Anda di halaman 1dari 11

PROPOSAL

SEKS BEBAS DAN NARKOBA

Disusun Oleh :

Kelompok 4

1. Anhar Jaya Putra (15320002)


2. Farhan Arjun (15320010)
3. Mutiara Arini (15320026)
4. Nizomi Satria winata (15320028)
5. Redia Indira P. (15320031)
6. Sekar Dyta A. (15320043)
7. Sugiono (15320046)
8. Susi Anisia (15320047)

PROGRAM STUDY ILMU KEPERAWATAN

UNIVERSITAS MALAHAYATI BANDAR LAMPUNG

TAHUN 2018
IDENTITAS KELOMPOK

No. Nama Jabatan Bidang Instansi Asal


1. Nizomi Satria winata Ketua Keperawatan PSIK UNIMAL
2. Redia Indira P. seketaris Keperawatan PSIK UNIMAL
3. Sekar Dyta A. bendahara Keperawatan PSIK UNIMAL
4. Mutiara Arini Anggota Keperawatan PSIK UNIMAL
5. Anhar Jaya Putra Anggota Keperawatan PSIK UNIMAL
6. Farhan Arjun Anggota Keperawatan PSIK UNIMAL
7. Sugiono Anggota Keperawatan PSIK UNIMAL
8. Susi Anisia Anggota Keperawatan PSIK UNIMAL
DAFTAR ISI

Halaman Judul ..............................................................................................................i


Identitas Kelompok.....................................................................................................ii
Daftar Isi ..........................................................................................................................iii
BAB I PENDAHULUAN.......................................................................................................1
1.1 Latar Belakang .....................................................................................................1
1.2 Permasalahan Mitra ..............................................................................................2

BAB II SOLUSI DAN TARGET LUARAN ..........................................................................3


2.1 Solusi yang Ditawarkan .........................................................................................3
2.2 Target .....................................................................................................................3

BAB III METODE PELAKSANAAN ....................................................................................4


3.1 Metode ...................................................................................................................4

BAB IV BIAYA DAN JADWAL PELAKSANAAN .............................................................5


4.1 Biaya .......................................................................................................................5
4.2 Jadwal kegiatan .......................................................................................................6

DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Remaja merupakan masa yang selalu ingin mencoba, baik yang positif maupun negatif.
Kenakalan remajapun mulai terjadi pada masa ini. Penyalahgunaan narkotika dan obat
terlarang serta sex bebas saat ini telah menjadi suatu fenomena dari perkembangan remaja
dengan pola yang selalu mengalami perubahan. Pengaruh-pengaruh tersebut bisa datang dari
media massa, teman, guru maupun orang tua. Remaja adalah generasi penerus bangsa,
dimana baik buruknya suatu bangsa ke depan tergantung bagaimana kondisi remaja sebagai
generasi muda saat ini. Secara kuantitatif yang dikatakan remaja adalah mereka yang usianya
antara 12-21 tahun. Jika kita lihat pada rentang usia itu, maka nampaklah bahwa dalam
kaidah pendidikan formal mereka sedang menikmati bangku SMP, SMA dan kuliah di
perguruan tinggi.

Tidak dapat dipungkiri bahwa remaja (generasi muda) senantiasa memainkan peranan
penting dalam setiap etape sejarah. Demikian besar peranan pemuda bagi kehidupan bangsa,
tentunya menjadi catatan penting bagi kita bagaimana upaya melakukan penyelamatan dari
pengaruh berbagai hal negatif seperti miras, sex bebas termasuk narkoba pada era globalisasi
dimana arus komunikasi dan transformasi informasi sedemikian cepat. Narkoba telah menjadi
momok bagi masyarakat dan pemerintah sebagai sesuatu yang sangat membahayakan.
Penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, psikotropika dan bahan berbahaya lainnya
(narkoba) dengan berbagai implikasi dan dampak negatifnya merupakan suatu masalah
internasional maupun mengancam kehidupan masyarakat, bangsa dan negara serta dapat
melemahkan ketahanan nasional yang pada mulanya dapat menghambat jalannya
pembangunan, begitu pula maraknya sex bebas.

Predikat siswa/siswi disandang bagi yang masih SMP dan SMA, sedang predikat
mahasiswa/mahasiswi disandang bagi yang kuliah di perguruan tinggi. Artinya di pundak
siswa SMP, SMA dan Mahasiswa lah Indonesia 10-20 tahun ke depan nasib positif dan
negatifnya. Jika keseluruhan sikap dan prilaku mereka positif, maka harapan bangsa ini
begitu cerah. Tapi jika sikap dan prilaku mereka hari ini negatif, sungguh suram masa depan
bangsa ini di masa mendatang.

