Anda di halaman 1dari 6

Roedy Budirahardjo:Pemutihan kembali gigi yang berubah warna pada anak 105

Pemutihan kembali gigi yang berubah warna pada anak


Dental bleaching on children with discolored teeth
Roedy Budirahardjo
Bagian Pedodonsia
Fakultas kedokteran Gigi Universitas Jember
Jember, Indonesia

ABSTRACT
Dental bleaching is a process making teeth look whiter. Bleaching may be performed in two methods; by using
bleaching products or non-bleaching products. Bleaching products contain peroxide assisting to remove intrinsic
and extrinsic stain, resulting in the changing of original color of teeth. Non-bleaching products contain materials
that may work to remove extrinsic stain only, through both physical and chemical actions. The use of bleaching
products is not always safe, therefore, they should be assumed that their benefits are over their recognized
biological risk. The choice of bleaching method for children depends on type and depth of the stain, and discoloring.
Stain on the enamel surface can be removed by microabration, deeper stain is removed by bleaching. Besides using
approved by ADA/ISO, a dental practitioner should have knowledge about dental bleaching and its use at clinic and
at home, including its contraindication as well as side effect in order to provide an effective and satisfying dental
bleaching care.
Key words: dental bleaching, intrinsic stain, extrinsic stain

ABSTRAK
Pemutihan gigi adalah suatu proses untuk membuat gigi tampak lebih putih. Memutihkan gigi bisa dicapai dengan
dua cara, yaitu menggunakan produk bleaching atau non-bleaching. Produk bleaching mengandung peroksida yang
membantu menghilangkan stain instrinsik dan ekstrinsik, hasilnya dapat mengubah warna alami gigi. Produk non-
bleaching mengandung bahan yang bekerja menghilangkan stain dengan aksi fisik dan kimia, hanya untuk stain
ekstrinsik. Pemakaian bahan pemutih gigi tidak selalu aman, oleh karena itu untuk penggunaannya harus
diasumsikan bahwa keuntungannya jauh melebihi risiko biologis yang diketahui. Pemilihan cara bleaching pada
anak tergantung pada jenis stain, perubahan warna dan dalamnya stain. Stain pada permukaan email dapat
dihilangkan dengan cara mikrobrasi dan bila lebih dalam harus dengan cara bleaching. Selain menggunakan bahan
pemutih yang telah disetujui ADA/ISO, dokter gigi harus memiliki pengetahuan mengenai pemutihan gigi di klinik,
penggunaan pemutih gigi di rumah, dan juga kontraindikasi serta efek samping agar dapat memberikan pelayanan
pemutihan gigi yang efektif dan memuaskan.
Kata Kunci: pemutihan gigi, stain ekstrinsik, stain intrinsik

Koresponden: Roedy Budirahardjo. Bagian Pedodonsia Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Jember, Jl
Kalimantan 37 Jember 68121, Indonesia. E-mail:

PENDAHULUAN gigi. Produk pemutih non-bleaching, mengandung


Keinginan masyarakat masa kini terhadap bahan yang bekerja menghilangkan stain dengan
kualitas tampilan gigi mereka semakin meningkat. aksi fisik dan kimia, hanya untuk stain di
Gigi tidak cukup terlihat rapi tetapi juga harus permukaan gigi.2 Pemakaian bahan pemutih gigi
putih. Pada saat ini pemutihan gigi dalam tidak selalu aman, oleh karena itu bahan pemutih
kedokteran gigi estetik sangat cepat berkembang. gigi harus diasumsikan bahwa keuntungan
Masyarakat kini sudah lebih mengenal kedokteran penggunaannya jauh melebihi risiko biologis yang
gigi estetik melalui berbagai media dan iklan. diketahui. Mutu dan sifat bahan pemutih gigi
Dengan demikian, banyak orang tua yang harus mempunyai standar spesifikasi yang dapat
berminat akan pemutihan gigi anak mereka.1 diukur, perlu diidentifikasi persyaratan sifat fisik
Pemutihan gigi adalah suatu proses yang dan kimia, sehingga didapatkan hasil yang
akan membuat gigi tampak lebih putih. memuaskan dan tepat guna.3
Memutihkan gigi bisa dicapai dengan dua cara, Indikasi klinik untuk memutihkan gigi anak
yaitu menggunakan produk bleaching atau non- adalah pada kasus perubahan warna gigi karena
bleaching. Produk bleaching mengandung traumatic injury, warna email gigi permanen anak
peroksida yang membantu menghilangkan stain yang tidak merata karena trauma, atau infeksi
dalam gigi (instrinsik) dan permukaan gigi yang berhubungan dengan gigi sulung. Selain itu
(ekstrinsik), hasilnya dapat mengubah warna asli oleh karena adanya perubahan warna intrinsik,
106 Dentofasial, Vol.10, No.2, Juni 2011:105-110

