Anda di halaman 1dari 9

Diskusi Kasus

TINEA PEDIS TIPE INTERDIGITALIS

Oleh:
Zakiah Khoirunnisa, S.Ked

Pembimbing:
Prof. Dr. dr. H. M. Athuf Thaha, Sp. KK(K), FINSDV, FAADV

BAGIAN/DEPARTEMEN DERMATOLOGI DAN VENEREOLOGI


FAKULTAS KEDOKTERANUNIVERSITAS SRIWIJAYA
RSUP DR. MOHAMMAD HOESIN PALEMBANG
2017
KASUS
I. IDENTIFIKASI
Nama : Ny. H
Usia : 54 tahun
Jenis kelamin : Perempuan
Status : Menikah
Agama : Islam
Pekerjaan : Guru
Pendidikan : S1
Suku : Sumatera
Alamat : Jalan K.H Azhari, Plaju, Palembang.
No.RM : 1002560
Kunjungan pertama ke Poliklinik Dermatologi dan Venereologi (DV) RSUP
dr. Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang, tanggal 20 April 2017 pukul
11.00 WIB.

II. ANAMNESIS (Autoanamnesis dengan pasien pada tanggal 20 April 2017


pukul 11.00 WIB)
Keluhan utama:
Bercak merah ditutupi sisik putih pada sela jari kedua kaki yang
semakin luas sejak 5 hari lalu.
Keluhan tambahan:
Gatal
Riwayat perjalanan penyakit:
Kisaran 8 bulan lalu, pasien mengeluh timbul bercak kemerahan
ditutupi sisik pada sela antara jari jempol dan telunjuk kaki kiri. Bercak terasa
gatal, hilang timbul. Pasien berobat ke dokter umum, dikatakan infeksi jamur.
Pasien diberi obat yang dioleskan dua kali sehari pada bercak merah (pasien
lupa nama obat). Keluhan gatal sedikit berkurang.

2
Kisaran 2 bulan lalu, timbul bercak merah ditutupi sisik di telapak kaki
kiri. Kulit terasa kering dan gatal. Pasien masih meneruskan obat dari dokter
umum. Keluhan tidak berkurang.
Kisaran 5 hari lalu, timbul bercak merah baru di sela antara jari manis
dan kelingking kaki kiri serta di sela antara jari jempol dan telunjuk kaki
kanan. Bercak merah ditutupi sisik, putih dan terasa gatal. Pasien berobat ke
poliklinik DV RSMH Palembang.

Riwayat penyakit dahulu


 Riwayat kencing manis ada, sejak 1 tahun lalu. Pasien kontrol teratur ke
dokter umum, pasien mengonsumsi obat metformin 2x1.
 Riwayat keluhan bercak merah bersisik di kaki tidak ada.

Riwayat penyakit keluarga


 Riwayat penyakit dengan keluhan bercak merah ditutupi sisik dalam
keluarga disangkal.

Riwayat higienitas
 Pasien bekerja sebagai guru olahraga. Pasien menggunakan sepatu
olahraga setiap hari dalam jangka waktu lama.
 Saat mencuci dirumah, kaki pasien sering terendam air dan tidak
dikeringkan.

Riwayat Sosial Ekonomi


 Pasien bekerja sebagai guru dengan penghasilan Rp3.000.000,- perbulan.
 Suami pasien telah meninggal dunia. Pasien memiliki 2 orang anak.
 Kesan : sosial ekonomi lemah

3
III. PEMERIKSAAN FISIK (Tanggal 20 Maret 2017 pukul 11.15 WIB)
A. Status Generalikus
Keadaan umum : Baik
Kesadaran : Kompos mentis
Tekanandarah : 150/100 mmHg
Nadi : 86 x/menit
Laju pernapasan : 20 x/menit
Suhu : 36,7ºC
Beratbadan : 76 kg
Tinggibadan : 156 cm
IMT : 31,27 kg/m2
Status gizi : overweight

B. Keadaan Spesifik
Ekstremitas
Superior : akral hangat, deformitas (-), sianosis (-), edema (-)
Inferior : akral hangat, deformitas (-), sianosis (-), edema (-)

C. Status dermatologikus
 Regio interdigitalis I, IV pedis sinistra, interdigitalis I pedis dextra :
Patch eritem, multipel, lentikuler, ditutupi skuama putih, sedang,
selapis, madidans
 Regio plantar pedis sinistra
-Patch eritem-hiperpigmentasi, multitpel, plakat, sebagian ditutupi
skuama putih, kering, sedang, selapis
-Fisura, linier, soliter

4
Gambar 1. Regio plantar pedis dextra et sinistra. Regio plantar pedis
sinistra: tampak patch eritem-hiperpigmentasi, multitpel, plakat, sebagian
ditutupi skuama putih, kering, sedang, selapis

Gambar 2. Regio interdigitalis I pedis sinistra tampak patch eritem,


multipel, lentikuler, ditutupi skuama putih, sedang, selapis, madidans

5
Gambar 3. Regio interdigitalis IV pedis sinistra. tampak patch eritem,
multipel, lentikuler, ditutupi skuama putih, sedang, selapis, madidans.

