Anda di halaman 1dari 136

PRA - RENCANA KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA

CV. INTAN HARMONIS


KONTRAK ( PRA - RK3K)

1 KEBIJAKAN K3.
Kami Selaku Direktur Utama CV. INTAN HARMONIS dengan Ini kami memberikan Pernyataan atas nama perusahaan bahwa
kami akan menerapkan Sistem Manejemen Keselamatan Kerja dan Kesehatan Kerja (K3) Dalam Melaksanakan Kegiatan
Konstruksi.
2 PERENCANAAN
1) Identifikasi Bahaya Dan Pengendali Resiko Bahaya

IDENTIFIKASI JENIS BAHAYA & RESIKO


NO JENIS / TYPE PEKERJAAN K3 PENGENDALI RESIKO K3

1 2 3 4

1 Pekerjaan Tanah (m) Jenis Bahaya Dan Resiko : Pengendalian Resiko K3


- Galian Tanah Biasa (m) - Terjadi Insiden Berupa Kaki Pekerja - Akan Disediakan Sepatu Boat
Terkena Peralatan Seperti Sekop dan
- Galian Tanah Lumpur (m) Pacul Sehingga Terjadi Luka
- Timbunan Tanah (m) - Akan Disediakan Sepatu Boot
- Timbrisan Tanah (m)
- Terjadi Insiden berupa kaki pekerja - Disediakan sarung tangan untuk
terkena pada batu cadas atau beling melindungi dari sisi yang tajam,
sehingga terjadi Luka Ringan Ataupun bergelombang dan kotor
Luka Berat

- Pada Saat Melakukan Pengalian


tangan terkena sisi yang tajam
bergelombang dan kotor

2 Pekerjaan Tanah (A) Jenis Bahaya Dan Resiko : Pengendalian Resiko K3


- Galian Tanah Biasa (A) - Terkena Material Hasil Galian Alat - Akan Disediakan Helm (Hard
- Galian Tanah Lumpur (A) sehingga terjadi Luka Di Bagian hat)
Kepala Pekerja baik Luka Ringan
- Striping Maupun Luka Berat - Akan Disediakan Sepatu jenis Steel
Toe Untuk Menghindari Kaki dari
- Timbunan Tanah Dipadatkan (A) Jatuhan Material hasil Galian
- Timbunan Tanah Diangkut (A)
- Timbunan Tanah Kembali (A) - Pada saat excapator melakukan swing
biasa terjadi insiden pada area swing
berupa benturan dengan badan - Akan dilakukan Pemasangan Rambu
di sekitar area swing
excapator tersebut

- Terperosok dari ketinggian puncak - Akan dilakukan Pemasangan Rambu


tanggul lebih dari 3m sehingga terjadi Peringatan
cedera patah kaki maupun tangan.
NO JENIS / TYPE PEKERJAAN IDENTIFIKASI JENIS BAHAYA & RESIKO PENGENDALI RESIKO K3
K3
1 2 3 4

3 Pekerjaan Konstruksi Jenis Bahaya Dan Resiko : Pengendalian Resiko K3


- Pasangan Batu 1 : 4 - Kaki Kejatuhan Benda Keras Seperti - Akan Disediakan Sepatu Boat
- Siaran 1 : 2 Batu, Besi
- Plesteran 1 : 3 - Tangan Terkena pada Sisi yang tajam, - Disediakan sarung tangan untuk
- Beton Bertulang K 175 bergelombang, panas melindungi dari sisi yang tajam,
bergelombang dan kotor
- Beton Bertulang Sederhana - Terperosok Pada Dimensi Saluran
- Bronjong Pabrikasi Dia 2.70 mm - Pemasangan Rambu pada area
- Pipa Galvanis Dia 2" Med. A pekerjaan

2). Pemenuhan Perundang-undangan dan Persyaratan Lainnya

Daftar Perundang-undangan dan persyaratan K3 yang wajib dan dipenuhi dalam melaksanakan Paket Pekerjaan ini Adalah :
a. UU. No 1 Tahun 1970 Tentang Keselamatan Kerja
b UU. No 18 Tahun 1999 Tentang Jasa Konstruksi
c Peratuan Menteri PU. No 09/PRT/M/2008 Tentang Pedoman System Manajemen Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (SMK3)
Konstruksi Bidang PU
d Perpres No 54 Tahun 2010 Tentang Pengadaan Barang Jasa Pemerintah

3 Sasaran K3 Dan Program K3


* Sasaran K3
a. Tidak ada Kecelakaan yang berdampak korban jiwa (Zero Fatal Accident)
b. Tingkat Penerapan Elemen SMK 3 Minimal 80%
c. Semua Pekerja wajib memakai APD yang sesuai dengan bahaya dan resiko pekerjaan masing2

* Program K3
a. Melaksanakan Rencana K3 dengan Menyediakan sumber daya K3 (APD), Rambu-rambu, Spanduk, Poster, Pagar pengaman,
Jaringan pengaman dst secara konsisten
b. Melakukan inspeksi secara rutin terhadap kondisi dan cara Kerja berbahaya
c. Memastikan Semua Pekerja untuk mematuhi peraturan yang telah ditetapkan
d. Melakukan traning kepada petugas K3 dan personil lapangan tentang K3 konstruksi.

* Struktur Organisasi K3

Direktur Utama Perusahaan Asuransi

Petugas Emergency Petugas P3A Petugas Kebakaran


DAFTAR SUBKONTRAK

KEGIATAN : PEMBANGUNAN JARINGAN IRIGASI


PEMBANGUNAN JARINGAN IRIGASI D.I. KANALI
PEKERJAN :
80 Ha
LOKASI : KEC. TOTIKUM KAB. BANGGAI KEPULAUAN
TAHUN ANGGARAN : 2017

No Uraian Pekerjaan Satuan JUMLAH PERSENTASE (%)

JUMLAH

Gorontalo, 06 Maret 2017


CV. CHRIS TUNGGAL PERKASA

RISNA PANEO
Direktur
DAFTAR BARANG YANG DI IMPORT

KEGIATAN : PEMBANGUNAN JARINGAN IRIGASI


PEKERJAN : PEMBANGUNAN JARINGAN IRIGASI D.I. KANALI 80 Ha

LOKASI : KEC. TOTIKUM KAB. BANGGAI KEPULAUAN


TAHUN ANGGARAN : 2017

NO. NAMA BARANG SAT. VOLUME HARGA SATUAN JUMLAH HARGA

JUMLAH TOTAL Rp. -

Gorontalo, 06 Maret 2017


CV. CHRIES TUNGGAL PERKASA

RISNA PANEO
Direktur
ANALISA HARGA SATUAN

Uraian Pekerjaan : Penulangan

Satuan Mata Pembayaran : #REF! / kg


#REF!

HARGA SATUAN JUMLAH


NO. URAIAN SAT. KUANTITAS
Rp Rp

I BAHAN
- Besi beton kg 1.1000 #REF! #REF!
- Kawat beton kg 0.0220 #REF! #REF!
Sub Jumlah #REF!

II TENAGA
- Mandor hari 0.0003 #REF! #REF!
- Kepala Tukang hari 0.0008 #REF! #REF!
- Tukang hari 0.0034 #REF! #REF!
- Pekerja hari 0.0168 #REF! #REF!
Sub Jumlah #REF!

III ALAT
- Bar Cutter Machine jam 0.0039 29,029 114
- Bar Bending Machine jam 0.0078 32,505 255
Sub Jumlah 369

SUB JUMLAH #REF!

BIAYA UMUM 5% 10% #REF!

KEUNTUNGAN 5% #REF!

JUMLAH HARGA #REF!

HARGA SATUAN PEKERJAAN DI BULATKAN #REF!


CV. BATAVIA INDAH
CONTRACTORS & SUPPLIER
Jln. Trans Sulawesi Kec. Marisa Kab. Pohuwato

Nomor : 0 Gorontalo, 21 Januari 2013


Lampiran : 1 (satu) berkas

Kepada Yth,
Kelompok Pokja Pengadaan Barang Dan Jasa
Satuan Kerja Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA)
Balai Wilayah Sungai Sulawesi II
di
Limboto

Perihal : PEMBANGUNAN JARINGAN IRIGASI D.I. KANALI 80 Ha

Sehubungan Dengan Pengumuman Pendaftaran dan pengambilan Dokumen Pengadaan Nomor.KU.03.01/BWS-SUL.II/PAN/01 Tanggal 07

Desember 2012 Dan setelah Kami pelajari dengan seksama dokumen pengadaan dan berita acara pemberian penjelasan Serta adendum,

dengan ini kami mengajukan penawaran untuk pekerjaan Pembangunan Tangul Banjir Sungai Tolongio 250 M Sebesar :
Rp 1,224,391,000.00 Satu Miliar Dua Ratus Dua Puluh Empat Juta Tiga Ratus Sembilan Puluh Satu Ribu Rupiah

Dalam Penawaran ini sudah memperhatikan ketentuan dan persyaratan yang tercantum dalam dokumen pengadaan untuk
melaksanakan pekerjaan tersebut diatas.

Penawaran ini berlaku selama 60 ( Enam Puluh ) hari kalender sejak batas akhir Pemasukan Penawaran

sesuai dengan persyaratan, bersama surat penawaran ini kami lampirkan :

1 Jaminan Penawaran;
2 Daftar Kuantitas Dan Harga;
3 Dokumen Penawaran Teknis, Terdiri dari :
a Metode Pelaksanaan;
b Jangka Waktu Pelaksanaan;
c Daftar Personil Inti;
d Jenis, Kapasitas, Komposisi dan Jumlah Peralatan Utama minimal yang dibutuhkan;
e Spesifikasi Teknik
f Bagian Pekerjaan Yang Disubkontrakan; dan
4 Formulir Rekapitulasi Perhitungan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN);
5 Formulir Pra RK3K;
6 Dokumen Isian Kualifikasi;

Dengan disampaikan surat penawaran ini, maka kami menyatakan sanggup dan akan tunduk pada ketentuan yang tercantum dalam
dokumen pengadaan;

Gorontalo, 21 Januari 2013


CV. INTAN HARMONIS

OYIS HASAN
Direktur
RENCANA KESELAMATAN
KONSTRUKSI (RKK)

PAKET KEGIATAN :
BELANJA MODAL JALAN, IRIGASI DAN
JARINGAN-PENGADAAN JALAN KHUSUS
(PENGADAAN JALAN PAVING)

CV. ARYA UTAMA


Br. Dinas Penida Kaja,Tembuku, Bangli

TELP./HP. 081338542367
P
E
R
U
RENCANA KESELAMATAN KONSTRKSI
S ( RKK )
A PAKET :
H
A BELANJA MODAL JALAN, IRIGASI DAN JARINGAN-
A PENGADAAN JALAN KHUSUS (PENGADAAN JALAN
N PAVING)

DAFTAR ISI

A. KEPEMIMPINAN DAN PARTISIPASI PEKERJA DALAM KESELAMATAN KONSTRUKSI


A.1. Kepedulian pimpinan terhadap Isu Eksternal dan Internal
A.2. Komitmen Keselamatan Konstruksi

B. PERENCANAAN KESELAMATAN KONSTRUKSI


B.1. Identifikasi bahaya, Penilaian resiko, Pengendalian dan Peluang.
B.2. Rencana tindakan (sasaran & program)
B.3. Standar dan Peraturan Perundangan

C. DUKUNGAN KESELAMATAN KONSTRUKSI


C.1. Sumber Daya
C.2. Kompetensi
C.3. Kepedulian
C.4. Komunikasi
C.5. Informasi Terdokumentasi

D. OPERASI KESELAMATAN KONSTRUKSI


D.1. Perencanaan Operasi

E. EVALUASI KINERJA KESELAMATAN KONSTRUKSI


E.1. Pemantauan dan Evaluasi
E.2. Tinjauan Manajemen
E.3. Peningkatan Kinerja Keselamatan Konstruksi

A. KEPEMIMPINAN DAN PARTISIPASI PEKERJA DALAM KESELAMATAN KONSTRUKSI


A.1. Kepedulian pimpinan terhadap Isu Eksternal dan Internal
CV. DARMAWERDI KARYA UTAMA yang bergerak di bidang Jasa Konstruksi berkomitmen dan
peduli terhadap Keselamatan Konstruksi khusus dalam pencapaian penanganan isu keselamatan
konstruksi dengan langkah-langkah sebagai berikut:

1. Peduli dalam mempromosikan pemahaman akan kebutuhan keselamatan konstruksi dan


membudayakan keselamatan konstruksi dalam seluruh kegiatan pelaksanaan konstruksi
2. Peduli dalam melakukan sosialisasi tentang keselamatan konstruksi terhadap seluruh
tenaga kerja maupun masyarakat didalam lingkungan kerja konstruksi
3. Peduli dalam melaksanakan implementasi sesuai rencana keselamatan konstruksi bedasarkan
perundang-undangan yang berlaku dalam keselamatan konstruksi nasional
4. Mencegah kecelakaan, kebakaran, sakit akibat kerja, keamanan dan pencemaran lingkungan
5. Memantau dan mengevaluasi terhadap kinerja keselamatan konstruksi serta
melakukan perbaikan secara berkelanjutan

Jakarta, 25 Maret 2019


PT. CIVIL TEKNO
MR. Ir. CT
Direktur Utama
A.2. Komitmen Keselamatan Konstruksi

PAKTA KOMITMEN KESELAMATAN KONSTRUKSI

Saya yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama :

Jabatan :

Bertindak untuk :

dalam rangka pengadaan Penurunan Grade Mamberamo - Elelim III pada Satuan Kerja PJN
Wilayah I Provinsi Papua (Jayapura) berkomitmen melaksanakan konstruksi berkeselamatan
demi terciptanya Zero Accident, dengan memastikan bahwa seluruh pelaksanaan konstruksi:

1. Memenuhi ketentuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Konstruksi;


2. Menggunakan tenaga kerja kompeten bersertifikat;
3. Menggunakan peralatan yang memenuhi standar kelaikan;
4. Menggunakan material yang memenuhi standar mutu;
5. Menggunakan teknologi yang memenuhi standar kelaikan; dan
6. Melaksanakan Standar Operasi dan Prosedur (SOP)

Jakarta, 25 Maret 2019


PT. CIVIL TEKNO

MR. Ir. CT
Direktur Utama
B. PERENCANAAN KESELAMATAN KONSTRUKSI
B.1. Identifikasi bahaya, Penilaian resiko, Pengendalian dan Peluang.
PT. CIVIL TEKNO sebagai Penyedia Jasa pada PEMBANGUNAN GEDUNG UTAMA
PERUSAHAAN CIVIL TEKNO membuat Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, Skala
Prioritas, Pengendalian Risiko, Penanggung Jawab untuk diserahkan, dibahas, dan
disetujui PPK pada saat Rapat Persiapan Pelaksanaan Kontrak sesuai lingkup pekerjaan
yang dilaksanakan.

Penyusunan Identifikasi Bahaya, Penilaian Resiko K3, Skala Prioritas K3, Pengedalian
Resiko K3, dan Penanggung Jawab K3 terdapat pada tabel berikut ini :
IDENTIFIKASI BAHAYA, PENILAIAN RISIKO, PENETAPAN PENGENDALIAN RISIKO K3

Nama Perusahaan :
Kegiatan :
Lokasi :
Tanggal dibuat :

B. PERENCANAAN KESELAMATAN KONSTRUKSI


B.1
Identifikasi bahaya, Penilaian resiko, Pengendalian dan Peluang.
.
Tabel 1. Identifikasi Bahaya, Penilaian Resiko, Penetapan Pengendalian Resiko K3

PENILAIAN RESIKO
SKALA PENANGGUNG JAWAB
NO JENIS / TIPE PEKERJAAN IDENTIFIKASI BAHAYA DAMPAK PRIORITAS
PENETAPAN PENGENDALIAN RESIKO K3
KEKERAPAN KEPARAHAN
TINGKAT (Nama Petugas
RESIKO

1 2 3 4 5 6 7 8 9

I. PE Jenis Bahaya Dan Resiko :


KE
1 Mobilisasi - Terjadi insiden berupa kecelakaan pada saat Luka ringan, luka berat, cacat 1 2 3 3 Akan di berikan panduan keselamatan, diberi
RJA dan mobilisasi maupun demobilisasi peralatan, anggota tubuh, meninggal rompi berwarna, helm, sarung tangan,
AN Demobilis tertabrak kendaraan, alat berat, terlindas, kacamata, sepatu safety dan penempatan
PER asi terjepit. Sehingga terjadi luka ringan dan rambu yang dapat terlihat dengan jelas. Peralan
SIA luka berat. K3 dilapangan
PAN

2 Penyelenggaraan Keamanan dan Keselamatan Kerja Serta - Jelas 3 3 3 3


Keselamatan Konstruksi

PEKERJAAN PENGELAKAN DAN DEWATERING

1 Pompanis - Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi Luka ringan, luka berat, cacat 1 2 1 1 Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai
asi dan lingkungan tempat kerja tidak memenuhi anggota tubuh, meninggal standard, akan disediakan safety sesuai
Pengering syarat, Terjadi gangguan akibat pekerja standard kerja, akan di sediakan rambu
an/Dewat tenggelam dan terminum air kotor sehingga peringatan ditempat yang mudah terlihat
ering terjadi luka ringan dan luka berat

2 Banguna - Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi Luka ringan, luka berat, cacat 1 1 1 1 Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai
n tempat kerja tidak memenuhi syarat, Terjadi anggota tubuh, meninggal standard, akan disediakan safety sesuai
Pengelaka Insiden Barupa pekerja terkena peralatan standard kerja, akan di sediakan rambu
n Sungai kerja, > Sehingga terjadi luka ringan dan peringatan ditempat yang mudah terlihat
Luka berat, Terjadi insiden berupa pekerja
terjatuh didalam lubang galian> sehingga
terjadi luka ringan dan luka berat, terjadi
insiden berupa pekerja kejatuhan material,
Terjadi Insiden Berupa Pekerja Tertimbun
Material > Sehingga Terjadi Luka Ringan
dan Luka Berat
PEKERJAAN REHAB BENDUNG LOMAYA (PELIMPAH SAMPING,
PENAMBAHAN PINTU DAN PELEBARAN KANTONG LUMPUR

1 Galian Tanah Biasa (A) - Terjadi insiden berupa pekerja terjatuh Luka ringan, luka berat, cacat 1 2 2 1 Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai
didalam lubang galian> sehingga terjadi anggota tubuh, meninggal standard, akan disediakan safety sesuai
luka ringan dan luka berat, terjadi insiden standard kerja, akan di sediakan rambu
berupa pekerja kejatuhan material galian peringatan ditempat yang mudah terlihat

Terjadi Insiden Berupa Pekerja Terkena


Peralatan Kerja/Alat Berat Sehingga Terjadi
Luka

Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi


lingkungan tempat kerja yang tidak
memenuhi syarat

2 Bongkaran Pasangan Batu - Terjadi Insiden Berupa Pekerja Terkena Luka ringan, luka berat, cacat 1 2 2 2 Akan di berikan panduan keselamatan, diberi
Peralatan Kerja/Alat bantu Sehingga Terjadi anggota tubuh, meninggal rompi berwarna, helm, sarung tangan,
Luka, pekerja tertimpa reruntuhan material kacamata, sepatu safety dan penempatan
bongkaran, terjadi insiden berupa tangan, rambu yang dapat terlihat dengan jelas. Peralan
kaki pekerja erjepit, kejatuhan material K3 dilapangan
bongkaran

3 Timbunan atau Urugan Tanah Kembali dipadatkan (A) - Terjadi Insiden Berupa Pekerja Terkena Luka ringan, luka berat, cacat 1 2 2 1 Akan di berikan panduan keselamatan, diberi
Peralatan Kerja/Alat Berat Sehingga Terjadi anggota tubuh, meninggal rompi berwarna, helm, sarung tangan,
Luka kacamata, sepatu safety dan penempatan
rambu yang dapat terlihat dengan jelas. Peralan
K3 dilapangan
Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi
lingkungan tempat kerja yang tidak
memenuhi syarat

Terjadi Insiden Berupa Pekerja Tertimbun


Material > Sehingga Terjadi Luka Ringan
dan Luka Berat

4 Buangan Tanah Hasil Galian Jarak 50 m - 1 Km - Terjadi Insiden Berupa Pekerja Terkena Luka ringan, luka berat, cacat 1 1 1 1 Akan di berikan panduan keselamatan, diberi
Peralatan Kerja/Alat Berat Sehingga Terjadi anggota tubuh, meninggal rompi berwarna, helm, sarung tangan,
Luka kacamata, sepatu safety dan penempatan
rambu yang dapat terlihat dengan jelas. Peralan
K3 dilapangan
Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi
lingkungan tempat kerja yang tidak
memenuhi syarat

Terjadi Insiden Berupa Pekerja Tertimbun


Material > Sehingga Terjadi Luka Ringan
dan Luka Berat
5 Pasangan Batu kali ( 1 : 4 ) - Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi Badan gatal-gatal pada badan / 1 2 2 2 Akan di berikan panduan keselamatan, diberi
lingkungan tempat kerja yang tidak alergi, susah bernafas, malaria, rompi berwarna, helm, sarung tangan,
memenuhi syarat kacamata, sepatu safety dan penempatan
rambu yang dapat terlihat dengan jelas. Peralan
K3 dilapangan
Terjadi insiden berupa tangan pekerja Luka ringan, luka berat, cacat
terjepit material batu, sehingga terjadi luka anggota tubuh, meninggal
ringan dan atau luka berat

Terjadi insiden berupa kaki pekerja Luka ringan, luka berat, cacat
tertimpa/kejatuhan material batu, sehingga anggota tubuh, meninggal
terjadi luka ringan dan luka berat.

Terjadi Insiden Berupa Pekerja Terkena


Peralatan Kerja/Alat Berat Sehingga Terjadi
Luka

Terjadi gangguan kesehatan akibat pekerja


menghirup debu /partikel semen dalam
lubang hidung terhirup dalam paru-paru
sehingga terjadi luka ringan dan berat.

6 Plesteran ( 1 : 3 ) - Terjadi gangguan kesehatan akibat pekerja Badan gatal-gatal pada badan / 1 1 1 1 Akan di berikan panduan keselamatan, diberi
menghirup debu /partikel semen dalam alergi, susah bernafas, malaria, masker, rompi berwarna, helm, sarung tangan,
lubang hidung terhirup dalam paru-paru kacamata, sepatu safety dan penempatan
sehingga terjadi luka ringan dan berat. rambu yang dapat terlihat dengan jelas. Peralan
K3 dilapangan
Luka ringan, luka berat, cacat
anggota tubuh, meninggal
Terjadi Insiden Berupa Pekerja Terkena
Peralatan Kerja/Alat Berat Sehingga Terjadi
Luka

Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi


lingkungan tempat kerja yang tidak
memenuhi syarat

7 Bekisting Exposed - Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi Luka ringan, luka berat, cacat 1 2 1 1 Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai
lingkungan tempat kerja yang tidak anggota tubuh, meninggal standard, akan disediakan safety sesuai
memenuhi syarat standard kerja, akan di sediakan rambu
peringatan ditempat yang mudah terlihat
Terjadi Insiden Berupa Pekerja Terkena
Peralatan Kerja/Alat gergaji kayu, tangan
terkena palu, Sehingga Terjadi Luka

Terkena alat potong, Gergaji > Luka ringan


dan berat, Terkwna Palu > Luka Ringan dan
Berat, Terkena /tertusuk ujung kayu yang
runcing> Luka ringan dan Berat
8 Perancah Bekisting Kaso 5/7 Cm Tinggi 4 M - Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi Luka ringan, luka berat, cacat 1 2 1 1 Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai
lingkungan tempat kerja yang tidak anggota tubuh, meninggal standard, akan disediakan safety sesuai
memenuhi syarat standard kerja, akan di sediakan rambu
peringatan ditempat yang mudah terlihat
Terjadi Insiden Berupa Pekerja Terkena
Peralatan Kerja/Alat gergaji kayu, tangan
terkena palu, Sehingga Terjadi Luka

Terkena alat potong, Gergaji > Luka ringan


dan berat, Terkwna Palu > Luka Ringan dan
Berat, Terkena /tertusuk ujung kayu yang
runcing> Luka ringan dan Berat

9 Beton K. 225 - Terjadi insiden berupa pekerja terkena alat Luka ringan, luka berat, cacat 1 1 2 2 Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai
pengaduk beton, > Sehingga terjadi luka anggota tubuh, meninggal standard, akan disediakan safety sesuai
ringan dan luka berat,. Terjadi insiden standard kerja, akan di sediakan rambu
berupa pekerja terhirup/terkena semen peringatan ditempat yang mudah terlihat
(Iritasi), > Sehingga terjadi luka ringan dan
luka berat. Terjadi Gangguan akibat kondisi
tempat kerja tidak memenuhi syarat, >
Sehingga terjadi sakit ringan dan sakit
berat.

10 Pembesian ( Besi Ulir ) - Terkena Alat pemotong besi > luka ringan Luka ringan, luka berat, cacat 1 1 2 2 Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai
dan berat, Terkena Alat pembengkok Besi > anggota tubuh, meninggal standard, akan disediakan safety sesuai
Luka Ringan dan Berat, Terkena/Terjepit standard kerja, akan di sediakan rambu
Besi, tertusuk ujung besi yang runcing > peringatan ditempat yang mudah terlihat
Luka ringan dan berat

11 Pasangan Bronjong Kawat Pabrikasi 2,7 mm - Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi Luka ringan, luka berat, cacat 1 2 3 3 Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai
tempat kerja tidak memenuhi syarat anggota tubuh, meninggal standard, akan disediakan safety sesuai
standard kerja, akan di sediakan rambu
Terjadi Insiden Barupa pekerja terkena peringatan ditempat yang mudah terlihat
peralatan kerja, > Sehingga terjadi luka
ringan dan Luka berat

Tangan pekerja terjepit batu, luka ringan


dan luka berat, tangan pekerja tertusuk
ujung kawat bronjong, luka ringan dan luka
berat
12 Pemasangan Geotextile (1 M2) Type - A - Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi Luka ringan, luka berat, cacat 1 2 2 2 Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai
lingkungan tempat kerja tidak memenuhi anggota tubuh, meninggal standard, akan disediakan safety sesuai
syarat standard kerja, akan di sediakan rambu
peringatan ditempat yang mudah terlihat

13 Tiang Pancang Pipa Galvanis dia 2" P= 2 M - pekerja terjepit pipa/ tertusuk ujung pipa, 1 2 3 3
Sehingga terjadi luka ringan dan luka berat,
terkena alat pemancang pipa

14 Pengadaan dan Pemasangan Handrail Pipa Galv. Ø 2,5" - pekerja terjepit pipa/ tertusuk ujung pipa, Luka ringan, luka berat, cacat 1 2 2 2 Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai
Sehingga terjadi luka ringan, tangan pekerja anggota tubuh, meninggal standard, akan disediakan safety sesuai
terluka dari alat pemotong pipa standard kerja, akan di sediakan rambu
peringatan ditempat yang mudah terlihat

15 Water Stop PVC Lebar 30 Cm - Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi Luka ringan, luka berat, cacat 1 1 1 1 Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai
lingkungan tempat kerja tidak memenuhi anggota tubuh, meninggal standard, akan disediakan safety sesuai
syarat standard kerja, akan di sediakan rambu
peringatan ditempat yang mudah terlihat

16 Papan Duga Air - Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi Luka ringan, luka berat, cacat 1 2 1 1 Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai
lingkungan tempat kerja tidak memenuhi anggota tubuh, meninggal standard, akan disediakan safety sesuai
syarat standard kerja, akan di sediakan rambu
peringatan ditempat yang mudah terlihat

17 Pengadaan dan Pemasangan Pintu Air H:1.30. B:1,5. H:2,80 - Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi Luka ringan, luka berat, cacat 1 2 3 2 Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai
tempat kerja tidak memenuhi syarat anggota tubuh, meninggal standard, akan disediakan safety sesuai
standard kerja, akan di sediakan rambu
Terjadi Insiden Barupa pekerja terkena peringatan ditempat yang mudah terlihat
peralatan kerja, > Sehingga terjadi luka
ringan dan Luka berat

Terjadi insiden berupa tangan pekerja


terjepit pintu air

18 Timbunan Tanah dipadatkan dari Borrow Area 3 - 5 Km (A) - Terjadi Insiden Berupa Pekerja Terkena Luka ringan, luka berat, cacat 1 2 3 2 Akan di berikan panduan keselamatan, diberi
Peralatan Kerja/Alat Berat Sehingga Terjadi anggota tubuh, meninggal rompi berwarna, helm, sarung tangan,
Luka kacamata, sepatu safety dan penempatan
rambu yang dapat terlihat dengan jelas. Peralan
K3 dilapangan
Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi
lingkungan tempat kerja yang tidak
memenuhi syarat

Terjadi Insiden Berupa Pekerja Tertimbun


Material > Sehingga Terjadi Luka Ringan
dan Luka Berat
PEKERJAAN GROUNDSILL
1 Galian Tanah Biasa (A) - Terjadi insiden berupa pekerja terjatuh Luka ringan, luka berat, cacat 1 2 3 2 Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai
didalam lubang galian> sehingga terjadi anggota tubuh, meninggal standard, akan disediakan safety sesuai
luka ringan dan luka berat, terjadi insiden standard kerja, akan di sediakan rambu
berupa pekerja kejatuhan material galian peringatan ditempat yang mudah terlihat

Terjadi Insiden Berupa Pekerja Terkena


Peralatan Kerja/Alat Berat Sehingga Terjadi
Luka

Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi


lingkungan tempat kerja yang tidak
memenuhi syarat

2 Buangan Tanah Hasil Galian Jarak 50 m - 1 Km - Terjadi Insiden Berupa Pekerja Terkena Luka ringan, luka berat, cacat 1 2 3 2 Akan di berikan panduan keselamatan, diberi
Peralatan Kerja/Alat Berat Sehingga Terjadi anggota tubuh, meninggal rompi berwarna, helm, sarung tangan,
Luka kacamata, sepatu safety dan penempatan
rambu yang dapat terlihat dengan jelas. Peralan
K3 dilapangan
Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi
lingkungan tempat kerja yang tidak
memenuhi syarat

Terjadi Insiden Berupa Pekerja Tertimbun


Material > Sehingga Terjadi Luka Ringan
dan Luka Berat

3 Timbunan atau Urugan Tanah kembali Dipadatkan (A) - Terjadi Insiden Berupa Pekerja Terkena Luka ringan, luka berat, cacat 1 2 3 2 Akan di berikan panduan keselamatan, diberi
Peralatan Kerja/Alat Berat Sehingga Terjadi anggota tubuh, meninggal rompi berwarna, helm, sarung tangan,
Luka kacamata, sepatu safety dan penempatan
rambu yang dapat terlihat dengan jelas. Peralan
K3 dilapangan
Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi
lingkungan tempat kerja yang tidak
memenuhi syarat

Terjadi Insiden Berupa Pekerja Tertimbun


Material > Sehingga Terjadi Luka Ringan
dan Luka Berat

4 Pasangan Bronjong Kawat Pabrikasi 2,7 mm - Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi Luka ringan, luka berat, cacat 1 2 3 2 Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai
tempat kerja tidak memenuhi syarat anggota tubuh, meninggal standard, akan disediakan safety sesuai
standard kerja, akan di sediakan rambu
Terjadi Insiden Barupa pekerja terkena peringatan ditempat yang mudah terlihat
peralatan kerja, > Sehingga terjadi luka
ringan dan Luka berat

Tangan pekerja terjepit batu, luka ringan


dan luka berat, tangan pekerja tertusuk
ujung kawat bronjong, luka ringan dan luka
berat

5 Pemasangan Geotextile (1 m2) Type - A - Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi Luka ringan, luka berat, cacat 1 2 3 2 Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai
lingkungan tempat kerja tidak memenuhi anggota tubuh, meninggal standard, akan disediakan safety sesuai
syarat standard kerja, akan di sediakan rambu
peringatan ditempat yang mudah terlihat

6 Tiang Pancang Pipa Galvanis dia. 2" P= 2 M - pekerja terjepit pipa/ tertusuk ujung pipa,
Sehingga terjadi luka ringan dan luka berat,
terkena alat pemancang pipa
pekerja terjepit pipa/ tertusuk ujung pipa,
Sehingga terjadi luka ringan dan luka berat,
terkena alat pemancang pipa
PEKERJAAN SALURAN
1 Pembersihan dan Stripping/Kosrekan (A) - Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi Luka ringan, luka berat, cacat 1 2 3 2 Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai
tempat kerja tidak memenuhi syarat anggota tubuh, meninggal standard, akan disediakan safety sesuai
standard kerja, akan di sediakan rambu
Terjadi Insiden Barupa pekerja terkena peringatan ditempat yang mudah terlihat
peralatan kerja, > Sehingga terjadi luka
ringan dan Luka berat

