Anda di halaman 1dari 8

NAMA : FACHRI RASYIDIN

NIM : 2016 0101 261


MATA KULIAH : MANAJEMEN STRATEGIK KJ12

1. Dalam pengamatan dan analisis lingkungan internal, biasanya perusahaan tidak


mempunyai data-data yang memadai untuk bahan kajian strategik. Jelaskan faktor-faktor
yang menghambat kajian faktor internal perusahaan ?
 Pemasaran

Pemasaran adalah starting point setiap kegiatan bisnis. Fungsi-fungsi perusahaan yang lain, seperti
produksi, persediaan, keuangan, SDM dsb, merupakan derivat, langsung atau tidak langsung, dari
fungsi pemasaran. Kajian mengenai kelayakan suatu usaha selalu dimulai dari perkiraan
kemampuan melakukan penetrasi pasar. Karena itu, tak ada bisnis yang bisa dikembangkan tanpa
pemasaran.

 Keuangan dan akunting

Faktor keuangan memberikan gambaran tentang kemampuan perusahaan dalam menghasilkan


keuntungan atau laba perusahaan yang tergambar dalam laporan keuangan perusahaan.

 Produksi, operasi,dan teknik

Bagian operasi dan teknik berkaitan dengan upaya pengendalian produksi di pabrik tetap terjaga
sesuai rencana. pengendalian produksi adalah fungsi untuk menggerakan barang melalui siklus
manufaktur keseluruhan dari pengadaan bahan baku sampai dengan pengiriman produk jadi

 Personalia

Bagian personalia berkaitan dengan perencanaan, pelatihan dan penempatan staf yang sesuai
dengan rencana perusahaan dalam jangka waktu tertentu.

 Manajemen Mutu

Manajemen mutu dilaksanakan dalam menjaga kualitas kerja dan produk sehingga tetap memenuhi
standar yang diinginkan.

 Teknologi Informasi
NAMA : FACHRI RASYIDIN
NIM : 2016 0101 261
MATA KULIAH : MANAJEMEN STRATEGIK KJ12

Teknologi informasi merupakan bagian dari sistem penunjang pengambilan keputusan manajemen
dalam berbagai hal. Pengelolaan informasi berbasis computer sangat menentukan proses
pengambilan keputusan perusahaan.

 Organisasi dan Manajemen Umum

Pengelolaan SDM yang benar dalam organisasi dimaksudkan untuk mensinergikan kemampuan
dengan kesesuaian bidang kerja staf, sehingga pekerjaan yang dilaksanakan dapat maksimal.

2. Jelaskan bagaimana faktor pemasaran dan sumber daya manusia diamati dan dianalisis ?
 Faktor Pemasaran

Faktor kunci dalam analisis pemasaran adalah ukuran pasar. Jika pasar yang dihadapi
semakin besar, maka saingan di dalam pasar itu sendiri juga akan semakin besar. Anda
harus mampu menonjolkan produk anda agar lebih menarik jika anda berada di pasar
yang ukurannya besar. Sebab jika tidak, maka konsumen anda akan merasa bosan dan
beralih ke pesaing anda.

Selain itu anda juga perlu memikirkan secara matang tentang kebijakan anda dalam
menentukan harga. Jika anda menetapkan harga yang terlalu tinggi, maka konsumen
anda akan berlari ke pesaing anda yang menjual produknya lebih murah. Sedangkan
jika anda menetapkan harga yang terlalu rendah atau terlalu murah, maka konsumen
akan menganggap bahwa produk yang anda jual adalah barang yang berkualitas rendah
atau buruk. Jika anda berada di pasar yang lebih sempit ukurannya, anda bisa
menetapkan harga yang tinggi.

a. Tingkat Pertumbuhan Pasar

Faktor ini adalah faktor terbesar di dalam marketing analysis. Sebab anda perlu
memikirkan secara matang apakah pasar anda dapat bertahan kedepannya.
Untuk itu, sebelum anda memulai sebuah investasi, anda perlu meramal
bagaimana tingkat pertumbuhan pasar anda. Anda dapat berinvestasi dengan
NAMA : FACHRI RASYIDIN
NIM : 2016 0101 261
MATA KULIAH : MANAJEMEN STRATEGIK KJ12

banyak dan melimpah jika anda yakin bahwa di masa depan pasar anda dapat
bertumbuh dan menguntungkan. Namun jika diawal saja tidak menunjukkan
akan mengalami pertumbuhan, sebaiknya jangan terlalu memaksakan
berinvestasi terlalu banyak.
b. Trend Pasar

Anda perlu mengetahui apa yang menjadi tren di pasaran pada saat ini.
Sehingga anda dapat mengetahui apa yang akan anda jual. Biasanya, jika
produk yang anda jual adalah produk yang sedang tren di pasar, anda akan
mendapatkan lebih banyak pelanggan. Namun anda juga perlu memperhatikan
apa kelebihan dan kekurangan jika anda melakukan suatu tindakan.

c. Profitabilitas Pasar

Jika profiabilitas pasar anda baik, maka anda dapat berinvestasi. Namun jika
tidak, maka sama saja dengan anda membuang-buang modal. Untuk itu, anda
perlu mempertimbangkan kekuatan pembeli, kekuatan pemasok, hambatan
masuk, dan sebagainya.

