Anda di halaman 1dari 1

Menurut teori ini, teknik yang berbeda- TEORI FORCE- METI AZUMASTUTI

TEORI – TEORI FIELD DARI KURT


beda perlu diterapkan untuk kelompok
UNTUK 16.0101.0144
yang berbeda-beda tergantung pada Model yang LEWIN (1951)
MENGATASI
tingkat resistensi masing-masing diperkenalkan MANAJEMEN 16 C
RESISTENSI
kelompok. oleh Platt
DALAM
(1998) sangat
PERUBAHAN Menurutnya, perubahan terjadi karena munculnya tekanan-tekanan terhadap
kental dengan
organisasi, individu, atau kelompok. Jadi, ia memfokuskan pada pertanyaan
Dalam teori kerjasama menjelaskan warna-warni
“mengapa”, yaitu mengapa individu-individu, kelompok, atau organisasi
mengapa manusia mau bekerja sama TEORI KERJA akuntansi dan
berubah.
dan bagaimana memperoleh kerja SAMA hukum.
sama.

1. Manfaat-Biaya. Manfaat yang diperoleh lebih besar daripada biaya


Teori ini berpendapat TEORI CONTIGENCY MODEL perubahan.
DALAM ACCOUNTING
tingkat keberhasilan
MANAJEMEN TURNAROUN
pengambilan keputusan
PERUBAHAN DARI D DARI 2. Ketidakpuasan. Adanya ketidakpuasan
sangat ditentukan oleh yang menonjol terhadap keadaan sekarang
TANNENBAUM DAN HARLAN D. TEORI MOTIVASI
sejumlah gaya yang dianut
SCHMIDT (1973) PLATT (1998) DARI BECHARD
dalam mengelola DAN HARRIS
perubahan. 3. Persepsi Hari Esok. Manusia dalam suatu
organisasi melihat hari esok yang
TEORI-TEORI dipersepsikan lebih baik
Teori ini merupakan PERUBAHAN
TEORI-TEORI
perkembangan lebih lanjut dari ALFA, BETA,
PERUBAHAN 4. Cara yang praktis. Ada cara yang praktis
pendekatan OD yang GAMMA
KORPORAT yang dapat ditempuh untuk keluar dari
dianjurkan oleh Golembiewski, TEORI situasi sekarang.
Billingsley, dan Yeager (1976). PROSES
PERUBAHAN
MANAJERIAL Beer at al (1990) lewat studinya
TEORI-TEORI 3. Mengupayakan konsensus
Teori-teori yang cenderung DARI BEER et. menemukan pentingnya melibatkan
DALAM terhadap visi baru sehingga visi
interventionis cukup banyak al (1990) sedemikian banyak orang dalam
PERUBAHAN tersebut diterima sebagai
dipakai oleh para konsultan perubahan.
kebenaran dan dikerjakan tanpa
dan akademikus. ORGANISASI
pertentangan.
1. Memobilisasi energi para stakeholders untu mendukung
1. Manusia yaitu Komponen yang melakukan perubahan.
4. Mengonsolidasi perubahan
proses organisasi seperti komunikasi,
melalui kebijakan-kebijakan
pengambilan keputusan dan pemecahan
strategi yang diformalisasikan,
masalah. 2. Mengembangkan visi serta strategi untuk mengelola dan
struktur, sistem, dan sebagainya.
1. menghasilkan daya saing yang positif.
3.
Teknologi yaitu Mempengaruhi struktur-struktur 5. Memperluas revitalisasi pada seluruh
organisasi seperti desain pekerjaan (Job Design), departemen dalam organisasi. 6. Memantau (monitor) terus
Task Method, dan Desain Organisasi. kegiatan ini.

2. omponen yang melakukan proses organisasi