2 Galian Tanah Biasa (A) - Terjadi insiden berupa pekerja terjatuh Luka ringan, luka berat, cacat 1 2 3 2 Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai
didalam lubang galian> sehingga terjadi anggota tubuh, meninggal standard, akan disediakan safety sesuai
luka ringan dan luka berat, terjadi insiden standard kerja, akan di sediakan rambu
berupa pekerja kejatuhan material galian peringatan ditempat yang mudah terlihat

Terjadi Insiden Berupa Pekerja Terkena


Peralatan Kerja/Alat Berat Sehingga Terjadi
Luka

Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi


lingkungan tempat kerja yang tidak
memenuhi syarat

3 Buangan Tanah Hasil Galian Jarak 50 m - 1 Km - Terjadi Insiden Berupa Pekerja Terkena Luka ringan, luka berat, cacat 1 2 3 2 Akan di berikan panduan keselamatan, diberi
Peralatan Kerja/Alat Berat Sehingga Terjadi anggota tubuh, meninggal rompi berwarna, helm, sarung tangan,
Luka kacamata, sepatu safety dan penempatan
rambu yang dapat terlihat dengan jelas. Peralan
K3 dilapangan
Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi
lingkungan tempat kerja yang tidak
memenuhi syarat

Terjadi Insiden Berupa Pekerja Tertimbun


Material > Sehingga Terjadi Luka Ringan
dan Luka Berat

4 Galian Tanah Biasa (M) - Terjadi Insiden Berupa Pekerja Terkena Luka ringan, luka berat, cacat 1 2 3 2 Akan di berikan panduan keselamatan, diberi
Peralatan Kerja/Alat Berat Sehingga Terjadi anggota tubuh, meninggal rompi berwarna, helm, sarung tangan,
Luka kacamata, sepatu safety dan penempatan
rambu yang dapat terlihat dengan jelas. Peralan
K3 dilapangan
Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi
lingkungan tempat kerja yang tidak
memenuhi syarat

Terjadi insiden berupa pekerja terjatuh pada


lubang gaian, tertimbun longsoran tanah
hasil galian
5 Galian Tanah Lumpur/Sedimen (A) - Terjadi insiden berupa pekerja terjatuh Luka ringan, luka berat, cacat Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai
didalam lubang galian> sehingga terjadi anggota tubuh, meninggal 1 2 3 2 standard, akan disediakan safety sesuai
luka ringan dan luka berat, terjadi insiden standard kerja, akan di sediakan rambu
berupa pekerja kejatuhan material galian peringatan ditempat yang mudah terlihat

Terjadi Insiden Berupa Pekerja Terkena


Peralatan Kerja/Alat Berat Sehingga Terjadi
Luka

Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi


lingkungan tempat kerja yang tidak
memenuhi syarat

6 Timbunan atau Urugan Tanah Kembali Dipadatkan (A) - Terjadi Insiden Berupa Pekerja Terkena Luka ringan, luka berat, cacat 1 2 3 2 Akan di berikan panduan keselamatan, diberi
Peralatan Kerja/Alat Berat Sehingga Terjadi anggota tubuh, meninggal rompi berwarna, helm, sarung tangan,
Luka kacamata, sepatu safety dan penempatan
rambu yang dapat terlihat dengan jelas. Peralan
K3 dilapangan
Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi
lingkungan tempat kerja yang tidak
memenuhi syarat

Terjadi Insiden Berupa Pekerja Tertimbun


Material > Sehingga Terjadi Luka Ringan
dan Luka Berat

7 Timbunan Tanah Dipadatkan dari Borrow Area 1 - 3 Km - Terjadi Insiden Berupa Pekerja Terkena Luka ringan, luka berat, cacat 1 2 3 2 Akan di berikan panduan keselamatan, diberi
Peralatan Kerja/Alat Berat Sehingga Terjadi anggota tubuh, meninggal rompi berwarna, helm, sarung tangan,
Luka kacamata, sepatu safety dan penempatan
rambu yang dapat terlihat dengan jelas. Peralan
K3 dilapangan
Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi
lingkungan tempat kerja yang tidak
memenuhi syarat

Terjadi Insiden Berupa Pekerja Tertimbun


Material > Sehingga Terjadi Luka Ringan
dan Luka Berat

8 Timbunan Tanah Dipadatkan dari Borrow Area 3 - 5 Km - Terjadi Insiden Berupa Pekerja Terkena Luka ringan, luka berat, cacat 1 2 3 2 Akan di berikan panduan keselamatan, diberi
Peralatan Kerja/Alat Berat Sehingga Terjadi anggota tubuh, meninggal rompi berwarna, helm, sarung tangan,
Luka kacamata, sepatu safety dan penempatan
rambu yang dapat terlihat dengan jelas. Peralan
K3 dilapangan
Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi
lingkungan tempat kerja yang tidak
memenuhi syarat

Terjadi Insiden Berupa Pekerja Tertimbun


Material > Sehingga Terjadi Luka Ringan
dan Luka Berat
9 Perkerasan Jalan Inspeksi T = 20 Cm (Hamparan Sirtu) - Terjadi Insiden Berupa Pekerja Terkena Luka ringan, luka berat, cacat Akan di berikan panduan keselamatan, diberi
Peralatan Kerja/Alat Berat Sehingga Terjadi anggota tubuh, meninggal 1 2 3 2 rompi berwarna, helm, sarung tangan,
Luka kacamata, sepatu safety dan penempatan
rambu yang dapat terlihat dengan jelas. Peralan
K3 dilapangan
Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi
lingkungan tempat kerja yang tidak
memenuhi syarat

Terjadi Insiden Berupa Pekerja Tertimbun


Material > Sehingga Terjadi Luka Ringan
dan Luka Berat

10 Bongkaran Pasangan - Terjadi Insiden Berupa Pekerja Terkena Luka ringan, luka berat, cacat 1 2 3 2 Akan di berikan panduan keselamatan, diberi
Peralatan Kerja/Alat bantu Sehingga Terjadi anggota tubuh, meninggal rompi berwarna, helm, sarung tangan,
Luka, pekerja tertimpa reruntuhan material kacamata, sepatu safety dan penempatan
bongkaran, terjadi insiden berupa tangan, rambu yang dapat terlihat dengan jelas. Peralan
kaki pekerja erjepit, kejatuhan material K3 dilapangan
bongkaran

11 Pasangan Batu Kali ( 1 : 4 ) - Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi Badan gatal-gatal pada badan / 1 2 3 2 Akan di berikan panduan keselamatan, diberi
lingkungan tempat kerja yang tidak alergi, susah bernafas, malaria, rompi berwarna, helm, sarung tangan,
memenuhi syarat kacamata, sepatu safety dan penempatan
rambu yang dapat terlihat dengan jelas. Peralan
K3 dilapangan
Terjadi insiden berupa tangan pekerja Luka ringan, luka berat, cacat
terjepit material batu, sehingga terjadi luka anggota tubuh, meninggal
ringan dan atau luka berat

Terjadi insiden berupa kaki pekerja Luka ringan, luka berat, cacat
tertimpa/kejatuhan material batu, sehingga anggota tubuh, meninggal
terjadi luka ringan dan luka berat.

Terjadi Insiden Berupa Pekerja Terkena


Peralatan Kerja/Alat Berat Sehingga Terjadi
Luka

Terjadi gangguan kesehatan akibat pekerja


menghirup debu /partikel semen dalam
lubang hidung terhirup dalam paru-paru
sehingga terjadi luka ringan dan berat.

12 Plesteran ( 1 : 3 ) - Terjadi gangguan kesehatan akibat pekerja Badan gatal-gatal pada badan / 1 2 3 2 Akan di berikan panduan keselamatan, diberi
menghirup debu /partikel semen dalam alergi, susah bernafas, malaria, masker, rompi berwarna, helm, sarung tangan,
lubang hidung terhirup dalam paru-paru kacamata, sepatu safety dan penempatan
sehingga terjadi luka ringan dan berat. rambu yang dapat terlihat dengan jelas. Peralan
K3 dilapangan
Luka ringan, luka berat, cacat
anggota tubuh, meninggal
Terjadi Insiden Berupa Pekerja Terkena
Peralatan Kerja/Alat Berat Sehingga Terjadi
Luka

Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi


lingkungan tempat kerja yang tidak
memenuhi syarat
13 Pengadaan dan Pemasangan Pintu Air B: 2,5 m H: 1,20 m B: 1,00 m - Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi Luka ringan, luka berat, cacat Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai
tempat kerja tidak memenuhi syarat anggota tubuh, meninggal 1 2 3 2 standard, akan disediakan safety sesuai
standard kerja, akan di sediakan rambu
Terjadi Insiden Barupa pekerja terkena peringatan ditempat yang mudah terlihat
peralatan kerja, > Sehingga terjadi luka
ringan dan Luka berat

Terjadi insiden berupa tangan pekerja


terjepit pintu air

14 Pengadaan dan Pemasangan Pintu Air B: 0,5 m H: 0,40 m B: 1,00 m - Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi Luka ringan, luka berat, cacat 1 2 3 2 Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai
tempat kerja tidak memenuhi syarat anggota tubuh, meninggal standard, akan disediakan safety sesuai
standard kerja, akan di sediakan rambu
Terjadi Insiden Barupa pekerja terkena peringatan ditempat yang mudah terlihat
peralatan kerja, > Sehingga terjadi luka
ringan dan Luka berat

Terjadi insiden berupa tangan pekerja


terjepit pintu air

PEKERJAAN SYPHON
1 Galian Tanah Biasa (A) - Terjadi insiden berupa pekerja terjatuh Luka ringan, luka berat, cacat 1 2 3 2 Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai
didalam lubang galian> sehingga terjadi anggota tubuh, meninggal standard, akan disediakan safety sesuai
luka ringan dan luka berat, terjadi insiden standard kerja, akan di sediakan rambu
berupa pekerja kejatuhan material galian peringatan ditempat yang mudah terlihat

Terjadi Insiden Berupa Pekerja Terkena


Peralatan Kerja/Alat Berat Sehingga Terjadi
Luka

Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi


lingkungan tempat kerja yang tidak
memenuhi syarat

2 Buangan Tanah Hasil Galian Jarak 50 m - 1 Km - Terjadi Insiden Berupa Pekerja Terkena Luka ringan, luka berat, cacat 1 2 3 2 Akan di berikan panduan keselamatan, diberi
Peralatan Kerja/Alat Berat Sehingga Terjadi anggota tubuh, meninggal rompi berwarna, helm, sarung tangan,
Luka kacamata, sepatu safety dan penempatan
rambu yang dapat terlihat dengan jelas. Peralan
K3 dilapangan
Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi
lingkungan tempat kerja yang tidak
memenuhi syarat

Terjadi Insiden Berupa Pekerja Tertimbun


Material > Sehingga Terjadi Luka Ringan
dan Luka Berat

3 Timbunan atau Urugan Tanah Kembali Dipadatkan (A) - Terjadi Insiden Berupa Pekerja Terkena Luka ringan, luka berat, cacat 1 2 3 2 Akan di berikan panduan keselamatan, diberi
Peralatan Kerja/Alat Berat Sehingga Terjadi anggota tubuh, meninggal rompi berwarna, helm, sarung tangan,
Luka kacamata, sepatu safety dan penempatan
rambu yang dapat terlihat dengan jelas. Peralan
K3 dilapangan
Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi
lingkungan tempat kerja yang tidak
memenuhi syarat

Terjadi Insiden Berupa Pekerja Tertimbun


Material > Sehingga Terjadi Luka Ringan
dan Luka Berat
Terjadi Insiden Berupa Pekerja Tertimbun
Material > Sehingga Terjadi Luka Ringan
dan Luka Berat
4 Galian Tanah Lumpur/Sedimen (M) - Terjadi Insiden Berupa Pekerja Terkena Luka ringan, luka berat, cacat Akan di berikan panduan keselamatan, diberi
Peralatan Kerja/Alat Berat Sehingga Terjadi anggota tubuh, meninggal 1 2 2 2 rompi berwarna, helm, sarung tangan,
Luka kacamata, sepatu safety dan penempatan
rambu yang dapat terlihat dengan jelas. Peralan
K3 dilapangan
Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi
lingkungan tempat kerja yang tidak
memenuhi syarat

Terjadi insiden berupa pekerja terjatuh pada


lubang gaian, tertimbun longsoran tanah
hasil galian

5 Pasangan Batu Kali ( 1 : 4 ) - Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi Badan gatal-gatal pada badan / 1 2 3 2 Akan di berikan panduan keselamatan, diberi
lingkungan tempat kerja yang tidak alergi, susah bernafas, malaria, rompi berwarna, helm, sarung tangan,
memenuhi syarat kacamata, sepatu safety dan penempatan
rambu yang dapat terlihat dengan jelas. Peralan
K3 dilapangan
Terjadi insiden berupa tangan pekerja Luka ringan, luka berat, cacat
terjepit material batu, sehingga terjadi luka anggota tubuh, meninggal
ringan dan atau luka berat

Terjadi insiden berupa kaki pekerja Luka ringan, luka berat, cacat
tertimpa/kejatuhan material batu, sehingga anggota tubuh, meninggal
terjadi luka ringan dan luka berat.

Terjadi Insiden Berupa Pekerja Terkena


Peralatan Kerja/Alat Berat Sehingga Terjadi
Luka

Terjadi gangguan kesehatan akibat pekerja


menghirup debu /partikel semen dalam
lubang hidung terhirup dalam paru-paru
sehingga terjadi luka ringan dan berat.

6 Plesteran ( 1 : 3 ) - Terjadi gangguan kesehatan akibat pekerja Badan gatal-gatal pada badan / 1 2 1 2 Akan di berikan panduan keselamatan, diberi
menghirup debu /partikel semen dalam alergi, susah bernafas, malaria, masker, rompi berwarna, helm, sarung tangan,
lubang hidung terhirup dalam paru-paru kacamata, sepatu safety dan penempatan
sehingga terjadi luka ringan dan berat. rambu yang dapat terlihat dengan jelas. Peralan
K3 dilapangan
Luka ringan, luka berat, cacat
anggota tubuh, meninggal
Terjadi Insiden Berupa Pekerja Terkena
Peralatan Kerja/Alat Berat Sehingga Terjadi
Luka

Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi


lingkungan tempat kerja yang tidak
memenuhi syarat

7 Lantai Kerja Beton K. 125 - Terjadi insiden berupa pekerja terkena alat Luka ringan, luka berat, cacat 1 2 1 2 Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai
pengaduk beton, > Sehingga terjadi luka anggota tubuh, meninggal standard, akan disediakan safety sesuai
ringan dan luka berat,. Terjadi insiden standard kerja, akan di sediakan rambu
berupa pekerja terhirup/terkena semen peringatan ditempat yang mudah terlihat
(Iritasi), > Sehingga terjadi luka ringan dan
luka berat. Terjadi Gangguan akibat kondisi
tempat kerja tidak memenuhi syarat, >
Sehingga terjadi sakit ringan dan sakit
berat.
ringan dan luka berat,. Terjadi insiden
berupa pekerja terhirup/terkena semen
(Iritasi), > Sehingga terjadi luka ringan dan
luka berat. Terjadi Gangguan akibat kondisi
tempat kerja tidak memenuhi syarat, >
Sehingga terjadi sakit ringan dan sakit
berat.
8 Beton K. 225 - Terjadi insiden berupa pekerja terkena alat Luka ringan, luka berat, cacat 1 2 3 2 Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai
pengaduk beton, > Sehingga terjadi luka anggota tubuh, meninggal standard, akan disediakan safety sesuai
ringan dan luka berat,. Terjadi insiden standard kerja, akan di sediakan rambu
berupa pekerja terhirup/terkena semen peringatan ditempat yang mudah terlihat
(Iritasi), > Sehingga terjadi luka ringan dan
luka berat. Terjadi Gangguan akibat kondisi
tempat kerja tidak memenuhi syarat, >
Sehingga terjadi sakit ringan dan sakit
berat.

9 Water Stop PVC Lebar 30 Cm - Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi Luka ringan, luka berat, cacat 1 2 1 2 Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai
lingkungan tempat kerja tidak memenuhi anggota tubuh, meninggal standard, akan disediakan safety sesuai
syarat standard kerja, akan di sediakan rambu
peringatan ditempat yang mudah terlihat

10 Bekisting Exposed - Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi Luka ringan, luka berat, cacat Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai
lingkungan tempat kerja yang tidak anggota tubuh, meninggal standard, akan disediakan safety sesuai
memenuhi syarat standard kerja, akan di sediakan rambu
peringatan ditempat yang mudah terlihat
Terjadi Insiden Berupa Pekerja Terkena
Peralatan Kerja/Alat gergaji kayu, tangan
terkena palu, Sehingga Terjadi Luka

Terkena alat potong, Gergaji > Luka ringan


dan berat, Terkwna Palu > Luka Ringan dan
Berat, Terkena /tertusuk ujung kayu yang
runcing> Luka ringan dan Berat

11 Perancah Bekisting Kaso 5/7 Cm Tinggi 4 M - Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi Luka ringan, luka berat, cacat 1 2 2 2 Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai
lingkungan tempat kerja yang tidak anggota tubuh, meninggal standard, akan disediakan safety sesuai
memenuhi syarat standard kerja, akan di sediakan rambu
peringatan ditempat yang mudah terlihat
Terjadi Insiden Berupa Pekerja Terkena
Peralatan Kerja/Alat gergaji kayu, tangan
terkena palu, Sehingga Terjadi Luka

Terkena alat potong, Gergaji > Luka ringan


dan berat, Terkwna Palu > Luka Ringan dan
Berat, Terkena /tertusuk ujung kayu yang
runcing> Luka ringan dan Berat
12 Pembesian ( Besi Ulir ) - Terkena Alat pemotong besi > luka ringan Luka ringan, luka berat, cacat 1 3 3 2 Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai
dan berat, Terkena Alat pembengkok Besi > anggota tubuh, meninggal standard, akan disediakan safety sesuai
Luka Ringan dan Berat, Terkena/Terjepit standard kerja, akan di sediakan rambu
Besi, tertusuk ujung besi yang runcing > peringatan ditempat yang mudah terlihat
Luka ringan dan berat

Keterangan :
Kolom (1), (2), (3) mengikuti tabel dalam LDP huruf M.6 Tempat, Tgl Bulan Tahun
Kolom (4), (5), (6), (7), (8), (9) diisi oleh penyedia Dibuat oleh :
[ NAMA PERUSAHAAN ]

NAMA LENGKAP DIREKTUR


Direktur Utama
RENCANA TINDAKAN ( SASARAN & PROGRAM )
Nama Perusahaan : 0
Kegiatan : #VALUE!
Lokasi : 0
Tanggal dibuat : 0

B.2. Rencana tindakan (sasaran & program)

Tabel 2. Penyusunan Sasaran dan Program K3

SASARAN KHUSUS PROGRAM


NO URAIAN PEKERJAAN PENGENDALIAN RESIKO
URAIAN TOLAK UKUR SUMBER DAYA JANGKA WAKTU INDIKATOR PENCAPAIAN MONITORING PENANGGUNG JAWAB

1 2 4 5 6 7 8 9

I. PEKERJAAN PERSIAPAN Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Instruksi Kerja / Lulus Test dan Paham Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3 1 Orang
1 Mobilisasi dan Demobilisasi Menggunakan Rambu peringatan dan Tersedia Metodenya / Seluruh mengenai system SDM Sesuai bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di tawarkan
Barikade / Menggunakan APD yang Lokasi diberikan rambu keselamatan galian Kebutuhan, Masker, lengkap
sesuai peringatan dan barikade sesuai Sepatu Safety, nama Personil Ahli K3
standard Helm, Kaca mata,
Sarung Tangan

2 Penyelenggaraan Keamanan dan Keselamatan Kerja Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Instruksi Kerja / Lulus Test dan Paham Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3 1 Orang
Serta Keselamatan Konstruksi Menggunakan Rambu peringatan dan Tersedia Metodenya / Seluruh mengenai system SDM Sesuai bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di tawarkan
Barikade / Menggunakan APD yang Lokasi diberikan rambu keselamatan galian Kebutuhan, Masker, lengkap
sesuai peringatan dan barikade sesuai Sepatu Safety, nama Personil Ahli K3
standard Helm, Kaca mata,
Sarung Tangan

II.
PEKERJAAN PENGELAKAN DAN DEWATERING
1 Pompanisasi dan Pengeringan/Dewatering Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Instruksi Kerja / Lulus Test dan Paham Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3 1 Orang
Menggunakan Rambu peringatan dan Tersedia Metodenya / Seluruh mengenai system SDM Sesuai bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di tawarkan
Barikade / Menggunakan APD yang Lokasi diberikan rambu keselamatan galian Kebutuhan, Masker, lengkap
sesuai peringatan dan barikade sesuai Sepatu Safety, nama Personil Ahli K3
standard Helm, Kaca mata,
Sarung Tangan

2 Bangunan Pengelakan Sungai Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Instruksi Kerja / Lulus Test dan Paham Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3 1 Orang
Menggunakan Rambu peringatan dan Tersedia Metodenya / Seluruh mengenai system SDM Sesuai bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di tawarkan
Barikade / Menggunakan APD yang Lokasi diberikan rambu keselamatan galian Kebutuhan, Masker, lengkap
sesuai peringatan dan barikade sesuai Sepatu Safety, nama Personil Ahli K3
standard Helm, Kaca mata,
Sarung Tangan
Tersedia Metodenya / Seluruh
Lokasi diberikan rambu
peringatan dan barikade sesuai
standard
III. Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Instruksi Kerja / Lulus Test dan Paham Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3 1 Orang
PEKERJAAN REHAB BENDUNG LOMAYA (PELIMPAH
Menggunakan Rambu peringatan dan Tersedia Metodenya / Seluruh mengenai system SDM Sesuai bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di tawarkan
SAMPING, PENAMBAHAN PINTU DAN PELEBARAN
Barikade / Menggunakan APD yang Lokasi diberikan rambu keselamatan galian Kebutuhan, Masker, lengkap
KANTONG LUMPUR
sesuai peringatan dan barikade sesuai Sepatu Safety, nama Personil Ahli K3
1 Galian Tanah Biasa (A) standard Helm, Kaca mata,
Sarung Tangan

2 Bongkaran Pasangan Batu Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Instruksi Kerja / Lulus Test dan Paham Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3 1 Orang
Menggunakan Rambu peringatan dan Tersedia Metodenya / Seluruh mengenai system SDM Sesuai bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di tawarkan
Barikade / Menggunakan APD yang Lokasi diberikan rambu keselamatan galian Kebutuhan, Masker, lengkap
sesuai peringatan dan barikade sesuai Sepatu Safety, nama Personil Ahli K3
standard Helm, Kaca mata,
Sarung Tangan

3 Timbunan atau Urugan Tanah Kembali dipadatkan (A) Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Instruksi Kerja / Lulus Test dan Paham Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3 1 Orang
Menggunakan Rambu peringatan dan Tersedia Metodenya / Seluruh mengenai system SDM Sesuai bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di tawarkan
Barikade / Menggunakan APD yang Lokasi diberikan rambu keselamatan galian Kebutuhan, Masker, lengkap
sesuai peringatan dan barikade sesuai Sepatu Safety, nama Personil Ahli K3
standard Helm, Kaca mata,
Sarung Tangan

4 Buangan Tanah Hasil Galian Jarak 50 m - 1 Km Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Instruksi Kerja / Lulus Test dan Paham Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3 1 Orang
Menggunakan Rambu peringatan dan Tersedia Metodenya / Seluruh mengenai system SDM Sesuai bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di tawarkan
Barikade / Menggunakan APD yang Lokasi diberikan rambu keselamatan galian Kebutuhan, Masker, lengkap
sesuai peringatan dan barikade sesuai Sepatu Safety, nama Personil Ahli K3
standard Helm, Kaca mata,
Sarung Tangan

5 Pasangan Batu kali ( 1 : 4 ) Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Instruksi Kerja / Lulus Test dan Paham Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3 1 Orang
Menggunakan Rambu peringatan dan Tersedia Metodenya / Seluruh mengenai system SDM Sesuai bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di tawarkan
Barikade / Menggunakan APD yang Lokasi diberikan rambu keselamatan galian Kebutuhan, Masker, lengkap
sesuai peringatan dan barikade sesuai Sepatu Safety, nama Personil Ahli K3
standard Helm, Kaca mata,
Sarung Tangan

Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Instruksi Kerja / Lulus Test dan Paham Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3 1 Orang
6 Plesteran ( 1 : 3 ) Menggunakan Rambu peringatan dan Tersedia Metodenya / Seluruh mengenai system SDM Sesuai bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di tawarkan
Barikade / Menggunakan APD yang Lokasi diberikan rambu keselamatan galian Kebutuhan, Masker, lengkap
sesuai peringatan dan barikade sesuai Sepatu Safety, nama Personil Ahli K3
standard Helm, Kaca mata,
Sarung Tangan
Tersedianya Instruksi Kerja / Rambu Peringatan,
Tersedia Metodenya / Seluruh SDM Sesuai
Lokasi diberikan rambu Kebutuhan, Masker,
peringatan dan barikade sesuai Sepatu Safety,
standard Helm, Kaca mata,
Sarung Tangan
7 Bekisting Exposed Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Instruksi Kerja / Lulus Test dan Paham Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3 1 Orang
Menggunakan Rambu peringatan dan Tersedia Metodenya / Seluruh mengenai system SDM Sesuai bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di tawarkan
Barikade / Menggunakan APD yang Lokasi diberikan rambu keselamatan galian Kebutuhan, Masker, lengkap
sesuai peringatan dan barikade sesuai Sepatu Safety, nama Personil Ahli K3
standard Helm, Kaca mata,
Sarung Tangan

8 Perancah Bekisting Kaso 5/7 Cm Tinggi 4 M Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Instruksi Kerja / Lulus Test dan Paham Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3 1 Orang
Menggunakan Rambu peringatan dan Tersedia Metodenya / Seluruh mengenai system SDM Sesuai bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di tawarkan
Barikade / Menggunakan APD yang Lokasi diberikan rambu keselamatan galian Kebutuhan, Masker, lengkap
sesuai peringatan dan barikade sesuai Sepatu Safety, nama Personil Ahli K3
standard Helm, Kaca mata,
Sarung Tangan

9 Beton K. 225 Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Instruksi Kerja / Lulus Test dan Paham Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3 1 Orang
Menggunakan Rambu peringatan dan Tersedia Metodenya / Seluruh mengenai system SDM Sesuai bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di tawarkan
Barikade / Menggunakan APD yang Lokasi diberikan rambu keselamatan galian Kebutuhan, Masker, lengkap
sesuai peringatan dan barikade sesuai Sepatu Safety, nama Personil Ahli K3
standard Helm, Kaca mata,
Sarung Tangan

10 Pembesian ( Besi Ulir ) Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Instruksi Kerja / Lulus Test dan Paham Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3 1 Orang
Menggunakan Rambu peringatan dan Tersedia Metodenya / Seluruh mengenai system SDM Sesuai bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di tawarkan
Barikade / Menggunakan APD yang Lokasi diberikan rambu keselamatan galian Kebutuhan, Masker, lengkap
sesuai peringatan dan barikade sesuai Sepatu Safety, nama Personil Ahli K3
standard Helm, Kaca mata,
Sarung Tangan

11 Pasangan Bronjong Kawat Pabrikasi 2,7 mm Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Instruksi Kerja / Lulus Test dan Paham Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3 1 Orang
Menggunakan Rambu peringatan dan Tersedia Metodenya / Seluruh mengenai system SDM Sesuai bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di tawarkan
Barikade / Menggunakan APD yang Lokasi diberikan rambu keselamatan galian Kebutuhan, Masker, lengkap
sesuai peringatan dan barikade sesuai Sepatu Safety, nama Personil Ahli K3
standard Helm, Kaca mata,
Sarung Tangan

12 Pemasangan Geotextile (1 M2) Type - A Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Instruksi Kerja / Lulus Test dan Paham Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3 1 Orang
Menggunakan Rambu peringatan dan Tersedia Metodenya / Seluruh mengenai system SDM Sesuai bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di tawarkan
Barikade / Menggunakan APD yang Lokasi diberikan rambu keselamatan galian Kebutuhan, Masker, lengkap
sesuai peringatan dan barikade sesuai Sepatu Safety, nama Personil Ahli K3
standard Helm, Kaca mata,
Sarung Tangan
Tersedianya Instruksi Kerja / Rambu Peringatan,
Tersedia Metodenya / Seluruh SDM Sesuai
Lokasi diberikan rambu Kebutuhan, Masker,
peringatan dan barikade sesuai Sepatu Safety,
standard Helm, Kaca mata,
Sarung Tangan
13 Tiang Pancang Pipa Galvanis dia 2" P= 2 M Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Instruksi Kerja / Lulus Test dan Paham Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3 1 Orang
Menggunakan Rambu peringatan dan Tersedia Metodenya / Seluruh mengenai system SDM Sesuai bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di tawarkan
Barikade / Menggunakan APD yang Lokasi diberikan rambu keselamatan galian Kebutuhan, Masker, lengkap
sesuai peringatan dan barikade sesuai Sepatu Safety, nama Personil Ahli K3
standard Helm, Kaca mata,
Sarung Tangan

14 Pengadaan dan Pemasangan Handrail Pipa Galv. Ø 2,5" Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Instruksi Kerja / Lulus Test dan Paham Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3 1 Orang
Menggunakan Rambu peringatan dan Tersedia Metodenya / Seluruh mengenai system SDM Sesuai bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di tawarkan
Barikade / Menggunakan APD yang Lokasi diberikan rambu keselamatan galian Kebutuhan, Masker, lengkap
sesuai peringatan dan barikade sesuai Sepatu Safety, nama Personil Ahli K3
standard Helm, Kaca mata,
Sarung Tangan

15 Water Stop PVC Lebar 30 Cm Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Instruksi Kerja / Lulus Test dan Paham Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3 1 Orang
Menggunakan Rambu peringatan dan Tersedia Metodenya / Seluruh mengenai system SDM Sesuai bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di tawarkan
Barikade / Menggunakan APD yang Lokasi diberikan rambu keselamatan galian Kebutuhan, Masker, lengkap
sesuai peringatan dan barikade sesuai Sepatu Safety, nama Personil Ahli K3
standard Helm, Kaca mata,
Sarung Tangan

16 Papan Duga Air Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Instruksi Kerja / Lulus Test dan Paham Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3 1 Orang
Menggunakan Rambu peringatan dan Tersedia Metodenya / Seluruh mengenai system SDM Sesuai bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di tawarkan
Barikade / Menggunakan APD yang Lokasi diberikan rambu keselamatan galian Kebutuhan, Masker, lengkap
sesuai peringatan dan barikade sesuai Sepatu Safety, nama Personil Ahli K3
standard Helm, Kaca mata,
Sarung Tangan

17 Pengadaan dan Pemasangan Pintu Air H:1.30. B:1,5. H: Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Instruksi Kerja / Lulus Test dan Paham Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3 1 Orang
Menggunakan Rambu peringatan dan Tersedia Metodenya / Seluruh mengenai system SDM Sesuai bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di tawarkan
Barikade / Menggunakan APD yang Lokasi diberikan rambu keselamatan galian Kebutuhan, Masker, lengkap
sesuai peringatan dan barikade sesuai Sepatu Safety, nama Personil Ahli K3
standard Helm, Kaca mata,
Sarung Tangan

18 Timbunan Tanah dipadatkan dari Borrow Area 3 - 5 Km Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Instruksi Kerja / Lulus Test dan Paham Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3 1 Orang
Menggunakan Rambu peringatan dan Tersedia Metodenya / Seluruh mengenai system SDM Sesuai bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di tawarkan
Barikade / Menggunakan APD yang Lokasi diberikan rambu keselamatan galian Kebutuhan, Masker, lengkap
sesuai peringatan dan barikade sesuai Sepatu Safety, nama Personil Ahli K3
standard Helm, Kaca mata,
Sarung Tangan
Tersedianya Instruksi Kerja / Rambu Peringatan,
Tersedia Metodenya / Seluruh SDM Sesuai
Lokasi diberikan rambu Kebutuhan, Masker,
peringatan dan barikade sesuai Sepatu Safety,
standard Helm, Kaca mata,
Sarung Tangan
IV. PEKERJAAN GROUNDSILL
1 Galian Tanah Biasa (A) Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Instruksi Kerja / Lulus Test dan Paham Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3 1 Orang
Menggunakan Rambu peringatan dan Tersedia Metodenya / Seluruh mengenai system SDM Sesuai bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di tawarkan
Barikade / Menggunakan APD yang Lokasi diberikan rambu keselamatan galian Kebutuhan, Masker, lengkap
sesuai peringatan dan barikade sesuai Sepatu Safety, nama Personil Ahli K3
standard Helm, Kaca mata,
Sarung Tangan