antara lain oleh karena fluorosis dan tetrasiklin. perkembangan gigi, seperti pada dentinogenesis
Umumnya penggunaan pemutih gigi dilakukan imperfekta, atau dapat terjadi setelah selesainya
pada orang dewasa, meskipun penelitian yang perkembangan gigi, seperti pada nekrosis pulpa.
membahas pemutihan gigi pada anak masih Diskolorisasi intrinsik seperti yang terjadi pada
sedikit, tetapi kepustakaan mengindikasikan amelogenesis imperfekta tidak mungkin
pemutihan gigi pada anak sangat berguna.2 dihilangkan karena berasal dari kerusakan
Warna normal gigi sulung adalah putih perkembangan email dan dentin. Akan tetapi stain
kebiru-biruan atau putih susu. Warna normal gigi yang disebabkan karena nekrosis, dapat
permanen adalah kuning keabu-abuan. Perubahan dihilangkan dengan prosedur pemutihan.
warna dapat berlangsung secara fisiologi maupun Menurut Walton,5 perubahan warna dapat
patologi. Perubahan warna fisiologi terjadi seiring terjadi pada saat atau setelah terbentuknya email
dengan bertambahnya usia, karena dentin lebih dan dentin. Penyebab perubahan warna gigi dapat
tebal, akibat pembentukan dentin sekunder dan dibagi menjadi dua kelompok, yaitu karena noda
dentin reparatif. Perubahan warna secara patologis alami dan pewarnaan iatrogenic (tabel 1).
dapat secara ekstrinsik dan intrinsik. Perubahan Perubahan warna gigi akibat noda alami
warna secara ektrinsik dapat disebabkan oleh disebabkan oleh sejumlah noda pada permukaan
deposit yang terjadi pada permukaan gigi. gigi setelah gigi erupsi. Noda alami mungkin
Sementara perubahan warna gigi secara intrinsik berada pada permukaan atau berikatan di dalam
disebabkan oleh faktor dari dalam jaringan pulpa.4 struktur gigi, kadang-kadang diakibatkan defek
Pada makalah kajian pustaka ini akan dibahas email atau karena trauma. Contoh penyebab noda
mengenai cara dan bahan pemutih gigi yang tepat alami adalah pulpa nekrosis, obat-obatan sistemik
guna dan aman bagi anak. dan defek saat pembentukan gigi.
Produk kerusakan jaringan yang dilepaskan
TINJAUAN PUSTAKA masuk ke dalam tubulus dentin akan mewarnai
Kandungan utama bahan pemutih gigi dentin di sekitarnya. Kerusakan jaringan antara
tergantung dari produsen pembuatnya, diantaranya lain perdarahan intrapulpa, metamorfosis kalsium,
hidrogen peroksida,karbamid peroksida atau urea dan defek perkembangan.
peroksida atau sistem non-hidrogen peroksida Perdarahan intrapulpa disebabkan oleh trauma
yang mengandung sodium klorida, oksigen dan pada gigi dan akan menyebabkan perdarahan dan
natrium fluorida. Beberapa produk mengandung lisis eritrosit. Produk disintegrasi darah diduga
bahan tambahan potasium nitrat dan fluoride sebagai ion sulfida, masuk ke dalam tubulus
untuk membantu mengurangi sensitivitas gigi. dentin sehingga menyebabkan perubahan warna
Menurut Grossman4 perubahan warna gigi gigi.
dapat diklasifikasikan atas perubahan warna gigi Metamorfosis kalsium, pembentukan dentin
ekstrinsik dan intrinsik. Perubahan warna sekunder ireguler secara ekstensif di dalam kamar
ekstrinsik ditemukan pada permukaan luar gigi pulpa atau pada dinding saluran akar
dan biasanya bersifat lokal, seperti misalnya stain menyebabkan translusensi mahkota gigi berkurang
pada tembakau dan teh. Beberapa perubahan atau warna gigi berubah menjadi kekuningan atau
warna gigi ekstrinsik, misalnya diskolorisasi hijau kuning kecoklatan. Pada pasien yang sudah tua,
yang dihubungkan dengan membran Nasmyth perubahan warna gigi terjadi secara fisiologi
pada anak-anak, dan noda teh serta tembakau, sebagai akibat aposisi dentin secara berlebihan
dapat dihilangkan dengan skaling dan pemolesan disamping karena penipisan dan perubahan optik
pada waktu profilaksis gigi. Jenis lain dalam email.
diskolorisasi ekstrinsik, seperti noda nitrat perak, Perubahan warna dapat terjadi karena defek pada
hampir tidak dapat dihilangkan tanpa diasah saat perkembangan gigi antara lain fluorosis
karena stain memasuki permukaan mahkota dan endemik,yaitu masuknya sejumlah flour saat
sukar dihilangkan hanya dengan bahan-bahan pembentukan gigi menyebabkan kerusakan
kimiawi saja. struktur yang mengalami mineralisasi dan
Perubahan warna intrinsik adalah noda yang mengakibatkan terjadinya hipoplasia sehingga
terdapat dalam email dan dentin yang disebabkan permukaan gigi menjadi porus dan akan menyerap
oleh penumpukan atau penggabungan bahan warna di dalam rongga mulut. Selain itu,
seperti stain tetracycline. Bila masuk ke dalam masuknya obat-obatan atau bahan kimia secara
dentin menjadi kelihatan karena translusensi sistemik pada saat pembentukan gigi dapat
email. Dapat dihubungkan dengan periode perubahan warna gigi. Yang paling berat adalah
Roedy Budirahardjo:Pemutihan kembali gigi yang berubah warna pada anak 107

