Anda di halaman 1dari 11

RENCANA ASUHAN KEPERAWATAN

Nama klien : Tn.N


Ruang rawat : Wardah
Diagnosa medik : Malaria

No Diagnosa Tujuan& Kriteria Intervensi Rasional


Keperawatan hasil
1 Peningkatan Setelah dilakukan 1. Kaji saat timbulnya - Dapat
suhu tubuh tindakan demam diidentifikasi
berhubungan keperawatan pola/ tingkat
dengan proses diharapkan demam
infeksi virus
- Suhu tubuh - Tanda-tanda vital
dengue. 2. Observasi tanda-
normal (36-370 merupakan acuan
tanda vital : suhu,
c) untuk
nadi, tensi,
mengetahui
pernafasan setiap 3
- Klien bebas keadaan umum
jam
demam kien

- Penjelasan
3. Berikan penjelasan
tentang kondisi
tentang penyebab
yang dialamai
demam atau
klien dapat
peningkatan suhu
membantu
tubuh
mengurangi
kecemasan klien

- Untuk mengatasi
4. Berikan penjelasan
demam dan
pada klien dan
menganjurkan
keluarga tentang hal-
klien dan
hal yang dilakukan
keluarga untuk
lebih kooperatif
5. Jelaskan pentingnya - Keterlibatan
tirah baring bagi keluarga sangat
klien dan akibatnya berarti dalam
jika hal tersebut proses
tidak dilakukan penyembuhan
klien di rumah
sakit

6. Anjurkan klien untuk - Peningkatan suhu


banyak minum tubuh
kurang lebih 2,5-3 mengakibatkan
liter/hari dan penguapan cairan
jelaskan manfaatnya tubuh meningkat
sehingga perlu
diimabngi
dengan asupan
cairan yang
banyak
7. Berikan kompres - Kompres dingin
dingin (pada axila akan dapat
dan lipat paha) dan membantu
anjurkan memakai menurunkan
pakaian yang tipis suhu tubuh,
. pakaian tipis
akan dapat
membantu
meningkatkan
penguapan
panas tubuh
-
2. Resiko defisit 1. jelaskan pada ibu - Turgor kulit
volume cairan Setelah dilakukan tanda-tanda menurun,
berhubungan tindakan kekurangan cairan mukosa mulut
dengan keperawatan kering
pindahnya diharapkan merupakan
cairan Mukosamulutbasa tanda
intravaskuler ke h / lembab kekurangan
ekstravaskuler - cairan
turgor kulit baik
- 2. Pantau tetesan cairan - Kelancaran
petechie hilang cairan infus
- sangat
trombosit dalam mempengaruhi
batas normal pemenuhan
cairan yang
adekuat

- Penentuan
faktor
3. Kaji faktor – faktor
penyebab, akan
penyebab
menentukan
intervensi/tinda
kan selanjutnya

3 Resiko - Meningkatkan
gangguan pengetahuan
1. jelaskan pentingnya
nutrisi kurang klien dan
nutrisi yang cukup
berhubungan Setelah dilakukan keluarga
dengan nafsu tindakan sehingga klien
makan yang keperawatan termotivasi
menurun. diharapkan untuk
klien mampu mengkonsumsi
menghabiskan makanan
makanan yang
telah disediakan - Menghindari
mual muntah
Nafsu makan 2. anjurkan klien untuk dan distensi
meningkat makan dalam porsi perut yang
kecil dan sering, jika berlebihan
Tak ada Mual tidak muntah
dan muntah teruskan (15-30 cc
setiap ½ -1jam ) - Berat badan
merupakan
3. ukur berat badan indicator
setiap hari terpenuhi
tidaknya
kebutuhan
nutrisi

- Mengetahui
jumlah asupan /
4. catat jumlah porsi pemenuhan
yang dihabiskan nutisi klien
klien

