Anda di halaman 1dari 28

LAPORAN

KEGIATAN PENGENALAN LAPANGAN PERSEKOLAHAN


(PLP I) MAHASISWA REGULER PROGRAM S1 SEMESTER 7
TAHUN AKADEMIK 2019/2020

DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN MEDIKA


SAMARINDA

Oleh :

SUMARIA
NIM 1605025044

Program Studi:
PENDIDIKAN KIMIA

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS MULAWARMAN

SAMARINDA

2019
HALAMAN PENGESAHAN

Kegiatan : Pengenalan Lapangan Persekolahan I (PLP I)


Tahun Akademik : 2019/2020
Lokasi Sekolah PLP : SMK Medika Samarinda
Nama : Sumaria
NIM : 1605025044
Program Studi : Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Jurusan : Pendidikan Kimia
Tanggal Pengesahan : 07 Agustus 2019

Mengesahkan :

Ketua, Kepala Sekolah


UPT-PPL FKIP UNMUL SMAN 16 SAMARINDA

Dra, Hj. Tri Wahyuningsih, M. Si Musmulyadi,, S.Pd., MM


NIP. 19630128 198703 2 002

Mengetahui,
Dekan FKIP Unmul

Prof. Dr. Muh. Amir Masruhim, M.Kes


NIP. 19601027 198503 1003
KATA PENGANTAR

Puji syukur saya panjatkan kehadirat ALLAH SWT, atas berkat dan rahmat-
Nya saya dapat menyelesaikan kegiatan observasi dan Laporan Pengenalan
Lapangan Persekolahan I (PPL I) dengan tepat waktu.

Laporan ini berisi hasil obeservasi yang dilakukan oleh penulis di SMK
Negeri 6 Samarinda dimulai dari tanggal 22-30 Juli 2019. Adapun tujuan dari
penulisan laporan ini untuk memenuhi ketentuan yang berlaku di Fakultas Ilmu
Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman.

Dalam penyelesaian laporan ini, tidak lepas dari bantuan berbagai pihak.
Oleh karena itu, dalam kesempatan ini saya mengucapkan terima kasih kepada :

1. Prof. Dr. H. Masjaya, M. Si, selaku Rektor Universitas Mulawarman.


2. Prof. Dr. H. Muh. Amir M., M. Kes, selaku Dekan FKIP Universitas
Mulawarman.
3. Dra. Hj. Tri Wahyuningsih, M. Si, selaku ketua Unit Pelaksana Teknis PPL
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mulawarman.
4. Dr. Pintaka Kusumaningtyas, S.Pd., M.Si. selaku dosen pembimbing yang
telah memberikan arahan dan bimbingan kepada penulis selama kegiatan
PLP 1.
5. Musmulyadi, S.Pd, MM selaku Kepala SMKSMedika Samarinda, yang telah
memberikan izin kepada penulis untuk melaksanakan kegiatan Pengenalan
Lapangan Sekolah (PLP) di SMK Medika Samarinda.
6. Ramli, S.Si selaku guru pamong yang telah memberikan bimbingan
pembelajaran Kimia di kelas 10 Analis di SMK SMK Medika Samarinda.
7. Seluruh guru dan staf pegawai SMK Medika Samarinda, yang telah
memberikan informasi dalam menyusun laporan ini.
8. Siswa-siswa SMK Medika Samarinda, yang telah memberikan perhatian
selama proses observasi PLP 1 di sekolah.
Laporan ini masih memiliki banyak kekurangan, untuk itu sangat diharapkan
masukan berupa kritik dan saran untuk kesepurnaan laporan ini. Semoga laporan
ini memberikan manfaat bagi mahasiswa yang menjadi calon guru dan juga
masyarakat umum demi membangun kualitas pendidikan yang lebih baik

