Anda di halaman 1dari 53

Uda Agus | www.belajartaaruf.

com
Ebook ini adalah karya Agus Ariwibowo dibagikan secara GRATIS. Bagi Sahabat
semua yang membaca ebook ini diberi kebebasan untuk menyebarluaskan ebook ini
bisa melalui whatsapp, email facebook atau media online lainnya.

Silakan dibagikan agar semakin banyak orang yang bisa merasakan nilai
kebaikannya.

Salam bahagia,.
Agus Ariwibowo
- Founder dan Pengasuh www.belajartaaruf.com www.bangkitdaripatahhati.com
- Konsultan Pranikah dan Pernikahan
- Penulis Buku-Buku Pranikah dan Kemuslimahan
Kontak whatsapp 081380289346

Uda Agus | www.belajartaaruf.com


Daftar Isi Ebook

1. Beneran Mau Move On ?

2. Tentang Patah Hati

3. 4 Ekspresi Emosi Saat Patah Hati

4. Putus Cinta yang belum putus

5. Penyebab Aku Susah Move On

6. Kamu Pasti Bisa Move On, Allah Memberikan Jaminan

6. 8 Langkah Praktis Untuk Bisa Move On

7. Latihan 2.0 Aku Harus Move On

Uda Agus | www.belajartaaruf.com


Bagian 1 : Beneran Mau Move On?

Assalamualaikum,.

Halo sahabat semua, salam kenal Saya Agus Ariwibowo akrab


disapa Uda Agus. Alhamdulillah atas cintaNya Allah Swt kita bisa
bertemu, dan bertegur sapa dalam ebook ini. Salah satu ebook
terbaik dari saya (InsyaAllah) yang saya hadiahkan untuk semua
sahabat muda dipelosok Indonesia bahkan juga luar negeri.
Harapan saya ebook ini bisa dibaca ribuan bahkan puluhan ribu
orang. Saya merasa kehadiran ebook ini penting bahkan sangat
penting mengingat wabah patah hati dan sulit move on sudah
banyak menyerang dan menjangkiti otak dan hati anak muda di
Indonesia.

Beberapa jam sebelum saya menulis ebook ini Kami menerima


konsultasi pernikahan. Masalah klien Kami ini adalah tentang
sulitnya ia mencintai pasangannya, bahkan ia cenderung
membenci pasangannya dan sering terpikirkan ingin bercerai
saja. Seperti biasa dalam setiap konsultasi Kami tidak memberi
jawaban lansung karena Kami yakin apa yang disampaikan
seseorang dalam sebuah konsultasi itu bukan masalah
sebenarnya. Tetapi lebih cenderung mengeluhkan diri sebagai

Uda Agus | www.belajartaaruf.com


korban, sehingga kalimat-kalimat yang keluarpun biasanya lebih
banyak menyalahkan pasangannya.

Kami coba menggali dari beberapa sisi, mulai ibadahnya, dilanjut


dengan peran tanggung jawabnya hingga akhlaknya. Dan,
kesimpulan sederhananya pasangannya ini baik, sholeh, dan
keren. Tetapi memang dia memiliki beberapa kekurangan yang
manusiawi banget, dan masalah kekurangan yang dimilikinya
inipun bukan terkait hal prinsip.

Disinilah Kami berpikir keras, masa iya pasangannya baik dan


shaleh begini malah mau minta cerai. Kami yakin ada hal lain
yang menjadi penyebab utamanya. Jeng...jeng..jeng...akhirnya
penyebabnya itu ditemukan. Apa penyebabnya ? Nanti kita bahas
dibagian akhir tulisan ini.

Sekarang kita coba beranjak sementara dari cerita diatas, kita


coba telusuri cerita yang lain. Kali ini kisah tentang seseorang
yang sulit sekali untuk membuka hati dengan orang baru, sulit
sekali menerima ajakan seseorang untuk membangun hubungan
serius dengan dirinya. Sehingga dia selalu menunda dan menolak
untuk membangun hubungan serius, dan tanpa disadari bilangan
usia terus bertambah eh tiba-tiba sudah kepala tiga. Dan, jadinya
tambah pusing karena belum menikah juga.

Uda Agus | www.belajartaaruf.com


Nah, kisah pertama dan kedua memang berbeda kasusnya tapi
penyebabnya sama.Kisah pertama tentang seseorang yang tidak
bisa mencintai pasangannya, sulit menerima pasangannya dan
bahkan membenci pasangannya karena dia BELUM MOVE ON
dengan seseorang di masa lalunya. Lebih parahnya lagi dia secara
diam-diam masih berkomunikasi dengan si mantan. Alhasil ketika
pasangan sahnya melakukan sesuatu yang tidak sukainya
membuat dia membandingkan dengan pacarnya di masa lalu
yang menurutnya sangat baik dan pengertian padan. Jadi
sekarang pahamkan kenapa dia sulit mencintai bahkan bisa
membenci pasangan halalnya ? Iya, karena di hati dan pikirannya
masih fokus ke belakang, ke masa lalunya.

Yang sebenarnya ini bukanlah sesuatu yang adil.


Membandingkan pacar yang hanya sesekali waktu, yang ktemu
untuk senang-senang saja, tanpa ikatan dan tanggung jawab
dengan pasangan hidup yang sudah menikah. Terikat oleh
tanggung jawab, bertemu setiap hari dalam semua kondisi. Dari
yang paling buruk misal bangun tidur, ileran, bau sampai kondisi
terbaik saat dandan. Nah, si pacar ketemunya ketika kondisi
terbaik saja, karena memang tidak ada orang yang baru bangun
tidur masih ileran lalu menemui pacarnya.

Uda Agus | www.belajartaaruf.com


Jadi, membandingkan pacar dengan pasangan halal adalah
sesuatu yang tidak adil. Setuju ya ?

Tidak adil, tapi kok bisa terjadi ? Ya, begitulah kalau orang yang
belum move on, salah satu dampak buruknya sulit bersikap adil
dan melihat realita yang sesungguhnya.

Lanjut tentang kisah kedua ya, kisah orang yang sulit


menemukan jodoh. Penyebabnya sama, karena BELUM MOVE
ON.

Sulit menemukan jodoh BELUM MOVE ON biasanya karena dua


hal :

1.KARENA TERLALU MENCINTAI MANTAN dampaknya sulit


membuka hati untuk orang lain. Berpikir kalau nggak ada orang
lain yang sebaik mantannya, yang pengertiannya seperti
mantannya. Dan ketika bertemu orang baru selalu menjadikan
mantan di masa lalunya sebagai tolak ukur, lansung
membandingkan dengan mantan di masa lalu.

2.KARENA TERLALU SAKIT HATI dan MEMBENCI MANTAN


dampaknya adalah trauma, takut bertemu dengan orang baru
karena khawatir akan sama lagi seperti mantannya di masa lalu.
Menganggap semua orang sama.

Uda Agus | www.belajartaaruf.com


“Semua laki-laki itu sama, tukang PHP semua” biasanya karena
PHP. Sudah dipacarin bertahun-tahun, sudah melakukan ini itu,
dijanjikan menikah dan tiba-tiba si doi malah meninggalkan dan
menikah dengan orang lain. Yang belum mengalami jangan
dibayangin rasa sakitnya gimana ya hehe.

“Semua wanita itu sama, sama-sama matre” ini biasanya para


laki-laki yang selalu ditolak sana-sini oleh banyak wanita jadi
patah hati, trauma dan sulit move on.

Meskipun rasa yang dirasakan berbeda tapi sikapnya sama antara


poin 1 dan 2. Sama – sama menjadikan mantan di masa lalu
menjadi ukuran ketika bertemu orang baru.

Oh ya, sampai disini ada punya pengalaman serupa dengan


diatas ? Atau bahkan malah lebih mengerikan dari itu ?