IMPLEMENTASI
No Diagnosa Hari/tgl Implementasi Evaluasi Paraf
Jam
1 Peningkatan 31 Mei 2019 1. Mengkaji saat S:
Jam: 21.00 wib - klien mengatakan
suhu tubuh timbulnya demam
demam sudah turun
berhubungan 2. Mengobservasi
O:
dengan proses tanda-tanda vital : -klien tampak lemas
-TTV:
infeksi virus suhu, nadi, tensi,
TD:120/70mmHg
dengue pernafasan setiap 3
RR:22x/mnt
jam
S:37,50C
3. Memberikan N: 80x/mnt
A: Implementasi
penjelasan tentang
teratasi sebagian
penyebab demam atau
P: Intervensi
peningkatan suhu
dilanjutkan
tubuh
- Mengobservasi
4. Meberikan
tanda-tanda
penjelasan pada klien
vital : suhu, nadi,
dan keluarga tentang
tensi, pernafasan
hal-hal yang
setiap 3 jam
dilakukan
- Menganjurkan
5. Menjelaskan
klien untuk
pentingnya tirah
banyak minum
baring bagi klien dan
kurang lebih 2,5-
akibatnya jika hal
3 liter/hari dan
tersebut tidak
jelaskan
dilakukan
manfaatnya
6. Menganjurkan klien - Memberikan
untuk banyak minum kompres dingin
kurang lebih 2,5-3 (pada axila dan
liter/hari dan jelaskan lipat paha) dan
manfaatnya anjurkan
7. Memberikan memakai pakaian
kompres dingin (pada yang tipis
- Memberikan obat
axila dan lipat paha)
penurun demam
dan anjurkan
memakai pakaian
yang tipis
8. Memberikan obat
untuk mengurangi
Demam

2 Resiko defisit 31 Mei 2019 1. Menjelaskan pada S: Klien


Jam: 21.00 wib
volume cairan pasien tanda-tanda mengatakan muntah
berhubungan kekurangan cairan lebih kurang 3x
2. Menganjurkan
dengan O: Klien tampak
pasien untuk banyak
pindahnya lemas
minum
cairan A: Masalah belum
3. Memantau tetesan
intravaskuler teratasi
cairan
ke 4. Mengobservasi P:Intervensi
ekstravaskuler tanda-tanda vital : dilanjtukan
suhu, nadi, tensi, - Makan sedikit
pernafasan setiap 3 tapi sering
- Anjurkan banyak
jam
5. Mengkaji tanda- minum
- Mengobservasi
tanda kekurangan
tanda-tanda vital
cairan
6. Mengkaji faktor –
faktor penyebab

3 Resiko 31 Mei 2019 1. menjelaskan S : klien mengatakan


Jam: 21.00 wib
gangguan pentingnya nutrisi sudah 2 hari tidak
nutrisi yang cukup nafsu makan
kurang dari 2. Menganjuran klien O: pasien tampak
kebutuhan untuk makan dalam lemas
tubuh porsi kecil dan A: Masalah belum
berhubungan sering, jika tidak teratasi
dengan nafsu muntah teruskan P: Intervensi
makan yang (15-30 cc setiap ½ dipertahankan
menurun. -1jam ) - Anjurkan klien
3. Mengukur berat makan sedikit-
badan setiap hari sedikit tapi
4. Mencatat jumlah sering
- Kolaborasi
porsi yang
dengan ahli gizi
dihabiskan klien
5. Mengkolaborasikan
dengan ahli gizi

IMPLEMENTASI
No Diagnosa Hari/tgl Implementasi Evaluasi Paraf
Jam
1 Peningkatan 1 Juni 2019 - Mengobservasi S:
Jam: 08.00 wib - Klien mengatakan
suhu tubuh tanda-tanda vital :
badannya masih
berhubungan suhu, nadi, tensi,
hangat
dengan proses pernafasan setiap 4
O:
infeksi virus jam -klien tampak lemas
- Menganjurkan klien -TTV:
dengue
untuk banyak TD:120/70mmHg
minum kurang lebih RR:22x/mnt
S:37,50C
2,5-3 liter/hari dan
N: 80x/mnt
jelaskan manfaatnya A: Implementasi
- Memberikan
teratasi sebagian
kompres dingin
P: Intervensi
(pada axila dan lipat
dilanjutkan
paha) dan anjurkan
-Mengukur tanda-
memakai pakaian
tanda vital
yang tipis
Menganjurkan
- Memberikan obat
pasien kompres
untuk mengurangi
dingin
Demam

