Anda di halaman 1dari 16

UNIVERSITAS TANJUNGPURA

JURUSAN ILMU TANAH


PROGRAM STUDI S-1 ILMU TANAH
TAHUN AKADEMIK 2015/2016

SATUAN ACARA PENGAJARAN


(SAP)

MATA KULIAH : AGROHIDROLOGI

KODE MATAKULIAH : PTT 209

BOBOT SKS / JAM : 3 (2-1) / 100 MENIT

DESKRIPSI MATA KULIAH :

Mata kuliah ini membahas tentang Pengertian Hidrologi & Agrohidrologi, Aplikasi
Hidrologi dalam Bidang Pertanian, Siklus Hidrologi & Kesetimbangan Air,
Pengertian Presipitasi, Karakteristik Curah Hujan, Pengukuran Curah Hujan,
Perhitungan Rata-rata Curah Hujan titik dan wilayah, Hubungan Curah Hujan –
Frekuensi – Periode Ulang, Pengertian Curah Hujan Efektif, Perhitungannya Curah
Hujan Efektif, Pengertian Evapotranspirasi, Faktor-faktor yang Mempengaruhi
Evapotranspirasi, Pengukuran dan Perhitungan Evapotranspirasi, Pengertian Infiltrasi
dan Perkolasi, Faktor-faktor yang Mempengaruhi Infiltrasi dan Perkolasi, Pengukuran
Kapasitas Infiltrasi, Perhitungan Kapasitas Infiltrasi, Peningkatan Kapasitas Infiltrasi,
Pengertian Air Tanah, Keberadaan Air Tanah, Kondisi Air Tanah, Aliran Air Tanah,
Pengukuran Konduktivitas Hidrolika Tanah, Pengertian Limpasan, Faktor-faktor yg
Mempengaruhi Limpasan, Limpasan Curah Hujan, Perkiraan Debit Banjir,
Penggunaan Sumberdaya Air, Pengelolaan Sumber Air Permukaan, Pengelolaan
Sumber Air Tanah.

KOMPETENSI UMUM :

Mahasiswa mampu menjelaskan, menghitung, mengukur dan menganalisis parameter-


parameter Agrohidrologi, serta mampu mengaplikasikan parameter hidrologi untuk
peencanaan bidang pertanian.

WAKTU PERTEMUAN : 14 kali


SATUAN ACARA PENGAJARAN
Mata Kuliah : Agrohidrologi
Kode Mata kuliah : PTT 209
Waktu Pertemuan : 1 x 100 menit
Pertemuan ke :1

A. Kompetensi Khusus
Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu memahami konsep dan
peranan agrohidrologi, siklus hidrologi dan komponennya, menetapkan persamaan
kesetimbangan air.

B. Pokok Bahasan : PENDAHULUAN

C. Sub Pokok Bahasan :


 Pengertian Hidrologi dan Agrohidrologi
 Aplikasi Hidrologi dalam Bidang Pertanian
 Siklus Hidrologi dan Kesetimbangan Air

D. Kegiatan Belajar Mengajar

Kegiatan Media dan alat


Tahap Kegiatan Dosen
Mahasiwa pengajaran
Pendahuluan 1. Menjelaskan kontrak Memberikan Laptop,
(1 x 100 mt) perkuliahan : sumbang saran Infocus dan
a. Menjelaskan tentang White board
aturan-aturan dalam
perkuliahan dan sistem
evaluasi
b. Membuat kesepakatan
kontrak
Penyajian 2. Menjelaskan Pengetian Memperhatikan Laptop,
(1 x 100 mt) Hidrologi dan Agro-hidrologi Infocus dan
3. Menjelaskan Aplikasi White board
Hidrologi dalam Bidang Memperhtikan
Pertanian.
4. Menjelaskan Siklus Hidrologi
dan Kesetimbangan Air Memperhatikan
Penutup 5. Menutup pertemuan :
(1 x 100 mt) a. Menanyakan beberapa Memberikan -
mahasiswa secara acak sumbang saran
tentang materi yang
dibahas.
b. Mengundang komentar Mencatat dan -
dari mahasiswa lain memperhatikan
c. Memberikan komentar dari
jawaban mahasiswa
b. d. Memberikan gambaran Memperhatikan -
umum tentang mataeri
untuk pertemuan ke-2
SATUAN ACARA PENGAJARAN
Mata Kuliah : Agrohidrologi
Kode Mata kuliah : PTT 209
Waktu Pertemuan : 3 x 100 menit
Pertemuan ke :2-4

A. Kompetensi Khusus
Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa dapat menjelaskan bentuk-bentuk
presipitasi, karakteristik curah hujan, mengukur curah hujan, menghitung rata-rata
curah hujan titik dan wilayah, menghitung dan mengambarkan kurva IDF,
mejelaskan konsep dan menghitung curh hujan efektif.

