Anda di halaman 1dari 5

MENARA MANDIRI II

Jl. Jend. Sudirman Kav.54-55


Jakarta 12190
Telp : +6221 52997797 Syarat-Syarat Umum Kepesertaan
Facs : +6221 5263805
Website : https://dplk.bankmandiri.co.id
E-mail : dplk@bankmandiri.co.id

Pasal 1 : Arti dan Istilah (25) Paket Investasi: Bentuk pilihan paket-paket berdasarkan eksposur risiko yang
Dalam Peraturan Dana Pensiun ini, yang dimaksud dengan: dimilikinya untuk ditawarkan kepada Peserta sebagai alternatif pengesahan
(1) Akad: Ikatan/hubungan hukum antara pernyataan melakukan ikatan (ijab) dan Dana Peserta;
pernyataan menerima ikatan (qabul) yang dibuat antara 2 (dua) pihak atau lebih, (26) Pegawai Pemberi Kerja: Karyawan/Pegawai yang bekerja pada Pemberi Kerja
sesuai prinsip syariah; dan menjadi Peserta Dana Pensiun;
(2) Akad Wakalah: Akad berupa pelimpahan kuasa oleh pemberi kuasa kepada pihak (27) Pelaksana Tugas Pengurus: Pejabat dari Pendiri yang ditugaskan untuk
lain dalam hal-hal yang boleh diwakilkan; melaksanakan kegiatan operasional Dana Pensiun.
(3) Akad Wakalah bil Ujrah: Akad Wakalah dengan imbalan upah (ujrah); (28) Pengalihan Dana Pensiun: Pengalihan Dana Pensiun yang berasal dari Dana
(4) Anak: Semua anak yang sah menurut hukum dari Peserta atau Pensiunan dan Pensiun Lain untuk dan atas nama Peserta;
telah terdaftar pada Dana Pensiun sebelum Peserta meninggal dunia atau (29) Pekerja Mandiri: Pekerja atas usaha sendiri dan bukan Karyawan/ Pegawai yang
pensiun; bekerja pada Pemberi Kerja;
(5) Anuitas: Anuitas seumur hidup yang merupakan produk dari perusahaan (30) Pengalihan Dana Pensiun: Pengalihan Dana Pensiun yang berasal dari Dana
asuransi jiwa, yang memberikan pembayaran secara bulanan kepada Peserta Pensiun Lain untuk dan atas nama Peserta;
yang telah mencapai usia pensiun atau Janda/Duda atau Anak untuk jangka (31) Pemberi Kerja: Perusahaan yang mempekerjakan Karyawan/ Pegawai;
waktu tertentu atau seumur hidup; (32) Peraturan Dana Pensiun: Peraturan Dana Pensiun dari Dana Pensiun Lembaga
(6) Anuitas Syariah: Serangkaian pembayaran berkala yang besarnya ditentukan Keuangan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. yang memuat ketentuan-ketentuan
sebelumnya selama hidup Anuitan atau dalam jangka waktu tertentu yang oleh sebagai penyelenggaraan program pensiun;
pengelola kepada Anuitan berdasarkan Prinsip Syariah; (33) Perjanjian Kerjasama: Kesepakatan bersama yang dibuat secara tertulis dan
(7) Ahli Waris: Ahli waris yang sah menurut hukum dari Peserta atau Pensiunan; bersifat saling mengikat antara Dana Pensiun dan Pemberi Kerja terkait dengan
(8) APU dan PPT: Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme yang pengelolaan Dana Pensiun;
selanjutnya disebut APU dan PPT, merupakan Pedoman yang diterapkan Dana (34) Peserta: Pemberi Kerja, Perorangan dan/atau kelompok Pegawai, baik Pegawai
Pensiun dalam rangka Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang dan Pemberi Kerja maupun pekerja mandiri, yang memenuhi syarat kepesertaan
Pencegahan Pendanaan Terorisme; sebagaimana diatur dalam Peraturan Dana Pensiun dan telah terdaftar sebagai
(9) Bank: Bank Umum yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional dan Peserta pada Dana Pensiun;
atau berdasarkan prinsip Syariah; (35) Pensiunan: Peserta yang pensiun sesuai Peraturan Dana Pensiun dengan
(10) Bukti Kepesertaan: Tanda Bukti Kepesertaan Dana Pensiun yang diberikan menerima pembayaran Manfaat Pensiun sesuai dengan Peraturan perundang-
kepada Peserta dalam bentuk Fisik Kartu atau Kartu Digital; undangan yang berlaku di bidang Dana Pensiun;
(11) Cacat: Cacat total dan tetap yang menyebabkan Peserta tidak mampu lagi (36) Pihak Yang Berhak: Janda/Duda, Anak atau ahli waris lainnya dari Peserta atau
melakukan pekerjaan yang memberikan penghasilan yang layak diperoleh sesuai Pihak Yang Ditunjuk;
dengan tingkat pendidikan, keahlian, keterampilan dan pengalamannya, yang (37) Pihak Yang Ditunjuk: Perorangan yang ditunjuk oleh Peserta dalam hal Peserta
dinyatakan oleh Dokter; tidak mempunyai Istri/Suami/Anak yang sah menurut hukum dan telah terdaftar
(12) Dana Pensiun: Dana Pensiun Lembaga Keuangan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. pada Dana Pensiun untuk menerima pembayaran hak Peserta atas Dana Peserta
yang selanjutnya disingkat Mandiri DPLK; apabila Peserta meninggal dunia;
(13) Dana Pensiun Lain: Dana Pensiun Pemberi Kerja dan atau Dana Pensiun, selain (38) Program Pensiun: Setiap program yang diselenggarakan Dana Pensiun yang
Mandiri DPLK yang pendiriannya telah mendapat pengesahan sesuai ketentuan mengupayakan manfaat pensiun bagi Peserta sebagaimana dimaksud dalam
peraturan perundang-undangan dibidang dana pensiun; Undang-undang tentang Dana Pensiun;
(14) Dana Peserta: Akumulasi Iuran, dan apabila ada termasuk pengalihan dana dari (39) Program Pensiun Berdasarkan Prinsip Syariah: Program Pensiun yang
Dana Pensiun Lain dan atau Dana Pemberi Kerja berikut seluruh hasil diselenggarakan Dana Pensiun berdasarkan Prinsip Syariah;
pengembangannya setelah dikurangi biaya, yang dibukukan dalam rekening atas (40) Prinsip Mengenal Nasabah: Prinsip yang diterapkan Dana Pensiun untuk
nama masing-masing Peserta;. mengetahui identitas dan latar belakang Peserta serta memantau transaksi
(15) Dana Tidak Aktif: Manfaat Pensiun yang belum dapat dibayarkan kepada Peserta Peserta;
dikarenakan tidak diketahui keberadaannya atau Peserta tidak memiliki pihak (41) Prinsip Syariah: Ketentuan hukum Islam berdasarkan fatwa dan / atau
yang ditunjuk sebagai Pihak Yang Berhak atau memiliki namun tidak diketahui pernyataan kesesuaian syariah dari Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama
keberadaannya, setelah melampaui batas waktu yang ditetapkan dalam Indonesia;
peraturan perundang-undangan yang berlaku
(16) Dewan Pengawas Syariah: Yang selanjutnya disingkat DPS adalah dewan yang Pasal 2 : Syarat dan Tata Cara Kepesertaan
bertanggung jawab untuk memberikan nasihat dan saran serta mengawasi (1) Perorangan, Pegawai maupun Pekerja Mandiri, dapat diterima sebagai Peserta
pemenuhan prinsip syariah oleh Dana Pensiun apabila memenuhi syarat sebagai berikut:
(17) Iuran: Sejumlah dana yang disetor kepada Dana Pensiun, yang berasal dari a. mempunyai penghasilan; dan
Peserta dan atau Pemberi Kerja untuk dibukukan dalam rekening atas nama b. berusia sekurang-kurangnya 18 (delapan belas) tahun atau sudah menikah;
masing-masing Peserta; c. mempunyai NPWP / Nomor Pokok Wajib Pajak (apabila ada);
(18) Janda/Duda: Istri/Suami yang sah menurut hukum dari Peserta atau Pensiunan d. memiliki rekening tabungan di Bank Mandiri sebagai rekening sumber dana.
yang meninggal dunia dan telah terdaftar pada Dana Pensiun sebelum Peserta (2) Maksimal berusia 1 (satu) tahun sebelum Peserta memasuki masa pensiun
meninggal dunia atau pensiun; sebagaimana usia pensiun yang dipilih oleh Peserta yang bersangkutan;
(19) Laporan Posisi Dana Peserta: Laporan yang dibuat oleh Dana Pensiun untuk (3) Tata cara kepesertaan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) adalah sebagai
disampaikan kepada setiap Peserta, yang berisi informasi mengenai saldo Iuran, berikut:
hasil investasi, biaya, termasuk apabila ada jumlah penarikan Iuran, pengalihan a. mengisi dan menandatangani Formulir Aplikasi Kepesertaan dan Syarat-
dana dari Dana Pensiun Lain dan Dana Pemberi Kerja; Syarat Umum Kepesertaan yang disediakan oleh Dana Pensiun ;
(20) Life Cycle Fund: Pengelolaan Dana Peserta sesuai dengan usia kelompok Peserta, b. Peserta yang memilih Paket Investasi Syariah, mengisi dan menandatangani
yang telah mencapai usia paling cepat 2 (dua) tahun sebelum usia pensiun Akad yang disediakan oleh Dana Pensiun;
normal, yang penempatan dananya diatur sesuai dengan peraturan perundang- c. melampirkan dokumen yang dipersyaratkan oleh Dana Pensiun;
undangan yang berlaku d. menyetor Iuran, termasuk apabila ada pengalihan dana dari Dana Pensiun
(21) Manfaat Dana Pensiun: Pembayaran berkala atau sekaligus yang dibayarkan Lain dan atau Dana Pemberi Kerja;
kepada Peserta atau Pihak Yang Berhak pada saat dan dengan cara sebagaimana e. membayar biaya-biaya sesuai yang telah ditetapkan oleh Mandiri DPLK.
diatur dalam Peraturan Dana Pensiun dan peraturan perundang undangan yang
berlaku dibidang Dana Pensiun; Pasal 3 : Akad
(22) Menteri: Menteri Keuangan Republik Indonesia; (1). Akad yang digunakan dalam Tata Cara kepesertaan dalam Pasal 2 ayat 3 huruf b,
(23) Nomor Peserta: Tanda bukti Kepesertaan Dana Pensiun yang diberikan kepada adalah :
Peserta dalam bentuk Nomor Peserta yang disampaikan melalui Short Message a. Akad Wakalah;
Service (SMS) atau email atau surat dan/atau kartu elektronik; b. Akad Wakalah bil Ujrah;
(2). Akad sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a atau huruf b digunakan
(24) Otoritas Jasa Keuangan: Yang selanjutnya disingkat OJK, adalah Lembaga
antara Dana Pensiun yang menyelenggarakan Program Pensiun Berdasarkan
Independen dan bebas dari campur tangan pihak lain, yang mempunyai fungsi,
Prinsip Syariah dan Pihak Ketiga yang menyelenggarakan kegiatan berdasarkan
tugas dan wewenang, pengaturan, pengawasan, pemeriksaan, dan penyidikan
pelimpahan kuasa dari Dana Pensiun dari yang menyelenggarakan Program
sebagaimana dimaksud dalam Undang-undang tentang OJK;
Pensiun Berdasarkan Prinsip Syariah dengan imbal jasa/fee.

