Anda di halaman 1dari 4

TUGAS IPS

D
I
S
U
S
U
N
OLEH
MUHAMMAD SURYA RIJAL
NUR HIDAYAH
AIDIL ARKAM
AHMAD FAUZI
AMRIA
SYAHRIL

KELAS IX A
1.PEPERANGAN
Teori Penyebab Perang

1.Teori Naluri Agresi

Akar peperangan terletak pada naluri berperang atau sifat


haus perang yang bersumber dari sifat binatang manusia.
Dorongan agresif manusia dapat dilacak dari perliku
manusia.

2.Teori Darwinisme Sosial Internasional

Teori darwin ini menyebutkan bahwa manusia seperti


mahkluk biologi, berkembang dan maju melalui persaingan.
Hanya yang kuat akan bertahan dan yang lemah akan
tersisih.

3.Teori Nasionalisme, Separatisme dan Iredentisme

-Nasionalisme : suatu identitas kelompok kolektif


yang secara emosional mengikat banyak orang menjadi
suatu bangsa. Hubungan nasionalisme dengan perang
bangkitnya identitas penduduk yang berakhir pada
lahirnya tuntunan teritorial atas dasar etnis,
agama, dll.

-Separatisme : suatu kelompok nasionalis yang


mencoba untuk melepaskan diri dari suatu negara
untuk membentuk negara baru. Kebanggaan kelompok
separatisme adalah etnis, dan bisa juga perang
saudara.

-Iredentisme : negara menuntut diserahkanya suatu


wilayah beserta penduduknya yang masih dijadikan
bagian negara lain. Contoh kasus Sipadan dan
Ligitan.

4.Konflik Internasional Akibat Perselisihan Internal

Perselisihan perang saudara yang meluas menjadi konflik


internasional ketika intervensi eksternal (asing) ikut
masuk kedalam wilayah konflik. Contoh : perang vietnam,
perang korea, dan terakhir perang di Libia.

5.Perlombaan Senjata dan Dilema Kekuasaan


Pecahnya perang akibat perlombaan senjata yang secara
strategis tidak stabil dan secara politik terkucil.
Negara yang bermusuhan terkunci dalam sebuah siklus
ketakutan. Contoh negara Israel yang secara politik
terkucilkan di kawasan timur tengah.

6.Kerugian Relatif

Pemberontakan politik dan perkembangan lainya terjadi


bila rakyat merasa bahwa apa yang mereka terima kurang
dari semestinya untuk menebus kekecewaan maka kelompok
ini melakukan agresi dan kekerasan politik, contohnya
adalah kudeta.

7.Kompleks Industri Militer

Jaringan kelompok ini melibatkan antara lain ;

-Tentara tentara profesional.

-Pengusaha industri militer.

-Pejabat tinggi pemerintah yang karirnya tergantung


pada belanja militer.

-Anggota parlement yang daerah asalnya diuntungkan


oleh proyek pertahanan.

Mungkin beberapa alasan diataslah yang dapat menjawab mengapa


perang terjadi di dunia ini. Dalam setiap peperangan ada
kelompok-kelompok yang diuntungkan, karena dapat memasokan
industri senjatanya kedalam wilayah konflik perang. Selain itu
perang juga dapat dilakukan sebagai unjuk kekuatan dari senjata
baru, dengan menggunakan suatu wilayah konflik sebagai tempat
pelatihanya

2.PENGARUH KEBUDAYAAN MASYARAKAT LAIN


a) Akulturasi (cultural contact),
yaitu suatu kebudayaan tertentu yang dihadapkan dengan unsur-unsur kebudayaan
asing, yang lambat laun unsur kebudayaan asing tersebut melebur atau menyatu
ke dalam kebudayaan sendiri (asli), tetapi tidak menghilangkan ciri
kebudayaan lama.

Hal yang terjadi dalam akulturasi adalah sebagai berikut.


(1) Substitusi, yaitu unsur kebudayaan yang ada sebelumnya diganti, dengan
melibatkan perubahan struktural yang kecil sekali.
(2) Sinkretisme, unsur-unsur lama bercampur dengan yang baru dan membentuk
sebuah sistem baru.
(3) Adisi, unsur-unsur baru ditambahkan pada unsur yang lama.
(4) Dekulturasi, hilangnya bagian substansial sebuah kebudayaan.
(5) Orijinasi, tumbuhnya unsur-unsur baru untuk memenuhi kebutuhan situasi
yang berubah.
(6) Rejection (penolakan), perubahan yang sangat cepat sehingga sejumlah
besar orang tidak dapat menerimanya, menyebabkan penolakan, pemberontakan,
gerakan kebangkitan.

b) Difusi,
yaitu penyebaran unsur-unsur kebudayaan dari suatu tempat ke tempat lain,
dari orang ke orang lain, dan dari masyarakat ke masyarakat lain. Manusia
dapat menghimpun pengetahuan baru dari hasil penemuan-penemuan. Tipe difusi
seperti berikut. (1) Difusi intramasyarakat

(a) Pengakuan bahwa penemuan baru bermanfaat bagi masyarakat


(b) Ada tidaknya unsur kebudayaan yang mempengaruhi (untuk
diterima/ditolak)
(c) Unsur berlawanan dengan fungsi unsur lama, akan ditolak
(d) Kedudukan penemu unsur baru ikut menentukan penerimaan
(e) Ada tidaknya batasan dari pemerintah

(2) Difusi antarmasyarakat dipengaruhi oleh:


(a) kontak antarmasyarakat tersebut,
(b) kemampuan mendemonstrasikan,
(c) kegunaan,
(d) menyaingi unsur lama/mendukung,
(e) peran penemu dan penyebarannya,
(f) pemaksaan.

c) Penetrasi,
yaitu masuknya unsur-unsur kebudayaan asing secara paksa, sehingga merusak
kebudayaan lama yang didatangi. Apabila kebudayaan baru seimbang dengan
kebudayaan setempat, masing-masing kebudayaan hampir tidak mengalami
perubahan atau tidak saling mempengaruhi, yang disebut hubungan simbiotik.

d) Invasi,
yaitu masuknya unsur-unsur kebudayaan asing ke dalam kebudayaan setempat
dengan cara peperangan (penaklukan) bangsa asing terhadap bangsa lain.
e) Asimilasi,
yaitu proses penyesuaian (seseorang/kelompok orang asing) terhadap kebudayaan
setempat. Dengan asimilasi, kedua kelompok baik asli maupun pendatang lebur
dalam satu kesatuan kebudayaan. Penyebab asimilasi antara lain: toleransi,
rasa simpati, kesamaan kepentingan, dan perkawinan.
f) Hibridisasi,
yaitu perubahan kebudayaan yang disebabkan oleh perkawinan campuran antara
orang asing dengan penduduk setempat.

g) Milenarisme,
yaitu salah satu. bentuk kebangkitan, yang berusaha mengangkat golongan
masyarakat bawah yang tertindas dan telah lama menderita dalam kedudukan
social yang rendah.
h) Adaptasi,
yaitu proses interaksi antara perubahan yang ditimbulkan oleh organism pada
lingkungannya dan perubahan yang ditimbulkan oleh lingkungan pada organism
(penyesuaian dua arah).

i) Imitasi,
yaitu proses peniruan kebudayaan lain tanpa mengubah kebudayaan yang ditiru.