2 Resiko defisit 1 Juni 2019 7. Menjelaskan pada S: Klien


Jam: 08.00 wib
volume cairan pasien tanda-tanda mengatakan tidak
berhubungan kekurangan cairan muntah lagi
8. Menganjurkan
dengan O: Klien tampak
pasien untuk banyak
pindahnya lemas
minum dan makan
cairan A: Masalah teratasi
9. Memantau tetesan
intravaskuler sebagian
cairan
ke 10.Mengobservasi P:Intervensi
ekstravaskuler tanda-tanda vital : dilanjtukan
suhu, nadi, tensi, - Makan sedikit
pernafasan setiap 6 tapi sering
- Anjurkan banyak
jam
minum

3 Resiko 1 Juni 2019 1. menjelaskan S : klien mengatakan


Jam: 08.00 wib
gangguan pentingnya nutrisi sudah mau makan
nutrisi yang cukup tapi sedikit
kurang dari 2. Menganjuran klien O: pasien tampak
kebutuhan untuk makan dalam lemah
tubuh porsi kecil dan A: Masalah teratasi
berhubungan sering, jika tidak sebagian
dengan nafsu muntah teruskan P: Intervensi
makan yang (15-30 cc setiap ½ dipertahankan
menurun -1jam ) - Anjurkan klien
3. Mengukur berat makan sedikit-
badan setiap hari sedikit tapi
4. Mencatat jumlah sering
- Kolaborasi
porsi yang
dengan ahli gizi
dihabiskan klien
5. Mengkolaborasikan
dengan ahli gizi

IMPLEMENTASI
No Diagnosa Hari/tgl Implementasi Evaluasi Paraf
Jam
1 Peningkatan 2 Juni 2019 - Mengobservasi S:
Jam: 08.00 wib - Klien mengatakan
suhu tubuh tanda-tanda vital :
sudah tidak demam
berhubungan suhu, nadi, tensi,
lagi
dengan proses pernafasan setiap 4
O:
infeksi virus jam -k/u baik kes:cm
- Menganjurkan klien -TTV:
dengue
untuk banyak TD:120/70mmHg
minum kurang lebih N:82x/m
S:36,50C
2,5-3 liter/hari dan
RR:20 x/m
jelaskan manfaatnya A: Implementasi
- Memberikan
teratasi
kompres dingin
P: Intervensi
(pada axila dan lipat
dihentikan
paha) dan anjurkan
memakai pakaian
yang tipis
- Memberikan obat
untuk mengurangi
Demam

2 Resiko defisit 2 Juni 2019 11. Menjelaskan S: Klien


Jam: 08.00 wib
volume cairan pada pasien tanda- mengatakan tidak
berhubungan tanda kekurangan muntah lagi,klien
dengan cairan sudah banyak
12. Menganjurkan
pindahnya minum.
pasien untuk banyak
cairan O: k/u baik kes;cm
minum dan makan
intravaskuler TD;120/80 N:83x/m
13. Memantau
ke RR:21x/m S:36,3c
tetesan cairan
ekstravaskuler 14.Mengobservasi Klien minum 1500
tanda-tanda vital : ml/hari
suhu, nadi, tensi, A: Masalah teratasi
pernafasan setiap 6 P:Intervensi
jam dihentikan

3 Resiko 2 Juni 2019 6. menjelaskan S : klien mengatakan


Jam: 08.00 wib
gangguan pentingnya nutrisi sudah mau makan
nutrisi yang cukup O: k/u baik kes:cm
kurang dari 7. Menganjuran klien A: Masalah teratasi
kebutuhan untuk makan dalam P: Intervensi
tubuh porsi kecil dan dihentikan
berhubungan sering, jika tidak Pasien makan satu
dengan nafsu muntah teruskan porsi habis
makan yang (15-30 cc setiap ½
menurun -1jam )
8. Mencatat jumlah
porsi yang
dihabiskan klien
9. Mengkolaborasikan
dengan ahli gizi