FFO-083B
Pasal 4 : Bukti Kepesertaan
l. Dana investasi real estate berbentuk kontrak investasi kolektif;
Sebagai tanda bukti kepesertaan Mandiri DPLK, kepada setiap Peserta diberikan Kartu
m. Kontrak opsi dan kontrak berjangka efek yang diperdagangkan di Bursa Efek
Peserta/e-card atau Nomor Peserta setelah setoran untuk pertama kalinya efektif
di Indonesia;
diterima oleh Dana Pensiun.
n. Repurchase Agreement (REPO).
(2) Peserta menetapkan pilihan paket investasi untuk pertama kalinya dilakukan
Pasal 5 : Mulai dan Berakhirnya Kepesertaan
pada saat yang bersangkutan mendaftarkan diri pada Dana Pensiun dengan
(1) Kepesertaan pada Dana Pensiun terhitung sejak tanggal seseorang/Pemberi
mengisi Formulir Aplikasi Kepesertaan.
Kerja terdaftar sebagai Peserta dan iuran yang disetorkan telah dibukukan dalam
(3) Paket investasi yang dapat dipilih oleh Peserta Mandiri DPLK adalah sebagai
sistem kepesertaan Mandiri DPLK, termasuk apabila ada pengalihan dana dari
berikut :
Dana Pensiun Lain dan atau Dana Pemberi Kerja kepada Dana Pensiun.
a. Paket Investasi Pasar Uang (PU) = 100% PU
(2) Kepesertaan pada Dana Pensiun berakhir pada saat Peserta:
Dana Peserta akan diinvestasikan 100% pada Instrumen Pasar Uang, antara
a. pensiun sesuai Peraturan Dana Pensiun; atau
lain tabungan pada Bank dan/atau deposito berjangka pada Bank dan/atau
b. pindah ke Dana Pensiun Lain dengan mengalihkan haknya atas Dana Peserta
deposito on call pada Bank dan/atau Sertifikat Deposito pada Bank dan/atau
kepada Dana Pensiun Lain yang bersangkutan; atau
Surat Berharga yang diterbitkan oleh Bank Indonesia dan/atau Surat Berharga
c. meninggal dunia; atau
Negara dan/atau Obligasi/Sukuk Korporasi dengan tenor 370 hari dan/atau
d. dinyatakan cacat.
instrumen berjenis pasar uang lainnya, dan/atau Reksa Dana berorientasi
Pasar Uang baik konvensional maupun syariah.
Pasal 6 : Hak dan Kewajiban Peserta
b. Paket Investasi Pendapatan Tetap (PT)
(1) Hak Peserta adalah sebagai berikut:
Dana Peserta akan diinvestasikan minimum 60% pada Instrumen Pendapatan
a. menentukan pilihan Usia Pensiun Normal;
Tetap, antara lain Surat Berharga Negara dan/atau Obligasi korporasi yang
b. menetapkan dan mengubah pilihan paket investasi;
tercatat di Bursa Efek di Indonesia dan/atau Reksa Dana berorientasi
c. melakukan penarikan sejumlah dana tertentu;
Pendapatan Tetap, dan/atau instrumen berbasis pendapatan tetap lainnya
d. memperoleh informasi mengenai posisi Dana Peserta;
dan maksimum 40% pada Instrumen Pasar Uang baik konvensional maupun
e. memperoleh informasi mengenai kemungkinan timbulnya risiko kerugian atas
syariah.
pilihan investasi;
c. Paket Investasi Saham
f. menunjuk atau mengubah penunjukan Pihak Yang Ditunjuk;
Dana Peserta akan diinvestasikan minimum 60% pada saham yang tercatat di
g. mengalihkan kepesertaannya kepada Dana Pensiun Lain;
Bursa Efek di Indonesia dan/atau Reksa Dana berorientasi Saham, dan
h. memilih bentuk Anuitas beserta perusahaan asuransi jiwa atau Dana Pensiun
maksimum 40% pada Instrumen Pasar Uang dan/atau Instrumen Pendapatan
Lain, dalam rangka pembayaran Manfaat Pensiun secara bulanan;
Tetap baik konvensional maupun syariah
i. memperoleh pembayaran Manfaat Pensiun secara sekaligus sesuai ketentuan
c. Paket Investasi Kombinasi
yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan Republik Indonesia;
Dana Peserta akan diinvestasikan pada kombinasi Instrumen Pasar Uang,
(2) Kewajiban Peserta adalah sebagai berikut:
Instrumen Pendapatan Tetap, dan Instrumen Saham pada instrumen
a. menyetor Iuran kepada Dana Pensiun;
sebagaimana yang disebut
b. membayar biaya-biaya yang telah ditetapkan dalam Peraturan Dana Pensiun;
dalam ayat (1) sesuai dengan prosentase yang ditentukan oleh Dana Pensiun,
c. memberikan keterangan yang lengkap dan benar sesuai dengan yang
baik konvensional maupun syariah.
dibutuhkan oleh Dana Pensiun;
d. Paket Investasi Syariah
d. memberitahukan secara tertulis kepada Dana Pensiun mengenai peristiwa
Dana Peserta akan diinvestasikan 100% pada Instrumen baik Pasar Uang
seperti perkawinan, kelahiran, kematian dan lain-lain, yang mengakibatkan
maupun Pendapatan Tetap berdasarkan prinsip syariah antara lain Surat
berubahnya susunan keluarga sebagai Pihak Yang Berhak atas Manfaat
Berharga Syariah Negara (SBSN) dan/atau Sukuk Korporasi yang tercatat di
Pensiun;
Bursa Efek di Indonesia dan/atau Reksa Dana dengan prinsip syariah
e. mentaati segala ketentuan yang ditetapkan dalam Peraturan Dana Pensiun.
berorientasi Pendapatan Tetap dan/atau Pasar Uang dan/atau tabungan pada
Bank dan/atau deposito berjangka pada Bank dan/atau deposito on call pada
Pasal 7 : Iuran Pensiun
Bank dan/atau Sertifikat Deposito pada Bank dan/atau Surat Berharga yang
Iuran disetor dengan acara didebet dari rekening sumber dana ke Dana Pensiun sejak
diterbitkan oleh Bank Indonesia dengan Prinsip Syariah.
seseorang diterima sebagai Peserta dan berakhir pada saat Peserta pensiun atau
(4) Peserta dapat melakukan perubahan pilihan paket investasi sebanyak-banyaknya
meninggal dunia atau atau dinyatakan cacat atau mengalihkan haknya atas Dana
2 (dua) kali dalam 1 (satu) tahun dengan cara mengisi dan menandatangani
Peserta ke Dana Pensiun Lain.
Formulir Perubahan Paket Investasi.
(5) Perubahan pilihan paket investasi dikenakan biaya sesuai ketentuan.
Pasal 8 : Pilihan Usia Pensiun
(6) Risiko kerugian akibat pilihan paket investasi dan atau perubahannya
(1) Usia Pensiun Normal yang dapat dipilih oleh Peserta sekurang-kurangnya 40
sepenuhnya menjadi tanggung jawab Peserta.
(empat puluh) tahun;
(7) Dana Pensiun mengelola Dana Peserta sesuai dengan usia kelompok Peserta (life
(2) Dalam hal Peserta merupakan pengalihan dari Dana Pensiun Pemberi Kerja dan
cycle fund), dengan ketentuan bagi Peserta yang telah mencapai usia 2 (dua)
pemberi kerja tidak ikut mengiur, maka pilihan Usia Pensiun Normal bagi Peserta
tahun sebelum usia pensiun normal, maka terhadap Dana Peserta yang dikelola
yang bersangkutan dipersamakan seperti Peserta mandiri;
Dana Pensiun dimaksud wajib ditempatkan pada:
(3) Pekerja Mandiri dimungkinkan untuk mengubah Usia Pensiun Normal di atas
a. Tabungan pada bank konvensional atau bank dengan prinsip syariah;
usia pensiun normal sebelumnya;
b. Deposito berjangka pada bank konvensional atau bank dengan prinsip
(4) Usia Pensiun Dipercepat sekurang-kurangnya 10 (sepuluh) tahun sebelum Usia
syariah;
Pensiun Normal.
c. Sertifikat deposito pada bank konvensional atau bank dengan prinsip syariah;
d. Surat berharga yang diterbitkan oleh Bank Indonesia; dan/atau
Pasal 9 : Tata Cara Pemilihan dan Perubahan Pilihan Jenis Investasi
e. Surat berharga negara yang dicatat dengan menggunakan metode nilai
(1) Dana peserta di Dana Pensiun akan diinvestasikan pada jenis investasi sebagai
perolehan yang diamortisasi.
berikut:
a. Tabungan pada Bank;
Pasal 10 : Tata Cara Penarikan Dana
b. Deposito on Call pada Bank;
(1) Peserta dapat melakukan penarikan sebagian iuran atau sejumlah dana dari
c. Deposito Berjangka pada Bank;
Dana Pensiun, apabila yang bersangkutan telah mempunyai masa kepesertaan
d. Sertifikat Deposito pada Bank;
pada Dana Pensiun sekurang-kurangnya 3 (tiga) bulan dan hanya diperkenankan
e. Surat berharga yang diterbitkan oleh Bank Indonesia;
melakukan penarikan dana sebanyak 2 (dua) kali dalam 1 (satu) tahun dengan
f. Surat Berharga Negara;
periode penarikan selanjutnya 6 (enam) bulan setelah penarikan sebelumnya.
g. Saham yang tercatat di Bursa Efek di Indonesia;
(2) Jumlah dana yang dapat ditarik sebagaimana dimaksud dalam ayat (1), setinggi-
h. Obligasi korporasi yang tercatat di Bursa Efek di Indonesia;
tingginya 50% (lima puluh persen) dari akumulasi iurannya sendiri pada saat
i. Unit Penyertaan Reksa Dana dari:
penarikan dilakukan.
i. Reksa Dana Pasar Uang, Reksa Dana Pendapatan Tetap, Reksa Dana
(3) Penarikan dana sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) hanya sebatas iurannya
Campuran, dan Reksa Dana Saham;
sendiri tidak termasuk hasil investasi dan dana yang berasal dari pengalihan
ii. Reksa Dana Terproteksi, Reksa Dana dengan Penjaminan, dan Reksa
dana dari Dana Pemberi Kerja.
Dana Indeks;
(4) Penarikan sejumlah dana sebagaimana dimaksud dalam ayat (1), dilakukan
iii. Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif Penyertaan Terbatas;
dengan mengisi dan menanda tangani Formulir Penarikan Iuran yang disediakan
iv. Reksa Dana yang Unit Penyertaannya diperdagangkan di Bursa Efek.
oleh Dana Pensiun.
j. Surat Hutang Jangka Menengah /Medium Term Note (MTN);
k. Efek beragun aset;