Sering idealita bertolak belakang dengan realita. Era globalisasi cukup mewarnai
kehidupan remaja kita terutama mereka yang masih di bangku SMP dan SMA. Tentu kita
tidak menafikan prestasi siswa-siswa yang gemilang, tapi berbagai kenakalan remaja juga
sering menghiasi media bangsa ini, baik cetak maupun elektronika. Mulai dari tawuran antar
siswa, terjerat narkoba sampai terjerumus dalam pergaulan bebas / free sex. Data yang
diungkap badan narkotika nasional, hampir 3 juta remaja di Indonesia terjerat narkoba.
Sementara itu, kenakalan remaja dalam bentuk pergaulan bebas hingga ke seks bebas lebih
memprihatinkan lagi.
Jika melihat rentang usia itu berarti mereka masih di bangku SMP dan SMA. Sekali lagi
ditegaskan bahwa nasib bangsa ada di tangan mereka, remaja khususnya siswa-siswi SMP
dan SMA saat ini. Jika mereka tidak dibentengi oleh serangan seks bebas dan obat-obat
terlarang / narkoba, maka hancurlah masa depan negeri ini. Pembinaan atau penyuluhan
pendidikan kesehatan terhadap Penyalahgunaan Narkoba dan Sex bebas di Kalangan Remaja
perlu diberikan agar siswa dapat lebih mengerti dan sebagai daya tangkal terhadap pengaruh
yang negatif

2.1 Masalah Yang Dihadapi

Berdasarkan analisis situasi yang terjadi, dapat disimpulkan masalah yang dihadapi
adalah sebagai bertikut:

1. Remaja, merupakan massa yang selalu ingin mencoba baik yang positif maupun
negatif.
2. Semakin maraknya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, psikotropika dan
bahan berbahaya lainnya (narkoba).
3. Remaja menjadi incaran para pengedar narkotika, psikotropika dan bahan berbahaya
lainnya (narkoba).
4. Pergaulan bebas mulai merambah dikalangan para remaja.
5. Meningkatnya kenakalan remaja.
BAB II
SOLUSI DAN TARGET

2.1 Solusi

Kegiatan Pengabdian ini akan fokus pada 2 sub-kegiatan, yaitu edukasi tentang bahaya
narkoba dan seks bebas pada remaja. Kegiatan ini akan dilakukan melalui mobilisasi remaja
untuk ikut terlibat mulai dari perencanaan hingga evaluasi kegiatan.

2.2 Target

Kontribusi mendasar dari kegiatan ini adalah peningkatan wawasan dan pengetahuan
remaja dalam mencegah dan menghindari upaya penyalahgunaan narkoba dan seks bebas
yang dilakukan secara mandiri dan ditanamkan sejak dini.
BAB III
METODE

3.1 Metode

Metode yang digunakan pada pelaksanaan kegiatan ini adalah metode ceramah, diskusi,
dan tanya jawab. Ceramah dan tanya jawab digunakan untuk menjelaskan mengenai
pengaruh narkoba dan seks bebas di kalangan remaja (pendidikan tentang narkoba dan seks
bebas bagi remaja), Pengaruh penggunaan narkotika, psikotropika dan bahan berbahaya
lainnya (narkoba). Peserta merupakan siswa SMA kelas X, mayoritas peserta antusias dalam
mengikuti kegiatan tersebut, karena selain dengan metode di atas juga dilakukan pemutaran
film yang berkaitan dengan tema yang disampaikan.
BAB IV
BIAYA DAN JADWAL PELAKSANAAN

4.1 Biaya

Kesektariatan

No Nama Barang Harga Jumlah Total

1. Proposal Rp. 20.000 1 Rp. 20.000


2. Fotocopy Proposal Rp. 150 14 lembar Rp. 2.100

3. Print SAP Rp. 500 40 lembar Rp. 20.000

Rp. 42.100

Perlengkapan

No Nama Barang Harga Jumlah Total

1. Benner Rp. 40.000 2x1m Rp. 40.000


2. Solasi Rp. 5.000 1 Rp. 5.000
3. Leaflet Rp. 5.000 10 Rp. 50.000
Rp. 95.000

Konsumsi

No Nama Barang Harga Jumlah Total

1. Air Mineral Rp. 24.000 1 dus Rp. 24.000


2. Snack Rp. 5.000 50 Rp. 250.000
Rp. 274.000

Total Anggaran :

Kesektariatan : Rp 42.100

Perlengkapan : Rp 95.000

Konsumsi : Rp 274.000

Total anggaran yang diperlukan : Rp 412.000


4.2 Jadwal Pelaksanaan

No Waktu Kegiatan Penyuluhan Respon Peserta

1. 5 menit Pembukaan : 1. Membalas salam


a. Salam 2. Mendengarkan
b. Perkenalan 3. Memperhatikan
c. Menjelaskan tujuan 4. Memberikan respon
d. Kontrak waktu 5. Memberikan respon
e. Menggali pengetahuan
peserta

2. 30 menit Inti : 1. Menyimak


1. Menjelaskan materi 2. Menyimak
secara detail mengenai : 3. Menyimak
 Pengertian Narkoba dan 4. Menyimak
Seks Bebas 5. Menyimak
 Gejala 6. Menyimak
 Cara penularan 7. Bertanya
 Hal-hal yang tidak
menularkan HIV/AIDS
 Pencegahan
Penyalahgunaan Narkoba
Seks Bebas
2. Sesi Tanya jawab

3. 10 menit Evaluasi materi : Menjawab pertanyaan


Memberikan 5 pertanyaan yang
berkaitan dengan materi

4. 5 menit Penutup : a. Menjawab salam


a. Salam penutup
DAFTAR PUSTAKA

 Effendi, Luqman, 2008. Modul Dasar-Dasar Sosiologi & Sosiologi Kesehatan. Jakarta
: PSKM FKK UMJ.
 Sofyan, Ahmadi, 2007. Narkoba Mengincar Anak Anda Panduan Bagi Orang Tua,
Guru, dan Badan Narkotika Dalam Penanggulangan Bahaya Narkoba di Kalangan
Remaja. Jakarta : Prestasi Pustaka Publisher.
 Sudarman,Momon, 2008. Sosiologi Untuk Kesehatan. Jakarta : Salemba Medika.
LAMPIRAN