Anda di halaman 1dari 2

Nama : NIM : Tanda tangan :

TUGAS KF 2 (Dikumpulkan hari Senin, 4 November 2019)

1. Berikan satu contoh metode analisis suatu zat aktif yang terkandung dalam suatu sediaan
farmasi secara lengkap, meliputi analisis kualitatif dan analisis kuantitatif.

2. Tuliskan minimal 4 perbedaan prinsip metode Mohr, Volhard dan Fajans ?

3. Tuliskan mekanisme reaksi penetapan kadar Infus intravena NaCl secara Mohr jika dititrasi
pH 3 dan jelaskan !

4. Prosedur penentuan kadar Kalsium laktat dalam sediaan tablet secara kompleksometri :
 Timbang seksama 20 tablet dan serbukkan.
 Timbang seksama serbuk yang setara dengan 150 mg Kalsium laktat.
 Larutkan dalam 30 ml aquadest, bila perlu hangatkan.
 Tambahkan 15 ml dapar salmiak pH = 10 dan 30 mg indikator EBT dalam NaCl (1:100).
 Titrasi dengan larutan Na2EDTA 0,05 M hingga terjadi perubahan warna dari merah violet
menjadi biru .

Jika kita baca prosedur diatas :


a) Terangkan apa maksud dari penyerbukan 20 tablet.
b) Terangkan apa maksud dari penambahan dapar salmiak pH = 10 ?.
c) Terangkan secara singkat cara pembuatan dapar salmiak pH = 10 tsb.
d) Apa yang harus anda perhatikan dari indikator EBT yang akan ditambahkan ke dalam sistem
titrasi ?
e) Apa yang harus diperhatikan dalam penggunaan larutan Na2EDTA 0,05 M sebagai senyawa
pengkhelat dalam titrasi kompleksometri ini.

5. Penetapan kadar analit MgSO4.7H2O dilakukan secara kompleksometri menggunakan bantuan larutan
Na2EDTA 0,05 M. Sebelum analisis penetapan kadar, terlebih dahulu ditentukan normalitas larutan
baku sekunder Na2EDTA terhadap larutan baku primer ZnSO4.7H2O 0,05 M sebanyak 10,0 ml.
Pembakuan Na2EDTA dilakukan sebanyak tiga kali (triplo ) dan diperoleh volume rata-rata larutan
Na2EDTA yang digunakan untuk pembakuan terhadap larutan baku primer ZnSO4.7H2O 0,05 M adalah
10,8 ml. Selanjutnya percobaan dilanjutkan dengan penetapan kadar MgSO4.7H2O dengan mengambil
sampel uji sebanyak 10,0 ml yang kemudian dilarutkan dalam 20 ml aquadest dan dihangatkan sampai
larut. Kemudian ke dalam sistem titrasi ditambahkan 3 ml dapar salmiak pH.30 dan 30 mg EBT (1;100)
dalam NaCl. Selanjutnya titrasi analit dengan larutan Na2EDTA 0,05 M yang telah dibakukan hingga
terjadi perubahan warna dari merah violet ke biru muda dan dilakukan sebanyak tiga kali (triplo) dengan
data volume larutan Na2EDTA yang digunakan sbb : volume 1 = 12,5 ml, volume 2 = 12,3 ml dan
volume 3 = 12,4 ml. Brp kadar (% b/v ) MgSO4.7H2O dalam sampel uji tsb. ( Mr MgSO4.7H2O =
246 dan BE MgSO4.7H2O = 1 )
JAWABAN :