Anda di halaman 1dari 15

PERSELINGKUHAN

TUGAS

diajukan untuk memenuhi tugas mata kuliah


Social Case Work

Dosen Pembina
Ajat Sudrajat, Drs., MP

Oleh
Devie Ernawati Rosiyah
1204099
2B

JURUSAN PEKERJA SOSIAL


SEKOLAH TINGGI KESEJAHTERAAN SOSIAL
BANDUNG
2014
KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT. Karena dengan rahmat dan karunia-Nyalah
sehingga Penyusunan Makalah ini telah dapat diselesaikan. Makalah ini merupakan
salah satu syarat untuk memenuhi tugas guna untuk mendapatkan nilai yang baik di
mata kuliah social case work di STKS Bandung.

Selesainya penyusunan ini berkat bantuan dari berbagai pihak oleh karena
itu, pada kesempatan ini penulis sampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-
tingginya kepada yang terhormat :

1.bapak Ajat Sudrajat, Drs., MP selaku dosen mata kuliah social case work yang
telah meluangkan waktu, tenaga dan pkiran dalam pelaksanaan bimbingan,
pengarahan, dorongan dalam rangka penyelesaian penyusunan makalah ini

2.Rekan-rekan semua di Kelas IIB STKS Bandung

Serta kerabat-kerabat dekat dan rekan-rekan seperjuangan yang penulis


banggakan. Semoga Allah SWT, memberikan balasan atas kebaikan yang telah
diberikan kepada penulis. Penulis menyadari makalah ini masih jauh dari sempurna
oleh karena itu, kritik dan saran yang sifatnya konstruktif sangat diharapkan oleh
penulis. Akhirnya penulis berharap semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi
semua pihak yang berkompeten. Amin.

Bandung, 11 April 2014

Penulis

i
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR............................................................................................... i

DAFTAR ISI ............................................................................................................ ii

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang ......................................................................................... 1

B. Rumusan Masalah.................................................................................... 1

C. Tujuan Penulisan ...................................................................................... 1

BAB II PEMBAHASAN

A. Kasus . ..................................................................................................... 2

B. Kerangka teori .......................................................................................... 5

C. analisis .................................................................................................... 9

BAB III PENUTUP

A. Kesimpulan ............................................................................................... 11

DAFTAR PUSTAKA

ii
1

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Perselingkuhan akhir-akhir ini menjadi bahan perbincangan yang santer dan
menarik, sebab perselingkuhan itu sendiri tidak hanya didominasi oleh para pria,
tatapi juga wanita di segala lapisan dan golongan, bahkan tidak melihat usia.
Fenomena ini pun terjadi tidak hanya di kota-kota besar tatapi juga di kota-kota kecil
ataupun di daerah.
Perselingkuhan dalam rumah tangga menimbulkan dampak terhadap rumah tangga
pelaku perselingkuhan sendiri. Dampak terhadap rumah tangga diantaranya
kurangnya kepercayaan dari anggota keluarga kepada pihak yang melakukan
perselingkuhan serta kehilangan keharmonisan. Hilangnya keharmonisan dalam
rumah tangga pada akhirnya dapat berakibat pada perceraian. Amato & Rogers
(Sori, 2007) mengatakan bahwa perselingkuhan merupakan penyebab yang paling
banyak terdaftar sebagai penyebab perceraian.
Perselingkuhan terjadi disebabkan oleh berbagai macam faktor dan faktor-faktor
tersebut berbeda pada setiap orang. Dampak yang ditimbulkan dari perselingkuhan
juga berbeda antara satu orang dengan yang lain. Perselingkuhan terjadi disebabkan
oleh berbagai macam faktor dan faktor-faktor tersebut berbeda pada setiap orang.
Dampak yang ditimbulkan dari perselingkuhan juga berbeda antara satu orang
dengan yang lain.
B. Rumusan Masalah
1. Bagaimana Kasus Perselingkuhan Yang Di Angkat?
2. Apa Definisi Perselingkuhan?
3. Bagaimana Tanda-Tanda Perselingkhuhan?
4. Apa Faktor Penyebab Perselingkuhan?
5. Apa Dampak Dari Perselingkuhan?
6. Bagaimana Analisis Kasus Perselingkuhan Tersebut?
C. Tujuan Penulisan
1. Ingin mengetahui kasus perselingkuhan yang terjadi
2. Ingin mengetahui definisi perselingkuhan
3. Ingin mengetahui tanda-tanda perselingkuhan
4. Ingin mengetahui faktor penyebab perselingkuhan
5. Ingin mengetahui dampak dari perselingkuhan
6. Ingin Mengetahui Analisis Kasus Perselingkuhan
2