2 Buangan Tanah Hasil Galian Jarak 50 m - 1 Km Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Instruksi Kerja / Lulus Test dan Paham Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3 1 Orang
Menggunakan Rambu peringatan dan Tersedia Metodenya / Seluruh mengenai system SDM Sesuai bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di tawarkan
Barikade / Menggunakan APD yang Lokasi diberikan rambu keselamatan galian Kebutuhan, Masker, lengkap
sesuai peringatan dan barikade sesuai Sepatu Safety, nama Personil Ahli K3
standard Helm, Kaca mata,
Sarung Tangan

3 Timbunan atau Urugan Tanah kembali Dipadatkan (A) Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Instruksi Kerja / Lulus Test dan Paham Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3 1 Orang
Menggunakan Rambu peringatan dan Tersedia Metodenya / Seluruh mengenai system SDM Sesuai bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di tawarkan
Barikade / Menggunakan APD yang Lokasi diberikan rambu keselamatan galian Kebutuhan, Masker, lengkap
sesuai peringatan dan barikade sesuai Sepatu Safety, nama Personil Ahli K3
standard Helm, Kaca mata,
Sarung Tangan

4 Pasangan Bronjong Kawat Pabrikasi 2,7 mm Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Instruksi Kerja / Lulus Test dan Paham Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3 1 Orang
Menggunakan Rambu peringatan dan Tersedia Metodenya / Seluruh mengenai system SDM Sesuai bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di tawarkan
Barikade / Menggunakan APD yang Lokasi diberikan rambu keselamatan galian Kebutuhan, Masker, lengkap
sesuai peringatan dan barikade sesuai Sepatu Safety, nama Personil Ahli K3
standard Helm, Kaca mata,
Sarung Tangan

5 Pemasangan Geotextile (1 m2) Type - A Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Instruksi Kerja / Lulus Test dan Paham Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3 1 Orang
Menggunakan Rambu peringatan dan Tersedia Metodenya / Seluruh mengenai system SDM Sesuai bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di tawarkan
Barikade / Menggunakan APD yang Lokasi diberikan rambu keselamatan galian Kebutuhan, Masker, lengkap
sesuai peringatan dan barikade sesuai Sepatu Safety, nama Personil Ahli K3
standard Helm, Kaca mata,
Sarung Tangan

6 Tiang Pancang Pipa Galvanis dia. 2" P= 2 M Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Instruksi Kerja / Lulus Test dan Paham Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3 1 Orang
Menggunakan Rambu peringatan dan Tersedia Metodenya / Seluruh mengenai system SDM Sesuai bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di tawarkan
Barikade / Menggunakan APD yang Lokasi diberikan rambu keselamatan galian Kebutuhan, Masker, lengkap
sesuai peringatan dan barikade sesuai Sepatu Safety, nama Personil Ahli K3
standard Helm, Kaca mata,
Sarung Tangan
Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Instruksi Kerja / Rambu Peringatan,
Menggunakan Rambu peringatan dan Tersedia Metodenya / Seluruh SDM Sesuai
Barikade / Menggunakan APD yang Lokasi diberikan rambu Kebutuhan, Masker,
sesuai peringatan dan barikade sesuai Sepatu Safety,
standard Helm, Kaca mata,
Sarung Tangan
V. PEKERJAAN SALURAN
1 Pembersihan dan Stripping/Kosrekan (A) Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Instruksi Kerja / Lulus Test dan Paham Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3 1 Orang
Menggunakan Rambu peringatan dan Tersedia Metodenya / Seluruh mengenai system SDM Sesuai bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di tawarkan
Barikade / Menggunakan APD yang Lokasi diberikan rambu keselamatan galian Kebutuhan, Masker, lengkap
sesuai peringatan dan barikade sesuai Sepatu Safety, nama Personil Ahli K3
standard Helm, Kaca mata,
Sarung Tangan

2 Galian Tanah Biasa (A) Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Instruksi Kerja / Lulus Test dan Paham Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3 1 Orang
Menggunakan Rambu peringatan dan Tersedia Metodenya / Seluruh mengenai system SDM Sesuai bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di tawarkan
Barikade / Menggunakan APD yang Lokasi diberikan rambu keselamatan galian Kebutuhan, Masker, lengkap
sesuai peringatan dan barikade sesuai Sepatu Safety, nama Personil Ahli K3
standard Helm, Kaca mata,
Sarung Tangan

3 Buangan Tanah Hasil Galian Jarak 50 m - 1 Km Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Instruksi Kerja / Lulus Test dan Paham Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3 1 Orang
Menggunakan Rambu peringatan dan Tersedia Metodenya / Seluruh mengenai system SDM Sesuai bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di tawarkan
Barikade / Menggunakan APD yang Lokasi diberikan rambu keselamatan galian Kebutuhan, Masker, lengkap
sesuai peringatan dan barikade sesuai Sepatu Safety, nama Personil Ahli K3
standard Helm, Kaca mata,
Sarung Tangan

4 Galian Tanah Biasa (M) Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Instruksi Kerja / Lulus Test dan Paham Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3 1 Orang
Menggunakan Rambu peringatan dan Tersedia Metodenya / Seluruh mengenai system SDM Sesuai bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di tawarkan
Barikade / Menggunakan APD yang Lokasi diberikan rambu keselamatan galian Kebutuhan, Masker, lengkap
sesuai peringatan dan barikade sesuai Sepatu Safety, nama Personil Ahli K3
standard Helm, Kaca mata,
Sarung Tangan

5 Galian Tanah Lumpur/Sedimen (A) Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Instruksi Kerja / Lulus Test dan Paham Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3 1 Orang
Menggunakan Rambu peringatan dan Tersedia Metodenya / Seluruh mengenai system SDM Sesuai bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di tawarkan
Barikade / Menggunakan APD yang Lokasi diberikan rambu keselamatan galian Kebutuhan, Masker, lengkap
sesuai peringatan dan barikade sesuai Sepatu Safety, nama Personil Ahli K3
standard Helm, Kaca mata,
Sarung Tangan

6 Timbunan atau Urugan Tanah Kembali Dipadatkan (A) Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Instruksi Kerja / Lulus Test dan Paham Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3 1 Orang
Menggunakan Rambu peringatan dan Tersedia Metodenya / Seluruh mengenai system SDM Sesuai bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di tawarkan
Barikade / Menggunakan APD yang Lokasi diberikan rambu keselamatan galian Kebutuhan, Masker, lengkap
sesuai peringatan dan barikade sesuai Sepatu Safety, nama Personil Ahli K3
standard Helm, Kaca mata,
Sarung Tangan
Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Instruksi Kerja / Rambu Peringatan,
Menggunakan Rambu peringatan dan Tersedia Metodenya / Seluruh SDM Sesuai
Barikade / Menggunakan APD yang Lokasi diberikan rambu Kebutuhan, Masker,
sesuai peringatan dan barikade sesuai Sepatu Safety,
standard Helm, Kaca mata,
Sarung Tangan
7 Timbunan Tanah Dipadatkan dari Borrow Area 1 - 3 K Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Instruksi Kerja / Lulus Test dan Paham Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3 1 Orang
Menggunakan Rambu peringatan dan Tersedia Metodenya / Seluruh mengenai system SDM Sesuai bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di tawarkan
Barikade / Menggunakan APD yang Lokasi diberikan rambu keselamatan galian Kebutuhan, Masker, lengkap
sesuai peringatan dan barikade sesuai Sepatu Safety, nama Personil Ahli K3
standard Helm, Kaca mata,
Sarung Tangan

8 Timbunan Tanah Dipadatkan dari Borrow Area 3 - 5 K Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Instruksi Kerja / Lulus Test dan Paham Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3 1 Orang
Menggunakan Rambu peringatan dan Tersedia Metodenya / Seluruh mengenai system SDM Sesuai bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di tawarkan
Barikade / Menggunakan APD yang Lokasi diberikan rambu keselamatan galian Kebutuhan, Masker, lengkap
sesuai peringatan dan barikade sesuai Sepatu Safety, nama Personil Ahli K3
standard Helm, Kaca mata,
Sarung Tangan

9 Perkerasan Jalan Inspeksi T = 20 Cm (Hamparan Sirtu)Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Instruksi Kerja / Lulus Test dan Paham Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3 1 Orang
Menggunakan Rambu peringatan dan Tersedia Metodenya / Seluruh mengenai system SDM Sesuai bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di tawarkan
Barikade / Menggunakan APD yang Lokasi diberikan rambu keselamatan galian Kebutuhan, Masker, lengkap
sesuai peringatan dan barikade sesuai Sepatu Safety, nama Personil Ahli K3
standard Helm, Kaca mata,
Sarung Tangan

10 Bongkaran Pasangan Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Instruksi Kerja / Lulus Test dan Paham Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3 1 Orang
Menggunakan Rambu peringatan dan Tersedia Metodenya / Seluruh mengenai system SDM Sesuai bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di tawarkan
Barikade / Menggunakan APD yang Lokasi diberikan rambu keselamatan galian Kebutuhan, Masker, lengkap
sesuai peringatan dan barikade sesuai Sepatu Safety, nama Personil Ahli K3
standard Helm, Kaca mata,
Sarung Tangan

11 Pasangan Batu Kali ( 1 : 4 ) Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Instruksi Kerja / Lulus Test dan Paham Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3 1 Orang
Menggunakan Rambu peringatan dan Tersedia Metodenya / Seluruh mengenai system SDM Sesuai bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di tawarkan
Barikade / Menggunakan APD yang Lokasi diberikan rambu keselamatan galian Kebutuhan, Masker, lengkap
sesuai peringatan dan barikade sesuai Sepatu Safety, nama Personil Ahli K3
standard Helm, Kaca mata,
Sarung Tangan

12 Plesteran ( 1 : 3 ) Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Instruksi Kerja / Lulus Test dan Paham Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3 1 Orang
Menggunakan Rambu peringatan dan Tersedia Metodenya / Seluruh mengenai system SDM Sesuai bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di tawarkan
Barikade / Menggunakan APD yang Lokasi diberikan rambu keselamatan galian Kebutuhan, Masker, lengkap
sesuai peringatan dan barikade sesuai Sepatu Safety, nama Personil Ahli K3
standard Helm, Kaca mata,
Sarung Tangan
Tersedianya Instruksi Kerja / Rambu Peringatan,
Tersedia Metodenya / Seluruh SDM Sesuai
Lokasi diberikan rambu Kebutuhan, Masker,
peringatan dan barikade sesuai Sepatu Safety,
standard Helm, Kaca mata,
Sarung Tangan
13 Pengadaan dan Pemasangan Pintu Air B: 2,5 m H: 1,20Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Instruksi Kerja / Lulus Test dan Paham Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3 1 Orang
Menggunakan Rambu peringatan dan Tersedia Metodenya / Seluruh mengenai system SDM Sesuai bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di tawarkan
Barikade / Menggunakan APD yang Lokasi diberikan rambu keselamatan galian Kebutuhan, Masker, lengkap
sesuai peringatan dan barikade sesuai Sepatu Safety, nama Personil Ahli K3
standard Helm, Kaca mata,
Sarung Tangan

14 Pengadaan dan Pemasangan Pintu Air B: 0,5 m H: 0,40Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Instruksi Kerja / Lulus Test dan Paham Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3 1 Orang
Menggunakan Rambu peringatan dan Tersedia Metodenya / Seluruh mengenai system SDM Sesuai bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di tawarkan
Barikade / Menggunakan APD yang Lokasi diberikan rambu keselamatan galian Kebutuhan, Masker, lengkap
sesuai peringatan dan barikade sesuai Sepatu Safety, nama Personil Ahli K3
standard Helm, Kaca mata,
Sarung Tangan

VI. PEKERJAAN SYPHON


1 Galian Tanah Biasa (A) Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Instruksi Kerja / Lulus Test dan Paham Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3 1 Orang
Menggunakan Rambu peringatan dan Tersedia Metodenya / Seluruh mengenai system SDM Sesuai bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di tawarkan
Barikade / Menggunakan APD yang Lokasi diberikan rambu keselamatan galian Kebutuhan, Masker, lengkap
sesuai peringatan dan barikade sesuai Sepatu Safety, nama Personil Ahli K3
standard Helm, Kaca mata,
Sarung Tangan

2 Buangan Tanah Hasil Galian Jarak 50 m - 1 Km Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Instruksi Kerja / Lulus Test dan Paham Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3 1 Orang
Menggunakan Rambu peringatan dan Tersedia Metodenya / Seluruh mengenai system SDM Sesuai bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di tawarkan
Barikade / Menggunakan APD yang Lokasi diberikan rambu keselamatan galian Kebutuhan, Masker, lengkap
sesuai peringatan dan barikade sesuai Sepatu Safety, nama Personil Ahli K3
standard Helm, Kaca mata,
Sarung Tangan

3 Timbunan atau Urugan Tanah Kembali Dipadatkan (A) Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Instruksi Kerja / Lulus Test dan Paham Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3 1 Orang
Menggunakan Rambu peringatan dan Tersedia Metodenya / Seluruh mengenai system SDM Sesuai bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di tawarkan
Barikade / Menggunakan APD yang Lokasi diberikan rambu keselamatan galian Kebutuhan, Masker, lengkap
sesuai peringatan dan barikade sesuai Sepatu Safety, nama Personil Ahli K3
standard Helm, Kaca mata,
Sarung Tangan

4 Galian Tanah Lumpur/Sedimen (M) Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Instruksi Kerja / Lulus Test dan Paham Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3 1 Orang
Menggunakan Rambu peringatan dan Tersedia Metodenya / Seluruh mengenai system SDM Sesuai bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di tawarkan
Barikade / Menggunakan APD yang Lokasi diberikan rambu keselamatan galian Kebutuhan, Masker, lengkap
sesuai peringatan dan barikade sesuai Sepatu Safety, nama Personil Ahli K3
standard Helm, Kaca mata,
Sarung Tangan
Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Instruksi Kerja / Rambu Peringatan,
Menggunakan Rambu peringatan dan Tersedia Metodenya / Seluruh SDM Sesuai
Barikade / Menggunakan APD yang Lokasi diberikan rambu Kebutuhan, Masker,
sesuai peringatan dan barikade sesuai Sepatu Safety,
standard Helm, Kaca mata,
Sarung Tangan
5 Pasangan Batu Kali ( 1 : 4 ) Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Instruksi Kerja / Lulus Test dan Paham Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3 1 Orang
Menggunakan Rambu peringatan dan Tersedia Metodenya / Seluruh mengenai system SDM Sesuai bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di tawarkan
Barikade / Menggunakan APD yang Lokasi diberikan rambu keselamatan galian Kebutuhan, Masker, lengkap
sesuai peringatan dan barikade sesuai Sepatu Safety, nama Personil Ahli K3
standard Helm, Kaca mata,
Sarung Tangan

6 Plesteran ( 1 : 3 ) Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Instruksi Kerja / Lulus Test dan Paham Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3 1 Orang
Menggunakan Rambu peringatan dan Tersedia Metodenya / Seluruh mengenai system SDM Sesuai bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di tawarkan
Barikade / Menggunakan APD yang Lokasi diberikan rambu keselamatan galian Kebutuhan, Masker, lengkap
sesuai peringatan dan barikade sesuai Sepatu Safety, nama Personil Ahli K3
standard Helm, Kaca mata,
Sarung Tangan

7 Lantai Kerja Beton K. 125 Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Instruksi Kerja / Lulus Test dan Paham Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3 1 Orang
Menggunakan Rambu peringatan dan Tersedia Metodenya / Seluruh mengenai system SDM Sesuai bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di tawarkan
Barikade / Menggunakan APD yang Lokasi diberikan rambu keselamatan galian Kebutuhan, Masker, lengkap
sesuai peringatan dan barikade sesuai Sepatu Safety, nama Personil Ahli K3
standard Helm, Kaca mata,
Sarung Tangan

8 Beton K. 225 Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Instruksi Kerja / Lulus Test dan Paham Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3 1 Orang
Menggunakan Rambu peringatan dan Tersedia Metodenya / Seluruh mengenai system SDM Sesuai bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di tawarkan
Barikade / Menggunakan APD yang Lokasi diberikan rambu keselamatan galian Kebutuhan, Masker, lengkap
sesuai peringatan dan barikade sesuai Sepatu Safety, nama Personil Ahli K3
standard Helm, Kaca mata,
Sarung Tangan

9 Water Stop PVC Lebar 30 Cm Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Instruksi Kerja / Lulus Test dan Paham Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3 1 Orang
Menggunakan Rambu peringatan dan Tersedia Metodenya / Seluruh mengenai system SDM Sesuai bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di tawarkan
Barikade / Menggunakan APD yang Lokasi diberikan rambu keselamatan galian Kebutuhan, Masker, lengkap
sesuai peringatan dan barikade sesuai Sepatu Safety, nama Personil Ahli K3
standard Helm, Kaca mata,
Sarung Tangan

10 Bekisting Exposed Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Instruksi Kerja / Lulus Test dan Paham Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3 1 Orang
Menggunakan Rambu peringatan dan Tersedia Metodenya / Seluruh mengenai system SDM Sesuai bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di tawarkan
Barikade / Menggunakan APD yang Lokasi diberikan rambu keselamatan galian Kebutuhan, Masker, lengkap
sesuai peringatan dan barikade sesuai Sepatu Safety, nama Personil Ahli K3
standard Helm, Kaca mata,
Sarung Tangan
Tersedianya Instruksi Kerja / Rambu Peringatan,
Tersedia Metodenya / Seluruh SDM Sesuai
Lokasi diberikan rambu Kebutuhan, Masker,
peringatan dan barikade sesuai Sepatu Safety,
standard Helm, Kaca mata,
Sarung Tangan
11 Perancah Bekisting Kaso 5/7 Cm Tinggi 4 M Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Instruksi Kerja / Lulus Test dan Paham Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3 1 Orang
Menggunakan Rambu peringatan dan Tersedia Metodenya / Seluruh mengenai system SDM Sesuai bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di tawarkan
Barikade / Menggunakan APD yang Lokasi diberikan rambu keselamatan galian Kebutuhan, Masker, lengkap
sesuai peringatan dan barikade sesuai Sepatu Safety, nama Personil Ahli K3
standard Helm, Kaca mata,
Sarung Tangan

12 Pembesian ( Besi Ulir ) Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja / Tersedianya Instruksi Kerja / Lulus Test dan Paham Rambu Peringatan, Sebelum memulai 100 % Sesuai Standard Check List Pelaksana K3 1 Orang
Menggunakan Rambu peringatan dan Tersedia Metodenya / Seluruh mengenai system SDM Sesuai bekerja harus sudah Sesuai Personil yang di tawarkan
Barikade / Menggunakan APD yang Lokasi diberikan rambu keselamatan galian Kebutuhan, Masker, lengkap
sesuai peringatan dan barikade sesuai Sepatu Safety, nama Personil Ahli K3
standard Helm, Kaca mata,
Sarung Tangan

Tempat, Tgl Bulan Tahun


Dibuat oleh :
[ NAMA PERUSAHAAN ]

NAMA LENGKAP DIREKTUR


Direktur Utama
RENCANA KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA KONSTRUKSI
(. . . . . .)
PEKERJAAN . . . . . . .

B. PERENCANAAN KESELAMATAN KONSTRUKSI


B.1. Identifikasi Bahaya, Penilaian Resiko, Penetapan Pengendalian Resiko K3

IDENTIFIKASI JENIS BAHAYA & SASARAN K3


NO JENIS / TYPE PEKERJAAN PENGENDALI RESIKO K3 PROGRAM SUMBER DAYA
RESIKO K3 PROYEK

1 2 3 4 5

I. PEKERJAAN PERSIAPAN Jenis Bahaya Dan Resiko : Sasaran K3 Pengendalian Resiko K3 Program Sumber daya
1 Mobilisasi dan Demobilisasi
- - Akan disediakan peralatan kerja - Bahan/Peralatan K3 1 Set
Terjadi insiden berupa Seluruh Personil
yang sesuai standard, akan Pengadaan rambu peringatan
kecelakaan pada saat mobilisasi yang terlibat
disediakan safety sesuai standard bahaya dilokasi pekerjaan,
maupun demobilisasi peralatan, Petugas K3 1 Orang
kerja, akan di sediakan rambu
tertabrak kendaraan, alat berat, Nihil kecelakaan
peringatan ditempat yang mudah
terlindas, terjepit. Sehingga Kerja
terlihat
terjadi luka ringan dan luka
berat.

2 Penyelenggaraan Keamanan dan Keselamatan Kerja - - - Akan disediakan peralatan kerja - Bahan/Peralatan K3 1 Set
Seluruh Personil
Serta Keselamatan Konstruksi yang sesuai standard, akan Pengadaan rambu peringatan
yang terlibat
disediakan safety sesuai standard bahaya dilokasi pekerjaan,
kerja, akan di sediakan rambu Petugas K3 1 Orang
Nihil kecelakaan
peringatan ditempat yang mudah
Kerja
terlihat

PEKERJAAN PENGELAKAN DAN DEWATERING


1 Pompanisasi dan Pengeringan/Dewatering - Terjadi gangguan kesehatan - - Akan disediakan peralatan kerja - Bahan/Peralatan K3 1 Set
Seluruh Personil
akibat kondisi lingkungan yang sesuai standard, akan Pengadaan rambu peringatan
yang terlibat
tempat kerja tidak memenuhi disediakan safety sesuai standard bahaya dilokasi pekerjaan,
syarat, Terjadi gangguan akibat kerja, akan di sediakan rambu Petugas K3 1 Orang
Nihil kecelakaan
pekerja tenggelam dan peringatan ditempat yang mudah
Kerja
terminum air kotor sehingga terlihat
terjadi luka ringan dan luka
berat
2 Bangunan Pengelakan Sungai - - - Akan disediakan peralatan kerja - Bahan/Peralatan K3 1 Set
Terjadi gangguan kesehatan Seluruh Personil
yang sesuai standard, akan Pengadaan rambu peringatan
akibat kondisi tempat kerja tidak yang terlibat
disediakan safety sesuai standard bahaya dilokasi pekerjaan,
memenuhi syarat, Terjadi
kerja, akan di sediakan rambu Petugas K3 1 Orang
Insiden Barupa pekerja terkena Nihil kecelakaan
peralatan kerja, > Sehingga peringatan ditempat yang mudah
Kerja
terjadi luka ringan dan Luka terlihat
berat, Terjadi insiden berupa
pekerja terjatuh didalam lubang
galian> sehingga terjadi luka
ringan dan luka berat, terjadi
insiden berupa pekerja
kejatuhan material, Terjadi
Insiden Berupa Pekerja
Tertimbun Material > Sehingga
Terjadi Luka Ringan dan Luka
Berat

PEKERJAAN REHAB BENDUNG LOMAYA (PELIMPAH


SAMPING, PENAMBAHAN PINTU DAN PELEBARAN
KANTONG LUMPUR

1 Galian Tanah Biasa (A) - - - Akan disediakan peralatan kerja - Bahan/Peralatan K3 1 Set
Terjadi insiden berupa pekerja Seluruh Personil
yang sesuai standard, akan Pengadaan rambu peringatan
terjatuh didalam lubang galian> yang terlibat
disediakan safety sesuai standard bahaya dilokasi pekerjaan,
sehingga terjadi luka ringan dan
kerja, akan di sediakan rambu Petugas K3 1 Orang
luka berat, terjadi insiden Nihil kecelakaan
peringatan ditempat yang mudah
berupa pekerja kejatuhan Kerja
terlihat
material galian

Terjadi Insiden Berupa Pekerja


Terkena Peralatan Kerja/Alat
Berat Sehingga Terjadi Luka

Terjadi gangguan kesehatan


akibat kondisi lingkungan
tempat kerja yang tidak
memenuhi syarat

2 Bongkaran Pasangan Batu - - - Akan disediakan peralatan kerja - Bahan/Peralatan K3 1 Set


Terjadi Insiden Berupa Pekerja Seluruh Personil
yang sesuai standard, akan Pengadaan rambu peringatan
Terkena Peralatan Kerja/Alat yang terlibat
disediakan safety sesuai standard bahaya dilokasi pekerjaan,
bantu Sehingga Terjadi Luka, kerja, akan di sediakan rambu Petugas K3 1 Orang
pekerja tertimpa reruntuhan Nihil kecelakaan
peringatan ditempat yang mudah
material bongkaran, terjadi Kerja
terlihat
insiden berupa tangan, kaki
pekerja erjepit, kejatuhan
material bongkaran
3 Timbunan atau Urugan Tanah Kembali dipadatkan (A) - - - Akan disediakan peralatan kerja - Bahan/Peralatan K3 1 Set
Terjadi Insiden Berupa Pekerja Seluruh Personil
yang sesuai standard, akan Pengadaan rambu peringatan
Terkena Peralatan Kerja/Alat yang terlibat
disediakan safety sesuai standard bahaya dilokasi pekerjaan,
Berat Sehingga Terjadi Luka
kerja, akan di sediakan rambu Petugas K3 1 Orang
Nihil kecelakaan
Terjadi gangguan kesehatan peringatan ditempat yang mudah
Kerja
akibat kondisi lingkungan terlihat
tempat kerja yang tidak
memenuhi syarat
Terjadi Insiden Berupa Pekerja
Tertimbun Material > Sehingga
Terjadi Luka Ringan dan Luka
Berat

4 Buangan Tanah Hasil Galian Jarak 50 m - 1 Km - - - Akan disediakan peralatan kerja - Bahan/Peralatan K3 1 Set
Terjadi Insiden Berupa Pekerja Seluruh Personil
yang sesuai standard, akan Pengadaan rambu peringatan
Terkena Peralatan Kerja/Alat yang terlibat
disediakan safety sesuai standard bahaya dilokasi pekerjaan,
Berat Sehingga Terjadi Luka
kerja, akan di sediakan rambu Petugas K3 1 Orang
Nihil kecelakaan
Terjadi gangguan kesehatan peringatan ditempat yang mudah
Kerja
akibat kondisi lingkungan terlihat
tempat kerja yang tidak
memenuhi syarat
Terjadi Insiden Berupa Pekerja
Tertimbun Material > Sehingga
Terjadi Luka Ringan dan Luka
Berat

5 Pasangan Batu kali ( 1 : 4 ) - Terjadi gangguan kesehatan - - Akan disediakan peralatan kerja - Bahan/Peralatan K3 1 Set
Seluruh Personil
akibat kondisi lingkungan yang sesuai standard, akan Pengadaan rambu peringatan
yang terlibat
tempat kerja yang tidak disediakan safety sesuai standard bahaya dilokasi pekerjaan,
memenuhi syarat kerja, akan di sediakan rambu Petugas K3 1 Orang
Nihil kecelakaan
Terjadi insiden berupa tangan peringatan ditempat yang mudah
Kerja
pekerja terjepit material batu, terlihat
sehingga terjadi luka ringan dan
atau luka berat

Terjadi insiden berupa kaki


pekerja tertimpa/kejatuhan
material batu, sehingga terjadi
luka ringan dan luka berat.

Terjadi Insiden Berupa Pekerja


Terkena Peralatan Kerja/Alat
Berat Sehingga Terjadi Luka

Terjadi gangguan kesehatan


akibat pekerja menghirup
debu /partikel semen dalam
lubang hidung terhirup dalam
paru-paru sehingga terjadi luka
ringan dan berat.
lubang hidung terhirup dalam
paru-paru sehingga terjadi luka
ringan dan berat.
6 Plesteran ( 1 : 3 ) - Terjadi gangguan kesehatan - - Akan disediakan peralatan kerja - Bahan/Peralatan K3 1 Set
Seluruh Personil
akibat pekerja menghirup yang sesuai standard, akan Pengadaan rambu peringatan
yang terlibat
debu /partikel semen dalam disediakan safety sesuai standard bahaya dilokasi pekerjaan,
lubang hidung terhirup dalam kerja, akan di sediakan rambu Petugas K3 1 Orang
paru-paru sehingga terjadi luka Nihil kecelakaan
peringatan ditempat yang mudah
ringan dan berat. Kerja
terlihat

Terjadi Insiden Berupa Pekerja


Terkena Peralatan Kerja/Alat
Berat Sehingga Terjadi Luka

Terjadi gangguan kesehatan


akibat kondisi lingkungan
tempat kerja yang tidak
memenuhi syarat

7 Bekisting Exposed - Terjadi gangguan kesehatan - - Akan disediakan peralatan kerja - Bahan/Peralatan K3 1 Set
Seluruh Personil
akibat kondisi lingkungan yang sesuai standard, akan Pengadaan rambu peringatan
yang terlibat
tempat kerja yang tidak disediakan safety sesuai standard bahaya dilokasi pekerjaan,
memenuhi syarat kerja, akan di sediakan rambu Petugas K3 1 Orang
Nihil kecelakaan
peringatan ditempat yang mudah
Terjadi Insiden Berupa Pekerja Kerja
terlihat
Terkena Peralatan Kerja/Alat
gergaji kayu, tangan terkena
palu, Sehingga Terjadi Luka

Terkena alat potong, Gergaji >


Luka ringan dan berat, Terkwna
Palu > Luka Ringan dan Berat,
Terkena /tertusuk ujung kayu
yang runcing> Luka ringan dan
Berat

8 Perancah Bekisting Kaso 5/7 Cm Tinggi 4 M - Terjadi gangguan kesehatan - - Akan disediakan peralatan kerja - Bahan/Peralatan K3 1 Set
Seluruh Personil
akibat kondisi lingkungan yang sesuai standard, akan Pengadaan rambu peringatan
yang terlibat
tempat kerja yang tidak disediakan safety sesuai standard bahaya dilokasi pekerjaan,
memenuhi syarat kerja, akan di sediakan rambu Petugas K3 1 Orang
Nihil kecelakaan
peringatan ditempat yang mudah
Terjadi Insiden Berupa Pekerja Kerja
terlihat
Terkena Peralatan Kerja/Alat
gergaji kayu, tangan terkena
palu, Sehingga Terjadi Luka

Terkena alat potong, Gergaji >


Luka ringan dan berat, Terkwna
Palu > Luka Ringan dan Berat,
Terkena /tertusuk ujung kayu
yang runcing> Luka ringan dan
Berat
9 Beton K. 225 -
Terjadi insiden berupa pekerja - - Akan disediakan peralatan kerja - Bahan/Peralatan K3 1 Set
terkena alat pengaduk beton, > Seluruh Personil
yang sesuai standard, akan Pengadaan rambu peringatan
Sehingga terjadi luka ringan dan yang terlibat
disediakan safety sesuai standard bahaya dilokasi pekerjaan,
luka berat,. Terjadi insiden kerja, akan di sediakan rambu Petugas K3 1 Orang
berupa pekerja terhirup/terkena Nihil kecelakaan
peringatan ditempat yang mudah
semen (Iritasi), > Sehingga Kerja
terlihat
terjadi luka ringan dan luka
berat. Terjadi Gangguan akibat
kondisi tempat kerja tidak
memenuhi syarat, > Sehingga
terjadi sakit ringan dan sakit
berat.