Samarinda, 01 Agustus 2019

Penulis
DAFTAR ISI

HALAMAN PENGESAHAN …………………………………..……………….ii


KATA PENGANTAR ……………………………..………………….………...iii
DAFTAR ISI ……………………………………………………………………..v
DAFTAR GAMBAR ……………………………………………………..……..vi
BAB I PENDAHULUAN ………………………………………………………..1
A. Latar Belakang ……………………………………...…………………….1
B. Tujuan ………………………………………………………………….….2
C. Manfaat …………………………………………………………………...3
BAB II HASIL OBSERVASI PLP I DISEKOLAH ………….…………….….4
A. Kondisi Sekolah Tempat PLP I …………………………………………...4
B. Penggamatan Kultur Sekolah ……………………………………….…….6
C. Pengamatan Struktur Organisasi dan Tata Kelola ………..……………..10
D. Pengamatan Peraturan dan Tata Tertib…………….……………………12
E. Pengamatan Kegiatan-kegiatan Ceremonial-Formal ……………………15
F. Pengamatan Kegiatan Kurikuler, Kokurikuler, dan Ekstrakurikuler. ….16
BAB III PENUTUP DAN SARAN ………………………………..……….…..19
A. Kesimpulan ………………………………………...………………….…19
B. Saran …………………………………………………………………..…20
LAMPIRAN ……………………………………………………………….……21
DAFTAR GAMBAR

Gambar. 2.1. Apsen Pagi ……………………………..………………………….5


GAmbar: 2.2. Senyum, Salam, dan Sapa (3S) …………….……………………7
Gambar: 2.3. Upacara Bendera ………………….………………………………9
Gambar: 2.4. Bagan sekolah ……………………………………………….......10
Gambar: 2.5. Apsen dan pengerahan HP……………..………………………...13
Gambar: 2.6. pengumpulan HP ………………………………………..……….13
Gambar: 2.7. Sholat ……………………………………………...……….…....14
Gambar: 2.8. Senam dan Kajian ………………………………………….…….16
Gambar: 2.9. Pelaksanaan Kokurikuler dan Ekstrakurikuler …………………..16
Gambar: 2.10. Pembinaan Kokurikuler dan Ekstrakurikuler ………………….17
BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Kegiatan


Menurut peraturan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi
Rupublik Indonesia Nomor 55 Tahun 2017 Tentang Standar Pendidikan Guru,
Mata kuliah pengenalan Lapangan Persekolahan yang di singkat dengan PLP
adalah proses pengamatan atau observasi dan pemagangan yang dilakukan
oleh mahasiswa Program Sarjana Pendidikan untuk mempelajari aspek-aspek
pembelajaran dan pengolahan pendidikan di satuan pendidikan. Pengenalan
lapangan persekolahan I (PLP I) merupakan saranan pembelajaran yang akan
menghantarkan mahasiswa sarjana pendidikan untuk mengenal,
mengobservasi, mempelajari dan menganalisis aspek-aspek pendidikan yang
dapat mencakup perencanaan pembelajaran.
Program latihan profesi adalah salah satu kegiatan kurikulum yang
merupakan kombinasi dari seluruh program pendidikan yang telah di hayati
dan di alami oleh mahasiswa di LPTK maka PLP di artikan sebagai
pengetahuan, sikap dan keterampilan dalam rangka pembentukan guru yang
professional. Dengan demikian PLP adalah suatu program yang
mempersyaratkan kemampuan aplikasi yang terpadu dari seluruh pengalaman
belajar sebelumnya kedalam program pelatihan berupa dari seluruh
pengalaman belajarsebelunya kedalam program pelatihan berupa kinerja
dalam semua hal yang berkaitan dengan jabatan keguruan baik kegiatan
mengajar maupun tugas-tugas keguruan lainnya.
Dalam PLP I ini mahasiswa sarjana pendidikan wajib mengetahui inti
kegitan dari PLP I yakni melakukan observasi, analisis dan penghayatan
langsung terhadap kegiatan yang terkait dengan kultur sekolah, manajemen
sekolah dan dinamika sekolah sebagai lembaga pengembangan pendidikan.
Kegiatan PLP I ini dilakukan dengan tujuan agar mahasiswa dapat mengetahui
isi dari keseluruhan sekolah sebelum masuk tahap selanjutnya yaitu PLP II.
B. Tujuan Kegiatan
PLP 1 bertujuan untuk membangun landasan jati diri pendidik melalui
beberapa bentuk kegiatan disekolah sebagai berikut ini:
1. Untuk melakukan pengamatan langsung kultur sekolah
2. Untuk melakukan pengamatan struktur organisasi dan tata kelola disekolah
3. Untuk melakukan pengamatan peraturan dan tata tertib disekolah
4. Untuk melakukan pengamatan kegiatan-kegiatan ceremonial-formal
5. Untuk melakukan pengamatan kegiatan rutin berupa kurikuler, kokurikuler
dan ekstrakurikuler
6. Untuk melakukan pengamatan praktik-praktik pembiasaan dan kebiasaan
positif disekolah