BAB II PEMBAHASAN

A. Kasus
Study kasus: Pejabat BKD Ketangkap Basah Suami Bersetubuh dengan ABG
Pengkhianatan Istri yang Disekolahkan Sampai Sarjana
KABANJAHE-PM
Disekolahkan sampai sarjana, diperistri dan dijadikan pegawai negeri sipil, Maria
Sofianna Br Pinem (37) masih juga tega mengkhianati cinta suaminya, Gani
Sembiring (40). Sialnya Pelaksana Tugas Kasubag Keuangan Badan Kepegawaian
Daerah (BKD) Pakpak Bharat itu tertangkap basah suaminya usai bersetubuh
dengan seorang ABG di kamar hotel.Perselingkuhan Maria Sofianna Br Pinem itu
terkuak setelah dibuntuti suaminya ketika berangkat kerja dari kediaman mereka di
Jalan Jamin Ginting No. 117, Simpang Simalingkar, Medan menuju lokasi kerja di
Kantor Bupati Pakpak Bharat, Rabu (4/9) pukul 11.00 wib.Pagi itu, sekira pukul 08.30
wib, Maria berangkat kerja tanpa mengenakan seragam dinas. Lantaran curiga, Gani
Sembiring mengutus seseorang membuntuti istrinya itu dari simpang
Simalingkar.Maria yang tidak menyadari sedang dimata-matai selanjutnya menaiki
angkot mengarah ke jalan Simpang Selayang. Tak jauh dari Jambur Halilintar, wanita
yang mengenakan kemeja lengan panjang kotak-kotak merah itu melanjutkan
perjalanan menuju Kabanjahe dengan menumpang bus jurusan Medan – Kabanjahe,
bukannya jurusan Medan – Sidikalang – Salak.Kecurigaan semakin menguat jika
Maria tidak bermaksud pergi kerja. Hal itu pun dilaporkan mata-mata tadi kepada
Gani Sembiring. Lebih dari satu jam berada di bus, sekira pukul 10.40 WIB ibu dari
tiga orang anak ini turun di seberang Kantor Bersama Samsat Kabanjahe, Jalan
Jamin Ginting, Desa Sumbul.Rupanya disana telah menunggu seorang lelaki muda,
yang belakangan diketahui bernama Yogi Safriandi Sembiring (21). Remaja yang
tinggal di Jalan Jamin Ginting Gang Lau Kawar Kabanjahe ini langsung
membonceng Maria menggunakan sepeda motor jenis sport BK 3408 UE.
Kemesraan keduanya di atas sepeda motor terhenti persis di depan kamar No. 6
Hotel ‘kelas melati’ Arihta. Keduanya pun masuk ke dalam kamar dan mengunci
pintu.Tak lama berduaan di dalam kamar, suaminya bersama kerabat dan polisi
melakukan penggerebekan. Saat itu, didapati Yogi tampak kelelahan di atas ranjang.
Sementara Maria berada di kamar mandi membersihkan sisa
‘pertempuran’.Kehadiran orang ramai, membuat Yogi dan Maria pucat pasi. Hal itu
membuat Gani Sembiring sempat naik pitam. Beruntung polisi berhasil meredam
kemarahan Gani, hingga mambuat Yogi selamat dari amukan suami
selingkuhannya.Pertanyaan awal pun meluncur, terutama ke arah Maria Sofianna.
Parahnya, Maria tetap beralasan kalau yang ia lakukan akibat sikap suaminya yang
menolak menceraikannya.Sakitnya lagi, Maria malah membela pasangan
selingkuhnya, Yogi. “Kalau sudah kayak gini kan adik ini yang jadi korban, belum
tentu pun kami nantinya bersama,” belanya.Maria malah balik menuding suamianya
juga pernah berselingkuh. “Aku nggak tau juga kalau dia ‘main’ di luar sana. Kenapa
hal ini tidak dibicarakan bagus-bagus, kan kasihan adik ini (Yogi). Apalagi dia masih
lajang,” tambahnya kembali mencoba memberikan perlindungan pada Yogi, yang
terlihat jongkok menyandar ke dinding sembari menutupi wajahnya.Atas keterangan
Yogi kepada polisi, kalau Maria pertama kali yang menghubungi untuk kencan di
hotel, polisi pun menyita hape Maria. Namun hal itu, membuat PNS Pakpak Bharat
itu protes. “Tidak ada apa-apa itu buk, pinjam sebentar kok nggak bisa, itukan hape
saya,” ucapnya pada polisi.Tak mau lama-lama bersitegang di dalam kamar hotel,
polisi pun memboyong Yogi dan Maria ke Mapolres Tanah Karo. “Sudah puas kau
kan sayang dengan semua ini. Beginilah rupanya kau tiap hari kalau tidak ada aku
ya,” hardik Gani Sembiring.Di kantor polisi, Yogi Safriadi Sembiring mengaku baru
mengenal Mari sekitar bulan Mei lalu. Sejak perkenalan itu ia kerap bersama Maria
hingga akhirnya ditangkap polisi.Menanggapi kasus perselingkuhan PNS tersebut,
Kapolres Tanah Karo, AKBP Marcelino Sampouw melalui Kasubbag Humas AKP
Sayuti Malik mengatakan masih dalam pemeriksaan Unit PPPA Satreskrim Polres
Karo.
>>Takut Diajak Suami Pindah
Terungkapnya perselingkuhan Maria Sofianna Br Pinem dengan Yogi Safriandi
Sembiring membuka kisah masa lalu Gani Sembiring yang berkorban untuk istrinya.
Pengorbanan materi, cinta dan perasaan.Gani Sembiring kembali mengisahkan
pengrobanannya untuk Maria. Bermula dari pernikahan di tahun 1997, saat itu Maria
masih tercatat sebagai mahasiswi Universitas Sumatera Utara.Pernikahan yang
belandaskan cinta membuat Gani Sembiring mendanai keperluan pendidikan Maria
hingga mendapatkan gelar sarjana. Beberapa bulan menganggur di rumah sebagai
ibu rumah tangga, Maria mengaku bosan terus-terusan di rumah.Maria pun
menyampaikan niatnya untuk bekerja di luar rumah. Demi sang istri tercinta, Gani
pun mengurus keperluan Maria hingga lolos menjadi Pegawai Negeri Sipil di Pemkab
Pakpak Bharat di tahun 2008.Sejak diterima menjadi PNS di Pakpak Bharat, Maria
memilih ngekost dan meninggalkan suami dan anak-anaknya. Setahun menjadi
PNS, Maria mulai memperlihatkan gelagat mencurigakan. Seperti takut setiap kali
Gani memegang handphonenya dan menyembunyikannya.Tak ingin terus
mencurigai istrinya, Gani pun menyarankan agar mereka pindah saja ke Pakpak
Bharat. Tetapi Maria malah menolak. Bahkan upaya Gani memindah tugaskan