 Faktor Sumber Daya Manusia


Perencanaan sumber daya manusia (human resource planning) merupakan proses
manajemen dalam menentukan pergerakan sumber daya manusia organisasi dari
posisi yang diinginkan di masa depan, sedangkan sumber daya manusia adalah
seperangkat proses-proses dan aktivitas yang dilakukan bersama oleh manajer
sumber daya manusia dan manajer lini untuk menyelesaikan masalah organisasi
yang terkait dengan manusia. Tujuan dari integrasi sistem adalah untuk
menciptakan proses prediksi demand sumber daya manusia yang muncul dari
perencanaan strategik dan operasional secara kuantitatif, dibandingkan dengan
prediksi ketersediaan yang berasal dari program-program SDM. Oleh karena itu,
perencanaan sumber daya manusia harus disesuaikan dengan strategi tertentu agar
tujuan utama dalam memiliki keefektifan organisasi dapat tercapai.
NAMA : FACHRI RASYIDIN
NIM : 2016 0101 261
MATA KULIAH : MANAJEMEN STRATEGIK KJ12

1. Faktor Eksternal
Faktor eksternal adalah kondisi lingkungan bisnis yang berada di luar
kendali perusahaan yang berpengaruh pada rencana strategi dan rencana
operasional, sehingga langsung atau tidak langsung berpengaruh pada
perencanaan SDM. Faktor eksternal tersebut pada dasanya dapat dikategorikan
sebagai sebab atau alasan permintaan SDM di lingkungan sebuah organisasi/
perusahaan. Sebab atau alasan terdiri dari
a. Ekonomi nasional dan internasional (global)
Faktor ini pada dasarnya berupa kondisi dan kecendrungan pertumbuhan
ekonomi dan moneter nasional dan/atau internasional yang berpengaruh
pada kegiatan bisnis setiap dan semua organisasi atau perusahaan.
b. Sosial, politik dan budaya
Faktor ini tercermin dalam kondisi kehidupan bermasyarakat, berbangsa
dan bernegara di wilayah negara tempat operasional sebuah organisasi atau
perusahaan menjalankan operasional bisnisnya.
c. Perkembangan ilmu dan teknologi
Perkembangan dan kemajuan ilmu dan teknologi berpengaruh pada
kecepatan dan kualitas proses produksi dalam bentuk teknologi untuk
mendesain produk, meningkatkan efisiensi kerja, produktivitas dan kualitas
produk, termasuk juga teknologi pemberian pelayanan yang sesuai dengan
keinginan dan kebutuhan konsumen. Organisasi yang tidak mampu
mengadaptasi kemajuan dan perkembangan teknologi baru yang canggih
dalam melaksanakan pekerjaan, akan ditinggalkan atau tersisih dalam
berkompetisi
d. Pasar tenaga kerja dan perusahaan pesaing
Pasar tenaga kerja adalah areal geografi yang memiliki persediaan tenaga
kerja yang dibutuhkan (demand) sebuah perusahaan. Dan perusahaan
NAMA : FACHRI RASYIDIN
NIM : 2016 0101 261
MATA KULIAH : MANAJEMEN STRATEGIK KJ12

pesaing adalah hal yang harus dipertimbangkan dalam memprediksi


kebutuhan SDM.

2. Faktor Internal
Faktor internal adalah kondisi persiapan dan kesiapan SDM sebuah organisasi/
perusahaan dalam melakukan operasional bisnis pada masa sekarang dan untuk
mengantisipasi perkembangannya di masa depan. Dengan kata lain faktor
internal adalah alasan permintaan SDM, yang bersumber dari kekurangan
SDM di dalam organisasi/ perusahaan yang melaksanakan bisnisnya, yang
menyebabkan diperlukan penambahan jumlah SDM. Alasan ini terdiri dari :
a. Faktor rencana strategi dan rencana operasional
Faktor ini merupakan penyebab utama yang terpenting dalam memprediksi
kebutuhan SDMM
b. Faktor prediksi produk dan penjualan
Sebuah organisasi atau perusahaan harus melakukan prediksi produk yang
akan dihasilkannya dan memprediksi pula produk yang bisa dipasarkan.
Prediksi ini pada dasarnya merupakan prediksi laba yang dapat diraih,
dengan mempergunakan jumlah dan kualitas SDM yang sudah dimiliki
oleh organisasi/ perusahaan. Kemungkinan meningkat dan menurunnya
produk dan pemasaran atau laba perusahaan, sangat besar pengaruhnya
pada prediksi kebutuhan SDM
c. Faktor pembiayaan SDM
Dalam memprediksi kebutuhan SDM sekurang-kurangnya harus sesuai
dengan kemampuan organisasi/ perusahaan membayar upah/ gaji tetap
sebagai bagian pembiayaan SDM dari presentase laba yang dapat diraih
organisasi/ perusahaan secara berkelanjutan
d. Faktor pembukaan bisnis baru
Pengembangan produk baru akan berdampak diperlukannya penambahan
SDM, karena terjadi penambahan pekerjaan dan bahkan mungkin
NAMA : FACHRI RASYIDIN
NIM : 2016 0101 261
MATA KULIAH : MANAJEMEN STRATEGIK KJ12