tetrasiklin, menyebabkan gigi berwarna kuning perubahan warna secara perlahan. Kebanyakan
kecoklatan sampai abu-abu tua, tergantung obat-obatan dapat menyebabkan perubahan warna
jumlah, frekuensi, jenis tetrasiklin dan umur gigi, misalnya obat intrakanal golongan fenol
pasien saat meminum obat. Sementara defek berkontak langsung dengan dentin, dalam waktu
dalam pembentukan gigi terjadi sebatas email yang lama memungkinkan obat berpenetrasi ke
berupa hipoplasia atau hipokalsifikasi,terlihat dalam dentin sehingga akan menyebabkan
warna gigi kecoklatan. Adanya kelainan darah dan perubahan warna gigi.5
faktor-faktor lain mengakibatkan lisis eritrosit Perubahan warna gigi karena restorasi dapat
secara luas. Produk kerusakan darah dapat disebabkan karena logam amalgam dan komposit.
bergabung ke dalam dentin dan mewarnai gigi. Amalgam merupakan penyebab paling hebat
Suhu tubuh yang tinggi saat pembentukan gigi karena elemen warna gelap dapat mengubah
juga menyebabkan perubahan warna berbentuk warna dentin menjadi abu-abu gelap.5 Sedangkan
pita pada email. Porfiria penyakit metabolisme pada restorasi komposit, kebocoran mikro
menyebabkan gigi susu atau gigi permanen tumpatan dapat menyebabkan perubahan warna
berubah warna menjadi kemerahan atau gigi. Tepi tumpatan yang terbuka merupakan
kecoklatan. Penyakit sistemik dan masuknya tempat masuknya bahan kimia yang mewarnai
bahan obat-obatan, merupakan kejadian yang dentin.6
jarang dan tidak dapat diidentifikasi.
Perubahan warna iatrogenik sebagai akibat Batas usia memulai pemutihan gigi
prosedur perawatan gigi atau dapat disebabkan Tidak ada batas usia yang jelas untuk
oleh berbagai bahan kimia dan bahan yang dipakai memulai perawatan pemutihan gigi. Ada yang
di bidang kedokteran gigi. Perubahan warna gigi menyatakan pemutihan gigi dengan bleaching atau
akibat perawatan endodontik dapat disebabkan microabration boleh dilakukan pada anak berusia
oleh bahan obturasi, misalnya semen saluran akar enam atau tujuh tahun. Bussadori et al melaporkan
dari jenis seng oksida eugenol atau semen saluran kasus pemutihan gigi 11 dan 21 karena adanya
akar dengan komponen logam. Sisa-sisa jaringan noda putih fluorosis menggunakan hidrogen
pulpa yang tertinggal di dalam mahkota, biasanya peroksida 35% dengan aktivasi sinar pada pasien
dalam tanduk pulpa, dapat mengakibatkan usia 8 tahun. Akan tetapi, ada juga yang tidak

