan kacang hijau. Perbedaan kacang hijau di tempat gelap
dengan kacang hijau di tempat terang terdapat pada ukuran tumbuhan, dll.

BAB II
LANDASAN TEORI
A. Pengertian Pertumbuhan dan Perkecambahan
Pertumbuhan adalah proses pertambahan volume yang irreversibel (tidak dapat kembali) karena
adanya pembelahan mitosis atau pembesaran sel. Tumbuhan bertambah tinggi dan besar
disebabkan oleh dua hal berikut :
1. Pertambahan jumlah sel sebagai hasil pembelahan mitosis pada meristem di titik tumbuh
primer dan sekunder.
2. Pertambahan komponen-komponen seluler dan adanya diferensiasi sel Perkecambahan
adalah munculnya platula (tanaman kecil dari dalam biji).
B. Macam-macam Perkecambahan
Perkecambahan biji dapat dibedakan menjadi 2, yaitu :
ü Epigeal
Perkecambahan epigeal adalah apabila terjadi pembentangan ruas batang di bawah daun lembaga
atau hipokotil sehingga mengakibatkan daun lembaga dan kotiledon terangkat ke atas tanah,
misalnya pada kacang hijau (Phaseoulus radiatus).
ü Hipogeal
Perkecambahan hipogeal adalah apabila terjadi pembentangan ruas batang teratas (epikotil)
sehingga daun lembaga ikut tertarik ke atas tanah, tetapi kotiledon tetap di bawah tanah.
Misalnya pada biji kacang kapri (Pisum sativum)

C. Proses Perkecambahan
Perkecambahan diawali dengan penyerapan air dari lingkungan sekitar biji, baik tanah, udara,
maupun media lainnya. Perubahan yang teramati adalah membesarnya ukuran biji yang disebut
tahap imbibisi (berarti "minum"). Biji menyerap air dari lingkungan sekelilingnya, baik dari
tanah maupun udara (dalam bentuk embun atau uap air. Efek yang terjadi adalah membesarnya
ukuran biji karenasel-sel embrio membesar) dan biji melunak. Proses ini murni fisik.

D. Faktor-faktor yang Mempengaruhi


1. Faktor Luar
a. Air dan Mineral berpengaruh pada pertumbuhan akar. Diferensiasi salah satu unsur hara atau
lebih akan menghambat atau menyebabkan pertumbuhan tak normal.
b. Kelembaban.
c. Suhu di antaranya mempengaruhi kerja enzim. Suhu ideal yang diperlukan untuk
pertumbuhan yang paling baik adalah suhu optimum, yang berbeda untuk tiap jenis tumbuhan.
d. Cahaya mempengaruhi fotosintesis. Secara umum merupakan faktor penghambat.
*Etiolasi adalah pertumbuhan yang sangat cepat di tempat yang gelap
*Fotoperiodisme adalah respon tumbuhan terhadap intensitas cahaya dan panjang penyinaran.
2. Faktor Dalam
A. Faktor Gen
Gen berfungsi mengendalikan seluruh aktivitas yang terjadi di dalam sel, termasuk
pertumbuhan. Meskipun kedua tumbuhan mendapat pengaruh lingkungan yang sama, teetapi jika
tumbuhan tersebut memiliki gen yang berbeda maka kemampuan tumbuhnya pun berbeda.
B. Hormon pertumbuhan
1) Auksin, berperan untuk memacu pemanjangan sel (pemanjangan batang)
2) Giberellin, berperan memacu perkecambahan biji serealia (padi,jagung,gandum)
3) Sitokinin, berperan turut mengendalikan pembungaan
4) Hormon kalin, hormon ini merangsang pertumbuhan pada tanaman
5) Asam Traumalin, hormon ini berperan dalam regenerasi sel
6) Asan Absisat, hormone ini berperan menghambat perkecambahan biji
7) Gas etilin, senyawa ini dapat mempengaruhi proses pematangan buah-buahan, merangsang
pengguran buah dan daun.
BAB III
METODE PENELITIAN
A. Variabel
a. Variabel bebas : Cahaya
b. Variabel terikat : Pertumbuhan
c. Variabel kontrol : kapas lembab dan jenis kacang

B. Alat dan Bahan


I. 2 Buah wadah yang sama besar
II. 10 Biji kacang hijau
III. Kapas
IV. Penggaris
V. Air
VI. Cahaya Matahari

B. Langkah-langkah
1. Menentukan variabel-variabel :
a. Variabel bebas : Hari dan Intensitas Cahaya
b. Variabel Terikat : Tinggi tanaman, warna daun, kekokohan Akar
c. Variabel kontrol : Kapas Lembab dan jenis kacang

2. Menyiapkan alat dan bahan.


3. Isi 2 wadah yang sama besar dengan kapas yang telah dibasahi dengan air.
4. Masukan 5 biji kacang hijau ke masing-masing wadah.
5. Beri tanda pada masing-masing wadah. wadah I “Terang” , wadah II “Gelap”.
6. Letakan wadah bertanda terang ke tempat yang terang, dan wadah yang bertanda gelap ke
tempat yang gelap.
7. Siram dengan air secukupnya pada masing-masing tanaman.
8. Ukur setiap hari pertambahan tinggi masing-masing tanaman dengan menggunakan penggaris
dan amati setiap hari sifat tanaman.
C. Hasil Penelitian

Umur kecambah (hari)


Perlakuan
1 5 8 10
Kecambah di Tempat Belum 5 cm 9 cm 16 cm
Gelap tumbuh

Kecambah di Tempat 0,5 cm 3,5 cm 6 cm 15 cm


Terang

BAB IV
PENUTUP

A. Kesimpulan
Dari hasil pengamatan dapat di simpulkan bahwa ada pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan
kacang hijau. rata – rata kacang hijau yang tertinggi adalah kacang hijau yang berada di tempat
yang gelap dan pertumbuhannya yang paling cepat juga di tempat yang gelap. Hal ini di sebab
kan karena hormon auksin sangat cepat berkembang di tempat gelap.

B. Saran
Dalam melakukan percobaan, hendaknya memperhatikan kondisi lingkungan yang sesuai dengan
apa yang ingin diteliti sehingga hasil percobaan itu baik dan valid. Serta, pada saat melakukan
percobaan amatilah percobaan dengan teliti dan siapkan tabel khusus untuk mencatan hasil
penelitian.