Anda di halaman 1dari 12

Klinik Insani

Melayani Sepenuh Hati

Melayani Sepenuh Hati


No Izin:
445.5/IOK/00008/DPMPTSP/2017

PANDUAN MANAJEMEN RESIKO

KLINIK INSANI

Jl. Pahlawan No. 80-81 Karang Asem Barat - Citeureup Bogor Tlp/Fax (021) 87942723
SMS CENTER 08111180030, email to : klinik.insani@gmail.com
MELAYANI SEPENUH HATI
Klinik Insani
Melayani Sepenuh Hati

Melayani Sepenuh Hati


No Izin:
445.5/IOK/00008/DPMPTSP/2017

DAFTAR ISI

BAB I MANAJEMEN RISIKO LINGKUNGAN


A DEFINISI............................................................................................. 2
B RUANG LINGKUP PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO
2
LINGKUNGAN....................................................................................
C PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO
LINGKUNGAN ............................................................................................. 2
...............
D DOKUMENTASI.................................................................................. 5
BAB II MANAJEMEN RISIKO LAYANAN KLINIS..................................... 5
A DEFINISI............................................................................................... 5
B RUANG LINGKUP PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO LAYANAN
5
KLINIS.................................................................................................
C PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO LINGKUNGAN DI LAYANAN
6
KLINIS..................................................................................................
D DOKUMENTASI................................................................................... 9

Jl. Pahlawan No. 80-81 Karang Asem Barat - Citeureup Bogor Tlp/Fax (021) 87942723
SMS CENTER 08111180030, email to : klinik.insani@gmail.com
MELAYANI SEPENUH HATI
Klinik Insani
Melayani Sepenuh Hati

Melayani Sepenuh Hati


No Izin:
445.5/IOK/00008/DPMPTSP/2017

BAB I. MANAJEMEN RISIKO LINGKUNGAN

A. DEFINISI

Manajemen risiko lingkungan di Klinik adalah penerapan manajemen risiko


untuk meminimalkan dampak yang ditimbulkan oleh aktifitas atau kegiatan di klinik
pada kesehatan pasien, petugas maupun pada lingkungan.

B. RUANG LINGKUP PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO LINGKUNGAN

Lingkup pelaksanaan manajemen risiko lingkungan di klinik meliputi :


- Penilaian persyaratan bangunan, sarana prasarana dan kondisi lingkungan Klinik
- Identifikasi risiko kondisi lingkungan yang berdampak pada pasien, petugas dan
lingkungan sekitar
- Tatalaksana penerapan manajemen risiko lingkungan
- Pemantauan penerapan manajemen risiko lingkungan

Penerapan manajemen risiko lingkungan di Klinik Insani meliputi:


- Sarana dan prasarana bangunan
- Sarana prasarana fasilitas termasuk rasio jumlah karyawan dan toilet
- Tata ruang dan penetapan zona risiko
- Pemantauan kualitas lingkungan termasuk suplai air bersih, keadaan udara,
penghawaan, kebisingan, pencahayaan, kelembaban
- Keamanan lingkungan
- Pemantauan fasilitas sanitasi:
1) Toilet dan Kamar Mandi
2) Pembuangan sampah
3) Penyediaan air minum dan air bersih
4) Hygiene dan sanitasi makanan
5) Pengolahan limbah
6) Pengolahan limbah medis
7) Promosi hygiene dan sanitasi

C. PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO LINGKUNGAN DI KLINIK


Jl. Pahlawan No. 80-81 Karang Asem Barat - Citeureup Bogor Tlp/Fax (021) 87942723
SMS CENTER 08111180030, email to : klinik.insani@gmail.com
MELAYANI SEPENUH HATI
Klinik Insani
Melayani Sepenuh Hati

