Anda di halaman 1dari 4

TIM PENANGGULANGAN KEADAAN DARURAT (PKD)

No. Dokumen No. Revisi Halaman

158/SOP-MFK/RS- 00 1/2
RSUD TALISAYAN
Tls/VII/2019
Kabupaten Berau
Ditetapkan di Talisayan,
STANDAR Tanggal Terbit Direktur RSUD Talisayan
PROSEDUR
OPERASIONAL
( SPO ) 08 Juli 2019
drg. Nursyamsi
NIP. 19770201 200502 2 001
PENGERTIAN Tim penanggulangan Keadaan darurat adalah suatu tim yang
dibentuk sebagai tim yang tanggap ketika terjadi bencana dan
kebakaran yang di buat berdasarkan unit dalam lingkungan
rumah sakit. Dimana tim tersebut tersusun dari beberapa
bagian yaitu : Ketua tim, petugas komunikasi, petugas
evakuasi dan petugas kebakaran di rumah sakit.

TUJUAN 1. Sebagai sistem terpadu dalam pencegahan kebakaran


dan kegawatdaruratan yang terjadi di rumah sakit.
2. Sebagai salah satu sistem dalam menjamin keselamatan
dan keamanan di rumah sakit

KEBIJAKAN Peraturan Direktur nomor ..........tentang keamanan dan


keselamatan di RSUD Talisayan

1
TIM PENANGGULANGAN KEADAAN DARURAT (PKD)

No. Dokumen No. Revisi Halaman

158/SOP-MFK/RS- 00 2/2
RSUD TALISAYAN
Tls/VII/2019
Kabupaten Berau
PROSEDUR Setiap ruangan setiap harinya selalu membuat jadwal nama-
nama petugas yang bertanggung jawab pada hari itu sebagai
ketua tim, petugas pemadam, petugas evakuasi, dan petugas
komunikasi. Yang uraian tugasnya sebagai berikut:
1. KETUA TIM
a. Menggunakan Topi/helm Berwarna ”Putih”
b. Menyusun jadwal jaga tiap shift nya
c. Memastikan tempat kejadian dan bertindak sebagai
komando ditempat.
d. Menyelamatkan dokumen dokumen penting.
e. Memimpin dan mengkoordinir tim, baik itu Petugas
Pemadam kebakaran, petugas evakuasi, maupun
petugas Komunikasi

2. PETUGAS PEMADAM KEBAKARAN


a. Menggunakan Topi/Helm berwarna ”Merah”
b. Memastikan di mana lokasi kebakaran.
c. Menekan Fire Alarm (jika ada)
d. Bergerak menuju lokasi kebakaran.
e. Melapor kesiagaan untuk tindakan pemadaman
kepada Ketua tim.
f. Melakukan tindakan pemadaman.

2
TIM PENANGGULANGAN KEADAAN DARURAT (PKD)

No. Dokumen No. Revisi Halaman

158/SOP-MFK/RS- 00 2/2
RSUD TALISAYAN
Tls/VII/2019
Kabupaten Berau
PROSEDUR g. Memastikan Bahwa APAR berfungsi dengan baik

3. PETUGAS KOMUNIKASI
a. Menggunakan Topi/Helm berwarna “Biru“
b. Melaporkan kejadian kepada IPSRS, Security, dan
Komandan Bencana
c. Mengumumkan Kode Emergency diruangan tersebut.
d. Mematikan peralatan pengendali listrik dan aliran gas
yang bisa dikenai akibat kebakaran.
e. Mengupayakan kelancaran sarana agar prosedur
pengendalian keadaan darurat dan evakuasi berjalan
baik.
f. Menyelamatkan aset rumah sakit

4. Petugas EVAKUASI
a. Menggunakan Topi/Helm berwarna ”Kuning”
b. Melacak jalan/meyakinkan jalan aman tanpa hambatan
atau jebakan pintu tertutup.
c. Memimpin para penghuni meninggalkan ruangan,
mengatur dan memberi petunjuk tentang rute dan arus
evakuasi menuju tempat berkumpul melalui jalan dan
tangga darurat.

3
TIM PENANGGULANGAN KEADAAN DARURAT (PKD)

No. Dokumen No. Revisi Halaman

158/SOP-MFK/RS- 00 2/2
RSUD TALISAYAN
Tls/VII/2019
Kabupaten Berau
PROSEDUR d. Mencari penghuni atau siapa saja, dimana pada saat
terjadi kebakaran ada dilantai tersebut, terutama
diruang tertutup.
e. Melakukan tugas evakuasi dengan berpegang teguh
pada prosedur evakuasi, antara lain:
1) Melarang penghuni yang berjalan melawan arah
atau arus yang menuju kedaerah aman.
2) Memberitahukan agar melepaskan, sepatu yang
bertumit tinggi.
3) Melarang berlari kencang, tapi berjalan cepat dan
tidak saling mendahului
4) Mengingatkan agar tidak membawa barang besar
dan berat
5) Tetap berfikir tenang dan hindari kepanikan
6) Keluar gedung untuk menuju titik kumpul
7) Berkumpul ditempat yang telah ditentukan dan
menunggu sampai adanya pemberitahan keadaan
telah aman
8) Jangan kembali masuk kedalam gedung /
bangunan sebelum diumumkan melalui
komunikasi, bahwa keadaan telah aman

UNIT TERKAIT Seluruh Unit Terkait