C. Manfaat Kegiatan
Manfaat kegiatan pengenalan lapangan persekolahan (PLP I) yakni:
1. Bagi Mahasiswa
a. Memperoleh masukan tentang kasus pendidikan yang dipakai sebagai
bahan pertimbangan
b. Memperluas dan meningkatkan jaringan dan kerja sama dengan
sekolah
c. Dapat mengetahui gambaran sekolah setelah melakukan observasi
d. Dapat mengetahui gambaran proses belajar mengajar disekolah
2. Bagi Sekolah
a. Meningkatkan kualitas pendidik
b. Sekolah mendapat masukan dan saran yang dapat membangun sekolah
kearah yang lebih maju
c. Memperoleh transfer pengetahuan mengenai metode-metode dan
model-model
d. Dari hasil observasi mahasiswa, sekolah dapat mengetahui kekurangan
dan kelebihan sekolah tersebut
e. Pihak sekolah dapat mengetahui kendala-kendala apa saja yang sering
terjadi disekolah
BAB II
HASIL OBSERVASI PLP I DISEKOLAH

A. Kondisi Sekolah Tempat PLP I


1. Kondisi fisik sekolah
a. Sejarah singkat Sekolah SMKS medika Samarinda
1) Tanggal SK Pendirian 2010-01-07
2) Status Swasta
3) Bentuk pendidikan SMK
b. Letak Sekolah
SMK Medika bertempat di Jln Padat Karya No. 46C gg.34
Bengkuring Luar.
c. Situasi Sekolah
Situasi umum SMK Medika Samarinda cukup baik, tertib, dan
disiplin. Setiap pagi siswa yang datang di wajibkan apsen terlebih
dahulu di depan kantor, sebelum memasuki kelasnya masing-
masing.siswa SMKS Medika Samarinda batas hadir jam 07.30lewat
dari jam tersebut di anggap terlambat, setiap siswa yang terlambat di
catat namanya, lebih dari 3 kali di berikan sanksi, berupa hukuman.
Seperti membersihkan lingkungan sekolah.Struktur organisasi sekolah
berjalan dengan keadaan yang baik.Melihat dan mengamati secara
langsung tatanama maupun mekanisme kerja para guru, staf Tata
Usaha di SMK Medika sangat disiplin, tepat waktu dan bertanggung
jawab dalm menjalankan tugas masing-masing, apa bila ada guru yang
tidak hadir maka di wajibkan membayar denda, ke cuali guru yang
berhalangan, begitupun guru yang terlambat. Fasilitas SMKS Medika
sangat terbatas terutama bangunan Sekolah, belum adanya
perpustakaan, masjid atau mushola, dan belum adanya ruang UKS/BK
dan juga ruang kelas masih kurang.
hggamar

Gambar. 2.1. Apsen Pagi

d. Visi dan Misi SMK Medika samarinda


 Visi SMK Medika:
“Terwujudnya sumber daya manusia beriman dan bertaqwah,
sehat jasmani dan rohani , mengusai IPTEK, bahasa asing,berjiwa,
entrepreneurship, berseni budaya, berdaya saing serta memiliki
keterampilan hidup serta berwawasan global-internasional”
 Misi SMK Medika:
1) Unggul dalam keimanan dan ketakwaan
2) Unggul dalam IPTEK
3) Unggul berbahasa Asing: bahasa inggris, bahasa jepang, dan
bahasa mandarin
4) Unggul dalam lomba olahraga, seni dan budaya
5) Unggul dalam pendidikan dan pengajaran
6) Unggul berwirausaha dan / menciptakan lapangan pekerjaan
7) Unggul dalam mengelola hidup dan kehidupan
8) Unggul menjalin kemitraan
9) Unggul menggali potensi siswa
10) Unggul memahami isu-isu global.