B. Pokok Bahasan : CURAH HUJAN

C. Sub Pokok Bahasan


 Pengertian Presipitasi
 Karakteristik Curah Hujan
 Pengukuran Curah Hujan
 Perhitungan Rata-rata Curah Hujan
 Curah Hujan Frekuensi dan Periode Ulang
 Pengertian Curah Hujan Efektif
 Perhitungan Curah Hujan Efektif

D. Kegiatan Pembelajaran :

Kegiatan Media dan alat


Tahap Kegiatan Dosen
Mahasiswa pengajaran

Pendahuluan 1. Menjelaskan cakupan materi Memperhatikan Laptop,


(3 x 100 mt) dalam pertemuan ke 2-4 Infocus dan
2. menjelaskan manfaat Memperhatikan White board
mempelajari materi minggu
ke 2-4
3. Menjelaskan Kompentensi- Memperhatikan
kompentensi pada pertemuan
minggu ke 2-4

Penyajian 1. Menjelaskan pengertian dan Memperhatikan Laptop,


(3 x 100 mt) bentuk-bentuk presipitasi Infocus dan
2. Menjelaskan karakteristik Memperhatikan White board
curah hujan.
3. Menjelaskan Prisip kerja Memperhatikan
peralatan dan cara
pengukuran curah hujan.
4. Menjelaskan cara menghitung Latihan meng-
rata-rata curah hujan hitung rata-rata
5. Menjelaskan curah hujan, curah hujan
frekuensi dan periode ulang
6. Menjelaskan Pengertian curah Memperhatikan
hujan efektif
7. Menjelaskan cara menghitung Latihan meng-
curah hujan efektif hitung curah
hujan efektif

Penutup 8. Menutup pertemuan :


(3 x a. Menanyakan beberapa Memberikan -
100 mahasiswa secara acak sumbang saran
mt) tentang materi yang dibahas.
b. Mengundang komentar dari Mencatat dan -
mahasiswa lain memperhatikan
c. Memberikan komentar dari
jawaban mahasiswa
d. Memberikan gambaran Memperhatikan -
umum tentang mataeri
perkuliahan yang akan
datang

E. Evaluasi

Intrumen yang dipergunakan: test essay untuk menilai kemampuan mahasiswa


menjelaskan maksud, tujuan dan ruang lingkup dari segi memadai tidaknya
dan konsistensinya dengan kompetensi.

F. Daftar Kepustakaan

1. Hidrologi untuk Pengairan. Editor : Suyono Sosrodarsono dan Kerusaku


Takeda. Cetakan Kelima, 1985. PT Pradnya Paramita, Jakarta.
2. Hidrologi untuk Insinyur. Oleh: Ray K. Linsley, JR., Max A. Kohler, dan
Joseph L. H. Paulus. Edisi Ketiga, 1986. Penerbi Erlangga, Jakarta.
3. Hidrologi Teknik. Oleh: C.D. Soemarto. Edisi Kedua, 1995. . Penerbi
Erlangga, Jakarta
4. Guidelines for Predicting Crop Water Requirements. By: J. Doorenbos
and W.O. Pruitt. Third Printing, 1981. FAO, Rome.
SATUAN ACARA PENGAJARAN

Mata Kuliah : Agrohidrologi


Kode Mata kuliah : PTT 209
Waktu Pertemuan : 2 x 100 menit
Pertemuan ke :5-6

A. Kompetensi Khusus

Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa dapat menjelaskan perbedaan Eta,
Eto dan Etc, faktor-faktor yang mempengaruhi ET, cara mengukur Etc, cara
menghitung Eto dan Etc.