Serius lho teman-teman semua, patah hati ini bukan perkara


sepele. Bahkan di salah satu kisah #MoveOnStory yang Kami
bagikan di akun IG @BelajarTaaruf ada yang sampai masuk
rumah sakit, dirawat, badan jadi kurus gara-gara patah hati.

Kalau yang sampai depresi, gila dan bunuh diri juga banyak. Saya
yakin sahabat semua tentu juga sudah sering membacanya di
koran, nonton berita di televisi atau bahkan termaktub dalam
kitab-kitab kisah percintaan sejak zaman dahulu. Ada kisah laila
Uda Agus | www.belajartaaruf.com
majnun yang sampai gila, ada juga kisah romeo juliet yang
sampai menengguk racun dan tentunya kisah sahabat semua
yang membaca ebook ini. Tapi bukan kisah menyakitkan dan
menyedihkan melainkan kisah bahagia karena berhasil
bangkit dari patah hati.

Eh tapi Kamunya beneran mau bangkit dari patah hati nggak ?


Hehe.

Karena begini teman-teman, ada 2 penyebab orang itu sulit


move on. Pertama karena dia tidak tau caranya dan kedua karena
dia tidak mau untuk move on. Kalau yang pertama tidak tau
caranya salah satu solusinya adalah dengan membaca ebook ini.
Dan, ebook ini hadir untuk membantu Kamu bangkit dari patah
hati, untuk membantu Kamu Move On, makanya diberi judul Aku
Harus Move On. Tapi dengan satu syarat tentu kamu harus mau
move on, punya niat dan komitmen untuk move on.

Memang ada yang tidak mau move on ? Banyak. Bagi sebagian


orang hidup dalam keadaan patah hati bergelimang kegalauan
adalah sebuah kenikmatan tersendiri (meskipun mereka tidak
secara terang-terangan mengatakan begitu). Bener ada yang
begitu ? Hehehe. Udah nggak usah terlalu dipikirkan ya. Sekarang
kita fokus kembali, fokus caranya untuk move on.

Uda Agus | www.belajartaaruf.com


Spesial hanya untuk Kamu yang benaran mau move on ? Kalau
tidak mau tentu tidak perlu baca ebook ini. Sayang waktumu
terbuang sia-sia, membaca sesuatu yang tidak akan Kamu
lakukan, membaca sesuatu yang setelah selesai bacanya Kamu
lansung bilang “Bicara teori sih gampang” .

Dan, untuk Kamu yang sayang sama dirimu, sayang sama


keluargamu, sayang sama pasangan dan anak-anakmu kami akan
menemanimu menyelusuri hikmah-hikmah kebaikan dari ebook
ini.

Tentu Kamu nggak mau kan nanti setelah menikah, punya


pasangan yang cinta dan sayang sama Kamu. Allah anugerahkan
anak-anak yang mencintaimu eh Kamunya malah mikirin mantan,
masih komunikasi sama mantan.

Dan Kamu juga tidak ingin jatuh bangun kesulitan menemukan


orang yang cocok sebagai pendamping hidupmu gara-gara
Kamunya masih mikirin si mantan.

Tentunya Kamu juga mau menikmati hidup ini, menjadikan hidup


ini lebih indah dan lebih bahagia. Terlepas dari kungkungan
pahitnya kisah cinta masa lalu yang membuat Kamu selalu sedih,
galau, capek dan lelah memikirkan masalah patah hatimu.

Uda Agus | www.belajartaaruf.com


Sob, hidup ini bukan hanya tentang patah hati. Ada banyak hal
penting yang mesti Kamu lakukan untuk hidupmu. Jadi, segeralah
bangun, bangkit dan takhlukkan patah hatimu.

Oya sebelum membaca dan menikmati ebook ini, ada syarat-


syarat yang mesti ikuti. Syaratnya adalah melakukan setiap tugas,
latihan serta hal-hal penting yang Kami anjurkan dibuku ini. Ini
penting banget, sebab yang akan membantumu bangkit dari
patah hati bukan apa yang Kamu ketahui dari ebook ini tetapi
adalah apa yang Kamu lakukan setelah membaca ebook ini.

“sebab yang akan membantumu bangkit dari patah hati bukan


apa yang Kamu ketahui dari ebook ini tetapi adalah apa yang
Kamu lakukan setelah membaca ebook ini.”

Demikian pembukaannya. Jika telah membaca sampai barisan ini


saya cukup yakin itu adalah pertanda Kamu benaran mau move
on. Selamat datang di ebook Aku Harus Move On, selamat
berpetualang menemukan jalanmu untuk bangkit dari patah hati.

Uda Agus | www.belajartaaruf.com


Bagian 2 : Tentang Patah Hati

Semua orang pernah patah hati, tidak hanya Kamu termasuk juga
saya. Dan, kabar baiknya semua orang pernah berhasil bangkit
dari patah hatinya, termasuk juga Kamu.

Saya merasakan patah hati terhebat dan terberat yang saya


rasakan adalah ketika sekitar umur 10 tahun, dan ketika berusia
12 tahun. Menariknya putra saya Ghazi sudah merasakan patah
hati semenjak usia 3 tahun dan dia berhasil bangkit dengan
mudah.

Eh Uda Agus, ini kok kecil-kecil sudah patah hati ?

Baik, kita coba bahas ya tentang apa itu patah hati. Secara
sederhana saya pribadi memaknai kalau patah hati adalah hal
dimana realita yang terjadi tidak sesuai dengan keinginan atau
harapan kita. Yang mana hal ini bisa terjadi karena apa yang
diharapkan tidak terwujudkan serta juga bisa ketika kehilangan
sesuatu yang sangat kita sayangi dan cintai.

Dan, hal ini tidak hanya terbatas pada soal percintaan saja.
Sebagai contoh waktu usia sekitar 10 tahun saya sangat
menginginkan mainan gamewatch yang permainannya banyak
banget, 9999 in 1. Nah, akhirnya kesampaian saya punya mainan

Uda Agus | www.belajartaaruf.com


itu. Senang banget pastinya, pas lagi senang-senangnya mainin
itu tiba-tiba mainannya jatuh, setelah jatuh sebagian kecil
layarnya hilang. Terus saya panik berusaha untuk
memperbaikinya, dalam keadaan panik itu mainan saya jatuhkan
kembali berharap setelah dijatuhkan lagi bisa normal layarnya.
Ding dung ternyata malah layarnya makin banyak yang hilang,
jadi hilang separoh.

Saat itulah saya merasakan sesuatu yang sangat berat dan


menyakitkan sekali. Saya sangat bersedih karena saya tau, sangat
sulit tentunya bagi orangtua untuk membelikan mainan itu
kembali. Terlebih bagi keluarga kami dan kondisi ekonomi saat
itu mainan itu termasuk mainan yang wah dan mewah. Yang
punya mainan itu setau saya saat itu anak guru, dan Kami teman-
temannya bergiliran antri untuk bisa meminjam mainnya.
Membeli mainan itu adalah cita-cita besar saya saat itu, harapan
tertinggi makanya ketika mainan itu rusak saya shock berat.

Kalau nggak salah saya memanjat pohon kopi disamping rumah


dan menangis disana berjam-jam, mungkin ada sekitar 2 jam
hahaha.

Patah hati kedua saya saat kelas 6 SD, sejak kelas 5 SD saya
mengikuti lomba olimpiade mata pelajaran IPA mulai dari tingkat
kecamatan hingga tingkat kabupaten. Di tingkat kecamatan
Uda Agus | www.belajartaaruf.com
dilakukan penyisihan dari 50an sekolah, Alhamdulillah saya
menjadi juara 1 dengan nilai kalau nggak salah 96 (saya hanya
salah 4 dari 100 soal yang diberikan). Lalu dipilih 10 besar untuk
dilombakan kembali selama 6 kali. Setiap minggu saya mengikuti
lombanya, mulai dari ujian tertulis hingga cerdas cermat.
Alhamdulillah saya terpilih sebagai juara di kecamatan dan
mewakili kecamatan saya di tingkat kabupaten. Harapan terbesar
saya adalah juara di tingkat kabupaten dan menjadi wakil juga
untuk tingkat provinsi. Saya mati-matian berusaha, belajar siang
malam dan deng hasilnya saya juara 2 di tingkat kabupaten. Ini
sebuah prestasi, ini keren banget kata orang begitu. Lalu, apakah
saya bisa menerima ? Tidak sob, saya patah hati lagi bahkan
sampai sakit karena ketidakberhasilan itu hehehe.