2. Kondisi Lingkungan sekolah


a. Lingkungan sekitar sekolah
Lingkungan sekitar sekolah SMK Medika Samarinda dekat
dengn rumah-rumah warga, bagian-bagian sekolahnya terdapat banyak
rumput-rumput dandi bagian belakang sekolah terdapat rawah.
Meskipun demikian proses belajar mengajar berjalan dengan baik.
b. Tingkat kebersihan sekolah
Lingkungan sekolah SMK Medika kurang baik, karna letak dan
keadaan sekolahnya masih proses pembangunan. Masih terdapat
banyak pasir-pasir di sekitar sekolah, karna dengan adanya pasir-pasir
tersebut siswa sebelum memasuki kelas di haruskan membuka sepatu.
3. Fasilitas sekolah
Fasilitas atau sarana yang dimiliki sekolah SMK medika masih
terbatas, terutama soal ruangan, sehingga pengajaran di lakukan pagi dan
siyang. Pagi untuk kelas X dan kelas XII, sedangkan siyang untuk kelas
XI. Ruang kepala sekolah danguru masih terbatas, tidak cukup satu ruang
untuk guru yang berjumlah 24 orang. Ruang tata usaha masih ditempatkan
diruang kepala sekolah yang hanya di batasi papan, dan ruang
perpustakaan belum ada, masjid atau mushola dan tempat parkir kendaraan
belum ada juga.

B. PENGAMATAN KULTUR SEKOLAH


1. Kegiatan 3S (Senyum, Sapa dan Salam)
Pembiasaan ini dilakukan oleh semua warga sekolah ketika
bertemu.Budaya ini dinilai sangat penting karena menggambarkan suasana
sekolah yang menyenangkan, ramah, dan penuh dengan keakraban.Begitu
juga yang ada di SMK Medika Samarinda. Salah satu kegiatan 3S adalah
para guru menyambut kehadiran siswa setiap pagi sebelum bel berbunyi
atau bel masuk di depan kantor. Para siswa yang berdatangan pun akan
bersikap baik dengan memberikan senyum, sapa dan salam kepada para
guru. Selain itu, kegiatan 3S ini juga terlaksana dengan sangat baik dalam
sehari-hari, baik sikap antar siswa maupun sikap antar guru.

GAmbar: 2.2. Senyum, Salam, dan Sapa (3S)

