Anda di halaman 1dari 7

RESUME ASUHAN KEPERAWATAN

PADA PASIEN TN RJ DENGAN CHF + AF + TUMOR PARU


DI RUANG JAMBU – RSUD KLUNGKUNG
TANGGAL 28 OKTOBER 2019
Nama Mahasiswa : I Gusti Ayu Rosita Tri RejekiNi Luh Putu Kemala Putri
Tempat Praktek : Ruang Jambu – RSUD Klungkung
Tanggal Pengkajian : 28 Oktober 2019

A. IDENTITAS DIRI KLIEN


Nama : Tn. RJ Tanggal Masuk RS : 23/10/19
Tempat/Tanggal Lahir : 31/12/1955 Sumber Informasi : pasien, keluarga dan
rekam medik
Umur : 64 th Agama : Hindu
Jenis Kelamin : Laki-laki Status Perkawinan : Kawin
Pendidikan : tidak sekolah Suku : Bali
Pekerjaan : petani
Alamat : Jumpai, Klungkung

KELUHAN UTAMA:
Pasien mengeluh sesak

RIWAYAT PENYAKIT:
Pasien sesak sejak 1 bulan yang lalu makin berat sejak 4 hari sebelum MRS, pasien ke
UGD dan MRS pada tanggal 23/10/19. Riwayat HT (-), DM (-), Asma (-), jantung (-).

B. ANALISA DATA
DATA FOKUS ANALISIS MASALAH
DS : Pola napas tidak efektif
- Pasien mengeluh
merasa sesak
DO :
- Penggunaan otot bantu
pernapasan
- Pola napas abnormal
(takipnea)

C. DIAGNOSA KEPERAWATAN

1. Pola napas tidak efektif berhubungan dengan hambatan upaya nafas ditandai dengan
pasien mengeluh sesak, penggunan otot bantu pernafasan, pola napas abnormal
(takipnea)
D. INTERVENSI KEPERAWATAN
DIAGNOSA TUJUAN DAN KRITERIA HASIL INTERVENSI
(SDKI) (SLKI) (SIKI)
Pola nafas tidak efektif Respirasi : SIKI
Penyebab Setelah dilakukan tindakan keperawatan Manajemen jalan nafas
 Depresi pusat 1x15 menit , maka pola nafas tidak efektif 1. Observasi
pernapasan menigkat dengan kriteria hasil :  Monitor pola
 Hambatan upaya  Penggunaan otot bantu nafas nafas (frekuensi,
napas menurun kedalaman, usaha
 Deformitas  Dispnea menurun nafas)
dinding dada  Pemanjangan fase ekspirasi  Monitor bunyi
 Deformitas menurun nafas tambahan
tulang dada  Frekuensi nafas membaik (mis. Gurgling,
 Gangguan  Kedalaman nafas membaik mengi, wheezing,
neuromuscular ronkhi)
 Gangguan 2. Terapeutik
neurologis  Posisikan semi
 Penurunan fowler
energy  Berikan minuman
 Obesitas hangat
 Posisi tubuh yang  Berikan oksigen
menghambat 3. Edukasi
ekspansi paru  Anjurkan asupan
 Sindrom cairan 200
hipoventilasi ml/hari, jika tidak
 Kerusakan kontraindikasi
inervasi  Ajarkan teknik
diafragma batuk efektif
 Cedera pada 4. Kolaborasi
medulla spinalis  Kolaborasi
 Efek agen pemberian
farmakologis bronkodilator,
 Kecemasan ekspektoran,
Gejala dan tanda mayor mukolitik, jika
Subjektif perlu
 Dyspnea
Objektif Manajemen aritmia
 Penggunaan otot Observasi
bantu pernafasan  Periksa onset dan
 Fase ekspirasi pemicu aritmia
memanjang  Identifikasi jenis
 Pola nafas
aritmia
abnormal
Gejala dan tanda minor
 Monitor frekuensi
Sujektif dan durasi aritmia
 Ortopnea  Monitor keluhan
Objektif nyeri dada
 Pernafasan  Monitor respon
pursed lips hemdinamik
 Pernapasan akibat aritmia
cuping hidung  Monitor saturasi
 Diameter thoraks oksigen
anterior posterior  Monitor kadar
meningkat elektrolit
 Ventilasi semenit Terapeutik
menurun  Berikan
 Kapasitas vital
lingkungan yang
menurun
tenang
 Tekanan ekspirasi
menurun  Pasang jalan
 Tekanan inspirasi napas buatan
menurun  Pasang akses
 Ekskursi dada intravena
berubah  Pasang monitor
Kondisi klinis terkait jantung
 Depresi system  Rekam ekg
saraf pusat  Lakukan
 Cedera kepala maneuver valsava
 Trauma thoraks  Berikan oksigen,
 Gullian bare sesuai indikasi
syndrome  Siapkan
 Multiple sclerosis
pemasangan ICD
 Myasthenia
(implantable
gravis
 Stroke cardioverter
 Kuadriplegia defribilator
 Intoksikasi Kolaborasi
alcohol  Kolaborasi
pemberian
antiaritmia, jika
perlu
 Kolaborasikan
pemberian
kardioversi, jika
perlu
 Kelaborasikan
pemberian
defribilasi, jika
perlu

E. IMPLEMENTASI KEPERAWATAN
N Tanggal/Jam Implementasi Respon Para
o. f
1 28/10/19 Melakukan pengkajian DS: pasien mengeluh sesak
09.00 Monitor pola napas DO: adanya otot bantu
Monitor bunyi napas tambahan pernafasan, RR : 28 x/mnt
(takipnea), suara napas:
vesikuler, ronchi (-),
wheezing (-)
1 09.05 Merekam EKG Hasil EKG menunjukkan
normal sinus rhtym

F. EVALUASI KEPERAWATAN

N Tanggal/ Jam SOAP Paraf


o.
1 28/10/19 S : px mengeluh sesak
09.15 O : adanya penggunaan otot bantu nafas, takipnea,
suara napas vesikuler
A : pola napas tidak efektif belum teratasi
P : lanjutkan intervensi
- Monitor pola napas
- Berikan oksigen

............................ , ..........................................
Nama Pembimbing / CI Nama Mahasiswa
......................................................... .............................................................
NIP. NIM.

Nama Pembimbing / CT

.......................................................................
NIP.