Melayani Sepenuh Hati


No Izin:
445.5/IOK/00008/DPMPTSP/2017

Manajemen risiko lingkungan di Klnik Insani diterapkan pada seluruh kegiatan


yang menimbulkan dampak risiko terhadap lingkungan yaitu:
a. Penilaian persyaratan bangunan, sarana dan prasarana
- Bangunan Klinik terdiri dari bangunan dengan konstruksi kuat, atap tidak bocor,
lantai tidak licin, permukaan dinding kuat dan rata serta menggunakan bahan
bangunan yang tidak membahayakan
- Lingkungan Klnik tidak panas, ventilasi cukup, pencahayaan cukup, seluruh
ruangan tidak lembab dan tidak berdebu.
- Terdapat fasilitas pemadam kebakaran dan petunjuk jalur evakuasi
- Rasio kecukupan toilet karyawan mengikuti indeks perbandingan jumlah
karyawan dengan toilet yaitu 1:20 artinya setiap penambahan 20 karyawan harus
ditambah I toilet dan 1 kamar mandi.
- Tata ruang
o Zona ruang dengan
 Risiko rendah : meliputi ruang kantor, Ruang pertemuan, ruang
penyimpanan obat, dan Musholla
 Risiko sedang: meliputi poli rawat jalan
 Risiko tinggi: meliputi Laboratorium, ruang tindakan dan tempat
penampungan limbah/sampah medis
o Penataan ruangan memperhatikan zona risiko penularan
b. Identifikasi risiko kondisi lingkungan
Setiap unit kerja melakukan identifikasi risiko kondisi lingkungan antara lain:
1. Sarana
o Kerusakan bangunan atau sarana prasarana
o Fasilitas sanitasi seperti wastafel buntu, air tidak lancar, sampah medis
tidak tersedia, toilet rusak
2. Kondisi pencahayaan, penghawaan, kelembaban, kebisingan peralatan
3. Kebersihan ruangan dan fasilitas
4. Limbah, misalnya sarana pembuangan limbah yang penuh, paparan limbah
pada lingkungan
c. Tatalaksana penerapan manajemen risiko lingkungan
1. Toilet dan Kamar Mandi,
o Tersedia dalam keadaan bersih
o Lantai kedap air dan mudah dibersihkan
2. Pembuangan sampah,
o Tersedia fasilitas tempat sampah organik dan non organik di setiap ruangan
o Tempat sampah tertutup
o Sampah/ limbah non medis padat ditampung dalam kantong warna hitam.
Sampah medis ditampung dalam kantong warna kuning.
Jl. Pahlawan No. 80-81 Karang Asem Barat - Citeureup Bogor Tlp/Fax (021) 87942723
SMS CENTER 08111180030, email to : klinik.insani@gmail.com
MELAYANI SEPENUH HATI
Klinik Insani
Melayani Sepenuh Hati

Melayani Sepenuh Hati


No Izin:
445.5/IOK/00008/DPMPTSP/2017

o Sampah setiap hari dibuang di tempat penampungan sampah sementara


3. Penyediaan air minum dan air bersih,
o Tersedia air bersih
o Tersedia air minum untuk karyawan sesuai kebutuhan
4. Hygiene dan sanitasi makanan
o Kebersihan peralatan makan

5. Pengolahan limbah
o Limbah cair ditampung dalam SPAL
6. Pengolahan limbah medis
o Limbah medis tajam ditampung dalam safety box
o Limbah medis padat ditampung dalam tempat sampah medis dengan
kantong warna kuning
o Limbah medis padat selanjutnya ditampung pada penampungan sementara
untuk dikirim ke tepat pemusnahan
7. Promosi hygiene dan sanitasi
o Tersedia promosi untuk menjaga kebersihan ruangan, membuang sampah,
kebersihan kamar mandi dan cara mencuci tangan, etika batuk.

d. Pemantauan penerapan manajemen risiko lingkungan


Pemantauan penerapan manajemen risiko lingkungan dilaksanakan oleh petugas
sanitasi.

D. DOKUMENTASI
Seluruh kegiatan manajemen risiko lingkungan didokumentasikan dan dilaporkan
kepada pimpinan klinik.

Jl. Pahlawan No. 80-81 Karang Asem Barat - Citeureup Bogor Tlp/Fax (021) 87942723
SMS CENTER 08111180030, email to : klinik.insani@gmail.com
MELAYANI SEPENUH HATI
Klinik Insani
Melayani Sepenuh Hati