Tabel 1. Penyebab perubahan warna gigi dari faktor ekstrinsik maupun faktor instrinsik (Sumber: Meizarini A,
Riani D. Bahan pemutih gigi dengan sertifikat ADA/ISO. Majalah kedokteran Gigi 2005; 38(2): 25).3
Penyebab perubahan warna gigi Warna gigi
Faktor dari luar Kesehatan mulut jelek, kopi, teh, Kuning, coklat, hijau,hitam,
gigi makanan produk tembakau coklat sampai hitam,kuning
kecoklatan sampai hitam
Faktor dari dalam Obat-obatan selama pertumbuhan tetrasiklin garis coklat, abu-abu,hitam
gigi gigi fluoride bercak atau garis coklat,
putih

Obat-obatan setelah pertumbuhan minocycline coklat, abu–abu merah


gigi Penyakit/kondisi selama kondisi kelainan darah coklat, ungu biru, hitam
pertumbuhan gigi trauma coklat

Perubahan pada pulpa obliterasi saluran akar kuning


nekrosis pulpa dengan abu-abu, hitam
perdarahan
nekrosis pulpa tanpa kuning, abu-abu kecoklatan
perdarahan

Penyebab lain pada gigi nonvital trauma ekstirpasi pulpa abu-abu, hitam
sisa jaringan pulpa coklat, abu-abu, hitam
bahan restorasi gigi coklat, abu-abu, hitam
bahan perawatan abu-abu, hitam
saluran akar
Kombinasi Fluorosis Putih, coklat
Proses ketuaan Kuning
108 Dentofasial, Vol.10, No.2, Juni 2011:105-110

merekomendasikan bleaching pada anak di bawah Semua produk yang telah disetujui American
16 tahun, dengan alasan ruang pulpa pada gigi Dental Association (ADA) untuk dipakai di rumah
masih besar pada usia tersebut, sehingga dapat biasanya menggunakan karbamid peroksida 10%
mengiritasi pulpa dan menyebabkan gigi sensitif.2 yang diaplikasikan pada sendok cetak. Produk
dengan konsentrasi lebih dari 10% tidak disetujui
Mekanisme kerja bahan pemutih gigi sebagai bahan yang aman dan efektif oleh ADA
Mekanisme kerja bahan pemutih peroksida untuk pemakaian di luar klinik gigi.
dan non-peroksida, yaitu dengan cara masuk Pemakaian bahan pemutih di klinik yang
melalui perantara enamel ke tubuli dentin dan dikerjakan oleh dokter gigi dianjurkan untuk
mengoksidasi pigmen pada dentin, menyebabkan penderita yang menginginkan hasil secara singkat,
warna gigi menjadi lebih muda. Proses ini dapat tanpa penggunaan sendok cetak. Penggunaan
dipercepat menggunakan sinar berintensitas bahan pemutih tambahan di rumah dianjurkan
rendah atau tinggi, misalnya sinar polimerisasi untuk mempercepat hasil pemutihan.
komposit konvensional, sinar laser, sinar plasma
arc dengan intensitas tinggi. Indikasi dan kontra indikasi penggunaan
Beberapa pabrik menyarankan penggunaan bahan pemutih gigi
etsa asam sebelum aplikasi pemutih kimia untuk Perawatan pemutihan gigi tidak dapat
mempertinggi penetrasi dari bahan pemutih. Akan diindikasikan untuk semua orang. Indikasi
tetapi, hasil penelitian bahwa etsa tidak perawatannya untuk penderita dengan perubahan
memperbaiki hasil pemutihan, bahkan perlu warna yang disebabkan proses menua, konsumsi
dilakukan pemolesan pada permukaan gigi akibat. makanan dan minuman, fluorosis, serta obat,
Ada berbagai macam prosedur untuk antara lain tetrasiklin.
pemutihan. Pemutihan gigi dapat dikerjakan di Kontra indikasi penggunaan bahan pemutih gigi,
klinik oleh dokter gigi secara langsung atau adalah alergi terhadap komponen bahan pemutih
dilakukan di rumah dengan pantauan dokter gigi gigi atau bahan sendok cetak, gigi yang sangat
(tabel 2). Sebelum dilakukan prosedur pemutihan, sensitif, gangguan sendi temporomandibula,
warna gigi pasien harus didata dengan shade guide hamil, restorasi gigi anterior yang berubah warna.
terlebih dahulu, sehingga dapat dibedakan dengan Penderita yang terlalu berharap akan hasil
hasil warna gigi setelah pemutihan. pemutihan gigi juga tidak dianjurkan melakukan

