Anda di halaman 1dari 2

TETANUS

No. Dok:
S No. Revisi:
O Tanggal terbit :
P Halaman:
PEMERINTAH
KABUPATEN Kepala Puskesmas Ollot
BOLAANG Ade Irma S Sangko
MONGONDOW NIP.196710011988122001
UTARA
1. Pengertian Penatalaksanaan Tetanus adalah penatalaksaan pada
pasien dengan penyakit pada sistem saraf yang
disebabkan oleh tetanospasmin.
2. Tujuan Sebagai acuan dalam penatalaksanan pasien dengan
Tetanus di UPTD Puskesmas Ollot

3. Kebijakan

4. Referensi Permenkes RI no. 5 tahun 2014 tentang Panduan


Praktik Klinis bagi Dokter di Fasilitas Kesehatan
Primer.

5. Langkah- 1. Petugas memanggil pasien


langkah/ 2. Dokter melakukan anamnesa untuk mengetahui
prosedur keluhan utama serta anamnesis terpimpin yang
meliputi kekakuan dan spasme yang menetap
disertai rasa sakit pada otot disekitar atau
proksimal luka, trismus, disfagia, rhisus
sardonikus, disfungsi nervus cranial, kekakuan
dada dan perut (opistotonus), rasa sakit dan
kecemasan yang hebat serta kejang umum yang
dapat terjadi dengan rangsangan ringan seperti
sinar, suara dan sentuhan dengan kesadaran yang
tetap baik.
3. Dokter melakukan pemeriksaan fisik umum dan
neurologis untuk menegakkan diagnosis tetanus.
4. Dokter menuliskan hasil anamnesis dan
pemeriksaan fisik umum dan neurologis , diagnosis
serta terapi kedalam buku status pasien.
5. Dokter memberikan terapi diazepam 6-8 mg/hari,
Anti Tetanus Serum (ATS), antibiotika spektrum
luas (Tetrasiklin, eritromisin dan metronidazol).
6. Dokter memberikan edukasi kepada keluarga pasien
berupa informasi tentang Tetanus.

6. Unit Terkait 1. Loket pendaftaran,


2. Ruang Periksa umum Umum
3. Ruang apotik.

Rekaman history Isi yang dirubah Isi perubahan Tanggal


perubahan mulai
No dilakuka
n