Anda di halaman 1dari 5

Nama : Puguh Kurniawan

NIM : 041338464

Makul : Bank & Lembaga Keuangan Non Bank 83

TUGAS 1
1. Jelaskan dua peranan aset keuangan dalam perkekonomian beserta contoh
penjelasannya?

Jawab:

Aset keuangan mempunyai dua fungsi utama, yaitu

1. Sebagai media untuk intermediasi antara pihak yang membutuhkan dana, dan pihak yang
kelebihan dana.

Sebagai media untuk memindahkan dana, aset keuangan dapat mengalihkan daa dari pihak
yang kelebihan dana kepada pihak yang membutuhkan dana. Misalnya ada seorang
pengusaha membutuhkan tambahan modal untuk memperbesar usahanya. Untuk itu, dia
bisa menerbitkan aset keuangan (misalnya dalam bentuk saham, ataupun obligasi), dan
dijual kepada pemilik dana dan selanjutnya dana tersebut bisa untuk membiayai perluasan
usaha.

2. Sebagai media untuk membagi resiko aset.

Sebagai media untuk membagi resiko (risk sharing), aset keuangan mampu membagikan
resiko arus kas dari aset fisik yang tak terhindarkan. Bagi seorang pengusaha, resiko
ketidakpastian pendapatan usahanya adalah sesuatu yang pasti ada (tak terhindarkan).
Apabila usahanya dibiayai dengan menjual saham kepada beberapa pihak, maka resiko
ketidakpastian tersebut tidak akan ditanggung sendiri, melainkan ditanggung oleh banyak
pihak yang memegang saham tersebut.

Contoh Kasus :

a. Tuan A seorang eksportir mebel, dapat pesanan dari langganan nya diluar negeri senilai
500jt, dan diperkirakan memerlukan biaya 350jt untuk memenuhi pesanannya. Bagi tuan A
keuntungan sangat menggiurkan, tapi ia hanya memiliki modal 200jt.
b. Ditempat lain Nn.K yang mendapat warisan 150jt berfikir bahwa supaya warisan nya tidak
habis ia ingin menginvestasikan, namun ia tidak tau harus beruasa dibidang apa yang
menuntungkan.
c. Ny. X yang seorang dokter yang sukses memiliki dana menganggur 250jt, dia berfikir untuk
diinfestasikan karena bunga bank sangat kecil. Dan ny. X tidak tau harus beruasa dibidang
apa yang menuntungkan.

Misalnya secara kebetulan ketiga orang tersebut bertemu , dari pembicaraan yang serius
akhirnya mereka bertiga menyepakati untuk sharing membiayai produksi mebel tersebut. Nn. K
bersedia sharing dalam bentuk saham dengan keuntungan dibagi secara proposional, sementara
ny. X tidak mau dalam bentuk saham dan menginginkan dalam bentuk piutang dengan bunga
pasti. Oleh karena itu tuan A menerbitkan 2 aset keuangan sekaligus, yaitu saham dan obligasi.
Saham dibeli Nn. K senilai 100jt dan obligasi dibeli Ny. X senilai 100jt. Dan tuan A
bertanggungjawab memproduksi tanpa bantuan teknis dan manajerial. Dari cerita tersebut dua
aset keuangan muncul yaitu saham 100jt dan obligasi 100jt , munculnya ini memindahkan dana
dari Nn. K dan Ny. X ke tuan A, dan ini berarti aset keuangan berfungsi sebagai media untuk
memindahkan dana. Tanpa aset keuangan maka sangat sulit bagi Nn. K dan Ny. X untuk bersedia
memindahkan dana meskipun mereka saling mengenal.