10 Pembesian ( Besi Ulir ) - - - Akan disediakan peralatan kerja - Bahan/Peralatan K3 1 Set


Terkena Alat pemotong besi > Seluruh Personil
yang sesuai standard, akan Pengadaan rambu peringatan
luka ringan dan berat, Terkena yang terlibat
disediakan safety sesuai standard bahaya dilokasi pekerjaan,
Alat pembengkok Besi > Luka Petugas K3 1 Orang
kerja, akan di sediakan rambu
Ringan dan Berat, Nihil kecelakaan
peringatan ditempat yang mudah
Terkena/Terjepit Besi, tertusuk Kerja
terlihat
ujung besi yang runcing > Luka
ringan dan berat

11 Pasangan Bronjong Kawat Pabrikasi 2,7 mm - Terjadi gangguan kesehatan - - Akan disediakan peralatan kerja - Bahan/Peralatan K3 1 Set
Seluruh Personil
akibat kondisi tempat kerja tidak yang sesuai standard, akan Pengadaan rambu peringatan
yang terlibat
memenuhi syarat disediakan safety sesuai standard bahaya dilokasi pekerjaan,
Terjadi Insiden Barupa pekerja kerja, akan di sediakan rambu Petugas K3 1 Orang
Nihil kecelakaan
terkena peralatan kerja, > peringatan ditempat yang mudah
Kerja
Sehingga terjadi luka ringan dan terlihat
Luka berat
Tangan pekerja terjepit batu,
luka ringan dan luka berat,
tangan pekerja tertusuk ujung
kawat bronjong, luka ringan dan
luka berat

12 Pemasangan Geotextile (1 M2) Type - A - Terjadi gangguan kesehatan - - Akan disediakan peralatan kerja - Bahan/Peralatan K3 1 Set
Seluruh Personil
akibat kondisi lingkungan yang sesuai standard, akan Pengadaan rambu peringatan
yang terlibat
tempat kerja tidak memenuhi disediakan safety sesuai standard bahaya dilokasi pekerjaan,
syarat kerja, akan di sediakan rambu Petugas K3 1 Orang
Nihil kecelakaan
peringatan ditempat yang mudah
Kerja
terlihat

13 Tiang Pancang Pipa Galvanis dia 2" P= 2 M - pekerja terjepit pipa/ tertusuk - - Akan disediakan peralatan kerja - Bahan/Peralatan K3 1 Set
Seluruh Personil
ujung pipa, Sehingga terjadi yang sesuai standard, akan Pengadaan rambu peringatan
yang terlibat
luka ringan dan luka berat, disediakan safety sesuai standard bahaya dilokasi pekerjaan,
terkena alat pemancang pipa kerja, akan di sediakan rambu Petugas K3 1 Orang
Nihil kecelakaan
peringatan ditempat yang mudah
Kerja
terlihat
14 Pengadaan dan Pemasangan Handrail Pipa Galv. Ø 2,5" - pekerja terjepit pipa/ tertusuk - - Akan disediakan peralatan kerja - Bahan/Peralatan K3 1 Set
Seluruh Personil
ujung pipa, Sehingga terjadi yang sesuai standard, akan Pengadaan rambu peringatan
yang terlibat
luka ringan, tangan pekerja disediakan safety sesuai standard bahaya dilokasi pekerjaan,
terluka dari alat pemotong pipa kerja, akan di sediakan rambu Petugas K3 1 Orang
Nihil kecelakaan
peringatan ditempat yang mudah
Kerja
terlihat

15 Water Stop PVC Lebar 30 Cm - Terjadi gangguan kesehatan - - Akan disediakan peralatan kerja - Bahan/Peralatan K3 1 Set
Seluruh Personil
akibat kondisi lingkungan yang sesuai standard, akan Pengadaan rambu peringatan
yang terlibat
tempat kerja tidak memenuhi disediakan safety sesuai standard bahaya dilokasi pekerjaan,
syarat kerja, akan di sediakan rambu Petugas K3 1 Orang
Nihil kecelakaan
peringatan ditempat yang mudah
Kerja
terlihat

16 Papan Duga Air - Terjadi gangguan kesehatan - - Akan disediakan peralatan kerja - Bahan/Peralatan K3 1 Set
Seluruh Personil
akibat kondisi lingkungan yang sesuai standard, akan Pengadaan rambu peringatan
yang terlibat
tempat kerja tidak memenuhi disediakan safety sesuai standard bahaya dilokasi pekerjaan,
syarat kerja, akan di sediakan rambu Petugas K3 1 Orang
Nihil kecelakaan
peringatan ditempat yang mudah
Kerja
terlihat

17 Pengadaan dan Pemasangan Pintu Air H:1.30. B:1,5. H - Terjadi gangguan kesehatan - - Akan disediakan peralatan kerja - Bahan/Peralatan K3 1 Set
Seluruh Personil
akibat kondisi tempat kerja tidak yang sesuai standard, akan Pengadaan rambu peringatan
yang terlibat
memenuhi syarat disediakan safety sesuai standard bahaya dilokasi pekerjaan,
Terjadi Insiden Barupa pekerja kerja, akan di sediakan rambu Petugas K3 1 Orang
Nihil kecelakaan
terkena peralatan kerja, > peringatan ditempat yang mudah
Kerja
Sehingga terjadi luka ringan dan terlihat
Luka berat
Terjadi insiden berupa tangan
pekerja terjepit pintu air

18 Timbunan Tanah dipadatkan dari Borrow Area 3 - 5 Km - - - Akan disediakan peralatan kerja - Bahan/Peralatan K3 1 Set
Terjadi Insiden Berupa Pekerja Seluruh Personil
yang sesuai standard, akan Pengadaan rambu peringatan
Terkena Peralatan Kerja/Alat yang terlibat
disediakan safety sesuai standard bahaya dilokasi pekerjaan,
Berat Sehingga Terjadi Luka
kerja, akan di sediakan rambu Petugas K3 1 Orang
Nihil kecelakaan
Terjadi gangguan kesehatan peringatan ditempat yang mudah
Kerja
akibat kondisi lingkungan terlihat
tempat kerja yang tidak
memenuhi syarat
Terjadi Insiden Berupa Pekerja
Tertimbun Material > Sehingga
Terjadi Luka Ringan dan Luka
Berat
PEKERJAAN GROUNDSILL
1 Galian Tanah Biasa (A) - - - Akan disediakan peralatan kerja - Bahan/Peralatan K3 1 Set
Terjadi insiden berupa pekerja Seluruh Personil
yang sesuai standard, akan Pengadaan rambu peringatan
terjatuh didalam lubang galian> yang terlibat
disediakan safety sesuai standard bahaya dilokasi pekerjaan,
sehingga terjadi luka ringan dan
kerja, akan di sediakan rambu Petugas K3 1 Orang
luka berat, terjadi insiden Nihil kecelakaan
peringatan ditempat yang mudah
berupa pekerja kejatuhan Kerja
terlihat
material galian

Terjadi Insiden Berupa Pekerja


Terkena Peralatan Kerja/Alat
Berat Sehingga Terjadi Luka

Terjadi gangguan kesehatan


akibat kondisi lingkungan
tempat kerja yang tidak
memenuhi syarat

2 Buangan Tanah Hasil Galian Jarak 50 m - 1 Km - - - Akan disediakan peralatan kerja - Bahan/Peralatan K3 1 Set
Terjadi Insiden Berupa Pekerja Seluruh Personil
yang sesuai standard, akan Pengadaan rambu peringatan
Terkena Peralatan Kerja/Alat yang terlibat
disediakan safety sesuai standard bahaya dilokasi pekerjaan,
Berat Sehingga Terjadi Luka
kerja, akan di sediakan rambu Petugas K3 1 Orang
Nihil kecelakaan
Terjadi gangguan kesehatan peringatan ditempat yang mudah
Kerja
akibat kondisi lingkungan terlihat
tempat kerja yang tidak
memenuhi syarat
Terjadi Insiden Berupa Pekerja
Tertimbun Material > Sehingga
Terjadi Luka Ringan dan Luka
Berat

3 Timbunan atau Urugan Tanah kembali Dipadatkan (A) - - - Akan disediakan peralatan kerja - Bahan/Peralatan K3 1 Set
Terjadi Insiden Berupa Pekerja Seluruh Personil
yang sesuai standard, akan Pengadaan rambu peringatan
Terkena Peralatan Kerja/Alat yang terlibat
disediakan safety sesuai standard bahaya dilokasi pekerjaan,
Berat Sehingga Terjadi Luka
kerja, akan di sediakan rambu Petugas K3 1 Orang
Nihil kecelakaan
Terjadi gangguan kesehatan peringatan ditempat yang mudah
Kerja
akibat kondisi lingkungan terlihat
tempat kerja yang tidak
memenuhi syarat
Terjadi Insiden Berupa Pekerja
Tertimbun Material > Sehingga
Terjadi Luka Ringan dan Luka
Berat
4 Pasangan Bronjong Kawat Pabrikasi 2,7 mm - Terjadi gangguan kesehatan - - Akan disediakan peralatan kerja - Bahan/Peralatan K3 1 Set
Seluruh Personil
akibat kondisi tempat kerja tidak yang sesuai standard, akan Pengadaan rambu peringatan
yang terlibat
memenuhi syarat disediakan safety sesuai standard bahaya dilokasi pekerjaan,
Terjadi Insiden Barupa pekerja kerja, akan di sediakan rambu Petugas K3 1 Orang
Nihil kecelakaan
terkena peralatan kerja, > peringatan ditempat yang mudah
Kerja
Sehingga terjadi luka ringan dan terlihat
Luka berat
Tangan pekerja terjepit batu,
luka ringan dan luka berat,
tangan pekerja tertusuk ujung
kawat bronjong, luka ringan dan
luka berat

5 Pemasangan Geotextile (1 m2) Type - A - Terjadi gangguan kesehatan - - Akan disediakan peralatan kerja - Bahan/Peralatan K3 1 Set
Seluruh Personil
akibat kondisi lingkungan yang sesuai standard, akan Pengadaan rambu peringatan
yang terlibat
tempat kerja tidak memenuhi disediakan safety sesuai standard bahaya dilokasi pekerjaan,
syarat kerja, akan di sediakan rambu Petugas K3 1 Orang
Nihil kecelakaan
peringatan ditempat yang mudah
Kerja
terlihat

6 Tiang Pancang Pipa Galvanis dia. 2" P= 2 M - pekerja terjepit pipa/ tertusuk - - Akan disediakan peralatan kerja - Bahan/Peralatan K3 1 Set
Seluruh Personil
ujung pipa, Sehingga terjadi yang sesuai standard, akan Pengadaan rambu peringatan
yang terlibat
luka ringan dan luka berat, disediakan safety sesuai standard bahaya dilokasi pekerjaan,
terkena alat pemancang pipa kerja, akan di sediakan rambu Petugas K3 1 Orang
Nihil kecelakaan
peringatan ditempat yang mudah
Kerja
terlihat

PEKERJAAN SALURAN
1 Pembersihan dan Stripping/Kosrekan (A) - Terjadi gangguan kesehatan - - Akan disediakan peralatan kerja - Bahan/Peralatan K3 1 Set
Seluruh Personil
akibat kondisi tempat kerja tidak yang sesuai standard, akan Pengadaan rambu peringatan
yang terlibat
memenuhi syarat disediakan safety sesuai standard bahaya dilokasi pekerjaan,
Terjadi Insiden Barupa pekerja kerja, akan di sediakan rambu Petugas K3 1 Orang
Nihil kecelakaan
terkena peralatan kerja, > peringatan ditempat yang mudah
Kerja
Sehingga terjadi luka ringan dan terlihat
Luka berat

2 Galian Tanah Biasa (A) - - - Akan disediakan peralatan kerja - Bahan/Peralatan K3 1 Set
Terjadi insiden berupa pekerja Seluruh Personil
yang sesuai standard, akan Pengadaan rambu peringatan
terjatuh didalam lubang galian> yang terlibat
disediakan safety sesuai standard bahaya dilokasi pekerjaan,
sehingga terjadi luka ringan dan Petugas K3 1 Orang
kerja, akan di sediakan rambu
luka berat, terjadi insiden Nihil kecelakaan
peringatan ditempat yang mudah
berupa pekerja kejatuhan Kerja
terlihat
material galian

Terjadi Insiden Berupa Pekerja


Terkena Peralatan Kerja/Alat
Berat Sehingga Terjadi Luka

Terjadi gangguan kesehatan


akibat kondisi lingkungan
tempat kerja yang tidak
Terjadi gangguan kesehatan
akibat kondisi lingkungan
tempat kerja yang tidak
memenuhi syarat
3 Buangan Tanah Hasil Galian Jarak 50 m - 1 Km - - - Akan disediakan peralatan kerja - Bahan/Peralatan K3 1 Set
Terjadi Insiden Berupa Pekerja Seluruh Personil
yang sesuai standard, akan Pengadaan rambu peringatan
Terkena Peralatan Kerja/Alat yang terlibat
disediakan safety sesuai standard bahaya dilokasi pekerjaan,
Berat Sehingga Terjadi Luka
kerja, akan di sediakan rambu Petugas K3 1 Orang
Nihil kecelakaan
Terjadi gangguan kesehatan peringatan ditempat yang mudah
Kerja
akibat kondisi lingkungan terlihat
tempat kerja yang tidak
memenuhi syarat
Terjadi Insiden Berupa Pekerja
Tertimbun Material > Sehingga
Terjadi Luka Ringan dan Luka
Berat

4 Galian Tanah Biasa (M) - - - Akan disediakan peralatan kerja - Bahan/Peralatan K3 1 Set
Terjadi Insiden Berupa Pekerja Seluruh Personil
yang sesuai standard, akan Pengadaan rambu peringatan
Terkena Peralatan Kerja/Alat yang terlibat
disediakan safety sesuai standard bahaya dilokasi pekerjaan,
Berat Sehingga Terjadi Luka
kerja, akan di sediakan rambu Petugas K3 1 Orang
Nihil kecelakaan
Terjadi gangguan kesehatan peringatan ditempat yang mudah
Kerja
akibat kondisi lingkungan terlihat
tempat kerja yang tidak
memenuhi syarat
Terjadi insiden berupa pekerja
terjatuh pada lubang gaian,
tertimbun longsoran tanah hasil
galian

5 Galian Tanah Lumpur/Sedimen (A) - - - Akan disediakan peralatan kerja - Bahan/Peralatan K3 1 Set
Terjadi insiden berupa pekerja Seluruh Personil
yang sesuai standard, akan Pengadaan rambu peringatan
terjatuh didalam lubang galian> yang terlibat
disediakan safety sesuai standard bahaya dilokasi pekerjaan,
sehingga terjadi luka ringan dan
kerja, akan di sediakan rambu Petugas K3 1 Orang
luka berat, terjadi insiden Nihil kecelakaan
peringatan ditempat yang mudah
berupa pekerja kejatuhan Kerja
terlihat
material galian

Terjadi Insiden Berupa Pekerja


Terkena Peralatan Kerja/Alat
Berat Sehingga Terjadi Luka

Terjadi gangguan kesehatan


akibat kondisi lingkungan
tempat kerja yang tidak
memenuhi syarat
6 Timbunan atau Urugan Tanah Kembali Dipadatkan (A) - - - Akan disediakan peralatan kerja - Bahan/Peralatan K3 1 Set
Terjadi Insiden Berupa Pekerja Seluruh Personil
yang sesuai standard, akan Pengadaan rambu peringatan
Terkena Peralatan Kerja/Alat yang terlibat
disediakan safety sesuai standard bahaya dilokasi pekerjaan,
Berat Sehingga Terjadi Luka
kerja, akan di sediakan rambu Petugas K3 1 Orang
Nihil kecelakaan
Terjadi gangguan kesehatan peringatan ditempat yang mudah
Kerja
akibat kondisi lingkungan terlihat
tempat kerja yang tidak
memenuhi syarat
Terjadi Insiden Berupa Pekerja
Tertimbun Material > Sehingga
Terjadi Luka Ringan dan Luka
Berat

7 Timbunan Tanah Dipadatkan dari Borrow Area 1 - 3 K - - - Akan disediakan peralatan kerja - Bahan/Peralatan K3 1 Set
Terjadi Insiden Berupa Pekerja Seluruh Personil
yang sesuai standard, akan Pengadaan rambu peringatan
Terkena Peralatan Kerja/Alat yang terlibat
disediakan safety sesuai standard bahaya dilokasi pekerjaan,
Berat Sehingga Terjadi Luka
kerja, akan di sediakan rambu Petugas K3 1 Orang
Nihil kecelakaan
Terjadi gangguan kesehatan peringatan ditempat yang mudah
Kerja
akibat kondisi lingkungan terlihat
tempat kerja yang tidak
memenuhi syarat
Terjadi Insiden Berupa Pekerja
Tertimbun Material > Sehingga
Terjadi Luka Ringan dan Luka
Berat

8 Timbunan Tanah Dipadatkan dari Borrow Area 3 - 5 K - - - Akan disediakan peralatan kerja - Bahan/Peralatan K3 1 Set
Terjadi Insiden Berupa Pekerja Seluruh Personil
yang sesuai standard, akan Pengadaan rambu peringatan
Terkena Peralatan Kerja/Alat yang terlibat
disediakan safety sesuai standard bahaya dilokasi pekerjaan,
Berat Sehingga Terjadi Luka
kerja, akan di sediakan rambu Petugas K3 1 Orang
Nihil kecelakaan
Terjadi gangguan kesehatan peringatan ditempat yang mudah
Kerja
akibat kondisi lingkungan terlihat
tempat kerja yang tidak
memenuhi syarat
Terjadi Insiden Berupa Pekerja
Tertimbun Material > Sehingga
Terjadi Luka Ringan dan Luka
Berat

9 Perkerasan Jalan Inspeksi T = 20 Cm (Hamparan Sirtu - - - Akan disediakan peralatan kerja - Bahan/Peralatan K3 1 Set
Terjadi Insiden Berupa Pekerja Seluruh Personil
yang sesuai standard, akan Pengadaan rambu peringatan
Terkena Peralatan Kerja/Alat yang terlibat
disediakan safety sesuai standard bahaya dilokasi pekerjaan,
Berat Sehingga Terjadi Luka
kerja, akan di sediakan rambu Petugas K3 1 Orang
Nihil kecelakaan
Terjadi gangguan kesehatan peringatan ditempat yang mudah
Kerja
akibat kondisi lingkungan terlihat
tempat kerja yang tidak
memenuhi syarat
Terjadi Insiden Berupa Pekerja
Tertimbun Material > Sehingga
Terjadi Luka Ringan dan Luka
Terjadi Insiden Berupa Pekerja
Tertimbun Material > Sehingga
Terjadi Luka Ringan dan Luka
Berat

10 Bongkaran Pasangan - - - Akan disediakan peralatan kerja - Bahan/Peralatan K3 1 Set


Terjadi Insiden Berupa Pekerja Seluruh Personil
yang sesuai standard, akan Pengadaan rambu peringatan
Terkena Peralatan Kerja/Alat yang terlibat
disediakan safety sesuai standard bahaya dilokasi pekerjaan,
bantu Sehingga Terjadi Luka, kerja, akan di sediakan rambu Petugas K3 1 Orang
pekerja tertimpa reruntuhan Nihil kecelakaan
peringatan ditempat yang mudah
material bongkaran, terjadi Kerja
terlihat
insiden berupa tangan, kaki
pekerja erjepit, kejatuhan
material bongkaran

11 Pasangan Batu Kali ( 1 : 4 ) - Terjadi gangguan kesehatan - - Akan disediakan peralatan kerja - Bahan/Peralatan K3 1 Set
Seluruh Personil
akibat kondisi lingkungan yang sesuai standard, akan Pengadaan rambu peringatan
yang terlibat
tempat kerja yang tidak disediakan safety sesuai standard bahaya dilokasi pekerjaan,
memenuhi syarat kerja, akan di sediakan rambu Petugas K3 1 Orang
Nihil kecelakaan
Terjadi insiden berupa tangan peringatan ditempat yang mudah
Kerja
pekerja terjepit material batu, terlihat
sehingga terjadi luka ringan dan
atau luka berat

Terjadi insiden berupa kaki


pekerja tertimpa/kejatuhan
material batu, sehingga terjadi
luka ringan dan luka berat.

Terjadi Insiden Berupa Pekerja


Terkena Peralatan Kerja/Alat
Berat Sehingga Terjadi Luka

Terjadi gangguan kesehatan


akibat pekerja menghirup
debu /partikel semen dalam
lubang hidung terhirup dalam
paru-paru sehingga terjadi luka
ringan dan berat.

12 Plesteran ( 1 : 3 ) - Terjadi gangguan kesehatan - - Akan disediakan peralatan kerja - Bahan/Peralatan K3 1 Set
Seluruh Personil
akibat pekerja menghirup yang sesuai standard, akan Pengadaan rambu peringatan
yang terlibat
debu /partikel semen dalam disediakan safety sesuai standard bahaya dilokasi pekerjaan,
lubang hidung terhirup dalam kerja, akan di sediakan rambu Petugas K3 1 Orang
paru-paru sehingga terjadi luka Nihil kecelakaan
peringatan ditempat yang mudah
ringan dan berat. Kerja
terlihat

Terjadi Insiden Berupa Pekerja


Terkena Peralatan Kerja/Alat
Berat Sehingga Terjadi Luka

Terjadi gangguan kesehatan


akibat kondisi lingkungan
tempat kerja yang tidak
Terjadi gangguan kesehatan
akibat kondisi lingkungan
tempat kerja yang tidak
memenuhi syarat
13 Pengadaan dan Pemasangan Pintu Air B: 2,5 m H: 1,2 - Terjadi gangguan kesehatan - - Akan disediakan peralatan kerja - Bahan/Peralatan K3 1 Set
Seluruh Personil
akibat kondisi tempat kerja tidak yang sesuai standard, akan Pengadaan rambu peringatan
yang terlibat
memenuhi syarat disediakan safety sesuai standard bahaya dilokasi pekerjaan,
Terjadi Insiden Barupa pekerja kerja, akan di sediakan rambu Petugas K3 1 Orang
Nihil kecelakaan
terkena peralatan kerja, > peringatan ditempat yang mudah
Kerja
Sehingga terjadi luka ringan dan terlihat
Luka berat
Terjadi insiden berupa tangan
pekerja terjepit pintu air

14 Pengadaan dan Pemasangan Pintu Air B: 0,5 m H: 0,4 - Terjadi gangguan kesehatan - - Akan disediakan peralatan kerja - Bahan/Peralatan K3 1 Set
Seluruh Personil
akibat kondisi tempat kerja tidak yang sesuai standard, akan Pengadaan rambu peringatan
yang terlibat
memenuhi syarat disediakan safety sesuai standard bahaya dilokasi pekerjaan,
Terjadi Insiden Barupa pekerja kerja, akan di sediakan rambu Petugas K3 1 Orang
Nihil kecelakaan
terkena peralatan kerja, > peringatan ditempat yang mudah
Kerja
Sehingga terjadi luka ringan dan terlihat
Luka berat
Terjadi insiden berupa tangan
pekerja terjepit pintu air

PEKERJAAN SYPHON
1 Galian Tanah Biasa (A) - - - Akan disediakan peralatan kerja - Bahan/Peralatan K3 1 Set
Terjadi insiden berupa pekerja Seluruh Personil
yang sesuai standard, akan Pengadaan rambu peringatan
terjatuh didalam lubang galian> yang terlibat
disediakan safety sesuai standard bahaya dilokasi pekerjaan,
sehingga terjadi luka ringan dan Petugas K3 1 Orang
kerja, akan di sediakan rambu
luka berat, terjadi insiden Nihil kecelakaan
peringatan ditempat yang mudah
berupa pekerja kejatuhan Kerja
terlihat
material galian

Terjadi Insiden Berupa Pekerja


Terkena Peralatan Kerja/Alat
Berat Sehingga Terjadi Luka

Terjadi gangguan kesehatan


akibat kondisi lingkungan
tempat kerja yang tidak
memenuhi syarat

2 Buangan Tanah Hasil Galian Jarak 50 m - 1 Km - - - Akan disediakan peralatan kerja - Bahan/Peralatan K3 1 Set
Terjadi Insiden Berupa Pekerja Seluruh Personil
yang sesuai standard, akan Pengadaan rambu peringatan
Terkena Peralatan Kerja/Alat yang terlibat
disediakan safety sesuai standard bahaya dilokasi pekerjaan,
Berat Sehingga Terjadi Luka
kerja, akan di sediakan rambu Petugas K3 1 Orang
Nihil kecelakaan
Terjadi gangguan kesehatan peringatan ditempat yang mudah
Kerja
akibat kondisi lingkungan terlihat
tempat kerja yang tidak
memenuhi syarat
Terjadi Insiden Berupa Pekerja
Tertimbun Material > Sehingga
Terjadi Luka Ringan dan Luka
Berat
3 Timbunan atau Urugan Tanah Kembali Dipadatkan (A) - - - Akan disediakan peralatan kerja - Bahan/Peralatan K3 1 Set
Terjadi Insiden Berupa Pekerja Seluruh Personil
yang sesuai standard, akan Pengadaan rambu peringatan
Terkena Peralatan Kerja/Alat yang terlibat
disediakan safety sesuai standard bahaya dilokasi pekerjaan,
Berat Sehingga Terjadi Luka
kerja, akan di sediakan rambu Petugas K3 1 Orang
Nihil kecelakaan
Terjadi gangguan kesehatan peringatan ditempat yang mudah
Kerja
akibat kondisi lingkungan terlihat
tempat kerja yang tidak
memenuhi syarat
Terjadi Insiden Berupa Pekerja
Tertimbun Material > Sehingga
Terjadi Luka Ringan dan Luka
Berat

4 Galian Tanah Lumpur/Sedimen (M) - - - Akan disediakan peralatan kerja - Bahan/Peralatan K3 1 Set
Terjadi Insiden Berupa Pekerja Seluruh Personil
yang sesuai standard, akan Pengadaan rambu peringatan
Terkena Peralatan Kerja/Alat yang terlibat
disediakan safety sesuai standard bahaya dilokasi pekerjaan,
Berat Sehingga Terjadi Luka
kerja, akan di sediakan rambu Petugas K3 1 Orang
Nihil kecelakaan
Terjadi gangguan kesehatan peringatan ditempat yang mudah
Kerja
akibat kondisi lingkungan terlihat
tempat kerja yang tidak
memenuhi syarat
Terjadi insiden berupa pekerja
terjatuh pada lubang gaian,
tertimbun longsoran tanah hasil
galian

5 Pasangan Batu Kali ( 1 : 4 ) - Terjadi gangguan kesehatan - - Akan disediakan peralatan kerja - Bahan/Peralatan K3 1 Set
Seluruh Personil
akibat kondisi lingkungan yang sesuai standard, akan Pengadaan rambu peringatan
yang terlibat
tempat kerja yang tidak disediakan safety sesuai standard bahaya dilokasi pekerjaan,
memenuhi syarat kerja, akan di sediakan rambu Petugas K3 1 Orang
Nihil kecelakaan
Terjadi insiden berupa tangan peringatan ditempat yang mudah
Kerja
pekerja terjepit material batu, terlihat
sehingga terjadi luka ringan dan
atau luka berat

Terjadi insiden berupa kaki


pekerja tertimpa/kejatuhan
material batu, sehingga terjadi
luka ringan dan luka berat.

Terjadi Insiden Berupa Pekerja


Terkena Peralatan Kerja/Alat
Berat Sehingga Terjadi Luka

Terjadi gangguan kesehatan


akibat pekerja menghirup
debu /partikel semen dalam
lubang hidung terhirup dalam
paru-paru sehingga terjadi luka
ringan dan berat.
6 Plesteran ( 1 : 3 ) - Terjadi gangguan kesehatan - - Akan disediakan peralatan kerja - Bahan/Peralatan K3 1 Set
Seluruh Personil
akibat pekerja menghirup yang sesuai standard, akan Pengadaan rambu peringatan
yang terlibat
debu /partikel semen dalam disediakan safety sesuai standard bahaya dilokasi pekerjaan,
lubang hidung terhirup dalam kerja, akan di sediakan rambu Petugas K3 1 Orang
paru-paru sehingga terjadi luka Nihil kecelakaan
peringatan ditempat yang mudah
ringan dan berat. Kerja
terlihat

Terjadi Insiden Berupa Pekerja


Terkena Peralatan Kerja/Alat
Berat Sehingga Terjadi Luka

Terjadi gangguan kesehatan


akibat kondisi lingkungan
tempat kerja yang tidak
memenuhi syarat

7 Lantai Kerja Beton K. 125 - - - Akan disediakan peralatan kerja - Bahan/Peralatan K3 1 Set
Seluruh Personil
Terjadi insiden berupa pekerja yang sesuai standard, akan Pengadaan rambu peringatan
yang terlibat
terkena alat pengaduk beton, > disediakan safety sesuai standard bahaya dilokasi pekerjaan,
Sehingga terjadi luka ringan dan kerja, akan di sediakan rambu Petugas K3 1 Orang
luka berat,. Terjadi insiden Nihil kecelakaan
peringatan ditempat yang mudah
berupa pekerja terhirup/terkena Kerja
terlihat
semen (Iritasi), > Sehingga
terjadi luka ringan dan luka
berat. Terjadi Gangguan akibat
kondisi tempat kerja tidak
memenuhi syarat, > Sehingga
terjadi sakit ringan dan sakit
berat.

8 Beton K. 225 - - - Akan disediakan peralatan kerja - Bahan/Peralatan K3 1 Set


Seluruh Personil
Terjadi insiden berupa pekerja yang sesuai standard, akan Pengadaan rambu peringatan
yang terlibat
terkena alat pengaduk beton, > disediakan safety sesuai standard bahaya dilokasi pekerjaan,
Sehingga terjadi luka ringan dan kerja, akan di sediakan rambu Petugas K3 1 Orang
luka berat,. Terjadi insiden Nihil kecelakaan
peringatan ditempat yang mudah
berupa pekerja terhirup/terkena Kerja
terlihat
semen (Iritasi), > Sehingga
terjadi luka ringan dan luka
berat. Terjadi Gangguan akibat
kondisi tempat kerja tidak
memenuhi syarat, > Sehingga
terjadi sakit ringan dan sakit
berat.