Untuk kasus mainan pertama Alhamdulillah saya berhasil bangkit


dari patah hati dalam hitungan jam. Karena keesokan harinya
saya kembali happy. Sementara untuk patah hati karena tidak
berhasil lomba saya membutuhkan beberapa hari untuk bangkit
dari patah hati, sekitar semingggu mungkin.

Lalu, untuk anak saya Ghazi. Usia 4 tahun sudah pernah patah
hati hehe. Ceritanya adalah waktu itu dia lagi pengen banget
makan es krim eh tiba-tiba baru dimakan sedikit es krimnya jatuh
hahaha. Sedih banget nggak tuh ? Bagi kita mungkin nggak, tapi

Uda Agus | www.belajartaaruf.com


bagi ukuran anak seusia 4 tahun yang ukuran kebahagiaannya
makan es krim, cita-cita tertingginya makan es krim maka itu
adalah hal yang berat baginya. Tapi, dia bisa bangkit dalam
hitungan jam bahkan menit, melupakan es krim yang jatuh tadi
dan kembali riang bahagia. Paham ?

Sederhanya kita semua pernah merasakan kondisi dimana realita


yang terjadi tidak sesuai dengan harapan kita. Kita semua pernah
patah hati. Coba deh sahabat semua ingat-ingat lagi kisah dari
masa kecilnya sampai saat ini, berapa banyak kejadian atau
peristiwa yang dialami tidak sesuai dengan harapan. Tentunya
banyak, dan akhirnya berhasil bangkit kembali. Awalnya memang
terasa sedih, menangis, bahkan mungkin langit terasa runtuh.
Merasakan hal demikian saat patah hati wajar saja, yang tidak
wajar adalah ketika patah hati membuat Kamu terlalu lebay
sedihnya, terlalu lebih menangisnya, berkepanjangan hingga
menyebabkan trauma. Nah, inilah yang terjadi dalam patah hati
di dunia percintaan.

Patah hati dalam percintaan

Patah hati dalam percintaan itu lebih menyakitkan, lebih


menyedihkan dan lebih buruk dampaknya bagi kehidupan. Benar
begitu?

Uda Agus | www.belajartaaruf.com


Kenapa patah hati dalam percintaan jauh lebih menyakitkan
daripada patah hati yang lain ?

Karena otak, hati dan badan kita ini sudah dimasuki oleh
pemahaman yang salah tentang patah hati. Entah berapa banyak
lagu yang diciptakan untuk menggambarkan betapa pedih dan
menyakitkannya ketika ditinggalkan pacar, entah berapa banyak
kisah dan novel yang ditulis menceritakan betapa menyedihkan
dan menyakitkannya ketika kisah cinta yang tak sampai. Yang
paling populer tentu adalah kisah romeo juliet yang akhirnya
berakhir dengan kematian. Ada lagi kisah laila majnun yang
berakhir dengan kegilaan. Belum lagi sinetron, drama korea dan
berbagai jenis film yang menjadi santapan sehari-hari.

Ketika hati dan pikiran kita direcoki oleh hal semacam ini maka
akan menumbuhkan keyakinan dalam diri :

1. Patah hati dalam hal percintaan itu sangat menyakitkan


2. Patah hati karena cinta bisa membuat Kamu menderita

Ketika keyakinan ini ada dalam diri maka sejak mulai mengenal
cinta dan merasakan perasaan itu pada lawan jenis dalam diri
Kamu sudah terpasang semacam alarm yang mengatakan “Hati-
hati nanti putus cinta, patah hati dan itu menyakitkan”

Uda Agus | www.belajartaaruf.com


Apakah realitanya benar menyakitkan sepedih yang digambarkan
oleh banyak musisi, novelis dan sutradara film ? Tentu tidak
sob,contoh sederhananya begini. Misal di kampung Kamu ada
sebuah jembatan yang dibawahnya ada kali, terus disampingnya
ada pohon beringin. Entah siapa yang memulainya orang-orang
bilang kalau ditempat itu angker dan ada hantunya. Hal ini
menjalar bagai virus dari satu mulut ke mulut lain hingga
akhirnya menjadi satu keyakinan bagi setiap warga kampung
tersebut.

Sekarang misalnya Kamu adalah salah satu dari warga kampung


itu, karena satu lain hal Kamu terpaksa harus melewati jalan itu di
malam hari. Nah, karena di kepalamu, mindsetmu, keyakinanmu
menganggap tempat itu angker dan menakutkan maka ketika
melewati tempat tersebut tiba-tiba bulu kudukmu berdiri,
jantung berdegup dan tiba-tiba ada saja yang jatuh entah itu
daun atau ranting yang tiba-tiba otakmu menghubungkan
dengan keyakinan yang selama ini diyakini “Oh itu hantunya”

Tapi coba Kamu bayangkan jika Kamu bukan orang kampung itu,
nggak tau apa-apa soal tempat yang dianggap angker itu. Lalu,
suatu ketika Kamu melewatinya tentu tidak akan terlalu takut
sebagaimana orang-orang yang meyakini kalau tempat itu
angker.

Uda Agus | www.belajartaaruf.com


“Patah hati terasa begitu menyakitkan karena jauh sebelum
patah hati Kamu sudah sering mendengar dan melihat
hingga meyakini bahwa patah hati adalah satu hal yang
sangat menyakitkan”

Jadi, yang membuat Kamu menderita karena patah hati secara


tidak sadar diri Kamu sendiri. Bagian ini akan membantumu
pelan-pelan untuk merubah dan membongkar keyakinan lama
tersebut.

Patah hati adalah bagian dari kehidupan

Patah hati adalah bagian dari kehidupan kita. Ketika kita hidup di
dunia tentunya kita akan merasakan apa itu patah hati, sebab
tidak semua hal terjadi sesuai dengan harapan kita. Tetapi setiap
yang terjadi dalam hidup kita InsyaAllah itulah yang terbaik
menurut Allah untuk kita, meskipun terkadang kita tidak
menyukainya.

“.....Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik


bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia
amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak
mengetahui.”
(QS. Al-Baqarah: 216)

Uda Agus | www.belajartaaruf.com


Sebagai contoh, ada satu kasus di kelas online
www.belajartaaruf.com kisah tentang seseorang yang trauma
gara-gara dikhianati oleh pacarnya. Ia gagal menikah, beberapa
hari sebelum menikah ternyata si calonnya ketahuan selingkuh
dengan wanita lain. Terasa menyakitkan, terasa berat. Wajar.
Tetapi jika kita selami hikmahnya pasti ada kebaikan dalam
peristiwa ini, salah satunya adalah Allah menunjukkan pada
dirinya kalau calonnya ternyata orang nggak benar sebelum
menikah. Akan lebih menyakitkan tentunya setelah menikah baru
ketahuan selingkuh. Sebagai manusia mungkin Kamu tidak
menyukainya, tapi yakinlah ada kebaikan dalam setiap ketentuan
Allah Swt.

Patah hati adalah bagian dari kehidupan kita, terkadang yang


penting bukan tentang patah hatinya itu tetapi bagaimana cara
menyikapi disaat patah hati. Cara kita bersikap dan merespon
peristiwa patah hati inilah yang akhirnya menentukan apakah kita
pada akhirnya bergembira atas peristiwa patah hati tersebut atau
malah jadi bersedih sepanjang waktu.