3
istrinya ke Kabanjahe juga ditentang istrinya.“Jangankan itu, saya yang sesekali saja
ingin ke Pakpak Bharat saja dia marah, dan mengatakan malu. Saya tahan-tahan
juga walaupun pernah saya datangi tanpa sepengetahuannya malam-malam ke
kontrakannya,” terang Gani.Sembari berharap ada perubahan dengan sikap istrinya,
Gani pun coba bertahan. Walau ia sering mendengar kalau Maria telah berselingkuh.
Hal itu bahkan disampaikan beberapa sopir bus Sidikalang-Medan, yang merupakan
rekan Gani. Mari bahkan kerap berhenti di Berastagi, bukan pulang ke
Medan.Kecurigaan semakin menguat ketika Maria yang biasanya pulang seminggu
sekali, malah kerap pulang dua minggu sekali, bahkan beberapa kali pulang setelah
sebulan. Alasannya banyak pekerjaan.Ketika handphoenya dihubungi juga kerap tak
direspon baik. Malah kerap menolak panggilan telepon suaminya. Sakit hatinya lagi,
ketika bulan Agustus kemarin, saat hari pertama lebaran, Maria meminta Gani
menceraikannya.“Waktu itu dia mengaku telah selingkuh. Tak apa-apalah, kuajak dia
berubah, tak juga mau, inilah jadinya,” beber Gani.“Saya fikir tidak hanya dengan ini,
karena jauh sebelumnya juga ada pegawai disana yang bersamanya. Entahlah
cukup-cukup sudah aku dibuatnya, sekarang biarlah dia menanggungnya, aku sudah
capek,” tutup Gani sembari mengelus dadanya.
>>Anak Sakit Cuek Demi Zinahi ABG
Sosok Maria Sofianna Br Pinem, pegawai negeri sipil Pakpak Bharat disebut
merupakan sebagai wanita yang tak perduli pada anak. Sebab demi dapat berzinah
dengan ABG selingkuhannya, Maria tega meninggalkan anaknya dalam kondisi
sakit.Sejatinya, Rabu (4/9) pagi Maria dan suami membawa anak tertua mereka
memeriksakan mata pasca menjadi korban kecelakaan lalulintas. Namun pagi itu
Maria malah buru-buru membatalkan rencanya itu, dengan alasan ada kerjaan
mendadak.Ternyata pekerjaan mendadak itu, adalah ngeseks dengan
selingkuhannya di sebuah hotel, bukan di Kantor Dinas Kepegawaian Daerah.
“Rencana kami ini bawa gadis (anak) kami berobat, tapi dia membatalkannya dan
bilang besok aja. Rupanya kerjaan gini yang dilakukannya,” kesal Gani
Sembiring.Sikap cuek Maria pada keluarga, menurut Gani sudah berlangsung lama.
Saat anaknya diopname pun, beberapa waktu lalu, Maria tak pernah menunggui
anaknya di rumah sakit. Hal itu pula yang membuat ketiga anak mereka hanya dekat
pada Gani.“Dari mereka ini kecil samaku semua besarnya. Sambil bekerja pun di
Medan tak apa-apa itu ku fakir. Rupanya semua ini sia-sia. Sekarang yang penting
kini kekuatanku sama anak-anak,” ucap Gani mencoba tegar.
>>Kepala BKD Segera Menindak
Perselingkuhan Maria yang merupakan Pelaksana Tugas Kasubag Keuangan Badan
Kepegawaian Daerah (BKD) Pakpak Bharat ditanggapi serius Kepala BKD, Jalil