FFO-083B
(5) Peserta yang melakukan penarikan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) Pasal 14 : Tata Cara Penerimaan Pengalihan Kepesertaan dari Dana Pensiun Lain
dikenakan biaya penarikan dana dan dikenakan pajak sesuai dengan ketentuan (1) Peserta yang mengalihkan kepesertaanya dari Dana Pensiun Lain, harus menjadi
perpajakan yang berlaku di bidang Dana Pensiun; Peserta Dana Pensiun terlebih dahulu;
(6) Risiko kerugian termasuk biaya yang timbul sehubungan dengan penarikan dana (2) Permohonan pengalihan kepesertaan ke Dana Pensiun Lain dilakukan oleh
sepenuhnya menjadi tanggung jawab Peserta. Peserta dengan cara menyerahkan Formulir Pengalihan Kepesertaan yang
disediakan oleh Dana Pensiun yang telah diisi dan ditandatangani, dengan
Pasal 11 : Informasi Mengenai Dana Peserta
melampirkan fotokopi KTP dan fotokopi Bukti Kepesertaan, yang diajukan
(1) Dana Pensiun memberikan informasi mengenai Posisi Dana Peserta kepada
selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari sebelum tanggal efektif pengalihan
masing-masing Peserta sekurang-kurangnya 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun.
Dana Peserta dilakukan.
(2) Tanpa mengurangi ketentuan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1), apabila
(3) Dana Pensiun menyampaikan surat konfirmasi ke Dana Pensiun Lain yang
diperlukan setiap saat Peserta dapat memperoleh informasi mengenai saldo
terkait, agar mentransfer Dana Peserta yang telah menyerahkan formulir
Dana Peserta.
pengalihan kepesertaan, dalam surat konfirmasi tersebut minimal terinformasi
(3) Informasi mengenai posisi Dana Peserta dapat dilakukan oleh masing-masing
data kepesertaan, meliputi :
Peserta dengan mengakses website : https://dplk.bankmandiri.co.id
a. Nama Peserta yang mengalihkan;
Pasal 12 : Penunjukan dan Penggantian Pihak yang Ditunjuk b. Nomor Peserta;
(1) Peserta yang tidak mempunyai Istri/Suami dan Anak yang sah, berhak menunjuk c. Akumulasi Iuran, baik iuran sendiri maupun iuran pemberi kerja (bila ada);
seseorang sebagai Pihak Yang Ditunjuk untuk menerima Dana Peserta yang d. Hasil pengembangan, baik yang bersumber dari iuran sendiri maupun dari
merupakan hak Peserta apabila Peserta meninggal dunia. iuran pemberi kerja (apabila ada);
(2) Penunjukan Pihak Yang Ditunjuk sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) e. Pengalihan dana dari Dana Pensiun Pemberi Kerja, (apabila ada).
dilakukan Peserta pada saat mendaftarkan diri pada Dana Pensiun dengan
mengisi Formulir Aplikasi Kepesertaan. Pasal 15 : Pilihan Bentuk Anuitas dan Perusahan Asuransi Jiwa atau Dana Pensiun
(3) Peserta dapat melakukan perubahan Pihak Yang Ditunjuk selama masa Lain.
kepesertaannya di Dana Pensiun sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dengan Dalam rangka pembayaran Manfaat Pensiun secara bulanan kepada Peserta pada saat
mengisi dan menandatangani Formulir yang disediakan oleh Dana Pensiun. Peserta pensiun, atau kepada Janda/Duda karena Peserta meninggal dunia, atau
(4) Penunjukan Pihak Yang Ditunjuk sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) dan kepada Anak pada saat Peserta meninggal dunia dan tidak ada Janda/Duda atau
perubahan Pihak Yang Ditunjuk sebagaimana dimaksud dalam ayat (3) Janda/Duda menikah lagi, Dana Pensiun wajib membelikan Anuitas pada perusahaan
dinyatakan batal demi hukum apabila Peserta menikah dan telah mendaftarkan asuransi jiwa yang menjadi pilihan Peserta atau Janda/Duda atau Anak.
penikahannya tersebut pada Dana Pensiun. (1) Dana Pensiun wajib memberitahukan kepada Peserta mengenai hak Peserta atas
Manfaat Pensiun, sekurang-kurangnya 3 (tiga) bulan sebelum Peserta mencapai
Pasal 13 : Tata Cara Pengalihan Kepesertaan ke Dana Pensiun Lain Usia Pensiun Normal;
(1) Pengalihan atas inisiatif Peserta: (2) Bentuk Anuitas yang dipilih oleh Peserta, harus menyediakan Manfaat Pensiun
a. Peserta dapat mengalihkan kepesertaannya ke Dana Pensiun Lain; bagi Janda/Duda atau Anak sekurang-kurangnya 60% (enam puluh persen) dan
b. Permohonan pengalihan kepesertaan ke Dana Pensiun Lain dilakukan oleh sebanyak-banyaknya 100% (seratus persen) dari Manfaat Pensiun yang diterima
Peserta dengan cara mengisi dan menanda tangani Formulir Pengalihan Peserta;
Kepesertaan yang disediakan oleh Dana Pensiun dan diajukan selambat- (3) Dalam hal Peserta tidak menetapkan pilihan bentuk Anuitas sebagaimana
lambatnya 30 (tigapuluh) hari sebelum tanggal efektif pengalihan Dana dimaksud dalam ayat (4), maka Peserta tersebut dianggap memilih bentuk
Peserta dilakukan. Anuitas yang menyediakan Manfaat Pensiun bagi Janda/Duda atau Anak yang
c. Pengalihan kepesertaan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1), hanya besarnya sama dengan Manfaat Pensiun yang diterima Peserta.
diperkenankan bagi Peserta yang telah mempunyai masa kepesertaan pada (4) Dalam hal Peserta meninggal dunia pada usia sekurang-kurangnya 10 (sepuluh)
