Anda di halaman 1dari 2

JOB SAFETY ANALYSIS (JSA)

Jenis Pekerjaan : Unit Laundry

Fungsi Sarana/Peralatan :
1. Washing : Proses pencucian (laundry dan dry cleaning).
2. Drying : Proses pengeringan cucian, yang disesuaikan dengan jenis bahan pakaian.
3. Pressing :Proses penyetrikaan pakaian yang bertujuan untuk melincinkan dan merapihkan. D

Peralatan Kerja : 1. Mesin Pencucian

2. Mesin Pengering

3. Mesin Pressing

APD yang digunakan : masker, sarung tangan lateks.

Urutan Langkah Kerja/Dampak Bahaya yang Mungkin Timbul Tindakan Pencegahan Kejadian yang Tidak Dinginkan
1. Pada saat Proses Drying (proses 1. Gangguan Komunikasi: disebabkan masking 1. Subtitusi (menganti mesin pengering dengan
pengeringan) dilakukan effect (bunyi yang menutupi pendengaran yang yang baru)
pengukuran Kebisingan kurang jelas) 2. Isolasi (meminimalisir kebisingan sampai 55 dB)
menggunakan alat Sound Level 2. Gangguan Psikologis: berupa rasa tidak nyaman, 3. Administrasi (mengelola waktu proses per 3 s/d
Meterhasilnya 85 dB. (standar 55 kurang konsentrasi, susah tidur, dan cepat 4 jam mesin istirahat selama 30 menit)
dB Kepmen LH No. 48/1996) marah. 4. Menggunakan APD tutup telinga (earmuff atau
2. Waktu kerja dari pukul 07.00 s/d 3. Gangguan Keseimbangan : bising merangsang earplug) untuk karyawan laundry
21.00 WIB (mesin istirahat pada situasi reseptor vestibular telinga dalam,
saat pergantian shift 30 menit s/d menyebabkan kepala pusing-pusing/sakit kepala
60 menit) (vertigo) atau mual-mual.
4. Gangguan Fisiologis : terhadap sistem saraf,
keseimbangan organ, kelenjar endokrin, tekanan
darah.
Berdasarkan hasil pemantauan dan pengukuran K3 berkoordinasi dengan Kesling MTC didapatkan hasil pengukuran kebisingan 85 dB di bagian
Laundry, standar kebisingan untuk lingkungan kegiatan RS yaitu 55 dB (Kep Men LH No. 48 Th 1996), dari hasil tersebut melebihi standar yang
ditentukan maka diharapkan ada tindak lanjut perbaikan.

Anda mungkin juga menyukai