4
Angkat SH.Jalil Angkat SH yang dihubungi POSMETRO MEDAN sempat terkejut
saat dikonfirmasi terkait perbuatan selingkuh bawahannya yang digerebek suaminya
di kamar hotel bersama seorang pemuda.“Ah masa?! Mana mungkin,” ucapnya
terkejut dari seberang telepon yang dihubungi, Rabu (4/9) malam.Dimata Jalil, Maria
merupakan sosok ibu rumah tangga (IRT) yang biasa-biasa saja. Diketahuinya, Gani
kerap datang ke Salak untuk menjenguk Maria. “Sering datang suaminya, kalau soal
dia selingkuh disini (Pakpak Bharat) saya tak pernah tahu,” ujarnya.Jalil berjanji akan
menyelidiki kasus tersebut. Apabila terbukti, Jalil akan segera menjatuhkan sanksi
untuk staffnya itu. “Saya akan telusuri dulu kebenarannya, kalau benar kita tindak. Itu
sudah merusak citra PNS,” tegasnya.(nang/bud/ala)
B. Kerangka Teori
1. Pengertian Perselingkuhan
a) Bird & Melville (1994), menyatakan bahwa perselingkuhan adalah hubungan
yang dilakukan oleh salah satu pasangan yang telah menikah dengan orang
lain yang bukanmerupakan pasangannya secara resmi.
b) Subtonik dan Harris (dalam Naland, 2001) membedakan beberapa pengertian
per-selingkuhan berdasarkan keterikatan emosi-onal, yaitu:
(a) Serial Affair. Merupakan penyelewengan yang dilakukan lebih dari satu
orang dengan berganti-ganti pasangan tanpa adanya keterikatan
emosional dan komitmen tertentu diantara keduanya. Individu yang
melakukan penyelewengan menyatakan ia tetap mencintai dan
bertanggung jawab pada pasangan dan menganggap penyelewengan
tidak akan menyakiti hati pasangannya
(b) Flings. Perselingkuhan belum menunjukkan adanya keterikatan emosional
dan komitmen apapun terhadap pasangan selingkuhannya. Flings
biasanya terjadi karena adanya suasana serta kondisi yang mendukung
dan memungkinkan terjadinya perselingkuhan, misalnya daya tarik sesaat
antara pria dan wanita yang kebetulan berada jauh dari pasangannya
hidupnya.
(c) Romantic Love Affair. Perselingkuhan telah melibatkan keterikatan
emosional yang mendalam sehingga suami atau istri saling peduli
terhadap pasangan selingkuhannya dan berusaha agar hubungan mereka
berdua dapat disatukan dalam kehidupan masing-masing.
(d) Long-Term Affair. Perselingkuhan ini berlangsung bertahun-tahun bahkan
mungkin sepanjang perkawinan. Keterikatan emosional sangat kuat
sehingga sulit bahkan tidak dapat membuat keputusan untuk berpisah
dengan pasangan selingkuhannya