B. Pokok Bahasan : EVAPOTRANSPIRASI

C. Sub Pokok Bahasan


 Pengertian Evapotranspirasi
 Faktor-faktor yang Mempengaruhi Evapotranspirasi
 Pengukuran Evapotranspirasi
 Perhitungan Evapotranspirasi

D. Kegiatan Pembelajaran :

Tahap Kegiatan Pengajar Kegiatan Media dan alat


Mahasiwa pengajaran
Pendahuluan 1. Menjelaskan cakupan materi Memperhatikan -
(2 x 100 mt) dalam pertemuan ke 5-6
2. Menjelaskan manfaat Memperhatikan -
mempelajari materi minggu
ke 5-6
3. Menjelaskan Kompentensi- Memperhatikan -
kompentensi pada pertemuan
minggu ke 5-6
Penyajian 4. Menjelaskan Pengertian Memberikan Laptop,
(2 x 100 mt) Evapotranspirasi sumbang saran Infocus dan
5. Menjelaskan Faktor-faktor Memperhatikan White board
yang mempengaruhi Evapo-
transpirasi.
6. Menjelaskan Cara Mengukur Memperhatikan
Evapotranspirasi.
7. Menjelaskan Cara Latihan soal
Menghitung Evapotranspirasi menghitung
Evapotranspirasi
Penutup
(2 x 100 mt) 8. Menutup pertemuan :
 Menanyakan beberapa Memberikan -
mahasiswa secara acak sumbang saran
tentang materi yang dibahas.
 Mengundang komentar dari
mahasiswa lain
 Memberikan komentar dari
jawaban mahasiswa.
 Memberikan gambaran
umum tentang mataeri Memperhatikan -
perkuliahan yang akan
datang

E. Evaluasi

Intrumen yang dipergunakan : assay test untuk mengetahui kemampuan


mahasiswa menjelaskan perbedaan ETa, ETo dan ETc, menjelaskan faktor-faktor
yang mempengaruhi ET, cara mengukur dan menghitung ETo dan ETc.

F. Daftar Kepustakaan

1. Hidrologi untuk Pengairan. Editor : Suyono Sosrodarsono dan Kerusaku


Takeda. Cetakan Kelima, 1985. PT Pradnya Paramita, Jakarta.
2. Hidrologi untuk Insinyur. Oleh: Ray K. Linsley, JR., Max A. Kohler, dan
Joseph L. H. Paulus. Edisi Ketiga, 1986. Penerbi Erlangga, Jakarta.
3. Hidrologi Teknik. Oleh: C.D. Soemarto. Edisi Kedua, 1995. . Penerbi
Erlangga, Jakarta
4. Guidelines for Predicting Crop Water Requirements. By: J. Doorenbos and
W.O. Pruitt. Third Printing, 1981. FAO, Rome.
SATUAN ACARA PENGAJARAN

Mata Kuliah : Agrohidrologi


Kode Mata kuliah : PTT 209
Waktu Pertemuan : 1 x 100 menit
Pertemuan ke :7

A. Kompetensi Khusus

Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa dapat menjelaskan proses


infiltrasi, faktor-faktor yang mempengaruhi infiltrasi, cara mengukur kapasitas
infiltrasi, cara menghitung laju dan komulatif infiltrasi, dan metode
meningkatkan infiltrasi.

B. Pokok Bahasan : INFILTRASI DAN PERKOLASI

C. Sub Pokok Bahasan :


 Pengertian Infiltrasi dan Perkolasi
 Faktor-faktor yang Mempengaruhi
 Pengukuran Kapasitas Infiltrasi
 Perhitungan Kapasitas Infiltrasi
 Peningkatan Kapasitas Infiltrasi

D. Kegiatan Pembelajaran :

Tahap Kegiatan Pengajar Kegiatan Media dan alat


Mahasiwa pengajaran
Pendahuluan 1. Menjelaskan cakupan materi Memperhatikan -
(1 x 100 mt) dalam pertemuan ke 7
2. Menjelaskan manfaat Memperhatikan -
mempelajari materi minggu
ke 7
3. Menjelaskan Kompentensi- Memperhatikan -
kompentensi pada pertemuan
minggu ke 7
Penyajian 4. Menjelaskan Pengertian Memberikan Laptop,
(1 x 100 mt) Infiltrasi dan Perkolasi sumbang saran Infocus dan
5. Menjelaskan Faktor-faktor Memperhatikan White board
yang mempengaruhi Infiltrasi
dan Perkolasi.
6. Menjelaskan Cara Mengukur Memperhatikan
Kapasitas Infiltrasi.
7. Menjelaskan Cara Latihan soal
Menghitung Kapasitas menghitung
Infiltrasi. kapasitas
8. Menjelaskan Cara Meningkat infiltrasi
kan Kapasitas Infiltrasi

Penutup 9. Menutup pertemuan : Memberikan -


(1 x 100 mt)  Menanyakan beberapa sumbang saran
mahasiswa secara acak
tentang materi yang dibahas.
 Mengundang komentar dari
mahasiswa lain
 Memberikan komentar dari Memperhatikan -
jawaban mahasiswa.
 Memberikan gambaran
umum tentang mataeri
perkuliahan yang akan
datang

E. Evaluasi

Intrumen yang dipergunakan : assay test untuk mengetahui kemampuan


mahasiswa menjelaskan proses dan faktor yang mempengaruhi infiltrasi,
mengukur kapasitas infiltrasi, menghitung laju dan komulatif infiltrasi.

