Anda di halaman 1dari 3

FUNGSI HATI

➤ Sintesis dan metabolisme sebagian besar nutrien, termasuk


metabolisme karbohidrat, protein dan lemak

BLOK 17
TATALAKSANA NUTRISI PADA PENYAKIT HATI
Dr. dr Luciana B. Sutanto, MS. SpGK.

TOPIK TUJUAN TATALAKSANA NUTRISI UNTUK PASIEN DENGAN PENYAKIT HATI


➤ TATALAKSANA NUTRISI PADA: 1. Meningkatkan & mempertahankan status gizi.
1. Hepatitis 2. Mencegah & memperbaiki ensefalopati hepatik.
2. Sirosis Hati 3. Mencegah degenerasi hati & merangsang regenerasi sel baru.
3. Kolesistitis

HEPATITIS HEPATITIS
➤ TATALAKSANA NUTRISI PADA HEPATITIS AKUT ➤ TATALAKSANA NUTRISI PADA HEPATITIS AKUT
1. Gizi seimbang 5. Kalori: 30 – 35/kg BB/hari
2. Jika perlu, diberikan nutrisi enteral ➤ Proporsi karbohidrat: 50 – 55%
3. Oral: makanan cair – makanan lunak dengan frekuensi ➤ Proporsi protein: 1-1,2 g/kg BB
sering dan porsi kecil ➤ Proporsi lemak: tergantung toleransi
4. Parenteral hanya bila perlu
HEPATITIS SIROSIS HATI
➤ TATALAKSANA NUTRISI PADA HEPATITIS AKUT TUJUAN TATALAKSANA NUTRISI PADA SIROSIS HATI:

6. Anjuran pemberian suplemen: 1. Memberi nutrisi bagi sel hati yang masih berfungsi
➤ B kompleks (tu. Tiamin, folat, B 12) 2. Masalah pada pasien: asites, edema, hilang massa otot,
berat-badan turun, varises esofagus, dan hipertensi portal
➤ Vit C
➤ Zn 3. Steatore

7. Cairan diberikan cukup, kecuali dibatasi. 4. Asupan kurang


5. Ensefalopati hepatik
6. Pemberian glukosa:
➤ untuk metabolisme otak
➤ intoleransi glukosa

SIROSIS HATI SIROSIS HATI


TATALAKSANA NUTRISI PADA SIROSIS HATI: TATALAKSANA NUTRISI PADA SIROSIS HATI dengan
EDEMA:
➤ Kalori : 35-40 kKal/kg BB/hari
➤ Batasi asupan cairan
➤ Protein : 1,2 – 1,5 g /kg BB/hari
➤ Batasi asupan natrium
➤ Lemak : < 30% total kalori
➤ Pemberian makan: frekuensi sering, ekstra malam hari.
➤ MONITORING:
➤ Antropometri: BB, lingkar perut
➤ Cek kadar elektrolit: Kalium dan Natrium

PEMBEDAHAN DAN TRANSPLAN PEMBEDAHAN DAN TRANSPLAN


TATALAKSANA NUTRISI PASCABEDAH
PUASA MINIMAL
➤ Nutrisi enteral diberikan pada 12-24 jam pascabedah.
Minum (air putih, air buah, minuman berkarbonasi, Target pemberian energi: 35-40 kKal/kgBB/hari
2 jam ➤
teh, kopi)
➤ Target pemberian protein: 1,2 - 1,5 g/kg BB/hari
ASI 4 jam ➤ Asam amino rantai cabang diberikan pada pasien dengan
Susu Formula 6 jam ensefalopati hati
➤ Nutrisi enteral dikentalkan jika terdapat asites (pembatasan
Susu selain ASI 6 jam
cairan)
Makanan ringan (toast + minuman) 6 jam
KOLESISTITIS KOLESISTITIS
TATALAKSANA NUTRISI KOLESISTITIS AKUT:
➤ Turunkan aktivitas kantung empedu TATALAKSANA NUTRISI KOLESISTITIS KRONIK:
➤ Puasa, bila perlu ➤ Asupan lemak dibatasi (25% total kalori)
➤ Asupan lemak dibatasi (20% total kalori) ➤ Protein diberikan sesuai kebutuhan biasa
➤ Bila perlu diberikan suplementasi vit A,D,E,K

TERIMA KASIH
selamat belajar