bertambahnya jabatan baru. Untuk itu perlu dilakukan prediksi kebutuhan


SDM dalam perencanaan SDM, baik jumlah maupun kualitasnya, yang
disebabkan oleh pengembangan bisnis baru di lingkungan sebuah
organisasi/ perusahaan
e. Faktor desain organisasi dan desain pekerjaan
Semakin banyak unit kerja dalam struktur organisasi, maka semakin
banyak dan semakin bervariasi kualifikasi permintaan dalam perencanaan
SDM sebuah organisasi/ perusahaan.
f. Faktor keterbukaan dan keikutsertaan para manajer
Pada dasarnya faktor ini berkenaan dengan keterbukaan dan kebijaksanaan
manajer puncak. Kebijaksanaan tanpa diskriminasi dengan nilai-nilai
demokratis memungkinkan perencanaan SDM memprediksi jumlah dan
kualifikasi permintaan SDM secara akurat dan obyektif

3. Persediaan Karyawan
Faktor ini adalah kondisi tenaga kerja (SDM) yang dimiliki perusahaan
sekarang dan prediksinya di masa depan yang berpengaruh pada permintaan
tenaga kerja baru. Kondisi tersebut dapat diketahui dari hasil audit SDM dan
Sistem Informasi SDM (SISDM) sebagai bagian dari Sistem Informasi
Manajemen (SIM) sebuah organisasi/ perusahaan. Beberapa dari faktor ini
adalah
a. Karyawan yang akan pensiun
Jumlah, waktu dan kualifikasi SDM yang akan pensiun, yang harus
dimasukkan dalam prediksi kebutuhan SDM sebagai pekerjaan atau
jabatan kosong yang harus dicari penggantinya
b. Pengunduran diri karyawarn
Prediksi jumlah dan kualifikasi SDM yang akan berhenti atau keluar dan
pemutusan hubungan kerja (PHK) sesuai dengan Kesepakatan Kerja
Bersama (KKB) atau kontrak kerja, yang harus diprediksi oleh
NAMA : FACHRI RASYIDIN
NIM : 2016 0101 261
MATA KULIAH : MANAJEMEN STRATEGIK KJ12

penggantinya untuk mengisi kekosongan pada waktu yang tepat, baik dari
sumber internal maupun eksternal
c. Kematian, dan sebagainya
Prediksi yang meninggal dunia. Prediksi ini perlu dilakukan di lingkungan
organisasi atau perusahaan yang telah memiliki SDM dalam jumlah besar
yang seharusnya memiliki Sistem Informasi SDM yang akurat. Prediksi
yang meninggal dunia dilakukan karena kemungkinan terjadi di luar
kekuasaan manusia atau tidak tergantung usia, sehingga mungkin saja
dialami oleh pekerja yang usianya relatif masih muda

3. Jelaskan tujuan dilakukannya analisis faktor internal perusahaan ?

Analisis lingkungan internal perusahaan merupakan analisis yang berguna dalam


mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan suatu perusahaan atas dasar sumber daya dan
kapabilitas yang dimilikinya.
Lingkungan internal:
 Memiliki dua variabel yakni kekuatan (strength) dan kelemahan (weakness).
 Mencakup semua unsur bisnis yang ada di dalam perusahaan seperti struktur
organisasi perusahaan, budaya perusahaan dan sumber daya.

Analisis Internal (The Internal Assessment ) Tujuan analisis lingkungan adalah untuk
dapat mengerti dan memahami lingkungan organisasi sehingga manajemen akan dapat
melakukan reaksi secara tepat terhadap setiap perubahan, selain itu agar manajemen
mempunyai kemampuan merespon berbagai isu kritis mengenai lingkungan yang
mempunyai pengaruh yang cukup kuat terhadap perusahaan.

Lingkungan Internal, ialah lingkungan dalam perusahaan yang perlu diidentifikasi


kekuatan dan kelemahannya, yang meliputi:
1. Relationships among the functional areas of business
NAMA : FACHRI RASYIDIN
NIM : 2016 0101 261
MATA KULIAH : MANAJEMEN STRATEGIK KJ12

2. Management
3. Marketing
4. Finance/Acounting
5. Production/operation
6. Research and development
7. Computer information system
8. Human Resources
Analisa lingkungan internal dilakukan untuk mengetahui tingkat daya saing
perusahaan berdasarkan kondisi internal perusahaan berdasarkan kondisi internal
perusahaan. Faktor internal perusahaan sepenuhnya dapat dikendalikan sehingga
kelemahan yang diketahuinya dapat diperbaiki.
Analisa internal menurut Porter yang dikenal dengan rantai nilai yang
memposisikan perusahaan pada matriks strategi generik dan menemukan
keunggulan bersaing perusahaan melalui analisa kompetensi inti. Rantai nilai ini
mensyaratkan bahwa untuk mencapai suatu margin, perusahaan harus didukung
oleh kegiatan utama dan penunjang.