Dalam beberapa kesempatan saya kerapkali menyampaikan


tentang dua hal penting yang perlu diketahui dan dipahami
dalam hidup ini.

Uda Agus | www.belajartaaruf.com


Pertama dalam hidup ini ada hal-hal yang bisa kita kontrol, kita
kendalikan yaitu sikap kita terhadap orang lain dan terhadap
peristiwa yang menimpa diri kita.

Kedua dalam hidup ini juga ada hal-hal yang tidak bisa kita
kontrol yaitu sikap orang kita dan peristiwa yang menimpa diri
kita.

Banyak orang sulit move on, nggak bisa bangkit dari patah hati
bahkan dalam beberapa kasus menjadi depresi karena mereka
terlalu fokus pada poin kedua. Sesuatu yang tidak bisa dia
kendalikan.

“Kok dia tiba-tiba meninggalkan saya ya, kan dia sudah berjanji
cinta sehidup semati”

“Saya hanya ingin tau kenapa dia mengambil keputusan ini”

“Harusnya dia menjelaskan ke saya kenapa dia akhirnya


meninggalkan saya bukan malah tiba-tiba menghilang”

“Harusnya dia nggak meninggalkan saya. Saya sudah dekat


dengan orangtuanya, dia juga sudah dekat dengan orangtua
saya”

Uda Agus | www.belajartaaruf.com


Dan kalimat-kalimat serupa yang isinya menyalahkan orang lain,
menyalahkan keadaan, dan terlalu fokus pada sesuatu yang tidak
bisa dikendalikannya.

Penyebab Kamu sulit move on adalah terlalu fokus pada hal yang
tidak bisa Kamu kendalikan, tidak bisa Kamu kontrol

Solusi paling sederhana dan masuk akalnya adalah fokus pada


hal-hal yang bisa kita kendalikan. Disinilah mutiara solusinya.
Mengajukan satu pertanyaan penting dan berfaedah yaitu :

Kalau sikapnya dan peristiwa seperti ini yang menimpa saya


kira-kira apa sikap terbaik yang perlu saya lakukan untuk
menghadapinya ?

Biar lebih mudah kita coba pakai contoh, misal sepasang manusia
yang sudah pacaran selama 10 tahun, sudah melakukan banyak
hal termasuk yang begitu (sensor). Lalu memutuskan untuk
menikah, laki-laki datang ke rumah untuk melamar si wanita.
Menyampaikan niat baiknya untuk menikahi wanita pada
orangtuanya. Ding dung, tiba-tiba tanpa disadari sebelumnya
ternyata si orangtua malah menolak mentah-mentah lamaran si
laki-laki. Banyak hal dalam diri laki-laki yang tidak sesuai dengan
harapan orangtua si wanita. Ketika mendapati penolakan si laki-

Uda Agus | www.belajartaaruf.com


lakipun lansung balik mundur. Mengakhiri hubungannya dengan
si wanita dan dalam waktu singkat menikah dengan orang lain.

Kira-kira apa yang dirasakan wanita ?

Wah ini berat banget Uda Agus, mungkin ada yang berseru
demikian ya hehe. Benar ini berat banget, dan pernah kejadian
mirip seperti ini kisahnya.

Terasa sedih, panik, marah, kesal itu semua wajar. Tapi menjadi
tidak wajar jika dalam waktu yang lama si wanita ini terus-terusan
menyalahkan laki-laki, terus-terusan menyesalkan sikap
orangtuanya. Terlarut terlalu dalam di lembah kegalauan dan
patah hati tentu sangat tidak enak.

Jadi yang mesti dilakukan apa ?

Bertanya pada diri sendiri “Kalau peristiwanya seperti ini kira-kira


apa hikmahnya serta sikap terbaik apa yang perlu saya lakukan? “

Ketika pertanyaan itu dimunculkan InsyaAllah dalam kepala akan


muncul sendiri jawaban-jawaban cerdas, misalnya :

1. Mungkin ini cara Allah membersihkan diri saya karena sudah


terlalu lama pacaran. Sikap terbaik saya menghadapinya
mensyukurinya.

Uda Agus | www.belajartaaruf.com


2. Mungkin ini cara Allah menyuruh saya untuk bertaubat dan
membersihkan diri dulu sebelum memulai kehidupan rumah
tangga. Sikap terbaik saya menghadapinya adalah banyak
istigfar, mohon ampunan pada Allah Swt.

3. Mungkin ini cara Allah menunjukkan pada saya kalau dia


bukanlah laki-laki yang tepat untuk saya. Sikap terbaik terbaik
saya adalah bersyukur, mengisi waktu sendiri ini dengan
perbaikan dan pemantasan diri.

4.

5. Dst...

Kebayang ya ? Nah, sekarang giliran Kamu untuk mengerjakan


latihannya. Pastikan Kamu mengerjakan latihan ini dulu sebelum
membaca bagian selanjutnya.

Latihan 1.0 Aku Harus Move On

1. Ambil kertas dan pulpen

2. Tulis peristiwa-peristiwa Kamu di masa lalu yang tidak sesuai


dengan harapanmu. Kamu bersedih. Namun pada akhirnya Kamu
bisa bangkit dan move on dari persoalan itu.

Uda Agus | www.belajartaaruf.com


3. Jika saat ini Kamu memiliki masalah, belum move on coba
tulisan “Hikmah dan sikap terbaik apa yang mesti Kamu lakukan
untuk menghadapi persoalan patah hatimu”

Silakan dikerjakan, sebab dengan menuliskannya itu secara tidak


lansung akan membantumu untuk melepaskan energi dan emosi
negative dari dalam diri. Kalau bahasa kerennya terapi menulis.

Uda Agus | www.belajartaaruf.com


Bagian 3 : 4 Ekspresi Saat Patah Hati

Kamu pernah patah hati ? Nah, ketika pertama kali patah hati
tentu Kamu melakukan ekspresi saat menerima kondisi tersebut.
Ada banyak ragam cara orang mengekspresikan emosinya ketika
patah hati. Namun perlu diketahui setiap ekspresi Kamu saat
patah hati akan mempengaruhi sikap dan emosi Kamu
selanjutnya.

Setidaknya ada 4 jenis ekspresi yang seringkali dilakukan oleh


seseorang ketika patah hati. Berikut adalah 4 jenis ekspresi
tersebut :

1. Tidak bisa menerima

Ketika tiba-tiba Kamu diputusin oleh pacarmu lalu, atau tiba-tiba


orang yang Kamu taksir menikah dengan orang lain. Terlepas
apapun alasan si pacar bersikap demikian namun Kamu tidak bisa
menerima. Kepalamu dihujani rentetan pertanyaan semisal :

“Kenapa dia tiba-tiba putusin Aku ?”

“Kok dia begitu?”

“Harusnya dia tidak begitu tapi begini?”

Uda Agus | www.belajartaaruf.com


“Aku tidak bisa menerima keputusan ini, masa dia sudah
mengambil segalanya dari Aku eh tiba-tiba dia meninggalkanku”

Ekspresi tidak menerima seperti ini akan memburuk kondisi patah


hatimu, akan membuat dirimu makin terpuruk sehingga semakin
sulit untuk move on.

2. Benci, Marah dan Dendam

Di banyak kasus patah hati Kami menemukan tak sedikit yang


menjadi benci, marah dan dendam kepada sang mantan. Baginya
mantan adalah monster yang harus segera dienyahkan,
kebenciannya pada si mantan mendarah daging dalam dirinya.
Hingga ketika ketemu seseorang yang baru dia ingat lagi
mantan, dia bandingkan dengan mantannya, si mantannya jadi
tolok ukur.

“Hmm.. ini orang bejat kayak mantan Aku juga nggak ya ?”