Tabel 2. Penggunaan bleaching gigi di rumah maupun di klinik (Sumber: Grossman LI. Ilmu endodontik dalam
praktek. Alih bahasa: Yuwono L. Jakarta: EGC; 1995).4
Pemutihan gigi dengan
Pemutihan gigi di rumah Pemutihan gigi di klinik
kombinasi kekuatan sinar
Pilihan Penderita dengan perubahan warna Perubahan warna ringan Penderita dengan perubahan
penderita ringan, ingin diputihkan satu atau sampai akut, ingin efek warna ringan sampai berat,
dua tingkat dan punya waktu untuk pemutihan lebih nyata ingin hasil secara langsung
pemakaian di rumah

Bahan yang Karbamid peroksida (10-22%) atau Karbamid peroksida (34- Hidrogen peroksida (30-
digunakan gel pemutih non-peroksida 44%) 50%)

Lokasi Rumah, 2-4 jam sehari Klinik gigi Klinik gigi

Teknik Buat sendok cetak di klinik. Karbamid peroksida pada Cairan diaplikasikan pada
Sendok cetak dan cairan pemutih sendok cetak, dimasukkan gigi dan diaktivasi dengan
dibawa pulang, kembali ke klinik minimal 30 menit tiap panas atau sinar khusus
periodik untuk kontrol perubahan terapi. Aplikasi tambahan
di rumah

Hasil Butuh 3-4 minggu untuk menilai Beberapa terlihat setelah Pada beberapa kasus tampak
hasil yang terlihat 30 menit perawatan langsung berubah warna

Rata-rata Sekali sehari selama 2-3 jam untuk Dapat sebagai perawatan Satu kunjungan, pemakaian
jumlah 4-6 minggu pertama untuk perawatan di rumah tergantung noda
perawatan harian di rumah yang akan dihilangkan
Roedy Budirahardjo:Pemutihan kembali gigi yang berubah warna pada anak 109