Dana Pensiun sekurang-kurangnya selama 1 (satu) tahun. tahun sebelum mencapai Usia Pensiun Normal, maka Janda/Duda berhak
d. Peserta yang melakukan pengalihan kepesertaannya sebagaimana dimaksud menetapkan pilihan bentuk Anuitas dan perusahaan asuransi jiwa selambat-
dalam ayat (1) dikenakan biaya. lambatnya 1 (satu) bulan sebelum pembayaran Manfaat Pensiun dilakukan;
e. Segala risiko kerugian yang mungkin terjadi akibat pengalihan Dana Peserta (5) Dalam hal Peserta meninggal dunia sekurang-kurangnya 10 (sepuluh) tahun
ke Dana Pensiun Lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab Peserta. sebelum mencapai Usia Pensiun Normal dan tidak meninggalkan Janda/Duda
(2) Pengalihan atas inisiatif Dana Pensiun: atau Janda/Duda menikah lagi, maka Anak berhak menetapkan pilihan bentuk
a. Dana Pensiun dapat mengalihkan pengelolaan kepesertaan Peserta ke Dana Anuitas yang menyediakan pembayaran Manfaat Pensiun sampai dengan Anak
Pensiun Lain yang ditunjuk oleh Dana Pensiun dengan menyampaikan berusia 25 (dua puluh lima) tahun yang diajukan kepada perusahaan asuransi
pemberitahuan kepada Peserta yang kepesertaannya akan dialihkan secara jiwa selambat-lambatnya 1 (satu) bulan sebelum pembayaran Manfaat Pensiun;
serentak dalam 1 (satu) tahapan sekaligus; (6) Penetapan pilihan bentuk Anuitas dan perusahaan asuransi jiwa oleh Peserta
b. Dalam hal Peserta tidak menyetujui pengalihan kepesertaan yang dimaksud atau Janda/Duda atau Anak selambat-lambatnya 1 (satu) bulan sebelum
pada ayat (2) huruf a., maka Peserta berhak untuk mengalihkan pembayaran Manfaat Pensiun dilakukan dengan mengisi dan menandatangani
kepesertaannya ke Dana Pensiun Lain sesuai pilihan Peserta paling lambat 30 pada Formulir Pilihan Bentuk Anuitas dan Perusahaan Asuransi Jiwa atau Dana
(tiga puluh) hari kerja sejak tanggal pemberitahuan; Pensiun Lain yang disediakan oleh Dana Pensiun.
c. Dalam hal Peserta sudah diberikan waktu selama 30 (tiga puluh) hari kerja (7) Pilihan anuitas yang telah ditentukan Peserta dinyatakan batal apabila Peserta
sejak tanggal pemberitahuan, namun belum menyampaikan pendapatnya meninggal dunia sebelum dimulainya pembayaran Manfaat Pensiun.
dan/atau tidak menyetujui pengalihan kepesertaan namun belum menunjuk
Dana Pensiun Lain sesuai pilihan Peserta maka Dana Pensiun menganggap Pasal 16 : Manfaat Pensiun
Peserta bersedia dan menyetujui pengalihan kepesertaan ke Dana Pensiun (1) Manfaat Pensiun bagi Peserta terdiri dari:
Lain yang ditunjuk oleh Dana Pensiun; a. Manfaat Pensiun Normal dibayarkan kepada Peserta, apabila Peserta pensiun
d. Dalam hal kepesertaan dan Dana Peserta untuk Peserta yang tersebut pada pada Usia Pensiun Normal;
ayat (2) huruf c di atas, telah dialihkan kepada Dana Pensiun Lain yang b. Manfaat Pensiun Dipercepat dibayarkan kepada Peserta, apabila Peserta
ditunjuk oleh Dana Pensiun, maka Peserta akan memperhatikan ketentuan pensiun pada usia sekurang-kurangnya 10 (sepuluh) tahun sebelum mencapai
Peraturan Dana Pensiun pada Dana Pensiun Lain yang ditunjuk oleh Dana Usia Pensiun Normal;
Pensiun; c. Pensiun Ditunda merupakan hak Peserta yang berhenti bekerja atau hak
e. Pengalihan kepesertaan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf a. Peserta yang tidak mempunyai penghasilan lagi dan tidak menyetor Iuran
dilakukan tanpa mempertimbangkan masa kepesertaan Peserta pada Dana kepada Dana Pensiun pada usia lebih dari 10 (sepuluh) tahun sebelum
Pensiun; mencapai Usia Pensiun Normal, yang pembayarannya ditunda sampai dengan
f. Pengalihan kepesertaan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf a. tidak Peserta mencapai Usia Pensiun Normal, atau atas permintaan Peserta, hak
dikenakan biaya pengalihan; atas Pensiun Ditunda tersebut dapat dibayarkan apabila Peserta telah
g. Segala risiko kerugian yang mungkin terjadi sampai dengan pengalihan mencapai usia 10 (sepuluh) tahun sebelum Usia Pensiun Normal.
menjadi tanggung jawab Dana Pensiun, dan risiko kerugian yang mungkin d. Manfaat Pensiun Cacat dibayarkan kepada Peserta, apabila Peserta pensiun
terjadi setelah pengalihan menjadi tanggung jawab Dana Pensiun Lain yang karena dinyatakan Cacat.
ditunjuk oleh Dana Pensiun. (2) Dalam hal Peserta meninggal dunia, maka hak atas Manfaat Pensiun dibayarkan
(3) Pengalihkan kepesertaan ke Dana Pensiun Lain, maka Dana Peserta yang kepada Janda/Duda.
dialihkan harus dipisahkan antara jumlah: (3) Dalam hal Peserta meninggal dunia dan tidak ada Janda/Duda atau Janda/Duda
a. akumulasi Iuran; menikah lagi, maka hak atas Manfaat Pensiun dibayarkan kepada Anak.
b. hasil investasi; (4) Dalam hal Peserta meninggal dunia dan tidak ada Janda/Duda dan Anak, maka
c. pengalihan dana dari Dana Pensiun lain beserta pengembangannya (apabila hak atas Dana Peserta dibayarkan kepada Pihak yang Ditunjuk.
ada).