“Jangan-jangan orang ini seperti mantanku juga, malas ah nanti


kecewa lagi”

Atau lebih parahnya sampai menggeneralisir, dia beranggapan


semua orang sama dengan mantannya.

Uda Agus | www.belajartaaruf.com


3. Malah semakin cinta

Ada orang yang patah hati malah menjadi semakin mencintai


mantannya ? Ternyata ada.

“Aku nggak bisa hidup sama dia”

“Cintaku hanyalah untuk dia seseorang”

“Daripada memilih dengan yang lain lebih baik Aku sendiri


sepanjang usia”

“Hanya dia mengerti Aku”

Ekspresi semakin cinta biasanya hadir ketika penyebab putus atau


berakhirnya sebuah hubungan adalah dari Kamu sendiri,
kesalahan Kamu sendiri. Biasanya ekspresi ini disusul oleh rasa
penyesalan dan menyalahkan diri yang mendalam.

3 ekspresi diatas, jika tidak segera diselesaikan permasalahannya


maka semakin mendalam dan parah situasinya. Situasi terparah
yang mungkin terjadi adalah membuat depresi, frustasi, hilang
akal sehat bahkan sampai bunuh diri.

Dan, ada satu ekpresi terbaik yang sangat ideal yaitu mensyukuri
peristiwanya. Kok bisa bersyukur kan habis putus?

Uda Agus | www.belajartaaruf.com


4. Mensyukuri keadaannya

Adakah yang ekspresinya bersyukur ketika putus ? Tentu saja ada,


ini biasanya hanya akan terjadi ketika dia sudah belajar banyak
tentang patah hati, dia sudah belajar tentang mudharatnya
pacaran atau sederhananya dia sudah baca ebook Aku Harus
Move On hehehe. Ya, mudah-mudahan setelah selesai membaca
ebook ini Kamu punya sikap dan cara pandang baru tentang
patah hati ya. Serta bisa memilih ekspresi terbaik jika mungkin
Kamu patah hati.

Uda Agus | www.belajartaaruf.com


Bagian 4 : Putus Cinta Yang Belum Putus

Memang saya pribadi belum melakukan risetnya, tapi secara


umum saya bisa katakan penyebab terbesar seseorang bisa patah
hati terjadi pada mereka yang pacaran. Gerbang awal dari patah
hati tersebut adalah putus cinta. Lebih tepatnya putus cinta yang
belum putus.

Apa itu putus cinta yang belum putus ?

Banyak yang mengakunya sudah putus dengan pacarnya tapi


sebenarnya belum putus. Putusnya hanya sebatas ucapan saja.
Tetapi di pikiran dan perasaannya masih terhubung. Masih suka
kangen sama dia, masih suka diam-diam cara tau tentang si dia.
Dan, diam-diam masih berharap sama si dia. Bahkan kalau
orangnya shaleha malah sering membawa nama si dia dalam
do‟anya. Disebut setiap selesai shalat, disebut dalam tahajudnya.
Kesannya memang religius begitu ya, tapi kok perasaan makin
resah dan gelisah. Bukan berdoanya yang salah, tapi ketika Kamu
selalu menyebut nama si dia dalam doamu maka namanya si dia
makin melekat di hati dan pikiran. Dan Kamu makin terobsesi
dengannya. Terlihatnya memang bagus Kamu berdoa dan
berharap pada Allah tapi diperasaanmu entah sadar atau tidak
berharapnya pada si dia. Ingin bersama dengan si dia.

Uda Agus | www.belajartaaruf.com


Maka bagi Kamu yang ngakunya sudah putus coba periksa lagi
hati dan pikiranmu masih terhubung nggak dengan si mantan itu.
Kalau hati dan pikiranmu masih terhubung maka Kamu belum
putus yang sesungguhnya. Kalau ingin move on tentu solusinya
adalah putuskanlah si dia dengan sebenar-benar putus. Putus di
lisan, putus juga dipikiran dan perasaan. Putus juga segala
interaksi dengannya. Apapun bentuknya, baik interaksi dua arah
maupun interaksi satu arah.

Interaksi dua arah contohnya saling chat, saling telponan, saling


tanya kabar. Sementara interaksi satu arah contohnya diam-diam
kepoin akun socmednya, tanyain kabar si dia, selalu mencari tahu
tentang si dia.

Orang yang putus belum putus adalah mereka yang masih selalu
melihat ke belakang, mengingat si dia yang dulu sudah tidak
bersama dengannya lagi. Boleh saja dia sudah membangun
kehidupan baru, pernikahan. Dia sudah bersama dengan orang
yang baru tapi hanya fisiknya yang bersama dengan orang baru
tersebut. Hanya fisiknya yang berjalan menatap ke depan dengan
orang yang baru tersebut. Tetapi hati dan pikirannya masih
menengok ke belakang.

Uda Agus | www.belajartaaruf.com


Kamu bisa bayangkan betapa buruk dampaknya jika hal ini terjadi
jika Kamu sudah menikah. Tentu hanya akan menzhalimi
pasangan sahmu.

Pada bagian selanjutnya Kamu akan menemukan formula untuk


bangkit dari patah hati, untuk move on, untuk putusin dia dari
hati dan pikiranmu.

Uda Agus | www.belajartaaruf.com


Bagian 5 : Penyebab Utama Susah Move On

Yess,.

Akhirnya kita sampai di bagian yang cukup penting dalam ebook


ini, yaitu mengenali penyebab utama susah move on. Harapan
saya dengan mengenali penyebabnya ini menumbuhkan
kesadaran dalam diri sahabat semua, khususnya yang memang
sedang kesulitan untuk move on. Apa saja itu ? Yuk dibaca dan
pahami. Boleh baca pelan-pelan dan berulang.

1. Tidak menyadari kalau semua hal yang terjadi dalam


kehidupan kita adalah kehendak Allah Swt

Dalam beberapa kali sesi konsultasi dengan beberapa orang yang


kesulitan move on Kami biasa menanyakan “kira-kira kenapa hal
ini terjadi pada Kamu?” . Biasanya jawaban yang sering terucap
adalah tentang menyalahkan. Kalau nggak menyalahkan diri
sendiri ya menyalahkan orang lain (si mantan).

“Ini terjadi gara-gara dia, dulu janjinya sehidup semati eh tiba-


tiba kok diputusin”

“Aku nggak ngerti kenapa dia begini, aku sebenarnya lagi cari
cara agar dia mau jelasin semua ini ke Aku”

Uda Agus | www.belajartaaruf.com


“Ini salahku, dia itu terlalu baik, dia terlalu sayang padaku. Aku
sudah terlalu sering mengecewakannya”

“Oh ini salah orangtuaku, orangtuaku nggak merestui hubungan


Kami”

Ya, biasanya lebih cenderungnya menyalahkan. Semua


disalahkan. Nunjuk kesana kemari termasuk juga diri sendiri.
Inilah sebenarnya penyebab utamanya, membuat Kamu makin
galau.

Padahal kalau dia menyadari apapun yang terjadi di jagat raya


semesta ini, jangankan berpisahnya Kamu dengan si dia ranting
kering yang jatuh saja karena kehendak Allah Swt. Tidak mungkin
hubunganmu berakhir dengan dia terjadi dengan tiba-tiba, tidak
mungkin juga hanya karena manusia. Tetapi ada kekuatan maha
dahsyat yang membuat semua hal tersebut terjadi. Kekuatan itu
adalah kehendak Allah Swt.

Ketika Kamu meyakini kalau semua hal yang terjadi dalam hidup
ini adalah kehendak Allah Swt, setiap kehendak Allah adalah yang
terbaik untuk hambaNya tentu Kamu nggak perlu bergalau ria
lagi. Jika keyakinan ini tertanam dalam diri tentu yang ada adalah
rasa syukur, bukan malah keresahan.