2. Masuk Sekolah dan Kelas Tepat Waktu


Sekolah SMK Medika Samrinda sangat berbeda dengan sekolah-
sekolah yang lain, di sekolah SMK Medika batas hadir siswa yaitu jam
07.30, lewat dari jam tersebut siswa dapat dikatakan terlambat dari
sekolah. Guru berserta petugas sekolah memastikan bahwa tidak ada siswa
yang terlambat ke sekolah. Apabila siswa terlambat kesekolahmaka guru
akan mencatat nama-nama siswa yang terlambat. Jika siswa terlambat
lebih dari tiga kali maka akan di beri sanksi berupa hukuman, seperti
membersihkan lingkungan sekolah.
3. Pengkondisian Awal Belajar
Sebelum pembelajaran dimulai, guru memastikan seluruh siswanya
siap untuk mengikuti pembelajaran, mengkondisikan seragam siswa dan
tempat duduknya harus rapi.Kemudian guru membuka kelasnya dengan
mengucapakan salam dan menciptakan suasana yang menyenangkan
seperti memberikan motovasi. Dalam proses belajar mengajar guru hanya
memiliki 60 menit atau satu jam untuk memberikan pengajaran.
4. Upacara Bendera
Pelaksanaan upacara bendera belum terlaksana dengan baik di
SMK Medika Samarinda. Kegiatan upacara bendera di SMK Medika di
laksanakandua kali seminggu pada jam 07.30 upacara sudah berlangsung
dimulai. Sebelum upacara dimulai, staf-staf atau guru memastiak siswa
siapuntuk upacara agar dapat berjalan dengan lancar.Upacara di SMK
Medika Samarinda dilatih oleh guru.Dalam upacara berlangsung, masih
banyak terdapat siswa yang berbicara dan ribut sehingga upacara terkesan
kurang maksimal.Selain itu, dalam upacara masih terdapat siswa yang
kurang lengkap menggunakan atribut upacara seperti tidak memakai topi,
dasi dan atribut lainnya.Sebelum melakukan upacara dihari senin, petugas
upacara terlebih dahulu dilatih pada hari-harilain, hal ini bertujuan agar
petugas upacara lebih baik menjalani tugasnya.
Gambar:2.3. Upacara Bendera
5. Senam Pagi
Senam pagi dilakukan rutin setiap hari jumat pagi pada jam 07.30-
08.30. Senam dilakukan oleh semua siswa SMK Medika.Setelah selesai
senam pagi siswa melakukan kajian atau kegiatan rohanis.
6. Penggunaan Seragam Sekolah
Penggunaan seragam sekolah di SMK Medika Samarinda belum
berjalan dengan baik, terkadang hari senin atau hari-hari lain masih
terdapat siswa yang menggunakan seragam yangberbeda-beda.
7. Pelaksanaan Tugas Piket Siswa
Siswa melaksanakan piket sesuai dengan jadwal yang telah
ditentukan.Piket siswa dapat berupa menyapu ruangan kelas, merapikan
tempat duduk, membuang sampah yang terdapat dilaci meja, menyapu
halaman kelas, membersihkan sampah yang terdapat disekitar rungan
kelas.Piket kelas dilaksanakan pada pagi hari. Selain itu bagi siswa yang
tidak melaksanakan tugas piket sekolah akan mendapatkan sanksi-sanksi
dari wali kelas siswa.
8. Ajuran membuang sampah pada tempatnya
Menjaga kebersihan sekolah menjadi tanggung jawab guru, staf,
siswa dan petugas kantin sekolah.Bagi guru dan staf wajib memberikan
contoh kepada siswanya untuk menjaga lingkungan sekolah. Salah satu
contohnya yaitu guru harus memberikan contoh membuang sampah pada
tempatnya. Selain itu siswa juga diwajibkan membuang sampah pada
tempatnya, tempat sampah telah disediakan di setiap ruangan.
9. Menjaga Ketenangan Sekolah dan Suasana Kesenangan di Sekolah
Sebelum siswa masuk ke dalam halaman sekolah, siswa diwajibkan
menjaga ketenangan sekolah dengan cara tidak membuat kegaduhan atau
keributan disekolah baik didalam ruangan maupun diluar ruangan kelas.
Apabila tedapat salah satu siswa membuat keributan atau kegaduhan di
sekolah maka siswa akan mendapatkan sanksi-sanksi sesuai dengan sanksi
yang telah ditentukan oleh sekolah.Selain itu guru juga harus bisa
menciptakan rasa kenyamanan dan kesenangan bagi siswa.Hal ini
bertujuan agar siswa tidak terkesan bosan disekolah.
10. Suasana di sekolah menyenangkan
Suasana yang menyenangkan disekolah juga mempengaruhi minat
siswa untuk pergi ke sekolah dan meningkatkan performa akademik siswa.
Untuk menciptakan suasana sekolah yang menyenangkan dapat dilakukan
dengan beberapa cara seperti memberikan kebebaskan siswa
melakukankegiatan dalam berolahraga pada waktu yang kosong.

C. PENGAMATAN STRUKTUR ORGANISASI DAN TATA KELOLA


1. Ketersediaan bagan struktur organisasi sekolah
Sekolah SMK Medika Samarinda memiliki skema atau bagan yang
terdapat di kantor sekolah.