hal ini, karena kemungkinan hasilnya akan dilakukan dengan teknik email, mikroabrasi,
mengecewakan.3 teknik McInnes, dan teknik mouthguard
bleaching.
Metode pemutihan gigi
Tahap persiapan proses bleaching, meliputi Efek samping bahan pemutih gigi
pengamatan visual untuk mengetahui indikasi dan Penggunaan bahan pemutih gigi dapat
penyebab serta kedalaman penetrasi warna pada menimbulkan efek samping berupa rasa terbakar
gigi dengan melihat kondisi rongga mulut secara jika menggunakan bahan oksidator dengan
menyeluruh, mengetahui riwayat tingkah laku konsentrasi tinggi, iritasi pada mukosa gingival
serta kebiasaan yang dapat menjadi salah satu karena bahan pemutih yang berlebihan. Efek
penyebab terjadinya pewarnaan. Pemeriksaan samping kedua yang sering terjadi adalah gigi
riwayat medis diperlukan untuk mengetahui sensitif, biasanya terjadi dalam waktu singkat dan
adanya penyakit sistemik atau pengobatan yang dapat ditanggulangi dengan memendekkan waktu
dapat menyebabkan pewarnaan, karena banyak proses pemutihan.8 Selain itu, juga dapat
pewarnaan yang terjadi pada masa pertumbuhan menyebabkan rasa sakit pada otot pengunyahan
dan perkembangan gigi sebelum maupun sesudah dan TMJ bagi penderita yang menggunakan
lahir. Selain itu perlu dicatat rekam data berupa sendok cetak sepanjang malam, karena adanya
gambar-gambar pewarnaan sebelum perawatan perubahan posisi kondil.3
dilakukan dengan menggunakan kamera video
dalam mulut, diperiksa secara menyeluruh kondisi PEMBAHASAN
gigi-geligi dan kebersihan mulut dengan Untuk melakukan perawatan pemutihan gigi
menggunakan teknik transluminasi sehingga dapat pada anak-anak, klinisi harus mengetahui indikasi
mendeteksi karies, daerah yang dekalsifikasi atau dan kontraindikasi sebuah perawatan bleaching
hipokalsifikasi, adanya sifat tak tembus cahaya, dan usia anak tersebut karena usia mempunyai
kedalaman dan lapisan dari pewarnaan. Tahap hubungan terhadap perkembangan gigi geligi
penting lain adalah uji vitalitas gigi karena akan anak. Gigi sulung mulai tumbuh sekitar usia 6
menentukan teknik bleaching yang digunakan. bulan dan tumbuh lengkap sekitar usia 3 tahun.
Selain itu, perlu dilakukan profilaksis secara Gigi permanen mulai tumbuh sekitar usia 6 tahun
menyeluruh untuk menghilangkan kalkulus dan dan lengkap pada usia sekitar 12-14 tahun, kecuali
plak yang merupakan salah satu penyebab molar ketiga. The American Academy of Pediatric
pewarnaan ekstrinsik, sehingga pasien bisa saja Dentistry (AAPD) tidak menganjurkan melakukan
merasa puas tanpa harus melalui proses bleaching pemutihan semua gigi untuk pasien saat masih
lebih lanjut.7 dalam tahap geligi pergantian atau berusia di
Menurut Walton,5 pemutihan gigi dibedakan bawah 14 tahun, karena terdapat perbedaan
atas pemutihan internal pada gigi yang non-vital ketebalan email gigi sulung dan gigi permanen.
dan pemutihan eksternal pada gigi yang vital. Perbedaan ketebalan email yang menyebabkan
Pemutihan internal warna gigi bervariasi. Pemutihan gigi terhadap
Metode yang paling sering digunakan untuk seluruh gigi pada saat tahap pergantian gigi, akan
memutihkan gigi pasca perawatan saluran akar mengakibatkan warna gigi permanennya tidak
adalah teknik walking bleach dan termokatalitik. sama.2
Teknik walking bleach lebih aman dan lebih Bila perubahan warna sampai ke dentin maka
cepat pengerjaannya, menggunakan pasta yang harus dilakukan dengan cara bleaching. Bleaching
merupakan campuran larutan hidrogen peroksida adalah mencerahkan warna gigi menggunakan
30-35% dengan bubuk natrium bikarbonat. Efek aplikasi bahan kimia yang mengoksidasi pigmen
maksimal pemutihan dengan teknik ini diperoleh organik dalam gigi. Cara paling konservatif yang
kira-kira 24 jam setelah perawatan, selanjutnya paling ringan dan aman untuk merawat perubahan
pasien harus kembali setelah 3-7 hari. Teknik warna gigi pada anak adalah teknik microabration
termokatalitik dilakukan dengan pelekatan bahan dengan menghilangkan pit mikro pada daerah
oksidator di dalam kamar pulpa dan penggunaan enamel gigi yang berubah warna menggunakan
panas. bahan abrasif dan asam ringan. Berhasil tidaknya
Pemutihan eksternal microabration tergantung pada sejumlah faktor,
Bahan pemutih gigi dimasukkan ke dalam ruang terutama jenis dan banyaknya perubahan warna.
mouthgard yang nantinya akan dipasang menutupi Microabration pada email bermanfaat untuk
gigi geligi. Pemutihan gigi secara eksternal menghilangkan defek demineralisasi dan lesi
110 Dentofasial, Vol.10, No.2, Juni 2011:105-110