Uda Agus | www.belajartaaruf.com


Tapi kan selama ini karena kekhilafan kita lupa kalau ada campur
tangan kekuatan lain dalam kehidupan kita. Kita merasa yang
menantukan ya kita, ya orang lain dan keadaan.

2. Meyakini kalau move on adalah tentang melupakan

“Uda Agus, bagaimana caranya melupakan si dia?”

Entah berapa banyak pertanyaan masuk ke fans page facebook,


DM Instagram, pesan teks whatsapp dan email kami. Banyak
sekali orang yang meyakini kalau move itu adalah tentang
melupakan. Maka ketika ingin move on ia berusaha dan mencari
segala cara untuk melupakan. Namun yang terjadi adalah
ingatannya malah semakin kuat pada si dia, semakin sulit untuk
move on.

Sahabat semua, pahamilah kalau move on itu bukan tentang


melupakan. Jadi kalau mau move on kamu tidak perlu melupakan
si dia. Karena hal itu tidak mungkin, kecuali Kamu amnesia. Sebab
kata orang-orang pintar apapun yang sudah masuk ke memori
kita tidak akan hilang. Yang bisa kita lakukan adalah mengubah
arah fokus pikiran dan perasaan kita pada yang lain.

“Ketika Kamu semakin berusaha untuk melupakannya maka


secara tidak disadari pikiran dan perasaanmu semakin terarah
dan fokus pada si dia”
Uda Agus | www.belajartaaruf.com
Jadi, bagi Kamu yang selama ini masih meyakini kalau move itu
adalah melupakan maka pelan-pelan coba diubah cara
pandangnya. Bahwa move on bukan tentang melupakan tetapi
tentang mengabaikan.

3. Meyakini bahwa tidak ada yang terbaik selain dia

Sob, kita ini manusia. Kamu manusia dan mantanmu itu juga
manusia. Setiap manusia memiliki kelebihan dan kekurangan. Di
bumi ini tidak ada orang yang benar-benar hebat alias tidak ada
yang benar-benar terbaik. Di atas langit masih ada langit,
mungkin kita menjumpai orang baik saat ini yakinlah suatu ketika
kita akan menjumpai lagi yang lebih baik dari itu.

Soal percintaan juga begitu. Si dia yang Kamu kira adalah orang
yang terbaik dan paling baik menurutmu adalah hal keliru.
Karena di luar sana masih banyak orang yang lebih baik dari dia.
Jadi tidak perlu putus asa dan menyerah, karena Allah Swt tidak
menciptakan satu orang baik di bumi ini tapi buanyakkkkkk.
Cuman sayangnya selama ini Kamu menutup mata hati dan
pikiranmu, yang Kamu lihat cuman dia lagi, dia lagi, dia lagi dan
lagi.

Uda Agus | www.belajartaaruf.com


4. Kurang piknik

Kurang piknik, mungkin istilah ini cukup ngetrend beberapa


waktu terakhir ya. Biasanya ditujukan untuk mereka yang mudah
baperan, mudah galau, sumbu pendek dan suka marah-marah.

Nah, selain itu istilah kurang piknik juga cocok untuk Kamu yang
susah move on. Kalau Kamu susah move on, masih aja galau, ya
salah satu penyebabnya Kamu kurang piknik.

Ketika patah hati Kamu memilih mengurung diri di kamar


sembari meratap menangisi keadaan yang tidak akan berubah,
Kamu memilih menyiksa diri hingga sakit, Kamu nggak mau
ketemu sama temanmu, Kamu nggak mau belajar, alhasil Kamu
semakin hari malah semakin galau.

Coba deh ketika lagi galau-galaunya Kamu piknik. Kamu piknik


jalan-jalan ke suatu tempat nikmati pemandangan indah disana,
Kamu ketemu sahabatmu saling bercerita hal bahagia dengannya
(bukan curhat penderitaan patah hati ya), Kamu juga bisa piknik
ilmu. Datang ke majelis ilmu, ikutin acara seminar atau workshop
atau bisa juga baca buku. Dan, yang lebih penting lagi jangan
lupa piknik hati. Dekatin Allah, perbanyak dzikir dan shalawat,
baca Alquran dan berdoa padaNya. Perjalankan hati dan pikiran

Uda Agus | www.belajartaaruf.com


pada cintaNya. Agar hati lebih peka merasa dan pikiran lebih
bijak dalam berpikir, sebab selalu dalam bimbingannya.

5. Terlalu fokus pada masa lalu

Penyebab yang kelima adalah terlalu fokus pada masa lalu. Kamu
berpikiran kalau hidup yang bahagia dan indah itu ya di masa lalu
bersama si dia. Padahal sejatinya move on itu adalah perjalanan
untuk lebih banyak menatap ke depan bukan ke belakang. Masa
lalu boleh ditengok, tapi cukup sebagai spion untuk pengingat
diri. Bukan hal yang selalu dan terus-terusan dipelototin ke
belakang. Coba deh Kamu bayangkan, misal Kamu lagi
mengendari motor dan yang Kamu lihat kaca spion terus tanpa
berkedip.

Kira – kira apa yang terjadi ? Kalau tidak nabrak ya motormu


Nggak jalan-jalan. Hiduppun juga begitu. Kita semua punya masa
lalu, untuk menjadikan hidup ini lebih indah dan lebih asyik cara
paling sederhanya adalah berhenti untuk terlalu fokus pada masa
lalu.

Lebih banyak dan lebih seringlah menatap ke depan, lihat masa


depan. Ciptakan kenangan dan keindahan baru. Buat
kebahagiaan baru. Terus meratapi kenangan indah di masa lalu

Uda Agus | www.belajartaaruf.com


hanya akan membuat dirimu semakin menderita. Ayo berubah
dan berbenah.

Uda Agus | www.belajartaaruf.com


Bagian 6 : Kamu Pasti Bisa Move On, Allah Memberikan
Jaminan

Ada yang merasa begitu lelah dengan permasalahan move


onnnya ? Ada yang merasa begitu berat hingga rasanya ingin
segera melepaskan beban permasalahannya ?

Ada yang merasa putus asa hingga merasa sepertinya tidak ada
jalan keluarnya ?

Jangan bersedih sob, karena ternyata ada kabar gembira yang


mungkin belum Kamu ketahui, sudah tau mungkin belum paham.
Nah, kali ini saya ingatkan kembali ya. Kabar gembira ini bukan
dari saya tapi dari Allah Swt. Rabbnya semesta raya ini. Pesan ini
Allah titipkan dalam surah cinta di surah Al-Baqarah ayat ke 286 :

Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan


kesanggupannya....Surat Al-Baqarah Ayat 286)

Dapat inspirasinya ?

Artinya adalah ketika Allah beri Kamu masalah misal patah hati
itu sebagai pertanda Kalau Kamu sanggup mengatasinya. Karena
Allah Swt yang Maha Tahu tentu tahu sampai batas
kesanggupanmu. Tahu kalau Kamu bisa menghadapi dan

Uda Agus | www.belajartaaruf.com


mengatasi masalah itu, makanya Allah berikan padamu masalah
itu.

Jadi, nggak perlu khawatir dan takut sob karena Kamu pasti bisa
mengatasinya. Nggak percaya ? Masih ragu ? Baca ulang Al-
Baqarah 286 diatas.

Allah sudah beri bocoran bahwa Kamu bisa move on, tentu
sekarang tinggal pilihanmu. Apakah meyakini pesan cinta Allah
ini lalu berusaha menemukan caranya, mengamalkan caranya
hingga akhirnya bangkit dari patah hati. Atau mengabaikan
pesan cinta dari Allah Swt itu dan memilih untuk terus kalah dan
tentunya akan sulit Kamu untuk move on atau malah tidak move
on – move on. Ya, tentu semuanya kembali lagi pada pilihanmu,
karena memang hidup ini adalah pilihan.