Gambar: 2.4. Bagan sekolah


2. Deskripsi Tugas Untuk Masing-Masing Komponen Organisasi
Berikut Struktur Organisasi Dan Tata Kelola Sekolah (STOK):
 Kepala Sekolah:
a) Kepala Sekolah berfungsi sebagai pendidik, manager, pengelola,
Administrator (pendorong), pengayom, dan pembimbing.
b) Kepala Sekolah mempunyai tugas menyusun rencana dan program
sekolah; membina kesiswaan, pembelajaran dan ketenagaan;
administrasi sekolah serta membina dan melaksanakan kerja sama /
hubungan dengan masyarakat.
 Tata Usaha
Tugas dan kewajiban Tata Usaha melakukan urusan peraturan,
keuangan, kepegawaian, dan kerumah tanggaan sekolah.
 Komite Sekolah
Tugas dan kewajiban komite sekolah yaitu, mitra kerja Kepala
Sekolah untuk mewadahi peran serta masyarakat dalam rangka
meningkatkan mutu pendidikan, pemerataan pendidikan, memberikan
masukan, pertimbangan, rekomendasi mengenai kebijaksanaan dan
program pendidikan, RAPBS, dukungan finansial dan lain-lain yang
terkait dengan pendidikan.
 Perpustakaan
Tugas dan kewajiban pengelola perpustakaan antara lain:
perencanaan pengadaan buku, inventarisasi buku, membuat katalog,
penyusunan buku, pengatur peminjaman buku dan pemeliharaan buku.
 Guru Mengajar
Tugas dan kewajiban Guru
1) Guru bertugas mengelola pembelajaran
2) Guru bertanggung jawab kepada Kepala Sekolah dan mempunyai
tugas melaksanakan tugas belajar mengajar secara efektif dan
efesien
3) Tugas dan tanggung jawab seorang guru meliputi:
- Menyusun program RPE ( Rencana Pekan Efektif)
- Menyususn program tahunan
- Menyusun program semester
- Menyusun program pemetaan silabus
- Menyusun program RPP
- Menyusun program remidi dan pengayaan
- Menyusun program analisis ulangan harian
4) Guru bertugas untuk menysun program pembelajaran / pendidikan
siswa untuk mencapai target kurikulum yang sudah di tentukan.
- Ulangan harian
- Ulangan tengah semester
- Ualangan kenaikan\
- Ujian akhir sekolah
- Ujian akhir nasional
 Penjaga Sekolah
Tugas dan kewajiban penjaga sekolah yaitu, menjaga kebersihan,
keamanan sekolah, sebagai kurir dan pembantu umum.

D. PENGAMATAN PERATURAN DAN TATA TERTIB


1. Sosialisasi Peraturan dan Tata Tertib Sekolah
Sosialisasi peraturan dan tata tertib dilakukan oleh guru dan orang
tua siswa pada saat penerimaan siswa baru. Siswa juga diwajibkan
mematuhi peraturan-peraturan yang sudah ditetapkan oleh sekolah, apabila
siswa melanggar tata tertib yang telah ditentukan maka siswa akan
dikenakan sanksi-sanksi yang telah ditetapkan oleh sekolah.
2. Pelaksanaan Peraturan dan Tata Tertib Sekolah
Pelaksanaan peraturan dan tata tertib di smk negeri 6 Samarinda
dapat dikatakan baik.Kerana setiap peraturan dan tata tertib yang ada
sebagian besar sudah di jalankan dengan sangat baik. Contohnya:
1. Siswa tidak boleh terlambat datang kesekolah, jika terlambat akan di

catat nama-namanya, apabila lebih dari tiga kali maka akan di berikan

sanksi atau hukuman, seperti membersihkan lingkungan sekolah.

2. Siswa wajib mengabsen sebelum masuk kelas di meja piket dengan

menyerahkan handpone.

Gambar: 2.5. Apsen dan pengerahan HP


3. Siswa tidak diperkenankan membawa handpone kedalam kelas. Jika

kedapatan handpone akan disita dalam jangka waktu 2 bulan.