5
c) Perselingkuhan adalah hubungan pribadi di luar nikah, yang melibatkan
sekurangnya satu orang yang berstatus menikah, dan didasari oleh tiga unsur:
(a) Saling ketertarikan
(b) Saling tergantung
(c) Saling memenuhi secara emosional dan seksual
Perselingkuhan tidak selalu berarti hubungna yang melibatkan kontak seksual.
Sekalipun tidak ada kontak seksual, tetapi kalau sudah ada saling ketertarikan,
saling ketergantungan, dan saling memenuhi diluar pernikahan,hubungan
semacam itu sudah bisa dikatagorikan sebagai perselingkuhan.
2. Tanda-Tanda Perselingkuhan
a) Sering meninggalkan sholat, mulai suka bohong danlupa tugas dan
kewajibannya dalam rumah tangga
b) Dalam keseharian tidak perhatian dan tidak mesra dalam hubungan suami istri
jika bicara suka berbantahan banyak alasan
c) Pergi pagi pulang malam dan suka berlama-lama di pekerjaan dengan alasan
lembur jika pergi keluar kantor tidak izin pasangan
d) Mencari-cari alasan untuk bisa pergi keluar sendiri dan tidak mau ditemani
e) Hp di password jika dihidupkan suara ringtone di silence
f) Jika bepergian sulit dihubungi atau jika bisa dihubungi hanya sebentar dan
mati lagi serta mempunyai no hp lain tanpa sepengatuan pasangan
g) Tidak mau putus hubungan dengan hp dan internet
h) Sibuk SMS dimana saja tanpa kenal waktu dan pergi saat menerima telpon,
jika tidak maka akan gugup dan akan bilang akan saya hubungi nanti atau
telpon langsung dimatikan
i) Jika pulang dari bepergian akan langsung kebelakang untuk menghilangkan
jejak menutupi perselingkuhan
j) Biasanya cuek tapi tiba-tiba perhatian untuk menutupi perselingkuhan
k) Beli pakaian baru yang tidak biasa, suka berdandan dan memakai minyak
wangi
3. Faktor Penyebab Perselingkuhan
a) Adapun faktor penyebab terjadinya selingkuh :
(a) Faktor Internal
Faktor yang bersumber dari dalam kehidupan perkawinan pasangan itu
sendiri. Misalnya konflik dalam perkawinan yang tidak kunjung selesai dan
terus menerus oleh latarbelakang pendidikan, perkembangan kepribadian,
subkultur serta pola hidup yang menyebabkan ketidakserasian reasi antar
pasangan ; kekecewaan oleh berbagai sebab seperti sifat yang berbeda,