Uda Agus | www.belajartaaruf.com


Bagian 7 : 8 Langkah Praktis Untuk Move On

1. Ikhlas menerima realita yang terjadi sebagai ketentuan


dari Allah Swt

Tak semua yang kita harapkan akan menjadi kenyataan. Hidup


memang begitu, tidak semua keinginan kita menjadi nyata. Untuk
itulah kita butuh 2 bekal hidup yaitu rasa SYUKUR dan SABAR.
Dua inilah bekal yang InsyaAllah akan membuat kita bisa
menikmati hidup.

Patah hati adalah kondisi dimana realita yang terjadi tidak sesuai
harapan, menjadi masalah baru kita tidak menerimanya, menolak
bahkan memberontak. Tentunya reaksi yang demikian tidak akan
mengubah keadaan sama sekali tapi malah memperburuk situasi.

Jadi, ketika realita yang terjadi tidak sesuai dengan harapan maka
kita dihadapkan pada 2 pilihan. Pilihan pertama menolak dan
berontak, pastinya pilihan pertama ini tidak akan memberi solusi
apapun terhadap masalahmu.

Sementara pilihan kedua adalah menerimanya dengan ikhlas.


Meyakini bahwa setiap terjadi pada dirimu adalah ketentuan dari
Allah Swt. Kalau tidak sebagai ujian dariNya ya tentu sebagai
teguran akan kesalahan dan kekhilafan kita juga. Memang

Uda Agus | www.belajartaaruf.com


menerima dengan ikhlas tidak serta merta membuat keadaan
menjadi lebih baik. Tapi dengan adanya rasa penerimaan dan
meyakini kalau itu adalah ketetapan dari Allah maka akan
menyelamatkanmu dari bahaya buruk sangka pada Allah, dan
dendam pada manusia.

Karena kalau di hatinya sudah menerima tentu sikap yang muncul


adalah evaluasi diri dan perbaikan diri. Bukan menyalahkan keluar
tapi melihat ke dalam. InsyaAllah dengan sikap seperti ini akan
menghadirkan pertolongan Allah untuk menjaga hati dan diri dari
keburukan pada hati. Allah akan mudahkan dan tunjukkan jalan
keluarnya

Menerima itu berat, betul sekali. Tapi Kamu coba nikmati pelan-
pelan proses penerimaan itu lama-lama Kamu akan bersahabat
dengan patah hati itu sehingga tidak lagi menjadi masalah. Sama
halnya dengan meminum segelas espresso, cicipan pertama
mungkin sangat pahit tapi jika terus dicicipi lama-lama akan
terasa „manisnya‟ , akan terasa nikmatnya hingga akhirnya tidak
mempermasalahkan lagi rasa pahitnya di awal.

2. Menyadari bahwa patah hati adalah bagian dari hidup ini

Patah hati adalah bagian kehidupan, dibagian awal telah Kami


jelaskan kita semua pernah patah hati. Kami juga telah sampaikan

Uda Agus | www.belajartaaruf.com


semua kita pernah patah hati dan kabar baiknya semua kita
pernah bangkit dari patah hati.

Patah hati soal percintaan juga begitu, terimalah ia sebagai


bagian dari kehidupan percintaanmu. Syukuri. Dengan patah hati
Kamu jadi tau mana orang yang benar-benar mencintaimu dan
mana yang sangat sekedar mencari keuntungan dari dirimu.
Dengan patah hati Kamu jadi sadar mana cara yang Allah ridhoi
dalam menemukan cinta sejati dan mana yang tidak. Serta,
dengan patah hati Kamu akan tau mana pasangan terbaik untuk
dirimu dan mana yang tidak. Dengan patah hati Kamu akan
merasakan manisnya cinta sejati.

“Patah hati adalah rezeki, karena Kamu akan belajar banyak hal.
Jadi syukurilah”

3. Jadikan momen patah hati untuk menjadikan Kamu


pribadi yang lebih tangguh dan kuat

Patah hati itu nggak enak, sakit, penuh air mata, penuh
penyesalan, penuh kemarahan dan kebencian. Tapi sadarkah
Kamu saat patah hati sebenarnya Kamu berlatih banyak hal.
Kamu akan berlatih sabar, Kamu akan berlatih memaafkan, Kamu
akan berlatih menerima segala sesuatu yang tidak sesuai dengan
harapan, Kamu akan berlatih bersyukur saat dimana mendapat

Uda Agus | www.belajartaaruf.com


seseuatu yang tidak mengenakkan, Kamu berlatih untuk lebih
peka membaca pesan cintaNya Allah Swt.

Sekarang coba renungkan, jika bisa melewati patah hati dengan


baik berapa banyak sikap mental yang telah Kamu latih selama
mengalami patah hati ?

Dan, semua hal itu akan membuatmu menjadi pribadi yang lebih
tangguh, lebih kuat serta lebih hebat dalam menjalani kehidupan
ini.

4. Berhenti berharap pada manusia (pacarmu) dan


gantungkan harapan pada Allah Swt

Beberapa waktu yang lalu via instagram @Belajartaaruf Kami


meminta sahabat #BelajarTaaruf untuk membagikan kisah
bangkit dari moveon-nya kepada kami via DM. Beberapa kisah
terpilih Kami bagikan pada yang lain dengan hastag
#MoveOnStory. Ada kesimpulan menarik dari kisah-kisah yang
mereka bagikan yaitu banyak dari mereka menyadari kalau
mereka patah hati karena Allah sayang pada mereka. Beberapa
orang menyebut bahwa Allah cemburu padanya lantaran ketika
pacaran dia terlalu berharap pada manusia.

Uda Agus | www.belajartaaruf.com


Akhirnya mereka menyadari berharap pada manusia hanya akan
berujung kekecewaan, tidak ada sebaik-baik tempat untuk
menggantungkan harapan kecuali Allah Swt.

5. Ambil hikmahnya, ambil indahnya

Lalu, coba ambil hikmahnya dan temukan keindahan dari segala


peristiwa yang menimpamu. Yakinlah Allah tidak mungkin iseng
dalam menetapkan ketentuanNya. Pada ada maksud dan tujuan.
Maka tugasmu adalah menemukan hikmahnya, temukan pesan
cinta Allah Swt dalam setiap peristiwa yang membuat Kamu
patah hati.

6. Mulailah untuk mencintai dirimu sendiri

Saat patah Kamu terlalu sibuk mikirin si dia sampai-sampai Kamu


lupa pada dirimu sendiri. Kamu sibuk bilang masih cinta dan
sayang sama dia tapi pada diri Kamu sendiri sayang ga? Cinta
nggak ?

Kalau Kamu sayang dan cinta pada dirimu sendiri tentu Kamu
nggak akan buat dirimu jadi menderita gara-gara orang lain.
Jangan sampai Kamu terlalu peduli pada orang lain tapi abai
pada dirimu sendiri. Terlalu sayang dan cinta pada orang lain tapi
membenci diri sendiri.

Uda Agus | www.belajartaaruf.com


Ayolah sayangi dirimu, cintai dirimu. Jangan buat dirimu terus-
terusan galau seperti ini, jangan biarkan dirimu dalam
kebingungan tidak mau ngapain, jangan biarkan dirimu
kehilangan harapan. Ayo bangkit dari patah hatimu.

Ingat masih ada orangtua yang sangat mencintaimu selama


belasan bahkan puluhan tahun. Jangan abaikan mereka gara-gara
satu orang yang belum Allah takdirkan bersamamu. Ingat masih
ada calon pasangan hidup yang menantimu di depan sana,
jangan kecewakan dia yang nanti akan mencintaimu dengan
tulus. Ingat di depan sana akan ada bocah-bocah mungil yang
akan menjadi anak-anakmu. Jangan sampai buat mereka ikut
sedih lantaran memiliki orangtua tukang sedih, susah move on
dan hobi galau.

Ingat sob, hidup ini sementara. Tidak tau kita kapan usia akan
berakhir. Ayo manfaatkan waktu yang ada untuk hal produktif
dan penuh kebaikan. Jadikan hidupmu menjadi lebih bermakna.

