Anda di halaman 1dari 7

Jenis-Jenis dan Fungsi dari Perkakas Tangan

Perkakas tangan merupakan alat yang sangat membantu pekerjaan kita ketika kita sedang
melakukan kerjaan mekanik, seperti mengikir, memukul paku, memotong benda kerja,
menggores benda kerja dan masih banyak yang lainnya. Sekarang perkakas tangan sudah
banyak di jual di toko perkakas. Untuk membantu dalam melakukan pekerjaan mekanik,
biasanya perkakas yang digunakan cukup beragam, Untuk perkakas tangan sendiri harus
menggunakannya secara manual dengan memanfaatkan kekuatan tangan atau tenaga manusia
tanpa adanya bantuan tenaga mesin. Menggunakan berbagai macam perkakas tangan tidak
terlalu berbahaya, jika dibandingkan dengan penggunaan perkakas elektrik (Hand Power
Tool).
Berikut ini jenis-jenis perkakas tangan beserta fungsinya :

1. Kikir

Kikir merupakan sebuah alat perkakas tangan yang berfungsi untuk menghaluskan
permukaan benda, mengikis dan meratakan benda kerja. Kikir memiliki banyak jenis dengan
bentuk, serta kegunaannya pun berbeda-beda. Untuk lebih jelasnya mengenai jenis-jenis kikir
yaitu :

 Kikir Gepeng / kikir plat (Plat)


Kikir ini memiliki fungsi untuk meratakan bidang benda kerja, dan membuat bidang
benda kerja sejajar tegak lurus.

 Kikir Persegi Empat (Square)


Kikir jenis ini berguna untuk membuat bidang rata agar terlihat siku, antara bidang
yang satu denga bidang yang lain.

 Kikir Segitiga (Triangle)


Kikir ini berfungsi untuk meratakan serta menghaluskan bidang yang berbentuk sudut
60 derajat, atau lebih besar (kikir ini sering di gunakan untuk mengikir mata gergaji).
 Kikir Pisau (Knife)
Kikir ini berfungsi untuk menghaluskan suatu sudut 60 derajat, atau lebih kecil.

 Kikir Setengah Bulat (Half Round)


Kikir jenis ini berfungsi untuk menghaluskan atau meratakan suatu bidang yang
cekung

 Kikir Bulat (Round)


Kikir ini digunakan untuk menghaluskan serta menambah diameter suatu lubang
bulat.

Dari keterangan di atas merupakan jenis-jenis dari kikir berdasarkan bentuknya. Ada juga
kikir yang dibagi berdasarkan tingkat kekasarannya. Pada kikir terdapat 3 tingkatan
kekasaran yang digunakan. Untuk tingkat kekasaran yang Hard biasanya digunakan untuk
memakan / mengikis benda kerja secara banyak. Untuk tingkat Medium digunakan untuk
mengikis benda kerja yang mulai memperhitungkat tingkat presisinya, dan yang terakhir
yaitu tingkat paling halus, digunakan untuk proses finishing paad benda kerja.

2. Pahat Tangan
Pahat merupakan perkakas tangan yang digunakan untuk menyayat sekaligus memahat benda
dalam keadaan dingin (Padar). Pahat tangan terdiri dari beberapa jenis menurut bentuknya
dan kegunaanya. Ada pahat plat yang berfungsi untuk mengikis bidang cembung, memotong
baut, meratakan bidang. Lalu, ada pahat yang digunakan untuk membuat alur atau silang
yang berfungsi untuk membuat alur minyak, dan alur sempit. Ada juga pahat Dam yang
berfungsi untuk memperbaiki pengeboran, membuat alur dan lain sebagainya.

3. Palu (Hammer)
Palu merupakan perkakas tangan yang digunakan untuk memukul benda keras, yang terbuat
dari baja dengan kedua ujungnya yang dikeraskan. Terdapat banyak jenis palu yang
digunakan untuk keperluan sehari-hari. Seperti palu pencabut paku, palu pemecah batu, palu
berkapak, Palu muka simetris, palu karet yang digunakan untuk memukul plat, dan masih
banyak jenis palu lain yang mempunyai fungsi berbeda-beda.