Melayani Sepenuh Hati


No Izin:
445.5/IOK/00008/DPMPTSP/2017

BAB II. MANAJEMEN RISIKO LAYANAN KLINIS

A. DEFINISI

Manajemen risiko merupakan proses identifikasi, evaluasi, mengendalikan dan


meminimalkan risiko dalam suatu organisasi secara menyeluruh. Manajemen risiko
layanan klinis adalah suatu pendekatan untuk mengenal keadaan yang menempatkan
pasien pada suatu risiko dan tindakan untuk mencegahterjadinya risiko tersebut.
Manajemen risiko layanan klinis di Klinik dilaksanakan untuk meminimalkan risiko
akibat adanya layanan klinis oleh tenaga kesehatan yang dapat berdampak pada pasien
maupun petugas.
Tujuan utama penerapan manajemen risiko layanan klinis adalah untuk keselamatan
pasien dan petugas. Penyusunan panduan manajemen risiko layanan klinis bertujuan
untuk memberikan panduan bagi petugas kesehatan dalam memberikan pelayanan
kesehatan yang paling aman untuk pelanggan.

B. RUANG LINGKUP PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO LAYANAN KLINIS

Manajemen risiko layanan klinis mencakup adanya prosedur untuk mencegah


kejadian yang membahayakan (preventing harm) dan prosedur untuk meminimalkan
risiko (patient safety).
Lingkup penerapan manajemen risiko layanan klinis di Klinik Insani meliputi:
1. Risiko yang berhubungan dengan pasien/pengunjung klinik
2. Risiko yang berhubungan dengan petugas kesehatan
3. Risiko yang berhubungan dengan staf lainnya
4. Risiko yang berhubungan dengan peralatan kesehatan dan properti lainnya

Penerapan manajemen risiko layanan klinis di Klinik Insani dilaksanakan di unit


pelayanan yang menyelenggarakan layanan klinis yaitu:
1. Pendaftaran
2. Ruang Umum
3. Ruang Gigi
4. Ruang Tindakan
Jl. Pahlawan No. 80-81 Karang Asem Barat - Citeureup Bogor Tlp/Fax (021) 87942723
SMS CENTER 08111180030, email to : klinik.insani@gmail.com
MELAYANI SEPENUH HATI
Klinik Insani
Melayani Sepenuh Hati

Melayani Sepenuh Hati


No Izin:
445.5/IOK/00008/DPMPTSP/2017

5. Laboratorium
6. Instalasi Farmasi
7. Ruang KIA

.
C. PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO LAYANAN KLINIS

Proses penerapan manajemen risiko layanan klinis meliputi kegiatan:

1. Identifikasi risiko
Masing-masing unit pelayanan dan jaringan klinik menyusun daftar risiko yang
berpotensi membahayakan pasien dan petugas yang bisa didapatkan dari:
- Hasil temuan pada audit internal
- Keluhan pasien/pelanggan klinik
- Adanya insiden atau kejadian berbahaya yang pernah terjadi di unit pelayanan
tersebut

Daftar risiko pada layanan klinis :


Unit Layanan Risiko
Pendaftaran - Kesalahan dalam pengisian identitas rekam medis

Ruang Umum - Kesalahan identifikasi pasien/salah orang


- Kesalahan diagnosis
- Kesalahan pemberian terapi
- Kesalahan pemberian cara pemberian resep

Ruang Tindakan - Kesalahan tindakan yang menimbulkan perlukaan


- Monitoring pengobatan atau tindakan yang kurang baik
- Insiden tertusuk jarum bekas pakai
- Limbah medis berceceran
- Paparan dengan luka terbuka atau cairan tubuh pasien
- Tidak menggunakan Alat Pelindung Diri
- Menggunakan peralatan tidak steril

Ruang Gigi - Kesalahan identifikasi pasien/salah orang


- Kesalahan diagnosis
- Kesalahan pemberian terapi
- Kesalahan pemberian cara pemberian resep
- Kesalahan tindakan yang menimbulkan perlukaan
Jl. Pahlawan No. 80-81 Karang Asem Barat - Citeureup Bogor Tlp/Fax (021) 87942723
SMS CENTER 08111180030, email to : klinik.insani@gmail.com
MELAYANI SEPENUH HATI
Klinik Insani
Melayani Sepenuh Hati