FFO-083B
(5) Dalam hal Peserta meninggal dunia dan tidak ada Janda/Duda, Anak, dan Pihak (11) Untuk memperoleh pembayaran Manfaat Pensiun bagi Janda/Duda, Janda/Duda
yang Ditunjuk oleh Peserta, maka Dana Peserta yang merupakan hak Peserta harus mengajukan permohonan kepada Dana Pensiun dengan mengisi dan
dibayarkan kepada Ahli Waris. menandatangani Formulir Pembayaran Manfaat Pensiun yang disediakan oleh
(6) Dana Pensiun dapat melakukan pembayaran Manfaat Pensiun secara sekaligus Dana Pensiun dan pembayarannya dilakukan selambat-lambatnya 1 (satu) bulan
di luar ketentuan apabila Peserta atau Pihak yang Berhak: setelah permohonan pembayaran dimaksud diterima oleh Dana Pensiun dengan
a. dalam kondisi sakit parah dan mengalami kesulitan keuangan yang didukung memberikan Fotokopi surat nikah yang telah disahkan oleh instansi yang
dengan dokumen yang membuktikannya; berwenang (KUA, Catatan Sipil), Surat keterangan kematian Peserta yang
b. merupakan warga negara Indonesia yang berpindah warga negara; atau; dikeluarkan instansi yang berwenang/Lurah, Surat keterangan ahli waris yang
c. merupakan warga negara asing yang telah berakhir masa kerjanya dan tidak dikeluarkan oleh instansi berwenang.
bekerja lagi di Indonesia. (12) Untuk memperoleh pembayaran Manfaat Pensiun bagi Anak, Anak atau walinya
(jika Anak di bawah umur) harus mengajukan permohonan pembayaran kepada
Pasal 17 : Tata Cara Pembayaran Manfaat Pensiun Dana Pensiun dengan mengisi dan menandatangani Formulir Pembayaran
(1) Dana Pensiun memberikan surat pemberitahuan kepada Peserta selambat- Manfaat Pensiun dan pembayarannya dilakukan selambat-lambatnya 1 (satu)
lambatnya 3 (tiga) bulan sebelum Peserta mencapai Usia Pensiun Normal. bulan setelah permohonan pembayaran dimaksud diterima oleh Dana Pensiun
(2) Untuk memperoleh pembayaran Manfaat Pensiun Normal, Peserta harus dengan memberikan Surat keterangan kematian Peserta/Janda/Duda atau akta
mengajukan permohonan pembayaran kepada Dana Pensiun dengan mengisi cerai yang dikeluarkan oleh instansi yang berwenang; Bukti wali dari Anak,
dan menandatangani Formulir Pembayaran Manfaat Pensiun yang disediakan apabila Anak yang bersangkutan masih di bawah umur, yang dikeluarkan oleh
oleh Dana Pensiun dan pembayarannya dilakukan selambat-lambatnya 1 (satu) instansi yang berwenang.
bulan setelah permohonan pembayaran dimaksud diterima oleh Dana Pensiun. (13) Dokumen yang harus dilampirkan pada saat pengajuan pembayaran Manfaat
(3) Untuk memperoleh pembayaran Manfaat Pensiun atas Pensiun Ditunda, Peserta Pensiun sebagaimana ayat (2) sampai dengan (12) di atas adalah:
harus mengajukan permohonan pembayaran kepada Dana Pensiun dengan a. Kartu Peserta atau Nomor Peserta;
mengisi dan menandatangani Formulir Pembayaran Manfaat Pensiun dan b. Fotokopi tanda bukti diri/kartu identitas diri yang masih berlaku;
pembayarannya dilakukan selambat-lambatnya 1 (satu) bulan setelah c. Fotokopi kartu keluarga yang disahkan oleh instansi yang berwenang;
permohonan pembayaran dimaksud diterima oleh Dana Pensiun. d. Fotokopi bukti nomor rekening;
(4) Untuk memperoleh pembayaran Manfaat Pensiun Dipercepat dalam hal usia e. Surat keterangan telah berhenti bekerja atau pensiun.
Peserta sekurang-kurangnya 10 (sepuluh) tahun sebelum Usia Pensiun Normal,
Peserta harus mengajukan permohonan pembayaran kepada Dana Pensiun Pasal 18 : Hak Bagi Pihak Yang Ditunjuk
dengan mengisi dan menandatangani Formulir Pembayaran Manfaat Pensiun (1) Dalam hal Peserta meninggal dunia dan tidak ada Janda/Duda, dan Anak, maka
dan pembayarannya dilakukan selambat-lambatnya 1 (satu) bulan setelah Dana Peserta yang merupakan hak Peserta dibayarkan kepada Pihak yang
permohonan pembayaran dimaksud diterima oleh Dana Pensiun. Ditunjuk secara sekaligus.
(5) Untuk memperoleh pembayaran Manfaat Pensiun Dipercepat dalam hal Peserta (2) Untuk memperoleh pembayaran Dana Peserta bagi Pihak Yang Ditunjuk, maka
berhenti bekerja dengan jumlah akumulasi iuran yang telah disetor atas Pihak Yang Ditunjuk harus mengajukan permohonan pembayaran kepada Dana
namanya sendiri termasuk pengalihan dana dari DPPK atau DPLK lain beserta Pensiun dengan mengisi dan menandatangani Formulir Pembayaran Manfaat
hasil pengembangan, jumlahnya kurang dari atau sama dengan Rp 100.000.000,- Pensiun dengan melampirkan:
(seratus juta rupiah), maka manfaat pensiunnya pada saat Peserta berhenti a. Surat Keterangan kematian atas nama Peserta yang dikeluarkan oleh Instansi
bekerja dapat dibayarkan secara sekaligus, Peserta harus mengajukan yang berwenang/Lurah;
permohonan pembayaran kepada Dana Pensiun dengan mengisi dan b. Fotokopi tanda bukti diri/kartu identitas diri Peserta dan Pihak Yang Ditunjuk/
menandatangani Formulir Pembayaran Manfaat Pensiun dan pembayarannya Ahli Waris yang masih berlaku;
dilakukan selambat-lambatnya 1 (satu) bulan setelah permohonan pembayaran c. Surat bukti penunjukan sebagai Pihak Yang Ditunjuk yang telah disahkan oleh
dimaksud diterima oleh Dana Pensiun. instansi yang berwenang.