Gambar 4. Regio interdigitalis I pedis dextra tampak patch eritem,


multipel, lentikuler, ditutupi skuama putih, sedang, selapis, madidans.

IV. PEMERIKSAAN PENUNJANG


 Pemeriksaan spesimen kerokan kulit dengan penambahan KOH 10%.
Dilakukan pengerokan kulit pada lesi di regio interdigitalis I pedis sinistra
kemudian ditambah larutan KOH 10% dan diperiksa menggunakan

6
mikroskop dengan pembesaran okuler 10x dan objektif 40x. Hasil:
ditemukan hifa panjang bersekat dan bercabang (gambar 5).

Hifa panjang
bersekat dan
bercabang

Gambar 5. Tampak hifa panjang bersekat dan bercabang.

V. RESUME
Ny. H, perempuan 54 tahun mengeluh timbul bercak kemerahan ditutupi
sisik putih pada sela antara jari jempol dan telunjuk kaki kiri sejak 8 bulan
lalu . Pasien berobat ke dokter umum, dikatakan infeksi jamur. Pasien diberi
obat yang dioleskan dua kali sehari pada bercak merah (pasien lupa nama
obat). Pruritus sedikit berkurang. Kisaran 2 bulan lalu, timbul patch eritem
ditutupi skuama putih pada regio plantar pedis sinistra. Pasien masih
meneruskan obat dari dokter umum. Keluhan tidak berkurang. Kisaran 5 hari
lalu, timbul patch eritem ditutupi skuama putih pada regio interdigitalis IV
pedis sinistra dan interdigitalis I pedis dextra. Pemeriksaan fisik status
generalikus dan keadaan spesifik dalam batas normal. Status dermatologikus

7
regio interdigitalis I, IV pedis sinistra, interdigitalis I pedis dextra: patch
eritem, multipel, lentikuler, ditutupi skuama putih, sedang, selapis, madidans.
Regio plantar pedis sinistra: patch eritem, hiperpigmentasi, multitpel, plakat,
sebagian ditutupi skuama putih, kering, sedang, selapis. Fisura, linier, soliter.
Pemeriksaan spesimen kerokan kulit di regio interdigitalis I pedis sinistra
dengan penambahan larutan KOH 10% ditemukan hifa panjang bersekat dan
bercabang.

VI. DIAGNOSIS BANDING


 Tinea pedis tipe interdigitalis
 Kandidosis intertriginosa
 Dermatitis kontak iritan

VII. DIAGNOSIS KERJA


Tinea pedis tipe interdigitalis

VIII. PEMERIKSAAN ANJURAN


Biakan jamur dengan menggunakan medium agar dekstrosa Sabouraud.

IX. PENATALAKSANAAN
Umum:
 Menjelaskan kepada pasien bahwa penyakit disebabkan infeksi jamur
 Edukasi pasien mengenai higiene kaki seperti mencuci kaki
menggunakan sabun antibakteri
 Menyarankan pasien untuk menggunakan kaos kaki katun yang
menyerap keringat dan sering mengganti kaos kaki apabila lembab
 Menyarankan pasien untuk tidak terlalu lama menggunakan sepatu
yang tertutup
 Menyarankan kepada pasien agar mengeringkan kaki dengan handuk
terutama jari dan sela jari kaki
 Menjelaskan kepada pasien untuk menjemur sepatu dan kaos kaki di
luar ruangan dengan sinar matahari yang cukup agar tidak lembab

8
 Menjelaskan cara penggunaan obat

Khusus:

- Topikal :
 Krim ketokonazole 2% dioles tiap 12 jam pada sela jari kaki yang
terdapat bercak merah dan sisik putih
- Sistemik
Tablet itrakonazol 200 mg diminum 2 tablet tiap 12 jam hingga 1 pekan.

X. PROGNOSIS
 Quo ad vitam : bonam
 Quo ad functionam : bonam
 Quo ad sanationam : dubia ad bonam