9 Water Stop PVC Lebar 30 Cm - Terjadi gangguan kesehatan - - Akan disediakan peralatan kerja - Bahan/Peralatan K3 1 Set
Seluruh Personil
akibat kondisi lingkungan yang sesuai standard, akan Pengadaan rambu peringatan
yang terlibat
tempat kerja tidak memenuhi disediakan safety sesuai standard bahaya dilokasi pekerjaan,
syarat kerja, akan di sediakan rambu Petugas K3 1 Orang
Nihil kecelakaan
peringatan ditempat yang mudah
Kerja
terlihat
10 Bekisting Exposed - Terjadi gangguan kesehatan - - Akan disediakan peralatan kerja - Bahan/Peralatan K3 1 Set
Seluruh Personil
akibat kondisi lingkungan yang sesuai standard, akan Pengadaan rambu peringatan
yang terlibat
tempat kerja yang tidak disediakan safety sesuai standard bahaya dilokasi pekerjaan,
memenuhi syarat kerja, akan di sediakan rambu Petugas K3 1 Orang
Nihil kecelakaan
peringatan ditempat yang mudah
Terjadi Insiden Berupa Pekerja Kerja
terlihat
Terkena Peralatan Kerja/Alat
gergaji kayu, tangan terkena
palu, Sehingga Terjadi Luka

Terkena alat potong, Gergaji >


Luka ringan dan berat, Terkwna
Palu > Luka Ringan dan Berat,
Terkena /tertusuk ujung kayu
yang runcing> Luka ringan dan
Berat

11 Perancah Bekisting Kaso 5/7 Cm Tinggi 4 M - Terjadi gangguan kesehatan - - Akan disediakan peralatan kerja - Bahan/Peralatan K3 1 Set
Seluruh Personil
akibat kondisi lingkungan yang sesuai standard, akan Pengadaan rambu peringatan
yang terlibat
tempat kerja yang tidak disediakan safety sesuai standard bahaya dilokasi pekerjaan,
memenuhi syarat kerja, akan di sediakan rambu Petugas K3 1 Orang
Nihil kecelakaan
peringatan ditempat yang mudah
Terjadi Insiden Berupa Pekerja Kerja
terlihat
Terkena Peralatan Kerja/Alat
gergaji kayu, tangan terkena
palu, Sehingga Terjadi Luka

Terkena alat potong, Gergaji >


Luka ringan dan berat, Terkwna
Palu > Luka Ringan dan Berat,
Terkena /tertusuk ujung kayu
yang runcing> Luka ringan dan
Berat

12 Pembesian ( Besi Ulir ) - - - Akan disediakan peralatan kerja - Bahan/Peralatan K3 1 Set


Terkena Alat pemotong besi > Seluruh Personil
yang sesuai standard, akan Pengadaan rambu peringatan
luka ringan dan berat, Terkena yang terlibat
disediakan safety sesuai standard bahaya dilokasi pekerjaan,
Alat pembengkok Besi > Luka Petugas K3 1 Orang
kerja, akan di sediakan rambu
Ringan dan Berat, Nihil kecelakaan
peringatan ditempat yang mudah
Terkena/Terjepit Besi, tertusuk Kerja
terlihat
ujung besi yang runcing > Luka
ringan dan berat
B.3. Standar dan Peraturan Perundangan

Daftar Peraturan Perundang– undangan dan Persyaratan K3 yang digunakan sebagai acuan dalam
melaksanakan SMK3 Konstruksi Bidang PU antara lain sebagai berikut :

Tabel 3. Standar Peraturan Perundang – Undangan

Nomor
Dokumen Peraturan Perundang – Undangan

1. Undang-Undang Dasar 1 945


2. UU No. 1/1970 Tentang Keselamatan Kerja
3. UU No. 23/1992 Tentang Kesehatan
4. UU No. 3/1992 Tentang Jaminan Sosisal Tenaga Kerja
5. Undang-Undang No. 18 Tahun 1999 Tentang Jasa Konstruksi
6. Peraturan Pemerintah Nomor 50 tahun 2012 tentang Penerapan SMK3
7. Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Bidang
Konstruksi
8. Instruksi Menteri Tenaga Kerja No. : Ins/11/M/BW/1997 Tentang Pengawasan Khusus
K3PenanggulanPenanggulangan gangguan Kebakaran
9. Keputusan Menteri Tenaga Kerja R.I No. : Kep-186/Men/1999 : Kep-186/Men/1999
Tentang Unit PenanggulangTentang Unit PenanggulangananKebakaran di Tempat
KerjaKebakaran di Tempat Kerja
10. Instruksi Menteri Tenaga Kerja No. : Ins/11/M/BW/1997 Tentang Pengawasan Khusus
K3 Penanggulangan Kebakaran

Tabel 4. Standar Peraturan Perundang – Undangan

PERATURAN / KETENTUAN PERATURAN / KETENTUAN

Peraturan Menteri Tenaga Kerja K 3 Pada Konstruksi Bangunan


No.01/Men/1980
Peraturan Menteri Tenaga Kerja Kualifikasi Juru Las
No.02/Men/1982
Peraturan Menteri Tenaga Kerja Tata Cara Pelaporan Dan Pemeriksaan Kecelakaan
No.03/Men/1998
Peraturan Menteri Tenaga Kerja Syarat-Syarat Pemasangan Dan Pemeliharaan Alat
No.04/Men/1980 Pemadam Api Ringan
Peraturan Menteri Tenaga Kerja No.Per Panitia Pembina Keselamatan Dan Kesehatan Kerja
04/Men/1987 Serta Tata Cara Penunjukkan Ahll Keselamatan
Keputusan Menteri Tenaga Kerja No.Kep- KerjaPenanggulangan Kebakaran Di Tempat Kerja
Unit
186/Men/1999
Peraturan Menteri Tenaga Kerja Dan Kewajiban Melapor Penyakit Akibat Kerja
Transmigrasi No. Per.Ol/Men/1981
Peraturan Menteri Tenaga Kerja Dan Kualifikasi Dan Syarat-Syarat Operator Keran
Transmigrasi No. Per.Ol/Men/1989 Angkat
Peraturan Menteri Tenaga Kerja Dan Pemeriksaan Kesehatan Tenaga Kerja Dalam
Transmigrasi No. Per.O2/Men/L980 Penyelenggaraan Keselamatan Kerja
Peraturan Menteri Perburuhan No. 7 tahun 1964 Syarat Kesehatan, Kebersihan Serta Penerangan
Dalam Tempat Kerja
Kep.Menaker No. Kep. 51/Men/1999 Nilai Ambang Batas Faktor Fisika Di Tempat
KerjaKerja
Surat Edaran No. Seso1/Men/1997 Nilai Ambang Batas Faktor Kimika Di Tempat
KerjaKerja
Surat Edaran Dirjen Binawas No 05/Bw/1997 Penggunaan Alat Pelindung Diri
C. DUKUNGAN KESELAMATAN KONSTRUKSI
C.1. Sumber Daya

Tugas, Tanggung Jawab dan Wewenang Tenaga Keselamatan Konstruksi:


1. Nama :
Jabatan : Penanggung Jawab K3
Tugas dan Tanggung Jawab :
1.1. Menerapkan program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
1.2. Menerapkan ketentuan peraturan perundang-undangan tentang dan terkait K3 Konstruksi
1.3. Mengkaji dokumen kontrak dan metode kerja pelaksanaan konstruksi
1.4. Merencanakan dan menyusun program K3
1.5. Membuat prosedur kerja dan instruksi kerja penerapan ketentuan K3
1.6. Melakukan sosialisasi, penerapan dan pengawasan pelaksanaan program, prosedur kerja dan
instruksi kerja K3
1.7. Melakukan evaluasi dan membuat laporan penerapan SMK3 dan pedoman teknis K3 konstruksi

1.8. Mengusulkan perbaikan metode kerja pelaksanaan konstruksi berbasis K3, jika diperlukan
1.9. Melakukan penanganan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja serta keadaan darurat

2. Nama :
Jabatan : Emergency/Kedaruratan
Tugas dan Tanggung Jawab :
2.1. Menerapkan program emergency/kedaruratan
2.2. Bertanggung jawab terhadap pelaksanaan dan pelatihan keadaan darurat secara keseluruhan

2.3. Mendata seluruh personil dan menugaskan Tim P3K dalam pencarian orang yang hilang
2.4. Mengkoordinir pelaksanaan penanganan kondisi darurat, evakuasi dan evaluasi kondisi darurat
secara keseluruhan
2.5. Melakukan pemantauan dan pengendalian dalam setiap kondisi keadaan darurat termasuk
melakukan mitigasi apabila terjadi kecelakaan kerja
2.6. Memastikan kesiapan tim dan peralatan keadaan darurat tersedia sesuai kondisi lapangan

3. Nama :
Jabatan : P3K
Tugas dan Tanggung Jawab :

3.1. Menerapkan program P3K.


3.2. Melaksanakan tindakan P3K di tempat kerja.
3.3. Merawat fasilitas P3K di tempat kerja, meliputi:
3.3.1 Ruang P 3K.
3.3.2 Kotak P3K dan isinya.
3.3.3 Alat evakuasi dan transportasi.
3.3.4 Fasilitas tambahan berupa alat pelindung diri (APD) dan/atau peralatan khusus di tempat
kerja yang memiliki potensi bahaya yang bersifat khusus.
3.4. Membuat
Mencatat setiap
laporankegiatan P3K
kegiatan P3Kdalam
secarabuku kegiatan.
periodik.
3.5.

4. Nama :
Jabatan : Kebakaran
Tugas dan Tanggung Jawab :

4.1. Menerapkan program Kebakaran.


4.2. Menyusun rencana kegiatan sesuai kebijakan.
4.3. Menetapkan semua kegiatan unit manajemen keselamatan kebakaran pada pekerjaan konstruksi.

4.4. Mengimplementasikan kebijakan operasi pemadam kebakaran konstruksi dan lingkungannya.


4.5. Melaksanakan aktifitas unit manajemen keselamatan kebakaran di tempat kerja.
4.6. Mengendalikan aktifitas terkait dengan pencegahan dan penanggulangan kebakaran sesuai
rencana kerja.
4.7. Melakukan koordinasi dengan pihak instansi pemadam kebakaran dan instansi terkait.
[ Nama Perusahaan ]

Lampiran 5
DIAGRAM ALIR KEADAAN DARURAT
BAHAYA KEBAKARAN DI PROYEK

KEBAKARAN

HSE Supervisor/Safety man atau


Tidak personil setempat
Besar lainnya akan memadamkan
api dengan fire extinguisher

ya

HSE Supervisor/Safety Man/ HSE Supervisor akan melaporkan


Supervisor/Foreman setempat kebakaran dengan mengisi formulir F-
akan memberitahukan kepada HSE-001
seluruh karyawan melalui : melalui
:
1. Sirene/horn milik pelanggan
2. Megaphone milik perusahaan

Personil setempat akan segera


mematikan seluruh arus listrik
dan memindahkan
bahan mudah terbakar

Site Manager/HSE Supervisor/


Supervisor setempat segera
menghubungi petugas kebakaran
pelanggan atau dinas pemadam
kebakaran setempat

HSE Supervisor akan melaporkan


kebakaran dengan mengisi
formulir F-HSE-001

Catatan :
HSE Supervisor berkewajiban untuk mencatat no telephone dinas pemadam kebakaran setempat yang
terdekat dengan lokasi proyek
[ Nama Perusahaan ]

DIAGRAM ALIR KEADAAN DARURAT Lampiran 5


KASUS KECELAKAAN DI
PROYEKDIAGRAM ALIR KEADAAN
DARURAT

KECELAKAAN

Tidak Diobati dengan fasilitas P3K yang


Parah dimiliki perusahaan

ya

HSE Supervisor bersama HRD


Supervisor akan segera membawa HSE Supervisor bersama-sama dengan
ke rumah sakit terdekat Nama HRD Supervisor akan membawa ke
RS………….. klinik terdekat bila diperlukan
No. Telp rumah sakit
(…………)

1. Safety man/HSE Supervisor melaporkan kecelakaan dengan mengisi formulir laporan kecelakaan kerja
(F-HSE-005)

2. Sekecil apapun kecelakaan HSE Supervisor bersama site manager segera melakukan
investigasi penyebab kecelakaan dan melaporkan hasil investigasi dalam formulir accident or incident
report (F-HSE--001)

3. Pada kasus kecelakaan parah yang mengharuskan karyawan rawat inap di rumah sakit, HSE
Supervisor bersama-sama HRD Supervisor akan terus memantau proses perawatan karyawan
tersebut.

Catatan :
HSE Super visor berkewajiban untuk mendata nama rumah sakit terdekat dengan lokasi proyek beserta nomor
telephonenya
C.2. Kompetensi
PT. CIVIL TEKNO berkomitmen dalam penerapan pelaksanaan keselamatan kontruksi di
lingkungan kerja dengan mentaati ketentuan dan perundangan K3 termasuk memberikan program
pelatihan dan peningkatan kinerja karyawan melalui uji kompetensi terhadap seluruh tenaga kerja
sesuai dengan keahlian bidang masing- masing.

STANDARD OF OPERATING PROCEDURE (SOP)


PENINGKATAN KOMPETENSI KARYAWAN

1. TUJUAN
Memberikan panduan dalam kegiatan peningkatan kompetensi pegawai pada PT. CIVIL TEKNO

2. RUANG LINGKUP
Prosedur ini dilaksanakan dalam lingkup kegiatan kompetensi pegawai pada PT. CIVIL TEKNO,
meliputi : Usulan program peningkatan kompetensi pegawai, Pembentukan tim, Penentuan
peserta, Pelaksanaan kegiatan peningkatan Komptensi Karyawan.

3. REFERENSI
a. Pedoman Mutu
b. Prosedur Penerimaan Karyawan
4. ISTILAH DAN DEFINISI
Istilah dan definisi yang dipakai dalam penulisan Pedoman Mutu, SOP, Instruksi Kerja serta
dokumen lainnya diuraikan secara rinci sesuai SMM ISO 9001:2008, diurutkan berdasarkan
abjad dituangkan pada Lampiran Istilah dan Definisi.

5. DIAGRAM ALIR, DOKUMEN DAN KETERANGAN KEGIATAN (Tercantum pada halaman 2/2
prosedur ini)
6. FORM
a. Daftar peserta program peningkatan kompetensi pegawai
b. Daftar hadir peserta
c. Jadwal kegiatan
d. Form evaluasi

7. INSTRUKSI KERJA
8. REKAMAN MUTU
a. Daftar peserta program peningkatan kompetensi pegawai
b. Jadwal kegiatan
c. Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan
STANDARD OF OPERATING PROCEDURE (SOP) Lampiran 6

PENINGKATAN KOMPETENSI KARYAWAN

MULAI

1. Peningkatan Kompetensi
1 Surat Undangan, Agenda pegawai berupa diklat, seminar,
Kabag Personalia
Rapat, Notulasi & Bukti workshop, dll.
Mengadakan rapat tentang Serah Terima
peningkatan kompetensi pegawai

2. Sesuai dengan kebutuhan


untuk pemenuhan atau
Kabag Personalia 2 peningkatan kompetensi
Surat Persetujuan dan
Mengusulkan peningkatan Proposal, Identifikasi &
kompetensi pegawai kepada Dewan Rangkuman Kebutuhan
3. Bila tidak disetujui ditunda atau
Direksi/Manajemen Peningkatan Kompetensi
dibatalkan
sesuai program kerja
Tidak
Setuju ? ?

Ya 4. SK diedarkan menggunakan
SK Panitia Bukti Serah Terima
Kabag Personalia 3
Membentuk Tim

Tim Peningkatan Pagawai 4 5. Diedarkan ke staf administrasi


Surat Edaran atau pegawai yang terkait
Mempublikasikan peningkatan kompetensi
pegawai

6. Identitas pendaftar lengkap


Kabag Tim Peningkatan Pagawai 5 1. Fomulir Pendaftaran
Terima pendaftaran 2. Daftar Rekapitulasi
7. Dilaksanakan sesuai jadwal dan
tepat waktu
Kabag Tim Peningkatan Pagawai 6
Melaksanakan peningkatan
kompetensi pegawai (diklat, dll.) 8. Sertifikat/Piagam dll.
digandakan untuk
diserahkan ke subbag
Kabag Tim Peningkatan Pagawai 7 Dokumentasi, kepegawaian dan keuangan,
Sertifikat/Piagam Laporan dan arsip pegawai ybs
Membuat Laporan Pelaksanaan Pelaksanaan & pertanggung sebagai bahan po rtofolio
dan pertanggung jawaban jawaban Keuangan, Form
keuangan yang diperbaharui/diinput
Kompetensi
pada data pribadi pegawai
dan pada Form Kompetensi
Personil, paling lambat 1
minggu setelah kegiatan
SELESAI
Biaya Operasi dan Kepemilikan

Asumsi 1 US$ = Rp. 11,000.00

1. EXCAVATOR (PC.100-6)
- Bobot : 10.8 ton
- Bucket Capacity : 0.8 m3
- Daya : 160 HP
- Umur Ekonomis : 5 tahun
- Waktu Operasi : 2,000 jam / tahun
- Harga Setempat : 1,210,000,000 Rp.

Biaya Kepemilikan.
- Nilai Penyusutan 80% x 1,210,000,000 / 10,000 = 96,800
- Nilai lain-lain 20% x 1,210,000,000 / 10,000 = 24,200
(Ass.1%, Keuntungan 9%, Pajak cs 10%)
121,000 Rp./jam
Biaya Operasional.
- Bahan Bakar 14.1 ltr/jam x 11,300 = 159,330
- Pelumas
* Oli Mesin 0.10 ltr/jam x 20,000 = 2,000 SAE 40
* Oli Gear Jalan 0.01 ltr/jam x 25,000 = 250 SAE 90
* Oli Gear Swing 0.01 ltr/jam x 25,000 = 250 SAE 90
* Oli Transmisi 0.01 ltr/jam x 25,000 = 150 SAE 90
* Oli Hidrolis 0.10 ltr/jam x 25,000 = 2,500 SAE 90
- Grease 0.02 kg/jam x 25,000 = 500
- Filter 0.50 $/jam x 5,000 = 2,500
- Spare Part 0.18 x 1,210,000,000 / 10,000 = 21,175
- Operator Klas.A = 17,857
- Mekanik 0.25 Org/hari x 9,375 = 2,344

208,856 Rp./jam
Total biaya kepemilikan dan operasional = 121,000 + 208,856
= 329,856
= 329,900 Rp./jam

444552433.xls sheet : Break-Eq


Biaya Operasi dan Kepemilikan

2. EXCAVATOR (PC.200-7)
- Bobot : 19.8 ton
- Bucket Capacity : 1.0 m3
- Daya : 200 HP
- Umur Ekonomis : 5 tahun
- Waktu Operasi : 2,000 jam / tahun
- Harga Setempat : 1,331,000,000 Rp.

Biaya Kepemilikan.
- Nilai Penyusutan 80% x 1,331,000,000 / 10,000 = 106,480
- Nilai lain-lain 20% x 1,331,000,000 / 10,000 = 26,620
(Ass.1%, Keuntungan 9%, Pajak cs 10%)
133,100 Rp./jam
Biaya Operasional.
- Bahan Bakar 18.0 ltr/jam x 11,300 = 203,400
- Pelumas
* Oli Mesin 0.10 ltr/jam x 20,000 = 2,000 SAE 40
* Oli Gear Jalan 0.01 ltr/jam x 25,000 = 250 SAE 90
* Oli Gear Swing 0.01 ltr/jam x 25,000 = 250 SAE 90
* Oli Transmisi 0.01 ltr/jam x 25,000 = 150 SAE 90
* Oli Hidrolis 0.10 ltr/jam x 25,000 = 2,500 SAE 90
- Grease 0.02 kg/jam x 25,000 = 500
- Filter 0.50 $/jam x 5,000 = 2,500
- Spare Part 0.18 x 1,331,000,000 / 10,000 = 23,293
- Operator = 17,857
- Mekanik 0.25 Org/hari x 9,375 = 2,344

255,043 Rp./jam
Total biaya kepemilikan dan operasional = 133,100 + 255,043
= 388,143
= 388,100 Rp./jam

444552433.xls sheet : Break-Eq


Biaya Operasi dan Kepemilikan

3. EXCAVATOR with Breaker Tool (PC.300)


- Bobot : 32.0 ton
- Bucket Capacity : 0.8 m3
- Daya : 270 HP
- Umur Ekonomis : 5 tahun
- Waktu Operasi : 2,000 jam / tahun
- Harga Setempat : 1,452,000,000 Rp.

Biaya Kepemilikan.
- Nilai Penyusutan 80% x 1,452,000,000 / 10,000 = 116,160
- Nilai lain-lain 20% x 1,452,000,000 / 10,000 = 29,040
(Ass.1%, Keuntungan 9%, Pajak cs 10%)
145,200 Rp./jam
Biaya Operasional.
- Bahan Bakar 24.3 ltr/jam x 11,300 = 274,590
- Pelumas
* Oli Mesin 0.10 ltr/jam x 20,000 = 2,000 SAE 40
* Oli Gear Jalan 0.10 ltr/jam x 25,000 = 2,500 SAE 90
* Oli Transmisi 0.05 ltr/jam x 25,000 = 1,250 SAE 90
* Oli Hidrolis 3.00 ltr/jam x 25,000 = 75,000 SAE 90
- Grease 0.10 kg/jam x 25,000 = 2,500
- Filter 0.40 $/jam x 5,000 = 2,000
- Spare Part 0.18 x 1,452,000,000 / 10,000 = 25,410
- Operator = 17,857
- Mekanik 0.25 Org/hari x 9,375 = 2,344

405,451 Rp./jam
Total biaya kepemilikan dan operasional = 145,200 + 405,451
= 550,651
= 550,700 Rp./jam

444552433.xls sheet : Break-Eq


Biaya Operasi dan Kepemilikan

4. DUMP-TRUCK (DT)
- Bobot : 5.0 ton
- Kapasitas : 3.5 m3
- Daya : 80 HP
- Umur Ekonomis : 5 tahun
- Waktu Operasi : 2,000 jam / tahun
- Harga Setempat : 302,500,000 Rp.

Biaya Kepemilikan.
- Nilai Penyusutan 80% x 302,500,000 / 10,000 = 24,200
- Nilai lain-lain 20% x 302,500,000 / 10,000 = 6,050
(Ass.1%, Keuntungan 9%, Pajak cs 10%)
30,250 Rp./jam
Biaya Operasional.
- Bahan Bakar 9.0 ltr/jam x 11,300 = 101,700
- Pelumas
* Oli Mesin 0.50 ltr/jam x 20,000 = 10,000 SAE 40
* Oli Transmisi 0.05 ltr/jam x 25,000 = 1,250 SAE 90
* Oli Hidrolis 0.50 ltr/jam x 25,000 = 12,500 SAE 90
- Spare Part 0.15 x 302,500,000 / 10,000 = 4,538
- Operator = 10,714
- Mekanik 0.25 Org/hari x 9,375 = 2,344

143,046 Rp./jam
Total biaya kepemilikan dan operasional = 30,250 + 143,046
= 173,296
= 173,300 Rp./jam

444552433.xls sheet : Break-Eq


Biaya Operasi dan Kepemilikan

5. VIBRATOR ROLLER (BW.211D-3)


- Bobot : 10.0 ton tanpa vibrating
- Daya : 125 HP
- Umur Ekonomis : 5 tahun
- Waktu Operasi : 2,000 jam / tahun
- Harga Setempat : 1,052,700,000 Rp.

Biaya Kepemilikan.
- Nilai Penyusutan 80% x 1,052,700,000 / 10,000 = 84,216
- Nilai lain-lain 20% x 1,052,700,000 / 10,000 = 21,054
(Ass.1%, Keuntungan 9%, Pajak cs 10%)
105,270 Rp./jam
Biaya Operasional.
- Bahan Bakar 13.1 ltr/jam x 11,300 = 148,030
- Pelumas
* Oli Mesin 0.25 ltr/jam x 20,000 = 5,000 SAE 40
* Oli Gear Jalan 0.35 ltr/jam x 25,000 = 8,750 SAE 90
* Oli Transmisi 0.20 ltr/jam x 25,000 = 5,000 SAE 90
* Oli Propeler 0.20 ltr/jam x 25,000 = 5,000 SAE 90
* Minyak Steer 0.20 ltr/jam x 25,000 = 5,000
* Minyak Rem 0.10 ltr/jam x 25,000 = 2,500
- Grease 0.50 kg/jam x 25,000 = 12,500
- Spare Part 0.30 x 1,052,700,000 / 10,000 = 31,581
- Operator = 10,714
- Mekanik 0.25 Org/hari x 9,375 = 2,344

236,419 Rp./jam
Total biaya kepemilikan dan operasional = 105,270 + 236,419
= 341,689
= 341,700 Rp./jam

444552433.xls sheet : Break-Eq


Biaya Operasi dan Kepemilikan

6. BABY ROLLER
- Bobot : 0.6 ton tanpa vibrating
- Daya : 5 HP
- Umur Ekonomis : 5 tahun
- Waktu Operasi : 2,000 jam / tahun
- Harga Setempat : 181,500,000 Rp.

Biaya Kepemilikan.
- Nilai Penyusutan 80% x 181,500,000 / 10,000 = 14,520
- Nilai lain-lain 20% x 181,500,000 / 10,000 = 3,630
(Ass.1%, Keuntungan 9%, Pajak cs 10%)
18,150 Rp./jam
Biaya Operasional.
- Bahan Bakar 0.6 ltr/jam x 11,300 = 6,780
- Pelumas
* Oli Mesin 0.10 ltr/jam x 20,000 = 2,000 SAE 40
* Oli Gear Jalan 0.10 ltr/jam x 25,000 = 2,500 SAE 90
* Oli Transmisi 0.05 ltr/jam x 25,000 = 1,250 SAE 90
* Oli Propeler 0.05 ltr/jam x 25,000 = 1,250 SAE 90
* Minyak Steer 0.10 ltr/jam x 25,000 = 2,500
- Grease 0.4 kg/jam x 25,000 = 8,750
- Spare Part 0.25 x 181,500,000 / 10,000 = 4,538
- Operator = 10,714
- Mekanik 0.25 Org/hari x 9,375 = 2,344

42,626 Rp./jam
Total biaya kepemilikan dan operasional = 18,150 + 42,626
= 60,776
= 60,800 Rp./jam

444552433.xls sheet : Break-Eq


Biaya Operasi dan Kepemilikan

7. MOTOR GRADER (GD.511.A-1)


- Bobot : 10.0 ton
- Daya : 140 HP
- Umur Ekonomis : 5 tahun
- Waktu Operasi : 2,000 jam / tahun
- Harga Setempat : 907,500,000 Rp.

Biaya Kepemilikan.
- Nilai Penyusutan 80% x 907,500,000 / 10,000 = 72,600
- Nilai lain-lain 20% x 907,500,000 / 10,000 = 18,150
(Ass.1%, Keuntungan 9%, Pajak cs 10%)
90,750 Rp./jam
Biaya Operasional.
- Bahan Bakar 16.8 ltr/jam x 11,300 = 189,840
- Pelumas
* Oli Mesin 0.69 ltr/jam x 20,000 = 13,800 SAE 40
* Oli Transmisi 0.10 ltr/jam x 25,000 = 2,500 SAE 90
* Oli Hidrolis 0.39 ltr/jam x 25,000 = 9,625 SAE 90
* Oli Final Drive - ltr/jam x 25,000 = - SAE 90
* Grease 0.06 ltr/jam x 25,000 = 1,500
- Spare Part 0.15 x 907,500,000 / 10,000 = 13,613
- Operator = 17,857
- Mekanik 0.25 Org/hari x 9,375 = 2,344

251,078 Rp./jam
Total biaya kepemilikan dan operasional = 90,750 + 251,078
= 341,828
= 341,800 Rp./jam

444552433.xls sheet : Break-Eq


Biaya Operasi dan Kepemilikan

8. BULLDOZER (D.31E-20)
- Bobot : 6.0 ton
- Lebar blade : 2.0 m
- Daya : 71 HP
- Umur Ekonomis : 5 tahun
- Waktu Operasi : 2,000 jam / tahun
- Harga Setempat : 741,125,000 Rp.

Biaya Kepemilikan.
- Nilai Penyusutan 80% x 741,125,000 / 10,000 = 59,290
- Nilai lain-lain 20% x 741,125,000 / 10,000 = 14,823
(Ass.1%, Keuntungan 9%, Pajak cs 10%)
74,113 Rp./jam
Biaya Operasional.
- Bahan Bakar 8.5 ltr/jam x 11,300 = 96,276
- Pelumas
* Oli Mesin 0.09 ltr/jam x 20,000 = 1,800 SAE 40
* Oli As Depan 0.01 ltr/jam x 25,000 = 250 SAE 90
* Oli As Belakang 0.01 ltr/jam x 20,000 = 200 SAE 40
* Oli Transmisi 0.01 ltr/jam x 25,000 = 250 SAE 90
* Oli Hidrolis 0.08 ltr/jam x 25,000 = 2,000 SAE 90
- Grease 0.01 kg/jam x 25,000 = 250
- Filter 0.62 $/jam x 5,000 = 3,100
- Spare-part lain (Roda, dll) 0.5 x 741,125,000 / 10,000 = 37,056
- Operator = 17,857
- Mekanik 0.25 Org/hari x 9,375 = 2,344

161,383 Rp./jam
Total biaya kepemilikan dan operasional = 74,113 + 161,383
= 235,496
= 235,500 Rp./jam

444552433.xls sheet : Break-Eq


Biaya Operasi dan Kepemilikan

9. BULLDOZER (D.65E-6)
- Bobot : 19.0 ton
- Lebar blade : 2.5 m
- Daya : 145 HP
- Umur Ekonomis : 5 tahun
- Waktu Operasi : 2,000 jam / tahun
- Harga Setempat : 1,633,500,000 Rp.

Biaya Kepemilikan.
- Nilai Penyusutan 80% x 1,633,500,000 / 10,000 = 130,680
- Nilai lain-lain 20% x 1,633,500,000 / 10,000 = 32,670
(Ass.1%, Keuntungan 9%, Pajak cs 10%)
163,350 Rp./jam
Biaya Operasional.
- Bahan Bakar 20.7 ltr/jam x 11,300 = 233,486
- Pelumas
* Oli Mesin 0.07 ltr/jam x 20,000 = 1,400 SAE 40
* Oli Steer 0.04 ltr/jam x 20,000 = 800 SAE 40
* Oli Transmisi 0.06 ltr/jam x 25,000 = 1,500 SAE 90
* Oli Hidrolis 0.05 ltr/jam x 25,000 = 1,250 SAE 90
* Oli Final Drive 0.05 ltr/jam x 25,000 = 1,250 SAE 90
* Oli Track Roller 0.02 ltr/jam x 20,000 = 400 SAE 40
* Oli Winch 0.07 ltr/jam x 20,000 = 1,400 SAE 30
- Grease 0.04 kg/jam x 25,000 = 1,000
- Filter 0.55 $/jam x 5,000 = 2,750
- Spare-part lain (Roda, dll) 0.5 x 1,633,500,000 / 10,000 = 81,675
- Operator = 17,857
- Mekanik 0.25 Org/hari x 9,375 = 2,344

347,112 Rp./jam
Total biaya kepemilikan dan operasional = 163,350 + 347,112
= 510,462
= 510,500 Rp./jam

444552433.xls sheet : Break-Eq


Biaya Operasi dan Kepemilikan

10. BULLDOZER (D.70.LE-8)


- Bobot : 21.0 ton
- Lebar blade : 3.5 m
- Daya : 200 HP
- Umur Ekonomis : 5 tahun
- Waktu Operasi : 2,000 jam / tahun
- Harga Setempat : 2,020,700,000 Rp.

Biaya Kepemilikan.
- Nilai Penyusutan 80% x 2,020,700,000 / 10,000 = 161,656
- Nilai lain-lain 20% x 2,020,700,000 / 10,000 = 40,414
(Ass.1%, Keuntungan 9%, Pajak cs 10%)
202,070 Rp./jam
Biaya Operasional.
- Bahan Bakar 28.5 ltr/jam x 11,300 = 322,050
- Pelumas
* Oli Mesin 0.06 ltr/jam x 20,000 = 1,200 SAE 40
* Oli Steer 0.03 ltr/jam x 20,000 = 600 SAE 40
* Oli Transmisi 0.06 ltr/jam x 25,000 = 1,500 SAE 90
* Oli Hidrolis 0.03 ltr/jam x 25,000 = 750 SAE 90
* Oli Final Drive 0.04 ltr/jam x 25,000 = 1,000 SAE 90
* Oli Track Roller 0.01 ltr/jam x 20,000 = 200 SAE 40
* Oli Winch 0.06 ltr/jam x 20,000 = 1,200 SAE 30
- Grease 0.06 kg/jam x 25,000 = 1,500
- Filter 0.60 $/jam x 5,000 = 3,000
- Spare-part lain (Roda, dll) 0.50 x 2,020,700,000 / 10,000 = 101,035
- Operator = 17,857
- Mekanik 0.25 Org/hari x 9,375 = 2,344

454,236 Rp./jam
Total biaya kepemilikan dan operasional = 202,070 + 454,236
= 656,306
= 656,300 Rp./jam

444552433.xls sheet : Break-Eq


Biaya Operasi dan Kepemilikan

11. WHEEL LOADER (WA.180-3)


- Bucket Capacity : 1.5 m3
- Daya : 110 HP
- Umur Ekonomis : 5 tahun
- Waktu Operasi : 2,000 jam / tahun
- Harga Setempat : 1,270,500,000 Rp.

Biaya Kepemilikan.
- Nilai Penyusutan 80% x 1,270,500,000 / 10,000 = 101,640
- Nilai lain-lain 20% x 1,270,500,000 / 10,000 = 25,410
(Ass.1%, Keuntungan 9%, Pajak cs 10%)
127,050 Rp./jam
Biaya Operasional.
- Bahan Bakar 13.2 ltr/jam x 11,300 = 149,160
- Pelumas
* Oli Mesin 0.10 ltr/jam x 20,000 = 2,000 SAE 40
* Oli As Depan 0.01 ltr/jam x 25,000 = 250 SAE 90
* Oli Mundur 0.01 ltr/jam x 20,000 = 200 SAE 40
* Oli Transmisi 0.01 ltr/jam x 25,000 = 250 SAE 90
* Oli Hidrolis 0.08 ltr/jam x 25,000 = 2,000 SAE 90
- Grease 0.01 kg/jam x 25,000 = 250
- Filter 0.50 $/jam x 5,000 = 2,500
- Spare-part lain 0.18 x 1,270,500,000 / 10,000 = 22,869
- Operator = 14,286
- Mekanik 0.25 Org/hari x 9,375 = 2,344

196,108 Rp./jam
Total biaya kepemilikan dan operasional = 127,050 + 196,108
= 323,158
= 323,200 Rp./jam

444552433.xls sheet : Break-Eq


Biaya Operasi dan Kepemilikan

12. HAND STAMPER / Tamping Rammer


- Bobot : 59.0 kg
- Daya : 5 HP
- Umur Ekonomis : 5 tahun
- Waktu Operasi : 2,000 jam / tahun
- Harga Setempat : 84,700,000 Rp.

Biaya Kepemilikan.
- Nilai Penyusutan 80% x 84,700,000 / 10,000 = 6,776
- Nilai lain-lain 20% x 84,700,000 / 10,000 = 1,694
(Ass.1%, Keuntungan 9%, Pajak cs 10%)
8,470 Rp./jam
Biaya Operasional.
- Bahan Bakar 1.50 ltr/jam x 11,300 = 16,950
- Pelumas
* Oli Mesin 0.04 ltr/jam x 20,000 = 800 SAE 40
* Oli Hidrolis 0.10 ltr/jam x 25,000 = 2,500 SAE 90
- Spare-part lain 0.25 x 84,700,000 / 10,000 = 2,118
- Operator = 10,714

33,082 Rp./jam
Total biaya kepemilikan dan operasional = 8,470 + 33,082
= 41,552
= 41,600 Rp./jam

444552433.xls sheet : Break-Eq


Biaya Operasi dan Kepemilikan

13. BATCHING PLAN


- Kapasitas : 25.0 m3
- Daya : 200 HP
- Umur Ekonomis : 5 tahun
- Waktu Operasi : 2,000 jam / tahun
- Harga Setempat : 2,329,250,000 Rp.