(6) Untuk memperoleh pembayaran Manfaat Pensiun Dipercepat dalam hal Peserta
dalam kondisi sakit parah, maka manfaat pensiunnya pada saat Peserta berhenti Pasal 19 : Pembayaran Dana Peserta Secara Sekaligus
bekerja dapat dibayarkan secara sekaligus, Peserta harus mengajukan (1) Apabila saldo Dana Peserta yang pensiun, jumlahnya kurang dari atau sama
permohonan pembayaran kepada Dana Pensiun dengan mengisi dan dengan dari batasan yang ditentukan oleh Menteri/OJK, maka atas permintaan
menandatangani Formulir Pembayaran Manfaat Pensiun dan pembayarannya Peserta manfaat pensiun sebesar 100% tersebut dapat dibayarkan secara
dilakukan selambat-lambatnya 1 (satu) bulan setelah permohonan pembayaran sekaligus.
dimaksud diterima oleh Dana Pensiun dengan memberikan Surat Keterangan (2) Apabila saldo Dana Peserta yang pensiun, jumlahnya lebih besar dari batasan
Dokter yang menyatakan sakit parah. yang ditentukan oleh Menteri/OJK, maka pembayaran manfaat pensiun untuk
(7) Untuk memperoleh pembayaran Manfaat Pensiun Dipercepat dalam hal Peserta pertama kalinya sebanyak-banyaknya 20% dibayarkan secara sekaligus.
dalam kondisi kesulitan keuangan, maka manfaat pensiunnya pada saat Peserta (3) Apabila saldo Dana Peserta setelah dikurangi dengan pembayaran manfaat
berhenti bekerja dapat dibayarkan secara sekaligus, Peserta harus mengajukan pensiun untuk pertama kalinya secara sekaligus sebagaimana dimaksud dalam
permohonan pembayaran kepada Dana Pensiun dengan mengisi dan ayat (2), jumlahnya kurang dari atau sama dengan batasan jumlah yang
menandatangani Formulir Pembayaran Manfaat Pensiun dan pembayarannya ditetapkan oleh Menteri/OJK, maka atas permintaan Peserta sisa saldo manfaat
dilakukan selambat-lambatnya 1 (satu) bulan setelah permohonan pembayaran pensiun tersebut dapat dibayarkan secara sekaligus atau dibelikan program
dimaksud diterima oleh Dana Pensiun dengan memberikan Surat Keterangan Anuitas seumur hidup.
Tidak Mampu. (4) Apabila saldo Dana Peserta setelah dikurangi dengan pembayaran manfaat
(8) Untuk memperoleh pembayaran Manfaat Pensiun Dipercepat dalam hal Peserta pensiun untuk pertama kalinya secara sekaligus sebagaimana dimaksud dalam
pindah kewarganegaraan, maka manfaat pensiunnya pada saat Peserta berhenti ayat (2), jumlahnya lebih besar dari batasan jumlah yang ditetapkan oleh
bekerja dapat dibayarkan secara sekaligus, Peserta harus mengajukan Menteri/OJK, maka sisa saldo manfaat pensiun tersebut akan dialihkan kepada
permohonan pembayaran kepada Dana Pensiun dengan mengisi dan perusahaan asuransi jiwa atau Dana Pensiun Lain yang telah dipilih oleh Peserta
menandatangani Formulir Pembayaran Manfaat Pensiun dan pembayarannya untuk pembelian program Anuitas seumur hidup.
dilakukan selambat-lambatnya 1 (satu) bulan setelah permohonan pembayaran (5) Dalam hal Peserta meninggal dunia lebih dari 10 (sepuluh) tahun sebelum
dimaksud diterima oleh Dana Pensiun dengan memberikan fotokopi passpor. mencapai Usia Pensiun Normal, maka Janda/Duda dapat menerima pembayaran
(9) Untuk memperoleh pembayaran Manfaat Pensiun Dipercepat dalam hal Peserta manfaat pensiun Peserta sebesar 100% secara sekaligus.
merupakan warga negara asing yang telah berakhir masa kerjanya dan tidak (6) Dalam hal Peserta meninggal dunia lebih dari 10 (sepuluh) tahun sebelum
bekerja lagi di Indonesia, maka manfaat pensiunnya pada saat Peserta berhenti mencapai Usia Pensiun Normal dan tidak ada Janda/Duda atau Janda/Duda
bekerja dapat dibayarkan secara sekaligus, Peserta harus mengajukan menikah lagi, maka Anak atau wali dalam hal Anak di bawah umur dapat
permohonan pembayaran kepada Dana Pensiun dengan mengisi dan menerima pembayaran manfaat pensiun Peserta sebesar 100% secara sekaligus.
menandatangani Formulir Pembayaran Manfaat Pensiun dan pembayarannya (7) Dalam hal Peserta meninggal dunia sekurang-kurangnya 10 (sepuluh) tahun
dilakukan selambat-lambatnya 1 (satu) bulan setelah permohonan pembayaran sebelum mencapai Usia Pensiun Normal, mekanisme pembayaran manfaat
dimaksud diterima oleh Dana Pensiun dengan memberikan Surat Keterangan pensiunnya sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) sampai dengan ayat (4).
Kerja dari instansi tempat bekerja. (8) Dalam hal Peserta berhenti bekerja dengan jumlah akumulasi iuran yang telah
(10) Untuk memperoleh pembayaran Manfaat Pensiun Cacat, Peserta harus disetor atas namanya sendiri termasuk pengalihan dana dari DPPK atau DPLK lain
mengajukan permohonan pembayaran kepada Dana Pensiun dengan mengisi beserta hasil pengembangan, jumlahnya kurang dari atau sama dengan Rp
dan menandatangani Formulir Pembayaran Manfaat Pensiun dan 100.000.000,- (seratus juta rupiah), maka manfaat pensiunnya pada saat Peserta
pembayarannya dilakukan selambat-lambatnya 1 (satu) bulan setelah berhenti bekerja dapat dibayarkan secara sekaligus.
permohonan pembayaran dimaksud diterima oleh Dana Pensiun dengan
memberikan Surat Keterangan Dokter yang menyatakan cacat.