dekalsifikasi. Microabration maupun bleaching Sedangkan Zekonis dkk melalui evaluasi klinik,
dapat digunakan untuk anak berusia 6 atau 7 membandingkan perawatan pemutihan gigi di
tahun.2 klinik menggunakan hidrogen peroksida 35%
Ada dua metode penggunaan pemutihan gigi, selama 60 menit (2 kali kunjungan) dan perawatan
yaitu pemutihan gigi yang dilakukan dokter gigi di rumah menggunakan karbamid peroksida 10%
dan pemutihan gigi sendiri di rumah. Aplikasi selama 14 hari menunjukkan bahwa 84% subyek
nyata pemutihan gigi yang dilakukan oleh dokter melaporkan perawatan di rumah lebih efisien dan
gigi, yaitu dengan penggunaan bahan oksidasi 16% melaporkan tidak ada perbedaan hasil
konsentrasi tinggi dalam jangka waktu pendek dan pemutihan antara di klinik dan di rumah.3
cepat serta bisa juga dengan penggunaan light
cure.8 SIMPULAN
Cara penggunaan light cure, yaitu dengan cara Berdasarkan bahasan di atas, disimpulkan
pengulasan hidrogen peroksida 30-35% kemudian bahwa pemilihan cara pemutihan anak tergantung
diaktivasi dengan sinar laser atau plasma arc, pada jenis stain, perubahan warna dan dalamnya
dengan waktu kontak sekitar 1 jam. Sementara itu stain. Bila stain pada permukaan email dapat
pemutihan gigi juga dapat menggunakan karbamid dihilangkan dengan cara microabration, tetapi bila
peroksida yang langsung diaplikasikan pada gigi lebih dalam harus dengan cara bleaching. Untuk
atau dengan membuat sendok cetak yang sesuai menggunakan bahan pemutih yang telah disetujui
dengan ukuran dan bentuk lengkung gigi. Sendok ADA/ISO, dokter gigi harus memiliki
cetak diisi dengan karbamid peroksida 34-44% pengetahuan mengenai pemutihan gigi di klinik
lalu diaplikasikan pada gigi minimal 30 menit dan di rumah, indikasi dan kontraindikasi, serta
setiap perawatan.9 efek samping agar dapat memberikan layanan
Pemutihan gigi di rumah dapat menggunakan pemutihan gigi yang efektif dan memuaskan.
mouthguard atau strip yang mengandung bahan
oksidasi dengan konsentrasi rendah selama DAFTAR PUSTAKA
beberapa jam sehari dalam 5-14 hari. Menurut 1. Daryanani RN. Herawati, Wahluyo S. Kadar
ADA, penggunaan karbamid peroksida 10% tidak kalsium dan magnesium enamel gigi sulung setelah
menyebabkan kelainan jaringan lunak secara aplikasi bahan bleaching. Surabaya; 2000.
langsung bila sendok cetak didesain tidak kontak 2. Irmawati H. Perawatan pemutih pada gigi anak.
Indonesia J Dent 2005; 12(2): 25
dengan jaringan lunak. Bahan dasar karbamid
3. Meizarini A, Riani D. Bahan pemutih gigi dengan
peroksida 10% terdiri dari hidrogen peroksida 3% sertifikat ADA/ISO. Majalah kedokteran Gigi 2005;
dan urea 7%. Urea dalam karbamid peroksida 38(2): 25.
berperan sebagai stabilisator yang berguna untuk 4. Grossman LI. Ilmu endodontik dalam praktek. Alih
memperpanjang self life dan memperlambat bahasa: Yuwono L. Jakarta: EGC; 1995.
perlepasan hidrogen peroksida. Produk yang 5. Walton RE. Prinsip dan praktek ilmu endodonsi.
paling aman dan efektif untuk pemakaian di Alih bahasa: Yuwono L. Jakarta: EGC; 1997
rumah dan telah disetujui ADA pada Maret 2003 6. Armilia M. Bleaching (pemutihan) pada gigi yang
adalah Colgate Platinum Daytime Professinal mengalami perubahan warna. Bandung: FKG
Whitening System 10%, Nite White Classic Universitas Padjajaran; 2002.
7. Riyanti E. Alternatif pemilihan bahan pada
Whitening Gel 10%, Opalescence Whitening Gel
perawatan diskolorisasi gigi tetap anak. Bandung:
10%, Patterson Brand Tooth Whitening Gel 10%, FKG Universitas Padjajaran; 2006.
dan Rembrandt Lighten Bleaching Gel 10%.10 8. Anonim. Tooth bleaching. Available at:
Laporan Matis dkk yang dikutip oleh Asti http//:en.wikipedia.org/wiki/toothbleaching.
dan Riani, membandingkan penggunaan karbamid Diakses pada 7 Mei 2010.
peroksida pada konsentrasi 10% dan 15%, 9. Gerlach RW, Barker ML. Professional vital
membuktikan hasil pemutihan karbamid peroksida bleaching using a thin and concentrated peroxide
lebih cepat tetapi hasil pemutihan setelah 6 gel on whitening strips: an integrated clinical
minggu tidak menunjukkan perbedaan. Hal ini summary (The Procter & Gamble Company). J
berarti karbamid peroksida dengan konsentrasi Contemp Dent Pract 2004; 5(1):23
10. Donly KJ. Tooth whitening in children. J Compend
yang lebih rendah memerlukan waktu lebih lama
2002; 23(1A): 5.
untuk memutihkan gigi tetapi hasil akhir
pemutihan gigi sama setelah 6 minggu.3