Biaya Kepemilikan.
- Nilai Penyusutan 80% x 2,329,250,000 / 10,000 = 186,340
- Nilai lain-lain 20% x 2,329,250,000 / 10,000 = 46,585
(Ass.1%, Keuntungan 9%, Pajak cs 10%)
232,925 Rp./jam
Biaya Operasional.
- Bahan Bakar 30.0 ltr/jam x 11,300 = 339,000
- Pelumas
* Oli Mesin 0.09 ltr/jam x 20,000 = 1,800 SAE 40
* Oli Hidrolis Bucket 1 0.15 ltr/jam x 25,000 = 3,750 SAE 90
* Oli Hidrolis Bucket 2 1.90 ltr/jam x 25,000 = 47,500 SAE 90
* Oli Hidrolis Bucket 3 3.00 ltr/jam x 25,000 = 75,000 SAE 90
- Spare-part lain 0.25 x 2,329,250,000 / 10,000 = 58,231
- Operator = 17,857
- Mekanik 0.25 Org/hari x 9,375 = 2,344

545,482 Rp./jam
Total biaya kepemilikan dan operasional = 232,925 + 545,482
= 778,407
= 778,400 Rp./jam

444552433.xls sheet : Break-Eq


Biaya Operasi dan Kepemilikan

14. CAR - MIX


- Kapasitas : 1.0 m3
- Daya : 50 HP
- Umur Ekonomis : 5 tahun
- Waktu Operasi : 2,000 jam / tahun
- Harga Setempat : 453,750,000 Rp.

Biaya Kepemilikan.
- Nilai Penyusutan 80% x 453,750,000 / 10,000 = 36,300
- Nilai lain-lain 20% x 453,750,000 / 10,000 = 9,075
(Ass.1%, Keuntungan 9%, Pajak cs 10%)
45,375 Rp./jam
Biaya Operasional.
- Bahan Bakar 6.0 ltr/jam x 11,300 = 67,800
- Pelumas
* Oli Mesin 0.09 ltr/jam x 20,000 = 1,800 SAE 40
* Oli Hidrolis Bucket 1 0.15 ltr/jam x 25,000 = 3,750 SAE 90
* Oli Hidrolis Bucket 2 1.90 ltr/jam x 25,000 = 47,500 SAE 90
* Oli Hidrolis Bucket 3 3.00 ltr/jam x 25,000 = 75,000 SAE 90
- Spare-part lain 0.25 x 453,750,000 / 10,000 = 11,344
- Operator = 17,857
- Mekanik 0.25 Org/hari x 9,375 = 2,344

227,395 Rp./jam
Total biaya kepemilikan dan operasional = 45,375 + 227,395
= 272,770
= 272,800 Rp./jam

444552433.xls sheet : Break-Eq


Biaya Operasi dan Kepemilikan

15. TRUCK MIXER


- Kapasitas : 3.5 m3
- Daya : 125 HP
- Umur Ekonomis : 5 tahun
- Waktu Operasi : 2,000 jam / tahun
- Harga Setempat : 683,650,000 Rp.

Biaya Kepemilikan.
- Nilai Penyusutan 80% x 683,650,000 / 10,000 = 54,692
- Nilai lain-lain 20% x 683,650,000 / 10,000 = 13,673
(Ass.1%, Keuntungan 9%, Pajak cs 10%)
68,365 Rp./jam
Biaya Operasional.
- Bahan Bakar 11.3 ltr/jam x 11,300 = 127,125
- Pelumas
* Oli Mesin 0.09 ltr/jam x 20,000 = 1,800 SAE 40
* Oli Hidrolis Bucket 1 0.15 ltr/jam x 25,000 = 3,750 SAE 90
* Oli Hidrolis Bucket 2 1.90 ltr/jam x 25,000 = 47,500 SAE 90
* Oli Hidrolis Bucket 3 3.00 ltr/jam x 25,000 = 75,000 SAE 90
- Spare-part lain 0.25 x 683,650,000 / 10,000 = 17,091
- Operator = 17,857
- Mekanik 0.25 Org/hari x 9,375 = 2,344

292,467 Rp./jam
Total biaya kepemilikan dan operasional = 68,365 + 292,467
= 360,832
= 360,800 Rp./jam

444552433.xls sheet : Break-Eq


Biaya Operasi dan Kepemilikan

16. CONCRETE MIXER (Molen)


- Kapasitas : 0.5 m3
- Daya : 15 HP
- Umur Ekonomis : 5 tahun
- Waktu Operasi : 2,000 jam / tahun
- Harga Setempat : 30,250,000 Rp.

Biaya Kepemilikan.
- Nilai Penyusutan 80% x 30,250,000 / 10,000 = 2,420
- Nilai lain-lain 20% x 30,250,000 / 10,000 = 605
(Ass.1%, Keuntungan 9%, Pajak cs 10%)
3,025 Rp./jam
Biaya Operasional.
- Bahan Bakar 1.8 ltr/jam x 11,300 = 20,340
- Pelumas
* Oli Mesin 0.10 ltr/jam x 20,000 = 2,000 SAE 40
* Oli Hidrolis 0.15 ltr/jam x 25,000 = 3,750 SAE 90
- Spare-part lain 0.25 x 30,250,000 / 10,000 = 756
- Operator = 12,500
- Mekanik 0.25 Org/hari x 9,375 = 2,344

41,690 Rp./jam
Total biaya kepemilikan dan operasional = 3,025 + 41,690
= 44,715
= 44,700 Rp./jam

444552433.xls sheet : Break-Eq


Biaya Operasi dan Kepemilikan

17. POMPA SUBMERGIBLE, 6"


- Kapasitas : 2.8 m3 / menit
- Daya : 11 HP
- Umur Ekonomis : 10 tahun
- Waktu Operasi : 2,000 jam / tahun
- Harga Setempat : 89,056,000 Rp.

Biaya Kepemilikan.
- Nilai Penyusutan 80% x 89,056,000 / 20,000 = 3,562
- Nilai lain-lain 20% x 89,056,000 / 20,000 = 891
(Ass.1%, Keuntungan 9%, Pajak cs 10%)
4,453 Rp./jam
Biaya Operasional.
- Listrik 15 kW setara 1.3 ltr/jam x 11,300 = 14,916
- Spare-part lain 0.25 x 89,056,000 / 20,000 = 1,113

16,029 Rp./jam
Total biaya kepemilikan dan operasional = 4,453 + 16,029
= 20,482
= 20,500 Rp./jam

444552433.xls sheet : Break-Eq


Biaya Operasi dan Kepemilikan

18. GENERATOR SET


:
- Daya : 11 HP
- Umur Ekonomis : 10 tahun
- Waktu Operasi : 2,000 jam / tahun
- Harga Setempat : 7,157,000 Rp.

Biaya Kepemilikan.
- Nilai Penyusutan 80% x 7,157,000 / 20,000 = 286
- Nilai lain-lain 20% x 7,157,000 / 20,000 = 72
(Ass.1%, Keuntungan 9%, Pajak cs 10%)
358 Rp./jam
Biaya Operasional.
- Listrik 15 kW setara 1.3 ltr/jam x 11,300 = 14,916
- Spare-part lain 0.25 x 7,157,000 / 20,000 = 89

15,005 Rp./jam
Total biaya kepemilikan dan operasional = 358 + 15,005
= 15,363
= 15,400 Rp./jam

444552433.xls sheet : Break-Eq


Biaya Operasi dan Kepemilikan

19. WATER TANK TRUCK


- Bobot : 5.0 ton
- Kapasitas : 3,000.0 liter
- Daya : 115 HP
- Umur Ekonomis : 5 tahun
- Waktu Operasi : 2,000 jam / tahun
- Harga Setempat : 242,000,000 Rp.

Biaya Kepemilikan.
- Nilai Penyusutan 80% x 242,000,000 / 10,000 = 19,360
- Nilai lain-lain 20% x 242,000,000 / 10,000 = 4,840
(Ass.1%, Keuntungan 9%, Pajak cs 10%)
24,200 Rp./jam
Biaya Operasional.
- Bahan Bakar 12.9 ltr/jam x 11,300 = 146,194
- Pelumas
* Oli Mesin 0.50 ltr/jam x 20,000 = 10,000 SAE 40
* Oli Transmisi 0.05 ltr/jam x 25,000 = 1,250 SAE 90

- Spare Part 0.15 x 242,000,000 / 10,000 = 3,630


- Operator = 17,857
- Mekanik 0.25 Org/hari x 9,375 = 7

178,938 Rp./jam
Total biaya kepemilikan dan operasional = 24,200 + 178,938
= 203,138
= 203,100 Rp./jam

444552433.xls sheet : Break-Eq


Biaya Operasi dan Kepemilikan

20. ASPHALT SPRAYER


- Kapasitas : 400 liter
- Daya : 15 HP
- Umur Ekonomis : 5 tahun
- Waktu Operasi : 2,000 jam / tahun
- Harga Setempat : 54,450,000 Rp.

Biaya Kepemilikan.
- Nilai Penyusutan 80% x 54,450,000 / 10,000 = 4,356
- Nilai lain-lain 20% x 54,450,000 / 10,000 = 1,089
(Ass.1%, Keuntungan 9%, Pajak cs 10%)
5,445 Rp./jam
Biaya Operasional.
- Bahan Bakar 1.8 ltr/jam x 11,300 = 20,340
- Pelumas
* Oli Mesin 0.10 ltr/jam x 20,000 = 2,000 SAE 40
* Oli Transmisi 0.05 ltr/jam x 25,000 = 1,250 SAE 90
* Oli Hidrolis 0.15 ltr/jam x 25,000 = 3,750 SAE 90
- Spare-part lain 0.25 x 54,450,000 / 10,000 = 1,361
- Operator = 17,857
- Mekanik 0.25 Org/hari x 9,375 = 2,344

48,902 Rp./jam
Total biaya kepemilikan dan operasional = 5,445 + 48,902
= 54,347
= 54,300 Rp./jam

444552433.xls sheet : Break-Eq


Biaya Operasi dan Kepemilikan

21 TRUCK TRONTON
- Bobot : 20.0 ton
- Kapasitas : 14.0 m3
- Daya : 160 HP
- Umur Ekonomis : 6 tahun
- Waktu Operasi : 2,000 jam / tahun
- Harga Setempat : 453,750,000 Rp.

Biaya Kepemilikan.
- Nilai Penyusutan 80% x 453,750,000 / 12,000 = 30,250
- Nilai lain-lain 20% x 453,750,000 / 12,000 = 7,563
(Ass.1%, Keuntungan 9%, Pajak cs 10%)
37,813 Rp./jam
Biaya Operasional.
- Bahan Bakar 19.2 ltr/jam x 11,300 = 216,960
- Pelumas
* Oli Mesin 0.50 ltr/jam x 20,000 = 10,000 SAE 40
* Oli Transmisi 0.05 ltr/jam x 25,000 = 1,250 SAE 90
* Oli Hidrolis 0.50 ltr/jam x 25,000 = 12,500 SAE 90
- Spare Part 0.15 x 453,750,000 / 12,000 = 5,672
- Operator = 17,857
- Mekanik 0.25 Org/hari x 9,375 = 2,344

266,583 Rp./jam
Total biaya kepemilikan dan operasional = 37,813 + 266,583
= 304,395
= 304,400 Rp./jam

444552433.xls sheet : Break-Eq


Biaya Operasi dan Kepemilikan

22 POMPA CENTRIFUGAL (70 - 100 mm)


- Kapasitas : 2.5 m3 / menit
- Daya : 6 HP
- Umur Ekonomis : 2 tahun
- Waktu Operasi : 2,000 jam / tahun
- Harga Setempat : 15,125,000 Rp.

Biaya Kepemilikan.
- Nilai Penyusutan 80% x 15,125,000 / 4,000 = 3,025
- Nilai lain-lain 20% x 15,125,000 / 4,000 = 756
(Ass.1%, Keuntungan 9%, Pajak cs 10%)
3,781 Rp./jam
Biaya Operasional.
- Bahan bakar 0.72 ltr/jam x 11,300 = 8,136
- Pelumas
* Oli Mesin 0.09 ltr/jam x 20,000 = 1,800 SAE 40
* Oli Transmisi 0.05 ltr/jam x 25,000 = 1,250 SAE 90
- Spare-part lain 0.15 x 15,125,000 / 4,000 = 567
- Operator = 17,857
- Mekanik 0.25 Org/hari x 9,375 = 2,344

31,954 Rp./jam
Total biaya kepemilikan dan operasional = 3,781 + 31,954
= 35,735
= 35,700 Rp./jam

Catatan :
1 Type peralatan merujuk pada type alat dari PT.UNITED TRACTOR sesuai kapasitas dan daya (HP)
Kecuali yang tidak tercantum, menggunakan type peralatan sesuai dengan contoh kuitansi pembelian (dari berbagai sumber)
2 Harga alat mengambil dari harga rata-rata peralatan dari berbagai sumber berdasarkan kuitansi pembelian dengan asumsi
harga tetap dalam $ US
3 Jangka waktu penyusutan menggunakan Tabel-1 buku : Dasar-Dasar PTM (Ir.Rohmanhadi, Dep.PU, 1990)
4 Kebutuhan bahan bakar menggunakan Tabel-3 buku : Dasar-Dasar PTM (Ir.Rohmanhadi, Dep.PU, 1990)
Kecuali peralatan yang tidak ada dalam daftar tersebut, menggunakan standar dari buku tersebut yaitu :
= 0,15 x effisiensi waktu x daya mesin (hp)
= 0,15 x 0,80 x hp
= 0,12 x hp
5 Kebutuhan pelumas menggunakan Tabel-4 buku : Dasar-dasar PTM (Ir.Rohmanhadi, Dep.PU, 1990)
6 Kebutuhan service dan sparepart, menggunakan rumus :
= (12,5% - 17,5%) x harga alat / jangka waktu penyusutan
= 16% x harga alat / jangka waktu penyusutan
Merujuk pada Buku Panduan Analisa Harga Satuan dari PU.Bina Marga No.026/T/BM/1995, November 1995.

444552433.xls sheet : Break-Eq


C.3. Kepedulian
Kepedulian merupakan suatu rangkaian kegiatan yang dilakukan dengan
membuat rencana dan program kerja sebagai tindakan pencegahan terhadap
risiko kecelakaan kerja, sakit akibat pekerjaan dan pemulihan lingkungan
yang tercemar akibat pekerjaan konstruksi.

Program kepedulian keselamatan konstruksi sebagai berikut:


Peneydia Jasa : PT. CIVIL TEKNO
Nama Peket : BELANJA MODAL JALAN, IRIGASI DAN JARINGAN-PENGADAAN
JALAN KHUSUS (PENGADAAN JALAN PAVING)

Uraian Bln Bln Bln Bln Bln Bln Bln Bln


NO Keterangan
1 2 3 4 5 6 7 8
1 Seluruh pekerjaan terukur dan terpantau
dalam pelaksanaan pemenuhan standar K3 NP NP NP NP NP NP NP NP
konstruksi

2 Program pemeriksaan dan pengawasan secara


periodik dalam mengindetifikasi bahaya
kecelakaan dan sakit akibat kerja NP NP NP NP NP NP NP NP

3 Melaksnakan sosialisasi terhadap lingkungan


masyarakat sekitar area pekerjaan yang
berpeluang terhadap potensi bahaya di lokasi NP NP NP NP NP NP NP NP
kerja

4 Melakukan rapat rutin manajemen proyek


sebagai bahan evaluasi dalam setiap risiko
bahaya yang muncul di tempat kerja NP NP NP NP NP NP NP NP

Memfasilitasi terhadap kebutuhan bahan


utilitas dan tenaga kerja serta peralatan
5 pendukung sesuai rencana keselamatan NP NP NP NP NP NP NP NP
konstruksi

Catatan NP : belum dalam program

C.4. Komunikasi
1. TUJUAN
Memberikan pedoman untuk penyebarluasan atau mengkomunikasikan informasi-
infomasi lingkungan hidup, keselamatan dan kesehatan kerja kepada pihak internal dan
eksternal perusahaan secara efektif.
2. RUANG LINGKUP
Prosedur ini berlaku untuk seluruh fasilitas operasi PT. CIVIL TEKNO dan semua pihak yang
bekerja di area tersebut. Hal-hal yang diatur dalam prosedur ini adalah cara untuk
menyebarluaskan informasi-informasi terkait dengan lingkungan, keselamatan dan kesehatan
kerja (K3) dan kepada pihak internal maupun eksternal Perusahaan.

3. DEFINISI
Informasi K3, yaitu informasi tentang lingkungan, keselamatan dan kesehatan kerja
yang meliputi:
● Peraturan perundangan K3 Indonesia dan Internasional
● Standar Nasional Indonesia dan Internasional
● Kebijakan terpadu dan EHS Management System Manual PT. CIVIL TEKNO
Standar Nasional Indonesia dan Internasional
● Kondisi bahaya, laporan inspeksi danlaporan & hasil investigasi kecelakaan kerja
Standar Nasional Indonesia dan Internasional
● Laporan internal / eksternal audit dan hasil rapat tinjauan ulang manajemen
● Prosedur dan instruksi kerja K3
● Risalah rapat bulanan / khusus P2K3, pelatihan-pelatihan K3
● Tanda-tanda, peringatan bahaya dan tanda / peringatan K3 lainnya
● Dan informasi-informasi lainnya yang terkait dengan K3
● Internal Perusahaan, yaitu semua karyawan (karyawan bulanan, harian tetap, harian
borongan maupun harian musiman) yang terkait dengan kegiatan operasi PT. CIVIL TEKNO
● Eksternal Per usahaan, yaitu semua pihak-pihak yang terkait baik langsung maupun
tidak langsung dengan operasi PT. CIVIL TEKNO , seperti dalam penyediaan pasokan
barang/ material maupun jasa ( supplier / pemasok barang, kontraktor / sub kontraktor,
dll.), termasuk tamu-tamu yang akan berkunjung ke lingkungan operasi PT. CIVIL TEKNO.
maupun penyediaan informasi K3 kepada-kepada instansi-instansi pemerintah yang
terkait dan berwenang.

● Konsultasi K3, adalah usaha atau kegiatan untuk mendapatkan solusi dari masalah yang
dihadapai dan peluang untuk perbaikan penerapan, pengembangan dan pemeliharaan
sistem manajemen K3

4. REFESENSI
● Permenaker No.05/MEN/1996, SMK3, elemen 3.1.4. dan 3.2.1.
● ISO14001:2004, Environmental Management System, klausul 4.4.3
● OHSAS 18001:1999, OHS Management System, klausul 4.4.3
● EHS Management System Manual PT. CIVIL TEKNO

5. PROSEDUR
5.1. Tanggung Jawab
● EHS Department bertanggung jawab untuk senantiasa berkoordinasi baik
secara internal maupun eksternal perusahaan (Kementerian Lingkungan Hidup,
Depnaker Propinsi / Kab. / Kodya., Bapedalda Propinsi / Kabupaten / Kotamadya,
Depkes, Pemda dan instansi / institusi lain terkait berkaitan dengan aspek K3) yang
bertujuan untuk memastikan bahwa peraturan dan perundangan, standar, dan
informasi K3 lainnya senantiasa up to date / terbaru dan dikomunikasikan /
diinformasikan pada departemen terkait di dalam lingkungan operasi PT. CIVIL
TEKNO .

● Procurement Department bertanggung jawab untuk menginformasikan ketentuan-


ketentuan K3 PT. CIVIL TEKNO. kepada supplier / pemasok dan kontraktor /
sub kontraktor yang akan memasok barang atau jasa / bekerja
dilingkungan operasi PT. CIVIL TEKNO.
● Kepala Departemen / Safety Management Representatif / Environment Management
Representatif Dept. bertanggung jawab untuk menyediakaan sarana-sarana dan
penyebarluasan informasi-informasi K3
kepada seluruh karyawan yang ada di Departemennya.

5.2. Komunikasi
5.2.1 Komunikasi Internal
● Karyawan PT. CIVIL TEKNO diberikan atau mendapat informasi mengenai pedoman
dan prosedur Sistem Manajemen Lingkungan, Keselamatan dan Kesehatan Kerja
(SMK3) serta pelaksanaannya di lingkungan PT. CIVIL TEKNO, melalui kegiatan
pelatihan dan pelaksanaannya dikoordinir oleh Technical Training Department.

● Karyawan PT. CIVIL TEKNO mendapatkan informasi mengenai kebijakan terpadu


(kualitas, lingkungan, keselamatan dan kesehatan kerja), manual SMK3, hasil
rapat-rapat P2K3, artikel-artikel K3, perubahan- perubahan pada prosedur /
instruksi kerja, penyelesaian masalah / keluhan K3, program-program dan kinerja K3
PT. CIVIL TEKNO. Informasi ini diberikan melalui pelatihan, penjelasan / briefing
K3 harian / mingguan atau melalui

● Informasi
Komunikasi,mengenai
Konsultasi,peraturan
Motivasi dan Kepedulian K3
perundangan akan disediakan oleh EHS
No: EHS 06
Manager Revision:
kepada tiap 00Kepala
Issued: 29 Maret 2019
Departemen Hal : 4
/ SMR-Safety Management Representatif /
EMR-Environment Management Representatif / SR-Safety Representatif / ER-
Environment Representatif Departemen.
papan pengumuman dan bulletin K3 (melalui media cetak atau elektronik
internal perusahaan).
● Laporan hasil kegiatan inspeksi K3, pemantauan lingkungan dan lingkungan
kerja dan penyelidikan kecelakaan disiapkan oleh EHS Department sebagai salah
satu bahan yang akan dibahas dalam rapat bulanan / rapat khusus P2K3, dan
dibuatkan risalah rapat P2K3 dan disebarluaskan kepada tiap Kepala Departemen
/ Safety Management Representatif / Environment Management Representatif dan
Safety / Environment Representatif serta seluruh anggota P2K3.

● Hasil laporan audit internal / eksternal SMK3 disiapkan oleh personil EHS
Department berdasarkan laporan tim auditor internal / eksternal dan didistribusikan
kepada pihak internal ( Dewan Direksi, Ketua P2K3, Kepala Divisi, Kepala
Departemen / Safety Management Representatif / Environment Management
Representatif, Safety Representatif, Environment Representatif ) dan pihak eksternal
jika diperlukan ( misal Auditor Eksternal ).

● Tanda-tanda peringatan K3 (poster, sign, label, dll) disediakan oleh EHS


Department dengan terlebih dahulu masing-masing Kepala Departemen melampirkan
hasil identifikasi bahaya dan penilaian resiko di departemennya disertai dengan
formulir pengajuan permintaan tanda-tanda peringatan K3.

● Untuk memudahkan penyebaran informasi yang berkaitan dengan K3 dalam lingkup


PT. CIVIL TEKNO, maka dibuat daftar penyebarluasan informasi K3 (contoh dapat
dilihat pada lampiran ).

5.2.2. Komunikasi Eksternal


● Personil EHS Department menghubungi instansi-instansi terkait (misal: Kanwil
Depnaker / Dinas Depnaker Kabupaten / Kotamadya, Bapedal, Depkes dan
sebagainya) untuk mendapatkan informasi terkini mengenai peraturan
perundangan berkaitan dengan K3 di Indonesia.
● Setiap 3 bulan sekali PT. CIVIL TEKNO, melaporkan hasil kegiatan P2K3 kepada
Dinas Tenaga Kerja Setempat, dimana laporannya disiapkan oleh sekretaris P2K3
dan ditandatangani oleh Ketua dan Sekretaris P2K3.
● Laporan kecelakaan kerja dan hasil penyelidikannya disiapkan oleh EHS
Manager dan disampaikan kepada Kepala Operasi, Ketua P2K3 tembusannya kepada
pihak Kanwil Depnaker setempat.
● Pihak pemasok dan kontraktor / sub kontraktor yang terikat kontrak dengan PT.
CIVIL TEKNO, untuk menyediakan barang atau jasa diinformasikan tentang
kebijakan dan ketentuan K3 PT. CIVIL TEKNO. Informasi diberikan oleh
Procurement Manager dan bila diperlukan PT. CIVIL TEKNO dapat memberikan
pelatihan awal atau penjelasan / briefing K3 kepada kontraktor yang akan
bekerja di lingkungan PT. CIVIL TEKNO

● Pihak Satuan Pengaman / Security di Pos Komando Keamanan perusahaan


berkewajiban memberikan informasi kepada setiap tamu yang akan memasuki area
pabrik / plant di lingkungan operasi PT. CIVIL TEKNO tentang Kebijakan Terpadu
(Kualitas, Lingkungan, Keselamatan dan Kesehatan Kerja), peraturan-peraturan
umum K3 dan prosedur menghadapi keadaan darurat.

● Pihak Satuan Pengaman / Security yang ada di Pos Ronda setiap Gedung / Area
Produksi atau Kepala Departemen / Personil Departemen yang ditunjuk
berkewajiban memberikan informasi- informasi K3 dan prosedur tanggap
darurat yang berlaku di area tersebut kepada setiap tamu yang akan masuk ke
gedung / area departemen / plant tersebut.
● Informasi-informasiyang berkaitan dengan kondisi darurat / emergency
yang terjadi di perusahaan diatur dan mengikuti prosedur komunikasi
tanggap gawat darurat.
Untuk menjamin kerahasiaan semua informasi yang berkaitan dengan K3, diatur dan
mengikuti peraturan perusahaan mengenai “Non -Disclosure Agreement”
(Perjanjian/Kesepakatan Tidak Membocorkan Rahasia Perusahaan) yang telah ditanda
tangani oleh setiap karyawan PT. CIVIL TEKNO.
5.2.3. Alat dan Media Komunikasi
Alat dan Media komunikasi yang digunakan dapat berupa dan tidak terbatas
hanya pada alat dan media sebagai berikut :
● Electronic mail ( e-mail )
● Meeting ( townhall, P2K3, dsb.)
● Briefing
● One to one personal contact
● Papan pengumuman
● Pelatihan atau kursus
● Banner, poster (Promosi)
● Distribusi dokumen ( Manual, standard procedure, supporting doc, record )
● Telepon, facsimile, internet
● TV Medi

5.3. Konsultasi K3
● Konsultasi ini bisa dilakukan di internal PT. CIVIL TEKNO untuk melibatkan
karyawan maupun dengan pihak eksternal, seperti Perguruan Tinggi, Instansi
Pemerintah terkait, Lembaga Swadaya masyarakat ( NGO – Non Government
Organization ), perusahaan asuransi, konsultan K3, dsb.
● Beberapa contoh konsultasi K3 adalah :
ž Konsultasi dengan wakil
Konsultasi dengan karyawan yang ahli maupun dengan pihak eksternal
untuk pemenuhan terhadap peraturan perundangan dan persyaratan lainnya

ž Konsultasi dengan Perguruan Tinggi atau lembaga penelitian dalam


usaha pencegahan pencemaran lingkungan dan pemanfaatan limbah
Konsultasi dengan pihak konsultan eksternal untuk usaha-usaha peningkatan
perilaku dan kinerja karyawan terkait dengan K3
5.4. Motivasi dan Kesadaran
Komunikasi dan konsultasi K3 tersebut akan meningkatkan motivasi dan
kesadaran semua orang baik karyawan maupun pihak ketiga yang berada di area
operasi PT. CIVIL TEKNO untuk menerapkan, mengembangkan dan memelihara sistem
manajemen K3 untuk memperbaiki kinerja K3 secara menyeluruh.

D. Operasi Keselamatan Konstruksi


D.1 Perencanaan Operasi
Perencanaan operasional berupa prosedur kerja / petunjuk kerja, yang harus
mencakup seluruh upaya pengendalian, diantaranya :
1. Upaya pengendalian berdasarkan lingkup pekerjaan
2. Rencana penunjukan personil yang akan ditugaskan menjadi Penganggung Jawab
Kegiatan SMK3
3. Prediksi dan rencana penanganan kondisi keadaan darurat tempat kerja
4. Rencana prosedur / petunjuk kerja yang perlu di siapkan
5. Rencana program pelatihan / soisalisasi sesuai pengendalian resiko
6.. Sistem pertolongan pertama pada kecelakaan
7. Persyaratan Operator Alat Angkat
a. Operator Alat Angkat harus memenuhi kompetensi
b. Setiap Operator alat angkat harus memiliki SIO (Surat Izin Operasi) atau
bersertifikat yang di keluarkan oleh Badan yang berwenang
8. Rambu Peringatan / Larangan / Anjuran
a. Penempatan Rambu-rambu peringatan/larangan/anjuran harus dipasang sesuai
dengan kondisi di tempat kerja
b. Rambu peringatan/larangan/anjuran harus mudah dilihat dan dapat dibaca

9. Alat Pelindung Diri


a. Alat pelindung diri diidentifikasi berdasarkan hasil penilaian risiko
b. Alat pelindung diri (APD) diberikan kepada pekerja sesuai dengan jenis pekerjaan
10. Tamu/pengunjung dan pihak luar
a. Pengendalian dan pembatasan akses masuk dan akses keluar tempat kerja

b. Persyaratan APD (Alat Pelindung Diri


c. Induksi K3
d. Prosedur dan Persyaratan tanggap darurat
Pemantauan dan evaluasi
E. Evaluasi Kinerja Keselamatan Konstruksi
E.1
Pengendalian pemeriksaan dan evaluasi kinerja K3 dilakukan mengacu pada kegiatan
yang dilaksanakan pada bagian D (Operasi keselamatan konstruksi) berdasarkan upaya
pengendalian pada bagian B (Perencanaan keselamatan konstruksi) dan C (Dukungan
keselamatan konstuksi).

Hal-hal yang harus dilaporkan dalam laporan evaluasi dan kinerja K3 adalah :
● Rekapitulasi kecelakaan kerja dengan mengacu pada pelaporan dan
penyelidikan kecelakaan yang sudah dibuat.
ž Occupational Injury/Illness (Cidera/Sakit Akibat Kerja)
ž Fatality (Meninggal Dunia)
ž Loss Work Day / Loss Time Injury (Hilang Hari Kerja)
ž Restricted Work Day (Kerja Terbatas)
ž Medical Treatment (Perawatan Kesehatan)
ž First Aid (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan)
* Fire Accident (Kebakaran)
*
* Environmental Accident (Kecelakaan Lingkungan)
* Property Damage Accident (Kecelakaan peralatan atau mesin)
* Near miss (Hampir celaka)
*
* Km Driven (Kilometer mengemudi – untuk kendaraan perusahaan)
E.2 Tinjauan manajemen
Hasil pemeriksaan dan evaluasi kinerja K3 pada bagian E. Diklasifikasikan dengan
kategori sesuai dan tidak sesuai tolok ukur sebagaimana dalam Perencananaan
Keselamatan Konstruksi
Hal-hal yang tidak sesuai, termasuk bilamana terjadi kecelakaan kerja dilakukan
peningjauan ulang untuk di ambil tindakan perbaikan.

E.3 Peningkatan kinerja keselamatan konstruksi


Peningkatan kinerja keselamatan konstruksi dilakukan dengan
melakukan pemantauan, pengawasan, pelatihan dan pembahasan rapat SMK3
secara periodik serta dengan melaksanakan audit secara menyeluruh dimulai pada
tahap pelaksanaan serta penyelesaian proyek.

Demikian Penyusunan Rencana Keselamatan Konstruksi PT. CIVIL TEKNO, disusun sebagai
petunjuk dalam pelaksanaan Paket PEMBANGUNAN GEDUNG UTAMA PERUSAHAAN CIVIL TEKNO.

Manajemen Rencana Keselamatan Konstruksi (RKK) akan terus diperbarui demi


efektivitas pelaksanaan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi secara berkesinambungan.

