Anda di halaman 1dari 5

TUGAS 2

MATA KULIAH
DESAIN DAN MODEL PEMBELAJARAN
INOVATIF DAN INTERAKTIF
(MPDR.5203)

OLEH :
NAMA : ERNI SURYANI
NIM : 530028389

UNIVERSITAS TERBUKA
UPBJJ-UT BATAM
TAHUN 2019
TUGAS 2
MPDR5203/ DESAIN DAN MODEL PEMBELAJARAN INOVATIF DAN INTERAKTIF

NAMA : Erni Suryani


NIM : 5300228389
PROGRAM STUDI : 559/MAGISTER PENDIDIKAN DASAR
UPBJJ : 13/BATAM
MASA REG I: 2019.1

Kembangkanlah suatu pembelajaran inovatif dengan mengaplikasikan salah satu model


terintegrasi berdasarkan kasus materi yang Anda kuasai dengan mengikuti prosedur langkah
seperti diuraikan pada Buku Materi Pokok MPDR5203 halaman 1.49 -1.53.
Selamat mengerjakan tugas dengan baik

Jawab :

1. Kompetensi Dasar:
Salah satu dari pengembangan silabus adalah merumuskan indikator. Merumuskan indikator
harus merujuk kepada Kompetensi Dasar sesuai dengan mata pelajaran tertentu. Hasil dari
rumusan indikator akan dasar dalam mengembangkan bahan ajar, mendisain kegiatan
pembelajaran, dan dan merancang penilaian hasil pembelajaran. Seperti pada pembelajran
Bahasa Indonesia di Kelas VI,
Standar Kompetensi : (Berbicara) : Mengungkapkan pikiran ,perasaan dan informasi dengan
berpidato, melaporkan isi buku dan baca puisi.
Kompetensi Dasar: Melaporkan isi buku yang dibaca ( judul,pengarang,jumlah halaman, dan
isi) dengan kalimat yang runtut

2. Analisis Materi
Setelah aspek-aspek dan jenis materi diidentifikasi, tahapan berikutnya ialah pemilihan
materi yang sesuai dengan SK dan KD. Bila dikaitkan antara Sk dan KD pertama dengan
penentuan materi yang harus termuat dalam bahan ajar (silabus dan RPP). Pada SK dan KD
pelajaran bahasa Indonesia kelas VI materi pada aspek keterampilan berbicara ini, siswa
akan belajar melaporkan isi buku. Setelah pembelajaran ini diharapkan siswa
dapat memilih buku bacaan yang disukai di perpustakaan. Setelah itu,siswa dapat
mencatat isi buku yang dibaca meliputi judul, pengarang, jumlah halaman, dan
daftar isi buku. Kegiatan selanjutnya, siswa diharapkan dapat melaporkan isi
buku secara lisan di depan kelas. Berdasarkan analisis tersebut, muatan materi di atas
harus tertuang dalam bahan ajar guru dan secara konsisten diimplementasikan dalam
kegiatan pembelajaran. Cakupan muatan materi jangan sampai hanya memuat beberapa
aspek, maka dari itu materi pokok yang akan dilakukan diantaranya:
 Menentukan isi buku serta mencatat pokok-pokok dari sis buku
 Melaporkan isi buku dengan bahasa yang runtut dan komunikatif
3. Analsis Karakteristik Peserta didik (apa mampu kerja mandiri, group dan lain-lain)
Keterampilan peserta didik yang ada di dalam kelas acap kali sangat heterogen. Kegiatan
menganalisis perilaku dan karakteristik awal peserta didik dalam pengembangan
pembelajaran merupakan pendekatan pembelajaran. Karena itu, kegiatan menganalisis
perilaku dan karakteristik awal peserta didik merupakan proses untuk mengetahui perilaku
yang dikuasai peserta didik sebelum mengikuti proses pembelajaran, maka dari itu
karakterisik peserta didik yang diharapka satelah materi pembelajaran menenai pidato dan
presentasi dilakukan adalah Kerja Keras dan Bersahabat/ komunikatif.

4. Penetapan Strategi Penyajian (metode pembelajaran)


Ada beberapa aspek dalam pembelajaran yang perlu dilakukan pengembangan, demi
tercapainya suatu pengembangan strategi pengajaran. Antara lain; mengembangkan aktivitas
pembelajaran dan mengembangkan metode pembelajaran.
Pada materi pidato dan presentasi metode pembelajran yang cocok untuk materi tersebut
adalah Metode anya jawab,diskusi,penugasan, /Multi metode

5. Analisis sumber belajar


Pengumpulan sumber belajar yang relevan harus disesuaikan dengan materi yang akan di
ajarkan, pada materi pidato dan presentasi Sumber belajar yang diperlukan pada materi
tersebut diantaranya:
a) Media: Presentasi, video dan gambar
b) Sumber: Buku Bina Bahasa Indonesia Kelas 6 B Kurikulum 2006 KTSP