Gambar: 2.6. pengumpulan HP

4. Siswa wajib mengikuti solat dhuha bagi yang masuk pagi dan dzuhur

berjamaah bagi yang muslim yang nantinya akan di absen. Untuk

yang non muslim diwajibkan membersihkan kelas masing-masing.

Gambar: 2.7. Sholat Duha


5. Adapun tata tertib dalam penggunaan seragam setiap harinya adalah

sebagai berikut:

Hari Keterangan

Senin Seragam Putih Abu-abu

dan  Seragam putih wajib dilengkapi dengan identitas

selasa sekolah, identitas diri, identitas kelas

Rabu kelas farmasi : Putih Biru

kelas Keperawatan : Putih Merah

kelas Analisis : Cream


Rabu
kelas Otomotif : Putih-putih

kelas multimedia : putih abu-abu

 Seragam wajib dilengkapi dengan identitas sekolah,

identitas diri, identitas kelas

Kamis Seragam Biru kotak-kotak Bawahan Putih

 Seragam wajib dilengkapi dengan identitas diri dan

identitas kelas

Jum’at Siswa menggunakan seragam olahraga,

3. Kerja Sama Guru dan Orang Tua Siswa


Kerja sama guru dan orang tua siswa di smk negeri 6 samarinda
dalam menjalankan peraturan sekolah dapat dikatakan cukup baik. Karena
setiap penerimaan siswaa baru, pihak sekolah selalu mengundang wali
murut untuk menyampaikan peraturan dan tata tertib apa yang harus
dilakukan oleh siswa , dan pihak sekolah juga menghimbau kepada seluruh
wali murid untuk membantu pihak sekolah agar peraturan dan tata tertib
sekolah dapat berjalan dengan baik. Selain itu, antara wali kelas dan wali
murid juga berkomunikasi dengan baik lewat aplikasi sosial media yaitu
aplikasi whatsapp.
E. PENGAMATAN KEGIATAN-KEGIATAN CEREMONIAL-FORMAL
Pengamatan kegiatan ceremonial formal di SMK Medika Samarinda
di lakuakan dua minggudalam satu kali upacara. Keadaan atau situasi
lapangan ketika upacara kurang baik dikarenakan lapangan terlalu
sempit.barisan siswa yang diatur sesuai dengan jurusan masing-masing
sehingga siswa akan dengan mudah untuk menyesuaikan barisan mereka.
Selain itu, perangkat upacara juga telah dipersiapkan dan dilatih sebelum
hari pelaksanaan upacara sehingga pelaksanaan upacara dapat berjalan
dengan baik meskipun ada beberapa sedikit kendala seperti masih ada
beberapa siswa yang sering bermain pada saat upacara berlangsung, dan
ukuran lapangan yang kurang memadai untuk mencakup kapasitas siswa di
SMK Medika Samarinda.
Selain upacara bendera, kegiatan pengajian juga dilaksanakan rutin

pada hari jum’at pagi sebelum melaksanakan senam, Pengajian

dilaksanakan pada pukul 09.30 sampai selesai.


Gambar: 2.8. Senam dan Kajian

F. PENGAMATAN KEGIATAN KURIKULER, KOKURIKULER, DAN


EKSTRAKURIKULER
1. Kegiatan Kurikuler

Kegiatan kurikuler di SMK MEDIKA Samarinda dibagi dalam dua

waktu yang berbeda. Dimana sebagian kelas akan melakukan kegiatan

pembelajaran di pagi hari yang dimulai dari pukul 07.30 hingga 13.00

sementara kelas lainnya memulai kegiatan pembelajaan sejak pukul 13.30

hingga 17.00. berdasarkan hasil pengamatan saya, hal ini disebabkan

karena kurangnya jumlah kelas yag dimiliki oleh SMK MEDIKA

Samarinda sehingga sekolah ini memberlakukan regulasi yang berbeda

mengenai kegiatan kurikuler di sekolah.