6
cara berkomunikasi yang tidak pas ; ketidakpuasan dalam kehidupan
seksual atau disfungsi seksual ; problema finansial ; persaingan antar
pasangan baik dalam karier maupun perolehan penghasilan.
(b) Faktor Eksternal
Faktor yang bersumber dari luar kehidupan perkawinan pasangan itu
sendiri. Misalnya : lingkungan pergaulan yang mendorong seseorang
untuk mengambil keputusan mencoba menjalin hubungan perselingkuhan;
kedekatan dengan teman lain jenis di tempat kerja yang berawal dari
saling mencurahkan kesusahan dan kekecewaan dalam rumah tangga.
Dari curahan hati terjalin kedekatan emosional yang berlanjut dengan
kontak fisik intim ; godaan erotis seksual dari berbagai pihak, rekan kerja
dan teman dengan motif tertentu.
b) Menurut Debbie Layton-Tholl, seorang psikolog, pada tahun 1998 meneliti
alasan-alasan terjadinya perselingkuhan diantara pasangan setelah sekian
lama menikah:
(a) Merasakan ketidakpuasaan dalam kehidupan perkawinan
(b) Adanya kekosongan emosional dalam kehidupan pasangan tersebut
(c) Problem pribadi di masa lalu
(d) Kebutuhan untuk mencari variasi dalam kehidupan seksual
(e) Sulit untuk menolak “godaan”
(f) Marah terhadap pasangan
(g) Tidak lagi bisa mencintai pasangan
(h) Kecanduan alkohol ataupun obat-obatan
(i) Seringnya hidup berpisah lokasi
(j) Dorongan untuk membuat pasangan menjadi cemburu
c) Beberapa alasan terjadinya hubungan di luar pernikahan seperti yang
disebutkan oleh Then (2008) diantaranya:
(a) Alasan-alasan yang berhubungan dengan masalah seksual: variasi dalam
hubungan seksual, hubungan intim lebih banyak dan lebih sering, oral
seks.
(b) Alasan-alasan yang berhubungan dengan kesenangan karena sesuatu
yang baru: sensasi tubuh yang baru, untuk bersenang-senang – tidak ada
tanggung jawab atau beban emosional, persahabatan dengan orang baru,
kegairahan karena adanya tantangan baru, mendengar serangkaian
erangan dan rintihan yang berbeda.
(c) Alasan-alasan yang bersifat memberi dorongan ego: merasa menarik di
depan seorang yang lebih muda, sensasi/kemungkinan diketahui

7
pasangan, petualangan melakukan sesuatu yang terlarang, memompa
ego, menjadi pusat perhatian total, kesempatan yang terlalu bagus untuk
dilewatkan, “dia” yang memulai, “sudah disediakan, mengapa tidak?”.
(d) Alasan-alasan yang berhubungan dengan istri: kekuasaan atas istri,
merasa jenuh dalam pernikahan, istri tidak lagi menarik secara fisik/secara
seksual, untuk membalas istri, masa transisi dalam pernikahan, untuk
menghindari hubungan seksual dengan istri, untuk melukai istri, istri
bertambah gemuk, istri terlalu memperhatikan anak-anak.
(e) Alasan-alasan yang berhubungan dengan fantasi romantis: ingin
merasakan pengalaman romantis, untuk mendapatkan cinta dan kasih
sayang, pelarian sementara dari pernikahan yang tidak bahagia, sebagai
pelarian ke dunia fantasi/khayalan, untuk membuktikan kejantanan/daya
pikat/daya tarik seksual.
4. Dampak Perselingkuhan
a) Selingkuh memberikan dampak antara lain :
(a) Merusak keharmonisan rumah tangga
Selingkuh berdampak merusak keharmonisan hubungan dalam rumah
tangga, pertengkaran yang menguras emosi, menjadikan kita tidak
nyaman ketika bersama pasangan resmi dan anak-anak.
(b) Merusak hidup orang lain
Selingkuh bisa berdampak merusak kehidupan orang lain, misalnya
pasangan selingkuhnya adalah gadis atau wanita yang belum menikah,
dan janji surga yang sulit untuk kita penuhi.
(c) Merusak keuangan / menghabiskan uang
Selingkuh bisa merugikan diri kita secara pribadi maupun kehidupan
keluarga. Tanpa disadari selingkuh menghabiskan uang yang tidak
sedikit, misalnya untuk biaya kencan, biaya kehidupan pasangan
selingkuh.
(d) Merusak keimanan
Berzina atau melakukan hubungan intim dengan orang lain yang bukan
pasangan adalah dosa besar. Zina juga bisa membuat seseorang
kecanduan dimabuk asmara atau nafsu setan.
(e) Merusak kesehatan
Ada banyak penyakit yang bisa ditularkan dari perselingkuhan seperti
penyakit mulut, influenza, HIV, herpes, raja singa, dan penyakit lainnya.
Bahkan lebih parah lagi jika berdampak menghasilkan janin bayi.