6. Mengembangkan rencana pelaksanaann pemebelajaran (RPP)


Pengembangan rencana pelaksanaan pembelajaran merupakan rumusan-rumusan tentang apa
yang akan dilakukan oleh guru dan peserta didik dalam proses pembelajaran untuk mencapai
tujuan atau kompetensi dasar yang telah ditentukan, sebelum kegiatan belajar mengajar
dilaksanakan
Pelaksanaan rencana pembelajaran harus berorientasi kepada upaya penyiapan individu siswa
agar mampu melaksanakan perangkat kompetensi yang telah direncanakan pada tahap awal
pengembangan perencanaan pembelajaran.
a. Kegiatan Awal :
Apersepsi dan Motivasi :
 Tanya jawab tentang Materi pelajaran yang akan dipelajari
 Mengajukan pertanyaan tentang berpidato, melaporkan isi buku, dan baca puisi
b. Kegiatan Inti :
 Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi, guru:
 Memahami berbagai jenis pidato atau presentasi
 Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi, guru:
 Menyampaikan isi pidato atau presentasi secara lisan
 Mencari pidato atau presentasi di surat kabar kemudian menyampaikan isinya
 Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi, guru:
 Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa
 Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman,
memberikan penguatan dan penyimpulan
c. Kegiatan Penutup
Dalam kegiatan penutup, guru:
 Tanya jawab,diskusi,penugasan
 Siswa dan guru mengadakan refleksi tentang proses dan hasil belajar.
 Siswa diberi tugas untuk Menyimpulkan Berpidato atau presentasi untuk berbagai
keperluan (acara perpisahan, perayaan ulang tahun, dll.) dengan lafal, intonasi, dan
sikap yang tepat

7. Melaksanakan pembelajaran inovatif dan interaktif


Pembelajaran inovatif merupakan suatu pemaknaan terhadap proses pembelajaran yang
bersifat komprehensif yang berkaitan dengan berbagai teori pembelajaran modern yang
berlandaskan pada inovasi pembelajaran. Pembelajaran inovatif lebih mengarah pada
pembelajaran yang bepusat pada siswa. Proses pembelajaran dirancang, disusun, dan
dikondisiskan untuk siswa agar belajar. Dalam pembelajaran yang berpusat pada siswa,
pemahaman kontek siswa menjadi bagian yang sangat penting, karena dari seluruh rancangan
proses pembelajaran dimulai.
Maka dari itu model pembelajaran yang baik sesuai dengan SK dan KD pada mata pelajaran
bahasa Indonesia kelas VI yaitu model pembelajaran langsung, Pada model pengajaran
langsung terdapat lima fase yang sangat penting. Guru mengawali pelajaran dengan
penjelasan tentang tujuan dan latar belakang pembelajaran, serta mempersiapkan siswa untuk
menerima penjelasan guru. Pengajaran langsung digunakan untuk menyampaikan pelajaran
yang ditransformasikan langsung oleh guru kepada siwa.

8. Melakukan penilaian
Penilaian yang dilaukan pengajar dalam pembalajaran diantaranya melakukan evaluasi terhadap
materi yang telah di sampaikan, seperti pada materi peninggalan kerajaan hindu budha di Indonesia
evaluasi yang dilakukan diantaranya siswa dituntut untuk:
Nilai Budaya Dan Indikator Teknik Bentuk
Karakter Bangsa Contoh Instrumen
Pencapaian Penilaian Instrumen
 Kerja Keras :  Siswa dapat  Lisan Lembar  Sampaikan isi
Perilaku yang memahami penilaian pidato atau
 Tertulis
menunjukkan berbagai jenis Produk presentasi secara
upaya sungguh- pidato atau  Penugasan lisan!
sungguh dalam presentasi  Carilah pidato atau
mengatasi berbagai  Siswa dapat presentasi di surat
hambatan belajar menyampaikan isi kabar kemudian
dan tugas, serta pidato atau menyampaikan
menyelesaikan presentasi secara isinya!
tugas dengan lisan
sebaik-baiknya.
 Siswa dapat
 Bersahabat/ mencari pidato
komunikatif : atau presentasi di
Tindakan yang surat kabar
memperlihatkan kemudian
rasa senang menyampaikan
berbicara, bergaul, isinya
dan bekerja sama
dengan orang lain.

9. Melakukan refleksi pelaksanaan pembelajaran


Kegiatan refleksi yang dilaksanakan setelah pembelajaran,
a) guru membagikan kuesioner kertas sebagai instrument refleksi
b) peserta didik menulis identitas
c) peserta didik menuangkan pesan pesan positif kepada gurunya dengan menjawab
pertanyaan dari kuesioner tersebut.
d) Memberikan motivasi kepada peserta didik tentang makna dari materi tersebut.

Wassalam,
Terima kasih,

Anda mungkin juga menyukai