F. Daftar Kepustakaan

1. Hidrologi untuk Pengairan. Editor : Suyono Sosrodarsono dan Kerusaku


Takeda. Cetakan Kelima, 1985. PT Pradnya Paramita, Jakarta.
2. Hidrologi untuk Insinyur. Oleh: Ray K. Linsley, JR., Max A. Kohler, dan
Joseph L. H. Paulus. Edisi Ketiga, 1986. Penerbi Erlangga, Jakarta.
3. Hidrologi Teknik. Oleh: C.D. Soemarto. Edisi Kedua, 1995. . Penerbi
Erlangga, Jakarta
4. Guidelines for Predicting Crop Water Requirements. By: J. Doorenbos and
W.O. Pruitt. Third Printing, 1981. FAO, Rome.
SATUAN ACARA PENGAJARAN

Mata Kuliah : Agrohidrologi


Kode Mata kuliah : PTT 209
Waktu Pertemuan : 2 x 100 menit
Pertemuan ke : 9 - 10

A. Kompetensi Khusus

Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa dapat menjelaskan pengertian dan
keberadaan air tanah, kondisi air tanah dan menerapkan dasar aliran air tanah.

B. Pokok Bahasan : AIR TANAH

C. Sub Pokok Bahasan


 Pengertian Air Tanah
 Keberadaan Air Tanah
 Kondisi Air Tanah
 Aliran Air Tanah

D. Kegiatan Pembelajaran :

Kegiatan Media dan alat


Tahap Kegiatan Dosen
Mahasiwa pengajaran
Pendahuluan 1. Menjelaskan cakupan materi Memperhatikan -
(2 x 100 mt) dalam pertemuan ke 9 - 10
2. Menjelaskan manfaat Memperhatikan -
mempelajari materi minggu
ke 9 - 10
3. Menjelaskan Kompentensi- Memperhatikan -
kompentensi pada pertemuan
minggu ke 9 - 10
Penyajian 4. Menjelaskan Pengertian Air Memberikan Laptop,
(2 x 100 mt) Tanah. sumbang saran Infocus dan
5. Menjelaskan Keberadaan Air Memperhatikan White board
Tanah.
6. Menjelaskan Kondisi Air Memperhatikan
Tanah.
7. Mengimplementasikan Latihan soal
persamaan dasar aliran air menghitung
tanah. persamaan
aliran air tanah

Penutup 8. Menutup pertemuan :


(2 x 100 mt)  Menanyakan beberapa Memberikan -
mahasiswa secara acak sumbang saran
tentang materi yang dibahas.
 Mengundang komentar dari
mahasiswa lain
 Memberikan komentar dari
jawaban mahasiswa.
 Memberikan gambaran Memperhatikan -
umum tentang mataeri
perkuliahan yang akan
datang

E. Evaluasi

Instrumen yang dipergunakan : essay test untuk mengetahui pengertian dan


keberadaan air tanah, kondisi air tanah, dan dapat mengimplementasikan
persamaan dasar aliran air tanah.

F. Daftar Kepustakaan

1. Hidrologi untuk Pengairan. Editor : Suyono Sosrodarsono dan Kerusaku


Takeda. Cetakan Kelima, 1985. PT Pradnya Paramita, Jakarta.
2. Hidrologi untuk Insinyur. Oleh: Ray K. Linsley, JR., Max A. Kohler, dan
Joseph L. H. Paulus. Edisi Ketiga, 1986. Penerbi Erlangga, Jakarta.
3. Hidrologi Teknik. Oleh: C.D. Soemarto. Edisi Kedua, 1995. . Penerbi
Erlangga, Jakarta
4. Guidelines for Predicting Crop Water Requirements. By: J. Doorenbos and
W.O. Pruitt. Third Printing, 1981. FAO, Rome.
SATUAN ACARA PENGAJARAN

Mata Kuliah : Agrohidrologi


Kode Mata kuliah : PTT 209
Waktu Pertemuan : 2 x 100 menit
Pertemuan ke : 11 - 12

A. Kompetensi Khusus

Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa dapat menjelaskan proses


terjadinya dan faktor-faktor yang mempengaruhi limpasan, hidrograf dan
komponennya, menghitung perkiraan debit banjir.