2. Kegiatan Kokurikuler dan Ekstrakurikuler

Kegiatan kokurikuler dan ekstrakulikuler di SMK MEDIKA

Samarinda telah berjalan cukupbaik.Untuk kegiatan kokurikuler, kurang

baik karena di sekolah ini melarang guru untuk pemberian pekerjaan


rumah.Guru biasanya memberi penugasan yang harus diselesaikan dalam

satu waktu dis sekolah yang berhubungan dengan materi yang telah

diajarkan oleh guru tersebut.Sedangkan untuk kegiatan ekstrakurikuler

dilakukan di luar jam sekolah..Adapun kegiatan ekstrakulikuler di SMK

MEDIKA Samarinda terdiri dari: pramuka, Futsal, Bola Volly, Bola

Basket, Bulu tangkis, Korfball, pencak silat, Karate, Tari, Band, Dance,

dan Tata rias dan rohis

3. Pelaksanaan Kokurikuler dan Ekstrakurikuler

Dalam pelaksanaan ekstrakurikuler yang ada di SMK MEDIKA

Samarinda kebanyakan terhitung aktif dan rutin dilaksanakan khususnya di

hari jumat dan sabtu.

Gambar: 2.9. Pelaksanaan Kokurikuler dan Ekstrakurikuler

4. Pembinaan Kokurikuler dan Ekstrakurikuler

Pembinaan dalam dua kegiatan ini telah berjalan dengan sangat

baik.Pembinaan ini dilaksanakan sesuai jadwal kegiatan yang telah

ditetapkan.Tujuan dari pembinaan ini adalah untuk memantapkan potensi


siswa secara optimal dan mengaktualisasi potensi siswa dalam pencapaian

potensi unggulan sesuai minat dan bakat.

Gambar: 2.10.Pembinaan Kokurikuler dan Ekstrakurikuler

5. Setiap siswa wajib mengikuti kokurikuler dan ekstrakurikuler

Kegiatan ini diwajibkan bagi seluruh siswa mulai dari kelas X hingga

XII dimana masing-masing siswa diharuskan memilih minimal 1

ekstrakurikuler
BAB III
KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan
Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP 1) merupakan salah

satu kegiatan yang wajib dilaksanaan oleh mahasiswa/mahasiswi berupa

kegiatan observasi terhadap kegiatan belajar mengajar di sekolah. Dari

program Pengenalan Lapangan Persekolahan dapat terlaksana dengan cukup

baik di SMK MEDIKA Samarinda. Akan tetapi masih terdapat kekurangan-

kekurangan dari sekolah tersebut. Dari hasil PLP yang dilakukan, maka dapat

diambil beberapa kesimpulan bahwa kegiatan PLP dapat:

1. Memberikan pengalaman secara langsung kepada mahasiswa dalam

bidang pembelajaran di sekolah dalam mengembangkan kompetensi yang

harus dimiliki oleh seorang pendidik.

2. Memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar dan mengenal

serta menghayati seluk beluk sekolah dan segala permasalahannya yang

terkait dengan proses pembelajaran yang sesungguhnya.

3. Memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menerapkan ilmu,

pengetahuan dan keterampilan yang telah dipelajari di dalam kehidupan

nyata di sekolah.

4. Kegiatan PLP memiliki makna sebagai persiapan untuk mahasiswa jika

nanti terjun ke dalam masyarakat sekolah yang sebenarnya.

5. Memberdayakan semua elemen sekolah, sehingga potensi masing-masing

dapat dikembangkan demi kemajuan sekolah.


6. Meningkatkan hubungan baik antara Universitas Mulawarman dengan

sekolah.

B. Saran
Adapun saran untuk observasi yaitu dalam observasi sebaiknya
dilakukakan dengan teliti dan apa adanya dan bagi penulis sendiri sebagai
calon guru harus mampu menguasai empat kompetesi yaitu pedagogik, sosial,
profesional dan kepribadian sehingga sebagai seorang guru yang baik tidak
hanya mampu mengajar dengan baik akan tetapi yang lebih penting mampu
mendidik untuk membentuk generasi yang bermartabat, berahlak mulia,
bermoral, dan berkepribadian yang baik untuk memajukan bangsa kita
tercinta.
Lampiran 1
LEMBAR PENGAMATAN VISI DAN MISI SEKOLAH