FFO-083B
(9) Untuk memperoleh pembayaran manfaat pensiun Peserta secara sekaligus (3) Dalam situasi apapun Mandiri DPLK tidak bertanggung jawab kepada Peserta
sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) sampai dengan ayat (7), yang atas penurunan nilai dana pada Account Peserta yang disebabkan oleh
bersangkutan harus mengajukan permohonan kepada Dana Pensiun dengan pembebanan atau pemotongan atau pajak-pajak yang dikenakan berdasarkan
mengisi dan menandatangani Formulir Pembayaran Manfaat Pensiun. Peraturan Yang Berlaku atau penurunan nilai investasi.

Pasal 20 : Pengelolaan Dana Peserta Pasal 25 : Pengubahan dan Penyimpangan Syarat-Syarat Umum
(1) Dana Pensiun melakukan pengelolaan Dana Peserta berdasarkan paket investasi (1) Mandiri DPLK berhak mengadakan perubahan, penambahan atau pembaharuan
yang dipilih oleh Peserta; atas Syarat-Syarat Umum yang berlaku pada setiap jenis produk dan atau sistem
(2) Peserta dapat mengajukan perubahan pilihan paket investasi kepada Dana yang digunakan Mandiri DPLK dan akan memberitahukan kepada Peserta
Pensiun. menurut cara yang ditetapkan oleh Mandiri DPLK. Peserta wajib mematuhi,
tunduk terikat pada perubahan, perbaikan atau tambahan tersebut.
Pasal 21 : Dana Tidak Aktif (2) Setiap penyimpangan dari Syarat-Syarat Umum ini hanya diberlakukan jika
(1) Dana Pensiun wajib memisahkan dana yang dikategorikan sebagai Dana Tidak penyimpangan tersebut telah disetujui secara tertulis oleh Mandiri DPLK.
Aktif.
(2) Sebelum melakukan pemisahan Dana Tidak Aktif, Dana Pensiun wajib melakukan Pasal 26 : Hukum yang Berlaku dan Domisili
upaya untuk membayarkan Manfaat Pensiun kepada Peserta atau Pihak yang (1) Syarat-Syarat Umum ini tunduk pada hukum Negara Republik Indonesia.
Berhak sejak Peserta memasuki usia pensiun normal paling lama 1 (satu) tahun. (2) Mengenai Syarat-Syarat Umum ini dan segala akibatnya, Mandiri DPLK dan
(3) Manfaat Pensiun dikategorikan sebagai Dana Tidak aktif, apabila sampai dengan Pemilik Rekening setuju untuk memilih tempat kediaman hukum yang tetap dan
berakhirnya jangka waktu 1 (satu) tahun sebagaimana dimaksud pada ayat (2), secara umum pada Kantor Pengadilan Negeri yang wewenangnya meliputi
Dana Pensiun belum melakukan pembayaran Manfaat Pensiun yang disebabkan wilayah tempat
oleh: kantor pusat atau perwakilan Mandiri DPLK dan Kepesertaan dibuka. Tempat
a. Peserta tidak diketahui keberadaannya; atau Kepesertaan dibuka adalah tempat dimana kepesertaan tersebut dibuka oleh
b. Peserta tidak memiliki Pihak Yang Ditunjuk sebagai Pihak Yang Berhak atau kantor pusat Mandiri DPLK atau cabang Bank Mandiri sebagai perwakilan
memiliki namun tidak diketahui keberadaannya. Mandiri DPLK.
(4) Apabila sampai 180 (seratus delapan puluh) hari kalender sejak pemisahan dana (3) Jika Peserta mempunyai beberapa Account yang dibuka pada beberapa
tersebut tetap tidak terjadi pembayaran Manfaat Pensiun maka Dana Pensiun perwakilan Mandiri DPLK, maka Mandiri DPLK dan Peserta setuju untuk memilih
wajib menyerahkan Dana Tidak Aktif tersebut kepada Balai Harta Peninggalan tempat kediaman hukum yang tetap dan secara umum pada Kantor Pengadilan
sesuai dengan ketentuan peraturan perundangundangan. Negeri yang wewenangnya meliputi wilayah dimana salah satu rekening yang
(5) Dalam hal Dana Pensiun menyerahkan Dana Tidak Aktif kepada Balai Harta bersengketa tersebut dibuka.
Peninggalan sebagaimana dimaksud pada ayat (4). maka Peserta atau Pihak Yang
Berhak atas dana tersebut harus meminta pembayaran Manfaat Pensiun kepada ..............., ......................................
Balai Harta Peninggalan.