7. Maafkan dirimu, maafkan pacarmu

Memaafkan, nah penting pakai banget untuk Kamu yang lagi


berjuang untuk bangkit dari patah hati. Kamu sulit untuk bangkit
dari patah hati karena Kamu belum atau tidak mau memaafkan si
dia mantanmu itu.

Uda Agus | www.belajartaaruf.com


Mungkin Kamu berpikir “untuk apa aku memaafkannya dia kan
sudah menyakitiku”, “Jangankan memaafkan mengingatnya saja
membuat dadaku sesak”, “Memaafkan dia ? Hmm, mengingat
namanya air mataku jatuh berderai”

Kamu sulit memaafkannya karena mungkin selama ini Kamu


merasa bahwa memaafkan itu untuk kepentingan si dia yang
menyakiti, kamu mungkin berfikir memaafkan itu melepaskan si
dia dari belenggu kesalahannya di masa lalu, Kamu mungkin
berfikir yang mendapatkan keuntungan dari memaafkan itu
adalah si dia.

Tapi setelah baca ebook ini sadarilah bahwa MEMAAFKAN ITU


BUKAN UNTUK ORANG YANG MENYAKITIMU, MELAINKAN
UNTUK KAMU SENDIRI. Catat !

Dengan memaafkan Kamu sudah melepaskan rasa sakit, benci,


kesal dan dendam dari dirimu. Yang mana jika rasa tersebut terus
Kamu bawa kemana-mana akan berdampak buruk untuk dirimu
sendiri. Sakit hati dan dendam itu merusak fisik artinya bisa jadi
sumber penyakit. Silakan googling sendiri riset dan penelitiannya.
Sakit hati dan dendam itu merusak psikismu, hati tidak tenang
dan tentunya susah move on.

Uda Agus | www.belajartaaruf.com


Jadi, mulai sekarang maafkanlah. Orang bijak mengatakan “Orang
yang sulit atau tidak mau memaafkan itu ibarat orang yang
menegak racun tapi berharap orang lain yang mati”, kata bijak
lainnya mengatakan “Orang yang tidak mau memaafkan ibarat
orang menancapkan belati di dadanya dan dia bawa kemana-
mana”

“Memaafkan bukan tentang orang yang menyakiti, tetapi


memaafkan adalah tentang dirimu sendiri. Setiap kebaikan dan
manfaatnya untuk dirimu sendiri”

Nah, itu memaafkan orang lain. Selain itu Kamu juga perlu
memaafkan diri sendiri.Karena tidak sedikit juga orang yang sulit
move on karena selalu menyesali diri sendiri, menyalahkan diri
sendiri.

“Kenapa dulu aku begitu ya, kenapa aku begitu”

“Coba kalau tidak melakukan itu pasti Aku lebih bahagia


sekarang”

Nah, ingat lagi sob semua adalah ketentuan Allah Swt. Menyesali
kesalahan masa lalu dalam rangka taubat adalah sebuah
keharusan. Tapi bukan berarti menyesali terus menerus yang
malah penyesalan itu membuat dirimu sendiri menderita.

Uda Agus | www.belajartaaruf.com


8. Kerjakan latihan praktis untuk move on dibawah ini

Alhamdulillah akhirnya kita sampai di penghujung ebook ini ya,


di akhir ebook ini Kami akan berikan beberapa latihan yang perlu
Kamu lakukan InsyaAllah akan sangat membantu proses move
onmu.

Uda Agus | www.belajartaaruf.com


Latihan Aku Harus Move On 2.0

Berikut adalah beberapa latihan yang perlu Kamu lakukan untuk


bisa segera move on.

a. Berdoa dengan sungguh-sungguh pada Allah Swt Pertama-


tama berdoalah dengan sungguh-sungguh pada Allah Swt.
Berdoa dengan sepenuh harap agar Allah bantu Kamu untuk bisa
segera keluar dari masalah hatimu. Mintalah pada Allah dengan
sungguh-sungguh agar Allah bantu untuk move on. Setelah itu
yakinlah, bahwa Allah akan membantumu untuk segera move on.
Banyak cara bagi Allah untuk membantumu. Misal dipertemukan
dengan seseorang yang bersedia membantumu,
mempertemukan dengan buku, mempertemukan majelis ilmu
atau apapun itu. Yang pastinya Allah selalu punya cara untuk
membantumu

b. Tulis setiap nikmat yang Allah berikan padamu sedari kecil


hingga saat ini Tulis setiap nikmat yang Allah berikan pada
Kamu dari hingga saat ini. Setiap menulis nikmat Allah tersebut
hadirkan kembali rasa bahagianya dan syukuri dengan mengucap
Alhamdulillah.

Uda Agus | www.belajartaaruf.com


c. Tulis siapa saja yang pernah Kamu sakiti sedari kecil (masih
ingat ) hingga saat ini Tulis namanya lalu berusaha semaksimal
mungkin hubungi mereka dan minta maaf padanya

d. Tulis siapa saja yang pernah menyakitimu sedari kecil


(masih ingat) hingga saat ini Tulis namanya lalu ikrarkan dalam
hati kalau Kamu sudah ikhlas, ridho dan memaafkannya lalu kirim
doa kebaikan untuk dirinya. Jika itu orangtua, saudara dan
kerabat dekat hubungi mereka dan berikan hadiah untuknya.

e. Tulis siapa saja orang yang sangat menyayangi tapi Kamu


sering menyakitinya Tulis namanya lalu hubungi orangnya dan
minta maaf sungguh-sungguh padanya.

f. Tulis minimal 5 kebaikan yang akan Kamu lakukan dan


jadikan kebiasaan diri ke depannya Kamu bisa menulis hal
yang berhubungan dengan ibadah misalnya sedekah setiap pagi,
menjaga wudhu, berdzikir, selalu tersenyum.

Demikianlah latihannya, semoga bisa membantumu menjadi


pribadi yang lebih baik. Selamat mencoba dan berusaha.

Uda Agus | www.belajartaaruf.com


Tentang Penulis

Salam kenal semua, terimakasih sudah membaca ebook ini. Jika


Kamu mendapatkan manfaatnya silakan bagikan ke sahabatmu.
Bisa bagikan lewat whatsapp, grup whatsapp, email, facebook,
instagram dan social media lainnya.

Saya berharap Kamu mendapatkan manfaat yang luas dari ebook


ini. Jika Kamu merasakan manfaat dan kebaikan dari ebook ini
silakan kirim pengalaman atau semacam testimonimu via
instagram @Agusariwibowo_ atau lansung via whatsapp pribadi
saya 081380289346

Oya.. saya dan istri (Fidayani) juga memiliki program unggulan


untuk anak muda Indonesia. Ada kelas online belajar taaruf yang
bisa Kamu cek detailnya di www.belajartaaruf.com dan ada juga
pendampingan selama 30 hari untuk bangkit dari patah hati yang
bisa Kamu cek di www.bangkitdaripatahhati.com . Selain itu
secara berkala saya juga menggelar privat pranikah, workshop
dan seminar pranikah.

Alhamdulillah juga hingga saat ini saya dan istri sudah menulis 6
buku diantaranya adalah Indahnya Menikah Tanpa Pacaran,
Makin Syari Makin Cantik, Jodohmu Dekat Dia Ada Dalam Dirimu

Uda Agus | www.belajartaaruf.com


, Taaruf Khitbah Nikah dan Walimah spesial Muslim, Wonderful
muslimah dan juga Jangan Pernah Lelah Allah Bersama Kita.

Sekali lagi saya ucapkan terimakasih. Jangan lupa share


pengalaman menarik dan kisahmu setelah membaca ebook ini
melalui instagram @Agusariwibowo_ atau whatsapp
081380289346

Uda Agus | www.belajartaaruf.com