8
C. Analisis
1. Faktor Penyebab
a) Hidup berpisah lokasi, yaitu juah dari suami dan anak
b) Menyangka suamiselingkuh sehingga ingin membalas dendam
c) Tidak bisa menahan godaan, lingkungan pergaulan yang mendorong istri
untuk mengambil keputusan mencoba menjalin hubungan perselingkuhan
d) Komunikasi tidak berjalan baik
2. Tanda-Tanda
a) Tidak mau di tengok suami dan anak-anak
b) Tidak mau di ajak berpindah tempat kerja
c) Jarang pulang kerumah alasan terlalu sibuk dengan pekerjaan
d) Susah dihubungi
e) Tidak perduli terhadap anak ketika anak sakit
3. Langkah-langkah Pemecahan Masalah
a) Yang Sudah Di Tempuh
Ketika istri mengaku telah berselingkuh dan meminta bercerai saat hari
pertama lebaran suami berusaha untuk mempertahankan pernikahannya dan
memaafkannya dan mengajak sang istri untuk berubah.
b) Penanganan Dengan Perspektif Peksos
(a) Intake and engagement
Pengenalan dan mengemukakan masalah secara umum tentang masalah
calon klien. Apabila ada kesesuain maka calonklien dapat menjadi klien.
(b) Kontrak
Melakukan persetujuan dengan calon klien yang akan menjadi klien untuk
hal-hal yang akan dilakukan untuk menangani masalah klien
(c) Asesmen
Mengungkapkan masalah yang terjadi dalam keluarga klien.
Permasalahan yang terjadi dalam keluarga tersebut aalah perselinguhan
istri. Adapun penyebab terjadinya perselingkuhannya yaitu: hidup
berpisah lokasi, yaitu juah dari suami dan anak; menyangka suami
selingkuh sehingga ingin membalas dendam; tidak bisa menahan
godaan, lingkungan pergaulan yang mendorong istri untuk mengambil
keputusan mencoba menjalin hubungan perselingkuhan; komunikasi
tidak berjalan baik. Selain penyebab perselingkuhan juga terungkap
permasalahan lain yang diakibatkan dari perselingkuahan tersebut yaitu
istri klien tidak perduli terhadap anak-anaknya meskipun anaknya sedang
sakit.

9
(d) Planing
Yang akan dilakukan umtuk menangani masalah perselingkuahna istri
klien adalah: Akan dilakukan konseling keluarga untuk menangani
masalah keluarga klien
(e) Intervensi
Yang akan dilakukan ialah konseling keluarga
1. Klien dibiarkan untuk mengungkapkan perasaannya/isi hatinya dan
mendengarkannya dengan penuh perhatian
2. Pekerja sosial memfasilitasi suami dan istri untuk dapat
berkomunikasi dengan baik dan efektif
3. Klien dimotivasi untuk mengungkapkan apa yang akan dilakukannya
untuk menyelesaikan permasalahnnya
4. Klien memilih alternatif pemecahan permasalahannya
(f) Terminasi
Dilakukan pemustusan pertolongan karena telah mencapai kontrak yang
disepakati.

10
11

BAB III PENUTUP

A. Kesimpulan
Penyebab perselingkuhan disebabkan oleh jarak yang memisahkan tempat tinggal
antara istri dengan suami. Pernikahan jarak jauh yang dijalani mengakibatkan
beberapa kebutuhan tidak terpenuhi dengan baik serta kondisi-kondisi lain yang
menyebabkan perselingkuhan. Kondisi tersebut diantaranya: kebutuhan seksual
yang tidak dapat terpenuhi setiap saat dibutuhkan, kebutuhan untuk diakui dan
mendapat perhatian, masalah rumah tangga yang belum terselesaikan, belum bisa
meninggalkan masa muda dan menjalani peran sebagai orang dewasa yang
menikah, serta adanya pandangan yang permisif terhadap perselingkuhan. Dampak
perselingkuhan yang dirasakan adalah munculnya rasa cemas akan terbongkarnya
perselingkuhan yang dilakukan di hadapan suami dan orang tua. Dampak lainnya
yang dirasakan oleh suami sebagai korban perselingkuhan adalah perasaan sakit
hati dan merasa dikhianati.
DAFTAR PUSTAKA

http://gunardia.wordpress.com/perselingkuhan/
http://www.posmetro-medan.com/?p=12741
http://m.eramuslim.com/konsultasi/keluarga/islam-memandang-perselingkuhan.htm
http://m.eramuslim.com/konsultasi/keluarga/tanda-tanda-suami-atau-isteri-selingkuh.htm
digilib.uin-suka.ac.id/.../BAB%20I,V.pdf
ejournal.undip.ac.id/index.php/.../4669
Walgito, Bimo. 2000. Bimbingan Dan Konseling Perkawinan. Yogyakarta: Andi
Willis,Sofyan S. 2008. Konseling Keluarga. Bandung: Alfabeta

Anda mungkin juga menyukai