Melayani Sepenuh Hati


No Izin:
445.5/IOK/00008/DPMPTSP/2017

Unit Layanan Risiko

Ruang KIA - Kesalahan identifikasi pasien/salah orang


- Kesalahan diagnosis
- Kesalahan pemberian terapi
- Kesalahan tindakan yang menimbulkan perlukaan

Laboratorium - Kegagalan pengambilan sampel sehingga menimbulkan


perlukaan
- Kesalahan pengambilan sampel
- Kesalahan pemberian label sampel laboratorium
- Kesalahan penulisan hasil pemeriksaan laboratorium
- Hasil pemeriksaan hilang
- Sampel rusak atau hilang

Instalasi Farmasi - Kesalahan membaca resep


- Kesalahan pemberian obat
- Kesalahan dosis/formula obat
- Kesalahan edukasi cara minum/pemakaian obat
- Kesalahan identifikasi pasien
- Pemberian obat kadaluwarsa
- Kesalahan penulisan label
- Pemberian obat rusak
- Kesalahan pengambilan obat

Daftar risiko yang telah teridentifikasi, dicatat dalam formulir identifikasi manajemen
risiko klinik dan dilaporkan kepada Tim Mutu Klinik.

2. Penetapan area prioritas klinik insani

AREA PRIORITAS KLINIK INSANI

HIGH HIGH HIGH PROBLEM TOTAL


AREA KLINIS RISK COST VOLUME PRONE
Nilai Bobot Nilai Bobot Nilai Bobot Nilai Bobot

PENDAFTARAN 2 4 2 3 5 1 2 2 23
R. TINDAKAN 5 4 4 3 2 1 4 2 42
R.UMUM 3 4 2 3 2 1 4 2 28
R. GIGI 5 4 4 3 2 1 3 2 40
Jl. Pahlawan No. 80-81 Karang Asem Barat - Citeureup Bogor Tlp/Fax (021) 87942723
SMS CENTER 08111180030, email to : klinik.insani@gmail.com
MELAYANI SEPENUH HATI
Klinik Insani
Melayani Sepenuh Hati

Melayani Sepenuh Hati


No Izin:
445.5/IOK/00008/DPMPTSP/2017

R. KIA 2 4 2 3 2 1 5 2 26
R. 3 4 4 3 3 1 5 2 37
LABORATORIUM
INSTALASI 5 4 4 3 5 1 4 2 45
FARMASI
Kesimpulan :
Dari penetapan area prioritas tersebut ditetepkan beberapa area yang akan diupayakan
peningkatan mutunya :
1. Instalasi Farmasi dengan skor 45
2. Ruang Tindakan dengan skor 42
3. Ruang Gigi dengan skor 40
4. Ruang Laboratorium dengan skor 37
5. Ruang Umum dengan skor 28

Penetapan penjelasan point nilai area prioritas

High Risk Penjelasan

1 Tidak ada cedera

2 • Cedera ringan , misalkan luka lecet


• Dapat diatasi dng P3K
3 • Cedera sedang, misalkan : luka robek
Berkurangnya fungsi motorik/sensorik/psikologis atau intelektual
(reversibel. Tidak berhubungan dengan penyakit kasus yg meperpanjang
perawatan.
4 • Cedera luas/berat, misalkan : cacat, lumpuh
• Kehilangan fungsi motorik/sensorik/ psikologis atau intelektual
(ireversibel), tidak berhubungan dengan penyakit
5 Kematian yang tidak berhubungan dengan perjalanan penyakit

High Cost Penjelasan

1 Kerugian keuangan sangat kecil. (Rp. 0-50.000)

2 Kerugian keuangan kecil. (Rp. 50.000-100.000)

3 Kerugian keuangan sedang.(Rp. 100.000-150.000)

4 Kerugian keuangan besar. (Rp. 150.000-200.000)


Jl. Pahlawan No. 80-81 Karang Asem Barat - Citeureup Bogor Tlp/Fax (021) 87942723
SMS CENTER 08111180030, email to : klinik.insani@gmail.com
MELAYANI SEPENUH HATI
Klinik Insani
Melayani Sepenuh Hati