Selain itu aset keuangan yang muncul adalah adanya pembagian resiko (risk sharing). Tuan A
sebetulnya memiliki 200 jt dan kekurangan nya 150jt, kenyataannya tuan A menerbitkan aset
keuangan senilai 200jt yang berarti tidak bersedia menginfestasikan semua dana yang dimiliki
karena mengandung resiko, meskipun resikonya sangat kecil, Dan membagi resiko bersama
pihak lain, ini yang dimaksud dengan (risk sharing).

2. Sebutkan dan jelaskan klasifikasi pasar keuangan berdasarkan jatuh tempo klaim ?

Jawab:

Klasifikasi berdasarkan jatuh tempo klaim:

a. Pasar uang ( money market )


Merupakan pasar yang memperdagangkan aset keuangan dengan instrumen utang jangka
pendek. Pada umumnya jangka waktu jatuh tempo surat utang dibawah 12 bulan.
b. Pasar Modal ( Capital Market )
Adalah pasar bagi aset aset keuangan jangka panjang, yaitu aset keuangan yang jatuh
temponya diatas 12 bulan. Di pasar ini aset keuangan yang diperdagangkan bisa dengan
instrumen utang, bisa juga dengan instrumen ekuitas.

3. Sebutkan manfaat dari suatu sistem keuangan yang modern atau sistem keuangan yang
baik bagi suatu perekonomian ?

Jawab:

Bagi suatu perekonomian, memiliki sistem keuangan yang modern, akan memberikan beberapa
manfaat, antara lain :

1. Kemudahan untuk melakukan transaksi pembayaran sehingga produksi dan perekonomian


dapat tumbuh dengan pesat.
2. Memudahkan pemindahan dana dari pihak yang kelebihan kepada pihak yang
membutuhkan, yang selanjutnya akan dibelanjakan alat alat investasi untuk meningkatkan
produksi.
3. Memberikan keleluasaan bagi rumah tangga dan institusi-institusi lain untuk melakukan
investasi, meskipun mereka tidak perlu melakukan usaha secara teknis.
4. Menentukan harga aset keuangan termasuk didalamnya bunga kredit.
5. Mampu memberikan sinyal perkembangan ekonomi makro kedepan.

4. Jelaskan jasa-jasa keuangan utama apa saja yang dapat diberikan / ditawarkan oleh
lembaga keuangan sebagai industri jasa keuangan?

Jawab:

a. Mengubah aset keuangan yang didapatkan dari pasar menjadi bentuk aset keuangan yang
berbeda, untuk tujuan yang berbeda pula. Contoh, lembaga keuangan memberikan jasa
mengubah aset keuangan berupa tabungan menjadi kredit. Selanjutnya aset berupa
tabungan ini menjadi kewajiban mereka, smentara kredit menjadi klaim mereka. Pemberian
jasa merubah bentuk aset keuangan ini, merupakan fungsi dari lembaga keuangan
sebagailembaga perantara (intermediary) dari pihak yang kelebihan dana dengan pihak yang
membutuhkan dana.
b. Membantu menciptakan berbagai bentuk aset keuangan untuk kepentingan klien
perusahaannya.
c. Memperdagangkan aset keuangan untuk berbagai kepentingan, baik kepentingan
perusahaan sendiri, maupun kepentingan pihak lain ( klien ).
d. Memberikan jasa perlindungan atas resiko yang mungkin dihadapi oleh klienny, baik esiko
bisnis maupun resiko lainnya.
e. Memberikan jasa konsultasi untuk para investor dan pelaku pasar keuangan lainnya.
f. Memberikan jasa pengelolaan portofolio, baik untuk pelaku pasar keuangan maupun untuk
masyarakat umum.

5. Sebutkan klasifikasi lembaga keuangan sebagai lembaga perantara (intermediary) beserta


contohnya?