Jakarta, 25 Maret 2019


PT. CIVIL TEKNO

MR. Ir. CT
Direktur Utama
RENCANA KESELAMATAN
DAN KESEHATAN KERJA
KONSTRUKSI (RK3K)

PAKET KEGIATAN :
BELANJA MODAL JALAN, IRIGASI DAN
JARINGAN-PENGADAAN JALAN KHUSUS
(PENGADAAN JALAN PAVING)

CV. ARYA UTAMA


Br. Dinas Penida Kaja,Tembuku, Bangli

TELP./HP. 081338542367
PRA-RENCANA KESELAMATAN DAN
LOGO PERUSAHAAN KESEHATAN KERJA KONSTRUKSI (PRA-
RK3K )

DAFTAR ISI

A. Kebijakan K3
B. Organisasi K3
C. Perencanaan K3
C.1. Identifikasi Bahaya, Penilaian Resiko, Skala Prioritas, Pengendalian Resiko K3, Penanggung
Jawab
C.2. Pemenuhan Peraturan Perundang-undangan dan Persyaratan Lainnya
C.3. Sasaran dan Program K3
D. Pengendalian Operasional K3
E. Pemeriksaan dan Evaluasi Kinerja K3
F. Tinjauan Ulang Kinerja K3

A. KEBIJAKAN K3
PT…………. adalah perusahaan yang didirikan berdasarkan pada komitmen untuk turut serta
dalam pembangunan melalui jasa konstruksi.

Kami menyadari bahwa aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja adalah penting dalam
pelaksanaan seluruh kegiatan operasi perusahaan, oleh karena itu kami berkomitmen untuk
meningkatkan kepuasan pelanggan dan menyediakan tempat kerja yang aman dan sehat
dengan menerapkan perbaikan yang berkelanjutan melalui Sistem Manajemam Keselamatan
dan Kesehatan Kerja (SMK3).

PT…………. konsisten untuk melaksanakan pengelolaan aspek Keselamatan dan Kesehatan


Kerja secara efektif dan efesien dengan cara :
1. Menginformasikan kepada seluruh personil baik internal dan eksternal perusahaan
mengenai tanggung jawabnya dalam pelaksanaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja di
lingkungan perusahaan.
2. Mematuhi perundang-undangan dan persyaratan lainnya yang berkaitan dengan K3, serta
mengintegrasikannya kedalam semua aspek kegiatan operasi perusahaan.
3. Meminimalkan jumlah terjadinya kesalahan kerja, terjadinya kecelakaan kerja dan
penyakit akibat kerja.
4. Melakukan identifikasi bahaya sesuai dengan sifat dan skala resiko-resiko K3.
5. Meningkatkan kompetensi pekerja sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya.
6. Mengkomunikasikan dan menanamkan kesadaran kebijakan ini kepada seluruh personil
secara berkala.
Kebijakan ini dibuat untuk dapat dipahami oleh seluruh karyawan dan menjadi acuan
dalam pelaksanaan seluruh kegiatan operasi perusahaan.

B. ORGANISASI K3
Penanggung Jawab
K3

Emergency/Kedaruratan P3K Kebakaran


B. PERENCANAAN K3
C 1. Identifikasi Bahaya, Penilaian Resiko, Skala Prioritas, Pengendalian Resiko K3, dan Penanggung Jawab
Nama Perusahaa : PT………….
Paket PEMBANGUNAN ……………….. PEMBANGUNAN ………………..
Lokasi ……………….. ………………..
Tanggal 22-Mar-19 22-Mar-19

NO
URAIAN PEKERJAAN IDENTIFIKASI BAHAYA PENGENDALIAN RESIKO K3 PENANGGUNG JAWAB

-1 -2 -3 -8 -9
I. PEKERJAAN PERSIAPAN
Mobilisasi dan Demobilisasi - Terjadi insiden berupa kecelakaan pada - Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai Pelaksana K3 1 Orang
saat mobilisasi maupun demobilisasi standard, akan disediakan safety sesuai Sesuai Personil yang di
peralatan, tertabrak kendaraan, alat berat, standard kerja, akan di sediakan rambu tawarkan
terlindas, terjepit. Sehingga terjadi luka peringatan ditempat yang mudah terlihat
nama Personil Ahli K3
ringan dan luka berat.

Penyelenggaraan Keamanan dan - - Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai Pelaksana K3 1 Orang
Keselamatan Kerja Serta Keselamatan standard, akan disediakan safety sesuai Sesuai Personil yang di
Konstruksi standard kerja, akan di sediakan rambu tawarkan
peringatan ditempat yang mudah terlihat
nama Personil Ahli K3

0 0
Pompanisasi dan Pengeringan/Dewatering - Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi - Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai Pelaksana K3 1 Orang
lingkungan tempat kerja tidak memenuhi standard, akan disediakan safety sesuai Sesuai Personil yang di
syarat, Terjadi gangguan akibat pekerja standard kerja, akan di sediakan rambu tawarkan
tenggelam dan terminum air kotor sehingga peringatan ditempat yang mudah terlihat
nama Personil Ahli K3
terjadi luka ringan dan luka berat
0
0 Bangunan Pengelakan Sungai - Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi - Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai Pelaksana K3 1 Orang
tempat kerja tidak memenuhi syarat, standard, akan disediakan safety sesuai Sesuai Personil yang di
Terjadi Insiden Barupa pekerja terkena standard kerja, akan di sediakan rambu tawarkan
peralatan kerja, > Sehingga terjadi luka peringatan ditempat yang mudah terlihat
nama Personil Ahli K3
ringan dan Luka berat, Terjadi insiden
berupa pekerja terjatuh didalam lubang
galian> sehingga terjadi luka ringan dan
luka berat, terjadi insiden berupa pekerja
kejatuhan material, Terjadi Insiden Berupa
Pekerja Tertimbun Material > Sehingga
Terjadi Luka Ringan dan Luka Berat
0 0 - Terjadi insiden berupa pekerja terjatuh didal - Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai standard, akan disediakan safety sesuai standard kerj
0 Galian Tanah Biasa (A) 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terjadi Insiden Berupa Pekerja Terkena Peral 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi l 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 - Terjadi Insiden Berupa Pekerja Terkena Peral- Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai standard, akan disediakan safety sesuai standard kerj
0 Bongkaran Pasangan Batu 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 - Terjadi Insiden Berupa Pekerja Terkena Peral- Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai standard, akan disediakan safety sesuai standard kerj
Timbunan atau Urugan Tanah Kembali
0 0 0 0 0
dipadatkan (A)
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi l 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terjadi Insiden Berupa Pekerja Tertimbun Ma 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 - Terjadi Insiden Berupa Pekerja Terkena Peral- Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai standard, akan disediakan safety sesuai standard kerj
Buangan Tanah Hasil Galian Jarak 50 m - 1
0 0 0 0 0
Km
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi l 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terjadi Insiden Berupa Pekerja Tertimbun Ma 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 - Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi l - Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai standard, akan disediakan safety sesuai standard kerj
0 Pasangan Batu kali ( 1 : 4 ) 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terjadi insiden berupa tangan pekerja terjepi 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terjadi insiden berupa kaki pekerja tertimpa 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terjadi Insiden Berupa Pekerja Terkena Peral 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terjadi gangguan kesehatan akibat pekerja m 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 - Terjadi gangguan kesehatan akibat pekerja m- Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai standard, akan disediakan safety sesuai standard kerj
0 Plesteran ( 1 : 3 ) 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terjadi Insiden Berupa Pekerja Terkena Peral 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi l 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 - Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi l - Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai standard, akan disediakan safety sesuai standard kerj
0 Bekisting Exposed 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terjadi Insiden Berupa Pekerja Terkena Peral 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terkena alat potong, Gergaji > Luka ringan 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 - Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi l - Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai standard, akan disediakan safety sesuai standard kerj
0 Perancah Bekisting Kaso 5/7 Cm Tinggi 4 M 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terjadi Insiden Berupa Pekerja Terkena Peral 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terkena alat potong, Gergaji > Luka ringan 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 - Terjadi insiden berupa pekerja terkena alat p 0 0
0 Beton K. 225 0 0- Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai standard, akan disediakan safety sesuai standard kerj
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 - Terkena Alat pemotong besi > luka ringan da - Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai standard, akan disediakan safety sesuai standard kerj
0 Pembesian ( Besi Ulir ) 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 - Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi t - Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai standard, akan disediakan safety sesuai standard kerj
0 Pasangan Bronjong Kawat Pabrikasi 2,7 mm 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terjadi Insiden Barupa pekerja terkena peral 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Tangan pekerja terjepit batu, luka ringan da 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 - Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi l - Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai standard, akan disediakan safety sesuai standard kerj
0 Pemasangan Geotextile (1 M2) Type - A 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 - pekerja terjepit pipa/ tertusuk ujung pipa, S - Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai standard, akan disediakan safety sesuai standard kerj
0 Tiang Pancang Pipa Galvanis dia 2" P= 2 M 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 - pekerja terjepit pipa/ tertusuk ujung pipa, S - Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai standard, akan disediakan safety sesuai standard kerj
Pengadaan dan Pemasangan Handrail Pipa
0 0 0 0 0
Galv. Ø 2,5"
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 - Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi l - Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai standard, akan disediakan safety sesuai standard kerj
0 Water Stop PVC Lebar 30 Cm 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 - Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi l - Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai standard, akan disediakan safety sesuai standard kerj
0 Papan Duga Air 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 - Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi t - Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai standard, akan disediakan safety sesuai standard kerj
Pengadaan dan Pemasangan Pintu Air
0 0 0 0 0
H:1.30. B:1,5. H:2,80
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terjadi Insiden Barupa pekerja terkena peral 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terjadi insiden berupa tangan pekerja terjepit 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 - Terjadi Insiden Berupa Pekerja Terkena Peral- Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai standard, akan disediakan safety sesuai standard kerj
Timbunan Tanah dipadatkan dari Borrow
0 0 0 0 0
Area 3 - 5 Km (A)
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi l 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terjadi Insiden Berupa Pekerja Tertimbun Ma 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 - Terjadi insiden berupa pekerja terjatuh didal - Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai standard, akan disediakan safety sesuai standard kerj
0 Galian Tanah Biasa (A) 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terjadi Insiden Berupa Pekerja Terkena Peral 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi l 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 - Terjadi Insiden Berupa Pekerja Terkena Peral- Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai standard, akan disediakan safety sesuai standard kerj
Buangan Tanah Hasil Galian Jarak 50 m - 1
0 0 0 0 0
Km
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi l 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terjadi Insiden Berupa Pekerja Tertimbun Ma 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 - Terjadi Insiden Berupa Pekerja Terkena Peral- Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai standard, akan disediakan safety sesuai standard kerj
Timbunan atau Urugan Tanah kembali
0 0 0 0 0
Dipadatkan (A)
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi l 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terjadi Insiden Berupa Pekerja Tertimbun Ma 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 - Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi t - Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai standard, akan disediakan safety sesuai standard kerj
0 Pasangan Bronjong Kawat Pabrikasi 2,7 mm 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terjadi Insiden Barupa pekerja terkena peral 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Tangan pekerja terjepit batu, luka ringan da 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 - Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi l - Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai standard, akan disediakan safety sesuai standard kerj
0 Pemasangan Geotextile (1 m2) Type - A 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 - pekerja terjepit pipa/ tertusuk ujung pipa, S - Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai standard, akan disediakan safety sesuai standard kerj
0 Tiang Pancang Pipa Galvanis dia. 2" P= 2 M 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 - Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi t - Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai standard, akan disediakan safety sesuai standard kerj
0 Pembersihan dan Stripping/Kosrekan (A) 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terjadi Insiden Barupa pekerja terkena peral 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 - Terjadi insiden berupa pekerja terjatuh didal - Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai standard, akan disediakan safety sesuai standard kerj
0 Galian Tanah Biasa (A) 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terjadi Insiden Berupa Pekerja Terkena Peral 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi l 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 - Terjadi Insiden Berupa Pekerja Terkena Peral- Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai standard, akan disediakan safety sesuai standard kerj
Buangan Tanah Hasil Galian Jarak 50 m - 1
0 0 0 0 0
Km
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi l 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terjadi Insiden Berupa Pekerja Tertimbun Ma 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 - Terjadi Insiden Berupa Pekerja Terkena Peral- Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai standard, akan disediakan safety sesuai standard kerj
0 Galian Tanah Biasa (M) 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi l 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terjadi insiden berupa pekerja terjatuh pada 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 - Terjadi insiden berupa pekerja terjatuh didal - Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai standard, akan disediakan safety sesuai standard kerj
0 Galian Tanah Lumpur/Sedimen (A) 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terjadi Insiden Berupa Pekerja Terkena Peral 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi l 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 - Terjadi Insiden Berupa Pekerja Terkena Peral- Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai standard, akan disediakan safety sesuai standard kerj
Timbunan atau Urugan Tanah Kembali
0 0 0 0 0
Dipadatkan (A)
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi l 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terjadi Insiden Berupa Pekerja Tertimbun Ma 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 - Terjadi Insiden Berupa Pekerja Terkena Peral- Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai standard, akan disediakan safety sesuai standard kerj
Timbunan Tanah Dipadatkan dari Borrow
0 0 0 0 0
Area 1 - 3 Km
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi l 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terjadi Insiden Berupa Pekerja Tertimbun Ma 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 - Terjadi Insiden Berupa Pekerja Terkena Peral- Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai standard, akan disediakan safety sesuai standard kerj
Timbunan Tanah Dipadatkan dari Borrow
0 0 0 0 0
Area 3 - 5 Km
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi l 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terjadi Insiden Berupa Pekerja Tertimbun Ma 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 - Terjadi Insiden Berupa Pekerja Terkena Peral- Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai standard, akan disediakan safety sesuai standard kerj
Perkerasan Jalan Inspeksi T = 20 Cm
0 0 0 0 0
(Hamparan Sirtu)
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi l 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terjadi Insiden Berupa Pekerja Tertimbun Ma 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 - Terjadi Insiden Berupa Pekerja Terkena Peral- Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai standard, akan disediakan safety sesuai standard kerj
0 Bongkaran Pasangan 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 - Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi l - Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai standard, akan disediakan safety sesuai standard kerj
0 Pasangan Batu Kali ( 1 : 4 ) 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terjadi insiden berupa tangan pekerja terjepi 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terjadi insiden berupa kaki pekerja tertimpa 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terjadi Insiden Berupa Pekerja Terkena Peral 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terjadi gangguan kesehatan akibat pekerja m 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 - Terjadi gangguan kesehatan akibat pekerja m- Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai standard, akan disediakan safety sesuai standard kerj
0 Plesteran ( 1 : 3 ) 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terjadi Insiden Berupa Pekerja Terkena Peral 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi l 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 - Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi t - Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai standard, akan disediakan safety sesuai standard kerj
Pengadaan dan Pemasangan Pintu Air B: 2,5
0 0 0 0 0
m H: 1,20 m B: 1,00 m
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terjadi Insiden Barupa pekerja terkena peral 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terjadi insiden berupa tangan pekerja terjepit 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 - Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi t - Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai standard, akan disediakan safety sesuai standard kerj
Pengadaan dan Pemasangan Pintu Air B: 0,5
0 0 0 0 0
m H: 0,40 m B: 1,00 m
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terjadi Insiden Barupa pekerja terkena peral 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terjadi insiden berupa tangan pekerja terjepit 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 - Terjadi insiden berupa pekerja terjatuh didal - Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai standard, akan disediakan safety sesuai standard kerj
0 Galian Tanah Biasa (A) 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terjadi Insiden Berupa Pekerja Terkena Peral 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi l 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 - Terjadi Insiden Berupa Pekerja Terkena Peral- Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai standard, akan disediakan safety sesuai standard kerj
Buangan Tanah Hasil Galian Jarak 50 m - 1
0 0 0 0 0
Km
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi l 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terjadi Insiden Berupa Pekerja Tertimbun Ma 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 - Terjadi Insiden Berupa Pekerja Terkena Peral- Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai standard, akan disediakan safety sesuai standard kerj
Timbunan atau Urugan Tanah Kembali
0 0 0 0 0
Dipadatkan (A)
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi l 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terjadi Insiden Berupa Pekerja Tertimbun Ma 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 - Terjadi Insiden Berupa Pekerja Terkena Peral- Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai standard, akan disediakan safety sesuai standard kerj
0 Galian Tanah Lumpur/Sedimen (M) 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi l 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terjadi insiden berupa pekerja terjatuh pada 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 - Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi l - Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai standard, akan disediakan safety sesuai standard kerj
0 Pasangan Batu Kali ( 1 : 4 ) 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terjadi insiden berupa tangan pekerja terjepi 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terjadi insiden berupa kaki pekerja tertimpa 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terjadi Insiden Berupa Pekerja Terkena Peral 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terjadi gangguan kesehatan akibat pekerja m 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 - Terjadi gangguan kesehatan akibat pekerja m- Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai standard, akan disediakan safety sesuai standard kerj
0 Plesteran ( 1 : 3 ) 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terjadi Insiden Berupa Pekerja Terkena Peral 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi l 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 - Terjadi insiden berupa pekerja terkena alat p - Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai standard, akan disediakan safety sesuai standard kerj
0 Lantai Kerja Beton K. 125 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 - Terjadi insiden berupa pekerja terkena alat p - Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai standard, akan disediakan safety sesuai standard kerj
0 Beton K. 225 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 - Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi l - Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai standard, akan disediakan safety sesuai standard kerj
0 Water Stop PVC Lebar 30 Cm 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 - Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi l - Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai standard, akan disediakan safety sesuai standard kerj
0 Bekisting Exposed 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terjadi Insiden Berupa Pekerja Terkena Peral 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terkena alat potong, Gergaji > Luka ringan 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 - Terjadi gangguan kesehatan akibat kondisi l - Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai standard, akan disediakan safety sesuai standard kerj
0 Perancah Bekisting Kaso 5/7 Cm Tinggi 4 M 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terjadi Insiden Berupa Pekerja Terkena Peral 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 Terkena alat potong, Gergaji > Luka ringan 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 - Terkena Alat pemotong besi > luka ringan da - Akan disediakan peralatan kerja yang sesuai standard, akan disediakan safety sesuai standard kerj
0 Pembesian ( Besi Ulir ) 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0
C 2. Pemenuhan Peraturan Perundang-undangan dan Persyaratan Lainnya

Daftar Peraturan Perundang-Undangan dan Persyaratan K3 yang wajib dipunyai dan dipenuhi dalam
melaksanakan proyek Pekerjaan Paket Peningkatan Jalan Bagan Siapi-api Sinaboi, Program Pekerjaan
Pembangunan Dermaga Speed Boat Sofifi.
a) Undang-undang (UU)
Undang-undang yang mengatur tentang K3 adalah undang-undang tentang pekerja, keselamatan
kerja dan kesehatan. Undang-undang ini menjelaskan tentang apa yang dimaksud dengan tempat
kerja, kewajiban pimpinan tempat kerja, hak dan kewajiban pekerja.

b) Peraturan Pemerintah (PP)


Peraturan pemerintah yang mengatur tentang aspek K3 adalah Peraturan Pemerintah tentang
keselamatan kerja terhadap radiasi dan izin pemakaian zat radioaktif dan atau sumber radiasi
lainnya serta pengangkutan zat radioaktif.
c) Keputusan Presiden (Kepres)
Keputusan presiden yang mengatur aspek K3 adalah Keputusan Presiden tentang penyakit yang
timbul karena hubungan kerja.
d) Peraturan-peraturan yang dikeluarkan oleh Kementrian Tenaga Kerja (Kepmenaker).
Peraturan-peraturan yang dikeluarkan oleh Depnaker di rumah sakit pada umumnya menyangkut
tentang syarat-syarat keselamatan kerja misalnya syarat-syarat K3 dalam pemakaian lift, listrik,
pemasangan alat pemadan api ringan (APAR), Konstruksi bangunan, instalasi penyalur petir dan
lain-lain.
e) Peraturan-peraturan yang dikeluarkan oleh Kementrian Kesehatan (Permenkes)
Peraturan yang dikeluarkan oleh Kementrian Kesehatan tentang aspek K3 di rumah sakit, lebih
terkait dengan aspek kesehatan kerja daripada keselamatan kerja. Hal tersebut sesuai dengan
tugas pokok dan fungsi Kementrian Kesehatan.
f) Peraturan yang dikeluarkan oleh Kementrian lainnya yang berhubungan dengan pelaksanaan K3
di fasilitas pelayanan kesehatan, yaitu Peraturan dari Kementrian lain adalah yang terkait dengan
aspek radiasi.

1. PENJELASAN UNDANG-UNDANG DAN PERATURAN K3


a. Undang-Undang
Ø Undang – undang No. 18 Tahun 1999 tentang Jasa Konstruksi
Ø Undang-undang RI No. 1 tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja Undang-undang ini mengatur
tentang:
v Kewajiban pengurus (pimpinan tempat kerja)
v Kewajiban dan hak pekerja
v Kewenangan Menteri Tenaga Kerja untuk membentuk Panitia Pembina Keselamatan dan
Kesehatan Kerja (P2K3) guna mengembangkan kerja sama, saling pengertian dan
partisipasi aktif dari pengusaha atau pengurus dan pekerja di tempat-tempat kerja, dalam
rangka melancarkan usaha berproduksi dan meningkatkan produktivitas kerja.

v Ancaman pidana atas pelanggaran peraturan ini dengan hukuman kurungan selama-
lamanya 3 (tiga) bulan atau denda setinggi-tingginya Rp.100.000, (seratus ribu rupiah)

b. Kewajiban pengurus (pimpinan tempat kerja) Kewajiban memenuhi syarat-syarat keselamatan


kerja yang meliputi :
v Mencegah dan mengurangi kecelakaan
v Mencegah, mengurangi dan memadamkan kebakaran
v Mencegah dan mengurangi bahaya ledakan
v Memberi kesempatan atau jalan menyelamatkan diri pada waktu kebakaran atau kejadian
lain yang berbahaya
v Memberi pertolongan pada kecelakaan
v Menyediakan alat-alat perlindungan diri (APD) untuk pekerja
contoh alat – alat Pelindung Diri yang harus dipakai dilokasi
contoh alat – alat Pelindung Diri yang harus dipakai dilokasi

v Mencegah dan mengendalikan timbulnya atau menyebar luasnya bahaya akibat suhu,
kelembaban, debu, kotoran, asap, uap, gas, hembusan angin, cuaca, sinar atau radiasi,
suara dan getaran
v Mencegah dan mengendalikan timbulnya penyakit akibat kerja baik psikis, keracunan,
infeksi atau penularan
v Memperoleh penerangan yang cukup dan sesuai
v Menyelenggarakan suhu dan kelembaban udara yang baik
v Menyelenggarakan penyegaran udara yang cukup
v Memelihara kebersihan, kesehatan dan ketertiban
v Membuat tanda-tanda sign di lokasi proyek agar pekerja selalu waspada

contoh rambu-rambu keselamatan yang wajib dipasangkan dilokasi

v Menciptakan keserasian antara pekerja, alat kerja, lingkungan, cara dan proses kerja

v Mengamankan dan memperlancar pengangkutan orang, binatang, tanaman atau barang

v Mengamankan dan memelihara segala jenis bangunan


v Mengamankan dan memperlancar pekerjaan bongkar muat, perlakuan dan penyimpanan
barang
v Mencegah terkena aliran listrik yang berbahaya
v Menyesuaikan dan menyempurnakan pengamanan pada pekerjaan yang berbahaya agar
kecelakaan tidak menjadi bertambah tinggi.
v Kewajiban melakukan pemeriksaan kesehatan badan, kondisi mental dan kemampuan fisik
pekerja yang baru diterima bekerja maupun yang akan dipindahkan ke tempat kerja baru
sesuai dengan sifat-sifat pekerjaan yang diberikan kepada pekerja, serta pemeriksaan
kesehatan secara berkala.
v Kewajiban menunjukan dan menjelaskan kepada setiap pekerja baru tentang :
* Kondisi-kondisi dan bahaya-bahaya yang dapat timbul di tempat kerjanya.
* Pengaman dan perlindungan alat-alat yang ada dalam area tempat kerjanya
* Alat-alat perlindungan diri bagi pekerja yang bersangkutan
* Cara-cara dan sikap yang aman dalam melaksanakan pekerjaannya.
v Kewajiban melaporkan setiap kecelakaan kerja yang terjadi di tempat kerja.
v Kewajiban menempatkan semua syarat keselamatan kerja yang diwajibkan pada tempat-
tempat yang mudah dilihat dan terbaca oleh pekerja.
v Kewajiban memasang semua gambar keselamatan kerja yang diharuskan dan semua
bahan pembinaan lainnya pada tempat-tempat yang mudah dilihat dan dibaca.
v Kewajiban menyediakan alat perlindungan diri secara cuma-cuma disertai petunjuk-
petunjuk yang diperlukan pada pekerja dan juga bagi setiap orang yang memasuki tempat
kerja tersebut.

b. Kewajiban dan hak pekerja


v Memberikan keterangan yang benar bila diminta oleh pengawas atau ahli keselamatan
kerja.
v Memakai APD dengan tepat dan benar
v Memenuhi dan mentaati semua syarat-syarat keselamatan dan kesehatan kerja yang
diwajibkan
v Meminta kepada pimpinan agar dilaksanakan semua syarat keselamatan dan kesehatan
kerja yang diwajibkan
v Menyatakan keberatan kerja pada pekerjaan dimana syarat keselamatan dan kesehatan
kerja serta alat-alat perlindungan diri yang diwajibkan diragukan olehnya kecuali dalam
hal-hal khusus ditentukan lain oleh pengawas, dalam batas yang masih dapat
dipertanggungjawabkan.

d. Undang-undang RI No. 23 Tahun 1992 Tentang Kesehatan Dalam UNDANG-UNDANG nomor 23


pasal 23 Tentang Kesehatan Kerja dijelaskan sebagai berikut :
v Kesehatan Kerja diselenggarakan agar setiap pekerja dapat bekerja secara sehat tanpa
membahayakan diri sendiri dan masyarakat sekelilingnya hingga diperoleh produktifitas
kerja yang optimal sejalan dengan program perlindungan pekerja.
v Kesehatan Kerja meliputi pelayanan kesehatan kerja, pencegahan penyakit akibat kerja
dan syarat kesehatan kerja
v Setiap tempat kerja wajib menyelenggarakan kesehatan kerja.
v Ketentuan mengenai kesehatan kerja sebagaimana dimaksud pada poin (1), (2) dan (3)
ditetapkan dengan peraturan pemerintah.
v Tempat kerja yang tidak memenuhi ketentuan kesehatan kerja dipidana dengan pidana
kurungan paling lama 1 tahun atau pidana denda paling banyak Rp. 15.000.000. (lima
belas juta rupiah)
e. Undang-undang RI No. 25 Tahun 1991 Tentang Ketenagakerjaan Dalam peraturan ini diatur
bahwa setiap pekerja berhak memperoleh perlindungan atas :
v Keselamatan dan Kesehatan Kerja
v Moral dan kesusilaan
v Perlakuan yang sesuai dengan harkat dan martabat manusia serta nilai-nilai agama.

f. Undang-Undang no. 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan Dalam UNDANG-UNDANG ini


diataur tentang:
v Perenacanaan tenaga kerja
v Pelatihan kerja
v Kompetensi kerja
v Perjanjian Kerja Bersama (PKB)
v Waktu kerja
v Keselamatan dan kesehatan Kerja
2. PERATURAN PEMERINTAH
Peraturan Pemerintah Nomor 50 tahun 2012 tentang Penerapan SMK3 Dalam peraturan ini
terdapat beberapa hal yang digunakan diantaranya :
Dalam peraturan
1. Dasar Hukum ini terdapat
yang beberapa hal yang digunakan diantaranya :
digunakan
i. UU No. 13 th 2003 ttg Ketenagakerjaan
ii. UU No. 1 th 1970 ttg Keselamatan Kerja
2. Tujuan penerapan SMK3
a) Meningkatkan efektivitas perlindungan K3 yg terencana, terukur dan teintegrasi;
b) Mencegah dan mengurangi kec.kerja dan PAK dgn melibatkan unsur manajemen, pekerja/
buruh, dan/atau SP/SB;
c) Menciptakan tempat kerja yg aman, nyaman dan efisien utk mendorong produktivitas

3. Ketentuan Penilaian SMK3


a) Audit dilakukan Lembaga Audit Independen yg ditunjuk Menteri atas permohonan
perusahaan.
b) Mencegah dan mengurangi kec.kerja dan PAK dgn melibatkan unsur manajemen, pekerja/
buruh, dan/atau SP/SB;
4. Laporan Audit SMK3
1. Hasil Audit dilaporkan kpd Menteri
2. Laporan Audit, tembusan disampaikan kpd :
v Menteri pembina sektor
v Gubernur
v Bupati/Walikota
untuk peningkatan SMK
5. Tinjauan Ulang Peningkatan Kinerja Penerapan SMK3
1. Mengevaluasi strategi SMK3 untuk menentukan apakah telah memenuhi tujuan yang
direncanakan;
2. Mengevaluasi kemampuan SMK3 untuk memenuhi kebutuhan organisasi dan para
pemangku kepentingan, termasuk para pekerja;
3. Mengevaluasi kebutuhan perubahan pada SMK3, termasuk kebijakan dan sasaran;
4. Mengevaluasi kemajuan dalam pencapaian tujuan organisasi dan tindakan korektif;
5. Mengevaluasi efektivitas tindak lanjut dari tinjauan ulang sebelumnya;
6. Mengidentifikasi tindakan apa yang diperlukan untuk memperbaiki setiap kekurangan
dalam waktu yang tepat, termasuk adaptasi terhadap aspek2 yang berkaitan dengan
struktur manajemen dan pengukuran kinerja perusahaan;
7. Memberikan arahan terhadap umpan balik, termasuk penentuan prioritas, perencanaan
yang bermakna dan perbaikan berkesinambungan;

Peraturan pemerintah RI No. 11 Tahun 1975 Tentang Keselamatan Kerja Terhadap Radiasi
Dalam peraturan ini diatur nilai ambang batas yang diizinkan. Selanjutnya ketentuan nilai ambang
batas yang diizinkan, diatur lebih lanjut oleh instansi yang berwenang. Pengaturan mengenai petugas
dan ahli proteksi radiasi, pemeriksaan kesehatan calon pekerja dan pekerja radiasi, kartu kesehatan,
pertukaran tugas pekerjaan, ketentuan-ketentuan kerja dengan zat radioaktif dan atau sumber
radiasi lainnya, pembagian daerah kerja dan pengelolaan limbah radioaktif, kecelakaan dan ketentuan
pidana. Rangkuman isi peraturan sebagai berikut :

a. Instalasi atom harus mempunyai petugas dan ahli proteksi radiasi dimana petugas proteksi
mempunyai tugas menyusun pedoman dan instruksi kerja, sedangkan ahli proteksi mempunyai
tugas mengawasi ditaatinya peraturan keselamatan kerja terhadap radiasi.

b. Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan pada pekerja radiasi adalah:


v Calon pekerja radiasi
v Berkala setiap satu tahun
v Pekerja radiasi yang akan putus hubungan kerja.
c. Pekerja radiasi wajib mempunyai kartu kesehatan dan petugas proteksi radiasi wajib mencatat
dalam kartu khusus banyaknya dosis pajanan radiasi yang diterima masing-masing pekerja.

d. Apabila pekerja menerima dosis radiasi melebihi nilai ambang batas yang diizinkan, maka pekerja
tersebut harus dipindahkan tempat kerjanya ketempat lain yang tidak terpajan radiasi.

e. Perlu adanya pembagian daerah kerja sesuai dengan tingkat bahaya radiasi dan pengelolaan
limbah radioaktif.
f. Perlu ada tindakan dan pengamanan untuk keadan darurat apabila terjadi kecelakaan radiasi.

g. Pelanggaran ketentuan ini diancam pidana denda Rp. 100.000,- (seratus ribu rupiah)
Peraturan Pemerintah No. 12 Tahun 1975 Tentang Izin pemakaian Zat Radioaktif atau sumber
Radiasi lainnya Dalam peraturan ini diatur tentang pemakaian zat radioaktif dan atau sumber
radiasi lainnya, syarat dan cara memperoleh izin, kewajiban dan tanggung jawab pemegang izin
serta pemeriksaan dan ketentuan pidana.
3. KEPUTUSAN PRESIDEN
Keputusan Presiden RI No. 22 Tahun 1993 Tentang Penyakit Yang Timbul karena Hubungan
Kerja. Dalam peraturan ini diatur hak pekerja kalau menderita penyakit yang timbul karena
hubungan kerja, pekerja tersebut mempunyai hak untuk mendapat jaminan kecelakaan kerja
baik pada saat masih dalam hubungan kerja maupun setelah hubungan kerja berakhir (paling
lama 3 tahun sejak hubungan kerja berakhir)
Keputusan Presiden RI No. 22 Tahun 1993 Tentang Penyakit Yang Timbul karena Hubungan
Kerja. Dalam peraturan ini diatur hak pekerja kalau menderita penyakit yang timbul karena
hubungan kerja, pekerja tersebut mempunyai hak untuk mendapat jaminan kecelakaan kerja
baik pada saat masih dalam hubungan kerja maupun setelah hubungan kerja berakhir (paling
lama 3 tahun sejak hubungan kerja berakhir)

4. PERATURAN- PERATURAN YANG DIKELUARKAN OLEH KEMENTRIAN TENAGA KERJA DAN


TRANSMIGRASI (PERMENAKERTRANS)
a. Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No.Per.05/Men/1978 Tentang Syarat-syarat
Keselamatan dan Kesehatan Kerja dalam pemakaian lift listrik untuk pengangkutan orang dan
barang.