B. Pokok Bahasan : LIMPASAN

C. Sub Pokok Bahasan


 Pengertian Limpasan
 Faktor-faktor yang Mempengaruhi Limpasan
 Limpasan Curah Hujan
 Perkiraan Debit Banjir

D. Kegiatan Pembelajaran :

Kegiatan Media dan alat


Tahap Kegiatan Dosen
Mahasiwa pengajaran
Pendahuluan 1. Menjelaskan cakupan materi Memperhatikan -
(2 x 100 mt) dalam pertemuan ke 11 - 12
2. Menjelaskan manfaat Memperhatikan -
mempelajari materi minggu
ke 11 - 12
3. Menjelaskan Kompentensi- Memperhatikan -
kompentensi pada pertemuan
minggu ke 11 - 12
Penyajian 4. Menjelaskan Pengertian dan Memberikan Laptop,
(2 x 100 mt) Proses Terjadinya Limpasan sumbang saran Infocus dan
Permukaan. Memperhatikan White board
5. Menjelaskan Faktor-faktor Memperhatikan
yang Mempengaruhi
Limpasan Permukaan.
6. Menjelaskan Limpasan Curah Diskusi
Hujan. Kelompok
7. Menghitung Perkiraan Debit
Banjir. Latihan soal
menghitung
perkiraan debit
banjir

Penutup 8. Menutup pertemuan :


(2 x 100 mt)  Menanyakan beberapa
mahasiswa secara acak Memberikan -
tentang materi yang dibahas. sumbang saran
 Mengundang komentar dari
mahasiswa lain Memperhatikan -
 Memberikan komentar dari
jawaban mahasiswa.
 Memberikan gambaran
umum tentang mataeri
perkuliahan yang akan
datang

E. Evaluasi

Instrumen yang dipergunakan : essay test untuk mengetahui proses dan faktor-
faktor yang mempengaruhi limpasan permukaan, hidrograf dan komponennya
dan menghitung perkiraan debit banjir.

F. Daftar Kepustakaan

1. Hidrologi untuk Pengairan. Editor : Suyono Sosrodarsono dan Kerusaku


Takeda. Cetakan Kelima, 1985. PT Pradnya Paramita, Jakarta.
2. Hidrologi untuk Insinyur. Oleh: Ray K. Linsley, JR., Max A. Kohler, dan
Joseph L. H. Paulus. Edisi Ketiga, 1986. Penerbi Erlangga, Jakarta.
3. Hidrologi Teknik. Oleh: C.D. Soemarto. Edisi Kedua, 1995. . Penerbi
Erlangga, Jakarta
4. Guidelines for Predicting Crop Water Requirements. By: J. Doorenbos and
W.O. Pruitt. Third Printing, 1981. FAO, Rome.
SATUAN ACARA PENGAJARAN

Mata Kuliah : Agrohidrologi


Kode Mata kuliah : PTT 209
Waktu Pertemuan : 2 x 100 menit
Pertemuan ke : 13 - 14

A. Kompetensi Khusus

Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa dapat menjelaskan pengertian dan
karakteristik sungai, pengukuran aliran dan debit sungai, serta proses erosi dan
sedimentasi.

B. Pokok Bahasan : SUNGAI

C. Sub Pokok Bahasan


 Pengertian dan Karakteristik Sungai
 Pengukuran Aliran Sungai
 Perhitungan Debit Sugai
 Erosi dan Sedimentasi

D. Kegiatan Pembelajaran :

Kegiatan Media dan alat


Tahap Kegiatan Dosen
Mahasiwa pengajaran
Pendahuluan 1. Menjelaskan cakupan materi Memperhatikan -
(2 x 100 mt) dalam pertemuan ke 13 - 14
2. Menjelaskan manfaat Memperhatikan -
mempelajari materi minggu
ke 13 - 14
3. Menjelaskan Kompentensi- Memperhatikan -
kompentensi pada pertemuan
minggu ke 13 - 14
Penyajian 4. Menjelaskan Pengertian dan Memperhatikan Laptop,
(2 x 100 mt) Karakteristik Sungai. Infocus dan
5. Menjelaskan Cara Memperagakan White board
Pengukuran Tinggi cara pengukur-
Permukaan dan Arus Sungai an
6. Menjelaskan Cara Latihan soal
Menghitung Debit Sungai. menghitung
7. Menjelaskan Proses Erosi dan debit sungai
Sedimentasi. Diskusi
Kelompok