Jawab:

Lembaga keuangan diklasifikasikan menjadi dua, yaitu:

a. Lembaga keuangan Depository


Sebagian besar dana nya diperoleh dengan cara menghimpun dana dari masyarakat, yang
dilakukan dengan menawarkan jasa tabungan atau simpanan. Simpanan ini bisa berupa giro,
tabungan, deposito, dan simpanan simpanan lain. Selanjutnya dana ini ditawarkan kepada
masyarakat yang membutuhkan dalam bentuk lain misalnya kredit, atau membeli aset
keuangan lain. Contoh lembaga keuangan depository adalah bank (bank umum, BPR, bak
syariah, BPR syariah), dan lembaga simpan pinjam (koperasi).
b. Lembaga keuangan non-depository
Adalah lembaga keuangan dimana penghimpunan dana masyarakat tidak dilakukan dengan
menawarkan jasa tabungan atau simpanan, melainkan dengan cara lain. Contoh lembaga
keuangan non-depository adalah asuransi, lembaga pembiayaan, lembaga dana pensiun,
lembaga reksadana (mutual funds), dan lembaga lain.

6. Sebutkan dan jelaskan peranan mendasar dan fungsi utama dari Bank Sentral dalam
perekonomian ?

Jawab:

1. Fungsi kebijakan moneter, Untuk menjaga stabilitas nilai uang, bank sentral diberi beberapa
kewenangan, antara lain merumuskan dan melaksanakan kebijakan moneter untuk
mengendalikan jumlah uang beredar.
2. Melakukan pengaturan dan pelaksanaan sistem pembayaran, Fungsi terkait dengan
pengaturan dan pelaksanaan sistem pembayaran, mencakup sekumpulan kesepakatan,
aturan, standar, dan prosedur peredaran uang antar pihak dengan menggunakan instrumen
pembayaran yang syah.
3. Bank sentral sebagai banknya para bank (bank's of the banks) , Artinya, jika perbankan
membutuhkan uang untuk memenuhi kebutuhan likuiditasnya, maka bank akan meminjam
uang dari bank sentral.
4. Mengatur dan mengawasi perbankan, Bank merupakan lembaga yang cukup vital dalam
proses intermediasi proses intermediasi antara pihak yang kelebihan dana dengan pihak
yang membutuhkan dana lebih banyak menggunakan bank dari pada lembaga keuangan
lain.

7. Sebutkan dan jelaskan 2 pendekatan yang dilakukan BI dalam menjalankan tugas


pengawasan bank ?

Jawab:

a. Pengawasan berdasarkan kepatuhan (compliance based supervision), Pada dasarnya


menekankan pemantauan kepatuhan bank untuk melaksanakan ketentuan ketentuan yang
terkait dengan operasi dan pengelolaan bank. Pendekatan ini mengacu pada kondisi bank di
masa lalu dengantujuan untuk memastikan bahwa bak telah beroperasi dan dikelola secara
baik dan benar meurut prinsip2 kehati-hatian.
b. Pengawasan berdasarkan resiko (risk based supervision) , Merupakan pendekatan
pengawasan yang beorientasi ke depan ( forward looking ). Dengan menggunakan
pendekatan tersebut pengawasan/pemeriksaan suatu bank difokuskan pada resiko resiko
yang melekat (inherent risk) pada aktifitas fungsional bank serta sistem pengendalian resiko
(risk control system). Melalui pendekatan ini akan lebih memungkinkan otoritas pengawasan
bank untuk proaktif dalam melakukan pencegahan terhadap permasalahan yang potensial
timbul di bank.

8. Sebutkan tiga tugas pokok Bank Indonesia berdasarkan UU no. 23 tahun 1999 yang telah
diubah dengan UU no.3 tahun 2004 ?

Jawab:

Tugas pokok Bank Indonesia yang tertuang dalam Undang-Undang No. 23 Tahun 1999 tentang Bank
Indonesia yang telah diubah dengan Undang-Undang No. 3 Tahun 2004, dan UndangUndang Nomor
6 Tahun 2009 meliputi 3 tugas utama, yaitu:

1. Menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter;


2. Mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran;
3. Mengatur dan mengawasi Bank