Dalam peraturan ini disebutkan bahwa pemasang lift (instalatir) harus mempunyai izin.
Demikian pula untuk pemasangan, pemakaian dan perubahan teknis harus dengan izin
tertulis Depnaker. Selain kewajiban izin, dalam peraturan tersebut juga
b. Peraturan Menteri Tenaga Kerja RI No. Per.01/Men/1980 Tentang Keselamatan dan Kesehatan
Kerja pada Konstruksi Bangunan

Dalam peraturan ini, diatur tentang tempat kerja dan alat kerja, perancah, tangga dan rumah
tangga, alat-alat angkat, kabel baja, tambang, rantai dan peralatan bantu, mesin-mesin,
peralatan konstruksi bangunan, konstruksi di bawah tanah, penggalian, pekerjaan
memancang, pekerjaan beton, pekerjaan pembongkaran, penggunaan perlengkapan,
penyelamatan dan perlindungan diri. Peraturan ini sangat bermanfaat bagi rumah sakit yang
sedang mengadakan renovasi atau membangun rumah sakit baru ataupun dalam perawatan
bangunan.

c. Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No. Per.02/Men /1980 tentang Pemeriksaan
Kesehatan Kerja dalam Penyelenggaraan keselamatan Kerja.
peraturan ini diatur tentang pemeriksaan kesehatan pekerja dalam penyelenggaran
keselamatan kerja, dimana ada 3 jenis pemeriksaan yaitu pemeriksaan sebelum bekerja,
pemeriksaan berkala dan pemeriksaan khusus.
Ü Pemeriksaan sebelum kerja
1. Pemeriksaan sebelum kerja adalah pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh dokter
sebelum seorang pekerja diterima untuk bekerja (pre employment)
2. Tujuan agar pekerja berada dalam kondisi kesehatan yang setinggi-tingginya, tidak
mempunyai penyakit menular yang akan mengenai pekerja lainnya dan cocok untuk
pekerjaan yang akan dilakukannya sehingga keselamatan dan kesehatan yang
bersangkutan serta pekerja lainnya juga dapat terjamin.
3. Pemeriksaan kesehatan kerja meliputi pemeriksaan fisik lengkap, kesegaran jasmani,
rontgen paru-paru dan laboratorium rutin serta pemeriksaan lain yang dianggap perlu
sesuai dengan hazard di tempat kerja.
4. Penyusunan pedoman pemeriksaan kesehatan sebelum kerja merupakan kewajiban
pimpinan dan dokter perusahaan untuk menjamin penempatan pekerja sesuai dengan
bidang pekerjaannya.

Ü Pemeriksaan Kesehatan Berkala


1. Pemeriksaan kesehatan berkala adalah pemeriksaan kesehatan pada waktu-waktu
tertentu terhadap pekerja yang dilakukan oleh dokter perusahaan (biasanya dilakukan
secara rutin setiap tahun).
2. Tujuannya untuk mempertahankan derajat kesehatan pekerja sesudah berada dalam
pekerjaannya, serta menilai kemungkinan adanya pengaruh pekerjaan terhadap
kesehatan sedini mungkin agar dapat dikendalikan dengan usaha-usaha pencegahan

3. Pemeriksaan berkala dilakukan sekurang-kurangnya setahun sekali meliputi


pemeriksaan fisik lengkap, kesegaran jasmani, rontgen dan laboratorium rutin serta
pemeriksaan-pemeriksaan lain yang dianggap perlu
4. Kewajiban pimpinan dan dokter perusahaan untuk menyusun pedoman pemeriksaan
kesehatan berkala yang dikembangkan mengikuti perkembangan perusahaan dan
kemajuan kedokteran dalam keselamatan kerja
5. Apabila pada waktu pemeriksaan berkala ditemukan kelainan-kelainan atau gangguan-
gangguan kesehatan pada pekerja, pimpinan wajib melakukan tindak lanjut untuk
mengobati gangguan kesehatan tersebut dan mencari penyebab masalah agar dapat
dilakukan koreksi untuk menjamin terselenggaranya keselamatan dan kesehatan kerja
Ü Pemeriksaan Khusus
1. Pemeriksaan kesehatan khusus adalah pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh
dokter perusahaan secara khusus terhadap pekerja tertentu
2. Tujuan untuk menilai adanya pengaruh-pengaruh dari pekerjaan tertentu terhadap
pekerja atau golongan-golongan pekerja tertentu

3. Pemeriksaan kesehatan khusus dilakukan pula terhadap :


v Pekerja yang telah mengalami kecelakaan atau penyakit yang memerlukan
perawatan yang lebih dari 2 (dua) minggu.
v Pekerja yang diduga terpajan dengan hazard khusus yang menimbulkan gangguan
kesehatan, juga perlu dilakukan pemeriksaan khusus sesuai kebutuhan

v Jika ditemukan keluhan pekerja atau atas pengamatan pengawas keselamatan dan
kesehatan kerja, atau atas penilaian Pusat Bina Hyperkes dan Keselamatan Kerja
dan instansi terkait lainnya atau atas pendapat umum di masyarakat.

d. Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No. Per-04/Men/1980 tentang Syarat-syarat
pemasangan dan pemeliharaan alat pemadam api ringan (APAR) Peraturan ini menjelaskan
jenis kebakaran dan jenis alat pemadam api ringan serta bagaimana pemasangan dan
pemeliharaan alat pemadam api ringan. Pemasangan alat pemadam api ringan (APAR)

Ditempatkan posisi yang mudah dilihat dengan jelas, mudah dicapai dan diambil serta
dilengkapi dengan pemberian tanda pemasangan
v Tinggi pemberian tanda pemasangan adalah 125 cm dari lantai tepat di atas APAR tersebut.

v Jarak antara APAR satu dengan yang lainnya tidak melebihi 15 meter kecuali ditetapkan
lain oleh pegawai pengawas atau ahli keselamatan kerja.
v Tabung APAR sebaiknya warna merah dan tidak boleh ada lubang-lubang atau cacat
karena karat
v Tabung APAR harus dipasang (ditempatkan) menggantung pada dinding dengan penguatan
sengkang atau dengan konstruksi penguat lainnya ditempatkan dalam lemari atau box.
Apabila box tersebut dikunci maka bagian depannya harus diberi kaca aman dengan tebal
maximum 2 mm.

Pemeliharaan Alat Pemadam Api Ringan Setiap APAR harus diperiksa 2 (dua) kali dalam
setahun yaitu pemeriksaan dalam jangka 6 bulan dan pemeriksaan dalam jangka 12 bulan,
selain itu setiap tabung APAR perlu dilakukan percobaan secara berkala dengan jangka
waktu tidak melebihi 5 tahun guna melihat kekuatan tabung.

Pelanggaran aturan ini diancam dengan hukuman kurungan selama-lamanya 3 (tiga) bulan
atau denda setinggi-tingginya Rp. 100.000,- (seratus ribu rupiah).

Peraturan Menteri Tenaga kerja dan Transmigrasi No. Per-01/Men/1981 tentang kewajiban
melaporkan penyakit akibat kerja. Dalam peraturan ini diuraikan jenis-jenis penyakit akibat
kerja, dimana ada 30 jenis. Dari 30 jenis penyakit tersebut salah satunya adalah penyakit-
penyakit infeksi atau parasit yang didapat dalam suatu pekerjaan kesehatan dan laboratorium.
Batas waktu kewajiban melaporkan penyakit akibat kerja adalah 2 x 24 jam. Dalam peraturan
ini diuraikan juga tentang kewajiban pimpinan untuk melakukan tindakan preventif agar
penyakit akibat kerja tidak terulang lagi serta kewajiban untuk menyediakan alat pelindung
diri

Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI no. Per-03/ Men/1982 Tentang Pelayanan
Kesehatan Kerja. Dalam peraturan ini dijelaskan bahwa merupakan kewajiban pimpinan untuk
memberikan pelayanan kesehatan kerja kepada pekerja, dapat diselenggarakan sendiri atau
mengadakan ikatan kerjasama dengan pelayanan kesehatan kerja lain. Tugas pokok Pelayanan
Kesehatan Kerja meliputi :
v Pemeriksaan kesehatan sebelum kerja, pemeriksaan berkala dan pemeriksaan kesehatan
khusus.
v Pembinaan dan Pengawasan atas penyesuaian pekerjaan terhadap pekerja
v Pembinaan dan pengawasan lingkungan kerja
v Pembinaan dan pengawasan perlengkapan saniter
v Pembinaan dan pengawasan perlengkapan untuk kesehatan pekerja
v Pencegahan dan pengobatan terhadap penyakit umum dan penyakit akibat kerja
v Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K)
v Pendidikan kesehatan untuk pekerja dan latihan untuk petugas P3K
v Memberikan nasehat mengenai perencanaan dan pembuatan tempat kerja, pemilihan APD
yang diperlukan dan gizi serta penyelenggaraan makanan di tempat kerja
Memberikan nasehat mengenai perencanaan dan pembuatan tempat kerja, pemilihan APD
yang diperlukan dan gizi serta penyelenggaraan makanan di tempat kerja

v Membantu usaha rehabilitasi akibat kecelakaan atau penyakit akibat kerja


v Pembinaan dan pengawasan terhadap pekerja yang mempunyai kelainan tertentu dalam
kesehatannya
v Memberikan laporan berkala tentang pelayanan kesehatan kerja kepada pengurus

a. Peraturan Menteri Tenaga kerja dan Transmigrasi No. Per-01/Men/1981 tentang kewajiban
melaporkan penyakit akibat kerja. Dalam peraturan ini diuraikan jenis-jenis penyakit
akibat kerja, dimana ada 30 jenis. Dari 30 jenis penyakit tersebut salah satunya adalah
penyakit-penyakit infeksi atau parasit yang didapat dalam suatu pekerjaan kesehatan dan
laboratorium. Batas waktu kewajiban melaporkan penyakit akibat kerja adalah 2 x 24 jam.
Dalam peraturan ini diuraikan juga tentang kewajiban pimpinan untuk melakukan
tindakan preventif agar penyakit akibat kerja tidak terulang lagi serta kewajiban untuk
menyediakan alat pelindung diri

Pemeliharaan dan pengujian berkala instalasi alarm kebakaran otomatik dilakukan secara
mingguan, bulanan dan tahunan.
v Pemeliharaan dan pengujian mingguan meliputi membunyikan alarm secara simulasi,
memeriksa kerja lonceng, memeriksa tegangan dan keadaan baterai, memeriksa seluruh
system alarm dan mencatat hasil pemeliharaan serta pengujian dan dicatat di buku
catatan.
v Pemeliharaan dan pengujian bulanan antara lain meliputi: uji coba kebakaran simulasi,
memeriksa lampu-lampu indicator, fasilitas penyediaan sumber tenaga darurat, mencoba
dengan kondisi gangguan terhadap system, memeriksa kondisi dan kebersihan panel
indicator dan mencatat hasil pemeliharaan dan pengujian dalam buku catatan.

v Pemeliharaan dan pengujian tahunan meliputi: memeriksa tegangan instalasi, memeriksa


kondisi dan kebersihan seluruh detector, menguji sekurang-kurangnya 20 % detector dari
setiap kelompok instalasi sehingga selambat-lambatnya dalam waktu 5 (lima) tahun,
seluruh detektor sudah diuji.

b. Peraturan Menteri Tenaga Kerja no. Per-02/Men/1989 Tentang Pengawasan Instalasi


Penyalur Petir
Yang dimaksud dengan instalasi penyalur petir ialah seluruh susunan sarana penyalur
petir terdiri dari penerima (Air Termina/Rod), penghantar penurunan (Down conductor),
Elektroda bumi (Earth Electrode) termasuk perlengkapan lainnya yang merupakan satu
kesatuan yang berfungsi untuk menangkap muatan petir dan menyalurkan ke bumi.

Sejalan dengan hal tersebut maka dalam peraturan ini diatur mengenai penerima (air
terminal), penghantar turunan, pembumian, menara, bangunan yang mempunyai antena,
cerobong yang lebih tinggi dari 10 meter, pemeriksaan pengujian, pengesahan. Oleh karena
itu instalasi penyalur petir harus direncanakan, dibuat, dipasang dan dipelihara sesuai
dengan peraturan ini. Gambar rencana instalasi penyalur petir harus mendapat
pengesahan dan sertifikat dari Menteri atau pejabat yang ditunjuknya.

c. Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. Per.05/Men/1996 tentang Sistem Manajemen


Keselamatan Kerja (SMK3)
Dalam peraturan ini dijelaskan mengenai tujuan dan sasaran system manajemen K3,
penerapan system manajemen K3, audit system manajemen K3, mekanisme pelaksanaan
audit dan sertifikasi K3. Dalam lampiran peraturan tersebut diuraikan mengenai Pedoman
Penerapan Sistem Manajemen K3 Yang terdiri dari :
v Komitmen dan kebijakan
Y Kepemimpinan dan Komitmen  menempatkan organisasi K3 pada posisi yang dapat
menentukan keputusan perusahaan
Y Setiap tingkat pimpinan dalam perusahaan harus menunjukkan komitmen terhadap
K3 sehingga penerapan SMK3 berhasil diterapkan dan dikembangkan

Y Setiap pekerja dan orang lain yang berada di tempat kerja harus berperan serta
dalam menjaga dan mengendalikan pelaksanaan K3.
v Perencanaan
Y Perencanaan Identifikasi Bahaya Penilaian dan Pengendalian Risiko
Y Peraturan Perundangan dan persyaratan lainnya
Y Tujuan dan sasaran (SMART)
Y Penetapan tujuan dan sasaran kebijakan K3 harus dikonsultasikan dengan wakil
pekerja, Ahli K3, P2K3 dan pihak lain yang terkait.
Y Tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan ditinjau ulang kembali secara teratur
sesuai dengan perkembangan
Tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan ditinjau ulang kembali secara teratur
sesuai dengan perkembangan
v Indikator Kinerja
Y Dalam menetapkan tujuan dan sasaran kebijakan K3 perusahaan harus
menggunakan indikator kinerja yang dapat diukur sebagai dasar penilaian keinerja
K3 yang sekaligus merupakan informasi mengenai keberhasilan pencapaian SMK3

v Perencanaan Awal dan Perencanaan Kegiatan yang sedang berlangsung


Y Penerapan
1. Jaminan Kemampuan
2. Sumber daya manusia sarana dan dana
3. Integrasi
4. Tanggung jawab dan tanggung gugat
5. Konsultasi, motivasi dan kesadaran
6. Pelatihan dan kompetensi kerja
7. Kegiatan pendukung

v Komunikasi 2 arah, mengkomunikasikan hasil audit K3, identifikasi dan menerima


informasi K3 yang terkait dari luar perusahaan dan menjamin informasi terkait
disampaikan kepada pihak yang membutuhkan.
Y Pelaporan
Y Insiden
Y Ketidaksesuaian
Y Kinerja K3
Y Identifikasi sumber bahaya
Y Pelaporan untuk memenuhi regulasi
Y Pengendalian dokumen
1. Sesuai dengan uraian tugas dan tanggung jawab di perusahaan
2. Ditinjau ulang secara berkala, jika perlu direvisi
3. Sebelum diterbitkan harus disetujui oleh personil berwenang
4. Dokumen versi terbaru harus tersedia di tempat kerja yang dianggap
perluSemua dokumen yang usang harus segera disingkirkan
5. Mudah ditemukan, bermanfaat dan mudah dipahami
6. Pencatatan dan manajemen informasi
7. Identifikasi Sumber Bahaya, Penilaian dan Pengendalian Risiko
8. Identifikasi sumber bahaya
9. Penilaian risiko
10. Tindakan Pengendalian
11. Perancangan (design) dan rekayasa
12. Pengendalian administrative
13. Tinjauan ulang kontrak
14. Pembelian
15. Prosedur menghadapi keadaan darurat atau bencana
16. Prosedur menghadapi Insiden
17. Prosedur rencana pemulihan keadaan darurat.
18. Pengukuran dan Evaluasi
19. Inspeksi dan pengujian
20. Audit Sistem Manajemen K3
21. Tindakan Perbaikan dan pencegahan
22. Tinjauan Ulang dan Peningkatan oleh Pihak Manajemen
23. Evaluasi terhadap penerapan kebijakan K3
24. Tujuan, sasaran dan kinerja K3
25. Hasil temuan audit system manajemen K3
26. Evaluasi efektifitas penerapan system manajemen K3 dan kebutuhan untuk
mengubah system manajemen K3 sesuai dengan :
Y Perubahan peraturan perundangan
Y Tuntutan dari pihak yang terkait dan pasar
Y Perubahan produk dan kegiatan perusahaan
Y Perubahan struktur organisasi perusahaan

1. PERATURAN K3 YANG DIKELUARKAN OLEH KEMENTRIAN KESEHATAN


a. Surat Kep. Men. Kes. RI No.1231/Yankes/Instal/IX/83
tentang Pembentukan Panitia Ketentuan Mengenai Peralatan Elektromedis untuk Menjamin
Keamanan Jalannya Pelayanan. Panitia ini telah menyusun pedoman mengenai peralatan
elektromedis untuk menjamin keamanan jalannya pelayanan. Dalam pedoman tersebut
diuraikan mengenai keselamatan peralatan untuk mencegah kesalahan-kesalahan, maka perlu
diketahui bahaya masing-masing peralatan tersebut. Bahaya tersebut terdiri dari bahaya
listrik, mekanik, ledakan, kebakaran, radiasi, kebisingan, suhu dan lingkungan. Selain
keselamatan peralatan, dalam pedoman ini juga diuraikan tentang keselamatan instalasi yaitu
susunan semua peng-kawatan, sakelar, transformator dan bagian-bagian lain yang
dimaksudkan untuk penyaluran daya ke peralatan listrik yang digunakan dalam fasilitas
pelayanan kesehatan. Pedoman ini juga mengatur aturan pemakaian, organisasi, latihan dan
pengawasan dan dapat dipakai sebagai acuan bagi rumah sakit pada waktu mengadakan
pemasangan alat elektromedis
tentang Pembentukan Panitia Ketentuan Mengenai Peralatan Elektromedis untuk Menjamin
Keamanan Jalannya Pelayanan. Panitia ini telah menyusun pedoman mengenai peralatan
elektromedis untuk menjamin keamanan jalannya pelayanan. Dalam pedoman tersebut
diuraikan mengenai keselamatan peralatan untuk mencegah kesalahan-kesalahan, maka perlu
diketahui bahaya masing-masing peralatan tersebut. Bahaya tersebut terdiri dari bahaya
listrik, mekanik, ledakan, kebakaran, radiasi, kebisingan, suhu dan lingkungan. Selain
keselamatan peralatan, dalam pedoman ini juga diuraikan tentang keselamatan instalasi yaitu
susunan semua peng-kawatan, sakelar, transformator dan bagian-bagian lain yang
dimaksudkan untuk penyaluran daya ke peralatan listrik yang digunakan dalam fasilitas
pelayanan kesehatan. Pedoman ini juga mengatur aturan pemakaian, organisasi, latihan dan
pengawasan dan dapat dipakai sebagai acuan bagi rumah sakit pada waktu mengadakan
pemasangan alat elektromedis

b. Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 712/Menkes/Per/X/96


tentang Persyaratan Kesehatan Jasa Boga Yang diatur di dalam peraturan ini adalah lokasi
dan bangunan, pengolahan, penyimpanan, pengangkutan, pengusaha, penanggungjawab dan
tenaga, izin penyehatan makanan, pembinaan dan pengawasan. Peraturan ini dapat dipakai
sebagai acuan bagi rumah sakit, dimana makanan pasien dikerjakan oleh catering. Dalam
memilih catering harus yang sudah memenuhi ketentuan persyaratan kesehatan jasa boga.
Selain itu, peraturan ini juga dapat digunakan sebagai acuan bagi instalasi Gizi di rumah sakit
dalam melaksanakan kegiatan pengolahan, penyimpanan dan pengangkutan serta fisik
bangunan.

c. Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 986/Menkes/Per/XI/1992


tentang Persyaratan Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit Dalam peraturan ini diatur tentang
lokasi, lingkungan, bangunan, fasilitas sanitasi dan jasa pelayanan lainnya, pengelola dan
tenaga yang termasuk upaya penyehatan lingkungan rumah sakit, pembinaan dan
pengawasan. Di dalam peraturan ini, aturan hanya bersifat umum, sedangkan aturan
teknisnya diatur melalui SK Dirjen P2MPLP No.00.06.64.44
d. Keputusan Dirjen PPM & PLP No. 00.06.64.44 tanggal 18 Februari 1993
tentang Persyaratan dan Petunjuk Teknis Tata Cara Penyehatan Lingkungan Rumah Sakit
Peraturan ini merupakan Petunjuk Teknis dari Permenkes No.986/1992 tentang Persyaratan
Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit. Dalam peraturan ini dijelaskan tentang persyaratan
Kesehatan Lingkungan ruang dan bangunan serta fasilitas sanitasi Rumah Sakit, Persyaratan
Kesehatan Konstruksi Ruangan di Rumah Sakit, Kualifikasi Tenaga di Bidang Kesehatan
Lingkungan yang bekerja di rumah sakit dan petunjuk Teknis Tata cara Pelaksanaan
Penyehatan Lingkungan Rumah Sakit.

e. Keputusan Menteri Kesehatan RI No. 1244/ Menkes/SK/XII/1994


tentang Pedoman Keamanan Laboratorium Mikrobiologi dan Biomedis Pedoman ini
menjelaskan mengenai klasifikasi mikroorganisme dan laboratorium, manajemen keamanan
kerja laboratorium, yang meliputi tingkatan manajemen keamanan kerja, kewajiban petugas
atau tim keamanan kerja dalam laboratorium, system pencatatan dan pelaporan adanya
bahaya di dalam laboratorium, pelatihan keamanan kerja dalam laboratorium, praktek
laboratorium yang benar, pengelolaan specimen, tata ruang dan fasilitas laboratorium,
sterilisasi, desinfeksi, dekontaminasi dan tata laksana limbah laboratorium, peralatan
laboratorium dan bahaya yang dapat dicegah, kesehatan petugas laboratorium dan lain
sebagainya.

f. Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 472/Menkes/Per/V/1996


tentang Pengamanan Bahaya Berbahaya Bagi Kesehatan Dalam peraturan ini di atur tentang
distribusi atau pengedaran, pengelolaan bahan berbahaya bagi kesehatan, dimana setiap
bahan berbahaya yang diedarkan harus diberi wadah dan kemasan dengan baik dan aman.
Pada wadah kemasan dicantumkan nama sediaan atau nama dagang, nama bahan aktif, isi
berat netto, kalimat peringatan dan tanda atau symbol bahaya, petunjuk pertolongan pertama
pada kecelakaan yang disebut MSDS (Material Safety Data Sheet). Dalam peraturan ini juga
dilampirkan daftar bahan berbahaya yang harus didaftarkan

g. Peraturan Menteri Kesehatan RI No.363/Menkes/Per/V/1998


tentang Pengujian dan Kalibrasi Alat Kesehatan pada Sarana Pelayanan Kesehatan Dalam
peraturan ini diatur jenis-jenis peralatan medis yang wajib diuji dan di kalibrasi. Alat yang
wajib diuji dan dikalibrasi dicantumkan pada lampiran surat keputusan ini. Alat yang telah
dilakukan pengujian dan atau sudah dikalibrasi dengan hasil memenuhi standar diberikan
sertifikat.
h. Surat Keputusan Bersama Dirjen YanMed (Depkes) dengan Dirjen Binawas (Depnaker) SKB
No.147A/Yanmed/Insmed/II/92-Kep 44/BW/92
tentang Pelaksanaan Pembinaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Berbagai Peralatan Berat
Non Medik di Lingkungan Rumah Sakit. Pembinaan K3 meliputi pesawat uap, bejana tekan,
pesawat angkat atau crane, lift, instalasi deteksi pemadam kebakaran, instalasi listrik dan
penangkal petir, pesawat pembangkit tenaga listrik.
2. PERATURAN K3 YANG DIKELUARKAN OLEH KEMENTRIAN LAIN
Keputusan Direktur Jenderal Badan Tenaga Atom Nasional No. PN 03/160/DJ/89 tentang
Ketentuan Keselamatan Kerja Terhadap Radiasi Peraturan ini mengatur tentang ketentuan-
ketentuan keselamatan terhadap radiasi.

C 3. Sasaran dan Program K3


1. Sasaran K3
v Tidak ada kecelakaan kerja yang berdampak terjadi korban jiwa (Zero Fatal Accident)
v Tingkat penerapan elemen SMK3 minimal 80%
v Semua pekerjaan wajib memakai APD yang sesuai bahaya dan resiko pekerjaanya masinng-
masing
v 5R (Ringkas,Rajin,Rapi,Resik dan Rawat)
v Tidak ada barang yang diperlukan ditempat kerja atau lokasi pekerjaan konstruksi
v Semua barang mempunyai tempat yang pasti
v Tidak terdapat kotoran apa saja di tempat kerja
v Kondisi yang sudah baik terjaga tetap dari waktu ke waktu
v Semua orang berprilaku sesuai dengan norma kerja positif yang dikembangkan ditempat kerja.

2. Program K3
v Membersihkan tempat kerja setelah selesai melakukan pekerjaan
v Menjaga kebersihan jalan kerja, papan kerja, tangga dari peralatan atau material
v Membersihkan segera tumpahan oli, minyak, dan lain-lain
v Membuang sampah pada tempatnya
v Buang air besar/kecil pada tempaynya
v Menyingkirkan logam ptongan paku atau paku yang tidak terpasang
v Menekuk ujung-ujung paku yang runcing pada potongan kayu
v Peralatan ataupun material sisa dikembalikan pada tempatnya
v Memasang poster 5R
v Memasang rambu/ himbauan untuk menjaga kebersihan
v Memberikan brieffing kepada pekerja
v Mengadakan inspeksi bersama

A. PENGENDALIAN OPERASIONAL
1) Tim tanggap darurat (TTD)
a. Siaga
b. Memantau pelaksanaan K3, misalnya pengecekan terhadap penandaan di proyek dan
penggunaan APD
c. Melakukan koordinasi untuk mengatasi situasi / kondisi darurat
d. Menghubungi instansi terkait apabila diperlukan
e. Membuat laporan-laporan terjadinya situasi / kondisi darurat ke atasan maupun ekstrem
apabila diperlukan
f. Membuat evaluasi penyebab terjadinya situasi dan kondisi darurat
g. Mengadakan simulasi dan scenario keadaan darurat did proyek

2) Unit proyek K3
a. Memberikan penjelasan mengenai K3
b. Mengevaluasi pelaksanaan K3 secara perodik
c. Memberikan penyuluhan / pembinaan dan pengembangan mengenai mengenai pelaksanaan
K3 did proyek
d. Konsultasi dan komunikasi K3

3) Koordinator Tim Tanggap Darurat


a. Membatu P2K3 dalam menjalankan manajemen K3
b. Mengkoordinir bagian-bagian dibawahnya dan melakukan pengawasan bahwa manajemen K3
dapat berjalan dengan baik sesuai dengan ketentuan.
c. Mempelajari, menganalisa dan melaksanakan semua perencanaan yang diterima dari P2K3
d. Memonitor kondisi dan siatuasi fisik dan personil yang ada di lingkungan proyek
e. Melakukan koordinasi dengan aparat setempat
f. Menghentukan pelaksanaan pekerjaan bilamana dinilai hal tersebut dapat membahayakan
keselamatan pekerja
g. Membuat dan mengajukan jadwal pelatihan-pelatihan
h. Menyusun metrics kompetensi
i. Mengkoordinir petugas-petugas evakuasi, pemadaman kebakaran, P3K dan anti huru hara
j. Memerintahkan petugas teknis dan mekanik untuk memutuskan atau mematikan aliran listrik
bila terjadi ekbakaran, gempa bumi, kecelakaan kerja yang diakibatkan listrik.

4) Koordinator evakuasi
a. Membantu koordinator tim tanggap darurat dalam menjalankan manajemen K3
b. Mempelajari situasi dan kondisi bila setiap saat diperlukan untuk melakukan evakuasi

c. Melaksanakan evakuasi bila terjadi keadaan darurat, kecelakaan kerja, bahaya kebakaran,
ancaman bom dan huru hara
d. Selalu mendahulukan keselamatan jiwa daripada barang

5) Koordinator pemadaman kebakaran


a. Membantu koordinator tim tanggap darurat dalam menjalankan manajemen K3
b. Mempelajari situasi dan kondisi bila ada bahaya kebakaran
c. Melakukan pemeriksaan atas alat pemadam api ringan
d. Melaksanakan tindakan pemadaman api bila terjadi indikasi kebakaran
e. Membarikan tanda bahaya kepada seluruh personil yang berada di sekitar lokasi kebakaran

6) Koordinator P3K
a. Membantu koordinator tim tanggap darurat dalam menjalankan manajemen K3
b. Memperlajari situasi dan kondisi bila setiap saat diperlukan untuk melakukan pertolongan
pertama pada kecelakaan
c. Membuat hubungan yang baik dengan pihak terkait seperti rumah sakit, dokter dan tim medis

d. Memberikan pertolongan pertama pada korban sesuai kondisi korban

7) Koordinator Anti Huru Hara


a. Membantu koordinator tim tanggap darurat dalam menjalankan manajemen K3
b. Memperlajari situasi dan kondisi bila setiap saat diperlukan untuk melakukan pengamanan
atas terjadi nya huru hara
c. Melokalisir tindakan huru hara agar tidak meluas
d. Menyidik tindakan persuasive untuk meredakan huru hara tersebut
e. Siaga dan tanggap atas kondisi yang ada

8) Koordinator Lingkungan
a. Membantu koordinator tim tanggap darurat dalam menjalankan pengendalian pencemaran
b. lingkungan
Mempelajari situasi dan kondisi bila terjadi saat diperlukan untuk melakukan pengamanan
atas terjadinya pencemaran lingkungan
c. Mengidentifikasi area-area yang rawan terhadap pencemaran lingkungan
d. Menyelidiki timbulnya pencemaran lingkungan
e. Melaporkan kepada atasan kejadian pencemaran lingkungan, baik kronologis terjadinya
f. pencemaran
Siaga maupunatas
dan tanggap kondisi akhiryang
kondisi lingkungan
ada.

B. PEMERIKSAAN DAN EVALUASI KINERJA K3


a. Inspeksi harian, teguran dan pelaporan atas temuan ketidak sesuaian, lalu diteruskan dengan
safety meeting harian yang membahas tentang tindak lanjut dan pemantauan
b. Rapat K3 / Safety meeting mingguan dengan melibatkan semua perwakilan pekerja dan sub
kontraktor
c. Audit Internal
d. Tindakan Koreksi, perbaikan dan pencegahan atas temuan ketidak sesuaian pada saat
pelaksanaan tindakan pemantauan, tinjauan dan audit internal

C. TINJAUAN ULANG K3
a. Manajemen secara rutin meninjau ulang dan terus menerus meningkatkan OHSAS/SMK3 dengan
tujuan untuk meningkatkan kinerja K3 secara keseluruhan.
Tinjauan ini dilakukan terhadap :
- Penerapan Kebijakan K3
- Pencapaian tujuan dan sasaran K3
- Hasil temuan audit internal

Untuk memenuhi kebijakan keselamatan dan kesehatan kerja dan peraturan perundangan yang
berlaku, perusahaan melakukan identifikasi bahaya, penilaian resiko dan penerapan langkah
pengendalian yang berjalan.
Hal ini berlaku terhadap aktifitas rutin dan non rutin, aktifitas semua orang memiliki akses ke
tempat kerja (termasuk sub kontraktor dan pengunjung), fasilitas ditempat kerja, baik yang
diberikan pihak organisasi maupun pihak lainnya.

Jakarta, 25 Maret 2019


PT. CIVIL TEKNO

MR. Ir. CT
Direktur Utama

Anda mungkin juga menyukai