Penutup 8. Menutup pertemuan :


(2 x 100 mt)  Menanyakan beberapa Memberikan -
mahasiswa secara acak sumbang saran
tentang materi yang dibahas.
 Mengundang komentar dari
mahasiswa lain
 Memberikan komentar dari Memperhatikan -
jawaban mahasiswa.
 Memberikan gambaran
umum tentang mataeri
perkuliahan yang akan
datang

E. Evaluasi

Instrumen yang dipergunakan : essay test untuk mengetahui karakteristik sungai,


pengukuran aliran sungai, perhitungan debit sungai, dan proses erosi dan
sedimentasi.

F. Daftar Kepustakaan

1. Hidrologi untuk Pengairan. Editor : Suyono Sosrodarsono dan Kerusaku


Takeda. Cetakan Kelima, 1985. PT Pradnya Paramita, Jakarta.
2. Hidrologi untuk Insinyur. Oleh: Ray K. Linsley, JR., Max A. Kohler, dan
Joseph L. H. Paulus. Edisi Ketiga, 1986. Penerbi Erlangga, Jakarta.
3. Hidrologi Teknik. Oleh: C.D. Soemarto. Edisi Kedua, 1995. . Penerbi
Erlangga, Jakarta
4. Guidelines for Predicting Crop Water Requirements. By: J. Doorenbos and
W.O. Pruitt. Third Printing, 1981. FAO, Rome.
SATUAN ACARA PENGAJARAN

Mata Kuliah : Agrohidrologi


Kode Mata kuliah : PTT 209
Waktu Pertemuan : 1 x 100 menit
Pertemuan ke : 15

A. Kompetensi Khusus

Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa dapat menjelaskan kejadian


pasang dan intrusi air laut, proses intrusi air laut melalui aliran permukaan, dan
melalui tanah.

B. Pokok Bahasan : INTRUSI AIR LAUT

C. Sub Pokok Bahasan :


 Sungai Pasang Surut dan Intrusi Air Laut
 Intrusi Air Laut Melalui Aliran Permukaan
 Intrusi Air Laut Melalui Aliran Air Tanah

D. Kegiatan Pembelajaran :

Kegiatan Media dan alat


Tahap Kegiatan Dosen
Mahasiwa pengajaran
Pendahuluan 1. Menjelaskan cakupan materi Memperhatikan -
(1 x 100 mt) dalam pertemuan ke 15
2. Menjelaskan manfaat Memperhatikan -
mempelajari materi minggu
ke 15
3. Menjelaskan Kompentensi- Memperhatikan -
kompentensi pada pertemuan
minggu ke 15
Penyajian 4. Menjelaskan sungai pasang Memperhatikan Laptop,
(1 x 100 mt) surut dan intrusi air laut. Infocus dan
5. Menjelaskan intrusi air laut Memperhatikan White board
melalui permukaan
6. Menjelaskan intrusi air laut Diskusi
melalui aliran air tanah Kelompok

Penutup 7. Menutup pertemuan :


(1 x 100 mt)  Menanyakan beberapa Memberikan -
mahasiswa secara acak sumbang saran
tentang materi yang dibahas.
 Mengundang komentar dari Memperhatikan -
mahasiswa lain
 Memberikan komentar dari
jawaban mahasiswa.
E. Evaluasi

Instrumen yang dipergunakan : essay test untuk mengetahui proses pasang surut
dan intrusi air laut, intrusi air laut melalui aliran permukaan dan aliran air tanah.

F. Daftar Kepustakaan

1. Hidrologi untuk Pengairan. Editor : Suyono Sosrodarsono dan Kerusaku


Takeda. Cetakan Kelima, 1985. PT Pradnya Paramita, Jakarta.
2. Hidrologi untuk Insinyur. Oleh: Ray K. Linsley, JR., Max A. Kohler, dan
Joseph L. H. Paulus. Edisi Ketiga, 1986. Penerbi Erlangga, Jakarta.
3. Hidrologi Teknik. Oleh: C.D. Soemarto. Edisi Kedua, 1995. . Penerbi
Erlangga, Jakarta
4. Guidelines for Predicting Crop Water Requirements. By: J. Doorenbos and
W.O. Pruitt. Third Printing, 1981. FAO, Rome.