4. Obeng
Obeng merupakan perkakas tangan (Hand Tool) yang digunakan utuk mengencangkan
sebuah skrup, berdasarkan penggunaanya, obeng ini digunakan sesuai dengan nomernya, ada
obeng nomer 1,2,3 dan masih banyak lagi yang lainnya. Kemudian dari segi bentuknya ada
obeng yang berkepala Plus (+), kemudian ada yang berkepala minus (-) dan ada yang
berkepala bintang(*).
5. Gergaji Tangan
Gergaji ini berfungsi untuk memotong sebuah benda. Pada setiap sisi gergaji, terdapat gigi
pemotong yang bergerigi dan dikeraskan. Daun gergaji tangan juga terbuat dari baja perkakas
sekaligus baja Tungsten. Ada banyak jenis-jenis dari gergaji tangan, yaitu :

 Handsaw

 Coping saw

 Crosscut saw

 Hacksaw

 Backsaw

6. Tang
Tang merupakan salah satu perkakas tangan yang berfungsi untuk menjepit benda kerja dan
bahkan ada yang digunakan untuk memotong kawat. Biasanya tang rata-rata digunakan untuk
memotong kawat jika digunakan di lingkungan tumah. Selain itu ada banyak jenis-jenis tang
yang bisa anda gunakan. Yaitu:

 Tang Kombinasi
 Tang pengupas

 Tang Pemotong

 Tang Cucut

 Tang Kakatua

 Tang Baya

 Tang Mutifungsi

 Tang Sudut

 Tang Rivet

 Tang Slip Joint

7. Jangka (Compass)
Ada banyak jenis-jenis jangka yang biasa digunakan untuk perkakas tangan. Masing-masing
jangka memiliki fungsinya masing-masing, diantara lain yaitu :
~ Jangka Tusuk
Jangka ini memiliki sepasanag kaki berujung lancip. Bila dalam keadaan tertutup ke dua
unjung kaki pada jangka tersebut berimpit dan sama panjang. Jangka tusuk biasa digunakan
untuk menggambar lingkaran pada benda kerja dan untuk memindahkan jarak dari alat ukur
ke benda yanglain.

~ Jangka Bengkok
Jangka jenis ini berbentuk melengkung dengan radius yang sama. Jangka bengkok biasanya
digunakan untuk mengukur diameter luar atau mengukur luar suatu benda. Alat ini terdiri dari
sepasang kaki bengkok, per penekan dan sebuah mur baut sebagai pengaturnya.

Jangka ini sering digunakan karena mudah dalam penggunaanya (Cara Mengukurnya). Hal
tersebut harus dikonvensikan dengan alat ukur mistar, meteran atau siku-siku.

~ Jangka Kaki (Inside Calipers)


Jangka jenis ini berfungsi untuk mengukur diameter dalam atau lebar suatu celah. Kaki pada
jangka ini berbentuk lurus dengan ujung menonjol ke luar. Hasil pengukurannya harus
dikonversikan dengan alat ukur mistar, meteran atau siku-siku.

8. Cap (Stamp)
Cap atau stamp biasa terbuat dari baja paduan yang tidak dikeraskan, karena sifatnya harus
ulet (Tought) dan cukup keras bisa mengalahkan benda yang akan distempel. stempel adalah
alat yang digunakan untuk mencetak angka-angka atauhuruf pada benda kerja.

Stempel digunakan untuk menandai / memberi identitas suatu produk yang terbuat dari
logam. Stempel ini juga dapat digunakan sebagai tanda kepemilikan dari masing-masing
benda kerja yang dibuat. Untuk lingkungan industri, biasanya benda kerja ini digunakan
untuk nomer-nomer rangka atau tangggal pembuatan produk.

9. Penyiku
Biasanya penyiku digunakan untuk menyiku benda kerja. Siku-siku geser biasanya digunakan
untuk mengetahui kesikuan atau pembanding kesikuan sudut yang tidak membentuk 90
derajat, sedangkan siku-siku dipergunakan untuk mengetahui sudut yang dibentuk adalah
tepat 90 derajat.

10. Ragum
Ragum merupakan alat yang biasa digunakan untuk menjepit benda kerja. Untuk membuka
ragum caranya yaitu putar tangkai/tuas pemutar ke arah kiri ( Berlawanan Jarum Jam ), maka
batang yang berputar akan menarik landasan tidak tetap pada rahang tersebut. Sedangkan
untuk mengencangkan ragum, kalian bisa memutarnya kembali searah jarum jam, maka
rahang tidak tetap pada ragum akan mendorong benda kerja. Pada ragum terbagi menjadi 3
jenis secara umum, yaitu :

 Ragum Biasa. Ragum ini digunakan untuk menjepit benda kerja yang berbentuk
sederhana dan biasanya hanya dipakai untuk mengefrais bidang datar

 Ragum Putar. Digunakan untuk menjepit benda kerja yang harus membentuk sudut
terhadap spindle. Bentuk ragum ini sama dengan ragum biasa, namun pada bagian
bawahnya terdapat alas yang dapat diputar 360 derajat.
 Ragum Universal. Merupakan jenis ragum yang mempunyai dua sumbu perputaran,
sehingga dapat diatur letaknya secara datar dan tegak.