Anda di halaman 1dari 6

RESEP 2

1. ( Formula Standar OBH dari Fornas Indonesia Edisi 2, Hal 251 )

OBH + CTM

R/ Glycirhizae Succus 3,3mg

Ammohi Chloridum 2 gr

SASA 2 gr

CTM 40 mg

Aq dest da in 100 mL

2. Bobot  100 ml per botol

3. Penimbangan Bahan :

1. Formula OBH dari Fornas adalah


- Glycirhizae Succus 10mg
- Ammohi Chloridum 6 gr
- SASA 6 gr
- Aq dest da in 300 ml botol

Karena kita ingin membuat 100 ml botol maka disesuaikan jumlah kebutuhannya menjadi :

- Glycirhizae Succus

1
𝑥 10 𝑚𝑔 = 3,3 𝑚𝑔 Glycirhizae Succus yang dibutuhkan untuk 100 mL sediaan
3

- Ammohi Chloridum

1
3
𝑥 6 𝑚𝑔 = 2 𝑚𝑔 𝐴𝑚𝑚𝑜ℎ𝑖 𝐶ℎ𝑙𝑜𝑟𝑖𝑑𝑢𝑚 yang dibutuhkan untuk 100 mL sediaan

- SASA (Solutio ammonia spirituosa anisate)

1
3
𝑥 6 𝑚𝑔 = 2 𝑚𝑔 𝑆𝐴𝑆𝐴 yang dibutuhkan untuk 100 mL sediaan

- Aq dest  Da in 100 mL
2. CTM per tablet 4mg
Kalau 40 mg berarti:

40𝑚𝑔
= 10 𝑡𝑎𝑏𝑙𝑒𝑡
4𝑚𝑔

Jadi dibutuhkan 10 tablet CTM 4 mg dalam 100 ml sediaan

4. RANCANGAN PROSEDUR
a. Persiapan personil :
- Personil yang meracik melakukan proses cuci tangan terlebih dahulu
- Personil menggunakan sarung tangan dan masker
b. Tempat :
- Di ruang racik dengan suhu terkontrol dengan Air Conditioner di kisaran suhu 15-20 derajat
celcius
- Meja dan lingkungan tempat racik harus bersih dan bebas dari bau yang tajam atau
pengaruh lain yang bisa mempengaruhi mutu obat racikan
c. Alat :
- Alat timbangan bahan yang sudah terkalibrasi dan memakai timbangan analitik
- Alat lumpang, alu, sudip yang digunakan harus bersih dan tidak mengkontaminasi sediaan
racikan
- Botol yang digunakan untuk wadah sediaan adalah botol gelap
d. Prosedur :
5. MUTU YANG DIPERIKSA
a. Organoleptis
Rasa : Manis, pahit, dan aroma mint
Bau : Bau aroma OBH khas yang menyegarkan
Warna : Warna hitam kecoklatan khas Obat Batuk Hitam

b. Homogenitas
Dilihat apakah hasil racikan OBH dan CTM bercampur sempurna atau tidak

c. Volume terpindahkan
Dituang sediaan pada beaker glass 100 ml, lihat apakah setelah sediaan dituang menghasilkan
ukuran 100 ml sediaan

d. Viskositas

Untuk mengukur viskositas adalah mengukur waktu yang dibutuhkan oleh cairan dengan volume
tertentu untuk mengalir melewati suatu kapiler. Juga dapat dilakukan pengukuran yang lebih
praktis dengan mengkalibrasi alat yang telah diketahui viskositasnya dan cairan uji ditetapkan
dengan membandingkan terhadap kekentalan cairan yang telah diketahui (FI III, hal 186).
e. Evaluasi PH
Penetapan pH dilakukan dengan cara potensiometri atau kalorimetri. Semua larutan untuk
penetapan pH menggunakan air bebas karbondioksida p. Pengukuran pada suhu 25°C±2°C,
kecuali dinyatakan lain dalam masing-masing (FI IV, hal 1039).
Sediaan sirup yang dihasilkan akan memiliki pH 4,0-6,0

BUD SEDIAAN

8. BUAT DAN RANCANG LABEL ( ETIKET

1. Etiket obat

Apotek Sehat Farma


Jl. Melon No. 88
SIP. 1234/123/456/2010
Apoteker: Dion, S. Farm., Apt.

No: Tanggal:

9. JENIS KEMASAN SERTA CARA PENYIMPANAN

 Kemasan yang digunakan adalah botol gelap dengan penyimpanan di suhu kamar 25-30 derajat
celcius
2. Copy resep

Apotek Sehat Farma


Jl. Melon No. 88
SIP. 1234/123/456/2010
Apoteker: Dion, S. Farm., Apt.

No. resep : Nama pasien :


Dari dokter : Umur pasien :
Tanggal resep: Alamat/telp pasien:

COPY RESEP
Pontianak, ……………………………………..
HARGA OBAT

1. OBH  13000 PER 100 ml BOTOL


2. CTM  2000 PER 10 TABLET
Harga  Rp 15000,00

Anda mungkin juga menyukai