Melayani Sepenuh Hati


No Izin:
445.5/IOK/00008/DPMPTSP/2017

5 Kerugian keuangan sangat besar. (>Rp. 200.000)

High Volume Penjelasan

1 Sangat jarang terjadi ( > 5 thn/Kali)

2 Jarang terjadi (> 2 - < 5 th/kali)

3 Mungkin terjadi (1 - < 2 tahun/kali)

4 Sering terjadi (beberapa kali/tahun)

5 Sangat sering terjadi (Tiap minggu/bulan)

Problem prone Penjelasan

1 Faktor pemicu yang sangat kecil menimbulkan masalah

2 Faktor pemicu yang mungkin dapat menyebabkan masalah

3 Faktor pemicu yang terkadang dapat menyebabkan masalah

4 Adanya beberapa faktor pemicu yang menyebabkan masalah

5 Banyaknya faktor pemicu yang menyebabkan masalah

3. Analisis risiko (Risk Assessment)

Daftar risiko yang telah diidentifikasi kemudian dilakukan analisis oleh Tim Mutu.
Analisis risiko dilakukan dengan cara menilai tingkat kegawatan dari risiko (severity
assessment) dan dengan metode FMEA (Failure Mode and Effect Analysis) seperti dalam
Formulir berikut:
Formulir Analisis FMEA
Risiko Pelayanan Klinis Klinik Insani

Jl. Pahlawan No. 80-81 Karang Asem Barat - Citeureup Bogor Tlp/Fax (021) 87942723
SMS CENTER 08111180030, email to : klinik.insani@gmail.com
MELAYANI SEPENUH HATI
Klinik Insani
Melayani Sepenuh Hati

Melayani Sepenuh Hati


No Izin:
445.5/IOK/00008/DPMPTSP/2017

FAIL
FREKUE KEMUD RPN
URE VALI
NSI KEGAW AHAN (OC
(Kega PENYE EFE SOL DASI
No TERJAD ATAN TERDET C x
galan/ BAB K USI SOLU
INYA (SV) EKSI SV x
Kesala SI
(OCC) (DT) DT)
han)

Keterangan:
- Rentang nilai OCC mulai 0-10; dimana 0= tidak mungkin terjadi dan 10 = sangat
sering terjadi
- Rentang nilai SV mulai 0-10; dimana 0=tidak gawat dan 10=sangat gawat
- Rentang nilai DT mulai 0-10; dimana 0=mudah dideteksi dan 10=sangat sulit
dideteksi

4. Evaluasi risiko

Evaluasi risiko dilakukan pada kasus yang terpilih berdasarkan kegawatan


risiko.Evaluasi dilakukan dengan mencari penyebab masalah menggunakan Analisis Akar
Masalah (RCA/Root Cause Analysis) kemudian ditentukan apakah memerlukan tindakan
perbaikan (treatment) ataukah tidak.

5. Tindakan atau perbaikan

Jika diperlukan tindakan perbaikan maka Tim Mutu merekomendasikan rencana


tindakan perbaikan dan monitoring terhadap tindakan perbaikan.Setiap tindakan
perbaikan dikonsultasikan kepada Kepala klinik dan dikomunikasikan kepada petugas
klinik lainnya.

D. DOKUMENTASI
Seluruh kegiatan manajemen risiko layanan klinis didokumentasikan dan dilaporkan
kepada Ketua Tim Mutu Klinik untuk diteruskan kepada Piminan Klinik.
….…, tgl……..
Disusun oleh TIM PMLKKP Klinik Insani
Ketua

….…………

Jl. Pahlawan No. 80-81 Karang Asem Barat - Citeureup Bogor Tlp/Fax (021) 87942723
SMS CENTER 08111180030, email to : klinik.insani@gmail.com
MELAYANI SEPENUH HATI
Klinik Insani
Melayani Sepenuh Hati

Melayani Sepenuh Hati


No Izin:
445.5/IOK/00008/DPMPTSP/2017

REFERENSI

Menteri Kesehatan Republik Indonesia 2004, Peraturan Menteri Kesehatan


RepublikIndonesia No. 1204 Tahun 2004 tentang Persyaratan Kesehatan Lingkungan
Rumah Sakit

Jl. Pahlawan No. 80-81 Karang Asem Barat - Citeureup Bogor Tlp/Fax (021) 87942723
SMS CENTER 08111180030, email to : klinik.insani@gmail.com
MELAYANI SEPENUH HATI