Pasal 22 : Biaya Pengelolaan Dana Peserta


(1) Peserta wajib membayar biaya pengelolaan, yang besarnya ditetapkan sebagai
berikut:
a. Biaya pendaftaran sebesar Rp 10.000,- per Peserta, dikenakan hanya satu
kali, yaitu pada saat pendaftaran Peserta; ( .............................................)
b. Biaya administrasi kepesertaan setoran, baik setoran langsung maupun
setoran autodebet sebesar Rp. 2.000,- .
c. Biaya perubahan pilihan paket investasi sebesar Rp 25.000,- .
d. Biaya penarikan dana sebagian, dikenakan sebesar 2% dari jumlah Iuran
yang ditarik serta dikenakan pajak sesuai dengan ketentuan perpajakan yang
berlaku dibidang dana pensiun;
e. Biaya pencetakan laporan rekening Peserta sebesar Rp 20.000,- untuk setiap
permintaan pencetakan lebih dari 2 (dua) kali dalam satu tahun buku;
f. Biaya pengelolaan investasi minimal sebesar 0,96% pertahun yang
dibebankan secara proporsional/prorata setiap bulan atau sebesar 0,08%
perbulan dari saldo dana Peserta.
g. Biaya pengalihan Dana Peserta ke Dana Pensiun diperhitungkan dari dana
yang dialihkan dengan penjelasan :
1). Sebesar 4,00% untuk masa Kepesertaan belum 2 tahun;
2). Sebesar 3,00% untuk masa Kepesertaan 2 s/d 4 tahun;
3). Sebesar 2,00% untuk masa Kepesertaan 4 s/d 6 tahun;
4). Sebesar 1,00% untuk masa Kepesertaan lebih dari 6 tahun;
(2) Pengenaan biaya sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dibebankan atau
dipotong langsung dari saldo Dana Peserta.

Pasal 23 : Tata Cara Perhitungan Saldo Masing-Masing Peserta


(1) Perhitungan saldo masing-masing Peserta dilakukan dengan menggunakan
metode Nilai Aktiva Bersih per unit (unit pricing) berdasarkan paket investasi
yang dipilih oleh Peserta.
(2) Daftar perhitungan nilai dari setiap paket investasi sebagaimana dimaksud dalam
ayat (1) harus diinformasikan kepada Peserta.

Pasal 24 : Pembebasan Tanggung Jawab


(1) Sehubungan dengan penatausahaan Kepesertaan oleh Mandiri DPLK, Peserta
dengan ini menyatakan membebaskan Mandiri DPLK, pejabat atau pegawainya
dari segala kerugian atau pertanggungjawaban dan atau gugatan/tuntutan dari
pihak manapun juga yang terjadi akibat dari peraturan yang berlaku dan kondisi
force majeure, antara lain meliputi, bencana alam, banjir, wabah, perang,
terhalangnya komunikasi, pemogokan, keonaran, keadaan darurat, serta semua
kejadian yang berada di luar kekuasaan Mandiri DPLK.
(2) Peserta dengan ini membebaskan Mandiri DPLK dari setiap tuntutan terhadap
Mandiri DPLK, pejabat atau pegawainya dan Peserta setuju membayar ganti rugi
kepada pihak Mandiri DPLK atas setiap kerugian atau biaya yang timbul bagi
Mandiri DPLK, yang disebabkan oleh penagihan yang dilakukan oleh Mandiri
DPLK untuk kepentingan Peserta.

FFO-083B